Resmi Dibuka, Kemeriahan HUT RI Ke 78 Kelurahan Loktuan Digelar Selama 12 Hari

Resmi Dibuka, Kemeriahan HUT RI Ke 78 Kelurahan Loktuan Digelar Selama 12 Hari

LATESTBONTANG – Kelurahan Loktuan Kecamatan Bontang Utara menggelar perayaan Hari Ulang Tahun Republik. Indonesia (HUT) RI Ke 78. Perayaan dibuka secara resmi pada Rabu, (16/08/2023) oleh Wali kota Bontang yang diwakili oleh Staf Ahli bidang Hukum dan Pemerintahan Dedi Ariyanto.

Pagelaran bertajuk Semarak Kemerdekaan RI Ke 78 Kelurahan Loktuan Kecamatan Bontang Utara dihelat selama 12 hari berturut turut sejak tanggal 16 – 27 Agustus 2023 di halaman kantor kelurahan Loktuan.

Sebanyak Delapan lomba yang mengoptimalkan unsur lomba anak-anak dan orang dewasa akan mewarnai setiap hari perhelatan agustusan yang dipusatkan halaman kelurahan loktuan.

Delapan lomba tersebut adalah Karnaval, Sepeda hias, Domino, Karaoke, Mewarnai, Bertutur, Qasidah dan Kebersihan lingkungan RT.

Ketua panitia Muhammad Kusnadi mengatakan tujuan perayaan HUT RI ke 78 tahun ini untuk menumbuhkan semangat kemerdekaan sebagai bagian dari rasa peduli dengan tetap menjaga kebersamaan. Memajukan UMKM serta pengembangan seni, budaya dan pariwisata di kelurahan loktuan tak luput dari konsen panitia memasukan tujuan digelarnya event tahunan.

“Kami juga masukan kampanye anti narkoba, kampanye pencegahan dan peningkatan kesadaran masyarakat untuk taat kebersihan melalui lomba yang siapkan berupa lomba kebersihan lingkungan RT, ” ujarnya.

Ketua LPM Loktuan ini juga menyampaikan ucapan terima kasih atas dukungan semua pihak yang telah membantu terselenggaranya kegiatan yang mendapat animo besar dari masyarakat loktuan bahkan se Kota Bontang itu.

“Terima kasih kami tak terhingga kami sampaikan kepada semua pihak yang turut membantu terselenggaranya kegiatan ini, mulai panitia, lurah loktuan hingga perusahaan,nanti kami akan sebutkan semuanya di penutupan, ” ungkap Kusnadi.

Sementara, Wali Kota Bontang yang diwakili Dedi Ariyanto Staf ahli bidang hukum pemerintahan mengapresiasi kegiatan yang digawangi para mitra kelurahan Loktuan tersebut.

“Atas nama Pemerintah kota Bontang saya menyambut baik pelaksanaan kegiatan ini. Karena kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka kemerdekaan Republik Indonesia yang di meriahkan berbagai lomba dan pertandingan,” ujarnya.

Melalui kegiatan yang dikemas dengan konsep UMKM, Dedi mengatakan diperlukan sinergi dan kesinambungan yang konsisten. Upaya ini sebagai bagian dari misi pemerintah dalam memberdayakan masyarakat para pelaku UMKM.

“Melalui perayaan ini mari kita tingkatkan semangat untuk terus berkolaborasi, berinovasi dan berkarya demi kemajuan kelurahan Loktuan dan Kota Bontang Lebih baik, ” ungkapnya.

Tampak hadir dalam seremoni pembukaan, Anggota DPRD Bontang, Siti Yara, Camat Bontang Utara, Zainuddin, Lurah Loktuan Hadi Jumianto, perwakilan perusahaan, Tokoh masyarakat, tokoh agama, ketua RT dan perwakilan ketua mitra di kelurahan Loktuan.

Untuk diketahui, kegiatan ini merupakan kolaborasi pemerintah yakni Lurah Loktuan bersama seluruh mitra kelurahan Loktuan, LPM, PKK, FKPM, Forum RT, Pokdarwis, Posyantek dan Karang Taruna loktuan. (kus/*)

Anggota DPRD Kaltim Harun Al Rasyid Ajak Masyarakat Berau Berkolaborasi Memberantas Narkoba

Anggota DPRD Kaltim Harun Al Rasyid Ajak Masyarakat Berau Berkolaborasi Memberantas Narkoba

Dalam rangka meningkatkan pengetahuan dan kewaspadaan masyarakat terhadap Peraturan Daerah (Perda) Nomor 4 tahun 2022 tentang Fasilitasi Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika, Prekursor Narkotika dan Psikotropika, Harun Al Rasyid yang merupakan Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Timur menggelar sosialisasi di Berau.

Acara yang diselenggarakan di Aula DPD PKS Berau, Jl Pulau Sambit RT 05, Sabtu (12/07/2023) Pukul 10.00 WITA ini dihadiri oleh berbagai kalangan masyarakat yang peduli dengan masalah narkoba.

Politisi dari Partai PKS ini mengatakan bahwa perda ini merupakan inisiatif Pemprov Kaltim untuk menambah penganggaran dalam pemberantasan narkoba. Dia juga menyerukan masyarakat untuk berkolaborasi dengan pemerintah dalam memberantas narkoba dan menciptakan generasi yang terlindungi dari penyalahgunaan narkoba.

“Perda ini merupakan perda yang telah ditingkatkan dari sebelumnya, yang mengatur mengenai pemberantasan dan pencegahan dengan bantuan pemerintah dengan penganggaran APBD daerah, anggaran Provinsi, dan juga anggaran nasional,” ungkapnya.

Legislator yang juga seorang Hafidz ini menyarankan, dengan menghormati payung hukum dan bersinergi bersama, narkoba bisa diberantas.

“Sudah ada undang-undangnya, ada juga perdanya, mari kita bersama-sama memberantas narkoba,” tuturnya.

Ia juga menjelaskan, pemerintah siap untuk membantu fasilitas tempat rehabilitasi bagi pengguna dan pecandu narkoba. Untuk pengajuannya bisa langsung diajukan ke Kabupaten/Kota, Provinsi dan ABPN Pencegahan dan Rehabilitasi.

Harun menambahkan, sangat penting untuk menciptakan generasi yang terbebas dari Narkoba, maka upaya pencegahan harus terus dilakukan.

“Tantangan kedepan tentu menjadi ujian sendiri bagi generasi muda, maka kita ingin menciptakan generasi yang terlindungi dari penyalahgunaan narkoba. Mari kita bersama-sama berkolaborasi untuk memberantas narkoba,” tandasnya. (*)

Perda Nomor 4/2022 Disosialisasikan di Bontang, Harun Al Rasyid: Ini Upaya Persiapkan Generasi Bebas Narkoba

Perda Nomor 4/2022 Disosialisasikan di Bontang, Harun Al Rasyid: Ini Upaya Persiapkan Generasi Bebas Narkoba

Sebagai upaya untuk mengenalkan dan menjelaskan Peraturan Daerah (Perda) Nomor 4 tahun 2022 tentang Fasilitasi Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika, Prekursor Narkotika dan Psikotropika, Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Timur, Harun Al Rasyid kembali menggelar sosialisasi di Bontang.

Kegiatan yang dilaksanakan di Hotel Tiara Surya, Minggu (30/06/2023) ini dihadiri oleh berbagai unsur masyarakat yang peduli dengan masalah narkoba.

Politisi dari Partai PKS ini menjelaskan bahwa perda ini merupakan inisiatif Pemprov Kaltim untuk menyempurnakan penganggaran dalam penanggulangan narkoba. Dia juga mengimbau masyarakat untuk bersinergi dengan pemerintah dalam memberantas narkoba dan mempersiapkan generasi yang bebas dari penyalahgunaan narkoba.

“Perda ini merupakan perda yang telah disempurnakan dari sebelumnya, yang mengatur mengenai penanggulangan dan pencegahan dengan bantuan pemerintah dengan penganggaran APBD daerah, anggaran Provinsi, dan juga anggaran nasional,” ujarnya.

Legislator yang juga seorang Hafidz ini mengungkapkan, dengan mengikuti payung hukum dan bersinergi bersama, narkoba bisa diberantas.

“Sudah ada undang-undangnya, ada juga perdanya, mari kita bersama-sama memberantas narkoba,” ucapnya.

Lebih jauh, ia menjelaskan, pemerintah siap untuk membantu fasilitas tempat rehabilitasi bagi pengguna dan pecandu narkoba. Untuk pengajuannya bisa langung diajukan ke Kabupaten/Kota, Provinsi dan ABPN Pencegahan dan Rehabilitasi.

Harun menyebut, sangat penting untuk mempersiapkan generasi yang terbebas dari Narkoba, maka upaya pencegahan harus terus dilakukan.

“Tantangan kedepan tentu menjadi ujian sendiri bagi generasi muda, maka kita ingin mempersiapkan generasi yang terbebas dari penyalahgunaan narkoba,” tandasnya. (*)

Investor Malaysia dan China Jajaki Kerjasama Proyek LNG Hub dengan Badak LNG

Investor Malaysia dan China Jajaki Kerjasama Proyek LNG Hub dengan Badak LNG

LATESTBONTANG – Menghadapi permintaan energi bersih yang terus berkembang, Badak LNG berupaya mewujudkan peluang menjadi pusat distribusi LNG yang strategis.

Komitmen tersebut diperkuat dengan rencana pengembangan proyek LNG Hub yang inovatif dan berkelanjutan yang menarik banyak investor, diantaranya PT Surya Integrasi Energi (SIE) beserta partner investor dari Malaysia dan China.

Dengan kapasitas penyimpanan LNG mencapai 600.000 m3 yang dimiliki Badak LNG, proyek LNG Hub dapat mendukung ketersediaan energi bersih secara global. LNG dapat didistribusikan kepada pelanggan di berbagai sektor, termasuk industri, transportasi, dan masyarakat umum.

Keseriusan investor tersebut dalam mendukung proyek LNG Hub ditunjukkan dengan kedatangan langsung untuk melihat kondisi sarana dan fasilitas Kilang LNG Badak yang akan dikembangkan menjadi fasilitas LNG Hub.

Selain melihat fasilitas kilang, investor dari Malaysia dan China tersebut didampingi oleh Pemerintah Kota Bontang juga berkesempatan meninjau lahan di sekitar Kilang LNG Badak, yaitu di daerah Bontang Lestari untuk potensi dijadikan pabrik green hydrogen masa depan, dan pengupayaan kolaborasinya dengan fasilitas yang ada di Kilang LNG Badak.

Dalam kesempatan ini, Suparman selaku perwakilan dari PT SIE mengungkapkan dirinya kagum dengan Badak LNG.

“Sebagai perusahaan yang sudah berjalan lebih dari 45 tahun saya cukup kagum dengan Badak LNG. Fasilitas kilang masih terawat dan berfungsi dengan baik. Selain itu, lingkungan pemukiman dan kilang juga sangat bersih. Semoga nantinya dapat terjalin kerjasama yang baik dengan Badak LNG” ujarnya.

Melalui kunjungan ini, diharapkan tercipta dampak positif bagi industri LNG dan energi Indonesia, khususnya Kota Bontang dan memainkan peran penting dalam mendukung ketahanan energi nasional dan pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan. (rilis)

Gelar Sosper di Bontang, Anggota DPRD Kaltim Harun Al Rasyid Ajak Masyarakat Tingkatkan Ketahanan Keluarga

Gelar Sosper di Bontang, Anggota DPRD Kaltim Harun Al Rasyid Ajak Masyarakat Tingkatkan Ketahanan Keluarga

LATESTBONTANG – Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Timur, Harun Al Rasyid, SH mengajak masyarakat Kaltim khususnya warga Bontang untuk meningkatkan ketahanan keluarga sebagai fondasi pembangunan daerah yang berkelanjutan. Hal ini disampaikannya dalam sosialisasi Peraturan Daerah (Perda) Nomor 2 Tahun 2022 tentang Penyelenggaraan Pembangunan Ketahanan Keluarga yang digelar di Hotel Tiara Surya, Bontang, Sabtu (08/07/2023).

Kegiatan ini diikuti oleh berbagai unsur masyarakat yang tertarik untuk mengetahui lebih lanjut tentang Perda Pembangunan Ketahanan Keluarga yang merupakan peraturan daerah yang mengatur tentang penyelenggaraan pembangunan ketahanan keluarga di tingkat provinsi, kabupaten/kota, kecamatan, desa/kelurahan, dan keluarga.

Harun Al Rasyid, yang juga politisi dari PKS, menjelaskan bahwa pembangunan ketahanan keluarga adalah upaya terpadu dan berkelanjutan yang dilakukan oleh pemerintah daerah bersama dengan masyarakat dan keluarga untuk memenuhi kebutuhan dasar keluarga, melindungi hak-hak keluarga, mengembangkan potensi keluarga, dan memberdayakan keluarga dalam menghadapi berbagai tantangan dan perubahan.

“Pembangunan ketahanan keluarga meliputi lima aspek, yaitu aspek ekonomi, sosial budaya, pendidikan, kesehatan, dan lingkungan. Setiap aspek ini memiliki indikator-indikator yang harus dipenuhi oleh keluarga agar dapat dikatakan memiliki ketahanan keluarga yang baik,” katanya.

Ia juga berharap bahwa sosialisasi ini dapat meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam mendukung pembangunan ketahanan keluarga di Kalimantan Timur.

Harun Al Rasyid merupakan salah satu anggota DPRD Kaltim yang aktif dalam berbagai komisi dan badan di DPRD Kaltim, seperti Wakil Ketua Badan Kehormatan, Anggota Badan Anggaran, Anggota Komisi I, dan Anggota Badan Musyawarah. Sosialisasi wawasan kebangsaan ini merupakan salah satu program kerja Harun Al Rasyid sebagai anggota DPRD Kaltim. (*)

Anggota DPRD Kaltim Harun Al Rasyid Gelar Sosper di Bontang, Ajak Pemuda Milenial Pahami Perda Ketahanan Keluarga

Anggota DPRD Kaltim Harun Al Rasyid Gelar Sosper di Bontang, Ajak Pemuda Milenial Pahami Perda Ketahanan Keluarga

LATESTBONTANG – Dalam upaya memberikan kesadaran kepada generasi muda mengenai pentingnya membangun ketahanan keluarga sebagai pondasi pembangunan bangsa, Anggota DPRD Kaltim, Harun Al Rasyid, mengadakan sosialisasi mengenai Peraturan Daerah (Perda) Penyelenggaraan Pembangunan Ketahanan Keluarga nomor 2 tahun 2022, Minggu, (02/07/2023) pukul 16.00 WITA. di Cafe Batavia Bontang.

Dalam sosialisasi tersebut, Harun Al Rasyid mengungkapkan bahwa tujuan utama dari sosialisasi ini adalah untuk memberikan pemahaman kepada pemuda milenial tentang hak dan kewajiban setiap anggota keluarga, serta peran penting pemerintah daerah dalam memberikan dukungan dan perlindungan bagi keluarga.

“Melalui Perda ini, diharapkan nilai-nilai penting seperti saling menghormati, berkomunikasi, berbagi, dan bersinergi akan diterapkan oleh generasi muda dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.

Tak hanya itu, legislator dari partai PKS ini juga menyampaikan bahwa Perda ini mengatur tentang pemberdayaan keluarga dalam berbagai aspek, seperti ekonomi, sosial, budaya, dan agama. Harun berharap pemuda milenial dapat menjadi agen perubahan positif bagi keluarga dan masyarakat sekitar dengan mengimplementasikan nilai-nilai dari Perda ini.

Sosialisasi ini pun diikuti oleh pemuda milenial dari berbagai latar belakang, yang penuh antusiasme menyampaikan berbagai pertanyaan, saran, dan masukan terkait Perda Ketahanan Keluarga. Harun Al Rasyid mengharapkan partisipasi aktif dari pemuda milenial dalam sosialisasi ini, sehingga masukan yang konstruktif dapat diberikan untuk penyempurnaan Perda tersebut.

Selain menjadi ajang sosialisasi, Harun Al Rasyid juga berharap acara ini menjadi tonggak awal bagi gerakan pembangunan ketahanan keluarga di Bontang dan Kaltim secara keseluruhan. Dia juga mengajak semua pihak untuk bersama-sama mendukung dan menjaga keluarga sebagai pilar utama dalam masyarakat.

“Mari kita ingat bahwa keluarga adalah fondasi pertama dan utama dalam proses pembelajaran dan pertumbuhan kita. Dengan keluarga yang kuat, bangsa kita pun akan menjadi kuat,” harapnya. (bid)

Tempuh Perjalanan Berjam-jam, Bernadus Wilson Lumi Hadiri Pelantikan PWRI Kutim

Tempuh Perjalanan Berjam-jam, Bernadus Wilson Lumi Hadiri Pelantikan PWRI Kutim

LATESBONTANG –Ada yang menarik dalam acara pelantikan Pengurus Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Persatuan Wartawan Republik Indonesia (PWRI) Kutai Timur (Kutim) yang digelar Kamis (22/06/2023) lalu.

Selain Bupati Kutai Timur, Ardiansyah Sulaiman dan juga Wakil Ketua II DPRD Kutai Timur, Arfan, dalam lingkar meja VIP tersebut Nampak pula Tokoh Pemuda Kutai Timur, Mahyunadi. Tak hanya itu, selain Sekretaris Jenderal DPP PWRI, D Supriyanto Jagad N, nampak pula Ketua Umum Forum Pemred Multimedia Indonesia (FPMI), Bernadus Wilson Lumi.

“Saya menemani sahabat saya, Pak Sekjen PWRI, karena penasaran, hampir setiap saat beliau cerita soal PWRI di Kutai Timur ini,” ucapnya. (22/06/2023).

Pria yang kini juga menjabat sebagai Ketua Bidang Organisasi dan Hukum Serikat Perusahaan Pers (SPS) Pusat ini, mengaku berangkat dari kediamannya sejak sekitar pukul dua dinihari Rabu lalu (21/06/2023).

“Saya dari rumah jam 2 pagi, menuju ke Bandara Soetta kurang lebih 5 jam perjalanan,” terangnya.

“Sampai di Balikpapan, harus menempuh perjalanan sekira 7 jam lagi untuk sampai ke lokasi acara,” lanjutnya.

Wilson mengaku, ada perasaan puas melihat pelantikan Pengurus DPC PWRI Kutai Timur. Dirinya mengatakan, hampir seluruh anggota DPC PWRI Kutai Timur, memiliki semangat berorganisasi yang luar biasa.

Menambahkan, Wilson juga sangat mengapresiasi Pemerintah Daerah Kutai Timur, khususnya Bupati Kutai Timur dan Wakil Ketua II DPRD Kutai Timur, yang telah memberikan support terbaiknya untuk PWRI Kutai Timur.

“Saya lihat luar biasa, support Bupati (Ardiansyah) dan Pak Arfan (Wakil Ketua II DPRD Kutim) dalam acara pelantikan ini, dan yang luar biasa, begitu banyak perwakilan Organisasi Kemahasiswaan yang juga turut hadir,” ungkap pria yang juga merupakan Ketua SPS Sulawesi Utara itu.

“Dan yang paling membanggakan, saya dengar ketika Bapak Bupati sambutan, Beliau menyatakan sudah mengenal dan mengakui, bahwa selama ini berita-berita yang disajikan sebagian besar anggota PWRI selalu konstruktif, itu Bupati loh yang sampaikan,” tegasnya melanjutkan.

Lebih jauh, Wilson menyampaikan, meski harus menempuh perjalanan jauh hingga menyeberang pulau, melihat semangat anggota-anggota PWRI Kutim, dirinya merasa lelahnya seketika hilang.

“Melihat semangat mereka, jadi ingat masa-masa saya masih muda dulu,” katanya diiringi tawa kecil.

“Sekali lagi, saya ucapkan untuk Anggota dan Pengurus DPC PWRI Kutai Timur yang baru saja dilantik, semoga, semangat ini terus ada, dan bisa tertuangkan dalam hal-hal positif,” pungkasnya. (/bl)

PWRI Kutim Sampaikan Agenda Pelantikan saat Silaturahmi Kapolres

PWRI Kutim Sampaikan Agenda Pelantikan saat Silaturahmi Kapolres

LATESBONTANG – Pengurus dan Anggota DPC Persatuan Wartawan Republik Indonesia (PWRI) Kutai Timur (Kutim) melakukan silaturahmi dan diskusi bersama Kapolres Kutim Ronni Bonic, Jumat ( 9/6/2023).

Dalam giat itu, Ketua DPC PWRI Kutim Daniel salah satunya menyampaikan agenda pelantikan pengurus PWRI Kutim yang akan dihelat pada 22 Juni 2023 di Hotel Royal Victoria Sangatta dengan mendatangkan jajaran pengurus PWRI pusat.

Daniel beserta anggota juga tak lupa menyampaikan terima kasih dan aspirasi atas sambutan baik Kapolres Kutim dan jajaran.

“Diharapkan silaturahmi ini tetap terjalin sampai kapan pun dan komunikasi selalu terjaga dengan baik,” tuturnya.

Kapolres Kutim Ronni Bonic menyambut baik kedatangan Ketua dan pengurus DPC PWRI Kutim. Ia menganggap Insan Pers merupakan suatu bagian dari keluarga yang bisa saling membantu dalam memberikan informasi kepada masyarakat secara akurat.

Kapolres juga berpesan untuk selalu menjaga kekompakan dan solidaritas serta kemitraan sesama insan pers di Kutim. Selama ini, sinergitas dan kemitraan antara wartawan dengan Polres Kutim terjalin dengan baik.

“Semoga apa yang kita harapkan dapatkan kita wujudkan bersama,” ujar Kapolres. (*).

Anggota DPRD Kaltim Harun Al Rasyid Ajak Masyarakat Bontang Bangun Ketahanan Keluarga

Anggota DPRD Kaltim Harun Al Rasyid Ajak Masyarakat Bontang Bangun Ketahanan Keluarga

LATESTBONTANG – Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Timur, Harun Al Rasyid kembali menggelar Sosialisasi Peraturan Daerah (Sosper) No.2 Tahun 2022 Tentang Penyelenggaraan dan Pembangunan Ketahanan Keluarga. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Berbas Pantai, Kecamatan Bontang Utara, Kota Bontang, Sabtu (03/06/2023).

Harun Al Rasyid yang juga mengatakan, sosper ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang pentingnya ketahanan keluarga sebagai fondasi pembangunan bangsa.

“Ketahanan keluarga adalah kondisi keluarga yang mampu memenuhi kebutuhan dasar, spiritual, sosial, ekonomi, dan lingkungan secara mandiri dan berkelanjutan,” ujarnya.

Menurut politisi dari PKS ini, perda tersebut mengatur tentang hak dan kewajiban keluarga, pemerintah, dan masyarakat dalam penyelenggaraan dan pembangunan ketahanan keluarga.

Selain itu, lanjutnya, perda ini juga mengatur tentang mekanisme koordinasi, fasilitasi, bantuan, pengawasan, dan evaluasi terkait dengan ketahanan keluarga.

“Perda ini merupakan amanat dari Undang-Undang Nomor 52 Tahun 2009 Tentang Perkembangan Kependudukan dan Pembangunan Keluarga,” tambahnya.

Legislator yang juga merupakan seorang Hafidz ini berharap bahwa sosper ini dapat meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam membangun ketahanan keluarga sesuai dengan nilai-nilai agama, budaya, dan hukum yang berlaku.

Ia juga mengapresiasi antusiasme dan respons positif dari warga Berbas Pantai yang hadir dalam sosper ini.

“Saya berterima kasih kepada semua pihak yang telah hadir dan mendukung kegiatan ini. Semoga bermanfaat bagi kita semua,” tutupnya.

Achmad Zakaria: Amanah Lebih Cepat Tersampaikan dengan Partai Gelora

Achmad Zakaria: Amanah Lebih Cepat Tersampaikan dengan Partai Gelora

Achmad Zakaria, calon anggota legislatif (caleg) dari Partai Gelombang Rakyat Indonesia (Partai Gelora) untuk daerah pemilihan (dapil) 3 nomor urut 2, mengajak masyarakat Bontang untuk memilih partai yang memiliki visi dan misi yang jelas untuk membangun Indonesia menjadi kekuatan lima besar dunia.

Achmad Zakaria menuturkan, Partai Gelora adalah partai yang didirikan oleh para tokoh yang memiliki pengalaman dan kompetensi di bidang politik, ekonomi, sosial, budaya, dan hukum.

“Partai Gelora adalah partai yang lahir dari gelombang rakyat yang menginginkan perubahan dan kemajuan bagi bangsa dan negara. Kami memiliki manifesto politik yang berisi arah baru Indonesia, yaitu menjadikan Indonesia sebagai kekuatan lima besar dunia dengan mengembangkan potensi sumber daya alam, manusia, dan budaya yang kita miliki,” ujarnya.

Menurutnya, salah satu program unggulan Partai Gelora adalah mempercepat penyaluran amanah rakyat melalui sistem e-budgeting dan e-voting. Dengan sistem ini, kata dia, rakyat dapat langsung menentukan prioritas pembangunan di daerahnya melalui aplikasi online yang terintegrasi dengan anggaran daerah.

“Kami ingin memberdayakan rakyat sebagai pemegang kedaulatan tertinggi dalam negara ini. Dengan sistem e-budgeting dan e-voting, rakyat dapat langsung mengawasi dan mengontrol kinerja anggota legislatif dan pemerintah daerah. Ini akan membuat amanah rakyat lebih cepat tersampaikan dan tidak tersandera oleh kepentingan politik atau korupsi,” tutur Achmad Zakaria.

Achmad Zakaria juga menekankan bahwa Partai Gelora adalah partai yang inklusif dan toleran terhadap perbedaan. Ia mengatakan bahwa Partai Gelora menerima siapa saja yang memiliki semangat untuk membangun Indonesia tanpa membedakan suku, agama, ras, atau golongan.

“Partai Gelora adalah partai yang berdasarkan pada Pancasila dan UUD 1945. Kami menghormati keragaman dan kebhinekaan yang ada di Indonesia. Kami mengajak semua elemen masyarakat untuk bersatu dan bekerja sama demi kemajuan bangsa dan negara,” pungkas Achmad Zakaria. (*)

Copyright © 2026 LatestIDN