Kegiatan CSR Gathering, Wabup Kasmidi: CSR Merupakan Kewajiban Bersama

Kegiatan CSR Gathering, Wabup Kasmidi: CSR Merupakan Kewajiban Bersama

Wakil Bupati Kutai Timur (Kutim) Kasmidi Bulang menegaskan bahwa pembangunan dan pemeliharaan infrastruktur merupakan kewajiban semua pihak, termasuk perusahaan yang beroperasi di daerah tersebut.

Hal ini disampaikan Kasmidi saat memberikan sambutan dalam kegiatan CSR Gathering yang digelar di Ballroom Hotel Mercure Samarinda pada 1 Agustus 2023 lalu. Kegiatan ini diikuti oleh 12 perusahaan yang beroperasi di Kutim.

“Pembangunan dan pemeliharaan infrastruktur merupakan kewajiban semua pihak, tidak hanya pemerintah daerah,” kata Kasmidi.

Menurut Kasmidi, perusahaan memiliki tanggung jawab untuk turut serta dalam pembangunan dan pemeliharaan infrastruktur di wilayah operasinya. Hal ini sejalan dengan Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2007 tentang Penanaman Modal.

“Perusahaan harus berkontribusi dalam pembangunan dan pemeliharaan infrastruktur, terutama infrastruktur yang dibutuhkan oleh masyarakat sekitar,” tegas Kasmidi.

Pada kesempatan tersebut, Kasmidi juga menyampaikan apresiasinya kepada perusahaan-perusahaan yang telah berpartisipasi dalam kegiatan CSR Gathering. Ia berharap, kegiatan ini dapat menjadi sarana untuk meningkatkan sinergi antara pemerintah daerah dan perusahaan dalam pembangunan dan pemeliharaan infrastruktur di Kutim.

“Saya berharap, kegiatan ini dapat menjadi sarana untuk meningkatkan sinergi antara pemerintah daerah dan perusahaan,” harap Kasmidi. (*)

Pemkab Kutim Gelar FGD Strategi Komunikasi Merdeka Belajar

Pemkab Kutim Gelar FGD Strategi Komunikasi Merdeka Belajar

Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) bersama Balai Penjamin Mutu Pendidikan (BPMP) Kalimantan Timur (Kaltim) menggelar fokus group discussion (FGD) di Hotel Royal Victoria Sangatta, Selasa (1/8/2023). FGD tersebut membahas strategi komunikasi merdeka belajar.

Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman mengatakan, FGD tersebut penting bagi dunia pendidikan di Kutim. Menurutnya, Kurikulum Merdeka Belajar merupakan kebijakan yang tepat untuk diterapkan di Kutim, karena sesuai dengan situasi pendidikan saat ini.

“Kurikulum Merdeka Belajar memberikan keleluasaan kepada guru untuk mengembangkan kompetensinya, sehingga proses pembelajaran dapat berjalan dengan baik,” ujar Ardiansyah.

Ardiansyah berharap, FGD tersebut dapat menghasilkan strategi komunikasi yang efektif untuk menyampaikan informasi tentang Kurikulum Merdeka Belajar kepada masyarakat.

“Kami berharap, melalui FGD ini, kita dapat menghasilkan strategi komunikasi yang tepat sasaran dan efektif untuk menyampaikan informasi tentang Kurikulum Merdeka Belajar kepada masyarakat,” ujar Ardiansyah.

Ardiansyah menambahkan, strategi komunikasi tersebut harus dapat menjawab berbagai pertanyaan dan keluhan masyarakat tentang Kurikulum Merdeka Belajar.

“Kita harus bisa menjawab berbagai pertanyaan dan keluhan masyarakat tentang Kurikulum Merdeka Belajar, sehingga masyarakat dapat memahami dan mendukung kebijakan ini,” ujar Ardiansyah.

Pada FGD tersebut, para peserta mendiskusikan berbagai strategi komunikasi untuk menyampaikan informasi tentang Kurikulum Merdeka Belajar kepada masyarakat.

Salah satu strategi yang dibahas adalah penggunaan media sosial. Para peserta menilai, media sosial merupakan sarana yang efektif untuk menyampaikan informasi kepada masyarakat secara cepat dan tepat.

Selain itu, para peserta juga membahas strategi komunikasi yang melibatkan tokoh masyarakat dan tokoh agama. Para peserta menilai, tokoh masyarakat dan tokoh agama dapat menjadi jembatan untuk menyampaikan informasi tentang Kurikulum Merdeka Belajar kepada masyarakat. (*)

Komitemen Pemkab Kutim dalam Pelestarian Lingkungan Terungkap dalam Ekspose Kajian D3LH

Komitemen Pemkab Kutim dalam Pelestarian Lingkungan Terungkap dalam Ekspose Kajian D3LH

Hotel Royal Viktoria menjadi saksi pembukaan ekspose hasil Penyusunan Dokumen Kajian Daya Tampung dan Daya Dukung Lingkungan Hidup (D3LH) di Kutai Timur pada Senin (31/07/2023). Acara ini, yang menjadi bukti nyata komitmen pelestarian lingkungan, diprakarsai oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kutai Timur, didukung oleh Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Pemkab Kutim), USAID Sustainable Environmental Governance Across Regions (SEGAR) Kalimantan Timur, serta tim Penyusun dari LP3M Universitas Mulawarman Samarinda.

Kehadiran beragam pihak, mulai dari perwakilan instansi pemerintahan, lembaga swadaya masyarakat, hingga kalangan akademisi, menjadi bukti pentingnya ekspose ini sebagai langkah nyata dalam menjaga keseimbangan lingkungan hidup di Kutai Timur.

Bupati Kutai Timur, Ardiansyah Sulaiman, dalam pidatonya menggarisbawahi pentingnya acara ini sebagai pedoman dalam memandu pembangunan berkelanjutan di daerah tersebut. Ia juga mengajak semua pihak untuk meningkatkan kesadaran kolektif terhadap pentingnya pelestarian lingkungan untuk kesejahteraan dan masa depan generasi mendatang.

“Komitmen untuk melindungi dan melestarikan lingkungan hidup harus menjadi bagian dari identitas kita,” ujar Bupati Ardiansyah Sulaiman.

Ekspose Kajian D3LH ini memberikan pandangan mendalam tentang langkah-langkah strategis untuk menjaga keseimbangan antara pembangunan dan pelestarian lingkungan hidup. Armin, Kepala DLH Kutai Timur, menjelaskan bahwa kajian ini mencakup analisis dampak lingkungan dan kapasitas ekosistem. Dokumen ini menjadi tonggak awal dalam penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Panjang, yang nantinya akan menjadi dasar bagi Dokumen Kajian Lingkungan Hidup Strategis (KLHS) yang lebih rinci.

Melalui ekspose kajian D3LH ini, Pemkab Kutim tidak hanya mengungkapkan tekadnya dalam menjaga kelestarian lingkungan, tetapi juga membangun pijakan kuat untuk pembangunan yang lebih baik dan lestari di Kutai Timur. (*)

Bantuan Keuangan Parpol di Kutim, Dinilai Adil dan Mampu Dukung Fungsi Partai

Bantuan Keuangan Parpol di Kutim, Dinilai Adil dan Mampu Dukung Fungsi Partai

Bupati Kutai Timur (Kutim) Ardiansyah Sulaiman menilai besaran bantuan keuangan parpol di Kutim sebesar Rp2.772 per suara sah sudah mendekati keadilan. Besaran tersebut telah diatur oleh Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri).

Ardiansyah mengatakan, bantuan keuangan parpol merupakan salah satu bentuk dukungan pemerintah daerah terhadap parpol. Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu parpol dalam menjalankan fungsinya.

“Besaran bantuan tersebut sudah mendekati keadilan, karena pekerjaan partai politik sangat besar. Partai politik memiliki banyak tanggung jawab, mulai dari pemilu, pendidikan politik, hingga keikutsertaan dalam pembangunan daerah,” kata Ardiansyah.

Menurut Ardiansyah, bantuan keuangan parpol dapat digunakan untuk berbagai keperluan, seperti kegiatan pendidikan politik, sosialisasi program pemerintah, dan kegiatan sosial.

Bantuan keuangan parpol juga dapat digunakan untuk meningkatkan kapasitas parpol, sehingga dapat menjalankan fungsinya dengan lebih baik.

“Saya berharap bantuan keuangan ini dapat dimanfaatkan secara maksimal oleh parpol untuk mendukung fungsinya,” kata Ardiansyah. (*)

Bantuan Keuangan Parpol di Kutim, Dukungan Pemerintah Daerah untuk Meningkatkan Demokrasi

Bantuan Keuangan Parpol di Kutim, Dukungan Pemerintah Daerah untuk Meningkatkan Demokrasi

Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) menyerahkan bantuan keuangan kepada 10 partai politik (parpol) yang memiliki kursi di DPRD Kutim. Bantuan keuangan tersebut sebesar Rp461 juta, yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kutim, yang digelar di Kantor Bupati Kutai Timur (Kutim) di Ruang Tempudau, Bukit Pelangi Senin (31/07/2023).

Bantuan keuangan parpol merupakan salah satu bentuk dukungan pemerintah daerah terhadap parpol. Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu parpol dalam menjalankan fungsinya sebagai sarana pendidikan politik dan sarana bagi masyarakat untuk menyalurkan aspirasi politiknya.

Pada tahun 2023, bantuan keuangan parpol di Kutim diberikan kepada 10 partai politik yang memiliki kursi di DPRD Kutim. Bantuan tersebut diberikan secara proporsional berdasarkan jumlah perolehan suara sah pada pemilihan umum anggota DPRD Kutim tahun 2019.

Besaran bantuan keuangan parpol di Kutim sebesar Rp2.772 per suara sah. Besaran tersebut sudah diatur oleh Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri).

Bantuan keuangan parpol di Kutim diharapkan dapat meningkatkan kualitas demokrasi di daerah tersebut. Bantuan tersebut dapat membantu parpol dalam menjalankan fungsinya sebagai sarana pendidikan politik.

Partai politik memiliki peran penting dalam demokrasi. Parpol dapat memberikan pendidikan politik kepada masyarakat, sehingga masyarakat dapat memahami hak dan kewajibannya dalam kehidupan demokrasi.

Dengan pendidikan politik, masyarakat dapat berpartisipasi secara aktif dalam proses demokrasi. Masyarakat dapat mengetahui haknya untuk memilih dan dipilih, serta dapat mengetahui kewajibannya sebagai warga negara.

Bantuan keuangan parpol juga diharapkan dapat mendorong parpol untuk berperan aktif dalam pembangunan daerah. Parpol dapat membantu pemerintah daerah dalam menyelesaikan berbagai masalah yang dihadapi daerah.

Kemitraan antara pemerintah daerah dan parpol penting untuk menjaga stabilitas politik dan pembangunan daerah. Bantuan keuangan parpol merupakan salah satu bentuk kemitraan antara pemerintah daerah dan parpol.

Dengan bantuan keuangan tersebut, diharapkan parpol dapat menjalankan fungsinya dengan lebih baik, sehingga dapat meningkatkan kualitas demokrasi di Kutim. (*)

Bupati Kutim Buka FGD Ekspos Penyusunan DDDTLH 2023

Bupati Kutim Buka FGD Ekspos Penyusunan DDDTLH 2023

Kronikkaltim.com – Bupati Kutai Timur (Kutim), Ardiansyah Sulaiman membuka Focus Group Discussion (FGD) ekspos penyusunan dokumen daya dukung dan daya tampung lingkungan hidup (DDDTLH) di Hotel Royal Victoria Sangatta, Senin (31/7/2023).

Kegiatan tersebut turut dihadiri Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kutim Armin Nasar dan Staf ahli Unmul Kaltim Yohanes Budi.

Pemkab Kutai Timur (Kutim) melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) melaksanakan Focus Group Discussion (FGD) ekspos penyusunan dokumen daya dukung dan daya tampung lingkungan hidup (DDDTLH). Kegiatan dibuka Bupati Kutim, Ardiansyah Sulaiman di Hotel Royal Victoria Sangatta, Senin (31/7/2023).

Dalam sambutannya, Ardiansyah menyatakan, kebutuhan penyusunan daya dukung dan daya tampung lingkungan hidup di setiap wilayah sangat mendesak dan strategis, karena fenomena degradasi lingkungan di Indonesia kini sudah menjadi isu global.

“Dukungan sistem metodologi yang jelas dan mampu mewadahi semua kepentingan pembangunan dan pelestarian lingkungan sangat diperlukan,’ ujarnya.

Ardiansyah berharap, penyusunan daya dukung dan daya tampung lingkungan hidup dapat menjadi instrumen pengelolaan dan perlindungan lingkungan hidup yang berkelanjutan di Kutim.

“Mendeskripsikan dan menganalisis dokumen daya dukung dan daya tampung lingkungan hidup menjadi dasar pertimbangan dan penentuan kebijakan dalam arah pembangunan daerah,” jelasnya.

Ardiansyah menambahkan, dokumen daya dukung dan daya tampung lingkungan hidup berupa laporan kajian yang terdiri dari lapaoran induk dan album peta.

“Diharapkan FGD (Focus Group Discussion) yang kita laksanakan ini agar para peserta memberikan masukan ataupun saran serta membantu dalam pengumpulan data terkait, sehingga penyusunan daya dukung dan daya tampung lingkungan hidup ini dapat tersusun dengan baik,” ucapnya.(ADV/IRS).

Pemkab Kutim Bangun Venue Tenis Meja Senilai Rp2,2 Miliar untuk Tingkatkan Prestasi Atlet

Pemkab Kutim Bangun Venue Tenis Meja Senilai Rp2,2 Miliar untuk Tingkatkan Prestasi Atlet

Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) akan membangun venue tenis meja di samping Kwarcab Pramuka di jalan APT Pranoto, Gang PLN Sangatta Utara. Pembangunan venue ini merupakan respon dari banyaknya peminat olahraga tenis meja di Kutim.

Venue tenis meja tersebut akan dibangun dengan anggaran sebesar Rp2,2 miliar, yang akan dibagi menjadi dua tahap, yaitu Rp1 miliar di APBD murni dan Rp1,2 miliar di APBD-P.

Venue tenis meja tersebut akan memiliki fasilitas yang lengkap, seperti tribun penonton, ruang ganti, fasilitas panggung, dan toilet. Ukurannya sekitar 15 x 20 meter persegi.

Pembangunan venue tenis meja ini diharapkan dapat meningkatkan prestasi atlet tenis meja di Kutim.

Saat ini, tenis meja menjadi salah satu olahraga yang cukup populer di Kutim. Hal ini terlihat dari banyaknya klub tenis meja yang bermunculan di berbagai kecamatan.

Namun, para atlet tenis meja di Kutim masih kesulitan untuk berlatih karena minimnya sarana dan prasarana yang memadai.

Dengan adanya venue tenis meja yang baru, para atlet tenis meja di Kutim akan memiliki tempat yang memadai untuk berlatih.

Hal ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas para atlet tenis meja di Kutim dan membawa nama harum Kutim di kancah nasional maupun internasional. (*)

Dianggarkan Rp2,2 Miliar, Venue Tenis Meja di Kutim Dibangun Tahun Ini

Dianggarkan Rp2,2 Miliar, Venue Tenis Meja di Kutim Dibangun Tahun Ini

LATESBONTANG – Venue tenis meja lengkap dengan fasilitas pendukung di Kutai Timur (Kutim) bakal segera dibangun tahun ini. Pemkab mengalokasikan anggaran pembangunan tempat olahraga tersebut di APBD Murni dan APBD-Perubahan 2023. Saat ini proyek yang akan menelan anggaran sebesar Rp2,2 miliar itu sudah masuk proses lelang.

Wakil Bupati Kutim, Kasmidi Bulang menyatakan, Pemkab Kutim mengalokasikan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) sebesar Rp2,2 miliar untuk membangun venue tenis meja.

“Di tahun 2023 ini kita akan membangunkan venue atau sarana prasarana (Sapras) untuk cabang olahraga (Cabor) Tenis Meja dengan anggaran kurang lebih Rp 2,2 miliar dengan dua tahap, di APBD murni Rp 1 miliar, di APBD-P Rp 1,2 miliar,” ujar Kasmidi, Sabtu (29/7/2023).

Pembangunan venue tenis meja itu, kata Kasmidi, berlokasi di samping Kwarcab Pramuka di jln APT Pranoto, Gang PLN, Desa Sangatta Utara, Kecamatan Sangatta Utara. Bangunan tersebut didesain dengan baik, ada tribun buat penonton, ruang ganti, fasilitas panggung, dan toilet. Ukuran di dalamnya berkisar 15 X 20 meter persegi.

“InsyaAllah kalau tidak ada halangan, dua minggu ke depan proses lelangnya sudah jalan, artinya pembangunan ini sudah pasti,” ucap Kasmidi.

Kasmidi mengatakan, dengan adanya venue tersebut, tentunya akan menjadi sarana buat pencinta tenis meja, untuk lebih giat lagi berlatih, sehingga mampu bersaing di tingkat Nasional bahkan ditingkatkan internasional.

“Kita berharap ke depannya akan muncul atlet-atlet potensial yang akan membawa nama harum Kutim khususnya di cabor tenis meja,” tuturnya.(ADV/Ir)

Wabup Kasmidi Resmi Membuka Permata Cinta Alam Indonesia

Wabup Kasmidi Resmi Membuka Permata Cinta Alam Indonesia

Wakil Bupati Kutai Timur, Kasmidi Bulang, resmi membuka acara Permata Cinta Alam Indonesia (CAI) Kutai Timur 2023 pada Sabtu (29/7/2023) pagi. Acara camping religius yang dikomandoi oleh Ikatan Remaja Masjid (Irma) Ulul Albaab LDII Kutim itu berlangsung di lapangan Masjid Ashaabul Jannah LDII Swarga Bara, Sangatta Utara, Kutai Timur.

Dalam sambutannya, Wabup Kasmidi Bulang mengatakan bahwa kegiatan seperti ini sangatlah positif karena dapat membangun karakter serta akhlak para peserta yang rata-rata masih duduk di bangku sekolah. Ia menambahkan bahwa pendidikan akhlak harus digalakan sedari dini, sebab ini penting dalam membangun jati diri anak yang notabennya sebagai penerus bangsa.

Dirinya juga mengajak para peserta yang mengikuti Kemah CAI ini untuk mempersiapkan diri masing-masing sehingga kelak dapat menjadi orang-orang yang berguna di lingkungan masyarakat terutama bagi Kutai Timur sendiri. Mengingat Kutai Timur juga sangat kaya akan sumber daya alam (SDA) nya maka penting untuk bisa mencetak generasi-generasi penerus yang bisa mengelola SDA ini sehingga tidak jatuh ke tangan orang lain.

Ketua Irma Ulul Albaab, Theo Okta Wirawan, mengatakan bahwa kegiatan yang diadakan untuk membina generasi muda ini juga bertujuan agar anak-anak ini tidak hanya alim menguasai ilmu tapi memiliki akhlak yang baik dan mandiri sehingga berguna bagi bangsa dan negara.

Peserta camping hari ini diambil dari remaja masjid-masjid binaan LDII se Kutai Timur. Jadi tidak semuanya hanya mewakili dan jumlahnya kira-kira ada sekitar 150 anak.

Acara ini dihadiri oleh Turu Ketua DPD LDII Kutim Damuri dan Sekretaris Imam Lutfi, Ketua Wanhat DPD LDII Kutim KH Muflikun Assiddiqy, Ketua Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kutim Faizal Rachman, Ketua Forum Sepakbola Generasi Indonesia (FORSGI) Kutim Siswahyudi, Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kutim Rudi Hartono, Budiman Hading, Wakil Ketua FKDM Mustajib Daroini dan Sekretaris Mukhtar, Perwakilan Kejaksaan Negeri Kutim, dan tamu undangan lainnya.

Wabup Kasmidi Bulang juga pernah menghadiri Hari Ulang Tahun (HUT) Permata pada Februari 2023 dan mengharapkan bahwa acara tersebut dapat menjadi wadah silaturahmi dan terus memberikan manfaat bagi masyarakat. Selain itu, ia juga pernah mengharapkan agar event bergengsi seperti Open Tournament AFKAB Kutim 2023 dapat memberikan manfaat bagi masyarakat. Pada acara Permata CAI Kutai Timur 2023, Wabup Kasmidi Bulang juga mengungkapkan harapannya untuk menciptakan generasi akhlakul kharimah.

Pembangunan Venue Tenis Meja Kutim Ditargetkan Rampung Sebelum Akhir Tahun

Pembangunan Venue Tenis Meja Kutim Ditargetkan Rampung Sebelum Akhir Tahun

Proses lelang pembangunan venue tenis meja di Kabupaten Kutai Timur (Kutim) akan dimulai dua minggu lagi. Hal ini disampaikan langsung oleh Wakil Bupati Kutim Kasmidi Bulang saat membuka Turnamen Tenis Meja antar Klub Se-Kutai Timur di Balai Pertemuan Umum (BPU) Sangatta Utara, Sabtu (29/07/2023).

“InsyaAllah kalau tidak ada halangan, dua minggu ke depan proses lelangnya sudah jalan, artinya pembangunan ini sudah pasti,” ujar Kasmidi Bulang.

Kasmidi menambahkan, pembangunan venue tenis meja ini akan menggunakan anggaran sebesar Rp2,2 miliar, yang akan dibagi menjadi dua tahap, yaitu Rp1 miliar di APBD murni dan Rp1,2 miliar di APBD-P.

Pembangunan venue tenis meja ini ditargetkan rampung sebelum akhir tahun 2023.

Kasmidi berharap, dengan adanya venue tenis meja yang baru, para atlet tenis meja di Kutim dapat lebih giat berlatih dan bersaing di tingkat nasional.

Ia juga berharap, pembangunan venue tenis meja ini dapat mendorong munculnya atlet-atlet tenis meja yang berbakat dari Kutim.

“Tentu kami berharap, vanue ini bisa melahirkan atlet-atlet baru di bidang tenis meja,” harapnya. (*)

Copyright © 2026 LatestIDN