Tumbuhkan Minat Berolahraga Pemuda Kaltim, Dispora Adakan Event Olahraga

Tumbuhkan Minat Berolahraga Pemuda Kaltim, Dispora Adakan Event Olahraga

SAMARINDA – Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kaltim melakukan berbagai upaya untuk menumbuhkan minat berolahraga para pemuda Kaltim melalui event-event olahraga.

Berdasarkan dari data yang didapat, partisipasi masyarakat dalam berolahraga di Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) tidak masuk dalam 10 besar nasional. Di mana Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Kemenpora RI) mencatat, di Indonesia pada 2022 lalu tingkatan partisipasi hanya mencalai 30.93 persen saja.

Kepala Bidang Pembudayaan Olahraga Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kaltim, Bagus Surya Saputra Sugiarta mengakui minat warga Bumi Etam dalam berolahraga masih terhitung minim.

Ia menyatakan, Dispora terus melakukan berbagai upaya untuk meningkatkan minat masyarakat akan olahraga. Salah satunya, mengadakan event-event maupun kejuaraan olahraga.

“Dengan kami membuat event-event dan kejuaraan-kejuaraan, baik di tingkat pelajar, mahasiswa maupun organisasi olahraga lainnya. Masyarakat bisa mengetahui dan bisa mencintai olahraga,” ucap Bagus, belum lama ini.

Menurut Bagus, melalui berbagai event olahraga, masyarakat diharapkan sadar pentingnya berolahraga untuk kesehatan. Tetapi, dirinya pun juga meminta partisipasi masyarakat untuk mengikuti kegiatan yang diselenggarakan oleh pemerintah.

“Makanya dengan kegiatan ini, tumbuhlah kesadaran masyarakat akan pentingnya olahraga,” cetusnya. (ADV/Disporakaltim)

Editor : Redaksi

Dispora Kaltim Harap Pemuda Kaltim Cepat Beradaptasi Pada Transformasi Digital

Dispora Kaltim Harap Pemuda Kaltim Cepat Beradaptasi Pada Transformasi Digital

Samarinda – Dinas Olahraga dan Pemuda (Dispora Kaltim) mengharapkan pemuda Kaltim dapat dengan cepat beradaptasi pada Transformasi Digital

Menurut Agus Hari Kesuma, peran sentral pemuda, khususnya di Kaltim, dalam menghadapi transformasi digital dan perubahan besar sehingga perlu dapat beradaptasi dan berkontribusi dalam menghadapi perubahan zaman.

Selain itu, Agus Hari Kesuma juga meminta agar pemuda turut serta mendukung pembangunan daerah sekaligus mendayagunakan kekuatan moral, kontrol sosial, dan berperan sebagai agen perubahan.

Peran dan tanggung jawab pemuda di Kaltim ini selaras dengan Peraturan Daerah Kalimantan Timur Nomor 8 Tahun 2022 tentang Kepemudaan.

Pemuda diharapkan dapat beradaptasi dengan cepat terhadap transformasi digital dan perubahan zaman. Untuk itu, pemuda perlu meningkatkan kualifikasi dan daya saing mereka, baik dalam hal keterampilan teknis (“hard skills”) maupun keterampilan sosial (“soft skills”) seperti berpikir kritis, kreativitas, kerja sama, dan komunikasi.

“Pemuda sebagai generasi masa depan bangsa, perlu meningkatkan dan menguatkan keahlian yang dimiliki melalui peningkatan perangkat hard-skill untuk mengejar transformasi digital dan perangkat soft-skill yang berfokus pada berpikir kritis, kreativitas, kerja sama, serta yang terpenting adalah komunikasi,” ujar Agus Hari Kesuma, beberapa waktu lalu.

Agus Hari Kesuma mengatakan bahwa pemuda memiliki peran sentral dalam mempersiapkan dan menghadapi perubahan besar yang akan datang, terutama dalam konteks Kaltim yang akan menjadi Ibu Kota Negara (IKN).

“Saya berharap pemuda kaltim harus dapat mengambil peran dan bukan menjadi penonton di IKN nanti,” tambahnya.

Agus Hari Kesuma juga menyoroti peran penting pemuda dalam ekonomi. Pemuda dianggap sebagai bonus demografi bagi Indonesia, dan mereka memiliki potensi untuk berkontribusi dalam pembangunan ekonomi melalui berbagai usaha bisnis.

Selain itu, Agus Hari Kesuma menekankan bahwa tantangan bonus demografi adalah peluang untuk kemajuan generasi muda. Dengan penduduk yang mayoritas berusia produktif, ini dapat membantu mewujudkan visi Indonesia Emas 2045.

“Pemuda juga merupakan agen perubahan dan pilar utama bangsa. Mereka memiliki potensi dan peran strategis dalam pembangunan daerah, sehingga perlu didorong melalui penyadaran, pemberdayaan, dan pengembangan yang terencana dan terpadu dalam pembangunan kepemudaan,” tutup Agus Hari Kesuma. (Adv/DisporaKaltim)

Editor : Redaksi

Butuh Waktu Melahirkan Atlet Berkualitas, Kepala Dispora Ingatkan Harus Lebih Kerja Keras

Butuh Waktu Melahirkan Atlet Berkualitas, Kepala Dispora Ingatkan Harus Lebih Kerja Keras

Samarinda – Untuk menciptakan Atlet yang berkualitas tidak mudah, membutuhkan waktu yang lama hingga 10 Tahun, Dinas Pemuda dan Olahraga ingatkan agar semua pihak, baik pelatih, pengurus maupun Atlet untuk bekerja lebih keras lagi.

Menurut AHK, untuk melahirkan atlet berprestasi diperlukan kerja keras baik dari pengurus olahraga, pelatih juga atlet dan waktu yang diperlukan juga tak sebentar, hingga 10 tahun dengan asumsi atlet yang dibina berusia dini.

Disamping itu, AHK menguraikan, diterbitkannya Peraturan Presiden (Perpres) terkait kehadiran Desain Besar Olahraga Nasional (DBON) Nomor 86 Tahun 2021 memiliki tujuan jelas. Yakni untuk pembinaan olahraga ke depan yang terfokus sejak dalam kandungan. “Artinya, DBON dibentuk untuk melahirkan atlet masa depan yang dilakukan sejak usia dini,” paparnya.

Disamping itu, upaya untuk meningkatkan prestasi olahraga Indonesia adalah bagian dari strategi membangun karakter dan harga diri bangsa. “Prosesnya ketekunan, kerja keras, memiliki komitmen, konsistensi dari seluruh pemangku kepentingan olahraga nasional. Pembinaan dan pengembangan olahraga nasional memerlukan waktu yang panjang dan terencana,” jelasnya. (adv/Disporakaltim)

Editor : Redaksi

Tingkatkan Kinerja Pegawai, Dispora Gelar Pelatihan Menulis Berita

Tingkatkan Kinerja Pegawai, Dispora Gelar Pelatihan Menulis Berita

Samarinda – Dalam meningkatkan kinerja para pegawai, Dinas Pemuda dan Olahrga (Kaltim) menggelar pelatihan menulis berita. Pelatihan diikuti para peserta pegawai Dispora dari berbagai bidang.

Acara tersebut berlangsung di Ruang Rapat Dispora Kaltim Lantai 2, Kompleks Gelora Kadrie Oening, Samarinda, Rabu, 1 November 2023.

Pelatihan tersebut menghadirkan narasumber berkompeten di bidang jurnalistik. Yakni Wiwid Mahendra, dari media Viva Borneo.

Sekretaris Dispora Kaltim, Sri Wartini mengungkapkan, tujuan pelatihan ini untuk meningkatkan kinerja pegawai.

“Bertujuan meningkatkan kinerja para pegawai pada umumnya dan memberikan bobot lebih pada kualitas penulisan berita untuk dipublikasi pada khususnya,” terang Sri, seperti dikutip dari akun Instagram resmi @ppid.dispora.kaltim.

Wiwid Mahendra, yang juga sekretaris Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kaltim itu memberikan materi berupa penulisan narasi.

Kegiatan yang terlaksana selama 3 jam itu berlangsung khidmat. Diselingi diskusi tanya jawab dengan para peserta. Baik dari segi teknis dan non teknis pemberitaan serta tips dan trik dari segi formal jurnalistik.(Adv/Disporakaltim)

Editor : Redaksi

Dispora Kaltim Berperan Aktif Ikuti Program Pertukaran Pemuda Antar Negara

Dispora Kaltim Berperan Aktif Ikuti Program Pertukaran Pemuda Antar Negara

ERITA 22# TERBIT 03/11/2023

 

Samarinda – Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kaltim berperan aktif dalam mengikuti Pertukaran Pemuda Antar Negara (PAN).

Dalam 3 tahun terakhir Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) telah mengirim pemuda-pemudi terbaik Benua Etam dalam program PAN.

Program Pertukaran Pemuda Etam (PPAN) sendiri merupakan program garapan Kemenpora RI yang telah dilaksanakan secara rutin hasil kerjasama Pemerintah RI dengan negara-negara sahabat yang telah diadakan sejak Tahun 1973.

PPAN salah satu program untuk mengembangkan generasi muda untuk memperluas pengetahuan dan wawasan dengan mengambil pemuda-pemudi di berbagai belahan provinsi di Indonesia.

“Tiga tahun terakhir kita sudah ikut serta, kami utus pemuda terbaik dari Kaltim. Ada yang ke Australia, Singapura, dan Korea. Terakhir ada yang ke Jepang, bulan September. Kalau yang ke Korea bulan Agustus, kalau ke Singapura bulan Juli,” kata Rasman Kepala Bidang Pengembangan Dispora Kaltim kepada awak media.

Rasman menjelaskan pihaknya sudah menyiapkan pemuda-pemudi berprestasi yang berencana mereka kirimkan. Ia pun bersyukur tiap tahunnya, Kaltim selalu mendapatkan jatah untuk mengikuti PPAN ini. Mengingat, tidak semua provinsi mendapatkan jatah dari Kemenpora RI.

“Seperti tahun ini. Kita sudah dapat 1 orang namanya Talita yang berangkat ke Korea. Kemudian untuk Singapura, namanya Hasbi dari Samarinda,” ujarnya.

Pemuda yang terpilih sebagai perwakilan Kaltim tentunya telah melalui proses seleksi yang ketat. Salah satu poin penting yang diseleksi yakni kepiawaian dalam bidang bahasa inggris, bidang akademik, kesenian, dan retorika.

“Ada syarat tertentu, yaitu TOEFL. Ada wawasan kebangsaannya ya, pancasila, lebih sulit dari CPNS. Akademisinya, keseniannya, cara presentasinya, hingga interviewnya. Banyak aspek yang kita nilai,” paparnya.

Melalui PPAN ini, menjadikan pemuda-pemudi Kaltim memiliki wawasan lebih mengenai negara lain, memiliki jejaring yang lebih luas dan tentunya dapat memanfaatkan ilmu yang diperoleh untuk membangun Kaltim kedepannya.

“Dia bisa lebih mengenal adat-istiadat, kesenian dan budaya di negara tujuan. Ia juga bisa menciptakan jaringan informasi, komunikasi dan bisnis dengan negara sahabat. Serta, meningkatkan rasa saling pengertian diantara masyarakat. Yang terpenting bisa bermanfaat untuk Kaltim,” pungkasnya. (Er/Adv Dispora Kaltim)

Editor : Redaksi

Memudahkan Pengarsipan, Dispora Gunakan Aplikasi Srikandi

Memudahkan Pengarsipan, Dispora Gunakan Aplikasi Srikandi

Bontang – Dalam memudahkan pengarsipan berkas-berkas, Dinas Pemuda dan Olahraga menggunakan aplikasi Srikandi. Hal tersebut merupakan salah satu inovasi terbaru yang akan membantu meningkatkan kinerja dan pelayanan adalah penggunaan aplikasi Sistem Informasi Kearsipan Dinamis Terintegrasi.

Sekertaris Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kaltim Sri Wartini menyampaikan, dengan tegas menyatakan pentingnya pengelolaan arsip dalam konteks pemerintahan. Arsip bukan hanya sekadar kumpulan dokumen, tetapi juga representasi dari sejarah dan proses kerja pemerintah.

Dalam pandangan Sri Wartini, aplikasi Srikandi yang diperkenalkan oleh Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kaltim adalah langkah positif dalam memastikan integritas dan aksesibilitas arsip milik seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

“Arsip itu sangat penting buat pemerintahan. Apalagi aplikasi Srikandi memberikan kemudahan kami di pemerintahan dalam surat menyurat dan korespondensi antar OPD,” ungkapnya dengan antusias belum lama ini.

Sebelumnya, data dan arsip pemerintah Kaltim disimpan melalui aplikasi Sistem Informasi Data (Sidata) yang dikelola oleh Dinas Komunikasi dan Informatika Kaltim.

Namun, berdasarkan Surat Edaran Gubernur Kaltim, langkah signifikan dilakukan dengan menggantikan aplikasi Sidata dengan Srikandi, yang dikelola oleh Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kaltim.

“Saat ini ada dua versi, artinya aplikasi yang lama yang dikelola Kominfo masih berjalan dan Srikandi juga. Tetapi sesuai dengan surat edaran gubernur, OPD akan diwajibkan untuk beralih menggunakan Srikandi,” jelas Sri Wartini.

Aplikasi Srikandi menawarkan sejumlah keunggulan yang menjadi alasan kuat mengapa pemerintah Kaltim memutuskan untuk mengadopsinya. Berikut adalah beberapa keunggulan utama dari Srikandi:

Dalam dunia pemerintahan, komunikasi antar-OPD dan bahkan dengan kementerian adalah hal yang rutin.

Srikandi menyederhanakan proses ini dengan memudahkan surat menyurat dan pertukaran informasi.
Dengan demikian, pelayanan kepada masyarakat menjadi lebih efisien.

Aplikasi Srikandi tidak hanya mempermudah komunikasi, tetapi juga memungkinkan integrasi antar-OPD. Hal ini berarti berbagai departemen pemerintah dapat dengan mudah berbagi data dan informasi, yang pada akhirnya akan menghasilkan keputusan yang lebih baik.

Kepatuhan terhadap peraturan dan surat edaran pemerintah adalah kunci dalam administrasi pemerintahan yang baik. Dengan beralih ke Srikandi sesuai dengan surat edaran gubernur, Dinas Pemuda dan Olahraga Kalimantan Timur menunjukkan komitmen dalam menjalankan tugasnya sesuai dengan regulasi yang berlaku.

Saat ini, Dispora Kaltim masih menggunakan aplikasi Sidata hingga akhir tahun 2023. Hal ini sebagai tindakan transisi sebelum penuhnya mengadopsi Srikandi. Sri Wartini menjelaskan, “Kami telah berkomunikasi dengan Kominfo untuk memahami bagaimana data-data dalam Sidata akan diintegrasikan dengan Srikandi. Kami diberikan waktu hingga akhir tahun untuk menyelesaikan proses ini. Selanjutnya, Dispora akan sepenuhnya menggunakan aplikasi Srikandi sesuai dengan surat edaran gubernur.”

Pengenalan aplikasi Srikandi dalam pengelolaan arsip oleh Dinas Pemuda dan Olahraga Kalimantan Timur adalah langkah progresif yang akan membawa manfaat besar bagi pemerintahan daerah ini. Kemudahan dalam surat menyurat, integrasi antar-OPD, dan komitmen terhadap regulasi pemerintah adalah bukti dari komitmen Dispora Kaltim untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Dengan terus berbenah dan mengadopsi teknologi terkini, Dinas Pemuda dan Olahraga Kalimantan Timur menunjukkan bahwa mereka berada di jalur yang tepat untuk menjadi pionir dalam pengelolaan arsip dan pelayanan publik yang unggul. (Adv/DisporaKaltim)

Editor : Redaksi

Dispora Gelar Seminar Kewirausahaan, Sasar Mahasiswa Sebagai Generasi Wirausaha

Dispora Gelar Seminar Kewirausahaan, Sasar Mahasiswa Sebagai Generasi Wirausaha

Bontang – Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kaltim menggelar seminar di berbagai kampus, hal tersebut sebagai upaya menciptakan generasi muda dalam mempersiapka diri terjun ke dunia Wirausaha.

Rasman Rading, Kepala Bidang Pemberdayaan Kepemudaan Dispora Kaltim, mengatakan pihaknya sudah lama merencanakan seminar kewirausahaan.

“Terutama di kampus. Tempo hari kami sudah laksanakan di Untag (Universitas 17 Agustus, Red.), Oktober kemarin di UMKT (Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur, Red.), lalu di Unmul (Universitas Mulawarman, Red.),” katanya, kemarin.

Menurut Rasman Rading, selama ini seminar kewirausahaan banyak diadakan di hotel. Namun di akhir tahun ini Dispora Kaltim memilih menggandeng kampus untuk memberikan informasi kewirausahaan kepada para mahasiswa secara langsung.

“Kami akan melaksanakan seminarnya di kampus, karena jika kami adakan di hotel biayanya akan lebih mahal. Jadi lebih efisien dan efektif jika kegiatan di kampus. Disamping itu lebih banyak keuntungan yang bisa didapatkan,” tuturnya.

Disamping itu, Rasman Rading membeberkan alasan kenapa menargetkan kampus. Sebab Dispora Kaltim bertujuan untuk membuka mindset mahasiswa dalam berusaha mulai dari mempersiapkan ilmu, mental, hingga modal bakal diterangkan dalam seminar kewirausahaan nanti.

“Kami berusaha membuat seminar kewirausahaan semenarik mungkin agar dapat menumbuhkan kepercayaan diri mahasiswa untuk berani membuat usaha, contohnya kita buka pikiran mereka. Jika ingin ada penghasilan ya harus buka usaha,” pungkasnya. (adv/Disporakaltim)

Editor : Redaksi

Terbitnya Perda Kepemudaan, Dispora Harap Ciptakan Generasi Muda Berkualitas

Terbitnya Perda Kepemudaan, Dispora Harap Ciptakan Generasi Muda Berkualitas

Bontang – Terbitnya Peraturan Daerah (Perda) Nomor 8 tahun 2022 tentang kepemudaan, Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kaltim berharap dapat menciptakan generasi muda yang berkualitas.

Menurut Agus Hari Kesuma, pihaknya bersyukur dengan terbitnya perda tersebut. Pasalnya, kehadiran perda itu dapat menjadi wadah bagi pemuda sehingga akan menciptakan generasi penerus bangsa berkualitas kedepannya.

Agus Hari Kesuma menilai bahwa peraturan ini memiliki nilai penting dalam mendukung upaya Dispora Kaltim dalam mengelola dan memfasilitasi kegiatan pemuda.

Selain itu, perda tersebut akan menjadi sarana penting bagi pemuda. Sehingga pemuda sebagai generasi penerus negara harus diarahkan dengan baik.

Agus Hari Kesuma juga berharap agar seluruh pemuda di Kaltim dapat memahami sepenuhnya peran dan tanggung jawab mereka dalam peraturan ini, serta peran pemerintah terhadap pemuda.

Ia menekankan pentingnya peran besar pemuda dalam pembangunan negara kedepannya dan mengingatkan bahwa mereka harus dibina agar memahami peran mereka dengan baik, menjadi pemuda yang unggul, dan memiliki daya saing.
Salah satu aspek penting adalah kontribusi mereka dalam proses pembangunan Ibu Kota Negara (IKN).

“Pemuda memiliki peran besar untuk kemajuan bangsa kita kedepan. Oleh sebab itu kita harus membina agar mereka paham terkait peran mereka, serta menjadi pemuda yang unggul dan berdaya saing. Salah satunya dapat berperan dalam proses pembangunan IKN,” ujar Agus.

Di sisi lain, Kepala Bidang Pengembangan Pemuda Dispora Kaltim, Rasman, mencatat perlunya semua pihak mendukung pemuda lokal untuk bersaing dengan baik di masa depan.

Rasman juga mengingatkan bahwa persiapan pemuda saat ini sangat penting. Jika tidak mempersiapkan pemuda dengan baik, akan merugikan kita semua sebagai pemegang kebijakan.

“Suka tidak suka, kita harus mulai mempersiapkan para pemuda kita. Kalau kita tidak mempersiapkan pemuda saat ini, sungguh rugilah kita sebagai pemangku kebijakan,” ujar Rasman.

Dispora Kaltim, kata Rasman, terus berkomitmen untuk mendukung pembangunan IKN melalui berbagai kegiatan yang bertujuan untuk meningkatkan semangat pemuda dalam berkontribusi pada pembangunan IKN.

Selain itu, pemerintah Provinsi Kaltim sudah memiliki Peraturan Daerah yang bertujuan untuk meningkatkan indeks pembangunan pemuda dan telah membentuk kelompok kerja.

Dispora Kaltim juga telah menyelenggarakan berbagai kompetisi sebagai langkah untuk meningkatkan motivasi dan kompetensi pemuda.
Terakhir, Rasman menekankan upaya untuk mensosialisasikan kompetisi dan kegiatan kepemudaan melalui media dan berbagai acara, termasuk pertukaran mahasiswa internasional. (Adv/DisporaKaltim)

Editor : Redaksi

Indeks Pembangunan Pemuda Kaltim Dibawah Rata-Rata, Ini Penjelasan Dispora

Indeks Pembangunan Pemuda Kaltim Dibawah Rata-Rata, Ini Penjelasan Dispora

Bontang – Indeks Pembangunan Pemuda Kaltim (IPP) Kalimantan Timur (Kaltim) di bawah rata-rata IPP Nasional

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kaltim, Agus Hari Kusuma mengatakan, Indeks Pembangunan Pemuda (IPP) target Nasional berada di angka 53,33, dan Kaltim hanya berada di angka 52,50. Dari 38 Provinsi di Tanah Air, Kaltim berada di urutan 17.

““IPP Kaltim saat ini hanya 52,50. Ini masih di bawah rata-rata nasional yang 53,33. Kita harus meningkatkan semua domain IPP agar bisa mencapai target nasional tahun 2024 yaitu 57,67,” ujar Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kalimantan Timur (Kaltim) Agus Hari Kesuma.

Dia mengaku akan berupaya meningkatkan IPP Kaltim tahun depan. Apalagi Kaltim menjadi Ibu Kota Negara (IKN). “Kita harus banyak kerja keras untuk meningkatkan IPP di Kaltim. Apalagi kita akan menjadi IKN. Kita harus punya SDM yang berakhlak mulia dan berdaya saing,” katanya.

Menurut Agus Hari Kesuma, IPP merupakan ukuran kualitas hidup pemuda dalam berbagai aspek. Ada enam domain yang menjadi tolok ukur IPP, yaitu pendidikan, kesehatan, kesejahteraan, lapangan dan kesempatan kerja, partisipasi dan kepemimpinan, serta gender dan diskriminasi.

“Kita butuh sinergitas dan komitmen bersama dari akademisi, pemerintah, swasta, media, dan masyarakat. Termasuk juga pemuda dan organisasi kepemudaan. Mereka adalah subjek utama dalam pembangunan IPP,” papar Agus Hari Kesuma.

Untuk itu, Dispora Kaltim terus melakukan berbagai upaya untuk membangun pemuda di provinsi ini. Salah satunya adalah dengan melibatkan semua pihak yang terkait dengan pembinaan pemuda.

Agus Hari Kesuma berharap, dengan peningkatan IPP, Kaltim bisa memanfaatkan peluang bonus demografi. Ia juga berharap, pemuda Kaltim bisa menjadi pemimpin masa depan yang berkualitas.

“Kita ingin mencetak SDM unggul yang memiliki daya saing tinggi. Baik itu pemuda di kota maupun di desa. Kita ingin mereka bisa berkontribusi untuk kemajuan Kaltim dan Indonesia,” pungkasnya. (adv/Disporakaltim)

Editor : Redaksi

Dispora Kaltim Seleksi Atlet Bulutangkis Terbaik

Dispora Kaltim Seleksi Atlet Bulutangkis Terbaik

Bontang – Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kaltim, lakukan seleksi atles bulutangkis terbaik.

Cabang olahraga (Cabor) merupakan salah satu olahraga yang banyak diminati, dan juga salah satu olahraga yang aktif dalam kejuaraan daerah hingga dunia.

Kadispora Kaltim, Agus Hari Kesuma menjelaskan upaya-upaya penjaringan atlet terus dilakukan melalui kejuaraan dan pembinaan atlet usia dini. Ia juga menjelaskan bahwa Pemprov Kaltim memiliki perhatian besar untuk kemajuan bulutangkis dengan memberikan dukungan, pembinaan, pelatihan, hingga pembinaan bibit unggul muda melalui sejumlah kejuaraan.

“Pemprov tentunya sangat mendukung, makanya selalu ada kejuaraan bulu tangkis salah satunya Kejurprov Bulutangkis Pelajar Piala Gubernur Kaltim 2023 pada 27 September hingga 1 Oktober 2023 untuk kategori pelajar,” kata AHK

Lebih lanjut, didampingi Kepala Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga Masturi Akbar Tapipullah, AHK juga mengatakan bahwa ejuaraan bulu tangkis Pelajar Piala Gubernur Kaltim yang telah digelar beberapa waktu lalu, bertujuan untuk mencari bibit unggul dari kalangan pelajar dan mengukur kemampuan atlet serta menumbuhkan semangat persahabatan dan mempererat persaudaraan di antara sesama atlet dan pelatih.

Kemudian untuk memotivasi atlet dalam membentuk karakter mental tanding yang optimal, sehingga mental tetap kuat di berbagai kelas pertandingan.

“Untuk mencetak prestasi memerlukan waktu panjang, penuh perjuangan berliku. Semua prestasi tidak mungkin diperoleh secara instan dengan hasil yang bisa langsung dirasakan dan dilihat publik, namun semuanya harus ditempuh penuh perjuangan pantang menyerah,” ucapnya.

Kejuaraan bulutangkis pelajar tersebut diikuti oleh 230 peserta dari berbagai sekolah dan klub bulutangkis yang tersebar di kabupaten/kota di Kaltim.

Setiap pemenang dari kejuaraan ini selain mendapatkan medali dan penghargaan lain dari Pemprov Kaltim, juga akan diikutkan dalam Kejuaraan Bulutangkis Piala Presiden, kemudian akan diikutkan dalam penyelenggaraan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) dan Pekan Olahraga Pelajar Nasional (Popnas). (Adv Dispora Kaltim)

Editor : Redaksi

Copyright © 2026 LatestIDN