Najirah Hadiri Pembukaan Expo Kontes dan Bursa Tanaman Hias

Najirah Hadiri Pembukaan Expo Kontes dan Bursa Tanaman Hias

Bontang. Wakil Wali Kota Bontang Najirah, menghadiri Pembukaan Expo Kontes dan Bursa Tanaman Hias pada Jumat (11/8/2023) sore. Acara ini diselenggarakan di area Mall Ramayana Bontang dan dihadiri pula oleh unsur Forkopimda Kota Bontang.

Dalam sambutannya, Wakil Wali Kota Bontang Najirah menyatakan komitmen penuh Pemerintah Kota Bontang untuk mendukung kegiatan yang dapat mempercepat peningkatan dan pengembangan ekonomi kreatif (ekraf). Ia menekankan pentingnya ekraf sebagai salah satu komponen penting dalam industri pariwisata.

“Pemerintah Kota Bontang sadar bahwa ekonomi kreatif adalah salah satu komponen penting dalam industri pariwisata. Oleh karena itu, kami berkomitmen untuk mendukung berbagai kegiatan yang dapat memajukan ekonomi kreatif di daerah kami,” ujarnya.

Lebih lanjut, Najirah menjelaskan bahwa salah satu upaya yang dilakukan adalah melibatkan pelaku UMKM dan ekraf dalam berbagai event di Kota Bontang. Salah satunya adalah penyelenggaraan Expo Tanaman Hias yang diinisiasi oleh komunitas tanaman hias Kota Bontang bekerja sama dengan Mall Ramayana.

Melalui acara Expo Kontes dan Bursa Tanaman Hias ini, Najirah berharap bahwa tanaman hias dan para pemulia tanaman hias dari Kota Bontang akan semakin dikenal oleh masyarakat luas. Selain itu, acara ini juga diharapkan dapat menyediakan hiburan segar bagi masyarakat Indonesia, khususnya yang berada di Kalimantan Timur, serta utamanya Kota Bontang.

Najirah Membuka Forum Group Discussion Perda Kabupaten/Kota se-Kaltim yang Digelar di Bontang

Najirah Membuka Forum Group Discussion Perda Kabupaten/Kota se-Kaltim yang Digelar di Bontang

Bontang. Wakil Wali Kota Bontang Najirah, membuka kegiatan Forum Group Discussion (FGD) Perda Kabupaten/Kota se-Kalimantan Timur pada Jumat (11/8/2023) pagi di Pendopo Rumah Jabatan Wali Kota Bontang. Acara ini mengusung tema “Diseminasi Taktik dan Strategi Penanganan Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial Lintas Kabupaten/Kota yang Humanis dan Menjunjung Tinggi Hak Asasi Manusia”. Kegiatan ini dihadiri oleh seluruh Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) se-Kalimantan Timur dan berfokus pada pendekatan taktik dan strategi penanganan masalah kesejahteraan sosial dengan pendekatan yang humanis.

Dalam sambutannya, Wakil Wali Kota Bontang Najirah mengungkapkan apresiasi atas penyelenggaraan acara ini. Ia menyatakan rasa syukurnya dapat berada di tengah-tengah rekan-rekan dari berbagai daerah se-Kalimantan Timur yang memiliki tekad dan komitmen yang sama dalam menghadapi tantangan kesejahteraan sosial di masyarakat.

Najirah sangat bersyukur bisa dapat berada di tengah-tengah para peserta yang berasal dari berbagai daerah se-Kalimantan Timur yang memiliki tekad dan komitmen yang sama dalam menghadapi tantangan kesejahteraan sosial di tengah masyarakat. Lebih lanjut, Najirah menjelaskan bahwa tema yang diangkat dalam FGD ini sangat relevan dengan permasalahan yang ada. Ia menekankan pentingnya menjunjung tinggi hak asasi manusia, termasuk hak untuk hidup layak, hak atas pendidikan, hak atas pekerjaan yang layak, dan hak-hak lainnya.

“Saya berharap bahwa melalui FGD ini, peran PPNS (Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran) dapat membantu pemerintah daerah dalam mewujudkan ketertiban umum di wilayah masing-masing. Selain itu, forum ini diharapkan dapat mencari formulasi dalam penanganan penyandang masalah kesejahteraan sosial yang efektif tanpa melanggar hak asasi manusia,” pungkasnya.

Basri Rase Salurkan Bantuan Logistik untuk Korban Kebakaran di Kelurahan Loktuan, Bontang Utara

Basri Rase Salurkan Bantuan Logistik untuk Korban Kebakaran di Kelurahan Loktuan, Bontang Utara

Bontang. Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat Kota Bontang bersama dengan Wali Kota Bontang Basri Rase, telah melaksanakan penyaluran bantuan logistik kepada warga yang menjadi korban kebakaran di wilayah Kelurahan Loktuan, Kecamatan Bontang Utara. Penyaluran bantuan ini bertujuan untuk memberikan bantuan kepada korban yang mengalami kerugian akibat peristiwa kebakaran tersebut.

Pada hari Rabu (9/8/2023), Wali Kota Bontang Basri Rase, secara langsung menyerahkan bantuan logistik kepada warga yang terdampak kebakaran. Bantuan ini disalurkan dengan kerjasama antara pemerintah pusat (APBN Pusat) dan pemerintah daerah (APBD Kota Bontang).

Total jumlah korban kebakaran di Kelurahan Loktuan adalah 2 kepala keluarga (KK) dengan 8 jiwa. Bantuan yang diserahkan meliputi berbagai jenis barang, seperti minyak goreng, gula, kecap manis, beras, matras, selimut, handuk, sarung, famly kit, kasur, terpal, foodware, dan peralatan dapur keluarga.

Penyaluran bantuan ini merupakan bentuk kepedulian dari pemerintah dan masyarakat Kota Bontang terhadap sesama warganya yang sedang mengalami kesulitan akibat bencana kebakaran. Bantuan logistik ini diharapkan dapat membantu mengurangi beban yang ditanggung oleh korban kebakaran dan membantu mereka dalam menghadapi situasi yang sulit.

Wali Kota Bontang Basri Rase, dalam kesempatan tersebut, menyampaikan rasa simpati dan solidaritas kepada korban kebakaran. Ia juga menegaskan komitmen pemerintah Kota Bontang dalam memberikan bantuan dan dukungan kepada warga yang membutuhkan dalam situasi darurat seperti ini.

“Saya turut berduka cita atas peristiwa kebakaran yang menimpa warga kita di Kelurahan Loktuan. Semoga bantuan ini dapat membantu mengatasi situasi sulit yang sedang dihadapi oleh korban kebakaran,” ucapnya.

Dinas Kesehatan Kota Bontang Gelar Bimtek Penilaian Mandiri Cara Produksi Pangan Olahan yang Baik untuk Pelaku Usaha Industri Rumah Tangga

Dinas Kesehatan Kota Bontang Gelar Bimtek Penilaian Mandiri Cara Produksi Pangan Olahan yang Baik untuk Pelaku Usaha Industri Rumah Tangga

Bontang. Dalam upaya meningkatkan kesadaran dan kualitas produksi pangan olahan di Kota Bontang, Dinas Kesehatan Kota Bontang telah melaksanakan kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) dengan tema “Penilaian Mandiri Cara Produksi Pangan Olahan yang Baik – Industri Rumah Tangga (CPPOB-IRT)” pada Rabu (9/8/2023). Kegiatan ini diadakan di Ballroom Hotel Bintang Sintuk dan dihadiri oleh total 84 pelaku usaha Industri Rumah Tangga Pangan (IRTP) yang beroperasi di Kota Bontang.

Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk dukungan dari Dinas Kesehatan Kota Bontang dalam rangka memberikan perlindungan kepada masyarakat dari potensi bahaya makanan yang tidak aman dan tidak memenuhi standar kualitas. Selain itu, bimtek ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada para pelaku usaha IRTP tentang cara memproses pangan secara baik, bermutu, dan sesuai dengan standar yang telah ditetapkan.

Selama kegiatan bimtek, peserta diberikan pemahaman tentang berbagai aspek produksi pangan, termasuk sanitasi dan kebersihan, penanganan bahan baku, pengolahan, penyimpanan, dan distribusi. Para pelaku usaha juga diajarkan bagaimana melakukan penilaian mandiri terhadap proses produksi mereka untuk memastikan bahwa pangan olahan yang dihasilkan memenuhi standar kualitas dan keamanan.

Diharapkan bahwa kegiatan Bimtek Penilaian Mandiri CPPOB-IRT ini akan meningkatkan kesadaran dan kualitas produksi pangan olahan di Kota Bontang. Dinas Kesehatan Kota Bontang berkomitmen untuk terus mendukung pelaku usaha IRTP dalam memproduksi pangan yang aman, bermutu, dan sesuai standar, sehingga masyarakat Kota Bontang dapat menikmati pangan yang sehat dan berkualitas.

Pemkot Bontang Sambut Kunjungan Kerja Danrem 091/ASN untuk Meningkatkan Koordinasi dan Pelayanan Masyarakat

Pemkot Bontang Sambut Kunjungan Kerja Danrem 091/ASN untuk Meningkatkan Koordinasi dan Pelayanan Masyarakat

Bontang. Pemerintah Kota Bontang dengan hangat menyambut Kunjungan Kerja Danrem 091/ASN di wilayah Kodim 0908 Bontang pada Rabu (9/8/2023). Rombongan yang dipimpin oleh Danrem 091, Brigjen TNI Yhudi Prasetiyo, diterima dan disambut oleh Wali Kota Bontang Basri Rase, Wakil Wali Kota Bontang Najirah, dan Dandim 0908 Bontang Letkol Infantri Priyo Handoyo.

Dalam pengarahannya, Brigjen TNI Yhudi Prasetiyo menekankan pentingnya anggota TNI di Bontang untuk bekerja secara maksimal dan profesional. Ia juga mengingatkan bahwa TNI harus tetap netral dalam urusan politik praktis.

“TNI harus netral, menjaga keamanan, dan menjaga kondusifitas. Apabila ada anggota yang terlibat dalam politik praktis, tindakan tegas akan diambil,” ungkapnya.

Wali Kota Bontang Basri Rase, dalam kesempatan terpisah menyatakan bahwa Pemerintah Kota Bontang sangat mendukung kegiatan kunjungan kerja Danrem 091/ASN di Kota Bontang. Ia menyampaikan kesiapannya untuk memberikan dukungan dan bantuan yang diperlukan dalam rangka meningkatkan kerja sama antara pemerintah daerah dan TNI.

“Semoga dengan adanya pertemuan ini, kita dapat membangun kesan yang mendalam dan bermanfaat dengan saling bertukar pendapat, serta menjadikannya sebagai momentum untuk meningkatkan koordinasi dalam pelayanan masyarakat,” ucapnya.

Selama kunjungan, rombongan juga melakukan peninjauan lokasi ketahanan pangan di Kodim 0908 Bontang, serta melihat pos titik pemantauan kebakaran hutan dan lahan di Kota Taman. Kunjungan ini diharapkan akan memperkuat kerja sama antara Pemerintah Kota Bontang dan TNI dalam upaya menjaga keamanan dan pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat.

Dinas Kesehatan Kota Bontang Menggelar Apel Pelepasan Peserta Kontingen Saka Bakti Husada yang Akan Mengikuti Raimuna Nasional di Cibubur, Jakarta Timur

Dinas Kesehatan Kota Bontang Menggelar Apel Pelepasan Peserta Kontingen Saka Bakti Husada yang Akan Mengikuti Raimuna Nasional di Cibubur, Jakarta Timur

Bontang. Dalam rangka mendukung perkembangan pemuda dan kader kesehatan, Dinas Kesehatan Kota Bontang dengan bangga menggelar Apel Pelepasan Peserta Kontingen Saka Bakti Husada Kota Bontang. Peserta kontingen ini akan mengikuti kegiatan Raimuna Nasional yang akan digelar di Cibubur, Jakarta Timur.

Kegiatan apel pelepasan ini dihadiri oleh peserta kontingen Saka Bakti Husada, perwakilan dari Dinas Kesehatan Kota Bontang, serta para pendukung dan pengurus Saka Bakti Husada. Apel ini menjadi momen penting untuk memberikan semangat kepada para peserta yang akan mewakili Kota Bontang dalam Raimuna Nasional.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Bontang, Toetoek Pribadi Ekowati, menyampaikan bahwa partisipasi dalam kegiatan seperti Raimuna Nasional sangat penting untuk mengembangkan potensi pemuda di bidang kesehatan.

“Kami sangat bangga dengan peserta kontingen Saka Bakti Husada Kota Bontang yang telah berkomitmen untuk mengikuti kegiatan Raimuna Nasional. Ini adalah kesempatan berharga untuk belajar, berkolaborasi, dan berbagi pengalaman dengan kader kesehatan dari berbagai daerah di Indonesia,” ujarnya.

Raimuna Nasional adalah ajang pertemuan dan perlombaan yang diikuti oleh kontingen Saka Bakti Husada dari seluruh Indonesia. Kegiatan ini mencakup berbagai lomba dan kompetisi yang menantang seperti penanganan pertama pada kecelakaan, kecakapan hidup di alam terbuka, serta simulasi penanganan situasi darurat dalam konteks kesehatan.

Peserta kontingen Saka Bakti Husada Kota Bontang akan berkompetisi dan berinteraksi dengan peserta dari daerah-daerah lain dalam upaya memperluas pengetahuan dan keterampilan di bidang kesehatan. Mereka juga akan mempromosikan semangat gotong royong dan kepedulian terhadap kesehatan masyarakat.

Dalam apel pelepasan ini, para peserta diberikan semangat, doa, dan harapan agar mereka dapat tampil dengan baik dalam Raimuna Nasional dan membawa pulang pengalaman berharga serta prestasi yang membanggakan untuk Kota Bontang.

Dinas Kesehatan Kota Bontang berkomitmen untuk terus mendukung perkembangan pemuda dan kader kesehatan serta berharap agar peserta kontingen Saka Bakti Husada Kota Bontang dapat meraih prestasi gemilang dalam Raimuna Nasional. Semoga keikutsertaan mereka dalam kegiatan ini menjadi pengalaman yang berharga dan membawa manfaat positif bagi Kota Bontang.

Buka Kegiatan Pos Siaga Hebat, Basri Tekankan Pentingnya Kearsipan karena Merupakan Bukti Autentik dan Terpercaya

Buka Kegiatan Pos Siaga Hebat, Basri Tekankan Pentingnya Kearsipan karena Merupakan Bukti Autentik dan Terpercaya

Bontang. Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Bontang menggelar kegiatan Pelayanan Informasi Kearsipan Terhadap Masyarakat (Arsip Keluarga) yang berlangsung pada Selasa (15/8/2023) siang. Acara ini dibuka oleh Wali Kota Bontang Basri Rase, yang didampingi oleh Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Retno Febriaryanti.

Kegiatan yang diberi nama “Pos Siaga Hebat” ini memiliki makna akronim dari Pelayanan Informasi Arsip Keluarga yang Handal, Efektif, Berkualitas, Autentik, dan Terpercaya. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pembinaan kearsipan kepada masyarakat dalam upaya meningkatkan kesadaran terhadap pentingnya arsip keluarga, ketersediaan arsip keluarga yang akurat, terpercaya, dan dapat digunakan, serta untuk melakukan penyelamatan arsip statistik sebagai memori kolektif keluarga.

Dalam sambutannya, Wali Kota Basri Rase menyampaikan apresiasi terhadap kegiatan yang telah diselenggarakan. Basri menekankan betapa pentingnya pemahaman tentang kearsipan dalam masyarakat, karena arsip merupakan bukti yang autentik dan terpercaya.

“Pemahaman dan pengelolaan arsip yang baik memiliki peran sentral dalam menjaga memori kolektif masyarakat dan keluarga. Informasi dan dokumen yang tersimpan dengan baik dapat digunakan untuk berbagai keperluan, termasuk dalam mendukung penelitian sejarah dan tindakan hukum,” ucapnya.

Kegiatan ini diikuti oleh 250 peserta yang berasal dari berbagai lapisan masyarakat, termasuk perwakilan kecamatan, kelurahan, ketua pemberdayaan masyarakat, ketua karang taruna, ketua forum RT, kader tim penggerak PKK, kader posyandu balita, kader posyandu lansia, kader pobindu, kader pembangunan pembina KB, dan perwakilan dasa wisma yang ada di Kota Bontang. Melalui kegiatan ini, diharapkan masyarakat dapat lebih memahami pentingnya kearsipan dalam menjaga memori kolektif keluarga dan masyarakat.

 

Basri Rase Terima Kunjungan Komisi V DPR RI untuk Tinjau Infrastruktur di Kota Bontang

Basri Rase Terima Kunjungan Komisi V DPR RI untuk Tinjau Infrastruktur di Kota Bontang

Bontang. Pemerintah Kota Bontang menerima kunjungan dari Komisi V Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Republik Indonesia (RI) pada Senin (7/8/2023) dalam rangka peninjauan infrastruktur di Kota Bontang. Rombongan Komisi V DPR RI yang dipimpin oleh Irwan Fecho melakukan kunjungan di beberapa titik penting didampingi oleh Wali Kota Bontang Basri Rase.

Pemberhentian pertama mereka adalah di Tugu Selamat Datang Kota Bontang, kemudian mereka melanjutkan ke tanjakan RSUD Bontang, wilayah Bontang Kuala, dan terakhir, pelabuhan Tanjung Laut. Kegiatan kunjungan berakhir dengan penyambutan dan acara ramah tamah di Pendopo Rumah Jabatan Wali Kota Bontang.

Wali Kota Bontang Basri Rase, mengungkapkan kebahagiannya atas kunjungan rombongan Komisi V DPR RI ke Kota Bontang. Dalam sambutannya, ia menyampaikan salam dan penghormatan yang tulus kepada anggota Komisi V yang berkenan hadir.

Basri menyoroti peran penting Komisi V DPR RI dalam penyusunan kebijakan di bidang infrastruktur, transportasi, perhubungan, dan pekerjaan umum. Kehadiran anggota Komisi V di Kota Bontang dianggap sebagai kesempatan berharga untuk membuka pintu dialog konstruktif antara pemerintah daerah dan lembaga legislatif.

“Oleh karena itu, kehadiran bapak/ibu ketua dan anggota Komisi V DPR RI di tengah-tengah kita hari ini, sangat berarti dalam mengatasi berbagai tantangan dan peluang yang ada di depan kita,” ujarnya.

Basri berharap bahwa kunjungan tersebut akan memperkuat hubungan antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah, serta mendorong kerja sama dalam upaya mewujudkan Kota Bontang yang lebih maju dan beradab. Kehadiran Komisi V DPR RI di Kota Bontang diharapkan dapat memberikan kontribusi positif dalam pembangunan infrastruktur dan peningkatan kualitas hidup masyarakat.

Pemkot Bontang Gelar Pelatihan Kelana untuk Meningkatkan Kewaspadaan Warga

Pemkot Bontang Gelar Pelatihan Kelana untuk Meningkatkan Kewaspadaan Warga

Bontang. Pemerintah Kota Bontang, melalui Kelurahan Bontang Kuala, mengadakan Pelatihan Kelurahan Tangguh Bencana (Kelana) pada Rabu (2/8/2023) pagi. Kegiatan ini diselenggarakan di Aula Kelurahan Bontang Kuala dan dihadiri oleh sejumlah pejabat penting, termasuk Wali Kota Bontang, Basri Rase, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), serta Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan, Amiluddin.

Acara ini dibuka langsung oleh Wali Kota Bontang Basri Rase, yang memberikan apresiasi atas kerjasama seluruh pihak dalam terselenggaranya kegiatan ini. Dalam sambutannya, Wali Kota menyatakan bahwa Kota Bontang adalah salah satu daerah yang diakui dalam penanggulangan bencana.

“Saya sering sampaikan di berbagai forum terkait tanggap bencana. Karena Bontang dianggap mampu dan bisa mengelola Kota Bontang dengan berbagai kondisi yang sangat resistan terhadap bencana, tapi mampu diatasi dengan baik,” ucapnya.

Basri Rase juga menekankan pentingnya meningkatkan peran serta serta kualitas dan kuantitas sumber daya manusia (SDM) dalam penanggulangan bencana. Oleh karena itu, pembentukan Kelurahan Tangguh Bencana menjadi salah satu langkah strategis untuk memperkuat kesiapsiagaan dan respons terhadap bencana di Kota Bontang. Dengan demikian, diharapkan masyarakat dapat lebih siap dan tanggap dalam menghadapi situasi darurat yang memerlukan tindakan cepat dan tepat.

Lurah Bontang Kuala Suiza Ixan Saputro, menjelaskan bahwa pelatihan ini merupakan upaya untuk meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan warga, mengingat Bontang Kuala adalah daerah yang rawan banjir. Pelatihan tersebut berfokus pada dua materi utama, yaitu kesiapsiagaan dalam kondisi darurat, termasuk banjir rob dan penanganan kebakaran, serta penanganan hewan liar.

“Kegiatan pelatihan ini akan berlangsung selama 2 (dua) hari dan diikuti oleh 85 peserta dari Kelurahan Bontang Kuala. Tujuan dari pelatihan ini adalah agar warga dapat memiliki keterampilan dan kewaspadaan dalam menghadapi berbagai potensi bencana yang mungkin terjadi di wilayah mereka,” terangnya.

 

Pemerintah Kota Bontang Luncurkan Sistem Pengawasan Kearsipan Internal untuk Meningkatkan Kinerja

Pemerintah Kota Bontang Luncurkan Sistem Pengawasan Kearsipan Internal untuk Meningkatkan Kinerja

Bontang. Pemerintah Kota Bontang, melalui Dinas Perpustakaan dan Kearsipan, menggelar peluncuran dan sosialisasi Sistem Pengawasan Kearsipan Internal (SIMAS PINTER). Kegiatan ini diadakan pada Selasa (1/7/2023) pagi di Pendopo Rumah Jabatan Wali Kota Bontang. Acara ini dibuka oleh Wali Kota Bontang, Basri Rase, sebagai langkah mendukung inovasi di lingkungan pemerintahan.

Turut hadir dalam acara ini Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Retno Febriaryanti, serta sejumlah pihak terkait. Ketua Tim Pelaksana Hapidah menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan inovasi yang dihadirkan untuk mengatasi tantangan zaman. Dalam era perkembangan teknologi informasi yang pesat saat ini, akses informasi bisa dengan cepat diakses melalui internet. Oleh karena itu, pemerintah, termasuk pemerintah kota, harus terus berinovasi dengan menciptakan aplikasi yang memudahkan pelaksanaan tugas pemerintahan agar dapat dilaksanakan dengan cepat, akurat, objektif, dan berkualitas.

Wali Kota Bontang Basri Rase, secara tegas mendukung setiap upaya inovasi yang dapat meningkatkan kinerja dan akuntabilitas Pemerintah Kota Bontang. Beliau menyatakan dukungannya terhadap program-program kearsipan sebagai bagian dari upaya untuk menyelamatkan memori kolektif bangsa, serta merekam jejak akuntabilitas roda pemerintahan dan pembangunan Kota Bontang. Arsip yang autentik dan terpercaya menjadi aset berharga bagi pemerintahan, karena mereka bukan hanya merekam jejak kegiatan dan keputusan, tetapi juga menjadi bukti nyata dari proses pengambilan keputusan yang sesuai dengan prinsip dan standar kearsipan.

“Melalui acara ini, diharapkan peserta dapat berbagi pengetahuan, terutama dalam hal pengawasan kearsipan internal. Saya berharap bahwa acara ini menjadi ajang produktif dan kolaboratif, di mana setiap peserta dapat saling belajar dan memperkaya pengalaman dalam upaya pengelolaan kearsipan yang lebih baik. Ini adalah langkah positif dalam mewujudkan pemerintahan yang lebih transparan, efisien, dan berkinerja tinggi di Kota Bontang,” pungkasnya.

Copyright © 2026 LatestIDN