Muhammad Aswar Ajak Anak Muda Bertumbuh dan Survive

Muhammad Aswar Ajak Anak Muda Bertumbuh dan Survive

LATESTBONTANG – Tokoh Pemuda Bontang, Muhammad Aswar, mengajak anak muda untuk bertumbuh dan survive dalam keadaan apapun.

Hal tersebut disampaikan dalam pengantarnya pada kegiatan bertajuk “Talk Everything About Business Until Jannah” yang digelar di Rumah Makan Si Bolang, Jumat (19/4/2023).

“Kita harus bertumbuh, kita harus survive, kita punya keluarga, orang-orang yang bergantung pada kita,” ujar Aswar di hadapan peserta yang terdiri dari pelaku usaha muda dan mahasiswa.

Ketua Umum Millenial Religius (Mirel) ini juga menekankan pentingnya peran anak muda dalam memimpin masa depan bangsa. Ia mengatakan bahwa pemimpin itu harus lahir dari anak muda yang memiliki visi, misi, dan nilai-nilai Islami.

“Anak muda adalah harapan bangsa. Ayo bertumbuh bersama-sama!” ajaknya.

Setelah pengantar yang disampaikan Direktur LPK Global Devi Course tersebut, kegiatan dilanjutkan dengan sesi materi yang dipaparkan oleh Iwan Susanto, master G-Coach yang juga merupakan owner Ayam Madu Wa Ndut.

Pada sesi materi, Iwan Susanto memaparkan bagaimana minset seorang agar bisa bertumbuh.

Kegiatan tersebut sekaligus menjadi ajang mempererat silaturahmi, dilanjutkan dengan buka bersama dan rama tamah. (*)

Ikut Terseret, Partai Gelora Bontang Nyatakan Sikap Terkait Kisru Ma’ruf Effendy dan PKS

Ikut Terseret, Partai Gelora Bontang Nyatakan Sikap Terkait Kisru Ma’ruf Effendy dan PKS

LATESTBONTANG.COM – Ikut terseret dalam kisruh yang melibatkan PKS dan salah satu kadernya, yang juga merupakan Anggota DPRD Kota Bontang Ma’ruf Effendy, Partai Gelora Kota Bontang kini buka suara.

Ketua DPD Partai Gelora Kota Bontang, Muhammad Aswar mengungkapkan, hal tersebut merupakan sesuatu yang penting, sehingga perlu segera menyampaikan sikap.

“Lebih dari 2000 anggota Partai Gelora Bontang yang terdaftar, tidak satu pun yang bernama Ma’ruf Effendy, sehingga tidak benar tudingan salah satu petinggi PKS Bontang yang menyatakan saudara Ma’ruf Effendy telah bergabung pada partai Gelora Bontang,” ujarnya.

Dia menambahkan, pihaknya tidak pernah menerima dan mengeluarkan Kartu Tanda Anggota (KTA) bernama Ma’ruf Effendy.

“Bahkan semenjak saya menjabat sebagai ketua DPD partai Gelora Bontang tidak pernah melihat beliau di kantor atau sekretariat DPD Gelora Bontang,” terangnya.

Dengan kejadian tersebut, Aswar meminta kepada DPD PKS Bontang untuk tidak melibatkan Partai Gelora Bontang pada pusaran Konflik.

“Partai Gelora adalah partai terbuka sehingga siapa pun bisa bergabung sebagai anggota partai, termasuk dari kader-kader partai lainnya, meski demikian tetap melalui mekanisme aturan kepartaian Gelora,” tegasnya.

Seperti diberikan sebelumnya, Mar’uf Effendi diberhentikan sebagai anggota PKS karena dianggap pindah ke partai lain.

Ma’ruf kemudian melakukan gugatan dan didaftarkan pada 8 April 2022 ke Pengadilan Negeri (PN) Bontang dengan berkas perkara nomor 12/Pdt.G/2022/PN Bon.

Dalam gugatan tersebut, Ma’ruf menuntut ganti rugi sebesar Rp 10 miliar.

Ia pun merasa dirugikan dengan keputusan PKS lantaran dirinya tidak diberikan kesempatan memberikan klarifikasi dalam 6 kali sidang yang digelar Dewan Etik Daerah PKS Kota Bontang.

Saat ini, persidangan lanjutan akan dilaksanakan pada 12 Mei 2022. Hal itu disampaikan pada sidang sebelumnya yang dipimpin Majelis hakim Haklainul Dunggio SH, MH.

“Sidang akan dilakukan pada panggilan ketiga atau terakhir pada 12 Mei 2022,” ucapnya Wakil ketua PN Bontang ini. (mar)

Copyright © 2026 LatestIDN