Pelantikan KKP Bontang Dihadiri Bupati Kabupaten Pinrang, Berlangsung Meriah dan Penuh Kekeluargaan,

Pelantikan KKP Bontang Dihadiri Bupati Kabupaten Pinrang, Berlangsung Meriah dan Penuh Kekeluargaan,

BONTANG- Organisasi Badan Pengurus Cabang (BPC) Kerukunan Keluarga Pinrang (KKP) resmi dikukuhkan, Sabtu, (20/11/2021). Pelantikan Pengurus Keluarga masyarakat Pinrang di Kota Bontang tersebut dikukuhkan oleh Ketua BPW Kaltim, H. Ridwan Tassa.

Tampak pula kehadiran Bupati Pinrang, Andi Irwan Hamid melengkapi kebahagiaan paguyuban warga Pinrang di Kota Taman yang digelar di Pendopo Rumah Jabatan Wali Kota Bontang.

Hadir pula Wali Kota Bontang, Basri Rase, Ketua DPRD Bontang, Andi Faizal Sofyan Hasdam, Forkompimda dan Ketua Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) Bontang, Ahmad Hasnem.

Kegiatan yang khidmat sekaligus penuh ciri khas budaya Bugis Pinrang itu menampilkan berbagai tarian dan budaya khas Pinrang seperti Tari Paduppa, Tari Empat Etnis, lagu lagu daerah dan Senam Wanua Pinrang, membawa suasana undangan yang hadir memecah kerinduan serasa ada di bumi La Sinrang.

Kehadiran para tokoh masyarakat Bugis Pinrang seperti H.Biri, H. Abdulkadir Patra, H.Paluseri Mapile, H Arsyad, M.Idris Yasin dan Legislator Keturunan Pinrang Astuti dan Muslimin juga beberapa ketua paguyuban di kota Bontang menjadikan suasana akrab dan penuh kekeluargaan.

Bupati Pinrang, H.Andi Irwan mengapresiasi kebanggaannya bisa hadir di kota Bontang. Begitu pula kenanggaannya kepada KKP Bontang yang bisa ambil bagian dalam pembangunan di Kota Bontang.

Ia berharap Wali Kota Bontang dapat menjadi mitra terbaik warga Pinrang untuk terus berkarya dan berkontribusi bagi kemajuan daerah.

“Saya titipkan warga Pinrang di Kota ini kepada Wali Kota Bontang dan KKP, semoga bisa terus bersinergi dan berkarya,”ujarnya.

Senada dengan Bupati, Ketua BPC KKP Bontang, H.Muslimin mengajak pengurus dan warga Pinrang di Bontang untuk tetap memegang teguh pesan leluhur agar terus sehati dan sepenanggungan.

“Saya memohon kepada semua warga pinrang yg ada di Bontang, kita harus bersatu dan bekerja sama yg baik. Sebagai Ketua KKP Bontang tidak mungkin bisa bekerja sendiri membesarkan organisasi ini tanpa ada dukungan dari seluruh orang pinrang terkhusus yg ada di kota Bontang ini,”ucapnya

“Untuk itu mari menjaga hubungan yang baik sesama organisasi kerukunan. Kita harus selalu mengingat pesan leluhur kita di perantauan yaitu: pada idi pada elo, sipatuo sipatokkong, mali siparappe dan malilu si pakainga,” ungkap Muslimin yang juga Ketua Fraksi Golkar DPRD Bontang ini.

Selanjutnya Ketua BPW KKP Kaltim, H Ridwan Tassa dalam sambutannya lebih menekankan pada tema acara yang memiliki makna mendalam dalam kehidupan sehari hari masyarakat bugis. Yaitu Resopa temmangingngi, namalomo naletei pammase dewata.

“Orang Bugis memang dikenal pantang menyerah dan gigih dalam berusaha. Pepatah inilah yang selalu dipegang kuat oleh mayoritas masyarakat Suku Bugis sebagai pemicu semangat dalam keberhasilan. Dan dijadikan motivasi bagi mereka yang meninggalkan tanah Bugis ke tempat perantauan,”jelasnya

Sementara Wali Kota Bontang, Basri Rase berterima kasih atas peran dan kontribusi masyarakat Pinrang di Kota Bontang sepanjang sejarah kota Bontang.

Peran serta tokoh masyarakat Pinrang telah mengisi di setiap sektor kehidupan masyarakat di Kota Taman. Tidak hanya Pemerintahan melainkan juga berada di stakeholder penting seperti perusahaan dan instansi lainnya.

” Warga Pinrang selalu berperan aktif dalam memajukan kota di berbagai bidang, sehingga sinergi antara warga dan pemerintah selalu terasa rukun dan damai,”ungkapnya.

Dalam kegiatan pelantikan dan pengambilan sumpah ini. Kehadiran Bupati Pinrang menjadi kehormatan tersendiri bagi masyarakat Pinrang di Kota Bontang.

Berbagai agenda telah disiapkan atas kehadiran Bupati Andi Irwan Hamid beserta istri dan rombongan Stakeholder di Kabupaten Pinrang itu.

Seperti jamuan makan malam bersama Wali kota Bontang dan anjangsana melihat kelompok usaha wanita Pinrang di Kota Bontang, pun di sambangi bupati yang murah senyum ini. (*)

Sosialisasi Perda Nomor 7 Tahun 2017, Harun Al Rasyid Ajak Masyarakat Jauhi Narkoba

Sosialisasi Perda Nomor 7 Tahun 2017, Harun Al Rasyid Ajak Masyarakat Jauhi Narkoba

Bontang – Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim), Harun Al Rasyid ajak masyarakat khususnya generasi muda untuk jauhi narkoba.

Hal itu diungkapkan saat Sosialisasi Perda Nomor 7 Tahun 2017 tentang Fasilitas Penyalahgunaan Narkoba, di Paud ceria, Jalan Pontianak 4 no 81 Gunung Telihan , Bontang, Sabtu (13/11/2021).

Legislator dari Komisi III ini mengungkapkan, narkoba memiliki pengaruh buruk terhadap kehidupan dan bahkan bisa merusak fungsi otak.

“Narkoba pengaruhnya besar. Kita perlu menjaga diri dan menjauhinya. Tentu kita juga perlu berperan aktif agar bisa sama-sama memerangi narkoba,” ujarnya.

Sebagai informasi, Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kaltim Brigjen Pol Wisnu Andayana mengatakan, Kaltim termasuk peringat 2 dari kasus pengguna narkotika di 18 Provinsi, kalau untuk pengguna obat jenis tertentu ada diposisi 33 dari 34 Provinsi.

Dia menambahkan, dengan adanya Perda tersebut, adalah bentuk dari upaya melindungi masyarakat dan menjaga haknya agar terhindar dari narkoba.

“Sangat berbahaya, terlebih di Kaltim termasuk daerah yang amat rawan terhadap narkoba. Maka, kami mengajak bapak dan ibu semua agar sama-sama mengajak masyarakat luas, agar menjauhi narkoba,” tuturnya.

Lebih lanjut dijelaskan, legislator yang juga seorang Hafidz ini menjelaskan, ruang lingkup pengaturan dalam Perda ini meliputi antisipasi dini, pencegahan, penanganan, rehabilitasi, pasca rehabilitasi, pendanaan, kemitraan dan jejaring, sistem informasi, partisipasi masyarakat, pelaporan, monitoring dan evaluasi, serta pembinaan dan pengawasan.

“Perda ini menjelaskan sasaran pencegahan melalui berbagai komponen, seperti keluarga, lingkungan masyarakat, satuan pendidikan hingga media massa,” terangnya.

“Mudah saja menghancurkan negeri melalui narkoba. Maka dengan Perda ini, diharapkan dapat mendorong agar tidak meluasnya Narkoba,” harapnya.

Sementara itu, pemateri di agenda Sosialisasi perda tersebut, dr Salyanti Puji Negeri menuturkan, dari sisi kesehatan, Narkoba harus dijauhi karena mampu merusak organ tubuh.

“Kepala, otak, kulit tampak keliatan tua, merusak gigi, hingga penampilan bisa rusak. Efeknya luar biasa,” ungkapnya.

Dr Salyanti berharap, tidak ada lagi penyalahgunaan narkoba, karena dari segi medis, itu juga diperlukan seperti psikotropika.

“Tapi itu digunakan untuk orang sakit, bukan untuk orang sehat. Semoga kita dan keluarga kita terhindar dari narkoba,” pungkasnya. (*)

Tingkat Bahaya Industri Migas Tinggi, Oil Tanking Sangatta Pastikan Kompetensi Staffnya Teruji

Tingkat Bahaya Industri Migas Tinggi, Oil Tanking Sangatta Pastikan Kompetensi Staffnya Teruji

Dokumentsi Kegiatan Pelatihan dan Uji Kompetensi Oil Tanking Sangatta-Transafe indonesia - LSP Transafe
Dokumentasi Kegiatan Pelatihan dan Uji Kompetensi Oil Tanking Sangatta

(Exclusive Latest Bontang)

Industri Migas adalah industri yang sangat concern kepada penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di lokasi kerja. Kepala SKK Migas Dwi Soetjipto sendiri dalam salah satu acara dengan DPR tahun 2020 mengatakan bahwa, keselamatan kerja proyek menjadi salah satu prioritas utama dalam kegiatan produksi di hulu migas.

Karena pentingnya K3 tersebut, PT. Oil Tangking cabang Sangatta (Oil Tanking Sangatta) bekerjasama dengan Transafe Indonesia melakukan pelatihan dan uji kompetensi untuk staffnya. Uji kompetensi dilaksanakan untuk  20 personil dengan berbagai skema. Skema yang dilatih dan ujikan adalah Fireman Level 1, Fireman Level 2, Petugas P3K dan Petugas Penguji Gas Berbahaya (Authorized gas tester) bekerjasama dengan LSP Transafe.

Rangkaian kegiatan pelatihan dan asesmen uji kompetensi dimulai sejak 25 oktober hingga 30 oktober 2021 di lokasi perusahaan di Sangatta. Sesi acara tatap muka dilakukan dengan protocol COVID yang ketat.

Berita Terkait:

Transafe mengirimkan dua regu dalam kegiatan ini dan bekerjasama dengan dinas pemadam kebakaran setempat dalam pelaksanaan praktek pemadaman kebakaran. Regu pertama bertolak dari Jakarta lewat Samarinda, sedangkan regu kedua lewat Bontang.

Pada sesi praktek pemadam kebakaran tingkat 1, ada dua teknik pemadaman yang ditingkatkan pemahamannya kepada para peserta. Yang pertama, teknik memadamkan api menggunakan fire blanket atau karung basah. Yang kedua, Teknik menggunakan Alat Pemadam Api Ringan (APAR). Teknik memadamkan api dengan APAR menggunakan akronim TASS.

Pada sesi praktek pemadam kebakaran tingkat 2, teknik penggunaan semprotan selang hidran difokuskan dengan teknik kalajengking. Sebuah teknik dimana regu pemadam kebakaran menggunakan teknik membagi kekuatan menjadi tiga. Regu pertama dan ketiga menyebar dan mengapit titik kebakaran sementara tim kedua tetap menyerang dengan langsung dari tengah. Pada saat kekuatan semprotan dari ketiga regu mengapit api, pada saat itulah api padam tanpa memberi kesempatan kepada api untuk menyebar lebih jauh.

Berita Terkait:

Instruktur pada event kali ini adalah Ibu Ria, Bapak Bernard, Bapak Imam sedangkan Lead asesornya adalah Bapak Hardi.

Dokumentsi Kegiatan Pelatihan dan Uji Kompetensi Oil Tanking Sangatta-Transafe indonesia - LSP Transafe
Dokumentasi Kegiatan Pelatihan dan Uji Kompetensi Oil Tanking Sangatta

Transafe Indonesia telah melaksanakan pelatihan dan uji kompetensi di berbagai daerah di Indonesia. Setelah mulai meredanya pandemi, Transafe telah melaksanakan berbagai pelatihan tatap muka dengan protokol kesehatan COVID yang ketat.

Oiltanking adalah bagian dari Marquard & Bahls Group yang berkantor pusat di Hamburg Jerman serta merupakan salah satu perusahaan dunia yang terdepan untuk terminal independen bagi perusahaan-perusahaan minyak, kimia dan gas.

Oiltanking telah berinvestasi di Indonesia sejak tahun 2006/2007 dengan dibentuknya PT. Oiltanking Merak. Selain Oiltanking Karimun, Oiltanking juga dipercaya untuk menjadi partner PT. Petro Storindo Energi di Sangatta, Kalimantan Timur yang melakukan design, pengoperasian dan pemeliharaan terminal BBM sebesar 75 ribu KL dengan pipeline bawah laut sepanjang kurang lebih 3 km. (*)

Sempat Terjadi Penolakan, 251 Titik di Bontang Kini Bisa Nikmati Wifi Gratis

Sempat Terjadi Penolakan, 251 Titik di Bontang Kini Bisa Nikmati Wifi Gratis

BONTANG – Sebanyak 251 titik di kota Bontang kini bisa menikmati wifi secara gratis alias bebas kuota yang tersebar di 15 kelurahan.

Rinciannya, 200 lokasi terdapat di fasilitas kesehatan, pendidikan, keagamaan dan keamanan dengan kapasitas 50 Mbps. Ada 27 lokasi untuk sektor pelayanan publik dengan kapasitas 20 Mbps, 16 lokasi di pusat keramaian, dan 8 lokasi di wilayah pesisir Bontang dengan kapasitas 7 Mbps.

Hal itu diungkapkan Kepala Bidang Penyelenggaraan E-Government Diskominfo Bontang, Taufiqurrakhman saat jumpa pers yang dilaksanakan di gedung Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata kota Bontang, Jalan Jendral Sudirman, Kelurahan, Tj Laut, Bontang Selatan, Minggu (24/10/2021).

Taufiqurrakhman menuturkan, internet menjadi salah satu mendasar bagaimana kota menjadi kota cerdas.

“Dewasa ini, digitalisasi sangat masif dan sangat mustahil kalau infrastruktur digital tidak mendukung hal itu. Maka, ini menjadi salah satu program prioritas kita dan bagian dari Smart City,” ujarnya.

Dia menambahkan, sebelum program tersebut diluncurkan, sempat ada penolakan dari masyarakat.

“Mereka menolak dengan alasan, kalau tempat tersebut (akan) ramai anak-anak main game,” tuturnya.

Kendati begitu, Taufiqurrakhman menjelaskan, tidak perlu khawatir terkait fasilitas tersebut nantinya digunakan untuk bermain game online. Pasalnya, game online menjadi salah satu yang diblokir.

“Selain game online, kita juga blokir situs judi online, dan situs dewasa,” ungkapnya.

Mengapa sosial media tidak diblokir, lanjutnya, hal itu dikarenakan banyak masyarakat yang memanfaatkan sosial media untuk berjualan.

“Kita mendukung kegiatan ekonomi. Mudah-mudahan apa yang diberikan ini dimanfaatkan secara positif,” ucapnya.

Sebagai informasi, pemasangan 251 titik di berbagai area tersebut merupakan tahap pertama dari target 816 titik. Pada November hingga Desember mendatang, akan kembali dilakukan survei untuk menentukan titik mana saja yang potensial.

“Gambaran saya, 600-700 titik sudah masuk kondisi ideal karena Bontang cukup kecil. Penduduk juga belum terlalu banyak,” imbuhnya. (*)

Momentum HUT MOCB ke-5, Digelar dengan Kegiatan Bersih-Bersih Lingkungan

Momentum HUT MOCB ke-5, Digelar dengan Kegiatan Bersih-Bersih Lingkungan

BONTANG – Ada yang berbeda pada Momentum Hari Ulang Tahun Metic Owner Community Bontang (MOCB) yang ke-5. Dimana, pada momentum tersebut, diperingati dengan digelarnya aksi bersih-bersih lingkungan di Pantai Citra Lestari.

Ketua Metic Owner Community Bontang (MOCB) Robby Kuniawan menuturkan, kegiatan bikers peduli lingkungan ini juga sekaligus memperingati HUT kota bontang ke-22 tahun.

“Tujuannya, agar menjaga wilayah ini tetap bersih sehingga para pengunjung merasa nyaman ketika berada bersantai disini,” ujarnya, Minggu (17/10/2021).

Selain itu, dia mengungkapkan, pihaknya ingin merubah pandangan masyarakat bahwa sejauh ini bikers itu bisanya hanya balapan dan ugal-ugalan di jalan, tetapi kenyataannya bikers tidak seperti itu dengan kegiatan ini peduli lingkungan hari ini kami ingin tunjukan kepada masyarakat.

“Kita ingin masyarakat tidak berfikir negatif tentang bikers. Kami berharap, setelah kegiatan bersih-bersih ini, bisa menyadarkan para pengunjung untuk tidak membuang sampah sembarangan, sehingga wilayah ini tetap bersih,” harapnya.

Sementara itu, Ketua DPRD Bontang, Andi Faizal Sofyan Hasdam yang turut hadir pada kegiatan tersebut mengapresiasi langkah yang diambil, yakni dengan tema peduli akan lingkungan.

“Kami apresiasi apa yang laksanakan teman – teman Metic Owner Comunity Bontang (MOCB) melakukan aksi sosial yaitu bersih – bersih pantai citra lestari, sebab pantai citra lestari ini adalah salah satu pantai yang muncul ditengah pandemi untuk meningkatkan wisata dan tempat hiburan bagi masyarakat,”

“Kita harap bukan hanya MOCB yang peduli terhadap lingkungan, tetapi semakin banyak tumbuh kesadaran masyarakat akan kebersihan lingkungan mengingat potensi banjir sangat tinggi sehingga bukan hanya peran serta pemerintah, perusahaan dan lainnya saja. Tetapi organisasi-organisasi lain juga atau perkumpulan motor lainnya menimalisir dampak banjir di Kota Bontang,” tuturnya.

Kata bang Faiz — begitu sapaan akrabnya, bersih-bersih lingkungan diwilayah pantai citra lestari ini sudah banyak organisasi yang melaksanakannya, namun, kalau dilihat sampah yang ada disini seakan tidak ada habisnya.

“Kalau dilihat ada perilaku yang salah juga dari warga sekitar, maka dari itu penting kerja sama seluruh pihak untuk menumbuhkan kesadaran untuk tidak membuang sampah sembarangan,”

“Kawasan wisata citra lestari tidak masuk dalam daftar potensi wisata dipemerintah dan hanya dikelola pemuda disekitar pantai dengan menarik retribusi kepada setiap warga yang berkunjung kesini. Seharusnya pengelola sudah menyiapkan tempat pembuangan sampah disini agar memberi kemudahan bagi para pengunjung untuk membuang sampah dan memberi kenyamanan kepada para pengunjung,” tandasnya.

Untuk diketahui, ada sekitar 53 orang yang berpartisipasi dalam kegiatan bikers peduli lingkungan yang diikuti oleh 3 Organisasi bikers di Kota Bontang yaitu, Metic Owner Community Bontang (MOCB), Yamaha Vixion Club Indonesia Chapter Bontang (YVCI -FB) dan Bontang Sniper Team (BST). (*)

Gelar Rakorda, Nasdem Bontang Targetkan 5 Kursi di Pileg 2024

Gelar Rakorda, Nasdem Bontang Targetkan 5 Kursi di Pileg 2024

Bontang – DPD Partai Nasiona Demokrasi (Nasdem) Kota Bontang menggelar Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) di Hotel Equator, Minggu (17/10/2021). 

Rakorda yang melihatkan seluruh Dewan Pimpinan Cabang (DPC) tersebut secara resmi dibuka oleh Dewan Pimpinan Wilayah (DPW), Irsan Noor. 

Ketua DPC Partai Nasdem Kota Bontang, Joni Muslim mengungkapkan, pada Rakorda tersebut, membahas banyak poin penting, termasuk strategi pada Pileg 2024. 

Dikatakan Joni, pada Pileg mendatang, Nasdem kota Bontang menargetkan 5 kursi. 

“Itu adalah target utama. Insya Allah kita akan menargetkan 5 kursi,” ujarnya. 

Joni menambahkan, untuk kriteria kader, harus memiliki integritas dan juga mobilitas yang tinggi. 

“Yang jelas kader harus bekerja keras dan tidak tidak main-main untuk capai target ini. Kami akan upayakan dengan maksimal. Menang atau tidaknya yang kami prioritaskan adalah target tersebut,” tuturnya. 

Untuk penjaringan sendiri, lanjutnya, saat ini telah tampung di daerah Barat. Pun ia yakin juga bisa memenangkan suara penuh di wilayah tersebut. 

“Agenda penjaringan ini akan terus berlangsung hingga semua kuota pengurus sudah terpenuhi,” tandasnya. (*)

Sosialisasikan Perda Penyandang Disabilitas, Harun Al Rasyid: Tetap Berkarya, Jangan Menyerah

Sosialisasikan Perda Penyandang Disabilitas, Harun Al Rasyid: Tetap Berkarya, Jangan Menyerah

BONTANG – Perlindungan dan pemenuhan hak bagi penyandang disabilitas di Kaltim menjadi perhatian, hanya saja tak semua memahami benar permasalahan ini.

Anggota DPRD Kaltim dapil Bontang,Kutim dan Berau dari fraksi PKS H Harun Al Rasyid mengungkapkan, perhatian khusus terkait penyandang disabilitas telah memiliki payung hukum, yakni Perda nomor 1 Tahun 2018 tentang Perlindungan dan Pemenuhan Hak Penyandang Disabilitas.

Hal itu diungkapkan, saat legislator yang juga merupakan Hafidz ini saat melakukan Sosialisasi terkait perda tersebut di Bontang, Sabtu (26/09/2021).

Dia mengungkapkan, dengan Perda tersebut, penyandang disabilitas tidak perlu ragu untuk terus berkarya. Karena dimata hukum, semua sama.

“Tetap berkarya, jangan menyerah. Kekurangan yang ada pada diri kita tidak boleh menjadi alasan kemudian tidak berkreasi, Undang-undang memberi kesempatan mereka (penyandang disabilitas) untuk menunjukkan kreasinya kepada bangsa. Mereka juga wajib diperhatikan,” ujarnya.

Lebih jauh, ia berharap perda ini mendapatkan apresiasi pemerintah setempat. Agar Pemkot Bontang dan DPRD Bontang dapat membuat perda turunan. Dengan membuat perda baru yang bersinergi dengan payung hukum ini.

“Harapan saya agar para penyandang disabilitas mengetahui bahwa hak haknya dalam hal pendidikan dan pekerjaan dilindungi oleh peraturan. Kemudian yang kedua saya meminta para pihak yang terkait, yaitu pelaksana pendidikan dan perusahaan pemberi pekerjaan mengakomodir hak hak penyandang disabilitas. Seperti yang sudah saya katakan diatas atas tadi jadi mari kita rangkul mereka para penyandang disabilitas,” imbuhnya.

Untuk diketahui, sosialisasi yang digelar di Hotel Akbar tersebut, telah mematuhi ketentuan protokol kesehatan. (*)

50-an Insan Pers Bontang Siap Ikuti Turnamen Bulutangkis dan Domino

50-an Insan Pers Bontang Siap Ikuti Turnamen Bulutangkis dan Domino

BONTANG – Pekan Olahraga Insan Pers (POIS) Bontang, Kalimantan Timur tinggal menghitung hari. Sebanyak 50-an pekerja media siap meramaikan even perdana ini. Mereka berasal dari media cetak, televisi, hingga media daring. Mulai pimpinan media, wartawan, hingga staf ikut memeriahkan.

Kegiatan yang berlangsung mulai Jumat (24/9) sampai Selasa (28/9) ini hasil kerja bareng lintas organisasi. Mulai dari Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Bontang, Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Bontang, Lintas Media Borneo, dan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Bontang.

“Tujuannya silaturahmi. Mungkin ada yang belum kenal satu sama lain, makanya ajang ini bisa wadah berkenalan, sekalian buat olahraga,” kata Kusnadi Said, Ketua Panitia dalam rilisnya, Rabu (22/9) petang.

Kata Kusnadi, bulutangkis dan domino dipilih sebagai lomba yang dipertandingkan. Dibagi putra dan putri. Tidak ada biaya pendaftaran alias gratis. Sementara untuk hadiah totalnya jutaan rupiah. Semua hadiah dari para sponsor.

“Persiapannya sudah 90 persen. Doakan berjalan lancar sampai acara selesai. Kami pun menerapkan protokol kesehatan selama pertandingan berlangsung,” ujarnya.

Ia berharap Pandemi Covid-19 ini segera berakhir. Agar kegiatan serupa baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang dapat dilakukan maksimal dan lebih meriah lagi.

“Terima kasih atas partisipasi teman-teman untuk ikut turnamen in. Terima kasih juga buat sponsor. Semoga ke depan kegiatan ini bisa lebih meriah dan lebih baik lagi,” harapnya. **

Tiga Peserta Didik SMA YPK Terpilih Sebagai Tim Paskibraka Kota Bontang Tahun 2021

Tiga Peserta Didik SMA YPK Terpilih Sebagai Tim Paskibraka Kota Bontang Tahun 2021

BONTANG – Upacara peringatan HUT proklamasi Republik Indonesia ke-76 tahun 2021 kota Bontang, dilaksanakan di Stadion Bessai Berinta dengan protokol kesehatan yang ketat.

Pada tim paskibraka, tiga peserta didik dari SMA Yayasan Pupuk Kaltim (YPK) terpilih untuk bertugas pada upacara tersebut.

Tiga peserta didik tersebut yakni Salma Luqyana Salsabila kelas XII IPA 5, Anisah Agustina kelas XII IPS 2, dan Daffa Mangkauna kelas XII IPA 5.

Kepala Sekolah SMA YPK, Drs. H. Rakim, M.Pd memberikan apresiasi yang tinggi kepada ketiga peserta didik tersebut, karena sudah membawa nama baik sekolah.

“Apresiasi yang besar untuk anak didik kami, yang telah mengharumkan nama sekolah di level kota Bontang. Semangat terus dan raih prestasi yang tinggi” ujarnya.

Drs. Rakim, M.Pd juga mengungkapkan rasa terima kasih kepada pihak-pihak yang ikut andil dalam kelulusan siswa SMA YPK.

“Terima kasih kami haturkan kepada guru-guru yang telah berjuang dengan keras untuk mensupport para peserta didik khususnya yang terpilih di tim paskibraka. Juga kepada PT Pupuk Kaltim yang telah mensuport layanan pendidikan di YPK dan kepada seluruh stake halder YPK yang telah mempercayakan pendidikan putra-putrinya di YPK,” pungkasnya. (*)

Sosialisasi Perda Bantuan Hukum, Harun Al Rasyid Harap Dapat Menjamin Keadilan

Sosialisasi Perda Bantuan Hukum, Harun Al Rasyid Harap Dapat Menjamin Keadilan

Peraturan Daerah (Perda) Provinsi Kaltim nomor 5 Tahun 2019 terkait Penyelenggaraan Bantuan Hukum (LBH) memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk dapat melakukan konsultasi hukum, bahkan mendapatkan pendampingan hukum secara gratis.

Hal itu diungkapkan Harun Al Rasyid saat melalukan Sosialisasi Perda no 5 Tahun 2019, di Hotel Grand Victoria, Jl Letjend S.Parman No 11, Sidodadi, Sabtu (14/7/2021).

Politisi dari partai PKS ini mengatakan, masyarakat yang ingin mendapatkan bantuan hukum, wajib mengajukan permohonan bantuan hukum secara tertulis atau secara lisan dengan menyertakan data adminstrasi.

Kendati begitu, masih banyak masyarakat yang belum memahami prosedur hukum.

“Banyak masyarakat yang belum memahami dan memakai prosedur hukum, padahal negara ini kan menjamin, hak setiap warga negara. Setiap orang sama, tapi dalam penerapan berbeda, sehingga perlu pendampingan,” ujarnya.

Legislator yang juga dikenal sebagai Al Hafidz ini mengungkapkan, masyarakat yang memerlukan bantuan hukum, bisa menyampaikan permohonan kepada lembaga hukum yang ada, yang telah bekerjasama dengan pemerintah

“Sampaikan kesana, nanti mereka yang mengarahkan,” ucapnya.

Dia berharap, sosialisasi pertama ini bisa bermanfaat untuk masyarakat. Dan juga, masyarakat yang ingin mendapatkan bantuan hukum, tidak perlu khawatir.

“Semoga perda itu bermanfaat buat masyarakat dan dapat menjamin keadilan. Cuma kita sayangkan, perda ini belum di backup aturan pendukung. Kita berharap pemerintah provinsi segera dibuatkan Pergubnya,” pungkasnya. (*)

Copyright © 2026 LatestIDN