Basri Rase Serahkan Bantuan Pendidikan untuk Siswa SMPN 1 Bontang

Basri Rase Serahkan Bantuan Pendidikan untuk Siswa SMPN 1 Bontang

Bontang. Wali Kota Bontang, Basri Rase, didampingi oleh Wakil Wali Kota Bontang Najirah, menyelenggarakan acara penyerahan simbolis bantuan pendidikan kepada siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 1 Bontang pada Senin (24/07/2023) pagi. Acara tersebut juga dihadiri oleh Sekretaris Daerah Aji Erlynawati serta Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Bambang Cipto Mulyono, sebagai upaya Pemerintah Kota Bontang dalam mendukung proses pembelajaran siswa-siswi SMPN 1 Bontang.

Sebanyak 314 siswa SMPN 1 Bontang menerima bantuan pendidikan berupa sepatu, tas, dan pakaian dalam rangka mendukung keberlangsungan proses pembelajaran mereka.

Dalam sambutannya, Wali Kota Bontang Basri Rase menyatakan rasa bangganya atas SMPN 1 Bontang yang telah menjadi sekolah penggerak dalam bidang pendidikan. Ia merasa sangat bangga dan bahagia bisa hadir di SMP Negeri 1 Bontang, yang telah menjadi sekolah penggerak melalui Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, Dan Teknologi.

“Melalui kerja sama antara Pemerintah Kota Bontang dan Kemendikbud Riset, SMPN 1 Bontang telah diberi mandat untuk fokus pada pengembangan hasil belajar siswa secara holistik, termasuk kompetensi literasi dan numerasi, serta karakter. Program sekolah penggerak ini diharapkan akan membantu meningkatkan hasil belajar siswa secara signifikan,” ucapnya.

Basri Rase juga menekankan pentingnya pendidikan sebagai investasi masa depan. Ia berharap bantuan pendidikan tersebut dapat membantu siswa-siswi dalam mengejar cita-cita mereka dan meraih kesuksesan di masa depan.

Dengan penyerahan bantuan pendidikan ini, Pemerintah Kota Bontang terus berkomitmen untuk mendukung dunia pendidikan dan memastikan bahwa setiap siswa memiliki akses yang sama untuk mendapatkan pendidikan berkualitas.

Basri Rase Apresiasi Penetapan Terminal Khusus PT. Badak NGL sebagai Tempat Pemeriksaan Keimigrasian

Basri Rase Apresiasi Penetapan Terminal Khusus PT. Badak NGL sebagai Tempat Pemeriksaan Keimigrasian

Bontang. Wali Kota Bontang Basri Rase memimpin kegiatan penyerahan Surat Keputusan (SK) yang menetapkan Terminal Khusus PT. Badak NGL sebagai tempat pemeriksaan keimigrasian. Acara ini berlangsung pada Senin (24/07/2023) siang di area Town Centre PT. Badak NGL.

Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Basri Rase mengucapkan rasa terima kasih yang besar kepada Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) RI Kantor Wilayah Kalimantan Timur serta Kantor Imigrasi Kelas I TPI Samarinda atas penetapan ini. Ia menjelaskan bahwa penyerahan SK ini merupakan bukti nyata dukungan pemerintah pusat kepada Kota Bontang dalam rangka meningkatkan keamanan dan ketertiban di wilayah ini.

“Terminal khusus PT. Badak NGL adalah salah satu fasilitas strategis nasional yang memiliki peran penting dalam perekonomian Indonesia. Penunjukan terminal ini sebagai tempat pemeriksaan keimigrasian merupakan langkah yang sangat penting bagi Kota Bontang,” ungkapnya.

Dengan penetapan ini, pemerintah dapat lebih efisien dalam melakukan pengawasan terhadap kedatangan orang asing ke Kota Bontang. Basri Rase berharap bahwa keputusan ini akan membawa manfaat besar bagi Kota Bontang dan masyarakatnya. Selain itu, Basri Rase juga menekankan pentingnya meningkatkan kerja sama antara Pemerintah Kota Bontang dan Kantor Imigrasi Kelas I TPI Samarinda dalam menjaga keamanan dan ketertiban di Kota Bontang.

Penetapan Terminal Khusus PT. Badak NGL sebagai tempat pemeriksaan keimigrasian merupakan langkah positif dalam memastikan keamanan dan ketertiban di wilayah Kota Bontang.

Basri Rase Hadiri Perayaan Ulang Tahun ke-6 Paguyuban Wargi Sunda Bontang

Basri Rase Hadiri Perayaan Ulang Tahun ke-6 Paguyuban Wargi Sunda Bontang

Bontang. Wali Kota Bontang Basri Rase, menghadiri perayaan ulang tahun ke-6 Paguyuban Wargi Sunda Bontang, yang berlangsung pada Minggu (23/07/2023) pagi di Auditorium Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata. Dalam kesempatan tersebut, Basri Rase menyampaikan bahwa acara ini tidak hanya merupakan momen perayaan semata, tetapi juga merupakan momentum penting untuk mengenang perjalanan yang telah dilalui serta merayakan keberagaman budaya yang kaya di Kota Bontang.

“Saya ingin menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada seluruh anggota Paguyuban Wargi Sunda Bontang atas dedikasi dan peran aktif dalam mempromosikan, melestarikan, dan menghidupkan budaya Sunda di tengah-tengah masyarakat kita,” ujarnya.

Dalam sambutannya, Basri Rase juga mengungkapkan komitmennya untuk terus mendukung kegiatan-kegiatan budaya dan kesenian, termasuk dari Paguyuban Wargi Sunda Bontang. Ia percaya bahwa keberagaman budaya adalah kekayaan bersama yang perlu dijaga dan dilestarikan.

Dengan kerja sama dan semangat kebersamaan antara pemerintah dan masyarakat, Kota Bontang dapat terus menghidupkan beragam budaya dan tradisi, menciptakan lingkungan yang inklusif, serta memperkuat identitas budaya yang menjadi ciri khas kota Bontang.

Wali Kota Bontang Salurkan Bantuan Kebakaran untuk Korban di Kelurahan Satimpo

Wali Kota Bontang Salurkan Bantuan Kebakaran untuk Korban di Kelurahan Satimpo

Bontang. Dalam upaya membantu warga yang menjadi korban kebakaran, Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat Kota Bontang melakukan aksi nyata dengan menyalurkan bantuan logistik kepada korban. Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Wali Kota Bontang Basri Rase, yang didampingi oleh Sekretaris Kelurahan Satimpo. Kejadian ini berlangsung pada Minggu (23/7/2023), di wilayah Kelurahan Satimpo, Kecamatan Bontang Selatan.

Kebakaran adalah bencana yang bisa menghancurkan harta benda dan tempat tinggal seseorang dalam sekejap. Untuk membantu mengatasi kesulitan yang dihadapi oleh warga yang menjadi korban kebakaran, pemerintah Kota Bontang melalui Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat bergerak cepat untuk memberikan bantuan.

Bantuan yang disalurkan kepada korban kebakaran ini berasal dari dana APBN Pusat dan APBD Kota Bontang. Jenis barang yang disediakan dalam bantuan logistik ini sangat beragam, mencakup berbagai kebutuhan pokok yang diperlukan oleh korban kebakaran. Beberapa barang yang termasuk dalam bantuan tersebut antara lain minyak goreng, gula, kecap manis, beras, matras, selimut, handuk, sarung, famly kit, kasur, terpal, foodware, dan peralatan dapur keluarga.

Wali Kota Bontang Basri Rase, berharap bahwa bantuan ini dapat meringankan beban dan membantu korban kebakaran dalam menghadapi situasi sulit yang mereka alami. Ia juga menekankan pentingnya gotong royong dan solidaritas antarwarga dalam mengatasi musibah seperti kebakaran.

“Kami berharap bantuan ini dapat memberikan sedikit kelegaan bagi saudara-saudara kita yang menjadi korban kebakaran. Kejadian seperti ini mengingatkan kita semua tentang pentingnya saling membantu dan gotong royong di dalam masyarakat,” ujarnya.

Bantuan logistik ini merupakan contoh konkret dari upaya pemerintah Kota Bontang untuk memberikan perlindungan dan kepedulian terhadap warganya. Semoga bantuan ini dapat membantu korban kebakaran untuk segera pulih dan memulai kembali kehidupan mereka.

DSPM Bontang Salurkan Bantuan ke Penerima Pelayanan Kesejahteraan Sosial Kluster Disabilitas dan Lanjut Usia

DSPM Bontang Salurkan Bantuan ke Penerima Pelayanan Kesejahteraan Sosial Kluster Disabilitas dan Lanjut Usia

Bontang. Kementerian Sosial Republik Indonesia melalui Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat (DSPM) Bontang telah berhasil melaksanakan distribusi bantuan kepada penerima pelayanan kesejahteraan sosial (PPKS) kluster disabilitas dan lanjut usia. Acara penyerahan bantuan ini dihadiri oleh Dirjen Rehabilitasi Sosial Kemensos Balai Sentra Kartini, Drs. Luswi Hadi, beserta tim, Staf Ahli Bidang Ekonomi dan Keuangan Kota Bontang, Syahruddin, Sekretaris Dinsos Kistari, serta seluruh penerima manfaat.

Sebanyak 272 jiwa yang terdiri dari 183 lansia dan 76 disabilitas telah menerima bantuan sembako senilai Rp. 82.265.000, serta bantuan peralatan seperti kursi roda, walker, tongkat adaptif, dan tongkat kaki 3 senilai Rp. 18.850.000. Distribusi bantuan ini bertujuan untuk memenuhi kebutuhan dan hak dasar, serta membantu mereka dalam menjalani tugas dan peranan sosial sehari-hari.

Sekretaris Dinsos Kistari menyampaikan laporan mengenai distribusi bantuan ini di Pendopo Rujab Wali Kota Bontang pada Rabu (12/7/2023) pagi. Ia menekankan bahwa bantuan tersebut diberikan kepada lansia dan penyandang disabilitas dengan harapan dapat membantu mereka mengatasi berbagai masalah dalam kehidupan sehari-hari.

“bantuan ini diberikan dengan tujuan membantu lansia dan penyandang disabilitas dalam mengatasi berbagai tantangan yang mereka hadapi dalam kehidupan sehari-hari. Langkah ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi kualitas hidup mereka dan membantu mereka dalam menjalani tugas dan peran sosial mereka,” ungkapnya.

Dirjen Rehabilitasi Sosial Kemensos Balai Sentra Kartini, Drs. Luswi Hadi, menjelaskan bahwa program ini merupakan pengembangan dari program bantuan sosial yang telah ada sebelumnya. Ia juga mengapresiasi peran aktif pemerintah daerah dan pusat dalam membangun komunikasi yang baik untuk mendukung program ini.

“Bantuan yang diberikan kepada lansia dan penyandang disabilitas di Kota Bontang adalah salah satu bentuk komitmen pemerintah untuk menciptakan lingkungan yang inklusif dan memberikan perlindungan sosial kepada semua warga, terutama kepada mereka yang membutuhkan perhatian khusus. Program ini merupakan langkah positif dalam menjaga kesejahteraan dan memberikan dukungan kepada warga yang berada dalam situasi yang lebih rentan,” terangnya.

Acara ini diakhiri dengan penyerahan bantuan kepada penerima PPKS kluster disabilitas dan lanjut usia. Dengan adanya bantuan ini, diharapkan kehidupan mereka dapat menjadi lebih baik dan lebih nyaman.

 

 

Basri Rase Hadiri Pelantikan Pengurus BEM se-Kalimantan Periode 2022-2023

Basri Rase Hadiri Pelantikan Pengurus BEM se-Kalimantan Periode 2022-2023

Bontang. Wali Kota Bontang Basri Rase menghadiri kegiatan pelantikan Pengurus Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) se-Kalimantan Periode 2022-2023, yang berlangsung pada Sabtu (22/07/2023) pagi di Pendopo Rumah Jabatan Wali Kota Bontang. Acara ini juga dihadiri oleh Staf Ahli Gubernur Bidang I Politik Hukum dan Keamanan Provinsi Kaltim, Ririn Sari Dewi, serta unsur Forkopimda Kota Bontang.

Kegiatan pelantikan ini juga dirangkai dengan Rapat Kerja serta Seminar Nasional dengan tema “Strategis Pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) dalam Merealisasikan Pertumbuhan Ekonomi Inklusif dan Merata Menuju Indonesia Emas 2045”.

Dalam sambutannya, Basri Rase menyoroti pentingnya peran IKN dalam bidang pendidikan di wilayah Kalimantan. IKN diharapkan akan menjadi pusat pendidikan dan penelitian yang akan mendorong pengembangan sumber daya manusia di Kalimantan.

“Saya berharap agar kalian dapat menjalankan fungsi dan tugasnya sebagai wadah bagi para mahasiswa di Kalimantan dengan baik. Saya juga berharap pengurus BEM dapat menjadi representasi mahasiswa Kalimantan dalam memperjuangkan hak-hak mahasiswa dan kemajuan pendidikan di Kalimantan,” ucapnya.

Dengan semangat dan komitmen yang tinggi, pengurus BEM se-Kalimantan diharapkan dapat berperan aktif dalam memajukan pendidikan dan masyarakat di wilayah ini, sejalan dengan visi Indonesia Emas 2045.

Basri Rase Lepas Kontingen HKG PKK ke-51 Kota Bontang

Basri Rase Lepas Kontingen HKG PKK ke-51 Kota Bontang

Bontang. Wali Kota Basri Rase melepas kontingen Hari Keluarga (HKG) PKK ke-51 Kota Bontang dalam sebuah acara yang digelar di Rujab Wali Kota pada Jumat (21/7/2023). Dalam kesempatan tersebut, Basri Rase mengucapkan terima kasih atas loyalitas, dedikasi, dan inovasi yang telah diberikan oleh Tim Penggerak (TP) PKK, yang telah memberikan dampak positif hingga ke lapisan masyarakat paling bawah.

“Terima kasih atas loyalitas dan dedikasinya. Mudahan pada acara HKG di Tenggarong, Bontang dapat kembali mengukir sejarah menjadi yang terbaik,” ujar Basri.

Lebih lanjut, ia mengajak seluruh TP PKK untuk bekerja sama dalam mengevaluasi program-program kerja mereka dan mencari solusi bersama. Basri menekankan pentingnya kerjasama dan gotong royong dalam mencapai tujuan yang diinginkan oleh TP PKK.

“Tanpa kerjasama gotong royong, tentu kita tidak bisa mencapai segala cita yang diinginkan oleh TP PKK,” tambahnya.

Basri juga memberikan pesan kepada seluruh peserta kontingen agar menjaga nama baik Kota Bontang selama berada di kota lain. Ia juga mengajak mereka untuk membagikan informasi yang baik mengenai Kota Bontang, termasuk potensi pariwisata, produk UMKM, dan program kerja PKK Bontang, sehingga dapat menarik minat investasi ke Kota Bontang.

Dengan semangat dan dukungan yang kuat, kontingen HKG PKK ke-51 Kota Bontang diharapkan dapat meraih prestasi yang membanggakan dan terus memberikan kontribusi positif bagi masyarakat Kota Bontang.

Wawali Najirah Gelar Rakor Forkopimda dan Stakeholders Kota Bontang Bahas Stunting dan Pengangguran

Wawali Najirah Gelar Rakor Forkopimda dan Stakeholders Kota Bontang Bahas Stunting dan Pengangguran

LATESTBONTANG – Wawali Kota Bontang, Najirah, menggelar Rapat Koordinasi Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Dan Stakeholders Kota Bontang di Hotel Grand Jatra Balikpapan, Rabu (20/7). Rapat tersebut membahas dua permasalahan utama di Kota Bontang, yaitu stunting dan pengangguran.

Dalam rapat tersebut, Najirah meminta Forkopimda dan Stakeholders untuk saling bergandengan tangan guna menyelesaikan masalah stunting. Ia juga membahas terkait masalah pengangguran yang kini menyentuh angka 7,81% dan termasuk tertinggi di Kaltim.

“Saya memohon kepada seluruh perusahaan yang ada di Kota Bontang untuk bekerja sama kita mengentaskan masalah pengangguran di Kota Bontang, walaupun saya tahu mungkin beberapa perusahaan masih ada yang belum menerapkan aturan ini,”imbau Najirah.

Lebih lanjut, terkait permasalahan stunting, Dandim Kota 0908 Bontang Letkol Inf. Priyo Handoyo mengungkapkan berdasarkan data yang telah diterima terdapat 16.000 balita di Kota Bontang saat ini, namun hanya sekitar 6.000 yang tercatat mengunjungi posyandu untuk melakukan pemeriksaan rutin.

“Saya berharap kita dapat berdiskusi dengan baik dan mengawal setiap program kerja untuk hasil yang nyata dalam pennaggulangan stunting maupun pengangguran di Kota Bontang,”pungkasnya.

Basri Rase Apresiasi Peran Relawan Pemadam Kebakaran dalam Pelatihan

Basri Rase Apresiasi Peran Relawan Pemadam Kebakaran dalam Pelatihan

Bontang. Sebanyak 75 relawan pemadam kebakaran mengikuti pelatihan yang digelar oleh Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan pada Kamis (20/7/2023) pagi. Acara berlangsung di Auditorium Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata, dan dihadiri oleh Wali Kota Basri Rase, Kepala Dinas Damkar Amiluddin, Lurah, serta seluruh peserta yang berasal dari berbagai kelurahan di Kota Bontang.

Kepala Dinas Damkar, Amiluddin, dalam laporannya menyampaikan pentingnya pelatihan ini untuk meningkatkan peran serta masyarakat dalam pencegahan dan penanggulangan kebakaran, serta untuk meningkatkan ketahanan masyarakat dalam menghadapi bahaya kebakaran. Ia juga mengimbau agar setelah pelatihan ini, pembinaan terus dilakukan bagi para relawan untuk meningkatkan kapasitas mereka.

“Setelah pengenalan penanganan kebakaran, relawan juga harus terus dibina agar mempunyai kapasitas yang mumpuni sebagai relawan,” ujarnya.

Wali Kota Bontang Basri Rase, dalam sambutannya memberikan apresiasi kepada Dinas Damkar atas inovasi dan kontribusinya dalam membantu dan melayani masyarakat. Ia menekankan bahwa Dinas Damkar, bersama dengan Satpol PP, BPBD, dan Dishub, adalah salah satu dari empat Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang menjadi perhatian khusus baginya karena langsung bersentuhan dengan masyarakat.

“Dinas Damkar, Satpol PP, BPBD, dan Dishub adalah empat OPD yang menjadi perhatian khusus saya karena langsung bersentuhan dengan masyarakat. Saya harap citra pemerintah dapat terbangun secara positif dengan kehadiran mereka,” jelas Basri.

Lebih lanjut, Basri berharap pelatihan ini dapat mempersiapkan para relawan untuk siap menghadapi berbagai musibah dan bencana serta sigap dalam membantu masyarakat. Ia juga mendorong para relawan untuk berbagi ilmu yang mereka dapatkan dengan keluarga dan masyarakat sekitarnya sebagai upaya pencegahan.

“Kalau bisa, kita cegah bencana dengan mengedukasi masyarakat melalui sosialisasi dan sebagainya. Oleh karena itu, para relawan dapat membagi ilmu yang didapat kepada keluarga atau orang sekitarnya agar sama-sama kita belajar mencegah bencana,” imbaunya.

Di akhir sambutannya, ia meminta kepada Dinas Damkar agar memberikan sertifikat kepada seluruh peserta yang mengikuti pelatihan ini.

Basri Rase Lantik PPPK dan Sampaikan Pesan Penting tentang Pelayanan Publik

Basri Rase Lantik PPPK dan Sampaikan Pesan Penting tentang Pelayanan Publik

Bontang. Wali Kota Bontang Basri Rase, memimpin acara pengambilan sumpah/janji pejabat fungsional auditor, Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Guru, dan PPPK Teknis yang baru dilantik dalam sebuah acara bersejarah di Pendopo Rujab Wali Kota Bontang pada Kamis (20/7/2023). Acara ini dihadiri oleh seluruh pejabat tinggi daerah di lingkungan pemerintahan kota.

Sebanyak 190 orang pejabat baru, terdiri dari 2 pejabat fungsional auditor, 28 PPPK Guru, dan 160 PPPK Teknis secara resmi dilantik untuk mengisi posisi strategis di berbagai instansi pemerintah di Kota Bontang. Pelantikan ini menjadi salah satu upaya Pemerintah Kota Bontang untuk meningkatkan kualitas layanan publik, serta meningkatkan efisiensi dan transparansi dalam pengelolaan keuangan daerah.

Basri Rase dalam sambutannya menyampaikan betapa pentingnya peran para pejabat yang baru dilantik dalam mendukung pembangunan dan kemajuan kota. Ia menekankan integritas, kompetensi, dan dedikasi dalam menjalankan tugas sebagai unsur penting dari tanggung jawab mereka sebagai abdi masyarakat.

“Dengan pengambilan sumpah/janji ini, saya berharap setiap pejabat yang baru dilantik dapat menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab dan berkomitmen untuk bekerja secara profesional demi kesejahteraan masyarakat Kota Bontang,” ujarnya.

Lebih lanjut, Wali Kota Bontang juga menekankan pentingnya menjunjung tinggi etika dan moralitas dalam menjalankan tugas sebagai pelayan masyarakat. Pemerintah kota berkomitmen untuk terus memberikan dukungan dan fasilitas yang diperlukan guna mendukung pejabat dalam menjalankan tugas-tugas mereka.

Acara pengambilan sumpah/janji ini juga dihadiri oleh para asisten, kepala OPD, dan perwakilan dari OPD di lingkungan Pemerintah Kota Bontang. Acara ini menjadi bukti nyata dari semangat kebersamaan dan komitmen untuk membangun Kota Bontang yang lebih Hebat dan Beradab.

Selain menjadi momen bersejarah bagi pejabat yang baru dilantik, acara ini juga menjadi kesempatan untuk mengenang jasa PNS yang telah berpulang, terutama dalam lingkup Pemerintah Kota Bontang. Walikota Bontang, Basri Rase, memberikan penghormatan kepada para PNS yang telah berjuang untuk kemajuan kota selama bertahun-tahun. Ia menyampaikan rasa duka cita mendalam atas kepergian mereka dan berjanji untuk terus menghargai dan memperhatikan kesejahteraan keluarga mereka.

“Sebagai bentuk penghargaan kepada para PNS yang meninggal dunia, kami menyerahkan tali asih dari Korpri sebagai dukungan untuk masa depan mereka. Tali asih ini diharapkan dapat membantu meringankan beban mereka dan memberikan semangat untuk tetap tegar menghadapi cobaan kehilangan,” pungkasnya.

Copyright © 2026 LatestIDN