Dispora Kaltim Gelar Pekan Raya Pemuda Kaltim Tahun 2023

Dispora Kaltim Gelar Pekan Raya Pemuda Kaltim Tahun 2023

Bontang – Dinas Pemuda dan Olahraga menggelar pekan raya pemuda Kaltim tahun 2023, yang resmi di buka oleh Sekertaris Provinsi Kaltim Sri Wahyuni, pada Kamis (26/10/2023), di Gor Kadri Oening Sempaja Samarinda.

Sekertaris Provinsi Kaltim, Sri Wahyuni mengatakan, event seperti ini diharapkan terus berkelanjutan tiap tahunnya, dengan adanya event seperti ini bisa menjadi wadah berkumpulnya berbagai talenta.

Dia menambahkan, nantinya Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kaltim sebagai penyelenggara dapat berkolaborasi dengan dinas lain. Di antaranya, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kaltim yang setiap tahun mengadakan festival seni pelajar.

“Selama ini dilaksanakan indoor. Nanti bisa kerja sama dengan Dinas Pendidikan dan dilaksanakan outdoor seperti acara pada sore ini,” katanya.

Dalam kaitan menumbuhkan wirausaha, perlu juga digagas kolaborasi dengan Disperindagkop Kaltim dan Bank Indonesia. “Karena BI setiap tahun mengadakan mini university yang melatih UMKM dan start-up muda,” imbuh Sri.

Ketua pelaksana yang juga Kepala Dispora Kaltim Agus Hari Kesuma menjelaskan, Pekan Raya Pemuda Kaltim merupakan kegiatan dalam memeriahkan peringatan Hari Sumpah Pemuda yang diperingati setiap 28 Oktober. Tahun ini mengambil tema, 95 tahun Sumpah Pemuda Bersama Majukan Indonesia. “Event ini diikuti delapan kabupaten/kota serta forum wirausaha universitas di Kaltim,” kata Agus.

Pada kesempatan itu, Sekprov Sri Wahyuni didampingi Kadispora Kaltim Agus Hari Kesuma, Kepala Dinas Pangan Tanaman Pangan dan Hortikultura Kaltim Siti Farisyah Yana, serta Kepala Balitbangda Kaltim Fitriansyah. (adv/ Dispora Kaltim).

Editor : Redaksi

Peringati Sumpah Pemuda, Dispopar Kaltim Gelar Pekan Raya Pemuda Tahun 2023

Peringati Sumpah Pemuda, Dispopar Kaltim Gelar Pekan Raya Pemuda Tahun 2023

Bontang – Dalam rangka memperingati hari sumpah pemuda ke 59, Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kaltim menggelar berbagai kegiatan bertajuk Pekan Raya Pemuda tahun 2023.

Kepala Dispora Kaltim HM Agus Hari Kesuma menjelaskan, ada beberapa kegiatan yang berlangsung diantaranya seminar Usaha Kecil Mikro Menengah (UMKM) dengan melibatkan Mahasiswa dan acara kirab pemuda dengan melibatkan peserta pelajar.

“Kirab Pemuda dilaksanakan selama sehari dengan jarak lima kilometer dan Tahun ini dilaksanakan khusus untuk pelajar di Samarinda, namun Tahun depan akan dilaksanakan se Kaltim,” kata Agus Hari Kesuma pada acara Kirab Pemuda di Kompleks Stadion Kadrie Oening Samarinda, Kamis.

Sekretaris Daerah Provinsi Kaltim Sri Wahyuni melepas peserta kirap pemuda dengan peserta 14 regu dari SMA, SMK dan MA se Samarinda.

“Kami mengapresiasi kegiatan seperti ini, dan berharap bisa dilaksanakan sebagai event tahunan,” ucap Sri Wahyuni.

Melalui Kirab Pemuda, Sekda berharap bisa menumbuhkan semangat kebersamaan, kekompakan serta kecakapan hingga fisik dan mental para pemuda di Kaltim.

“Kirab ini bukan hanya gerak jalannya saja dinilai. Tapi, kekompakan, kerapian hingga kreativitas wajib diperhatikan,” kata Sekda.

Sri Wahyuni mengatakan, Pekan Raya Pemuda merupakan momentum aktualisasi pemuda atau hari rayanya pemuda. Artinya, mereka bisa mengeluarkan, menampilkan semua kreativitas dalam berkompetisi.

“Apalagi tahun depan sebutnya, jutaan pendatang tiba di IKN, tentu pemuda Kaltim harus siap berkontribusi,” pesan Sekda.

Sementara itu, Kabid Pengembangan Pemuda Dispora Kaltim, Rasman Rading menambahkan, selain kirab dan seminar, agenda kegiatan lainnya yang dilaksanakan seperti pameran yang menampilkan stand UMKM se-Kaltim.

“Kemudian ada festival musik setiap malam, cuma malam Jumat tidak bisa karena ada Kaltim Bersolawat. Lalu sorenya ada pameran UMKM dan organisasi pemuda se-Kaltim itu peserta 10 kabupaten/kota, seluruh kampus,” katanya.

Rasman menambahkan, juga akan ada kegiatan olahraga masyarakat seperti senam bersama, dilanjutkan Festival Budaya hingga puncak perayaan HSP pada 28 Oktober dengan melakukan apel pagi yang dipimpin oleh Pj Gubernur Kaltim Akmal Malik, dan penghujung rangkaian pada malam harinya kegiatan festival musik serta beberapa kegiatan lainnya. (Adv/Dispopar Kaltim)

Editor : Redaksi

Kirab Pemuda Kaltim Diikuti 14 Sekolah Tingkat SMA Se Samarinda

Kirab Pemuda Kaltim Diikuti 14 Sekolah Tingkat SMA Se Samarinda

Bontang – Kirab Pemuda Kaltim yang di gelar Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kaltim, diikuti oleh 14 sekolah tingkat SMA dan SMK se Kota Samarinda, pada Kamis (26/10/2023).

Kirab Pemuda yang di gelar dapat menciptakan koneksi yang kuat antara pemuda Kaltim dengan tradisi Sumpah Pemuda yang begitu berarti.

Rute Kirab Pemuda dimulai dengan kemeriahan di Halaman parkir GOR Kadrie Oening Samarinda, kemudian berlanjut dengan perjalanan yang berputar balik tepat di depan Mal Samarinda Square, sebelum akhirnya finis di depan kantor Dispora Kaltim. Acara yang meriah ini merupakan peristiwa pertama yang diadakan pada momen Sumpah Pemuda, menciptakan harapan agar tradisi ini akan berlanjut dan diperkaya dalam tahun-tahun mendatang.

Sri Wahyuni, Sekretaris Provinsi Kaltim, mengungkapkan harapannya, “Semoga Kirab Pemuda ini akan menjadi sebuah even tahunan yang tidak hanya merayakan semangat pemuda tetapi juga menjadi sebuah tradisi yang dijaga dengan baik. Kolaborasi dengan berbagai instansi akan semakin memeriahkan Pekan Raya Pemuda Kaltim.”

Acara Kirab Pemuda juga dihadiri oleh sejumlah pejabat, termasuk Sekprov Kaltim Sri Wahyuni, Kadispora Kaltim Agus Hari Kesuma, Kabid Pengembangan Pemuda Rasman Rading, dan Kabid Pemberdayaan Pemuda Bahri. Mereka turut menyemarakkan acara dengan memberikan dukungan dan semangat kepada peserta.

Kepala Bidang Pengembangan Pemuda Dispora Kaltim, Rasman Rading, yang juga menjabat sebagai Ketua Panitia, menjelaskan harapannya bahwa Kirab Pemuda ini akan menjadi wahana untuk mempererat kesatuan dan persatuan pemuda Kaltim, sehingga mereka semakin solid dalam berkarya. Meskipun target awal adalah mengikutsertakan 28 sekolah, hanya 14 sekolah yang mendaftar untuk berpartisipasi.

Tapi tak masalah, saya apresiasi dan senang melihat semangat mereka,” ujar Rasman.

Namun, semangat dan partisipasi peserta telah menginspirasi banyak orang. Kirab Pemuda ini telah menyediakan hadiah total sebesar Rp 28 juta, dengan setiap peserta di setiap sekolah beranggotakan 22 anggota.

Rasman berharap bahwa Kirab Pemuda akan terus berkembang dan tumbuh dalam skala, dengan kerja sama yang lebih luas dengan berbagai instansi seperti Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud). (ADV/Disporakaltim).

Editor : Redaksi

Anggota DPRD Kaltim Harun Al Rasyid Ajak Masyarakat Sangatta Bangun Ketahanan Keluarga

Anggota DPRD Kaltim Harun Al Rasyid Ajak Masyarakat Sangatta Bangun Ketahanan Keluarga

Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Timur, Harun Al Rasyid, SH kembali menggelar agenda sosialisasi Peraturan Daerah (Perda) Nomor 2 Tahun 2022 tentang Penyelenggaraan Pembangunan Ketahanan Keluarga di Gedung PBU Sangatta Utara, Kutai Timur, Sabtu (07/10/2023).

Sosialisasi tersebut bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang pentingnya pembangunan ketahanan keluarga sebagai salah satu upaya untuk meningkatkan kesejahteraan dan kualitas hidup masyarakat di Kaltim, khususnya Sangatta Utara.

Politisi dari PKS ini menjelaskan, Perda Pembangunan Ketahanan Keluarga merupakan peraturan daerah yang mengatur tentang penyelenggaraan pembangunan ketahanan keluarga di tingkat provinsi, kabupaten/kota, kecamatan, desa/kelurahan, dan keluarga.

“Pembangunan ketahanan keluarga adalah upaya terpadu dan berkelanjutan yang dilakukan oleh pemerintah daerah bersama dengan masyarakat dan keluarga untuk memenuhi kebutuhan dasar keluarga, melindungi hak-hak keluarga, mengembangkan potensi keluarga, dan memberdayakan keluarga dalam menghadapi berbagai tantangan dan perubahan,” ujar Harun Al Rasyid.

Ia menambahkan bahwa pembangunan ketahanan keluarga meliputi lima aspek, yaitu aspek ekonomi, sosial budaya, pendidikan, kesehatan, dan lingkungan. “Setiap aspek ini memiliki indikator-indikator yang harus dipenuhi oleh keluarga agar dapat dikatakan memiliki ketahanan keluarga yang baik,” katanya.

Legislator yang juga seorang hafidz Qur’an ini berharap bahwa sosialisasi ini dapat meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam mendukung pembangunan ketahanan keluarga di Kalimantan Timur.

“Saya mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama membangun ketahanan keluarga sebagai fondasi pembangunan daerah yang berkelanjutan,” tutupnya.

Sebagai informasi, Harun Al Rasyid merupakan salah satu anggota DPRD Kaltim yang aktif dalam berbagai komisi dan badan di DPRD Kaltim, seperti Wakil Ketua Badan Kehormatan, Anggota Badan Anggaran, Anggota Komisi I, dan Anggota Badan Musyawarah. Sosialisasi wawasan kebangsaan ini merupakan salah satu program kerja Harun Al Rasyid sebagai anggota DPRD Kaltim. (*)

Najirah Hadiri Simulasi Pengamanan Kota dalam Rangka Pemilu 2024

Najirah Hadiri Simulasi Pengamanan Kota dalam Rangka Pemilu 2024

Bontang. Polres Bontang telah menggelar simulasi pengamanan kota dalam rangka persiapan untuk Pemilu 2024 pada Jumat (22/9/2023) bertempat di halaman parkir GOR PKT. Kegiatan simulasi dimulai dengan sebuah apel yang dipimpin oleh Wakil Wali Kota Bontang Najirah, dan dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, termasuk Wakil Ketua DPRD Bontang Agus Haris, jajaran Forkopimda, KPU Bontang, Bawaslu Bontang, perwakilan Partai Politik, dan organisasi masyarakat (ormas).

Dalam sambutannya, Najirah mengingatkan bahwa pemilihan umum adalah momen penting di mana rakyat memiliki hak untuk menentukan pemimpin dan wakilnya. Oleh karena itu, Pemerintah Kota Bontang memiliki tanggung jawab untuk memastikan bahwa proses Pemilu berjalan dengan lancar, damai, dan aman bagi seluruh masyarakat.

“Acara ini juga merupakan salah satu langkah persiapan kita dalam menjalankan proses demokrasi, yang merupakan salah satu pilar negara kita,” ucapnya.

Najirah juga menekankan bahwa pengamanan pemilu adalah tugas yang besar dan kompleks, namun dengan kerja sama yang baik, koordinasi yang efektif, dan pelatihan yang cermat, tugas ini dapat dijalankan dengan baik. Keamanan dan ketertiban selalu menjadi prioritas utama.

“Pemerintah Kota Bontang memberikan apresiasi yang tinggi kepada aparat keamanan, TNI, Polri, dan semua instansi terkait yang telah bekerja keras dalam mempersiapkan simulasi pengamanan ini. Simulasi ini diharapkan dapat membantu mengidentifikasi potensi risiko dan memastikan kesiapan untuk menghadapinya,” terangnya.

Selanjutnya, penandatanganan deklarasi damai yang dilaksanakan pada hari itu menjadi bukti nyata bahwa bersatu dalam menjunjung tinggi prinsip-prinsip demokrasi dan perdamaian adalah hal yang sangat penting. Semua pihak memiliki peran dalam menjaga proses pemilihan agar berjalan tanpa gangguan dan ketegangan yang tidak perlu.

Najirah juga mengajak semua pihak untuk menjaga keterbukaan dan transparansi dalam proses ini, yang akan membantu membangun kepercayaan masyarakat dan menghindari spekulasi yang tidak diinginkan. Simulasi ini melibatkan berbagai instansi, termasuk TNI-Polri, Dishub, BPBD, Satpol PP, tenaga kesehatan, dan partai politik, yang bekerja sama untuk memastikan keamanan dan kelancaran Pemilu 2024 di Kota Bontang.

Dinsos PM Lakukan Monitoring dan Evaluasi DTKS di Kota Bontang untuk Pemuktahiran Data Kesejahteraan Sosial

Dinsos PM Lakukan Monitoring dan Evaluasi DTKS di Kota Bontang untuk Pemuktahiran Data Kesejahteraan Sosial

Bontang. Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat (Dinsos PM) Kota Bontang bersama dengan Dinas Sosial Provinsi Kalimantan Timur telah menggelar kegiatan Monitoring dan Evaluasi terkait Pemuktahiran Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) di Kota Bontang. Kegiatan ini dihadiri oleh operator kelurahan dari seluruh wilayah Kota Bontang, serta koordinator Tempat Kumpul dan Santunan Keluarga (TKSK) dan Penyuluh Sosial Masyarakat (PSM) Kota Bontang.

DTKS adalah salah satu program yang bertujuan untuk melakukan pemuktahiran data mengenai kesejahteraan sosial masyarakat. Program ini bertujuan untuk memberikan data yang akurat dan terkini mengenai penerima bantuan sosial, sehingga bantuan yang diberikan oleh pemerintah dapat lebih tepat sasaran dan efektif.

Dalam kegiatan ini, operator kelurahan, TKSK, dan PSM memiliki peran penting dalam proses pemuktahiran data DTKS. Mereka merupakan ujung tombak dalam pengumpulan data dan pemastian bahwa data yang tercatat adalah data yang valid. Oleh karena itu, kegiatan Monitoring dan Evaluasi ini bertujuan untuk memberikan pemahaman yang lebih mendalam kepada para operator dan koordinator TKSK serta PSM.

Pemuktahiran data DTKS ini adalah langkah penting dalam menjaga akurasi dan ketepatan data yang digunakan dalam menentukan penerima bantuan sosial. Dengan data yang tepat, pemerintah dapat memberikan bantuan kepada mereka yang membutuhkan, sehingga kebijakan kesejahteraan sosial dapat berjalan lebih efektif.

Kegiatan ini merupakan wujud kerja sama antara Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat Kota Bontang dengan Dinas Sosial Provinsi Kalimantan Timur dalam upaya meningkatkan kualitas pelayanan sosial dan kesejahteraan masyarakat di Kota Bontang. Diharapkan, hasil dari kegiatan Monitoring dan Evaluasi ini akan berkontribusi dalam meningkatkan kesejahteraan dan pelayanan sosial bagi masyarakat Kota Bontang.

Wali Kota Bontang Buka Bimtek Simlinmas 2023, Dorong Femanfaatan Teknologi untuk Perlindungan Masyarakat

Wali Kota Bontang Buka Bimtek Simlinmas 2023, Dorong Femanfaatan Teknologi untuk Perlindungan Masyarakat

Bontang. Untuk menyikapi tantangan zaman dan memanfaatkan kemajuan teknologi, Pemerintah Kota Bontang mengenalkan aplikasi Sistem Informasi Manajemen Perlindungan Masyarakat (Simlinmas) yang Bimbingan Teknisnya dilakukan pada Rabu (27/9/2023) di Auditorium Taman 3 Dimensi.

Pada kesempatan tersebut, Wali Kota Bontang Basri Rase, mengucapkan terima kasih atas partisipasi, dukungan, dan peran aktif yang telah diberikan oleh anggota Perlindungan Masyarakat (Linmas) kepada masyarakat. Dirinya mengakui bahwa Linmas memiliki peran yang sangat penting dalam menjaga ketertiban dan keamanan masyarakat.

Basri Rase dengan tegas menggarisbawahi peran penting teknologi dalam meningkatkan efisiensi dan efektivitas kerja Linmas. Aplikasi Simlinmas menjadi sarana yang dapat mempermudah pelaporan dan pengelolaan data terkait tugas-tugas Linmas.

“Saya mendorong adopsi teknologi ini sebagai langkah positif menuju masa depan yang lebih terorganisir dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Saya meyakini bahwa dengan dukungan teknologi, Linmas dapat menjalankan tugasnya dengan lebih baik dalam menjaga keamanan dan ketertiban di Kota Bontang,” ucapnya.

Selain Bimtek, pada kesempatan tersebut juga dilakukan peluncuran Proyek Perubahan Percepatan Peningkatan Kompetensi Anggota Satpol PP melalui Kolaborasi Pembinaan. Peserta Bimtek meliputi Kasi Trantibum Kecamatan se-Bontang, Kasi Pemerintahan dan Trantibum Kelurahan se-Bontang, serta anggota Linmas se-Kota Bontang.

Wali Kota Restui Buaya Riska Direlokasi

Wali Kota Restui Buaya Riska Direlokasi

Bontang. Proses relokasi buaya di permukiman Sungai Guntung oleh Badan Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kalimantan Timur terus menghadapi kendala. Bahkan, tim BKSDA yang melakukan relokasi sebelumnya sempat dihalangi oleh oknum yang tidak ingin salah satu buaya, yang diberi nama Riska, ikut direlokasi.

Padahal, opsi relokasi yang menyasar tiga buaya, termasuk Riska, telah disepakati oleh warga setempat, Forum Ketua RT, Ketua Adat, Lembaga Konservasi Kelurahan (LKK), Forum Kelompok Pengendalian Musuh Alam (FKPM), dan tokoh masyarakat lainnya.

Menanggapi permasalahan ini, Wali Kota Bontang, Basri Rase, mengungkapkan bahwa relokasi buaya sebenarnya dilakukan demi menjaga keamanan masyarakat. Oleh karena itu, ia mendukung upaya relokasi buaya.

“Apabila telah terjadi sesuatu terhadap masyarakat kami, maka sebagai pemerintah kami wajib melindungi. Ini demi keamanan masyarakat,” kata Wali Kota Basri Rase.

Wali Kota juga menekankan bahwa jika buaya yang berada di permukiman Sungai Guntung tidak direlokasi, hal tersebut berpotensi meningkatkan risiko serangan buaya terhadap manusia. Buaya dikenal sebagai predator air yang memiliki insting buas dan tajam.

Meskipun demikian, Basri Rase mengklarifikasi bahwa tugas relokasi buaya seharusnya menjadi tanggung jawab BKSDA, bukan pemerintah daerah. Namun, jika BKSDA membutuhkan bantuan dari pemerintah, seperti pengawalan, pihaknya siap untuk membantu.

Proses relokasi buaya yang berjalan alot ini menunjukkan kompleksitas dalam mengatasi interaksi manusia dengan satwa liar di lingkungan pemukiman. Upaya menjaga keseimbangan ekosistem dan melindungi warga setempat merupakan tantangan penting yang harus diatasi oleh berbagai pihak terkait.

Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat Kota Bontang Gencar dalam Pemuktahiran Data Kesejahteraan Sosial

Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat Kota Bontang Gencar dalam Pemuktahiran Data Kesejahteraan Sosial

Bontang. Dalam upaya untuk memastikan program-program kesejahteraan sosial dapat tepat sasaran dan bermanfaat bagi masyarakat, Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat Kota Bontang bekerja sama dengan Dinas Sosial Provinsi Kalimantan Timur telah melaksanakan kegiatan Monitoring dan Evaluasi Pemuktahiran Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) di Kota Bontang.

Kegiatan ini dihadiri oleh Operator Kelurahan se-Kota Bontang, serta Koordinator Tim Kesejahteraan Sosial Keluarga (TKSK) dan Pendamping Sosial Masyarakat (PSM) Kota Bontang. Tujuan dari acara ini adalah untuk memastikan bahwa data yang terkandung dalam DTKS terbaru adalah akurat dan mencerminkan kondisi sosial ekonomi masyarakat setempat.

Selama kegiatan Monitoring dan Evaluasi DTKS, para peserta bekerja sama untuk memeriksa dan memvalidasi data yang telah terkumpul. Mereka juga memberikan masukan dan saran untuk perbaikan data yang lebih akurat dan lengkap.

Dengan hasil pemuktahiran data yang lebih baik, diharapkan program-program kesejahteraan sosial di Kota Bontang dapat lebih efektif dan efisien dalam membantu masyarakat yang membutuhkan. Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat Kota Bontang akan terus berupaya untuk meningkatkan kualitas data dan pelayanan sosial demi kesejahteraan masyarakat.

Kukuhkan Dewan Kesenian, Basri Rase Dorong untuk Melestarikan Seni dan Budaya di Kota Taman

Kukuhkan Dewan Kesenian, Basri Rase Dorong untuk Melestarikan Seni dan Budaya di Kota Taman

Bontang. Dalam sambutannya, Wali Kota Basri Rase menyampaikan ucapan selamat kepada Dewan Kesenian Kota Bontang yang baru diukuhkan pada Selasa (26/9/2023) malam. Ia meyakini bahwa dengan kerja keras, dedikasi, dan semangat tinggi, dewan ini akan menjadi garda terdepan dalam melestarikan, mengembangkan, dan mempromosikan seni dan budaya di Kota Bontang.

Basri juga menekankan pentingnya seni dan budaya sebagai bagian integral dari identitas dan keberagaman masyarakat. Ia mengingatkan hadirnya kebutuhan untuk merencanakan masa depan Kota Bontang setelah masa kejayaan industri migas berakhir. Oleh karena itu, sektor pariwisata dan ekonomi kreatif harus ditingkatkan sebagai bagian dari upaya diversifikasi ekonomi.

“Keberadaan dan peran penting dari Dewan Kesenian Bontang sangat dibutuhkan dalam membantu visi dan misi Pemerintah Kota Bontang,” tegasnya.

Basri mendorong Dewan Kesenian Kota Bontang untuk menggali dan mengeksplorasi sejarah seni dan budaya yang ada di Kota Bontang, yang dapat mendukung sektor pariwisata dan ekonomi kreatif. Ia memberikan contoh keberhasilan sektor pariwisata di daerah lain di Indonesia sebagai inspirasi.

“Saya sangat mendukung, dan saya berharap segenap pengurus Dewan Kesenian Kota Bontang berkoordinasi dan berkolaborasi dengan Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata Kota Bontang dan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Bontang untuk bersama-sama menyusun rencana dan program kerja ke depan. Kita ingin melalui kesenian Bontang menjadi lebih maju, pariwisata berkembang, UMKM meningkat, ekonomi kreatif tumbuh, dan kesejahteraan masyarakat semakin dirasakan. Kami menantikan tindakan dari Dewan Kesenian Kota Bontang,” ujarnya.

Pengukuhan Dewan Kesenian Kota Bontang diharapkan menjadi tonggak awal yang menjanjikan bagi perkembangan seni dan budaya di Kota Bontang. Semangat dan komitmen dari Pemerintah Kota Bontang, para seniman, dan pecinta seni di Bontang diharapkan akan membawa perkembangan positif dalam melestarikan dan mengembangkan kekayaan budaya yang dimiliki oleh Kota Bontang.

Copyright © 2026 LatestIDN