Kepala Disdikbud Kutim Beber 3 Program Unggulan Pendidkan

Kepala Disdikbud Kutim Beber 3 Program Unggulan Pendidkan

LATESBONTANG – Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kutai Timur (Kutim), Mulyono membeberkan 3 progam unggulan dan agenda kerja yang sudah dilaksanakan.

“Untuk pendidikan sendiri memang ada tiga program unggul yakni pemenuhan kebutuhan infrastruktur, akreditasi, pemerataan sumber daya manusia kalangan guru,” terang Mulyono.

Untuk salah satu agenda kerja yang telah dilaksanakan, Mulyono mengatakan, memonitoring langsung 800 sekolahan terdiri dari TK/PAUD, SD dan SMP yang tersebar di Kutim.

“Tujuan saya ke sekolah – sekolah selain untuk bersilaturahmi sekaligus menyerap usulan – usulan apa saja yang dibutuhkan sekolahan,” bebernya.

Terkait usulan seperti bangunan sekolah, rehab, dan ruang kelas, Mulyono mengatakan, pihaknya juga disuport mitra stake holder seperti perusahaan, “sementara terkait akses jalan menuju suatu sekolah barulah kami larikan ke Dinas Pekerjaan Umum (DPU),” ulasnya.

Sola lain – mengenai penerimaan beasiswa sekolah, dia berujar “kalau beasiswa berdasarkan usulan pihak sekolah. Ada dua jenis beasiswa yang ditangani beasiswa SD dan SMP,” jelas Mulyono.

Mulyono mengungkapkan sementara untuk beasiswa SMA hingga perguruan tinggi dapat diusulkan pada Kesra di Kantor Bupati Kutim. (adv).

Bupati Lepas Keberangkatan 172 Calon Jemaah Haji Asal Kutim

Bupati Lepas Keberangkatan 172 Calon Jemaah Haji Asal Kutim

LATESBONTANG – Sebanyak 172 calon jemaah asal Kutai Timur (Kutim), dilepas langsung oleh Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman di area Masjid Agung Al Faruk Sangatta, Jumat (2/6/2023).

Dalam amanatnya, Ardiansyah mengingatkan kepada jemaah, agar senantiasa menjaga kesehatan dan kembali dengan selamat. Ia juga meminta agar jemaah dan masyarakat secara umumnya mendoakan Kutim untuk senantiasa menjadi daerah yang jauh dari bencana serta diberkahi oleh Allah SWT.

“Selamat jalan para tamu Allah. Selamat melaksanakan ibadah yang sudah ditetapkan oleh allah panggilannya. Saat niat sudah ditancapkan, insyallah bapak ibu sekalian sudah mendapatkan nilai-nilai haji. Oleh karenanya niatkan kembali dengan keikhlasan dan rasa syukur, agar pahala berlipat ganda, menjadi haji yang mabrur kepada bapak ibu sekalian,” ucapnya.

Ardiansyah menambahkan, biaya keberangkatan haji Setiap tahunya mengalami perubahan dan saat ini biaya penyelenggaraan keberangkatan haji sebesar Rp 49 juta. Dia menghimbau masyarakat agar tetap optimis dan menuggu daftar antrian.

Sementara itu, Kepala Kementrian Agama Kutim Mulyadi menyampaikan laporannya, bahwa penyelenggaraan ibadah haji tahun 2023 berdasarkan data yang dihimpun, melalui Sikuhat (Sistem Informasi Haji Indonesia) yang ada di Kementerian Agama Kutim, sampai saat yang terdaftar 5.702 orang dengan estimasi keberangkatan 2.046 selama 34 tahun.

“Jemaah gelombang 1 Kloter 7 totalnya 294 jemaah. Nantinya akan bergabung dari Kota Samarinda se banyak 34 orang dan Kukar sebanyak 88 orang dan Kutim sebanyak 172 orang, terdiri dari laki laki 76 orang dan perempuan 93 orang. Kloter 7 memiliki 5 lansia dan 12 orang menggunakan kursi roda,” ungkapnya.

Dari Kutim dari beberapa kecamatan, Sangatta Utara 117 orang, Sangatta Selatan 15 orang, Sangkulirang 3 orang, Bengalon 11 orang, Muara Wahau 6 orang, Kongbeng 5 orang, muara Bengkal 2 orang, Muara Ancalong 3 orang, Kaubun 2 orang, Karangan 3 orang, Sandaran 1 orang, Kaliorang 2 orang, Rantau Pulung 1 orang, Teluk Pandan 1 orang.

Lebih jauh ia menambahkan, bahwa Kloter 7 itu akan didampingi oleh 5 petugas haji dan kepala kloter langsung dipimpin oleh Kemenag Kutim Mulyadi.

Kloter 7 akan diberangkatkan ke Tanah Suci pada Minggu (4/6/2023) pada pukul 07.45 Wita, dari Bandara Internasional SAMS Sepinggan Balikpapan dan diperkirakan tiba pada pukul 15.30 waktu Madinah dengan mengunakan pesawat Garuda GA 4107.

Kemudian akan kembali ke tanah air pada Sabtu (15/7/2023) pukul 16.35 Waktu Arab Saudi melalui Bandara Internasional Jeddah King Abdul Aziz akan sampai ke Bandara SAMS Seringal Balikpapan pada (16/7/2023) pukul 11.45 Wita menggunakan Pesawat Garuda GA 407.

Untuk Pemondokan jemaah haji keloter 7 di mekah pada area jarwal yang perkiraannya 1,9 kilometer dari masjid Haram. Selama di Madina akan ditempatkan di Samaliah Garbiah Janudiah.

Jemaah haji menggunakan 4 bus. Sementara untuk bagasi jemaah diangkut dengan 2 truk. Rombongan akan dikawal oleh PPIH Kutim, Kepolisian, Dishub dan Satpol PP hingga ke Embarkasi Haji Batakan Balikpapan. (adv).

DPBD Kutim Harap Masyarakat Peduli Api Pioner Relawan Pengendalian Karhutla

DPBD Kutim Harap Masyarakat Peduli Api Pioner Relawan Pengendalian Karhutla

LATESBONTANG – Pemkab Kutai Kutai Timur (Kutim) melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) jauh – jauh hari sudah mempersiapkan langkah strategis untuk mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan (Karhutla). Salah satunya dengan membentuk relawan Masyarakat Peduli Api (MPA).

Kepala BPBD Kutim, Muhammad Idris Syam menyatakan, relawan MPA untuk pencegahan penanggulangan kebakaran telah dibentuk sejak tahun 2020. Mereka tersebar di 72 desa dari 147 desa yang ada di Kabupaten Kutim.

“Relawan ini dibentuk sejak tahun 2020 lalu dan telah tersebar di 72 desa dari 147 desa yang ada di Kabupaten Kutim,” terang d Idris Syam kepada awak media, Rabu (31/5/2023).

Idris Syam mengatakan, para relawan ini diharapkan jadi garda terdepan pencegahan dan penanggulangan kebakaran.

“Jadi kita harapkan nanti, relawan-relawan (MPA) ini yang merupakan pionir dalam hal penanggulangan bencana bisa optimal bekerja,” ucap Idris Syam

Ia mengungkapkan hampir semua wilayah di Kutim memiliki kawasan hutan atau perkebunan yang luas menjadi daerah rawan kebakaran.

“Selama ini kita selalu berkoordinasi dan meningkatkan kegiatan patroli tentunya berkoordinasi dengan pihak kecamatan, pihak desa dan relawan-relawan lain,” ujarnya.

Ia mengakui bahwa potensi-potensi titik api yang muncul karena cuaca kering di Kutai Timur cukup besar dan tersebar di kecamatan-kecamatan.

“Ini kita harus waspada setiap ada terik matahari yang cukup tinggi, oleh sebab itu kami menyebarluaskan pencegahan dan penanggulangan bahaya kebakaran hutan dan lahan,” imbuhnya.

Lebih lanjut, dirinya menjelaskan bahwa mulai bulan Juni hingga Agustus 2023 mendatang, jumlah hari kering lebih banyak artinya jika jumlah hari kering meningkat maka potensi kebakaran lebih besar.

“Tim gabungan pencegahan dan penanggulangan bencana alam diberikan simulasi untuk melatih kekompakan para relawan-relawan.Ini perlu keterpaduan kita, kesiapan kita mulai dari jajaran kabupaten, yang dapat diteruskan di kecamatan hingga desa,” tandasnya. (adv)

Pemkab Kutim Gelar Apel-Simulasi Penanganan Karhutlah dan Banjir

Pemkab Kutim Gelar Apel-Simulasi Penanganan Karhutlah dan Banjir

LATESBONTANG – Pemkab Kutai Timur (Kutim) melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) laksanakan apel kesiapan penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dan simulasi evakuasi korban banjir, di Polder Ilham Maulana, Sangatta, Rabu (31/5/2023).

Kegiatan tersebut dihadiri satuan kerja perangkat daerah (SKPD), unsur Forkopimda, pihak perusahaan dan Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman yang diwakili Asisten 1 bagian Pemerintahan Umum dan Kesejahteraan Rakyat (Pemkesra) Sekkab Kutim, Poniso Suryo Renggono.

Poniso mengatakan kegiatan simulasi bencana tersebut sangat strategis dalam rangka menghadapi Karhutlah yang ada di Kutim.

“Informasi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) bahwasanya Indonesia ini akan ada el nino rendah, yang diperkirakan pada bulan Juni sampai Agustus 2023 dan ini merupakan kesiapan kita,” ucapnya.

Poniso juga mendorong agar pelatihan atau simulasi dalam menghadapi bencana tersebut terus dilakukan setiap tahun di tiap kecamatan dan desa.

“Saya minta kepada BPBD Kutim di APBD perubahan ini, apabila terdapat perlengkapan atau peralatan yang masih kurang, itu diusulkan termasuk juga persiapan untuk tahun 2024,” ujar Poniso.

Sebab, perlengkapan dan peralatan yang mendukung dapat melancarkan petugas dalam pengendalian bencana dan evakuasi korban bencana utamanya di tiap-tiap kecamatan.

“Peralatan dan kendaraan itu juga perlu diadakan dan dipenuhi dalam rangka relawan perlu ada peningkatan, agar bisa membantu masyarakat, termasuk saat kejadian juga sudah siap,” terangnya.

Dirinya mengungkapkan bahwa Pemerintah Kabupaten Kutai Timur telah menyiapkan relawan-relawan tanggap bencana hingga ke tingkat desa, salah satunya ada desa tangguh bencana.

“Oleh karena itu kesiapannya dipetakan kembali, apa-apa yang kurang nanti diusulkan di APBD perubahan dan anggaran 2024. Sehingga (ilustrasinya) ketika kita mau perang senjata kita sudah siap,” tandasnya. (adv).

Ratusan Murid TK B YPPSB Kutim Ikuti Acara Pelepasan dan Pentas Seni

Ratusan Murid TK B YPPSB Kutim Ikuti Acara Pelepasan dan Pentas Seni

LATESBONTANG – Ratusan murid Taman Kanak-kanak B Angkatan 31 Yayasan Pendidikan Prima Swarga Bara (YPPSB) Kutai Timur (Kutim) mengikuti acara pelepasan dan pentas seni di Gedung Serba Guna (GSG), Komplek perkantoran Bukit Pelangi, Kutim, Sangatta, Rabu, (31/5/2023).

Kegiatan tersebut dihadiri Manajer pendidikan YPPSB, Syafi’i, Ketua YPPSB Arifin Rusmin, Kepala Sekolah YPPSB Diyah Ayu Luhing Priyanti, Kepala Bidang Pendidikan Luar Sekolah Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kutim Ahmad Junaidi. B dan Orang tua/wali murid.

Usai Kegiatan, Kepala Sekolah YK YPPSB Diyah Ayu Luhing Priyanti mengatakan kegiatan pelepasan TK YPPSB ini, di barengi dengan penampilan pentas seni anak-anak dari kelas B1 sampai kelas B9 TK YPPSB.

“Alhamdulillah dengan keunikan anak-anak, kehebohannya dan kemampuannya sendiri acaranya jadi seru sekali, yang orang tua mereka suka begitu juga anak-anak,” ucap Diyah.

Diyah mengungkapkan bahwa Disdikbud Kutim sangat merespon baik kegiatan tersebut, yang menyuguhkan berbagai penampilan pentas seni anak-anak didik TK YPPSB.

“Alhamdulillah mereka mengapresiasi sekali, melihat anak-anak TK YPPSB bisa tampil menunjukkan kemampuannya sesuai dengan keinginannya,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Disdikbud Kutim Mulyono melalui Kepala Bidang (PLS) Disdikbud Kutim Ahmad Junaidi. B mengatakan pihaknya sangat mengapresiasi seluruh lembaga khususnya bidang Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) baik negeri maupun swasta yang selalu mengakhiri sesi pembelajaran setiap tahun dengan pelepasan dan pentas seni.

“Pentas seni ini penting, untuk menggalak program nasional merdeka belajar, program sekolah penggerak dan program implementasi kurikulum merdeka. Kurikulum merdeka ada hubungannya dengan kegiatan seperti ini, untuk mengaktifkan gerak motoring pada saraf anak di masa transisi,” ucap Ahmad Junaidi.

Sesuai instruksi Kadis Disdikbud Kutim, pihaknya menekankan pada masa pelepasan seperti ini, harus memberikan pemahaman kepada orang tua khususnya yang akan menyekolahkan anaknya di jenjang yang lebih tinggi, tidak menuntut anaknya harus bisa baca, tulis dan menghitung.

“Pada masa generasi emas itu, bukan dalam artian anak kita di usia bermainnya harus bisa semuanya, di generasi emas itu adalah bagaimna gerak saraf motorik anak itu yang masih masa gembira atau masa happy si anak,” ujarnya.

Ahmad Junaidi mengungkapkan transisi dikelas rendah seperti di kelas satu dan dua sekolah dasar (SD), Disdikbud Kutim masih memberikan metode-metode pembelajaran yang masih bersifat menggembirakan dan menyenangkan.

“Dengan adanya perpisahan seperti ini, merupakan pembelajaran atau edukasi transisi untuk di kelas lanjutannya seperti SD,” pungkasnya. (adv).

Ini Pesan Sekda Kutim Rizali Hadi dalam Peringatan Hari Lahir Pancasila

Ini Pesan Sekda Kutim Rizali Hadi dalam Peringatan Hari Lahir Pancasila

LATESTBONTANG – Sekretaris Daerah (Sekda) Kutai Timur (Kutim), Rizali Hadi mengajak kepada seluruh elemen masyarakat untuk meningkatkan persatuan. Itu disampaikan dalam peringatan Hari Lahir Pancasila di halaman Kantor Bupati Kutim, Bukit Pelangi, Kamis (01/6/2023).

Dikatakan Rizali, Upacara peringatan Hari lahir Pancasila merupakan seremonial rutin setiap tahun dilaksanakan. Kutim dengan penduduk yang beragam latar belakang suku, agama, dan ras harus tetap bersatu.

“Di hari lahir Pancasila ini, kita tahu bahwa Pancasila ini adalah pemersatu dan landasan hidup kita berbangsa. Kita dengan berbagai macam suku, etnis dan agama ini dipersatukan,” ucap Rizali.

Dia mengatakan, menjelang Pemilu 2024, diharapkan persatuan dan kesatuan harus terus jadi prioritas utama. Menurutnya persaingan di dalam peserta demokrasi merupakan hal yang wajar.

“Kita harapkan situasi politik yang ada tidak membuat kita berbeda kemudian terpecah, tapi ini sebagai upaya kita sama-sama membangun daerah kita ini lebih baik,” pungkasnya.

Upacara peringatan Hari Pancasila 2023 dilingkungan Pemkab Kutim berlangsung khidmat dengan Komandan Kodim (Dandim) 0909/KTM Letnan Kolonel (Inf) Adi Swastika sebagai inspektur upacara.

Selain Sekda dan Dandim, hadir juga Ketua DPRD Kutim Joni, staf ahli Bupati Kutim, unsur Forkopimda dan beberapa pimpinan OPD di lingkungan Pemkab Kutim. (adv).

Staf Ahli Tejo Yuwono Sampaikan Pesan Bupati Kutim Terkait Mutu Pendidikan

Staf Ahli Tejo Yuwono Sampaikan Pesan Bupati Kutim Terkait Mutu Pendidikan

KEMBARATIMUR – Staf Ahli bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik, Tejo Yuwono menyampaikan keinginan Bupati Kutai Timur (Kutim) Ardiansyah Sulaiman kepada para kepala sekolah (Kepsek) agar mencurahkan seluruh kemampuan untuk kemajuan dan peningkatan mutu pendidikan.

Amanat luhur itu disampaikan dalam Rapat Koordinasi Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMP/MTs Negeri dan Swasta se- Kutim, di Rumah Jabatan Bupati Kutim, Selasa (30/5/2023).

“Ketika dana daerah sudah dikeluarkan, pak Bupati meminta agar seluruh insan pendidikan bisa memberikan seluruh kemampuanya untuk kemajuan dan mutu pendidikan yang ada di Kutim,” ucap Tejo Yuwono.

Dia mengatakan, peningkatan kualitas SDM menjadi substansi yang harus menjadi fokus oleh seluruh civitas pendidikan, baik itu siswa, guru maupun bagian internal lain di dalam dunia pendidikan serta sarana dan prasarana (sapras) penunjang juga tidak di pungkiri memiliki peranan yang penting.

“Jadi kalau kita sudah menemukan titik substansi yang ingin di kembangkan, disitulah penunjang akan mengikuti, jadi jangan terbalik,” ujarnya.

Sebelumnya, Koordinator MKSS SMP/MTs Yeti Arika Devisiana mengatakan, agenda kali ini, selain sebagai ajang silaturahmi seluruh kepala sekolah tingkat SMP se Kutim, juga dirangkai dengan pembahasan terkait Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) yang akan segera bergulir.

“Informasi awal dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kutim, proses penerimaan akan tetap menggunakan dua cara yakni daring dan luring dan bagi sekolah yang akan melaksanakan proses PPDB online akan mendapatkan bantuan dari Disdikbud Kutim,” ungkapnya.

Diketahui, dalam kegiatan tersebut turut dihadiri Kepala Disdikbud Kutim Mulyono, Kepala Bidang Pendidikan SMP Ilham, ketua MKKS Kutim Yeti Arika Devisiana, seluruh Kepala Sekolah SMP/MTs Negeri dan Swasta se-Kabupaten Kutim dan tamu undangan lainya. (adv/IT)

Capaian SP4N LAPOR Pemkab Kutim Diapresiasi

Capaian SP4N LAPOR Pemkab Kutim Diapresiasi

LATESBONTANG – Kinerja Pemkab Kutai Timur (Kutim) melalui Dinas Komunikasi dan Informatika, Statistik dan Persandian (Diskominfo Staper) dalam menyelesaikan aduan masyarakat melalui Sistem Pengelolaan Pengaduan Pelayanan Publik Nasional (SP4N) Layanan Aspirasi dan Pengaduan Online Rakyat (LAPOR) mendapat apresiasi. Musababnya, Kutim tuntas menyelesaikan 100 persen aduan yang datang lewat aplikasi dan sistem tersebut.

Apresiasi itu mengemuka pada hari kedua kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Pengelolaan SP4N LAPOR, dalam rangka pengembangan Implementasi SPBE digelar di Balroom Crystal 1, Hotel Mercure, Samarinda.

Di hari itu, pihak Kementerian Pendayagunaan Aparatur Sipil Negara Reformasi dan Birokrasi RI, Silvya Dyaz Carinadewi selaku analis kebijakan pertama menjelaskan Kutai Timur salah satu Kabupaten yang patut diapresiasi dalam hal pengelolaan layanan aduan SP4N LAPOR.

“Dilihat dari data kami (Kemenpan-RB) Kabupaten Kutai Timur mampu menyelesaikan 100 persen laporan masyarakat melalui SP4N LAPOR. Dengan rata-tara waktu penyelesaian laporan selama dua hari. Hal ini tetap dipertahankan dan ditingkatkan demi memberikan pelayanan maksimal,” ungkap Silvya Dyaz Carinadewi selaku Analis Kebijakan Pertama.

Lebih lanjut ia mengatakan, Kutai Timur menjadi salah satu Kabupaten yang telah melaporkan penyelesaian dokumen Rencana Aksi SP4N LAPOR Ke Kemenpan RB sebagai acuan pelaksanaanya.

Terkait agenda Bimtek, Sekretaris Diskominfo Staper Kutim, Rasyid mengemukakan, aplikasi SP4N LAPOR akan memberikan dampak pelayanan maksimal bagi warga masyarakat.

“Pengelolaan pengaduan merupakan hal penting sebagai sarana perbaikan layanan publik, meningkatkan kepercayaan masyarakat, dasar pengambilan keputusan dan kebijakan serta mengawal akuntabilitas pemerintah” papar Rasyid, saat menutup kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Pengelolaan SP4N LAPOR, dalam rangka pengembangan Implementasi SPBE, Selasa (30/05/2023) di Balroom Crystal 1, Hotel Mercure, Samarinda.

Rasyid menambahkan, kegiatan Bimtek tersebut merupakan salah satu upaya dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik dengan peningkatan kapasitas SDM admin pengelola SP4N LAPOR Kutai Timur. Dan sebagai upaya mendorong penggunaan Layanan aduan SP4N – LAPOR Kutai Timur, dalam mendukung implementasi sistem pemerintahan berbasis Elektronik sesuai Perpres 95 tahun 2018 SPBE dan Perpres nomor 76 Tahun 2013.(adv/D)

Bimtek SP4N LAPOR Usai, Ditutup Sekretaris Diskominfo Kutim

Bimtek SP4N LAPOR Usai, Ditutup Sekretaris Diskominfo Kutim

LATESBONTANG – Bimbingan Teknis (Bimtek) Pengelolaan SP4N LAPOR, dalam rangka pengembangan Implementasi SPBE yang digelar di Balroom I Marcure, Samarinda resmi ditutup, pada Selasa (30/05/2023)

Penutupan tersebut dilakukan Sekretaris Dinas Komunikasi dan Informatika, Statistik dan Persandian (Diskominfo Staper) Kutai Timur (Kutim) Rasyid.

Bimtek yang diikuti peserta SP4N LAPOR dari 39 Perangkat Daerah dan 18 Kecamatan selaku narahubung SP4N LAPOR Kabupaten Kutai Timur, dilaksanakan selama dua Hari 29-30 Mei 2023 dengan total sebanyak 137 peserta.

Rasyid menyampaikan animo dari peserta hadir selama dua itu sangat besar. Dari jumlah perangkat daerah yang diundang 120 peserta namun yang hadir 137 perserta.

“Bersyukur atas partisipasinya dan semangat masih bisa hadir. Dihari kedua ini tercatat 137 yang hadir. Semoga bisa menghasilkan SDM yang berkualitas, sehingga diharap mampu meningkatkan sistem pelayanan yang lebih baik,” ucap Rasyid

Lebih lanjut Rasyid menambahkan, kegiatan itu merupakan salah satu upaya dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik dengan peningkatan kapasitas SDM admin pengelola SP4N LAPOR Kutai Timur. Dan sebagai upaya méndorong penggunaan Layanan aduin SP4N – LAPOR Kutai Timur, dalam mendukung implementasi sistem pemerintahan berbasis Ekltronik sesuai Perpres 95 tahun 2018 SPBE dan Perpres nomor 76 Tahun 2013 pengaduan pelayanan publik dan undang undang nomad 25 tahun 2009 tentang Pelayanan Publik menyatakan bahwa negara berkewajiban melayani setiap warga negara dan penduduk untuk memenuhi hak dan kebutuhan dasarnya dalam kerangka Pelayanan Publik yang merupakan amanat Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.

Rasyid menjelaskan, aplikasi SP4N LAPOR akan memberikan dampak pelayanan maksimal bagi warga masyarakat. Pengelolaan pengaduan merupakan hal penting sebagai sarana perbaikan layanan publik, meningkatkan kepercayaan masyarakat, dasar pengambilan keputusan dan kebijakan serta mengawal akuntabilitas pemerintah.

Untuk diketahui, pada hari kedua narasumber Bimtek itu dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Sipil Negara Reformasi dan Birokrasi RI, Kepala Deputi Bidang Pelayanan Publik Kementerian Pendayagunaan Aparatur Sipil Negara Reformasi dan Birokrasi RI di yang wakili Silvia Diaz Carinadewi dan sebelumnya Ria Mayasari sebagai narasumber perwakilan Mitra Pembangunan Kutai Timur USAID SEGAR. (adv/D).

Tingkatkan SDM Narahubung SP4N LAPOR, Diskominfo Kutim Gelar Bimtek

Tingkatkan SDM Narahubung SP4N LAPOR, Diskominfo Kutim Gelar Bimtek

LATESBONTANG – Bimbingan Teknis (Bimtek) Pengelolaan Sistem Pengelolaan Pengaduan Pelayanan Publik Nasional, Layanan Aspirasi dan Pengaduan Online Rakyat ((SP4N) LAPOR) digelar Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (Diskominfo Staper) Kutai Timur (Kutim) dalam rangka implementasi peningkatan Sistem Pelayanan Berbasis Elektronik (SPBE).

Digelar di Ruang balroom I Marcure, Samarinda, Senin (29/5/2023), peserta 39 Perangkat Daerah dan 18 kecamatan selaku narahubung SP4N LAPOR Kutim hadir mengikuti kegiatan peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) tersebut.

Dalam agenda itu, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Zubair hadir membuka acara. Disaksikan Kepala Diskominfo staper Kutim Ery Mulyadi, Asisten Deputi Perumusan Kebijakan dan Koordinasi Penerapan Sisitem Pemerintah Berbasis Elektronik, Kementerian Pendayagunaan Aparatur Sipil Negara Reformasi dan Birokrasi RI, Kepala Deputi Bidang Pelayanan Publik Kementerian Pendayagunaan Aparatur Sipil Negara Reformasi dan Birokrasi RI, General Manager dan Intstruktor PT. INIXINDO, Mitra Pembangunan Kutai Timur USAID SEGAR, Kepala Perangkat Daerah di lingkup Pemkab Kutim, Camat, serta tamu undangan lainnya.

Zubair dalam paparannya menyampaikan, Aplikasi SP4N LAPOR dikembangkan dalam rangka meningkatkan partisipasi masyarakat untuk pengawasan program dan kinerja pemerintah dalam penyelenggaraan pembangunan dan pelayanan publik. Sehingga tercipta transparansi penyelenggaraan pemerintahan kepada masyarakat, maka diharap setiap instansi pemerintah diharuskan tersambung dengan aplikasi ini dan sungguh-sungguh mengelolanya.

Ia menambahkan SP4N-LAPOR juga berfungsi sebagai kanal pengaduan pelayanan publik yang integratif secara berjenjang dari daerah sampai ke pusat yang dikelola bersama-sama oleh Kantor Staf Presiden (KSP), Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPANRB), dan Ombudsman Republik Indonesia, Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) dan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemeninfo).

“Melalui aplikasi SP4N Lapor akan memberikan dampak pelayanan maksimal bagi warga masyarakat. Pengelolaan pengaduan merupakan hal penting sebagai sarana perbaikan layanan publik, meningkatkan kepercayaan masyarakat, dasar pengambilan keputusan dan kebijakan serta mengawal akuntabilitas pemerintah,” ucapnya.

Lebih lanjut ia berharap, kegiatan Bimbingan Teknis Pengelolaan SP4N LAPOR itu berjalan lancar dan sukses, yang akhirnya menghasilkan SDM yang berkualitas sehingga diharap mampu meningkatkan sistem Pelayanan yang lebih baik.

Masih ditempat itu, Kepala Diskominfo Staper Kutim Ery Mulyadi menyampaikan laporannya Kegiatan Bimtek ini SP4N LAPOR dilaksanakan secara offline. Dan iikuti oleh 39 Perangkat Daerah dan 18 Kecamatan selaku narahubung SP4N LAPOR Kabupaten Kutai Timur.

Dengan narasumber dari Analis Kebijakan Muda Asdeb terkait, perumusan kebijakan dan koordinasi penerapan sistem pemerintahan berbasis elektronik bidang kelembagaan dan tata Kelola. Kemudian, narasumber lainnya, Laksana Sisit Supriyanto, Kepala Dinas Kominfo Kaltim Muhammad Faisal dan General Manager PT. Inixindo Denny Willyanto.

Ia berharap, agar seluruh PD dan Kecamatan meningkatkan kualitas Pengelolaan Pengaduan Pelayanan Publik dalam rangka meningkatkan partisipasi masyarakat dalam penyelenggaraan pembangunan.

“Adapun tujuan kegiatan Peningkatan Kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) admin Pengelola SP4N LAPOR, meningkatkan pemahaman pengelolaan SP4N LAPOR kepada seluruh Perangkat Daerah (PD) Penyelenggara Pelayanan Publik Optimalisasi penggunaan layanan aduan SP4N Lapor Guna mendukung implementasi Sistem Pemerintah Berbasis SPBE,” pungkasnya. (adv/d).

Copyright © 2026 LatestIDN