Najirah Membuka Musyawarah Cabang Ke VIII HIPMI Bontang Secara Resmi

Najirah Membuka Musyawarah Cabang Ke VIII HIPMI Bontang Secara Resmi

Bontang. Musyawarah Cabang (Muscab) Ke VIII BPC Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Bontang resmi digelar pada Selasa (5/9/2023) bertempat di Pendopo Rumah Jabatan Wali Kota Bontang. Kegiatan tersebut dihadiri dan dibuka oleh Wakil Wali Kota Bontang Najirah serta dihadiri pula oleh perwakilan DPRD Bontang, Forkopimda, perwakilan dari beberapa bank di Kota Bontang, serta jajaran mantan Ketua Umum dan seluruh pengurus dan anggota BPC HIPMI Bontang Periode 2020-2023.

Dalam sambutannya, Najirah menggarisbawahi peran strategis HIPMI sebagai wadah bagi para pengusaha muda dalam mengembangkan ekosistem bisnis, terutama dalam era yang terus berubah dengan cepat. Ia menyatakan keyakinannya bahwa HIPMI Bontang adalah garda terdepan dalam mendorong inovasi, menciptakan peluang usaha, dan meraih kesuksesan di tengah berbagai tantangan.

“Saya memberikan apresiasi tinggi kepada seluruh pengurus dan anggota HIPMI Bontang serta semua pihak yang telah berperan aktif dalam memajukan HIPMI dan berkontribusi dalam pembangunan ekonomi dan bisnis di Kota Bontang,” ucapnya.

Ditambahkan Najirah, Pemerintah Kota Bontang berkomitmen untuk menciptakan lingkungan yang mendukung investasi, menyederhanakan regulasi, dan memberikan dukungan pelatihan serta pengembangan keterampilan bagi tenaga kerja lokal. Hal ini sebagai bentuk dukungan penuh kepada para pengusaha muda, termasuk anggota HIPMI Bontang, dalam menjalankan usaha dan memperluas jaringan bisnis.

“Saya berharap agar muscab ini dapat menghasilkan pemimpin HIPMI Bontang yang berkualitas dan agenda kerja yang progresif untuk masa mendatang. Saya mendorong semua pihak untuk bekerja keras, berinovasi, dan memanfaatkan peluang-peluang yang ada guna memajukan dunia usaha di Bontang. Semoga Muscab ini menghasilkan hasil yang positif dan memberikan manfaat bagi semua pihak yang terlibat dalam pengembangan ekonomi dan bisnis di Kota Bontang,” pungkasnya.

Wali Kota Bontang Melaunching Program Inovatif DKP3 “PETANI KUAT” pada Peringatan Hari Nelayan 2023

Wali Kota Bontang Melaunching Program Inovatif DKP3 “PETANI KUAT” pada Peringatan Hari Nelayan 2023

Bontang. Pada pembukaan Peringatan Hari Nelayan 2023, Wali Kota Bontang, Basri Rase, meresmikan program inovatif yang dinisiasi oleh Dinas Ketahanan Pangan, Perikanan, dan Pertanian (DKP3) Kota Bontang. Program ini diberi nama Peningkatan Kesejahteraan Petani, Peternak, dan Nelayan melalui Kemitraan Berkelanjutan (PETANI KUAT). Program PETANI KUAT melibatkan kolaborasi erat antara tim agile DKP3 dengan berbagai bidang, serta kerjasama dengan pihak internal dan eksternal Pemerintah Kota Bontang serta stakeholder eksternal lainnya.

Wali Kota Basri Rase menyampaikan harapannya bahwa program inovatif PETANI KUAT ini akan membantu memajukan petani, peternak, dan nelayan yang ada di Kota Bontang. Ia juga mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung dan terlibat dalam program ini, serta berharap sinergi yang telah terjalin dapat terus dipertahankan dan dikembangkan di masa yang akan datang.

“Saya berharap dengan diluncurkannya proyek perubahan inovasi program PETANI KUAT ini bisa menjadi motivasi bagi seluruh masyarakat Kota Bontang, terutama para petani, peternak, dan nelayan. Semoga program ini menjadi momentum untuk mengatasi segala keterbatasan yang menghambat peningkatan ketahanan pangan di Kota Bontang,” ucapnya.

Kepala DKP3 Bontang, Eddy Forestwanto, menjelaskan bahwa program inovasi PETANI KUAT mencakup berbagai aspek yang mendukung pertanian, peternakan, dan perikanan yang berkelanjutan. Program ini memiliki berbagai program unggulan, seperti Program Smart Center Farming (Pola Pertanian Kota atau Urban Farming), Gerakan Budidaya Jagung (Gerdagung), Program SIPAT BEKANTAN (Aksi Cepat Penanggulangan Bencana Pertanian Berkelanjutan), Program Sanggul Ibu (Sapi Unggulan Inseminasi Buatan), Ketapang Mengajar, Pelatihan B2SA (Beragam, Bergizi, Seimbang, dan Aman) Bidang Ketahanan Pangan, Gelar Pangan Murah, dan Program Budidaya Perikanan Air Tawar Sistem Bioflok.

“PETANI KUAT merupakan langkah konkret dalam mendukung pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat Kota Bontang melalui sektor pertanian, peternakan, dan perikanan. Ia berharap program inovatif ini akan memberikan manfaat besar bagi para petani, peternak, dan nelayan, serta berkontribusi positif dalam pengembangan ekonomi daerah,” terangnya.

 

 

Basri Rase Apresiasi Program Si JanDa MaNIS Buatan Bapenda Bontang Untuk Dorong Kemandirian Fiskal

Basri Rase Apresiasi Program Si JanDa MaNIS Buatan Bapenda Bontang Untuk Dorong Kemandirian Fiskal

Bontang. Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Bontang menggelar Soft Launching Connecting Strategy melalui Sistem Pajak Daerah menggunakan GIS (Si JanDa MaNIS) pada Senin (4/9/2023) di Pendopo Rumah Jabatan Wali Kota Bontang. Acara ini dihadiri oleh sejumlah pejabat, termasuk Wali Kota Bontang Basri Rase.

Kepala Bapenda Bontang Rafidah menjelaskan, Si JanDa MaNIS adalah inovasi yang bertujuan untuk optimalisasi pendapatan asli daerah. Dan untuk menyukseskan program tersebut, Bapenda bekerja sama dengan berbagai instansi, baik di dalam maupun di luar pemerintahan, untuk memperbarui database yang ada di Bapenda dengan menggunakan teknologi berbasis geospasial.

Dalam sambutannya, Wali Kota Bontang Basri Rase, menyoroti pentingnya pendapatan daerah sebagai pendorong utama pembangunan yang mencerminkan prioritas dan kepentingan masyarakat lokal. Ia juga mencatat adanya fenomena ketergantungan terhadap dana transfer di Kota Bontang, meskipun pertumbuhan penduduk dan ekonomi seharusnya diiringi dengan peningkatan pendapatan pajak daerah.

Namun, realitas menunjukkan sebaliknya. Oleh karena itu, Basri Rase menekankan pentingnya semangat untuk mendorong kemandirian fiskal. Ia menyatakan bahwa semangat ini harus menjadi keinginan politik bagi semua pihak, termasuk pemerintah, DPRD, dan masyarakat Kota Bontang.

“Saya memberikan instruksi kepada seluruh pihak, baik individu, lembaga, maupun badan, untuk bekerjasama dengan petugas pajak dan retribusi daerah di lapangan. Hal ini sebagai bagian dari komitmen bersama untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) di Kota Bontang,” ucapnya.

Upaya dalam optimalisasi pendapatan daerah ini diharapkan dapat membantu mewujudkan kemandirian fiskal yang kuat dan berkelanjutan, sehingga Kota Bontang dapat terus berkembang dan memberikan pelayanan yang lebih baik kepada masyarakatnya.

 

Dinkes Kenalkan Inovasi Wolbachia di Bontang untuk Pengendalian DBD

Dinkes Kenalkan Inovasi Wolbachia di Bontang untuk Pengendalian DBD

Bontang. Dinas Kesehatan Bontang telah menggelar konferensi pers di Gedung PSC Bontang pada Jumat (1/9/2023) pagi untuk mensosialisasikan peluncuran Bontang Berwolbachia Serentak (BAWIS) Bontang. Inovasi revolusioner ini bertujuan untuk mengendalikan penyebaran Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kota Bontang.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Bontang, Toetoek Pribadi Ekowati, mengumumkan bahwa peluncuran resmi BAWIS Bontang akan dilakukan oleh Kementerian Kesehatan pada tanggal 5 September 2023 di area parkir Bontang Kuala. Program ini akan diimplementasikan melalui dua tahap di seluruh kelurahan di Bontang, dengan tahap pertama mencakup 6 kelurahan dan tahap kedua melibatkan 9 kelurahan.

Kota Bontang menjadi titik awal proyek pilot inovasi Wolbachia untuk pengendalian DBD di wilayah Kalimantan Timur (Kaltim). Keputusan Menteri Kesehatan menetapkan 5 kota, termasuk Bontang, sebagai lokasi implementasi teknologi Wolbachia. Pemilihan Kota Bontang didasarkan pada tingginya kasus DBD, angka kematian akibat penyakit tersebut, dan komitmen Pemerintah Kota Bontang dalam memerangi DBD.

“Teknologi Wolbachia akan menghambat replikasi virus dengue dalam tubuh nyamuk Aedes aegypti, vektor penularan DBD. Dalam program ini, bakteri Wolbachia akan ditambahkan ke nyamuk Aedes aegypti melalui penambahan bakteri tersebut pada telur nyamuk,” terangnya.

Epidemiolog muda, Adi Permana, memberikan gambaran tentang cara kerja inovasi Wolbachia di Kota Bontang. Telur nyamuk Aedes aegypti diinjeksikan dengan bakteri Wolbachia di laboratorium dan dikirim ke Bontang. Nyamuk yang berkembang biak dari telur tersebut akan memiliki bakteri Wolbachia. Nyamuk betina yang mengandung bakteri Wolbachia akan menghasilkan telur dengan bakteri tersebut.

Sebelum peluncuran, sejumlah tahapan telah dilakukan, termasuk sosialisasi di tingkat kecamatan dan kelurahan, serta pelatihan koordinator lapangan (korlap) dan kader. Setelah peluncuran, program ini akan melibatkan pemetaan lokasi penitipan ember nyamuk Wolbachia dan rilis telur-telur nyamuk dengan bakteri Wolbachia. Proses ini akan memakan waktu sekitar 6 bulan untuk menyebarkan nyamuk dengan bakteri Wolbachia ke seluruh Bontang, dengan harapan bahwa dalam satu tahun populasi nyamuk ini mencapai 80% dari populasi nyamuk Aedes aegypti di kota ini.

“Inovasi Wolbachia telah berhasil diimplementasikan di beberapa daerah, termasuk Jogjakarta dan Kabupaten Bantul. Berkat teknologi ini, kasus DBD dapat ditekan hingga 77%, dan angka pasien yang dirawat dapat turun hingga 86%. Kementerian Kesehatan berkomitmen untuk memperluas implementasi inovasi Wolbachia ke lima kota di Indonesia, termasuk Bontang,” jelasnya.

Diharapkan dukungan dari berbagai pihak, termasuk pemerintah, lintas sektor, perusahaan, media massa, masyarakat, sekolah, kantor, dan tempat ibadah, dapat membantu kesuksesan program ini. Dengan partisipasi aktif dari berbagai sektor, diharapkan BAWIS Bontang dapat mencapai keberhasilan yang lebih besar dalam mengendalikan penyebaran DBD.

Top of Form

 

Pemkot Bontang Raih Penghargaan Merdeka Award 2023 untuk Program Inovatif Pendampingan UMKM

Pemkot Bontang Raih Penghargaan Merdeka Award 2023 untuk Program Inovatif Pendampingan UMKM

Bontang. Pemerintah Kota Bontang meraih penghargaan Merdeka Award tahun 2023. Penghargaan prestisius ini diterima langsung oleh Wali Kota Bontang, Basri Rase, dalam sebuah acara yang berlangsung pada Rabu (30/8/2023).

Acara penghargaan Merdeka Awards ini dihadiri oleh sejumlah pejabat tinggi negara, termasuk Menteri Koperasi dan UKM (MenkopUKM) Teten Masduki serta Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo. Nominator dari berbagai kabupaten/kota juga turut hadir dalam kesempatan tersebut.

Penghargaan Merdeka Awards merupakan salah satu bentuk apresiasi dan pengakuan atas kontribusi positif yang diberikan oleh individu atau lembaga yang telah berhasil berperan dalam kemajuan negeri dan kemanusiaan. Pada tahun 2023, ini adalah kali ketiga penyelenggaraan acara penghargaan tersebut oleh merdeka.com.

Dalam sambutannya, Wali Kota Basri Rase menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas penghargaan yang diberikan kepada Kota Bontang. Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi atas terobosan yang telah dilakukan dalam Program Inovatif Pendampingan UMKM di kota tersebut.

“Tentunya penghargaan ini akan menjadi pemacu semangat kami untuk terus meningkatkan dan mengembangkan sentra UMKM di Kota Bontang. Sekali lagi, terima kasih, dan semoga Bontang dapat menjadi Kota Sentra UMKM,” ujarnya.

Penghargaan Merdeka Award 2023 ini adalah bukti nyata dari komitmen Pemerintah Kota Bontang dalam mendukung dan memajukan sektor UMKM, yang merupakan salah satu pilar penting dalam perekonomian daerah Bontang.

Dinas Kesehatan Kota Bontang Menggelar Bimbingan Teknis Keamanan Pangan Bagi Pelaku Usaha Industri Rumah Tangga Pangan

Dinas Kesehatan Kota Bontang Menggelar Bimbingan Teknis Keamanan Pangan Bagi Pelaku Usaha Industri Rumah Tangga Pangan

Bontang. Dinas Kesehatan Kota Bontang telah sukses menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Keamanan Pangan bagi pelaku usaha Industri Rumah Tangga Pangan (IRTP) di Hotel Bintang Sintuk. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Dinas Kesehatan untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran pelaku usaha terkait keamanan pangan.

Bimtek ini diikuti oleh para pelaku usaha IRTP yang beroperasi di Kota Bontang. Tujuan utama dari kegiatan ini adalah untuk memberikan perlindungan kepada masyarakat dari potensi bahaya makanan yang tidak aman dan tidak memenuhi standar keamanan.

Dalam Bimtek tersebut, pelaku usaha IRTP mendapatkan pemahaman mendalam tentang pengolahan pangan yang baik, bermutu, dan sesuai standar keamanan. Mereka juga diberikan panduan tentang langkah-langkah konkret yang harus diambil untuk memastikan produk-produk pangan yang dihasilkan aman untuk dikonsumsi oleh masyarakat.

Dengan diselenggarakannya Bimtek Keamanan Pangan ini, Dinas Kesehatan Kota Bontang berharap dapat menciptakan lingkungan yang lebih aman dan sehat bagi masyarakat Kota Bontang. Langkah-langkah konkret dalam memastikan keamanan pangan diharapkan dapat mengurangi risiko terhadap kesehatan masyarakat dan meningkatkan kualitas produk pangan lokal.

Pengurus PWI Bontang Resmi Dilantik, Pemkot Berharap Sinergi Terus Terjalin

Pengurus PWI Bontang Resmi Dilantik, Pemkot Berharap Sinergi Terus Terjalin

Bontang. Wali Kota Bontang, yang diwakili oleh Staf Ahli Bidang Pemerintahan dan Hukum Deddy Haryanto, hadir dalam acara pelantikan pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Bontang masa bakti 2023-2026 dan pembukaan Uji Kompetensi Wartawan (UKW) PWI se-Kaltim. Kegiatan ini berlangsung pada malam hari di Pendopo Rumah Jabatan Wali Kota Bontang Jalan Awang Long pada Selasa (29/8/2023) malam.

Acara pelantikan pengurus PWI Kota Bontang diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, Mars Kota Bontang, dan Mars PWI. Selanjutnya, satu persatu pengurus dipanggil ke depan oleh Sekretaris PWI Kaltim, Wiwid Marhaendra, dan pelantikan dipimpin langsung oleh Ketua PWI Kaltim, Endro S. Effendi.

Selepas pelantikan, PWI Kaltim memberikan penghargaan Golden Award SIWO PWI Pusat kepada PT Pupuk Kaltim dan PT Badak NGL atas kontribusinya terhadap kemajuan olahraga di Indonesia, khususnya di Kaltim. Selain itu, PWI Kota Bontang juga memberikan plakat penghargaan kepada tamu undangan yang hadir.

Selanjutnya, dalam rangka memperkuat kerjasama, dilakukan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara PWI Kota Bontang dengan Bankaltimtara Cabang Bontang serta Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Populis Borneo.

Ketua PWI Kota Bontang, Suriadi Said, dalam sambutannya, mengucapkan terima kasih kepada semua tamu undangan atas kehadiran mereka dalam acara tersebut. Ia juga menjelaskan bahwa kegiatan pelantikan pengurus PWI Kota Bontang ini dirangkai dengan pembukaan UKW PWI se-Kaltim, yang akan berlangsung pada Rabu-Kamis (30-31/8/2023).

Dalam kesempatan tersebut, Ketua PWI Kaltim, Endro S. Effendi, mengapresiasi PWI Kota Bontang yang telah aktif menggelar kegiatan untuk meningkatkan kompetensi wartawan di daerah tersebut. Wali Kota Bontang, yang diwakili oleh Deddy Haryanto, juga menyampaikan apresiasi atas upaya dalam peningkatan kompetensi wartawan, yang bertujuan untuk menciptakan wartawan yang profesional dan berintegritas.

“Saya berharap agar PWI Kota Bontang dapat terus berkolaborasi dengan Pemerintah Kota Bontang dalam menyajikan informasi yang akurat, berimbang, dan memiliki dampak positif bagi kemajuan daerah,” ucapnya.

Basri Rase Hadiri Pesta Rakyat Simpedes Periode II/2022 Bank BRI Bontang

Basri Rase Hadiri Pesta Rakyat Simpedes Periode II/2022 Bank BRI Bontang

Bontang. Wali Kota Bontang, Basri Rase, menghadiri Pesta Rakyat Simpedes Periode II/2022 yang diselenggarakan oleh PT Bank Rakyat Indonesia (BRI). Acara ini berlangsung pada Sabtu (26/8/2023) di Pujasera Kopkar PKT dan merupakan sebuah momen penting dalam mengapresiasi dukungan dan kemitraan yang telah terjalin antara BRI dan masyarakat Kota Bontang, terutama para nasabah setia tabungan Simpedes.

Dalam sambutannya, Wali Kota Bontang menyambut dengan gembira penyelenggaraan acara ini oleh BRI Kota Bontang. Ia meyakini bahwa kegiatan ini adalah sebuah wujud apresiasi dan terima kasih dari Bank BRI kepada masyarakat setia Kota Bontang yang telah menjadi nasabah Simpedes.

Selanjutnya, Basri Rase memberikan apresiasi khusus kepada BRI atas peran pentingnya dalam pembangunan ekonomi dan peningkatan kesejahteraan masyarakat di Kota Bontang. Ia mengakui bahwa Bank BRI telah menjadi mitra yang sangat berharga, terutama dalam mendukung pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

Wali Kota Bontang juga menekankan bahwa saat ini pemerintah sedang gencar mempersiapkan Kawasan Ekonomi Khusus (IKN) dan menghadapi perubahan industri di Kota Bontang. Salah satu fokusnya adalah menjadikan Bontang sebagai pusat UMKM dan destinasi wisata di Kalimantan Timur.

“Perkembangan UMKM yang dinamis tidak bisa tercapai tanpa dukungan modal. Bank BRI, sebagai lembaga keuangan yang berpengalaman, telah berperan penting dalam menyediakan solusi permodalan bagi pelaku UMKM di Kota Bontang,” ucapnya.

Basri menyatakan bahwa Pemkot Bontang sangat menghargai peran Bank BRI dalam memberikan dukungan perbankan yang inklusif dan berfokus pada kepentingan rakyat. Bank BRI telah membantu masyarakat dalam mengelola keuangan mereka dengan lebih baik.

“Saya berharap semangat kolaborasi ini akan terus berlanjut, sehingga bersama-sama mereka dapat mencapai tujuan-tujuan ekonomi dan sosial yang lebih baik di masa depan. Dalam suasana kebersamaan ini, mereka berharap dapat memajukan perekonomian dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Kota Bontang,” pungkasnya.

Dinas Kesehatan Kota Bontang Memulai Survei Lokasi Persiapan Peluncuran Program BAWIS

Dinas Kesehatan Kota Bontang Memulai Survei Lokasi Persiapan Peluncuran Program BAWIS

Bontang. Dinas Kesehatan Kota Bontang telah memulai survei lokasi persiapan untuk peluncuran Program Bontang Berwolbachia Serentak (BAWIS), yang akan dilakukan bersama dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait di Kelurahan Bontang Kuala. Survei ini bertujuan untuk memastikan kesiapan dan kesuksesan pelaksanaan program yang dijadwalkan akan diluncurkan dalam waktu dekat.

Program BAWIS telah menjadi fokus utama Dinas Kesehatan Kota Bontang dalam upaya pengendalian penyakit yang disebabkan oleh nyamuk Aedes aegypti, seperti demam berdarah. Wolbachia adalah jenis bakteri yang dapat menginfeksi nyamuk Aedes aegypti dan membantu mengurangi kemampuan nyamuk untuk menyebarkan virus seperti dengue.

Dalam rangka peluncuran program ini, Dinas Kesehatan Kota Bontang bekerja sama dengan berbagai OPD terkait untuk melakukan survei lokasi persiapan di Kelurahan Bontang Kuala. Survei ini mencakup penilaian terhadap titik-titik yang akan digunakan untuk melepaskan nyamuk ber-Wolbachia, serta evaluasi terhadap infrastruktur dan sarana yang diperlukan.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Bontang, Toetoek Pribadi Ekowati, menyatakan bahwa survei ini merupakan tahap awal yang penting dalam persiapan peluncuran program. Dirinya ingin memastikan bahwa semua persiapan teknis dan logistik telah dilakukan dengan baik sehingga program Wolbachia dapat berjalan lancar dan efektif. Selain itu, Toetoek Pribadi Ekowati juga menambahkan bahwa Dinas Kesehatan Kota Bontang telah berkoordinasi dengan pihak terkait, seperti OPD lingkungan dan kebersihan, dalam upaya menjaga kebersihan dan kelancaran pelaksanaan program ini.

“Kami berharap program Wolbachia akan menjadi langkah positif dalam pengendalian penyakit demam berdarah di Kota Bontang,” ucapnya.

Peluncuran Program Wolbachia di Kota Bontang diharapkan dapat memberikan manfaat besar dalam pengendalian nyamuk Aedes aegypti, yang merupakan vektor penyakit demam berdarah. Program ini telah dianggap sebagai salah satu inovasi yang berpotensi mengurangi kasus demam berdarah dan meningkatkan kesehatan masyarakat di Kota Bontang.

Najirah Dorong Peningkatan Mutu Puskesmas Bontang Selatan II Melalui Proses Akreditasi

Najirah Dorong Peningkatan Mutu Puskesmas Bontang Selatan II Melalui Proses Akreditasi

Bontang. Pada Senin (28/8/2023) dilakukan pembukaan Opening Meeting Akreditasi Puskesmas Bontang Selatan II Tahun 2023. Acara pembukaan tersebut dihadiri oleh Wakil Wali Kota Bontang Najirah dan tim Puskesmas Bontang Selatan serta tim survei dari badan akreditasi.

Pelaksanaan akreditasi puskesmas di Kota Bontang memiliki tujuan utama, yaitu untuk mendapatkan pengakuan formal dari badan akreditasi terhadap kompetensi sebuah lembaga atau organisasi dalam melakukan penilaian kesesuaian tertentu. Selain itu, proses akreditasi juga bertujuan untuk mengukur mutu pelayanan yang diberikan oleh pelayanan kesehatan dasar.

Dalam sambutannya, Najirah menyampaikan harapannya agar proses akreditasi ini dapat menjadi langkah penting dalam meningkatkan mutu dan kinerja Puskesmas Bontang Selatan II. Ia berharap bahwa kegiatan ini akan mendorong perbaikan berkelanjutan dalam sistem manajemen mutu, sistem manajemen penyelenggaraan upaya kesehatan masyarakat, dan pelayanan klinis. Selain itu, manajemen resiko juga menjadi fokus penting dalam proses akreditasi ini.

“Saya berharap bahwa hasil dari proses akreditasi ini akan sesuai dengan harapan bersama dan dapat menjadi landasan untuk terus meningkatkan mutu layanan kesehatan di Kota Bontang,” ucapnya.

Proses akreditasi Puskesmas adalah langkah penting dalam memastikan bahwa pelayanan kesehatan dasar yang diberikan kepada masyarakat memiliki standar yang tinggi dan sesuai dengan kebutuhan. Semoga akreditasi ini menjadi langkah awal untuk peningkatan yang berkelanjutan dalam sistem kesehatan di Kota Bontang.

 

Copyright © 2026 LatestIDN