Kadiskominfo Kutim Ery Mulyadi Ikuti Pelatihan dan Sertifikasi GCIO di Jakarta

Kadiskominfo Kutim Ery Mulyadi Ikuti Pelatihan dan Sertifikasi GCIO di Jakarta

LATESBONTANG – Pelatihan dan Sertifikasi Government Chief Information Officer (GCIO) Kepala Perangkat Daerah oleh Pemprov Kaltim kerjasama dengan Inixindo Bandung, diikuti kepala perangkat daerah di lingkungan Pemprov Kaltim dan Kepala Diskominfo se kabupaten/kota di Kaltim. Tak ketinggalan Kepala Diskominfo Staper Kutim, Ery Mulyadi.

Dibuka secara resmi oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Kaltim, Sri Wahyuni di Hotel Mercure, Jakarta, Selasa (23/05/2023), acara berlangsung selama tiga hari, mulai tanggal 23 sampai 25 Mei 2023.

Ditemui usai kegiatan itu, Kepala Diskominfo Staper Kutim Ery Mulyadi mengatakan, kegiatan Pelatihan dan Sertifikasi GCIO itu merupakan momen yang tepat untuk meningkatkan kapasitas, selaku dinas yang diberikan tugas membidangi komunikasi dan informatika.

“Karena melalui serifikasi ini akan menyatakan, apakah kita berkualifikasi atau tidak berkualifikasi. Mudah-mudahan kita dapat mengikuti pelatihan dan sertifikasi ini dengan baik,” harap Ery.

Kemudian, berbicara transformasi digital sambung Ery, harus didukung dengan infrastruktur digital.

“Seperti kita ketahui masih banyak wilayah di Kaltim, khususnya di Kutim yang infrastruktur digitalnya itu masih kurang memadai. Tentu saja ini menjadi tanggung jawab kita bersama, pemerintah khususnya di Kementerian Kominfo untuk bisa membantu membangun fasilitas infrastruktur di daerah,” tegas Ery.

Sebelumnya, Sekda Provinsi Kaltim Sri Wahyuni mengatakan kegiatan pelatihan GCIO bagi kepala perangkat daerah itu sangat penting dalam memanfaatkan informasi dan teknologi, guna meningkatkan kinerja dan pelayanan publik.

“Mudah-mudahan setelah mengikuti pelatihan GCIO ini, kita akan mendapatkan kinerja yang lebih baik. Khususnya dalam memberikan pelayanan yang lebih baik dan efisien,” harapnya.

Dalam kesempatan itu, Sri Wahyuni mengajak kepala perangkat daerah untuk memanfaatkan teknologi digital untuk memudahkan capian kinerja dan meningkatkan kinerja yang lebih efisien dengan melakukan berbagai inovasi.

Sementara itu, Kepala Diskominfo Kaltim Muhammad Faisal melaporkan, kegiatan itu diikuti sebanyak 35 peserta mulai dari staf ahli gubernur, kepala perangkat daerah, kepala biro Setdaprov Kaltim dan kepala Diskominfo Kabupaten/Kota se Kaltim.

“Secara umum, GCIO adalah sebuah peran strategis dalam mengelola teknologi informasi dilingkup pemerintahan. Dan kompetensi pada peran ini akan mewujudkan keberhasilan program SPBE, Smart City dan Smart Province,” ucap Faisal.(adv/dikominfo)

Kutim Butuh Dukungan Pusat Bangun Infrastruktur TIK

Kutim Butuh Dukungan Pusat Bangun Infrastruktur TIK

LATESBONTANG – Pembangunan infrastruktur Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) di Kutai Timur (Kutim) diakui belum memadai. Selain dukungan anggaran yang masih minim, pengembangan infrastruktur TIK membutuhkan dukungan pemerintah pusat.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika, Persandian dan Statistik (Diskominfo Staper) Kutim, Ery Mulyadi menjelaskan, pihaknya membutuhkan kerjasama pemerintah pusat dalam rangka kolaborasi program pembangunan fasilitas TIK. Khususnya dari Kementerian Kominfo.

Dia menyebut Pembangunan infrastruktur TIK, bukan hanya bersifat aplikasi yang tidak memerlukan biaya yang cukup besar. Namun biaya yang besar harus ditopang APBN.

“Dan yang memerlukan dana yang cukup besar harusnya ada dukungan dari pemerintah pusat,” tutur Ery Mulyadi, ditemui usai mengikuti kunjungan ke Jakarta Smart City, di Gedung Balai Kota DKI Jakarta, Selasa (23/5/2023) bersama dengan perangakat daerah lainnya di Pemprov Kaltim.

Lebih lanjut Ery menuturkan, Kementerian Kominfo mungkin satu-satunya Kementerian yang tidak memiliki Dana Alokasi Khusus (DAK).

“Tadi kami menyampaikan, mudah-mudahan kedepannya ada semacam DAK dari Kementerian Kominfo untuk membantu daerah dalam melakukan percepatan pembangunan infrastruktur TIK,” kata Ery.

Seperti diketahui selama ini sambung Ery, pembangunan infrastruktur di bidang TIK di daerah, hanya dilaksanakan oleh Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI).

“Kenapa dana yang cukup besar itu, tidak diserahkan kepada daerah-daerah? Sebab yang tahu kebutuhan membangun atau permasalahan di daerah adalah pemerintah daerah. Dan ketidak ada permasalahan itu tanggung jawab daerah,” ujarnya.

Terkait pembangunan yang dilakukan oleh BAKTI, ia mengakui minim melakukan koordiansi dengan daerah. Kedepannya, Ery berharap agar ada koordinasi dengan pemerintah daerah dalam pembangunan TIK. (adv/Kominfo/IRS).

Siswa SDN 02 Kaliorang Ikuti Sosialisasi PHBS dan Pembagian Makanan Sehat-Vitamin

Siswa SDN 02 Kaliorang Ikuti Sosialisasi PHBS dan Pembagian Makanan Sehat-Vitamin

LATESBONTANG – Puluhan siswa dan tenaga Pendidikan SDN 02 Kaliorang antusias mengikuti program Sosialisasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) Puskesmas Kaliorang yang bekerjasama dengan pihak sekolah dan PT Kobexindo.

Kegiatan ini dirangkai dengan pembagian makanan sehat dan vitamin kepada siswa-siswi yang mengikuti sosialisasi tersebut.

Ketut Kasi, SKM, dari Puskesmas Kaliorang menyatakan, PHBS merupakan program rutin yang saat ini tengah didorong. Ia berharap agar setiap sekolah dapat menerapkan program tersebut secara berkelanjutan.

Dikatakan, program PHBS bertujuan untuk mengedukasi siswa-siwa mengenai pola hidup sehat, seperti membersihkan WC, sampah dikelola dengan baik, olahraga, kawasan bebas tanpa rokok, dan penyuluhan tentang vitamin dan makanan sehat.

Dia menyebut perilaku hidup bersih dan sehat perlu diterapkan sejak usia dini, salah satu target utama untuk meningkatkan PHBS yaitu di lingkungan sekolah.

Selain PHBS, kata dia, program Puskesmas Kaliorang lainnya yaitu pemerikasaan kesehatan yang dilakukan dua kali setahun di setiap siswa sekolah di Kecamatan Kaliorang. Tujuan untuk mendiktekan dini penyakit yang menyerang siswa.

“Peran sertanya PT Kobexindo luar biasa seperti yang disampaikan tadi oleh komite sekolah, kalau kita sendiri sih terakhir dibantu pada Hari Kesehatan Nasional,” paparnya.

Sementara itu, Nurhawati kepala sekolah SDN 002 Kaliorang mengungkapkan bahwa perilaku hidup bersih dan sehat dalam lingkungan sekolah memang penting untuk ditingkatkan. Ia menyampaikan terima kasih kepada Puskesmas Kaliorang dan atas dukungan PT Kobexindo.

“Harapannya kedepan mudah-mudahan Puskesmas Kaliorang dan PT Kobexindo tetap membantu kita, minimal setiap tahun ada program kegiatannya. Maksudnya kami punya kegiatan dan mereka support,” ujarnya.

Senada, Yunita selaku Ketua Komite SDN 002 Kaliorang menyambut baik kegiatan tersebut. Dia menyampaikan terima kasih kepada Puskesmas Kaliorang dan PT Kobexindo.

“Kegiatan ini menunjang, untuk anak-anak kita bisa hidup lebih sehat,” tuturnya.

Di tempat yang sama, Widi Subekti Manajer Komdev PT Kobexindo mengatakan, kegiatan ini adalah support untuk sekolah khususnya di bidang kesehatan.

“Mudah mudahan ini memberikan dampak yang baik buat anak kita agar lebih peduli dengan kesehatan, peduli bagaimana memahami pentingnya menjaga kesehatan seusia dini sekaligus menjadi epik buat anak-anak di masa depan, dimana mereka punya pola pandang bahas pola hidup bersih dan kesehatan memang harus dimulai dari hal kecil,” pintanya. (adv/Ar)

Ketua dan Pengurus DWP 5 Kecamatan di Kutim Dikukuhkan

Ketua dan Pengurus DWP 5 Kecamatan di Kutim Dikukuhkan

LATESBONTANG – Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kutai Timur (Kutim), Ny. Lisnawati Rijali Hadi melakukan Pengukuhan Ketua dan Pengurus DWP 5 kecamatan di zona empat untuk masa bhakti 2019 – 2024, bertempat di Taman Wisata Desa Muara Bengkal Ilir, Kecamatan Muara Bengkal.

Lima kepengurusan DWP yang dikukuhkan antara lain Ketua dan Pengurus DWP Kecamatan Muara Bengkal, Muara Ancalong, Batu Ampar, Busang dan Long Mesangat. Sambutan hangat dilakukan Camat Muara Bengkal beserta istri yang menjadi tuan rumah serta memfasilitasi pengukuhan kepengurusan DWP tersebut.

Hadir dalam acara para penasehat DWP per kecamatan masing masing camat di 5 kecamatan Zona 4. Berikut Perwakilan Danramil, perwakilan Polsek, ketua ranting Bayangkari, perwakilan ketua ranting Persit, Kades Tempatan, UPT Pertanian, Ketua Da’i Pembangunan, serta seluruh pengurus DWP yang akan dikukuhkan.

Pengukuhan pengurusan Kecamatan di laksanakan oleh ketua DWP kabupaten yaitu Ny. Lisnawati Rijali Hadi merupakan istri Sekretaris Daerah Kab. Kutai Timur, selesai melakukan pengukuhan serentak di 5 (lima) kecamatan yaitu Muara Bengkal, Muara Ancalong, Batu Ampar, Busang dan Long Mesangat.

Usai dilantik, Ketua DWP Muara Bengkal Rima Melati Norhadi yang mewakili pengurus DWP lainnya dalam sambutannya menyampaikan tekat untuk melaksanakan tugas yang diberikan, dan membawa organisasi yang beranggotakan istri Pegawai Negeri Sipil itu kearah yang lebih baik.

Prosesi selanjutnya yaitu sambutan Camat Muara Bengkal serta ditutup oleh sambutan dari ketua DWP Kabupaten Ny. Lisnawati Rijali Hadi yang merupakan istri dari Sekretaris Daerah Kabupaten Kutim.

“Selamat bekerja untuk seluruh pengurus yang sudah dilantik,” ujar Ny. Lisnawati Rijali Hadi.

Setelah pengukuhan dilakukan, acara dilanjutkan dengan pembekalan pengurus yang baru dilantik oleh DWP kabupaten yang disampaikan oleh koordinator masing masing bidang dan ditutup dengan memberikan pelatihan ekonomi produktif oleh Neni, perwakilan dari Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Kutim. (*).

Dispar Kutim Targetkan Kunjungan Wisatawan Capai 1 Juta Pada 2023

Dispar Kutim Targetkan Kunjungan Wisatawan Capai 1 Juta Pada 2023

LATESTBONTANG – Dinas Pariwisata (Dispar) Kutai Timur (Kutim) menargetkan kunjungan wisatawan pada tahun 2023 sebesar 1 juta. Untuk mencapai target tersebut, Dispar Kutim salah satunya akan fokus pada peningkatan aksesibilitas dengan mengandeng pihak terkait.

Kepala Dispar Kutim Nurullah mengatakan bahwa pada tahun 2022 lalu, wisatawan yang mengunjungi destinasi wisata Kutim mencapai lebih dari 219 ribu orang.

“Kita menargetkan pengunjung destinasi wisata di Kutai Timur di tahun 2023 bisa mencapai 1 juta orang pengunjung,” ucapnya, Kamis (25/05/2023).

Nurullah mengungkapkan bahwa pihaknya tengah melakukan aksesibilitas dengan menggandeng Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) untuk memperbaiki akses menuju destinasi wisata, salah satu contohnya wisata Pantai Sekerat

“Sekarang jalannya sudah bagus, tahun lalu sudah disemenisasi oleh Dinas PUPR dan kemarin hari lebaran pengunjungnya mencapai 10 ribu orang pengunjung,”

Dirinya berharap melalui pelatihan dasar pemandu wisata, dapat terbentuk tour guide yang mampu memberikan informasi terkait destinasi wisata yang ada di Kutai Timur.

“Kita memiliki 121 destinasi wisata yang telah di SK oleh Bupati dan 230 yang tercatat di Dispar Kutim, banyak sekali,” tegasnya.

Lanjutnya, dalam mempersiapkan daerah penyangga IKN, pihaknya juga memerlukan kesiapan pemandu wisata yang berperan sebagai ujung tombak pemberi informasi destinasi wisata yang ada di Kutai Timur.

“Ini kalau kita tidak ada ujung tombak yang memberikan informasi kepada wisatawan tentunya destinasi tersebut tidak diketahui oleh masyarakat,” tandasnya. (adv).

Bupati Kutim Saksikan Partai Final Turnamen Voli Dandim 0909/KTM Cup 2023

Bupati Kutim Saksikan Partai Final Turnamen Voli Dandim 0909/KTM Cup 2023

LATESBONTANG – Partai final Turnamen Voli Dandim Cup 2023 yang mempertemukan Tim Kodim 0909/KTM dengan Tim Airis Bontang berlangsung meriah dan sengit. Ribuan masyarakat antusias dan memadati lapangan Voli Koramil 0909-01 Sangatta, menyaksikan kedua tim tersebut unjuk kebolehan, Selasa (23/5/2023) malam.

Dalam partai final tersebut, Tim Voli Airis Bontang lebih unggul dari tuan rumah. Meskipun laga berlangsung sengit, namun tim voli Kodim 0909/KTM harus mengakui tim tamu itu lantaran kalah tiga set tampa balas, sektor 3-0.

Dengan demikian, tim Voli Airis Bontang keluar sebagai juara I dan berhak mendapatkan pialah dan uang pembinaan.

Dandim 0909/Kutai Timur, Letkol Inf Adi Swastika didampingi Ketua Panitia, Kapten Inf Arif Safardiyatno mengungkapkan, Kodim 0909/Kutai Timur turut serta dalam meningkatkan prestasi kaum muda yang ada di wilayah Kodim 0909/Kutai Timur, dengan membina atlet Bola Volley berbakat agar dapat meningkatkan prestasi. Baik di ajang daerah maupun ajang nasional, dengan ikut mengadakan turnamen Dandim 0909/KTM Cup Tahun 2023 yang digelar di lapangan Volley Koramil 0909-01 Sangatta, Jalan Jenderal Sudirman Desa Sangatta Utara, Kecamatan Sangatta Utara, Kabupaten Kutai Timur.

Dia menyatakan, partai final merupakan laga puncak setelah dimulai dan dibuka pada 12 Mei kemarin. Total 14 tim volley putra yang turut meramaikan turnamen tersebut.

“Sejak tanggal 12 Mei 2023 sampai dengan 23 Mei 2023 yang diikuti oleh 14 tim volley putra, baik dari Kabupaten Kutai Timur sendiri maupun dari luar, seperti tim dari Kota Bontang,” jelas Dandim 0909/Kutai Timur Letkol Inf Adi Swastika.

Lebih lanjut Dandim 0909/KTM menjelaskan bahwa turnamen ini bertujuan untuk mencari atlet muda bola volley berbakat yang di harapkan kedepannya dapat mengharumkan Kabupaten Kutai Timur pada khususnya dan Provinsi Kalimantan Timur pada umumnya dalam event terbuka.

Selain itu, lanjut dia, turnamen bola volley Dandim Cup ini juga sebagai ajang silahturahmi dan hiburan bagi warga masyarakat Sangatta yang memang sangat membutuhkan adanya hiburan dan tontonan sehingga setiap kali dimulainya pertandingan turnamen ini. “Selalu diramaikan oleh para penonton dan penghobi olah raga bola volley,” beber Letkol Inf Adi Swastika.

Dia menabahkan, Turnamen Dandim Cup Tahun 2023 ini, selain sebagai ajang pencarian bibit atlet muda berbakat, juga sebagai sarana bagi atlet volley yang ingin dan bercita cita menjadi anggota TNI AD melalui jalur prestasi olahraga. “Serta memperkuat Kemanunggalan TNI Rakyat melalui olahraga pungkas,” papar Dandim.

Sementara itu, Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman mengapresiasi turnamen voli Dandim Cup 2023 ini. Dikatakan, dengan menghadirkan pemain-pemain pro liga dan nasional, turnamen menyuguhkan permainan yang luar biasa.

“Coaching gratis dari permainan mereka, bisa dimanfaatkan oleh para pemain kita untuk melihat teknik dan sebagainya,” ucap Ardiansyah Sulaiman.

Ardiansyah berharap, turnamen ini menjadi modal pengembangan voli ball di Kabupaten Kutai Timur.

“Insya Allah dengan Dandim Cup ini, saya berencana untuk menjadikan agenda dalam Piala Bupati Cup untuk voli ball. Mudah-mudahan tahun ini kita coba nanti lakukan dengan open turnamen sehingga bisa juga menghadirkan para pemain nasional, dengan persyaratan satu tim hanya boleh satu atau dua pemain nasional,” pungkasnya.

Selain partai final, turnamen Dandim Cup di kesempatan yang sama itu juga mempertemukan tim PT KPC dengan tim KKSS. Di laga ini, tim KPC unggul dengan skor 3-0 dan keluar sebagai juara ke 3.

Sedangkan untuk pemain terbaik, diraih oleh tim dari Airis Bontang atas nama Dimas Saputra.

Final Turnamen Dandim 0909/KTM Cup tahun 2023 ini ditutup langsung oleh Bupati Kutai Timur Drs H. Ardiansyah Sulaiman dan didampingi oleh Dandim 0909/Kutai Timur Letkol Inf Adi Swastika, Danlanal Sangatta Letkol Laut Shodikin, Kapolres Kutai Timur AKBP Roni Bonic , Kadis LH, Kadispora Kutai Timur, Ketua PBVSI Kutai Timur Tirah Satriyani. (adv).

Bupati Nilai Kutim “Magic Land”

Bupati Nilai Kutim “Magic Land”

LATESTBONTANG – Bupati Kutai Timur (Kutim), Ardiansyah Sulaiman menilai daerahnya sebagai “Magic Land” alias daerah ajaib yang memiliki potensi besar di berbagai sektor.

Hal tersebut disampaikan saat membuka pelatihan dasar pemandu wisata di Ruang D’lounge Hotel Royal Victoria, Kutim, Senin (22/05/2023) pagi.

Pelatihan dasar pemandu wisata digelar Dinas Pariwisata (Dispar) Kutim dan dihadiri Kadispar Kutim Nurullah, Sekretaris Dispar Hj. Tirah Satriani, Ketua KPI Kutim Awang Jumri dan para peserta pelatihan.

Dalam sambutannya, Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman mengatakan Kutai Timur adalah Magic land, harus diyakini bahwa semuanya ada di Kutim, baik pantai dengan pesona alamnya, budaya dan produk kekayaan alam semuanya ada di Kutim.

“Salah satu contoh di Yogyakarta, ada tambang batu yang sudah tidak lagi ditambang oleh masyarakat, tapi meninggalkan keindahan gunung batu yang di jadikan pemerintah daerah setempat itu dijadikan destinasi wisata tebing breksi. kita juga punya, letaknya ada di gunung Kongbeng,” ucap Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman.

Orang nomor satu di Kutim itu mengungkapkan bahwa hasil produk alam yang menyisakan alam, apabila dipoles akan menjadikan destinasi wisata yang indah.

“Kita juga punya bahkan masih beroperasi, misalnya persawahan akan kita sulap juga dengan ekowisata dan sekarang sedang dibangun di persawahan Desa Bumi Rapa Kecamatan Kaubun,” ungkapnya.

Menurutnya, jangan biarkan petani mengelola sawah hanya menunggu panen yang lama, biarkan mereka sambil menunggu panen namun setiap hari memiliki pemasukan dengan mengelola ekowisata.

“Kita siapkan didalam persawahan itu jalan yang representatif, tetapi kendaraan tidak boleh masuk dan bikin Gasebo-gasebo yang representatif yang di dalamnya ada kolam ikan. Sehingga masyarakat yang ingin istirahat sambil mancing, kemudian retribusinya dikelola kelompok tani yang bersangkutan agar jadi pemasukan bagi mereka,” terangnya.

Sementara itu Kepala Dinas Pariwisata Nurullah mengatakan melalui kegiatan bimbingan teknis (bimtek) pelatihan dasar pemandu wisata, dapat terbentuk tour guide yang mampu memberikan informasi destinasi wisata yang ada di Kutai Timur.

“Ini kalau kita tidak ada ujung tombak yang memberikan informasi kepada wisatawan tentunya destinasi tersebut tidak diketahui oleh masyarakat,” tandasnya. (adv).

Buka Bimtek Jitupasna dan R3PB, Ini Harapan Bupati Kutim

Buka Bimtek Jitupasna dan R3PB, Ini Harapan Bupati Kutim

LATESBONTANG – Bupati Kutai Timur (Kutim), Ardiansyah Sulaiman membuka secara resmi Bimbingan Teknis (Bimtek) dan Penyusunan tentang Pengkajian Kebutuhan Pasca Bencana (Jitupasna) dan Rencana Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pasca Bencana (R3PB), Senin, Senin (22/05/2023) pagi.

Bimtek digelar Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) bekerja sama BPBD Kutim di Hotel Royal Victoria.

Pada kesempatan tersebut, Bupati Ardiansyah mengatakan, pemahaman tentang tanggap darurat bencana menjadi instrumen penting di setiap daerah, sehingga pemerintah bisa mengambil langkah dalam menangani wilayah yang rawan terjadi bencana.

“Saya terima kasih kepada BPBD provinsi Kaltim melaksanakan Bimtek Jitupasna dan R3PB tahun 2023 khusunya di Kutim, semoga yang diutus masing-masing OPD menjadikan pertemuan ini sebagai penetapan teknis dalam rangka membuatkan kebijakan nantinya,” ucapnya.

Menurutnya, Tanpa kebijakan akan menimbulkan masalah nantinya. Sehingga perlu detail dalam mengambil kebijakan.

“Saya berharap hasil dari bimtek ini, semoga saja menghasilkan produk yang nantinya akan menjadi bahan panduan dari Kutai Timur untuk membuatkan kebijakan,” harapnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi BPBD Provinsi Kaltim Andi Wahyudi, mengatakan rehabilitasi dan rekonstruksi merupakan bagian dari penyelenggaraan penanggulangan bencana yang memerlukan proses penilaian atas kerusakan dan kebutuhan yang bersifat komprehensif baik fisik maupun kemanusiaan.

“Ini yang menjadi latar belakang adanya bimtek kali ini dengan narasumber dari Deputi Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), yang diikuti 30 peserta dari instansi lingkungan Pemkab Kutim,” tandasnya.

Diketahui, Bimtek tersebut berlangsung selama tiga hari mulai tanggal 22 hingga 25 Mei 2023. (adv).

Makna Harkitnas 2023 Bagi Ketua DPRD Kutim: Momentum Bersatu untuk Bangkit

Makna Harkitnas 2023 Bagi Ketua DPRD Kutim: Momentum Bersatu untuk Bangkit

LATESBONTANG – Ketua DPRD Kutai Timur (Kutim), Joni, S.Sos memaknai Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) pada 20 Mei 2023 sebagai momentum pemacu semangat persatuan dan kesatuan untuk bangkit.

“Mari kita ambil semangat para pendahulu dari 114 tahun lalu dan jadikan sebagai kesadaran akan pentingnya persatuan untuk kembali bangkit mempercepat memulihkan bangsa,” ujar Joni seperti dikutip dari akun Facebook resminya.

Harkitnas mengingatkan semua pihak, bahwa Indonesia pernah bangkit dari keterpurukan, kemudian menyatukan langkah dan pemikiran untuk melawan penjajahan dengan semangat perjuangan.

“Selamat Hari Kebangkitan Nasional,” tutur Joni.

Diketahui tema peringatan Hari Kebangkitan Nasional pada 2023 yakni “Semangat Untuk Bangkit”. Tema peringatan tersebut dipilih agar Harkitnas dapat melambangkan nilai-nilai semangat dan kekuatan untuk bangkit untuk menuju masa depan Indonesia yang lebih baik.

Pemkab Kutim sendiri memperingati Hari Kebangkitan Nasional dengan upacara bendera di lapangan Kantor Bupati Kutim, Bukit Pelangi, Senin (22/5/2023) pagi. Kegiatan yang dimulai sekira pukul 08.00 Wita ini diikuti dengan khidmat oleh Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman yang sekaligus bertindak sebagai inspektur upacara (Irup).

Selanjutnya, Kadis Kominfo Staper Kutim Ery Mulyadi bertindak sebagai perwira upacara dan Komandan Upacara Kapten Infantri Imam Nawawi yang saat ini menjabat sebagai Pasiminlog Kodim 0909/KTM dan peserta upacara terdiri dari TNI Polri dan ASN Pemkab Kutim.

Hadir pula dalam upacara peringatan ini Wakil Bupati Kutim Kasmidi Bulang, Forkopimda, Kepala OPD, KONI, dan undangan lainnya. (adv).

Pemkab Kutim Peringati Harkitnas ke-115 dengan Upacara Bendera

Pemkab Kutim Peringati Harkitnas ke-115 dengan Upacara Bendera

LATESBONTANG – Upacara dalam rangka memperingati Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) yang ke-115 telah usai dilaksanakan Pemkab Kutai Timur (Kutim), Senin (22/5/2023) pagi.

Bertempat di lapangan Kantor Bupati Kutim, Bukit Pelangi, kegiatan yang dimulai sekira pukul 08.00 Wita ini diikuti dengan khidmat oleh Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman yang sekaligus bertindak sebagai inspektur upacara (Irup).

Selanjutnya, Kadis Kominfo Staper Kutim Ery Mulyadi bertindak sebagai perwira upacara dan Komandan Upacara Kapten Infantri Imam Nawawi yang saat ini menjabat sebagai Pasiminlog Kodim 0909/KTM dan peserta upacara terdiri dari TNI Polri dan ASN Pemkab Kutim.

Hadir pula dalam upacara peringatan ini Wakil Bupati Kutim Kasmidi Bulang, Forkopimda, Kepala OPD, KONI, dan undangan lainnya.

Tema yang diusung dalam peringatan Harkitnas tahun ini adalah “Semangat untuk Bangkit”.

Upacara dimulai dengan pengibaran bendera merah putih serta menyanyikan lagu Indonesia Raya
oleh paduan suara yang dilanjutkan dengan mengheningkan
cipta.

Seluruh peserta nampak tenang selama mengikuti prosesi tersebut. Selain menyanyikan lagu Indonesia Raya.

Dalam amanatnya, Bupati Ardiansyah membacakan sambutan tertulis Pelaksana tugas (Plt) Menteri Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia (Kominfo RI) Moh. Mahfud MD.

Ada beberapa poin penting yang disampaikan Plt Menteri Kominfo RI terutama ajakan untuk memaknai peringatan Harkitnas dalam perjuangan di masa modern. Seratus lima belas tahun lalu, pada tanggal 20 Mei 1908, Boedi Oetomo didirikan sebagai lambang persatuan Indonesia dalam perjuangan kemerdekaan. Gerakan ini menggabungkan berbagai gerakan perjuangan lokal menjadi satu kesatuan yang bertujuan untuk memajukan bangsa Indonesia.

Ditambahkan, tujuan utama Boedi Oetomo adalah memerdekakan cita-cita kemanusiaan, memajukan nusa dan bangsa, serta mewujudkan kehidupan bangsa yang terhormat di mata dunia. Perayaan Harkitnas ke-115 sebagai momen untuk membangun semangat kebangsaan dalam menghadapi tantangan pasca-pandemi.

“Meskipun selama tiga tahun terakhir dunia menghadapi krisis pandemi Covid-19, seluruhnya patut bersyukur karena status darurat kesehatan global telah dicabut oleh WHO pada tanggal 5 Mei 2023. Selama masa sulit ini, lanjutnya, rakyat Indonesia telah menunjukkan kesatuan dan semangat dalam mengatasi pandemi serta memulihkan perekonomian bangsa,” paparnya.

Menurutnya, perayaan Harkitnas juga menjadi kesempatan untuk menghargai kerja sama antara berbagai instansi pemerintah, sektor swasta, akademisi, pers, komunitas, dan semua elemen bangsa dalam menghadapi krisis global seperti kesehatan, perekonomian, dan geopolitik. Diungkapkan olehnya, data dari Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan pertumbuhan ekonomi Indonesia pada tahun 2022 sebesar 5,31%, melebihi pertumbuhan sebelum pandemi.

Triwulan pertama tahun 2023 juga mencatat pertumbuhan sebesar 5,03%, menunjukkan performa yang baik. Capaian ini baginya harus dipertahankan dan ditingkatkan demi kesejahteraan masyarakat serta kemajuan bangsa.

Selain itu, Mahfud MD menyampaikan kebangkitan Indonesia juga tercermin dalam peran aktif di forum internasional. Indonesia berhasil memimpin G-20 pada tahun 2022 dengan tema “Recover Together, Recover Stronger”, dan saat ini menjadi ketua ASEAN dengan tema “ASEAN Matters: Epicentrum of Growth”. Kepemimpinan Indonesia di tingkat dunia dan regional ini, tegasnya, mendukung semangat kebangkitan nasional dan mempercepat pemulihan global pasca-pandemi.

Dalam perjalanan menuju Indonesia Emas 2045, kita dihadapkan pada tantangan dan harapan. Kita harus terus mempertahankan semangat kebangkitan nasional, bekerja keras, cerdas, dan bersama-sama untuk mencapai kemandirian dan kemajuan yang berkelanjutan.

“Semangat ini juga harus kita wariskan kepada generasi penerus kita. Selamat memperingati Hari Kebangkitan Nasional ke-115. Mari terus berjuang, belajar, tumbuh, dan maju dengan semangat untuk bangkit,” tandasnya.

Upacara peringatan Harkitnas ke-115 tahun 2023 ini juga diikuti oleh unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Kutim. (adv).

Copyright © 2026 LatestIDN