Bupati Kutim Dorong Petani Gunakan Benih Bawang Merah Bersertifikat

Bupati Kutim Dorong Petani Gunakan Benih Bawang Merah Bersertifikat

Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) melalui Dinas Tamanan Pangan, Hortikultura, dan Peternakan (DTPHP) tahun ini menyiapkan bibit bawang merah bersertifikat untuk para petani. Bibit berkualitas tersebut sudah dipesan dan diperkirakan akan datang pada bulan Oktober.

Bupati Kutim, Ardiansyah Sulaiman, saat kunjungan kerja ke Kecamatan Rantau Pulung, Sabtu (26/8/2023), mengingatkan petani agar menggunakan benih bersertifikat untuk meningkatkan produksi dan produktivitas serta mencapai hasil panen berkualitas.

Ardiansyah menilai benih merupakan fondasi awal bagi pertanian dan penentu kesuksesan atau kegagalan pertanian bermula dari benih. Dalam upaya mendukung ketahanan pangan terhadap ancaman perubahan iklim, benih memiliki peran sentral. Sehingga diperlukan benih bermutu dari varietas tahan kekeringan atau banjir, serta suhu ekstrim.

“Benih merupakan salah satu faktor penting dalam meningkatkan produktivitas pertanian. Dengan benih yang bermutu, petani dapat menghasilkan panen yang lebih banyak dan berkualitas,” ujar Ardiansyah.

Ia berharap Dinas Pertanian Kutim dapat menyediakan benih yang unggul, berkualitas, dan baik. Jika benih-benih hortikultura tersebut telah memiliki sertifikat, maka dijamin hasil panennya akan sesuai dengan harapan para petani.

“Saya minta Dinas Pertanian Kutim untuk mencari bibit yang kualitasnya lebih bagus,” ujar Ardiansyah.

Menanggapi itu, Kepala DTPHP Kutim, Dyah Ratnaningrum, menyebut, bibit bawang merah yang bersertifikasi sudah di pesan sebanyak 10 ton dari Probolinggo.

“Bibit akan datang pada bulan Oktober sehingga para petani bawang sudah menanam bibit bawang yang lebih bagus dan hasilnya lebih maksimal,” tandasnya. (*)

Kutim Body Contest Open Tournament 2023 Sukses, Wakil Bupati Ajak Gaungkan Semangat Berolahraga

Kutim Body Contest Open Tournament 2023 Sukses, Wakil Bupati Ajak Gaungkan Semangat Berolahraga

Kutim Body Contest Open Tournament 2023 yang digelar di gedung serba guna, Bukit Pelangi, Sabtu (26/8) sore, sukses digelar. Kegiatan yang diikuti sekitar 100-an peserta dan suporter tersebut berlangsung meriah.

Wakil Bupati Kutai Timur (Kutim), Kasmidi Bulang, yang membuka kegiatan tersebut, mengajak hadirin dan Pengurus Kabupaten Persatuan Binaraga Fitnes Indonesia (PBFI) Kutim untuk menggaungkan semangat berolahraga hingga ke pelosok kecamatan.

“Harapan saya PBFI ini juga ada di tiap kecamatan, kita akan buka Contes di kecamatan agar masyarakat di kecamatan juga termotivasi. Gaungkan terus agar olahraga di Kutim ini maju,” ujar Kasmidi.

Kasmidi juga mengucapkan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada semua pihak yang telah terlibat dalam penyelenggaraan Kutim Body Contest Open Tournament 2023. Ucapan yang sama juga disampaikan kepada semua pengurus cabang olahraga atau cabor karena tahun ini semuanya mempunyai event kejuaraan.

Kepada para atlet, Kasmidi mengingatkan, bahwa menjadi juara dalam perlombaan tidak didapat diraih secara mudah atau hanya lewat keberuntungan semata. Untuk menjadi yang terbaik, kata dia, atlet harus menempuh proses panjang yang melelahkan dan tahap tahap pembinaan, hingga mumpuni dan memiliki jam terbang.

“Kepada yang belum juara agar lebih berlatih dengan persiapan yang matang, dan kepada yang mendapat juara agar terus berlatih dan mempertahankan juaranya,” tuturnya.

Terkahir, Kasmidi menyampaikan komitmennya sebagai pemerintah daerah untuk terus mendukung pengembangan atlet cabang-cabang olahraga di Kutim.

“Pemerintah Kabupaten Kutim mensupport full semua cabang olahraga, ini adalah bagian dari program yang kita perjuangkan,” pungkasnya.

Wabup Kasmidi Bulang: Lestarikan Olahraga Tradisional

Wabup Kasmidi Bulang: Lestarikan Olahraga Tradisional

Wakil Bupati Kutai Timur Kasmidi Bulang mengajak masyarakat untuk melestarikan olahraga tradisional sebagai salah satu ciri khas dalam perayaan hari kemerdekaan Indonesia.

“Olahraga tradisional merupakan warisan budaya kita yang harus kita jaga dan lestarikan. Dengan bermain olahraga tradisional, kita bisa merasakan kegembiraan dan kebersamaan sebagai bangsa Indonesia,” ujar Wabup Kasmidi, Jumat (25/08/2023).

Ia menambahkan, olahraga tradisional juga bermanfaat untuk kesehatan dan kebugaran tubuh. “Olahraga tradisional seperti tarik tambang, sumpit, balap karung, dan lain-lain, bisa melatih otot-otot tubuh kita, meningkatkan stamina, dan mengurangi stres. Saya sendiri jadi teringat masa kecil dulu ketika 17 Agustusan,” tuturnya.

Selain itu, Wabup Kasmidi juga mengapresiasi langkah Dinas Pariwisata Kutai Timur yang telah menginisiasi acara lomba-lomba 17 Agustus di halaman kantor Bupati. “Ini adalah bentuk dukungan Dinas Pariwisata terhadap pelestarian olahraga tradisional. Saya berharap acara ini bisa menjadi contoh bagi masyarakat dan instansi lain untuk menggelar acara serupa di tempat-tempat lain,” ucapnya.

Usai mengikuti acara lomba-lomba 17 Agustus, Wabup Kasmidi bersama dengan Bupati Ardiansyah Sulaiman, menghadiri acara peluncuran Kampung Bebas Narkoba di Desa Singa Gembara. Acara ini merupakan bagian dari program pemerintah daerah untuk menciptakan lingkungan yang bersih dari narkoba.

“Kami sangat mendukung inisiatif Desa Singa Gembara untuk menjadi Kampung Bebas Narkoba. Ini adalah suatu langkah penting untuk menciptakan lingkungan yang kondusif bagi pertumbuhan dan perkembangan generasi muda kita. Kami berharap desa-desa lain bisa mengikuti jejak Desa Singa Gembara dalam memberantas narkoba,” kata Wabup Kasmidi.

Ia juga mengimbau masyarakat untuk bersama-sama menjaga masa depan yang lebih cerah bagi anak-anak kita. “Mari kita bersama-sama melawan narkoba dengan cara meningkatkan kesadaran, kewaspadaan, dan keterlibatan kita dalam pencegahan dan penanggulangan narkoba. Jangan biarkan narkoba merusak generasi penerus bangsa kita,” pungkasnya. (*)

Wakil Bupati Kutai Timur Sambut Baik Berdirinya Pabrik Semen Terbesar di Luar China

Wakil Bupati Kutai Timur Sambut Baik Berdirinya Pabrik Semen Terbesar di Luar China

Wakil Bupati Kutai Timur Kasmidi Bulang menyatakan rasa bangga dan senang atas berdirinya pabrik semen PT Kobexindo Cement yang berlokasi di Desa Sekerat, Kecamatan Sangatta Utara, Kabupaten Kutai Timur. Pabrik semen ini merupakan pabrik semen terbesar yang berada di luar China, dengan kapasitas produksi mencapai 8 juta ton pertahun.

“Peresmian pabrik semen ini merupakan momen yang bersejarah dan merupakan kali pertama dalam perkembangan industri di Kalimantan Timur khususnya di Kutai Timur. Ini adalah prestasi yang luar biasa dan menjadi kebanggaan bagi kita semua,” ujar Kasmidi, Kamis (24/08/2023).

Kasmidi juga berharap bahwa dengan berdirinya pabrik ini bisa menjadi manfaat yang luar biasa bagi masyarakat Kutai Timur khususnya dari segi ekonomi. “Dengan banyak terciptanya lapangan pekerjaan, kita harapkan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar. Selain itu, kita juga berharap dapat mengangkat objek wisata yang ada disekitarnya, seperti Desa Sekerat dan Desa Selangkau yang merupakan kawasan desa wisata yang ada di Kutai Timur,” tutur Kasmidi.

Menurut Kasmidi, berdirinya pabrik ini juga merupakan salah satu simbol pertumbuhan ekonomi, khususnya di Kutai Timur. “Ini juga sebagai bukti nyata dimana kerjasama lintas negara itu mampu menghasilkan dampak positif yang efeknya dapat dirasakan oleh masyarakat sekitar dalam jangka panjang. Saya mengucapkan terima kasih kepada PT Kobexindo Cement yang telah memilih Kutai Timur sebagai lokasi investasinya. Saya juga mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur dan Pemerintah Republik Rakyat Tiongkok yang telah mendukung pembangunan pabrik ini,” ungkap Kasmidi.

Kasmidi menambahkan bahwa Pemerintah Kabupaten Kutai Timur akan terus memberikan fasilitas dan kemudahan bagi investor yang ingin berinvestasi di daerah ini. “Kami akan terus membuka pintu bagi investor yang ingin berkontribusi dalam pembangunan Kutai Timur. Kami juga akan terus menjaga iklim investasi yang kondusif dan aman di daerah ini,” tandas Kasmidi. (*)

Bupati Kutim Harapkan Implementasi Kurikulum Merdeka Optimalkan Pendidikan Agama Islam

Bupati Kutim Harapkan Implementasi Kurikulum Merdeka Optimalkan Pendidikan Agama Islam

Sangatta, 27 Agustus 2023 – Bupati Kutai Timur (Kutim) Ardiansyah Sulaiman berharap agar implementasi Kurikulum Merdeka dapat mengoptimalkan pendidikan agama Islam di Kutim. Hal tersebut disampaikannya saat membuka secara resmi Workshop Implementasi Kurikulum Merdeka Bagi Guru Pendidikan Agama Islam (Pai) Tingkat Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) Se- Kutim, di Pendopo Rumah Jabatan(Rujab) Bupati Kutim, Senin (24/07/2023).

Dalam sambutannya, Bupati Ardiansyah mengatakan bahwa Kurikulum Merdeka memberikan keleluasaan kepada guru untuk mengembangkan potensi peserta didik dalam bidang agama. Hal ini dapat dilakukan melalui pembelajaran yang lebih kontekstual dan berbasis pengalaman peserta didik.

“Saya berharap para guru Pendidikan Agama Islam dapat memanfaatkan keleluasaan tersebut untuk mengembangkan potensi peserta didik secara optimal,” harapnya.

Bupati Ardiansyah juga menyampaikan bahwa pemerintah Kutim akan terus mendukung implementasi Kurikulum Merdeka pada Pendidikan Agama Islam. Pemerintah akan memberikan pelatihan dan pendampingan kepada para guru, serta menyediakan sarana dan prasarana yang diperlukan.

“Kami akan terus mendukung implementasi Kurikulum Merdeka,” tegas Bupati Ardiansyah. “Kami berharap, kurikulum ini dapat menghasilkan generasi muda yang beriman dan bertakwa, serta memiliki karakter yang kuat.”

Untuk mendukung harapan tersebut, Bupati Ardiansyah juga menginstruksikan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kutim untuk melakukan beberapa hal, yaitu:

  • Meningkatkan kompetensi guru Pendidikan Agama Islam melalui pelatihan dan pendampingan.
  • Menyediakan sarana dan prasarana yang diperlukan untuk pembelajaran PAI.
  • Mengembangkan kurikulum PAI yang sesuai dengan kebutuhan dan karakter peserta didik di Kutim.

Bupati Ardiansyah percaya bahwa dengan dukungan semua pihak, implementasi Kurikulum Merdeka pada Pendidikan Agama Islam dapat berjalan dengan baik dan mencapai tujuan yang diharapkan. (*)

Bupati Kutim Launching Kampung Narkoba, Ini 4 Pesan Penting dari Masyarakat Singa Gambara

Bupati Kutim Launching Kampung Narkoba, Ini 4 Pesan Penting dari Masyarakat Singa Gambara

Bupati Kutai Timur (Kutim) Ardiansyah Sulaiman menunjukkan dukungan pemerintah daerah dalam pemberantasan penyahgunaan dan peredaran Narkotika, Psikotropika, dan Obat terlarang (Narkoba) di Kutim dengan melaunching Kampung Bebas Narkoba (KBN) Desa Singa Gembara, Kecamatan Sangatta Utara, Kabupaten Kutim, Selasa (22/8/2023) pagi.

Launching tersebut dihadiri Wabup Kasmidi Bulang, Ketua DPRD Kutim Joni, Kapolres Kutim AKBP Ronni Bonic, Danlanal Sangatta Letkol Laut (P) Shodikin, Ketua Pengadilan Negeri Sangatta Abraham Van Vollen Hoven Ginting, Dandim 0909/KTM yang diwakili Kapten Inf Arif Safardiyatno, Perwakilan Kajari Kutim dan Kepala Desa Singa Gembara Hamriani Kassa.

Bupati Ardiansyah berharap, dengan adanya KBN ini, masyarakat bisa lebih sadar dan peduli terhadap bahaya narkoba.

“Kita harus bersama-sama melawan narkoba. Jangan sampai kita kehilangan generasi muda kita karena narkoba,” ujarnya.

Sementara itu, masyarakat dari Desa Gambara memberikan 4 pesan penting, dimana pesan tersebut ditandatangi oleh pejabat terkait sebagai bentuk kerjasama dalam memberantas narkoba.

Berikut 4 pesan tersebut:

  1. Menolak segala bentuk penyalahgunaan dan peredaran narkoba di wilayah kami, serta menyatakan perang melawan narkoba
  2. Mendukung aparat penegak hukum dalam upaya penegakan hukum terhadap setiap pelaku penyalahgunaan narkoba
  3. Mendukung aparat penegak hukum dalam upaya pencegahan, pemberantasan, penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba (P4GN)
  4. Menjadikan kampung kami bebas dan sehat tanpa narkoba
  5. berkomitmen akan menjadi generasi penerus bangsa yang terus meningkatkan kapasitas dan prestasi
Bupati Kutim Siap Bangun Lapas dan Kantor BNK di Sangatta

Bupati Kutim Siap Bangun Lapas dan Kantor BNK di Sangatta

Bupati Kutai Timur (Kutim) Ardiansyah Sulaiman mengungkapkan beberapa program pemerintah daerah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Kutim.Salah satunya adalah pembangunan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) dan Kantor Badan Narkotika Kabupaten (BNK) di Sangatta.

Hal ini disampaikan oleh Bupati Ardiansyah saat melaunching Kampung Bebas Narkoba (KBN) Desa Singa Gembara Kecamatan Sangatta Utara, Kabupaten Kutim, Selasa (22/8/2023) pagi.

Bupati Ardiansyah mengatakan bahwa pembangunan Lapas di Sangatta bertujuan untuk memudahkan proses rehabilitasi dan reintegrasi para narapidana asal Kutim yang saat ini masih ditampung di Lapas Bontang. “Insyaallah tahun depan kita akan mulai bangun Lapas di Sangatta. Lahan dan desainnya sudah ada,” ucapnya.

Selain itu, ia juga mengatakan bahwa pembangunan Kantor BNK di Sangatta bertujuan untuk memperkuat peran BNK dalam memberantas narkoba di Kutim. Kantor BNK ini nantinya akan menjadi syarat untuk menjadi Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Kutim.

“Kami juga akan bangun Kantor BNK di Sangatta. Ini penting untuk mendukung kinerja BNK dalam memberantas narkoba di Kutim. Kami berharap dengan adanya Kantor BNK ini, kita bisa menjadi BNNK Kutim,” kata Ardiansyah.

Bupati Ardiansyah juga menyampaikan bahwa salah satu program pemerintah daerah adalah Rp 50 juta per RT. Sebanyak Rp 10 juta digunakan untuk peningkatan ekonomi kerakyatan di masing-masing RT. Program ini ditujukan untuk memberikan pelatihan dan bantuan modal kepada warga yang tidak memiliki pekerjaan.

“Salah satu program pemerintah adalah Rp 50 juta per RT. Sebanyak Rp 10 juta digunakan untuk peningkatan ekonomi kerakyatan di masing-masing RT. Diharapkan yang ikut pelatihan itu adalah warga yang tidak memiliki pekerjaan,” tandasnya. (*)

Bupati Kutim Launching Kampung Bebas Narkoba di Singa Gembara

Bupati Kutim Launching Kampung Bebas Narkoba di Singa Gembara

Bupati Kutai Timur (Kutim) Ardiansyah Sulaiman menunjukkan dukungan pemerintah daerah dalam pemberantasan penyahgunaan dan peredaran Narkotika, Psikotropika, dan Obat terlarang (Narkoba) di Kutim dengan melaunching Kampung Bebas Narkoba (KBN) Desa Singa Gembara, Kecamatan Sangatta Utara, Kabupaten Kutim, Selasa (22/8/2023) pagi.

Launching KBN ini merupakan salah satu upaya untuk mencegah dan menanggulangi masalah narkoba di Kutim, yang dapat merusak generasi muda dan mengancam masa depan bangsa.

Bupati Ardiansyah berharap, dengan adanya KBN ini, masyarakat bisa lebih sadar dan peduli terhadap bahaya narkoba.

“Kita harus bersama-sama melawan narkoba. Jangan sampai kita kehilangan generasi muda kita karena narkoba,” ujarnya.

Ia berharap agar masyarakat dan pemerintah bersinergi dalam menjaga lingkungan agar terbebas dari barang terlarang tersebut.

“Mari kita jaga lingkungan kita agar tetap bersih dari narkoba,” harapnya.

Turut hadir dalam acara launching tersebut Wabup Kasmidi Bulang, Ketua DPRD Kutim Joni, Kapolres Kutim AKBP Ronni Bonic, Danlanal Sangatta Letkol Laut (P) Shodikin, Ketua Pengadilan Negeri Sangatta Abraham Van Vollen Hoven Ginting, Dandim 0909/KTM yang diwakili Kapten Inf Arif Safardiyatno, Perwakilan Kajari Kutim dan Kepala Desa Singa Gembara Hamriani Kassa. (*)

Pemkab Kutim Gandeng Perusahaan Bangun Rumah Layak Huni untuk Masyarakat

Pemkab Kutim Gandeng Perusahaan Bangun Rumah Layak Huni untuk Masyarakat

Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Pemkab Kutim) bekerja sama dengan perusahaan-perusahaan yang beroperasi di wilayahnya untuk membangun rumah layak huni bagi masyarakat yang kurang mampu dan korban kebakaran. Hal ini disampaikan oleh Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman saat meresmikan 20 unit rumah baru yang dibangun oleh PT Kaltim Prima Coal (KPC) sebagai program CSR tahun 2022, Selasa (22/8/2023).

Peresmian dilakukan di rumah milik Sugeng, salah satu penerima manfaat Program PRLH KPC, warga Jl Assadiyah, Sangatta Utara, Kabupaten Kutai Timur. Turut hadir dalam acara tersebut Gubernur Kaltim Isran Noor, Wakil Bupati Kutim Kasmidi Bulang, GM ESD KPC Wawan Setiawan, dan pejabat lainnya.

Bupati Ardiansyah Sulaiman mengatakan bahwa program ini merupakan bagian dari upaya Pemkab Kutim untuk meningkatkan kesejahteraan dan kualitas hidup masyarakat. Ia mengapresiasi peran serta perusahaan-perusahaan yang telah berkontribusi dalam program ini, khususnya KPC yang telah membangun 75 unit PRLH di Kutim sejak tahun 2010. “Kami sangat menghargai kerjasama yang baik antara Pemkab Kutim dan perusahaan-perusahaan yang ada di sini. Kami berharap, kerjasama ini bisa terus berlanjut dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” kata Ardiansyah.

Sugeng, salah satu warga yang menerima PRLH KPC mengaku senang dan bahagia, bisa memiliki rumah baru yang layak. Sebelumnya, keluarga Sugeng, pria beranak tiga itu, tinggal di lorong sempit, sebuah rumah yang berdiri di atas badan sungai. Naas juga menimpa keluarga Sugeng. Rumah satu-satunya yang ia miliki mengalami musibah kebakaran.

“Saya juga korban kebakaran. Setelah kebakaran, saya gak punya rumah lagi. Saya ucapkan terima kasih kepada KPC atas pembangunan rumah ini,” kata Sugeng.

Gubernur Isran Noor menyampaikan bahwa program ini merupakan salah satu program prioritas Pemprov Kaltim dalam periode kepempinannya sebagai gubernur. Targetnya akan dibangun 5000 unit rumah layak huni di seluruh wilayah Kalimantan Timur. Program ini bertujuan untuk menekan angka kemiskinan di Kaltim, yang saat ini masih sekitar enam persen. “Program ini saya harapkan bisa menekan angka kemiskinan Kaltim, dari yang sekarang enam persen menjadi di bawah dua persen,” kata Isran.

GM ESD KPC Wawan Setiawan menyatakan bahwa KPC terus berkomitmen untuk mendukung program pemerintah, utamanya dalam bidang pengentasan kemiskinan di sekitar wilayah operasi KPC. “Kami terus berkomitmen untuk mendukung program pemerintah, utamanya dalam bidang pengentasan kemiskinan di sekitar wilayah operasi KPC,” kata Wawan. (*)

Pemkab Kutim dan Pemprov Kaltim Resmikan Rumah Baru Warga Kurang Mampu dan Korban Kebakaran

Pemkab Kutim dan Pemprov Kaltim Resmikan Rumah Baru Warga Kurang Mampu dan Korban Kebakaran

Bupati Kutai Timur (Kutim) Ardiansyah Sulaiman bersama dengan Gubernur Kaltim Isran Noor meresmikan 20 unit rumah baru yang dibangun oleh PT Kaltim Prima Coal (KPC) sebagai program CSR tahun 2022, Selasa (22/8/2023). Rumah-rumah tersebut diberikan kepada warga yang kurang mampu dan korban kebakaran di Kecamatan Sangatta Utara dan Sangatta Selatan.

Bupati Ardiansyah Sulaiman mengatakan bahwa program ini merupakan bentuk kerjasama antara Pemkab Kutim, Pemprov Kaltim, Kodam Mulawarman, dan perusahaan-perusahaan yang beroperasi di Kutim. Ia mengapresiasi kontribusi KPC yang telah mendukung program ini sejak tahun 2010. “Kami sangat berterima kasih kepada KPC yang telah membangun rumah layak huni untuk masyarakat Kutim. Ini sangat membantu meningkatkan kesejahteraan dan kualitas hidup masyarakat,” kata Ardiansyah.

Salah satu penerima manfaat adalah Sugeng, warga Jl Assadiyah, Sangatta Utara, yang rumahnya terbakar beberapa waktu lalu. Sugeng mengaku sangat senang dan bersyukur bisa memiliki rumah baru yang layak huni. “Saya juga korban kebakaran. Setelah kebakaran, saya gak punya rumah lagi. Saya ucapkan terima kasih kepada KPC atas pembangunan rumah ini,” kata Sugeng.

Gubernur Isran Noor menyampaikan bahwa program ini merupakan salah satu program prioritas Pemprov Kaltim dalam periode kepempinannya sebagai gubernur. Targetnya akan dibangun 5000 unit rumah layak huni di seluruh wilayah Kalimantan Timur. Program ini bertujuan untuk menekan angka kemiskinan di Kaltim, yang saat ini masih sekitar enam persen. “Program ini saya harapkan bisa menekan angka kemiskinan Kaltim, dari yang sekarang enam persen menjadi di bawah dua persen,” kata Isran.

GM ESD KPC Wawan Setiawan menyatakan bahwa KPC terus berkomitmen untuk mendukung program pemerintah, utamanya dalam bidang pengentasan kemiskinan di sekitar wilayah operasi KPC. “Kami terus berkomitmen untuk mendukung program pemerintah, utamanya dalam bidang pengentasan kemiskinan di sekitar wilayah operasi KPC,” kata Wawan. (*)

Copyright © 2026 LatestIDN