Wabup Kutim Ajak Masyarakat Hadiri Tabligh Akbar UAS

Wabup Kutim Ajak Masyarakat Hadiri Tabligh Akbar UAS

Wakil Bupati Kutai Timur (Kutim) Kasmidi Bulang mengajak seluruh masyarakat Kutim untuk menghadiri acara tabligh akbar bersama Ustadz Abdul Somad (UAS) yang akan digelar di Masjid Agung Al-Faruq Sangatta, Minggu (30/7/2023) malam.

Ajakan tersebut disampaikan Kasmidi saat menghadiri rapat persiapan acara tabligh akbar bersama panitia, Minggu (29/7/2023) siang.

“Mari kita sambut Tahun Baru Islam 1 Muharram 1445 Hijriah dengan menghadiri acara tabligh akbar bersama Ustadz Abdul Somad,” kata Kasmidi.

Kasmidi mengatakan, kehadiran UAS di Kutim merupakan kesempatan yang baik bagi masyarakat untuk meningkatkan pemahaman agama Islam.

“UAS merupakan ulama kondang yang memiliki banyak penggemar di Indonesia. Beliau memiliki pengetahuan agama yang luas dan mampu menyampaikannya dengan cara yang menarik,” kata Kasmidi.

Kasmidi berharap, masyarakat dapat memanfaatkan kesempatan ini untuk belajar dan meningkatkan kualitas iman dan taqwa mereka.

“Saya yakin, tausiah dan kajian Islam yang disampaikan UAS akan memberikan manfaat bagi kita semua,” kata Kasmidi.

Acara tabligh akbar tersebut diselenggarakan oleh Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) melalui Kerukunan Keluarga Pinrang (KKP) Kutim. Acara tersebut akan dimulai setelah waktu shalat Isya. (*)

Bupati Kutai Timur Harapkan Mahasiswa KKN STIE Nusantara Sangatta Berikan Manfaat bagi Masyarakat Setempat

Bupati Kutai Timur Harapkan Mahasiswa KKN STIE Nusantara Sangatta Berikan Manfaat bagi Masyarakat Setempat

STIE Nusantara Sangatta telah melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) angkatan ke-12 dengan melibatkan 146 mahasiswa yang terdiri dari 36 mahasiswa dari program studi akuntansi dan 110 mahasiswa dari program studi manajemen.

Kegiatan KKN ini akan dilaksanakan selama 45 hari, mulai tanggal 31 Juli sampai dengan 11 September 2023, dan akan diikuti oleh 11 kelompok, masing-masing kelompok berjumlah 10 sampai 13 orang.

“Mahasiswa KKN angkatan ke-12 tersebut akan dilaksanakan di empat kecamatan yang ada di Kutai Timur, yaitu Kecamatan Sangatta Utara, Kecamatan Sangatta Selatan, Kecamatan Bengalon, dan Kecamatan Teluk Pandan,” ujar Ketua panitia Nuuridha Matiin, Jumat (28/07/2023).

Bupati Kutai Timur, Ardiansyah Sulaiman, menyampaikan harapannya agar mahasiswa KKN STIE Nusantara Sangatta dapat memberikan manfaat bagi masyarakat setempat dan sekitarnya selama KKN.

“Ekspektasi di masyarakat lebih luas ilmunya, oleh karenanya, interaksi dengan masyarakat seperti pengabdian masyarakat memang sejak dulu sudah terpatri pada Tri Dharma Perguruan Tinggi,” ujarnya.

Oleh karena itu, Bupati Kutai Timur berharap mahasiswa KKN STIE Nusantara angkatan ke-12 ini bisa berjalan dengan baik dan membawa misi kampus serta mampu memberikan kontribusi pada masyarakat.

“Kita berharap mahasiswa KKN STIE Nusantara angkatan ke-12 ini bisa berjalan dengan baik, yang membawa misi kampus dan mereka mampu memberikan kontribusi pada masyarakat,” harapnya.

Mahasiswa KKN STIE Nusantara Sangatta diharapkan dapat memberikan ilmu ke masyarakat dengan penerapan ilmu yang mereka miliki dan juga bisa mengambil ilmu dari masyarakat. “

Mereka bisa memberikan ilmu ke masyarakat dengan penerapan ilmu yang mereka miliki dan mereka juga bisa mengambil ilmu dari masyarakat,” ucap Bupati Kutai Timur Ardiansyah Sulaiman.

Selain itu, mahasiswa juga harus kreatif di lapangan. Nanti dari ilmu yang mereka pelajari secara teori di kampus bisa diterapkan dan memahami apa yang terjadi di masyarakat.

“Pihak kampus juga akan ada tim yang mendampingi mereka dan tiap kelompok didampingi oleh 2 dosen, sehingga mereka bisa diarahkan dalam penerapan ilmu di masyarakat,” pungkasnya.

Dengan dukungan penuh dari pemerintah daerah, mahasiswa KKN STIE Nusantara Sangatta diharapkan dapat memberikan kontribusi positif bagi masyarakat Kutai Timur selama pelaksanaan KKN. (*)

Bupati Kutim: Ekspor Pisang Gepok Kaubun Dorong Peningkatan Ekonomi Daerah

Bupati Kutim: Ekspor Pisang Gepok Kaubun Dorong Peningkatan Ekonomi Daerah

Sangatta, 27 Agustus 2023 – Bupati Kutai Timur (Kutim), Ardiansyah Sulaiman, mengapresiasi keberhasilan Koperasi Produsen Taruna Mandiri mengekspor pisang gepok asal Kaubun ke mancanegara.

“Ini merupakan pencapaian yang luar biasa, mengingat pandemi Covid-19 sempat memberikan dampak negatif terhadap perekonomian, termasuk di bidang ekspor,” kata Ardiansyah saat ditemui di Kantor Bupati Kutim, Senin (27/8/2023).

Menurut Ardiansyah, ekspor pisang gepok merupakan momentum kebangkitan usaha koperasi di Kutim. Hal ini menunjukkan bahwa koperasi mampu beradaptasi dengan situasi pandemi dan tetap bisa menghasilkan produk yang berkualitas.

“Ekspor pisang gepok juga turut mendorong peningkatan ekonomi masyarakat. Hal ini karena koperasi melibatkan petani lokal dalam produksi pisang gepok,” ujar Ardiansyah.

Pada tahun 2023, total ekspor pisang gepok asal Kaubun mencapai 1.160 ton. Komoditas pertanian ini diekspor ke berbagai negara, seperti Singapura, Malaysia, Pakistan, Iran, dan Amerika Serikat.

Ardiansyah berharap agar ekspor pisang gepok asal Kaubun dapat terus ditingkatkan. Ia juga mendorong agar koperasi terus berinovasi dalam meningkatkan kualitas produk dan pemasarannya.

“Kita harus terus mendorong agar ekspor pisang gepok asal Kaubun dapat meningkat lagi. Ini merupakan potensi besar yang harus dioptimalkan,” tegas Ardiansyah. (*)

Wakil Bupati Kutim Minta Orang Tua Dampingi Anak Gunakan Gadget

Wakil Bupati Kutim Minta Orang Tua Dampingi Anak Gunakan Gadget

Wakil Bupati Kutai Timur (Kutim) Kasmidi Bulang meminta orang tua untuk mendampingi anak menggunakan gadget, dalam peringatan Hari Anak Nasional (HAN) yang digelar oleh Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI) Kutim di Gedung Serba Guna (GSG) Kawasan Perkantoran Bukit Pelangi, Sangatta, Selasa (25/07/2023).

Kasmidi mengatakan bahwa pemanfaatan teknologi dapat berdampak positif dan negatif terhadap anak. Dampak positifnya antara lain dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan anak, serta mempermudah komunikasi dengan orang lain. Sementara itu, dampak negatifnya antara lain dapat menyebabkan kecanduan, gangguan kesehatan, dan cyberbullying.

“Pemanfaatan teknologi harus dilakukan secara bijak,” ujar Kasmidi. “Orang tua harus mendampingi anak menggunakan teknologi dan mengajarkan anak untuk menggunakan teknologi dengan bertanggung jawab.”

Kasmidi mengatakan bahwa orang tua harus menjadi contoh bagi anak dalam menggunakan gadget secara bijak. Orang tua juga harus memberikan aturan dan batasan dalam penggunaan gadget bagi anak.

“Orang tua harus memberikan contoh yang baik kepada anak dalam menggunakan gadget. Jangan sampai orang tua sendiri menggunakan gadget secara berlebihan,” ujar Kasmidi.

Kasmidi juga mengapresiasi LPAI Kutim yang telah menggelar peringatan HAN yang mengusung tema “Bersahabat Dengan Gadget”. Menurutnya, tema tersebut sangat relevan dengan kondisi saat ini. (*)

Wakil Bupati Kutim Apresiasi Peringatan HAN yang Fokus pada Perlindungan Anak

Wakil Bupati Kutim Apresiasi Peringatan HAN yang Fokus pada Perlindungan Anak

Wakil Bupati Kutai Timur (Kutim) Kasmidi Bulang mengapresiasi pelaksanaan Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) yang digelar oleh Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI) Kutim di Gedung Serba Guna (GSG) Kawasan Perkantoran Bukit Pelangi, Sangatta, Selasa (25/07/2023).

Kasmidi mengatakan bahwa peringatan HAN yang mengusung tema “Bersahabat Dengan Gadget” ini sangat relevan dengan kondisi saat ini. Menurutnya, pemanfaatan teknologi dapat berdampak positif dan negatif terhadap anak, sehingga penting untuk memberikan edukasi kepada anak-anak tentang penggunaan teknologi secara bijak.

“Saya mengapresiasi LPAI Kutim yang telah menggelar kegiatan ini. Hal ini menunjukkan bahwa LPAI Kutim sangat peduli terhadap perlindungan anak,” ujar Kasmidi.

Kasmidi juga menyampaikan bahwa pemerintah Kutim berkomitmen untuk melindungi hak-hak anak. Pemerintah telah mengeluarkan berbagai kebijakan untuk melindungi anak, seperti Peraturan Bupati Kutim Nomor 12 Tahun 2022 tentang Penyelenggaraan Perlindungan Anak.

“Kami akan terus berkomitmen untuk melindungi hak-hak anak,” tegas Kasmidi.

Dalam kesempatan tersebut, Kasmidi juga memberikan bantuan kepada anak-anak yang kurang mampu. Bantuan tersebut berupa uang tunai, perlengkapan sekolah, dan alat-alat olahraga.

Kasmidi berharap bantuan tersebut dapat membantu anak-anak untuk meraih cita-citanya. (*)

Wakil Bupati Kutim Lepas Kontingen Pramuka Menuju Ajang Jambore Dunia di Korsel

Wakil Bupati Kutim Lepas Kontingen Pramuka Menuju Ajang Jambore Dunia di Korsel

Kesempatan bersejarah untuk mengukir prestasi di tingkat internasional telah tiba. Wakil Bupati Kutai Timur, Kasmidi Bulang, memberi penghormatan dengan melepas kontingen Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kutim yang akan berpartisipasi dalam 25th World Scout Jamboree 2023 di Korea Selatan (Korsel). Upacara pelepasan penuh semangat berlangsung di halaman Kantor Bupati Kutim, Bukit Pelangi, pada Rabu, 26 Juli 2023.

Dalam momen yang membanggakan ini, Kasmidi Bulang memberikan penghargaan dan apresiasi kepada kontingen Kwarcab Gerakan Pramuka Kutim yang ikut ambil bagian dalam ajang Gerakan Pramuka Internasional di Korsel. Dengan bangga, ia menyatakan, “Pramuka Kutim memiliki kemampuan dan potensi yang luar biasa. Kini saatnya untuk memamerkan kehebatan kita kepada dunia.”

Kasmidi Bulang berpesan kepada peserta untuk menjalani kegiatan Jambore dengan baik dan menjaga citra baik diri serta daerah mereka. Ia mengajak mereka untuk menjadi duta yang membanggakan Kutai Timur, Kalimantan Timur, dan Indonesia dalam skala internasional.

Wakil Bupati juga menjelaskan bahwa Jambore Dunia ke-25 ini akan diikuti oleh pandu-pandu dari 83 negara. Kontingen Indonesia, yang terdiri dari 1.456 Pramuka Penggalang dan Pramuka Penegak, akan mewakili semangat dan keberagaman dari 18 kwartir daerah dan kwartir nasional.

Dengan doa yang tulus, Kasmidi Bulang mengucapkan selamat kepada peserta yang akan mewakili Kutai Timur dalam Jambore Dunia. Ia berharap agar perjalanan mereka dapat berjalan lancar dan mereka akan kembali dengan cerita sukses dan pengalaman berharga bagi daerah dan negara. (*)

Wakil Bupati Kutim Bangga Lepas Kontingen Pramuka ke Jambore Dunia di Korsel

Wakil Bupati Kutim Bangga Lepas Kontingen Pramuka ke Jambore Dunia di Korsel

Semangat dan semangat belajar mewarnai momen bersejarah di Kantor Bupati Kutai Timur (Kutim) ketika Wakil Bupati Kutai Timur, Kasmidi Bulang, dengan bangga melepas kontingen Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kutim yang akan mengikuti 25th World Scout Jamboree 2023 di Korea Selatan (Korsel). Acara pelepasan ini berlangsung di halaman Kantor Bupati Kutim, Bukit Pelangi, pada Rabu, (26/072023).

Dalam sambutannya, Kasmidi Bulang menyampaikan apresiasi dan rasa bangganya atas partisipasi Kontingen Kwarcab Gerakan Pramuka Kutim dalam ajang Gerakan Pramuka Internasional di Korea Selatan. Ia menjelaskan, “Saya sangat bangga dengan adik-adik pramuka yang memiliki bakat dan kemampuan multi-talenta. Ini adalah kesempatan untuk memperlihatkan kepada dunia kehebatan Pramuka Kutim.”

Wakil Bupati berharap peserta dapat menjalani kegiatan Jambore dengan sukses dan menjaga nama baik diri serta daerah mereka. Ia juga mengajak mereka untuk mengharumkan nama Kutim, Kalimantan Timur, dan Indonesia pada umumnya di ajang internasional ini. “Jadilah duta yang baik dan berikan kesan positif bagi daerah dan negara kita,” kata Kasmidi.

Kasmidi juga menjelaskan bahwa Jambore Dunia ke-25 ini akan diikuti oleh pandu-pandu dari 83 negara. Kontingen Indonesia terdiri dari 1.456 Pramuka Penggalang dan Pramuka Penegak, yang mewakili 18 kwartir daerah dan kwartir nasional.

Dengan doa dan harapan, Kasmidi mengucapkan selamat kepada peserta yang akan mengikuti Jambore Dunia. Ia berharap agar mereka dapat melakukan perjalanan dengan selamat sampai tujuan dan kembali dengan selamat pula ke Kutai Timur. (*)

Dukungan Pemerintah Kabupaten Kutai Timur pada Pengenalan Ibadah Haji Sejak Dini

Dukungan Pemerintah Kabupaten Kutai Timur pada Pengenalan Ibadah Haji Sejak Dini

Ruang Mesjid Al-Faruq di Pemerintahan Kabupaten Kutai Timur (Kutim) dipenuhi semangat ketika lebih dari 2.285 murid Taman Kanak-kanak (TK) dari Kecamatan Sangatta Utara dan Sangatta Selatan berkumpul dalam acara istimewa. Ikatan Guru Taman Kanak-Kanak Indonesia (IGTKI) Kabupaten Kutim menyelenggarakan simulasi Pengenalan Ibadah Haji yang didukung sepenuhnya oleh Pemerintah Kabupaten Kutai Timur pada Kamis, 27 Juli 2023.

Dengan tema “Mewujudkan Cinta Allah SWT dan Rasulnya,” acara ini memberikan kesempatan berharga bagi anak-anak untuk merasakan esensi dan makna dari salah satu rukun Islam yang penting. Penggunaan metode simulasi bertujuan untuk memudahkan pemahaman mereka terhadap langkah-langkah dan pentingnya ibadah haji.

Ardiansyah Sulaiman, Bupati Kutai Timur, memberikan dukungan penuh pada acara ini dengan hadir dalam pembukaan. “Mengenalkan agama dan budaya sejak usia dini merupakan investasi berharga dalam membentuk karakter dan moral generasi mendatang,” ujarnya. Kehadiran Bupati dan para pejabat terkait, termasuk Wakil Bupati Kutim Kasmidi Bulang dan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Mulyono, menunjukkan komitmen kuat dalam menyokong pendidikan agama.

Simulasi Pengenalan Ibadah Haji ini juga mendapat dukungan penuh dari Bunda PAUD Kabupaten Ny Siti Robiah. Ia menegaskan pentingnya pengenalan agama dan budaya dalam membentuk kepribadian anak-anak sejak dini.

Dengan kehadiran lebih dari 300 guru dan 470 pendamping serta komite, acara ini sukses menggambarkan kolaborasi antara pemerintah, lembaga pendidikan, dan komunitas dalam memberikan pendidikan agama yang mendalam dan bermakna bagi generasi muda. Melalui Pengenalan Ibadah Haji ini, diharapkan anak-anak Kutai Timur akan semakin memahami pentingnya ibadah dalam kehidupan mereka.

Bupati Kutai Timur Buka Simulasi Ibadah Haji untuk 2.285 Murid TK di Mesjid Al-Faruq

Bupati Kutai Timur Buka Simulasi Ibadah Haji untuk 2.285 Murid TK di Mesjid Al-Faruq

Pagi itu, cahaya matahari menyapa Mesjid Al-Faruq di Kabupaten Kutai Timur (Kutim) dengan hangat. Suasana khidmat memenuhi ruang mesjid saat lebih dari 2.285 siswa dan siswi Taman Kanak-kanak (TK) dari Kecamatan Sangatta Utara dan Sangatta Selatan berkumpul untuk mengikuti acara istimewa. Bupati Kutai Timur, Ardiansyah Sulaiman, memimpin acara Pengenalan Ibadah Haji yang diselenggarakan oleh Ikatan Guru Taman Kanak-Kanak Indonesia (IGTKI) Kabupaten Kutim pada Kamis, (27/07/2023).

Dalam momen yang penuh makna ini, anak-anak ini hadir untuk merasakan esensi ibadah haji melalui simulasi yang interaktif. Dengan tema “Mewujudkan Cinta Allah SWT dan Rasulnya,” acara ini bertujuan untuk mengenalkan salah satu rukun Islam yang penting kepada generasi muda sejak dini.

Metode simulasi dipilih untuk memastikan anak-anak dapat memahami dengan lebih baik tentang langkah-langkah dan makna dari ibadah haji. Sebanyak 42 TK turut serta dalam acara ini, dengan dukungan dari 307 guru serta 476 pendamping dan komite yang turut menjaga kelancaran kegiatan.

Ardiansyah Sulaiman, Bupati Kutai Timur, dalam sambutannya menggarisbawahi pentingnya pendidikan agama bagi anak-anak. Ia mengapresiasi upaya IGTKI dalam menyelenggarakan acara tersebut. “Mengenalkan nilai-nilai agama kepada anak-anak sejak dini merupakan investasi besar bagi masa depan mereka dan bangsa,” ujarnya.

Acara ini juga turut dihadiri oleh Wakil Bupati Kutim Kasmidi Bulang, Bunda PAUD Kabupaten Ny Siti Robiah, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Mulyono, serta sejumlah undangan penting lainnya. Keberadaan mereka dalam acara ini menunjukkan dukungan terhadap upaya memberikan pendidikan agama yang kokoh dan mendalam kepada generasi muda Kutai Timur.

Melalui simulasi Pengenalan Ibadah Haji di Mesjid Al-Faruq ini, diharapkan anak-anak dapat memperoleh pemahaman awal tentang ibadah haji secara menyeluruh. Dengan dukungan penuh dari pemerintah daerah dan lembaga pendidikan, generasi muda Kutai Timur semakin mendekatkan diri kepada pemahaman yang lebih mendalam mengenai nilai-nilai agama dan tradisi Islam. (*)

Peningkatan Efisiensi Keuangan Daerah: Bupati Kutai Timur Fokus pada Pembangunan Ekonomi Kerakyatan

Peningkatan Efisiensi Keuangan Daerah: Bupati Kutai Timur Fokus pada Pembangunan Ekonomi Kerakyatan

Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) di bawah kepemimpinan Bupati Ardiansyah Sulaiman mengambil langkah berarti dalam memperkuat pengelolaan keuangan daerah. Dalam pidatonya pada Rapat Paripurna pada Kamis, 27 Juli 2023, Bupati Ardiansyah menyampaikan pendapat akhirnya terkait Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2022.

Bupati Ardiansyah menegaskan bahwa Raperda ini mewakili tekad keras pemerintah daerah untuk memastikan efisiensi dalam pengelolaan keuangan. Ia menjelaskan bahwa penggunaan dana publik harus diarahkan dengan tepat sasaran untuk mendukung fungsi pemerintahan yang efektif, pembangunan yang berkelanjutan, dan pelayanan yang optimal bagi masyarakat.

“Raperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Kutim 2022 adalah refleksi dari komitmen kami untuk memaksimalkan hasil dari setiap rupiah yang dikelola oleh pemerintah daerah. Tujuan utama kami adalah mendorong pertumbuhan ekonomi kerakyatan melalui alokasi dana yang efektif dan efisien,” ungkap Bupati Ardiansyah.

Ia melanjutkan dengan menyoroti bahwa Raperda ini adalah hasil dari upaya kolaboratif, baik antara pihak eksekutif dan legislatif, maupun partisipasi dari masyarakat. Berbagai saran, pandangan, dan koreksi dari fraksi-fraksi DPRD dan masyarakat telah membantu mengarahkan langkah-langkah yang lebih baik dalam pengelolaan keuangan daerah.

Bupati Ardiansyah mengungkapkan rasa terima kasihnya atas sumbangsih berharga dari semua pihak yang terlibat dalam proses perdebatan Raperda ini. Menurutnya, ini adalah contoh nyata bahwa kerjasama yang erat dapat menciptakan hasil yang bermakna dan positif bagi kemajuan Kabupaten Kutai Timur.

Pada tahap selanjutnya, Raperda yang telah mendapatkan persetujuan dari Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kutai Timur akan dijadikan Peraturan Daerah (Perda). Bupati Ardiansyah menjelaskan bahwa Perda ini akan menjadi panduan penting dalam mengambil keputusan-keputusan strategis yang berkaitan dengan aspek ekonomi, sosial, dan politik di wilayah tersebut.

Dalam upaya mencapai visi pengelolaan keuangan yang lebih baik, Bupati Ardiansyah menekankan komitmen pemerintah untuk segera menindaklanjuti hasil pemeriksaan dari Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI). Langkah-langkah perbaikan akan dilakukan dengan penuh tanggung jawab dan disiplin, baik dalam sistem pengendalian internal maupun dalam kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan.

“Kami berharap Raperda ini akan menjadi pemacu untuk semua Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dalam melaksanakan pengelolaan keuangan dengan lebih baik, lebih disiplin, serta fokus pada efisiensi dan efektivitas. Tujuan akhirnya adalah menciptakan tatanan administrasi keuangan yang tertib dan berdaya guna bagi masyarakat,” papar Bupati Ardiansyah.

Dengan menekankan pada kepentingan ekonomi kerakyatan dan efisiensi pengelolaan keuangan daerah, Bupati Ardiansyah Sulaiman menjelaskan bahwa perubahan ini adalah bagian integral dari visi pemerintah daerah untuk mencapai kesejahteraan yang lebih luas bagi masyarakat Kutai Timur. (*)

Copyright © 2026 LatestIDN