DSPM Optimalkan Layanan Surat Ijin Operasional Lembaga Kesejahteraan Sosial

DSPM Optimalkan Layanan Surat Ijin Operasional Lembaga Kesejahteraan Sosial

LATEST BONTANG – Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat (DSPM) Kota Bontang optimalkan layanan surat ijin operasional  (SIO)  lembaga kesejahteraan sosial (LKS) di Kota Bontang seperti yang berlangsung Jumat (8/9/2023) ke LKS Briliant Hati Borneo  dan LKSA Nurul Hidayah yang keduanya berlokasi di Loktuan serta LKS Yayasan Kelompok Dukungan Sebaya Bontang Sehati di Berbas Tengah.

Kegiatan home visit ke LKS yang sedang mengurus SIO baik baru atau yang perpanjangan dilakukan oleh lima staf yakni Makromin, S.Tr. Sos dan Rahmi Ramdaswati , S.Sos yang merupakan pekerja sosial profesional tingkat ahli bersama 3 staf lainnya Rahmatia, Nabila, Nur Saputra.

Alur pelayanan SIO  antara lain LKS mengajukan 1. Permohonan secara tertulis dari LKS, 2. Petugas memverifikasi berkas permohonan, 3. Petugas melaksanakan pemeriksaan lapangan untuk mengetahui apakah memenuhi syarat untuk diberikan ijinatau tidak, 4. Apabila tidak memenuhi syarat maka disampaikan penolakan, apabila memenuhi syarat dibuatkan surat ijin operasional / surat keterangan terdaftar.

Adapun persyaratan SIO ada 9 yakni surat permohonan pengajuan pendaftaran LKS, 2. Akta notaris pendirian yang di syahkan oleh Menteri Hukum dan HAM, 3.Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga, 4.Struktur Organisasi Lembaga, 5.Surat Keterangan Domisili dari Kelurahan Setempat, 6.Biodata Pengurus dan Anggota (Nama, Alamat dan Telepon), 7. Program Kerja untuk pelaksanaan kegiatan, 8.NPWP Yayasan/Lembaga/Organisasi, 9. Surat Keterangan Terdaftar.

Jangka waktu penyelesaian tiga hari dengan biaya atau tarif nol rupiah alias gratis.  Penanganan [engaduan, saran dan masukan bisa sms/wa/telpon ke hp pengaduan Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat (DSPM) 082133444123, Hp layanan  081391053792, SP4N Lapor Instagram:@DINSOSPM_BONTANG, email: DSPMBONTANG@GMAIL.COM, Kantor DSPM dan Mall Pelayanan Publik Lantai 4 Pasar Rawa Indah. (Rat)

DSPM & Disdukcapil Kolaborasi Penuhi Hak Identitas Anak

DSPM & Disdukcapil Kolaborasi Penuhi Hak Identitas Anak

LATEST BONTANG- Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat (DSPM) berkolaborasi dengan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Bontang dalam upaya pemenuhan hak identitas bagi anak khususnya yang terlantar melalui Launching inovasi Cahaya Lentera dan penanda tangan MOU Disdukcapil dan LKSA dibawah naungan DSPM pada 24/8/2023 lalu.

Muhammad Thamrin, S.Sos Kepala Bidang PIAK dan Pemanfaatan Data Disdukcapil secara terpisah saat di konfirmasi inovasi Cahaya Lentera membenarkan saat ini tengah dilakukan inovasi dengan mengandeng Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA) di Kota Bontang dibawah binaan Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat.

Ketika di singgung selain anak ternyata ada juga pemerlu pelayanan kesejahteraan sosial (PPKS) khususnya lanjut usia yang kadang juga ditemukan ada yang tidak memiliki identitas sehingga perlu menjadi target sasaran inovasi.

“Untuk saat ini fokus pada anak yang di ada di LKSA” di Kota Bontang ujar Muhammad Thamrin di tengah tengah menghadiri rakoor pemanfaat jaringan informasi se Kaltim di Pendopo Rumah Jabatan Walikota.

Sementara itu berdasarkan Permendagri Nomor 90 tahun 2019 dari 13 item standar pelayanan sosial bagi pemerlu pelayanan kesejahteraan sosial (PPKS) salah satunya adalah fasilitasi pembuatan nomor induk kependudukan, akta kelahiran, surat nikah dan kartu identitas anak.

Hadir dalam  Launching inovasi Cahaya Lentera dan penanda tangan MOU Disdukcapil dan LKSA dibawah naungan DSPM yakni Makromin, S Tr Sos Pekerja Sosial Ahli DSPM Kota Bontang, Ketua LKSA di Kota Bontang. (Rat)

PELANGI SI GEO Inovasi DSPM Turut  Berkompetisi  di Ajang Bhumandala Award 2023

PELANGI SI GEO Inovasi DSPM Turut Berkompetisi di Ajang Bhumandala Award 2023

LATEST BONTANG – Pelayanan Lanjut Usia Bersinergi Berbasis Geo Spasial (PELANGI SI GEO) inovasi Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat (DSPM) Kota Bontang kembali turut berkompetisi dalam ajang lomba tingkat nasional Bhumandala Award 2023 yang di selenggarakan Badan Informasi Geospasial  (BIG) di Bogor.

Ajang Bhumandala Award Tahun 2023 dari Kaltim selain PELANGI SI GEO Kota Bontang dalam ajang kompetisi pemanfaatan jaringan informasi geospasial tahun 2023 oleh BIG bersama inovasi Portal Satu Data Kabupaten Berau.

Hal ini terungkap saat rapat koordinasi se Kalimantan Timur yang berlangsung pada 28-30 Agustus 2023 bertempat di Pendopo Walikota Bontang yang dihadiri  Deputi Bidang Infrastruktur Informasi Geospasial BIG DR Ibnu Sopian.

Sementara itu Pelangi Si Geo merupakan besutan inovasi garapan bareng antara Badan Perencanaan, Penelitian dan Pengembangan (BAPELITBANG) sebagai wali data geospasial bersama dengan Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat (DSPM) Kota Bontang selaku produsen data.

Disadari bahwa upaya untuk melindungi hak-hak dan pemberdayaan lanjut usia hanya akan dapat tercapai jika memiliki data dan informasi terkait lanjut usia yang akurat. Suratmi  S Sos MPSSp setelah berhasil melakukan inisiasi untuk melakukan pendataan bagi penyandang disabilitas by name by address dengan membangun basis data penyandang disabilitas di Kota Bontang dan diberi nama Kartu Penyandang Disabilitas Berbasis Geospasial (KAPAL SI GEO) lantas mengembangkan untuk survey geospasial lanjut usia dalam inovasi program Pelayanan Lanjut Usia Bersinergi Berbasis Geospasial (PELANGI SI GEO) sebagai upaya penghormatan dan penghargaan kepada lanjut usia diberikan hak untuk meningkatkan kesejahteraan sosial.

Keunggulan inovasi PELANGI SI GEO antara lain: (1) mempermudah pengumpulan data lanjut usia yang awalnya harus didata satu-persatu oleh pegawai DSPM  dengan meminta informasi dari Ketua RT dan Kelurahan dan menulis mencatat informasinya secara manual dikertas untuk kemudian dikumpulkan dan diketik di kantor, menjadi dapat dilakukan oleh relawan sosial yang telah dilatih dan dikoordinir dengan mendatangi langsung rumah lanjut usia  dan melakukan input data di lokasi secara langsung; (2) dapat menghimpun data lanjut usia yang lengkap dan up to date disertai dengan kondisi dan koordinat lokasi rumah dari lanjut usia.

Keunikan inovasi PELANGI SI GEO  yaitu: (1) dapat mengoptimalkan relawan sosial dalam pengumpulan data lanjut usia; (2) Terbangunnya jaringan komunikasi yang baik antara DSPM Kota Bontang, relawan sosial dan lanjut usia (3) Mekanisme pengumpulan data lanjut usia dilakukan dengan menggunakan aplikasi PELANGI SI GEO melalui smartphone masing-masing relawan sosial.

Suratmi Pekerja Sosial Ahli Muda merupakan sosok penanggung jawab inovasi PELANGI SI GEO yang merupakan pengembangan atau modifikasi dari inovasi sebelumnya yakni KAPAL SI GEO yang dalam ajang lomba pemanfaatan informasi geospasial Tahun 2021 berhasil meraih juara inovasi unggul Badan Informasi Geospasial. (Rat)

Dinas Sosial PM & PT Badak NGL Fasilitasi Reunifikasi Rajis Batang ke Bontang

Dinas Sosial PM & PT Badak NGL Fasilitasi Reunifikasi Rajis Batang ke Bontang

LATEST BONTANG- Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat Kota Bontang berkolaborasi dengan PT Badak NGL memfasilitasi pemulangan Muhammad Rajis Oktaviano setelah awal Juli 2023 viral di Youtube dengan posisi terakhir di Berbes.  Dan karena Rajis tidak menetap di satu daerah dengan berkelana di Jawa dan akhirnya pada 9/8/2023 diketahui berada di rumah singgah Dinas Sosial Kabupaten Batang.

Dinas Sosial dan PM mulai melakukan persiapan proses reunifikasi klien atau penyatuan dalam keluarga besarnya yang beralamat di Jl Pipa Gang Perintis RT 23 Guntung Bontang Kaltim dengan koordinasi intensif dengan Manajer Relation External PT Badak  Putra Peni Luhur Wibowo yang sejak Rajis  alumni SLB YPK ini viral dimedia sosial langsung konsen untuk membantu pemulangan ke Bontang.

Sementara itu sejak viral di bulan Juli 2023 Tim Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PT Badak setelah memperoleh informasi terkait Rajis langsung meluncur ke RT 23 Sidrap Guntung untuk memberikan support dan bantuan awal kepada Herry Sutrisno bapaknya Rajis.

Disatu pihak melalui Pekerja Sosial Ahli Muda Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat (DSPM) Suratmi dan asisten Pekerja Sosial Siska Haya terus melakukan penelusuran sesuai perkembangan informasi masuk diantaranya ke Dinas Sosial Berbes awal di temukan Rajis, lalu Dinas Sosial Surabaya, dan terakhir dengan Dinas Sosial Batang Jawa Tengah.

Tepatnya 18 Agustus 2023 Manajer  Manajer Relation External PT Badak Putra Peni Luhur Wibowo langsung menyerahkan biaya penjemputan.

Keesoknya harinya Sabtu 19/8/2023 Herry Sutrisno didampingi Tim Dinas Sosial Bontang terbang ke Bandara Kulonprogo Jogjakarta lalu ke Batang.  Tengah malam sampai  dan esoknya 20/8/2023 lanjut pendampingan ke Bandara A Yani Semarang untuk terbang ke Balikpapan.

Disatu sisi Tim Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat melanjutkan studi tiru ke Unit Pelayanan Terpadu Penanggulangan Kemiskina ke Sragen dan Tim TJSL PT Badak melanjutkan pengawalan kepulangan Rajis ke Bontang dengan selamat. (Rat)

Penutupan Peringatan Hari Nelayan 2023: Apresiasi dan Komitmen DKP3 Bontang untuk Kesejahteraan Nelayan

Penutupan Peringatan Hari Nelayan 2023: Apresiasi dan Komitmen DKP3 Bontang untuk Kesejahteraan Nelayan

Bontang. Perayaan Hari Nelayan 2023 yang telah berlangsung meriah selama tiga hari di Kota Bontang berhasil ditutup dengan sukses pada Rabu (6/9/2023) malam. Acara penutupan tersebut dipimpin oleh Asisten II Bidang Administrasi Pembangunan Sekretariat Daerah Pemerintah Kota Bontang, Lukman, yang mewakili Wali Kota Bontang. Kegiatan tersebut merupakan inisiatif dari Dinas Ketahanan Pangan, Perikanan, dan Pertanian (DKP3) Bontang.

Dalam sambutannya, Kepala DKP3 Bontang, Eddy Forestwanto, mengungkapkan bahwa peringatan Hari Nelayan 2023 ini adalah bentuk apresiasi atas pengorbanan dan jasa para nelayan dalam menjaga ketahanan pangan, terutama pasokan protein. Acara tersebut juga bertujuan untuk meningkatkan semangat dan produktivitas para nelayan di Kota Bontang. Eddy Forestwanto juga mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung kegiatan ini, termasuk Pemerintah Kota Bontang dan para stakeholder.

Lebih lanjut, Lukman, yang mewakili Wali Kota Bontang, menjelaskan bahwa Hari Nelayan Nasional tidak hanya merupakan perayaan semata, tetapi juga momen penting untuk menghargai peran vital yang dimainkan oleh para nelayan dalam memastikan pasokan pangan yang mencukupi dan berkualitas bagi penduduk kota. Para nelayan bekerja keras setiap hari untuk menyediakan hasil laut segar bagi masyarakat, sambil menjaga kelestarian ekosistem laut. Pemerintah Kota Bontang berkomitmen untuk terus mendukung nelayan melalui penyediaan infrastruktur seperti dermaga, peralatan, dan fasilitas lainnya untuk menciptakan lingkungan kerja yang aman dan efisien.

“Pemerintah Kota Bontang berterima kasih kepada seluruh nelayan yang hadir dalam acara tersebut, serta kepada keluarga mereka yang memberikan dukungan. Mereka dianggap sebagai pahlawan tanpa tanda jasa yang berjuang di laut demi kesejahteraan semua warga. Pemerintah Kota Bontang berharap dapat terus bekerja sama dengan nelayan untuk menciptakan masa depan yang lebih baik bagi kota ini,” ucapnya.

Selain sambutan dan ucapan terima kasih, acara penutupan Hari Nelayan 2023 juga melibatkan pemberian hadiah kepada pemenang berbagai perlombaan, termasuk lomba karaoke, lomba mancing, dan lomba ketinting yang telah diadakan oleh DKP3 Bontang dalam rangka memeriahkan perayaan ini. Para pengunjung juga dapat menikmati pertunjukan live music dengan kehadiran bintang tamu, Kiki Bintang Pantura 4, yang menambah semarak acara ini.

Dengan penutupan yang meriah dan penuh apresiasi ini, diharapkan bahwa peringatan Hari Nelayan 2023 telah memberikan dampak positif bagi masyarakat Bontang, khususnya para petani, peternak, dan nelayan, serta telah memperkuat semangat kerja sama antara pemerintah dan masyarakat dalam menjaga ketahanan pangan dan ekosistem laut yang berkelanjutan di kota ini.

 

Lomba Ketinting Meriahkan Hari Nelayan 2023 di Kota Bontang

Lomba Ketinting Meriahkan Hari Nelayan 2023 di Kota Bontang

Bontang. Kawasan pelabuhan di RT 01 Kampung Selambai Kelurahan Loktuan menjadi saksi keseruan lomba ketinting yang diselenggarakan oleh Dinas Ketahanan Pangan, Perikanan, dan Pertanian (DKP3) Kota Bontang pada Rabu (6/9/2023). Lomba ketinting ini menjadi salah satu acara unggulan dalam rangka memeriahkan perayaan Hari Nelayan 2023.

Belasan ketinting berlomba dengan semangat, membelah air dengan kecepatan tinggi dalam upaya menjadi juara. Para joki yang berpartisipasi mengenakan life vest untuk keselamatan mereka dan berusaha dengan gigih untuk mengendalikan ketinting mereka agar bisa melaju stabil dan menaklukkan tiga putaran di atas air. Para penonton yang memadati kawasan pelabuhan sangat antusias, memberikan dukungan meriah kepada ketinting favorit mereka.

Kepala Bidang (Kabid) Perikanan Tangkap dan Budidaya DKP3 Bontang, Fadli, menjelaskan bahwa dalam lomba ketinting ini terdapat dua jenis ketinting yang berpartisipasi, yaitu jenis lunas dan kape-kape, semuanya menggunakan mesin 13 PK. Dari sejumlah ketinting yang ikut berkompetisi, hanya empat yang akan menjadi juara dalam perlombaan ini.

“DKP3 Bontang bekerja sama dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BPBD) Bontang untuk memastikan keamanan peserta selama acara berlangsung. Ia mengucapkan terima kasih kepada BPBD Bontang atas dukungan yang diberikan sehingga lomba ini dapat berjalan dengan lancar,” terangnya.

Kepala DKP3 Bontang, Edy Foreswanto, menjelaskan bahwa lomba ketinting ini tidak hanya menjadi hiburan bagi warga Bontang, tetapi juga menjadi wadah untuk mempererat hubungan sosial antar nelayan yang beroperasi di Kota Bontang. Acara ini juga memberikan kesempatan kepada nelayan untuk merayakan Hari Nelayan 2023 dengan sukacita, sambil saling bertukar informasi mengenai perkembangan usaha perikanan di kota ini.

“Lomba ketinting ini sendiri sebenarnya untuk memeriahkan rangkaian kegiatan yang telah kita lakukan. Di sini para nelayan juga bisa berbagi informasi terkait mesin ketinting dan alat tangkap ramah lingkungan, sehingga mereka bisa menjadi lebih berkembang ke depannya,” ucapnya.

Pada akhir lomba, empat joki berhasil menaklukkan arena balap dan meraih gelar juara. Juara pertama diraih oleh Setto dari tim KOMANDO, juara kedua oleh Amir dari tim MONTANA, juara ketiga oleh Joni, dan juara keempat oleh Wahyu dari tim KILAU SAMUDRA. Para juara akan menerima hadiah berupa uang pembinaan dan tropi yang akan diserahkan pada acara penutupan perayaan Hari Nelayan 2023.

 

 

Hari Nelayan 2023, Lomba Karaoke DKP3 Bontang Meriahkan Acara

Hari Nelayan 2023, Lomba Karaoke DKP3 Bontang Meriahkan Acara

Bontang. Dalam rangka memeriahkan Peringatan Hari Nelayan 2023, Dinas Ketahanan Pangan, Perikanan, dan Pertanian (DKP3) Kota Bontang telah menggelar berbagai macam kegiatan. Salah satu kegiatan yang menjadi sorotan adalah Lomba Karaoke yang digelar selama dua hari berturut-turut di Halaman Parkir Masjid Terapung Darul Irsyad Al Muhajirin, Loktuan.

Puluhan peserta dari kalangan nelayan dan keluarga mereka mempersembahkan penampilan terbaik mereka dengan harapan memukau dewan juri dan meraih nilai tertinggi ketika mereka tampil di atas panggung. Dari sejumlah peserta yang berkompetisi pada hari pertama, hanya sepuluh terbaik yang berhasil melangkah ke babak final yang digelar pada Selasa (5/9/2023) malam.

Kepala Bidang (Kabid) Perikanan Tangkap dan Budidaya DKP3 Bontang, Fadli, menjelaskan bahwa hanya nelayan dan keluarga mereka yang memiliki KTP Bontang serta Kartu Usaha Kelautan dan Perikanan (Kusuka) yang dikeluarkan oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan RI yang berhak mendaftar dalam Lomba Karaoke ini. Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan hiburan kepada seluruh warga Bontang, khususnya nelayan dan individu yang berkecimpung dalam sektor perikanan.

”Diharapkan semangat para nelayan dalam memajukan sektor perikanan di Kota Bontang semakin berkobar melalui Lomba Karaoke ini,” ucapnya.

Kepala DKP3 Bontang, Edy Foreswanto, menambahkan bahwa Lomba Karaoke ini tidak hanya bertujuan untuk memeriahkan Peringatan Hari Nelayan 2023, tetapi juga sebagai ajang untuk mempererat tali silaturahmi antar pengusaha perikanan. Dia berharap bahwa keluarga besar nelayan Bontang dapat merasakan kebahagiaan melalui kegiatan-kegiatan yang diselenggarakan oleh DKP3 Bontang.

“Saya berharap dengan kesuksesan Lomba Karaoke ini, semua peserta dapat merasakan kebahagiaan, kepuasan, dan semangat persaingan yang sehat. Terima kasih kepada semua yang telah berkontribusi dalam penyelenggaran acara ini, dan mari kita bersama-sama terus berusaha untuk menjadikan nelayan di Kota Bontang menjadi nelayan yang tangguh, hebat, dan beradab,” pungkasnya.

Dari sepuluh peserta yang mencapai babak final Lomba Karaoke, enam di antaranya meraih gelar juara. Juara pertama diraih oleh Rasdiansyah, juara kedua oleh Fitri, juara ketiga oleh Kamarudin, juara keempat oleh Ahmad Riyadi, juara kelima oleh Asiz, dan juara keenam oleh Fujianto. Para pemenang akan menerima hadiah berupa uang pembinaan dan tropi sebagai penghargaan atas penampilan terbaik mereka dalam Final Lomba Karaoke DKP3 Bontang yang telah menyemarakkan Peringatan Hari Nelayan 2023.

 

 

DKP3 Memeriahkan Peringatan Hari Nelayan 2023 di Kota Bontang dengan Lomba Mancing

DKP3 Memeriahkan Peringatan Hari Nelayan 2023 di Kota Bontang dengan Lomba Mancing

Bontang. Pada Selasa (5/9/2023) pagi, puluhan kapal pemancing memenuhi area Pelabuhan Selambai Loktuan, diisi oleh para nelayan yang berlomba untuk mendapatkan ikan sebanyak-banyaknya dalam Lomba Mancing yang digelar oleh Dinas Ketahanan Pangan, Perikanan, dan Pertanian (DKP3) Kota Bontang.

Kepala Bidang (Kabid) Perikanan Tangkap dan Budidaya DKP3 Bontang, Fadli, yang ikut mengawasi para peserta lomba, menjelaskan bahwa Lomba Mancing ini merupakan salah satu rangkaian kegiatan yang digelar oleh DKP3 Bontang untuk memeriahkan Peringatan Hari Nelayan 2023. Para peserta dalam lomba ini adalah nelayan atau keluarga mereka yang memiliki KTP Bontang serta Kartu Usaha Kelautan dan Perikanan (Kusuka) yang dikeluarkan oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan RI.

“Ikan yang ditangkap harus menggunakan pancingan hand line dan berjenis ikan-ikan yang dapat ditemukan di sekitar Pelabuhan Selambai Loktuan. Penggunaan peralatan tangkap ikan selain pancingan hand line tidak diperbolehkan, dan peserta yang terbukti berbuat curang akan langsung didiskualifikasi. Para peserta diberikan waktu 3 jam, dimulai dari pukul 09.00 WITA hingga 12.00 WITA, dan akan dipilih 4 peserta dengan tangkapan terberat sebagai pemenang,” terangnya.

Edy Foreswanto, Kepala DKP3 Bontang, menyampaikan bahwa Lomba Mancing ini adalah bentuk apresiasi kepada para nelayan yang telah berjuang untuk menjaga ketahanan pangan, khususnya pasokan protein. Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan untuk memperkuat hubungan dan solidaritas antara DKP3 dengan para nelayan.

“Dengan kegiatan ini DKP3 ingin memberikan pesan penting tentang menjaga kelestarian sumber daya laut dan pentingnya mancing dengan bijak serta peduli terhadap lingkungan laut,” ucapnya.

Lomba Mancing ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi tetapi juga momen yang mempererat persaudaraan antara nelayan di Kota Bontang, sambil tetap menjunjung prinsip menjaga keberlanjutan sumber daya laut.

 

Wali Kota Bontang Melaunching Program Inovatif DKP3 “PETANI KUAT” pada Peringatan Hari Nelayan 2023

Wali Kota Bontang Melaunching Program Inovatif DKP3 “PETANI KUAT” pada Peringatan Hari Nelayan 2023

Bontang. Pada pembukaan Peringatan Hari Nelayan 2023, Wali Kota Bontang, Basri Rase, meresmikan program inovatif yang dinisiasi oleh Dinas Ketahanan Pangan, Perikanan, dan Pertanian (DKP3) Kota Bontang. Program ini diberi nama Peningkatan Kesejahteraan Petani, Peternak, dan Nelayan melalui Kemitraan Berkelanjutan (PETANI KUAT). Program PETANI KUAT melibatkan kolaborasi erat antara tim agile DKP3 dengan berbagai bidang, serta kerjasama dengan pihak internal dan eksternal Pemerintah Kota Bontang serta stakeholder eksternal lainnya.

Wali Kota Basri Rase menyampaikan harapannya bahwa program inovatif PETANI KUAT ini akan membantu memajukan petani, peternak, dan nelayan yang ada di Kota Bontang. Ia juga mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung dan terlibat dalam program ini, serta berharap sinergi yang telah terjalin dapat terus dipertahankan dan dikembangkan di masa yang akan datang.

“Saya berharap dengan diluncurkannya proyek perubahan inovasi program PETANI KUAT ini bisa menjadi motivasi bagi seluruh masyarakat Kota Bontang, terutama para petani, peternak, dan nelayan. Semoga program ini menjadi momentum untuk mengatasi segala keterbatasan yang menghambat peningkatan ketahanan pangan di Kota Bontang,” ucapnya.

Kepala DKP3 Bontang, Eddy Forestwanto, menjelaskan bahwa program inovasi PETANI KUAT mencakup berbagai aspek yang mendukung pertanian, peternakan, dan perikanan yang berkelanjutan. Program ini memiliki berbagai program unggulan, seperti Program Smart Center Farming (Pola Pertanian Kota atau Urban Farming), Gerakan Budidaya Jagung (Gerdagung), Program SIPAT BEKANTAN (Aksi Cepat Penanggulangan Bencana Pertanian Berkelanjutan), Program Sanggul Ibu (Sapi Unggulan Inseminasi Buatan), Ketapang Mengajar, Pelatihan B2SA (Beragam, Bergizi, Seimbang, dan Aman) Bidang Ketahanan Pangan, Gelar Pangan Murah, dan Program Budidaya Perikanan Air Tawar Sistem Bioflok.

“PETANI KUAT merupakan langkah konkret dalam mendukung pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat Kota Bontang melalui sektor pertanian, peternakan, dan perikanan. Ia berharap program inovatif ini akan memberikan manfaat besar bagi para petani, peternak, dan nelayan, serta berkontribusi positif dalam pengembangan ekonomi daerah,” terangnya.

 

 

DSPM Bontang Studi Tiru ke UPT Penanggulangan Kemiskinan  Sragen

DSPM Bontang Studi Tiru ke UPT Penanggulangan Kemiskinan Sragen

LATEST BONTANG – Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat (DSPM)  melakukan studi tiru ke Unit Pelaksana Teknis Penanggulangan Kemiskinan Kabupaten Sragen.

Dalam studi tiru Kepala DSPM Bahtiar Mabe, S.Sos M.Kes  menugaskan Pekerja Sosial Ahli Muda Suratmi, S.Sos MPSSp  dan Rahmi Ramdaswati, S.Sos serta Rudianto (21-23 Agustus 2023).

Studi tiru dilakukan untuk memperoleh gambaran nyata sebagai best praktise oleh UPT PK Kabupaten Sragen yang merupakan cikal bakal Sistem Layanan Rujukan Terpadu (SLRT) dan Pusat Kesejahteraan Sosial (Puskesos).

Dalam pertemuan di ruang kepala UPTPK Sragen dihadiri narasumber  Wasis, Wahyu dan Edi dari unsur Bagian Sosial Ekonomi Setda Sragen

 

UPTPK Kabupaten Sragen sudah dibentuk  sejak tahun 2013 – 2014. Oleh Bapenas lalu dilakukan penelitian pada tahun  2015 di UPTPK sehingga lahir Sistem Layanan Rujukan Terpadu (SLRT) dan Pusat Kesejahteraan Sosial (PUSKESOS) mengadopsi dari Aceh melalui Kementrian Sosial sehingga identik dengan Kemsos

Sragen sendiri 2016 menjadi salah satu lokasi pilot project SLRT dan 2 Puskesos  dengan memakai istilah Manajer, Supervisor, Fasilitator.  Namun karena UPTPK Sragen menjadi cikal bakal SLRT maka tetap memakai nama UPTPK untuk tingkat kabupaten,

Tingkat kecamatan sesuai Permendagri memakai nama Pelayanan Administrasi  Masyarakat (PATMA) apalagi sekarang sudah ada pelimpahan kewenangan di kecamatan melalui OSS. Dan tingkat kelurahan memakai nama Pelayanan Atministrasi Kesejahteraan  (PATEN).

Regulasi UPTPK adalah Peraturan Bupati bahwa UPTPK adalah tugas tambahan.   Dengan Pejabat setara esselon 3, dan sekarang  Esselon 2. ”Untuk Kepala  ada  yang:  Kabag RSUD, Kabid Dinkes, Kepala Dinsos atau siapa saja yg ditunjuk  Bupati, dengan tetap mengemban tusi definitif  OPD dan Kepala UPTPK  merupakan tusi tambahan,” terang Wasis.

Dalam ruangan layanan semula ada front office sekarang langsung di layani di  Loket data dan pelaporan, Loket Pelayanan Kesehatan, Loket Pelayanan Pendidikan,  Loket Pelayanan Sosial dan Ekonomi

 

Dan best praktise dari UPTPK Sragen yakni Pelayanan Pengaduan, Beasiswa  Sintawati  untuk pemberian beasiswa anak keluarga miskin, Pelayanan Saraswati pemberian kartu sehat kepada masyarakat miskin yang sedang sakit emergency sebelum proses di usulan ke BPJS Kesehatan pusat, Pelayanan Rumah Tidak Layak Huni Mitra Kesejahteraan Rakyat Aparatur Sipil Negara (MATRA ASN)

 

Dalam perkembangan saat ini SLRT tidak lagi dipakai oleh Kemsos namun langsung memakai Pusat Kesejahteraan Sosial (PUSKESOS). Seperti di Sleman demikian juga di Kabupaten Batang hanya memakai PUSKESOS

 

SLRT sendiri sangat strategis dibutuhkan keberadaannya sebagai upaya penanggulangan kemiskinan, merupakan system yang membantu mengidentifikasi kebutuhan masyarakat miskin dan rentan miskin, kemudian menghubungkan mereka dengan program dan layanan yang dikelola oleh pemerintah baik Pusat, Provinsi dan Kabupaten dan non pemerintah sesuai dengan kebutuhan mereka.

 

SLRT juga membantu mengidentifikasi keluhan masyarakat miskin dan rentan miskin, melakukan rujukan, dan memantau penanganan keluhan untuk memastikan bahwa keluhan – kelurahan terseut ditangani secara baik.   (Rat)

Copyright © 2026 LatestIDN