Basri Rase Apresiasi Program Si JanDa MaNIS Buatan Bapenda Bontang Untuk Dorong Kemandirian Fiskal

Basri Rase Apresiasi Program Si JanDa MaNIS Buatan Bapenda Bontang Untuk Dorong Kemandirian Fiskal

Bontang. Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Bontang menggelar Soft Launching Connecting Strategy melalui Sistem Pajak Daerah menggunakan GIS (Si JanDa MaNIS) pada Senin (4/9/2023) di Pendopo Rumah Jabatan Wali Kota Bontang. Acara ini dihadiri oleh sejumlah pejabat, termasuk Wali Kota Bontang Basri Rase.

Kepala Bapenda Bontang Rafidah menjelaskan, Si JanDa MaNIS adalah inovasi yang bertujuan untuk optimalisasi pendapatan asli daerah. Dan untuk menyukseskan program tersebut, Bapenda bekerja sama dengan berbagai instansi, baik di dalam maupun di luar pemerintahan, untuk memperbarui database yang ada di Bapenda dengan menggunakan teknologi berbasis geospasial.

Dalam sambutannya, Wali Kota Bontang Basri Rase, menyoroti pentingnya pendapatan daerah sebagai pendorong utama pembangunan yang mencerminkan prioritas dan kepentingan masyarakat lokal. Ia juga mencatat adanya fenomena ketergantungan terhadap dana transfer di Kota Bontang, meskipun pertumbuhan penduduk dan ekonomi seharusnya diiringi dengan peningkatan pendapatan pajak daerah.

Namun, realitas menunjukkan sebaliknya. Oleh karena itu, Basri Rase menekankan pentingnya semangat untuk mendorong kemandirian fiskal. Ia menyatakan bahwa semangat ini harus menjadi keinginan politik bagi semua pihak, termasuk pemerintah, DPRD, dan masyarakat Kota Bontang.

“Saya memberikan instruksi kepada seluruh pihak, baik individu, lembaga, maupun badan, untuk bekerjasama dengan petugas pajak dan retribusi daerah di lapangan. Hal ini sebagai bagian dari komitmen bersama untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) di Kota Bontang,” ucapnya.

Upaya dalam optimalisasi pendapatan daerah ini diharapkan dapat membantu mewujudkan kemandirian fiskal yang kuat dan berkelanjutan, sehingga Kota Bontang dapat terus berkembang dan memberikan pelayanan yang lebih baik kepada masyarakatnya.

 

Dinkes Kenalkan Inovasi Wolbachia di Bontang untuk Pengendalian DBD

Dinkes Kenalkan Inovasi Wolbachia di Bontang untuk Pengendalian DBD

Bontang. Dinas Kesehatan Bontang telah menggelar konferensi pers di Gedung PSC Bontang pada Jumat (1/9/2023) pagi untuk mensosialisasikan peluncuran Bontang Berwolbachia Serentak (BAWIS) Bontang. Inovasi revolusioner ini bertujuan untuk mengendalikan penyebaran Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kota Bontang.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Bontang, Toetoek Pribadi Ekowati, mengumumkan bahwa peluncuran resmi BAWIS Bontang akan dilakukan oleh Kementerian Kesehatan pada tanggal 5 September 2023 di area parkir Bontang Kuala. Program ini akan diimplementasikan melalui dua tahap di seluruh kelurahan di Bontang, dengan tahap pertama mencakup 6 kelurahan dan tahap kedua melibatkan 9 kelurahan.

Kota Bontang menjadi titik awal proyek pilot inovasi Wolbachia untuk pengendalian DBD di wilayah Kalimantan Timur (Kaltim). Keputusan Menteri Kesehatan menetapkan 5 kota, termasuk Bontang, sebagai lokasi implementasi teknologi Wolbachia. Pemilihan Kota Bontang didasarkan pada tingginya kasus DBD, angka kematian akibat penyakit tersebut, dan komitmen Pemerintah Kota Bontang dalam memerangi DBD.

“Teknologi Wolbachia akan menghambat replikasi virus dengue dalam tubuh nyamuk Aedes aegypti, vektor penularan DBD. Dalam program ini, bakteri Wolbachia akan ditambahkan ke nyamuk Aedes aegypti melalui penambahan bakteri tersebut pada telur nyamuk,” terangnya.

Epidemiolog muda, Adi Permana, memberikan gambaran tentang cara kerja inovasi Wolbachia di Kota Bontang. Telur nyamuk Aedes aegypti diinjeksikan dengan bakteri Wolbachia di laboratorium dan dikirim ke Bontang. Nyamuk yang berkembang biak dari telur tersebut akan memiliki bakteri Wolbachia. Nyamuk betina yang mengandung bakteri Wolbachia akan menghasilkan telur dengan bakteri tersebut.

Sebelum peluncuran, sejumlah tahapan telah dilakukan, termasuk sosialisasi di tingkat kecamatan dan kelurahan, serta pelatihan koordinator lapangan (korlap) dan kader. Setelah peluncuran, program ini akan melibatkan pemetaan lokasi penitipan ember nyamuk Wolbachia dan rilis telur-telur nyamuk dengan bakteri Wolbachia. Proses ini akan memakan waktu sekitar 6 bulan untuk menyebarkan nyamuk dengan bakteri Wolbachia ke seluruh Bontang, dengan harapan bahwa dalam satu tahun populasi nyamuk ini mencapai 80% dari populasi nyamuk Aedes aegypti di kota ini.

“Inovasi Wolbachia telah berhasil diimplementasikan di beberapa daerah, termasuk Jogjakarta dan Kabupaten Bantul. Berkat teknologi ini, kasus DBD dapat ditekan hingga 77%, dan angka pasien yang dirawat dapat turun hingga 86%. Kementerian Kesehatan berkomitmen untuk memperluas implementasi inovasi Wolbachia ke lima kota di Indonesia, termasuk Bontang,” jelasnya.

Diharapkan dukungan dari berbagai pihak, termasuk pemerintah, lintas sektor, perusahaan, media massa, masyarakat, sekolah, kantor, dan tempat ibadah, dapat membantu kesuksesan program ini. Dengan partisipasi aktif dari berbagai sektor, diharapkan BAWIS Bontang dapat mencapai keberhasilan yang lebih besar dalam mengendalikan penyebaran DBD.

Top of Form

 

Pemkot Bontang Raih Penghargaan Merdeka Award 2023 untuk Program Inovatif Pendampingan UMKM

Pemkot Bontang Raih Penghargaan Merdeka Award 2023 untuk Program Inovatif Pendampingan UMKM

Bontang. Pemerintah Kota Bontang meraih penghargaan Merdeka Award tahun 2023. Penghargaan prestisius ini diterima langsung oleh Wali Kota Bontang, Basri Rase, dalam sebuah acara yang berlangsung pada Rabu (30/8/2023).

Acara penghargaan Merdeka Awards ini dihadiri oleh sejumlah pejabat tinggi negara, termasuk Menteri Koperasi dan UKM (MenkopUKM) Teten Masduki serta Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo. Nominator dari berbagai kabupaten/kota juga turut hadir dalam kesempatan tersebut.

Penghargaan Merdeka Awards merupakan salah satu bentuk apresiasi dan pengakuan atas kontribusi positif yang diberikan oleh individu atau lembaga yang telah berhasil berperan dalam kemajuan negeri dan kemanusiaan. Pada tahun 2023, ini adalah kali ketiga penyelenggaraan acara penghargaan tersebut oleh merdeka.com.

Dalam sambutannya, Wali Kota Basri Rase menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas penghargaan yang diberikan kepada Kota Bontang. Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi atas terobosan yang telah dilakukan dalam Program Inovatif Pendampingan UMKM di kota tersebut.

“Tentunya penghargaan ini akan menjadi pemacu semangat kami untuk terus meningkatkan dan mengembangkan sentra UMKM di Kota Bontang. Sekali lagi, terima kasih, dan semoga Bontang dapat menjadi Kota Sentra UMKM,” ujarnya.

Penghargaan Merdeka Award 2023 ini adalah bukti nyata dari komitmen Pemerintah Kota Bontang dalam mendukung dan memajukan sektor UMKM, yang merupakan salah satu pilar penting dalam perekonomian daerah Bontang.

Dinas Kesehatan Kota Bontang Menggelar Bimbingan Teknis Keamanan Pangan Bagi Pelaku Usaha Industri Rumah Tangga Pangan

Dinas Kesehatan Kota Bontang Menggelar Bimbingan Teknis Keamanan Pangan Bagi Pelaku Usaha Industri Rumah Tangga Pangan

Bontang. Dinas Kesehatan Kota Bontang telah sukses menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Keamanan Pangan bagi pelaku usaha Industri Rumah Tangga Pangan (IRTP) di Hotel Bintang Sintuk. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Dinas Kesehatan untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran pelaku usaha terkait keamanan pangan.

Bimtek ini diikuti oleh para pelaku usaha IRTP yang beroperasi di Kota Bontang. Tujuan utama dari kegiatan ini adalah untuk memberikan perlindungan kepada masyarakat dari potensi bahaya makanan yang tidak aman dan tidak memenuhi standar keamanan.

Dalam Bimtek tersebut, pelaku usaha IRTP mendapatkan pemahaman mendalam tentang pengolahan pangan yang baik, bermutu, dan sesuai standar keamanan. Mereka juga diberikan panduan tentang langkah-langkah konkret yang harus diambil untuk memastikan produk-produk pangan yang dihasilkan aman untuk dikonsumsi oleh masyarakat.

Dengan diselenggarakannya Bimtek Keamanan Pangan ini, Dinas Kesehatan Kota Bontang berharap dapat menciptakan lingkungan yang lebih aman dan sehat bagi masyarakat Kota Bontang. Langkah-langkah konkret dalam memastikan keamanan pangan diharapkan dapat mengurangi risiko terhadap kesehatan masyarakat dan meningkatkan kualitas produk pangan lokal.

Pengurus PWI Bontang Resmi Dilantik, Pemkot Berharap Sinergi Terus Terjalin

Pengurus PWI Bontang Resmi Dilantik, Pemkot Berharap Sinergi Terus Terjalin

Bontang. Wali Kota Bontang, yang diwakili oleh Staf Ahli Bidang Pemerintahan dan Hukum Deddy Haryanto, hadir dalam acara pelantikan pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Bontang masa bakti 2023-2026 dan pembukaan Uji Kompetensi Wartawan (UKW) PWI se-Kaltim. Kegiatan ini berlangsung pada malam hari di Pendopo Rumah Jabatan Wali Kota Bontang Jalan Awang Long pada Selasa (29/8/2023) malam.

Acara pelantikan pengurus PWI Kota Bontang diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, Mars Kota Bontang, dan Mars PWI. Selanjutnya, satu persatu pengurus dipanggil ke depan oleh Sekretaris PWI Kaltim, Wiwid Marhaendra, dan pelantikan dipimpin langsung oleh Ketua PWI Kaltim, Endro S. Effendi.

Selepas pelantikan, PWI Kaltim memberikan penghargaan Golden Award SIWO PWI Pusat kepada PT Pupuk Kaltim dan PT Badak NGL atas kontribusinya terhadap kemajuan olahraga di Indonesia, khususnya di Kaltim. Selain itu, PWI Kota Bontang juga memberikan plakat penghargaan kepada tamu undangan yang hadir.

Selanjutnya, dalam rangka memperkuat kerjasama, dilakukan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara PWI Kota Bontang dengan Bankaltimtara Cabang Bontang serta Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Populis Borneo.

Ketua PWI Kota Bontang, Suriadi Said, dalam sambutannya, mengucapkan terima kasih kepada semua tamu undangan atas kehadiran mereka dalam acara tersebut. Ia juga menjelaskan bahwa kegiatan pelantikan pengurus PWI Kota Bontang ini dirangkai dengan pembukaan UKW PWI se-Kaltim, yang akan berlangsung pada Rabu-Kamis (30-31/8/2023).

Dalam kesempatan tersebut, Ketua PWI Kaltim, Endro S. Effendi, mengapresiasi PWI Kota Bontang yang telah aktif menggelar kegiatan untuk meningkatkan kompetensi wartawan di daerah tersebut. Wali Kota Bontang, yang diwakili oleh Deddy Haryanto, juga menyampaikan apresiasi atas upaya dalam peningkatan kompetensi wartawan, yang bertujuan untuk menciptakan wartawan yang profesional dan berintegritas.

“Saya berharap agar PWI Kota Bontang dapat terus berkolaborasi dengan Pemerintah Kota Bontang dalam menyajikan informasi yang akurat, berimbang, dan memiliki dampak positif bagi kemajuan daerah,” ucapnya.

Basri Rase Hadiri Pesta Rakyat Simpedes Periode II/2022 Bank BRI Bontang

Basri Rase Hadiri Pesta Rakyat Simpedes Periode II/2022 Bank BRI Bontang

Bontang. Wali Kota Bontang, Basri Rase, menghadiri Pesta Rakyat Simpedes Periode II/2022 yang diselenggarakan oleh PT Bank Rakyat Indonesia (BRI). Acara ini berlangsung pada Sabtu (26/8/2023) di Pujasera Kopkar PKT dan merupakan sebuah momen penting dalam mengapresiasi dukungan dan kemitraan yang telah terjalin antara BRI dan masyarakat Kota Bontang, terutama para nasabah setia tabungan Simpedes.

Dalam sambutannya, Wali Kota Bontang menyambut dengan gembira penyelenggaraan acara ini oleh BRI Kota Bontang. Ia meyakini bahwa kegiatan ini adalah sebuah wujud apresiasi dan terima kasih dari Bank BRI kepada masyarakat setia Kota Bontang yang telah menjadi nasabah Simpedes.

Selanjutnya, Basri Rase memberikan apresiasi khusus kepada BRI atas peran pentingnya dalam pembangunan ekonomi dan peningkatan kesejahteraan masyarakat di Kota Bontang. Ia mengakui bahwa Bank BRI telah menjadi mitra yang sangat berharga, terutama dalam mendukung pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

Wali Kota Bontang juga menekankan bahwa saat ini pemerintah sedang gencar mempersiapkan Kawasan Ekonomi Khusus (IKN) dan menghadapi perubahan industri di Kota Bontang. Salah satu fokusnya adalah menjadikan Bontang sebagai pusat UMKM dan destinasi wisata di Kalimantan Timur.

“Perkembangan UMKM yang dinamis tidak bisa tercapai tanpa dukungan modal. Bank BRI, sebagai lembaga keuangan yang berpengalaman, telah berperan penting dalam menyediakan solusi permodalan bagi pelaku UMKM di Kota Bontang,” ucapnya.

Basri menyatakan bahwa Pemkot Bontang sangat menghargai peran Bank BRI dalam memberikan dukungan perbankan yang inklusif dan berfokus pada kepentingan rakyat. Bank BRI telah membantu masyarakat dalam mengelola keuangan mereka dengan lebih baik.

“Saya berharap semangat kolaborasi ini akan terus berlanjut, sehingga bersama-sama mereka dapat mencapai tujuan-tujuan ekonomi dan sosial yang lebih baik di masa depan. Dalam suasana kebersamaan ini, mereka berharap dapat memajukan perekonomian dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Kota Bontang,” pungkasnya.

Dinas Kesehatan Kota Bontang Memulai Survei Lokasi Persiapan Peluncuran Program BAWIS

Dinas Kesehatan Kota Bontang Memulai Survei Lokasi Persiapan Peluncuran Program BAWIS

Bontang. Dinas Kesehatan Kota Bontang telah memulai survei lokasi persiapan untuk peluncuran Program Bontang Berwolbachia Serentak (BAWIS), yang akan dilakukan bersama dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait di Kelurahan Bontang Kuala. Survei ini bertujuan untuk memastikan kesiapan dan kesuksesan pelaksanaan program yang dijadwalkan akan diluncurkan dalam waktu dekat.

Program BAWIS telah menjadi fokus utama Dinas Kesehatan Kota Bontang dalam upaya pengendalian penyakit yang disebabkan oleh nyamuk Aedes aegypti, seperti demam berdarah. Wolbachia adalah jenis bakteri yang dapat menginfeksi nyamuk Aedes aegypti dan membantu mengurangi kemampuan nyamuk untuk menyebarkan virus seperti dengue.

Dalam rangka peluncuran program ini, Dinas Kesehatan Kota Bontang bekerja sama dengan berbagai OPD terkait untuk melakukan survei lokasi persiapan di Kelurahan Bontang Kuala. Survei ini mencakup penilaian terhadap titik-titik yang akan digunakan untuk melepaskan nyamuk ber-Wolbachia, serta evaluasi terhadap infrastruktur dan sarana yang diperlukan.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Bontang, Toetoek Pribadi Ekowati, menyatakan bahwa survei ini merupakan tahap awal yang penting dalam persiapan peluncuran program. Dirinya ingin memastikan bahwa semua persiapan teknis dan logistik telah dilakukan dengan baik sehingga program Wolbachia dapat berjalan lancar dan efektif. Selain itu, Toetoek Pribadi Ekowati juga menambahkan bahwa Dinas Kesehatan Kota Bontang telah berkoordinasi dengan pihak terkait, seperti OPD lingkungan dan kebersihan, dalam upaya menjaga kebersihan dan kelancaran pelaksanaan program ini.

“Kami berharap program Wolbachia akan menjadi langkah positif dalam pengendalian penyakit demam berdarah di Kota Bontang,” ucapnya.

Peluncuran Program Wolbachia di Kota Bontang diharapkan dapat memberikan manfaat besar dalam pengendalian nyamuk Aedes aegypti, yang merupakan vektor penyakit demam berdarah. Program ini telah dianggap sebagai salah satu inovasi yang berpotensi mengurangi kasus demam berdarah dan meningkatkan kesehatan masyarakat di Kota Bontang.

Najirah Dorong Peningkatan Mutu Puskesmas Bontang Selatan II Melalui Proses Akreditasi

Najirah Dorong Peningkatan Mutu Puskesmas Bontang Selatan II Melalui Proses Akreditasi

Bontang. Pada Senin (28/8/2023) dilakukan pembukaan Opening Meeting Akreditasi Puskesmas Bontang Selatan II Tahun 2023. Acara pembukaan tersebut dihadiri oleh Wakil Wali Kota Bontang Najirah dan tim Puskesmas Bontang Selatan serta tim survei dari badan akreditasi.

Pelaksanaan akreditasi puskesmas di Kota Bontang memiliki tujuan utama, yaitu untuk mendapatkan pengakuan formal dari badan akreditasi terhadap kompetensi sebuah lembaga atau organisasi dalam melakukan penilaian kesesuaian tertentu. Selain itu, proses akreditasi juga bertujuan untuk mengukur mutu pelayanan yang diberikan oleh pelayanan kesehatan dasar.

Dalam sambutannya, Najirah menyampaikan harapannya agar proses akreditasi ini dapat menjadi langkah penting dalam meningkatkan mutu dan kinerja Puskesmas Bontang Selatan II. Ia berharap bahwa kegiatan ini akan mendorong perbaikan berkelanjutan dalam sistem manajemen mutu, sistem manajemen penyelenggaraan upaya kesehatan masyarakat, dan pelayanan klinis. Selain itu, manajemen resiko juga menjadi fokus penting dalam proses akreditasi ini.

“Saya berharap bahwa hasil dari proses akreditasi ini akan sesuai dengan harapan bersama dan dapat menjadi landasan untuk terus meningkatkan mutu layanan kesehatan di Kota Bontang,” ucapnya.

Proses akreditasi Puskesmas adalah langkah penting dalam memastikan bahwa pelayanan kesehatan dasar yang diberikan kepada masyarakat memiliki standar yang tinggi dan sesuai dengan kebutuhan. Semoga akreditasi ini menjadi langkah awal untuk peningkatan yang berkelanjutan dalam sistem kesehatan di Kota Bontang.

 

Najirah Membuka BIGfest untuk Meningkatkan Pemahaman Masyarakat tentang Data Geospasial

Najirah Membuka BIGfest untuk Meningkatkan Pemahaman Masyarakat tentang Data Geospasial

Bontang. Bontang Innovation Geospasial Festival (BIGFest) yang merupakan salah satu dari 77 event pariwisata yang diselenggarakan untuk meningkatkan kunjungan wisatawan ke Kota Bontang, resmi dibuka oleh Wakil Wali Kota Bontang Najirah. Pembukaan kegiatan tersebut berlangsung pada Senin (28/8/2023) di Pendopo Rujab Wali Kota Bontang.

BIGFest memiliki tujuan untuk memperkenalkan inovasi dan data geospasial kepada masyarakat. Dengan menghadirkan kegiatan ini, diharapkan pengetahuan masyarakat tentang data geospasial dapat ditingkatkan, dan komitmen pemerintah dalam penyelenggaraan data dapat lebih dipahami.

Pelaksanaan BIGFest juga berlangsung seiring dengan berbagai rangkaian kegiatan lainnya, termasuk Rapat Koordinasi Jaringan Informasi Geospasial Daerah, Rapat Kerja Kelitbangan Tingkat Provinsi, serta Rapat Forum Satu Data Indonesia Kota Bontang.

BIGFest dihadiri oleh 300 peserta yang berasal dari berbagai instansi, seperti Bappeda Provinsi Kaltim, Balitbangda Provinsi Kaltim, Bappeda Kabupaten/Kota se-Kaltim, Diskominfo Kabupaten/Kota se-Kaltim, OPD se-Kota Bontang, dan Perguruan Tinggi se-Kaltim.

Dalam sambutannya, Wakil Wali Kota Bontang Najirah mengapresiasi pelaksanaan kegiatan tersebut dan berharap agar seluruh rangkaian acara BIGFest dapat berjalan dengan baik. Ia juga mengajak seluruh stakeholder untuk terus berinovasi dan memperkuat komitmen mereka dalam penyelenggaraan data, khususnya data geospasial.

“Semoga BIGFest menjadi sarana yang efektif dalam meningkatkan pemahaman masyarakat tentang data geospasial dan memberikan dampak positif bagi pengembangan Kota Bontang ke depannya,” pungkasnya.

Basri Rase Buka BBGRM ke-20 dan Peringatan HKG PKK ke-51

Basri Rase Buka BBGRM ke-20 dan Peringatan HKG PKK ke-51

Bontang. Wali Kota Bontang Basri Rase menghadiri dan membuka secara resmi kegiatan Pencanangan Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) ke-20 sekaligus peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-51 pada Minggu (27/8/2023). Acara berlangsung di Rumah Adat Kutai, Kelurahan Guntung. Kegiatan ini dihadiri oleh sejumlah pejabat tinggi lainnya, termasuk Wakil Wali Kota Bontang Najirah, Ketua PKK Bontang Hapidah dan Kepala Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat (DSPM) Kota Bontang Bahtiar Mabe selaku Ketua Panitia dan Forkopimda Kota Bontang.

Dalam sambutan pembukaan, Ketua Panitia BBGRM dan HKG PKK Bontang Bahtiar Mabe, menekankan pentingnya Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat sebagai momentum istimewa untuk meningkatkan semangat kegotong-royongan dalam masyarakat. Bahtiar menjelaskan bahwa BBGRM adalah kesempatan bagi semua warga untuk bersatu dalam semangat gotong royong, bekerja bersama dalam memajukan lingkungan.

“Manfaat dari BBGRM sangat beragam dan signifikan, termasuk peningkatan rasa persatuan dan solidaritas, efisiensi dan produktivitas dalam gotong royong, serta membangun komunitas yang lebih baik. Semangat gotong royong ini membuat kota kita semakin hebat dan beradab,” ucapnya.

Wali Kota Basri Rase juga memberikan ucapan selamat kepada para pemenang lomba BBGRM tingkat Kota Bontang tahun 2023. Ia berharap prestasi yang telah diraih dapat dipertahankan dan ditingkatkan di masa yang akan datang. Basri menambahkan bahwa HKG PKK menjadi ajang penting untuk memperkokoh persatuan dan kesatuan.

“Saya mengajak seluruh peserta yang hadir untuk terus membumikan semangat gotong royong, menjaga kebersamaan, dan mempererat tali silaturahmi dalam membangun Kota Bontang yang lebih baik,” pungkasnya.

Tema HKG tahun ini, “Bergerak Bersama Menuju Keluarga Sejahtera dan Tangguh, Wujudkan Indonesia Tumbuh,” memiliki makna mendalam dalam memperkuat kerja sama dan keterpaduan untuk peningkatan kesejahteraan keluarga dan masyarakat secara menyeluruh.

Copyright © 2026 LatestIDN