Basri Rase Akan Berkunjung ke Korea Selatan untuk Belajar Pengelolaan Sampah

Basri Rase Akan Berkunjung ke Korea Selatan untuk Belajar Pengelolaan Sampah

Bontang. Wali Kota Bontang, Basri Rase, dikabarkan akan melakukan perjalanan dinas ke Korea Selatan pada pekan ketiga September ini. Rencana ini diumumkan oleh Basri Rase setelah ia menyerahkan bantuan kepada tiga korban kebakaran di Kelurahan Berbas Pantai pada Senin (11/9/2023).Meskipun belum memberikan rincian terperinci tentang jadwal perjalanan, Basri Rase mengonfirmasi bahwa persiapan administratif masih dalam proses.

“Iya minggu depan berangkat. Minggu ini masih diurus administrasinya” ungkapnya.

Salah satu tujuan kunjungannya ke Korea Selatan adalah untuk belajar lebih lanjut tentang pengelolaan sampah, dengan niat mengaplikasikannya di Kota Bontang. Selama kunjungannya, Basri Rase direncanakan akan mengunjungi Pulau Jeju, diiringi oleh beberapa pejabat tinggi Kota Bontang, termasuk Ketua PKK dan istri Basri, Hapidah, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Bontang, Heru Triatmojo, dan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Kota Bontang (Bapelitbang), Amiruddin.

Rombongan Pemerintah Kota Bontang dijadwalkan akan bertolak ke Korea Selatan pekan depan dalam rangkaian perjalanan ini. Salah satu tujuan utamanya adalah untuk mempelajari pengolahan sampah yang efektif, serta menerima dana hibah yang dapat mendukung upaya pengelolaan sampah di Kota Bontang.

Wali Kota Basri Rase menjelaskan bahwa kunjungan ini bertujuan untuk mendapatkan wawasan baru tentang pengelolaan sampah, serta memperoleh pengetahuan yang dapat diaplikasikan di Kota Bontang. Meskipun belum ada informasi lebih lanjut mengenai jadwal dan rincian kunjungan, rencana ini menunjukkan komitmen Pemerintah Kota Bontang dalam mengembangkan solusi yang lebih baik dalam pengelolaan sampah.

Najirah Mendorong Langkah Konkret dalam Penurunan Angka Stunting

Najirah Mendorong Langkah Konkret dalam Penurunan Angka Stunting

Bontang. Untuk mencapai target nasional penurunan angka stunting yang semakin mendekat, satgas stunting dengan pengampu kebijakan tingkat kota menggelar pertemuan pada Kamis (7/9/2023), bertempat di BPU Kecamatan Bontang Utara. Pertemuan tersebut dihadiri dan dibuka langsung oleh Wakil Wali Kota Bontang Najirah.

Dalam sambutannya, Najirah mengungkapkan bahwa saat ini masih ada Pekerjaan Rumah (PR) sebesar 12% dalam upaya menurunkan angka stunting di Bontang. Ia menekankan pentingnya berbagai terobosan dan tindakan konkret untuk mencapai target ini. Terobosan-terobosan tersebut termasuk komitmen dan visi dari semua stakeholder terkait, peningkatan komunikasi, perubahan perilaku, pemberdayaan masyarakat, peningkatan ketahanan pangan dan gizi masyarakat, serta pengembangan sistem data informasi aset dan inovasi.

Najirah juga mengingatkan para peserta pertemuan untuk mengambil langkah-langkah konkret dalam memperkuat pilar-pilar yang diperlukan dalam upaya menurunkan angka stunting. Dia menyatakan bahwa kerjasama dengan berbagai pihak, termasuk perusahaan-perusahaan yang telah mendukung percepatan penurunan stunting melalui CSR (Corporate Social Responsibility), sangatlah penting.

“Saya menyampaikan rasa terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung usaha penurunan angka stunting di Bontang. Saya juga mengajak seluruh peserta pertemuan untuk fokus dan memberikan perhatian penuh terhadap upaya penurunan angka stunting yang sangat penting bagi pertumbuhan dan perkembangan anak-anak di Bontang,” pungkasnya.

 

Penutupan Peringatan Hari Nelayan 2023: Apresiasi dan Komitmen DKP3 Bontang untuk Kesejahteraan Nelayan

Penutupan Peringatan Hari Nelayan 2023: Apresiasi dan Komitmen DKP3 Bontang untuk Kesejahteraan Nelayan

Bontang. Perayaan Hari Nelayan 2023 yang telah berlangsung meriah selama tiga hari di Kota Bontang berhasil ditutup dengan sukses pada Rabu (6/9/2023) malam. Acara penutupan tersebut dipimpin oleh Asisten II Bidang Administrasi Pembangunan Sekretariat Daerah Pemerintah Kota Bontang, Lukman, yang mewakili Wali Kota Bontang. Kegiatan tersebut merupakan inisiatif dari Dinas Ketahanan Pangan, Perikanan, dan Pertanian (DKP3) Bontang.

Dalam sambutannya, Kepala DKP3 Bontang, Eddy Forestwanto, mengungkapkan bahwa peringatan Hari Nelayan 2023 ini adalah bentuk apresiasi atas pengorbanan dan jasa para nelayan dalam menjaga ketahanan pangan, terutama pasokan protein. Acara tersebut juga bertujuan untuk meningkatkan semangat dan produktivitas para nelayan di Kota Bontang. Eddy Forestwanto juga mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung kegiatan ini, termasuk Pemerintah Kota Bontang dan para stakeholder.

Lebih lanjut, Lukman, yang mewakili Wali Kota Bontang, menjelaskan bahwa Hari Nelayan Nasional tidak hanya merupakan perayaan semata, tetapi juga momen penting untuk menghargai peran vital yang dimainkan oleh para nelayan dalam memastikan pasokan pangan yang mencukupi dan berkualitas bagi penduduk kota. Para nelayan bekerja keras setiap hari untuk menyediakan hasil laut segar bagi masyarakat, sambil menjaga kelestarian ekosistem laut. Pemerintah Kota Bontang berkomitmen untuk terus mendukung nelayan melalui penyediaan infrastruktur seperti dermaga, peralatan, dan fasilitas lainnya untuk menciptakan lingkungan kerja yang aman dan efisien.

“Pemerintah Kota Bontang berterima kasih kepada seluruh nelayan yang hadir dalam acara tersebut, serta kepada keluarga mereka yang memberikan dukungan. Mereka dianggap sebagai pahlawan tanpa tanda jasa yang berjuang di laut demi kesejahteraan semua warga. Pemerintah Kota Bontang berharap dapat terus bekerja sama dengan nelayan untuk menciptakan masa depan yang lebih baik bagi kota ini,” ucapnya.

Selain sambutan dan ucapan terima kasih, acara penutupan Hari Nelayan 2023 juga melibatkan pemberian hadiah kepada pemenang berbagai perlombaan, termasuk lomba karaoke, lomba mancing, dan lomba ketinting yang telah diadakan oleh DKP3 Bontang dalam rangka memeriahkan perayaan ini. Para pengunjung juga dapat menikmati pertunjukan live music dengan kehadiran bintang tamu, Kiki Bintang Pantura 4, yang menambah semarak acara ini.

Dengan penutupan yang meriah dan penuh apresiasi ini, diharapkan bahwa peringatan Hari Nelayan 2023 telah memberikan dampak positif bagi masyarakat Bontang, khususnya para petani, peternak, dan nelayan, serta telah memperkuat semangat kerja sama antara pemerintah dan masyarakat dalam menjaga ketahanan pangan dan ekosistem laut yang berkelanjutan di kota ini.

 

Basri Rase Membuka Pelatihan Kader Ketahanan Keluarga, Dorong Peran Keluarga dalam Era Digital

Basri Rase Membuka Pelatihan Kader Ketahanan Keluarga, Dorong Peran Keluarga dalam Era Digital

Bontang. Tim Penggerak PKK Kota Bontang pada Rabu (6/9/2023) menggelar acara pelatihan kader ketahanan keluarga yang diikuti oleh Ketua TP PKK Kota Bontang, perwakilan OPD, Pengurus PKK Kota Bontang, Pengurus PKK Kecamatan, dan Kelurahan se-Kota Bontang. Kegiatan yang bertempat di Pendopo Rujab Wali Kota ini dihadiri dan dibuka secara langsung oleh Wali Kota Bontang Basri Rase.

Dalam sambutannya, Basri Rase menyampaikan pentingnya peran keluarga dan orangtua sebagai komponen pendidikan yang pertama dan utama dalam perkembangan potensi anak. Dia mengakui bahwa tantangan di era digital adalah kemajuan teknologi informasi dan komunikasi yang telah memudahkan berbagai aspek kehidupan, termasuk akses anak-anak terhadap internet. Anak-anak sering memiliki pengetahuan teknologi yang lebih tinggi daripada orang tua, sehingga penting untuk memahami peran orang tua dalam mengawasi dan membimbing anak-anak dalam penggunaan internet yang sehat dan aman.

“Membesarkan anak di era milenial memerlukan usaha ekstra karena perkembangan teknologi digital dapat menciptakan kesenjangan antara generasi tua dan muda. Oleh sebab itu bahwa etika dan tata krama dalam pergaulan sosial harus tetap dijaga, terutama di kalangan anak-anak dan generasi muda,” ucapnya.

Selanjutnya, Basri menjelaskan peran penting PKK dalam memberikan masukan terkait kebijakan perlindungan anak, penyuluhan bagi calon pengantin, serta pemberian layanan pembinaan dan penyuluhan terkait pola asuh anak dan remaja. PKK juga berperan dalam mencegah berbagai bentuk tindak kekerasan dan meningkatkan kesadaran orang tua terhadap pendidikan dan kesejahteraan anak.

“Pengurus PKK harus menjadi contoh yang baik dalam mendidik anak dengan benar, tidak hanya dalam hal prestasi akademik, tetapi juga dalam aspek moral dan spiritual. Saya berharap peserta pelatihan dapat menyerap ilmu sebanyak-banyaknya, mempraktikkannya dalam kehidupan sehari-hari, dan berbagi pengetahuan ini dengan masyarakat lainnya,” pungkasnya.

Acara pelatihan kader ketahanan keluarga ini diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih baik tentang peran penting keluarga dalam membentuk generasi muda yang berkualitas dan berintegritas di tengah perkembangan teknologi yang begitu pesat.

 

Lomba Ketinting Meriahkan Hari Nelayan 2023 di Kota Bontang

Lomba Ketinting Meriahkan Hari Nelayan 2023 di Kota Bontang

Bontang. Kawasan pelabuhan di RT 01 Kampung Selambai Kelurahan Loktuan menjadi saksi keseruan lomba ketinting yang diselenggarakan oleh Dinas Ketahanan Pangan, Perikanan, dan Pertanian (DKP3) Kota Bontang pada Rabu (6/9/2023). Lomba ketinting ini menjadi salah satu acara unggulan dalam rangka memeriahkan perayaan Hari Nelayan 2023.

Belasan ketinting berlomba dengan semangat, membelah air dengan kecepatan tinggi dalam upaya menjadi juara. Para joki yang berpartisipasi mengenakan life vest untuk keselamatan mereka dan berusaha dengan gigih untuk mengendalikan ketinting mereka agar bisa melaju stabil dan menaklukkan tiga putaran di atas air. Para penonton yang memadati kawasan pelabuhan sangat antusias, memberikan dukungan meriah kepada ketinting favorit mereka.

Kepala Bidang (Kabid) Perikanan Tangkap dan Budidaya DKP3 Bontang, Fadli, menjelaskan bahwa dalam lomba ketinting ini terdapat dua jenis ketinting yang berpartisipasi, yaitu jenis lunas dan kape-kape, semuanya menggunakan mesin 13 PK. Dari sejumlah ketinting yang ikut berkompetisi, hanya empat yang akan menjadi juara dalam perlombaan ini.

“DKP3 Bontang bekerja sama dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BPBD) Bontang untuk memastikan keamanan peserta selama acara berlangsung. Ia mengucapkan terima kasih kepada BPBD Bontang atas dukungan yang diberikan sehingga lomba ini dapat berjalan dengan lancar,” terangnya.

Kepala DKP3 Bontang, Edy Foreswanto, menjelaskan bahwa lomba ketinting ini tidak hanya menjadi hiburan bagi warga Bontang, tetapi juga menjadi wadah untuk mempererat hubungan sosial antar nelayan yang beroperasi di Kota Bontang. Acara ini juga memberikan kesempatan kepada nelayan untuk merayakan Hari Nelayan 2023 dengan sukacita, sambil saling bertukar informasi mengenai perkembangan usaha perikanan di kota ini.

“Lomba ketinting ini sendiri sebenarnya untuk memeriahkan rangkaian kegiatan yang telah kita lakukan. Di sini para nelayan juga bisa berbagi informasi terkait mesin ketinting dan alat tangkap ramah lingkungan, sehingga mereka bisa menjadi lebih berkembang ke depannya,” ucapnya.

Pada akhir lomba, empat joki berhasil menaklukkan arena balap dan meraih gelar juara. Juara pertama diraih oleh Setto dari tim KOMANDO, juara kedua oleh Amir dari tim MONTANA, juara ketiga oleh Joni, dan juara keempat oleh Wahyu dari tim KILAU SAMUDRA. Para juara akan menerima hadiah berupa uang pembinaan dan tropi yang akan diserahkan pada acara penutupan perayaan Hari Nelayan 2023.

 

 

Hari Nelayan 2023, Lomba Karaoke DKP3 Bontang Meriahkan Acara

Hari Nelayan 2023, Lomba Karaoke DKP3 Bontang Meriahkan Acara

Bontang. Dalam rangka memeriahkan Peringatan Hari Nelayan 2023, Dinas Ketahanan Pangan, Perikanan, dan Pertanian (DKP3) Kota Bontang telah menggelar berbagai macam kegiatan. Salah satu kegiatan yang menjadi sorotan adalah Lomba Karaoke yang digelar selama dua hari berturut-turut di Halaman Parkir Masjid Terapung Darul Irsyad Al Muhajirin, Loktuan.

Puluhan peserta dari kalangan nelayan dan keluarga mereka mempersembahkan penampilan terbaik mereka dengan harapan memukau dewan juri dan meraih nilai tertinggi ketika mereka tampil di atas panggung. Dari sejumlah peserta yang berkompetisi pada hari pertama, hanya sepuluh terbaik yang berhasil melangkah ke babak final yang digelar pada Selasa (5/9/2023) malam.

Kepala Bidang (Kabid) Perikanan Tangkap dan Budidaya DKP3 Bontang, Fadli, menjelaskan bahwa hanya nelayan dan keluarga mereka yang memiliki KTP Bontang serta Kartu Usaha Kelautan dan Perikanan (Kusuka) yang dikeluarkan oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan RI yang berhak mendaftar dalam Lomba Karaoke ini. Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan hiburan kepada seluruh warga Bontang, khususnya nelayan dan individu yang berkecimpung dalam sektor perikanan.

”Diharapkan semangat para nelayan dalam memajukan sektor perikanan di Kota Bontang semakin berkobar melalui Lomba Karaoke ini,” ucapnya.

Kepala DKP3 Bontang, Edy Foreswanto, menambahkan bahwa Lomba Karaoke ini tidak hanya bertujuan untuk memeriahkan Peringatan Hari Nelayan 2023, tetapi juga sebagai ajang untuk mempererat tali silaturahmi antar pengusaha perikanan. Dia berharap bahwa keluarga besar nelayan Bontang dapat merasakan kebahagiaan melalui kegiatan-kegiatan yang diselenggarakan oleh DKP3 Bontang.

“Saya berharap dengan kesuksesan Lomba Karaoke ini, semua peserta dapat merasakan kebahagiaan, kepuasan, dan semangat persaingan yang sehat. Terima kasih kepada semua yang telah berkontribusi dalam penyelenggaran acara ini, dan mari kita bersama-sama terus berusaha untuk menjadikan nelayan di Kota Bontang menjadi nelayan yang tangguh, hebat, dan beradab,” pungkasnya.

Dari sepuluh peserta yang mencapai babak final Lomba Karaoke, enam di antaranya meraih gelar juara. Juara pertama diraih oleh Rasdiansyah, juara kedua oleh Fitri, juara ketiga oleh Kamarudin, juara keempat oleh Ahmad Riyadi, juara kelima oleh Asiz, dan juara keenam oleh Fujianto. Para pemenang akan menerima hadiah berupa uang pembinaan dan tropi sebagai penghargaan atas penampilan terbaik mereka dalam Final Lomba Karaoke DKP3 Bontang yang telah menyemarakkan Peringatan Hari Nelayan 2023.

 

 

Pemkot Bontang Resmi Luncurkan Program BAWIS untuk Penanggulangan Demam Berdarah

Pemkot Bontang Resmi Luncurkan Program BAWIS untuk Penanggulangan Demam Berdarah

Bontang. Program Berwolbachia Serentak (BAWIS) resmi diluncurkan pada Selasa (5/9/2023) pagi di kawasan Bontang Kuala. Acara ini dihadiri oleh sejumlah pejabat, termasuk Wali Kota Bontang Basri Rase, yang juga didampingi oleh Wakil Wali Kota Bontang Najirah.

Peluncuran program BAWIS di kawasan Bontang Kuala juga disaksikan oleh rombongan dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI yang dipimpin oleh Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Maxi Rein Rondonuwu. Turut hadir dalam acara ini pula perwakilan dari Universitas Gadjah Mada (UGM) serta Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Timur Jaya Mualimin.

Program ini merujuk pada Keputusan Menteri Kesehatan Nomor 01.07/menkes/1341/2022 tentang Penyelenggaraan Pilot Project Penanggulangan Dengue Dengan Metode Wolbachia yang menunjuk Kota Bontang sebagai kota pertama di Provinsi Kalimantan Timur dan Pulau Kalimantan yang mendapatkan kesempatan pertama dalam pilot project wolbachia.

Dalam sambutannya, Wali Kota Basri Rase mengungkapkan bahwa pemerintah kota telah mempersiapkan 100 kader yang siap mendukung kesuksesan pilot project nyamuk ber-wolbachia di Kota Bontang. Ia juga mencatat bahwa program ini telah disosialisasikan di berbagai tingkat, mulai dari kota, kecamatan, kelurahan, hingga tingkat RT.

“Program nyamuk ber-wolbachia ini diharapkan dapat berdampak positif dalam upaya pencegahan demam berdarah di Kota Bontang dan menjadi contoh bagi daerah-daerah lain dalam mengatasi masalah serupa,” ucapnya.

Direktur Jenderal P2P Kemenkes RI Maxi Rein Rondonuwu, mengapresiasi respons dan kerja sama yang kuat yang telah ditunjukkan oleh Pemerintah Kota Bontang terkait program pelepasan nyamuk ber-wolbachia. Ia melihat bahwa sejak tahap sosialisasi, seluruh sektor di Kota Bontang telah berperan aktif dalam mendukung program ini, termasuk penggunaan teknologi dalam menentukan titik-titik ember telur nyamuk ber-wolbachia.

“Program pelepasan nyamuk ber-wolbachia di Kota Bontang diharapkan menjadi salah satu langkah penting dalam upaya pencegahan demam berdarah yang lebih efektif dan berkelanjutan,” ungkapnya.

Pada mulai bulan September 2023, Pemerintah Kota Bontang akan merilis penempatan ember telur nyamuk ber-wolbachia sesuai dengan titik grid yang telah ditentukan di enam kelurahan pertama. Ini akan melibatkan Kelurahan Bontang Kuala, Kelurahan Bontang Baru, Kelurahan Api-Api, Kelurahan Gunung Elai, Kelurahan Loktuan, dan Kelurahan Guntung yang terletak di Kecamatan Bontang Utara. Dalam pelaksanaannya, program ini akan melibatkan dua puskesmas, yaitu Puskesmas Bontang Utara 1 dan Puskesmas Bontang Utara 2.

 

DKP3 Memeriahkan Peringatan Hari Nelayan 2023 di Kota Bontang dengan Lomba Mancing

DKP3 Memeriahkan Peringatan Hari Nelayan 2023 di Kota Bontang dengan Lomba Mancing

Bontang. Pada Selasa (5/9/2023) pagi, puluhan kapal pemancing memenuhi area Pelabuhan Selambai Loktuan, diisi oleh para nelayan yang berlomba untuk mendapatkan ikan sebanyak-banyaknya dalam Lomba Mancing yang digelar oleh Dinas Ketahanan Pangan, Perikanan, dan Pertanian (DKP3) Kota Bontang.

Kepala Bidang (Kabid) Perikanan Tangkap dan Budidaya DKP3 Bontang, Fadli, yang ikut mengawasi para peserta lomba, menjelaskan bahwa Lomba Mancing ini merupakan salah satu rangkaian kegiatan yang digelar oleh DKP3 Bontang untuk memeriahkan Peringatan Hari Nelayan 2023. Para peserta dalam lomba ini adalah nelayan atau keluarga mereka yang memiliki KTP Bontang serta Kartu Usaha Kelautan dan Perikanan (Kusuka) yang dikeluarkan oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan RI.

“Ikan yang ditangkap harus menggunakan pancingan hand line dan berjenis ikan-ikan yang dapat ditemukan di sekitar Pelabuhan Selambai Loktuan. Penggunaan peralatan tangkap ikan selain pancingan hand line tidak diperbolehkan, dan peserta yang terbukti berbuat curang akan langsung didiskualifikasi. Para peserta diberikan waktu 3 jam, dimulai dari pukul 09.00 WITA hingga 12.00 WITA, dan akan dipilih 4 peserta dengan tangkapan terberat sebagai pemenang,” terangnya.

Edy Foreswanto, Kepala DKP3 Bontang, menyampaikan bahwa Lomba Mancing ini adalah bentuk apresiasi kepada para nelayan yang telah berjuang untuk menjaga ketahanan pangan, khususnya pasokan protein. Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan untuk memperkuat hubungan dan solidaritas antara DKP3 dengan para nelayan.

“Dengan kegiatan ini DKP3 ingin memberikan pesan penting tentang menjaga kelestarian sumber daya laut dan pentingnya mancing dengan bijak serta peduli terhadap lingkungan laut,” ucapnya.

Lomba Mancing ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi tetapi juga momen yang mempererat persaudaraan antara nelayan di Kota Bontang, sambil tetap menjunjung prinsip menjaga keberlanjutan sumber daya laut.

 

Najirah Membuka Musyawarah Cabang Ke VIII HIPMI Bontang Secara Resmi

Najirah Membuka Musyawarah Cabang Ke VIII HIPMI Bontang Secara Resmi

Bontang. Musyawarah Cabang (Muscab) Ke VIII BPC Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Bontang resmi digelar pada Selasa (5/9/2023) bertempat di Pendopo Rumah Jabatan Wali Kota Bontang. Kegiatan tersebut dihadiri dan dibuka oleh Wakil Wali Kota Bontang Najirah serta dihadiri pula oleh perwakilan DPRD Bontang, Forkopimda, perwakilan dari beberapa bank di Kota Bontang, serta jajaran mantan Ketua Umum dan seluruh pengurus dan anggota BPC HIPMI Bontang Periode 2020-2023.

Dalam sambutannya, Najirah menggarisbawahi peran strategis HIPMI sebagai wadah bagi para pengusaha muda dalam mengembangkan ekosistem bisnis, terutama dalam era yang terus berubah dengan cepat. Ia menyatakan keyakinannya bahwa HIPMI Bontang adalah garda terdepan dalam mendorong inovasi, menciptakan peluang usaha, dan meraih kesuksesan di tengah berbagai tantangan.

“Saya memberikan apresiasi tinggi kepada seluruh pengurus dan anggota HIPMI Bontang serta semua pihak yang telah berperan aktif dalam memajukan HIPMI dan berkontribusi dalam pembangunan ekonomi dan bisnis di Kota Bontang,” ucapnya.

Ditambahkan Najirah, Pemerintah Kota Bontang berkomitmen untuk menciptakan lingkungan yang mendukung investasi, menyederhanakan regulasi, dan memberikan dukungan pelatihan serta pengembangan keterampilan bagi tenaga kerja lokal. Hal ini sebagai bentuk dukungan penuh kepada para pengusaha muda, termasuk anggota HIPMI Bontang, dalam menjalankan usaha dan memperluas jaringan bisnis.

“Saya berharap agar muscab ini dapat menghasilkan pemimpin HIPMI Bontang yang berkualitas dan agenda kerja yang progresif untuk masa mendatang. Saya mendorong semua pihak untuk bekerja keras, berinovasi, dan memanfaatkan peluang-peluang yang ada guna memajukan dunia usaha di Bontang. Semoga Muscab ini menghasilkan hasil yang positif dan memberikan manfaat bagi semua pihak yang terlibat dalam pengembangan ekonomi dan bisnis di Kota Bontang,” pungkasnya.

Wali Kota Bontang Melaunching Program Inovatif DKP3 “PETANI KUAT” pada Peringatan Hari Nelayan 2023

Wali Kota Bontang Melaunching Program Inovatif DKP3 “PETANI KUAT” pada Peringatan Hari Nelayan 2023

Bontang. Pada pembukaan Peringatan Hari Nelayan 2023, Wali Kota Bontang, Basri Rase, meresmikan program inovatif yang dinisiasi oleh Dinas Ketahanan Pangan, Perikanan, dan Pertanian (DKP3) Kota Bontang. Program ini diberi nama Peningkatan Kesejahteraan Petani, Peternak, dan Nelayan melalui Kemitraan Berkelanjutan (PETANI KUAT). Program PETANI KUAT melibatkan kolaborasi erat antara tim agile DKP3 dengan berbagai bidang, serta kerjasama dengan pihak internal dan eksternal Pemerintah Kota Bontang serta stakeholder eksternal lainnya.

Wali Kota Basri Rase menyampaikan harapannya bahwa program inovatif PETANI KUAT ini akan membantu memajukan petani, peternak, dan nelayan yang ada di Kota Bontang. Ia juga mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung dan terlibat dalam program ini, serta berharap sinergi yang telah terjalin dapat terus dipertahankan dan dikembangkan di masa yang akan datang.

“Saya berharap dengan diluncurkannya proyek perubahan inovasi program PETANI KUAT ini bisa menjadi motivasi bagi seluruh masyarakat Kota Bontang, terutama para petani, peternak, dan nelayan. Semoga program ini menjadi momentum untuk mengatasi segala keterbatasan yang menghambat peningkatan ketahanan pangan di Kota Bontang,” ucapnya.

Kepala DKP3 Bontang, Eddy Forestwanto, menjelaskan bahwa program inovasi PETANI KUAT mencakup berbagai aspek yang mendukung pertanian, peternakan, dan perikanan yang berkelanjutan. Program ini memiliki berbagai program unggulan, seperti Program Smart Center Farming (Pola Pertanian Kota atau Urban Farming), Gerakan Budidaya Jagung (Gerdagung), Program SIPAT BEKANTAN (Aksi Cepat Penanggulangan Bencana Pertanian Berkelanjutan), Program Sanggul Ibu (Sapi Unggulan Inseminasi Buatan), Ketapang Mengajar, Pelatihan B2SA (Beragam, Bergizi, Seimbang, dan Aman) Bidang Ketahanan Pangan, Gelar Pangan Murah, dan Program Budidaya Perikanan Air Tawar Sistem Bioflok.

“PETANI KUAT merupakan langkah konkret dalam mendukung pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat Kota Bontang melalui sektor pertanian, peternakan, dan perikanan. Ia berharap program inovatif ini akan memberikan manfaat besar bagi para petani, peternak, dan nelayan, serta berkontribusi positif dalam pengembangan ekonomi daerah,” terangnya.

 

 

Copyright © 2026 LatestIDN