Training Asesor Kompetensi LSP Transafe 2022

Training Asesor Kompetensi LSP Transafe 2022

LSP Transafe dharma persada adalah lembaga sertifikasi profesi resmi di bawah naungan BNSP (841-ID), LSP Transafe melaksanakan uji kompetensi untuk personil di bidang K3, terutama di bidang Minyak dan gas (MIGAS). Saat ini LSP Transafe memiliki 27 skema terdaftar dan dalam pengembangan untuk skema-skema lainnya. Untuk mengantisipasi perkembangan tersebut, LSP Transafe melaksanakan penambahan asesor secara berkala.

Sebanyak 17 calon asesor dari LSP Transafe dan LSP Mitra mengikuti training dan uji kompetensi asesor sertifikasi BNSP. Kegiatan ini dilakukan di Kantor Penghubung Banten, sedangkan uji kompetensi dilaksanakan di Wisma Banten dan Pusat Pelatihan milik Transafe di Jakarta Timur.

training asesor kompetensi LSP Transafe

 

Ke 17 peserta asesor kompetensi di tahun ini adalah:

  1. Yoke Hasbyanto
  2. Adrianus Petrus Lagur
  3. Maharani Perdini
  4. Ronald Nawing
  5. Octaviana Lolita
  6. Annisa Akila
  7. Sri Astuti
  8. Ayu Lestari Putri
  9. Djemy Wagiu
  10. Nur Isya Agustini
  11. Januar Prasetio
  12. Nia Nurhayati Asman
  13. Nurul Hidayah
  14. Nurhasnah
  15. Tharra Ayuriany
  16. Bella Maharani
  17. Alfonso Keangg Ndiken

Sayangnya malam sebelum pelatihan, sejumlah calon peserta asal Bontang dan Kalimantan Timur lainnya terpaksa batal terbang karena kurang sehat.

 

Training Asesor Kompetensi di Wisma Banten 

Dalam pembukaan acara, Bapak Luki Tantra mewakili Pengurus LSP dan Manajemen punca Transafe Dharma Persada Group menyampaikan rasa syukur peserta mendapat kesempatan ini. Pihak BNSP masih berhati-hati untuk mengirimkan Master Asesor untuk melaksanakan Pelatihan Asesor selama Pandemi COVID masih menyebar. Beliau Juga menyampaikan agar peserta mengikuti arahan Master Asesor dan mengerjaan tugas dengan baik sehingga mendapatkan hasil yang maksimal.

Beliau juga memberikan ilustrasi dari Dewan Pengarah, bahwa dari 160 juta tenaga kerja produktif yang memerlukan kompetensi, para peserta calon asesor dapat menjadi asesor utk membantu pemerintah, BNSP dan industri dalam percepatan tercapainya target jumlah tenaga kerja Kompeten di Indonesia.

Master Asesor Pembimbing dalam kegiatan ini adalah Ibu Sri Praptowati dan Bapak Mohammad Hayat. Selama pelatihan, peserta digembleng dengan detil dengan memperhatikan semua aspek Knowledge (pengetahuan), Skill (ketrampilan) dan Attitude (sikap).

Acara ini dibantu oleh peserta Praktek Kerja Lapangan (PKL), Mbak Putri Hajarani Dan Restu Nurazizah Putri dari jurusan Teknik Elektronika Daya dan Komunikasi SMKN 26 Jakarta.

 

Uji Kompetensi Asesor BNSP di Pusat Pelatihan Transafe 

Di Hari kelima, uji kompetensi para calon asesor dilaksanakan terpisah. Bapak Luki Tantra mendampingi Master Asesor Penguji Bapak Sugianto di pusat pelatihan Transafe di Jakarta timur. Kegiatan di lokasi ini dibantu oleh asesi dari Transafe dan peserta PKL Putri Hajarani.

Peserta calon asesor kompetensi yang melakukan uji cek list di sini termasuk penggunaan Gantry Crane untuk skema Juru Ikat, Alat Pemadam Api Ringan untuk skema Pemadaman Kebakaran (Fireman), dan CPR Mannequin/Phantom untuk praktek Petugas Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan (First Aider/First Responder).

Acara dimulai dari pukul 09.00 pagi dan selesai di pukul 16.00. Kegiatan ini ditutup dengan foto bersama peserta dan Master Asesornya.

 

training asesor kompetensi LSP Transafe

Uji Kompetensi Asesor Kompetensi di Wisma Banten 

Di Wisma Banten, Manajer LSP Transafe Ibu Annissa Rachmawati menemani Master Asesor Utami Widiasih. Kegiatan di lokasi ini dibantu oleh asesi dari Transafe dan LSP Mitra. Peserta PKL Restu Nurazizah Putri membantu di sisi keadministrasian dan pengoperasian printer.

Selesai sedikit lebih lama daripada di pusat pelatihan Transafe, Foto bersama yang dilakukan Master Asesor dan para peserta di wisma banten mendapatkan jepretan yang elegan, megah dan mewah. Hal ini dikarenakan lampu utama (Chandelier) di balairung Wisma Banten yang dinyalakan semua.

Djemy Wagiu, “Pria Tampan dari Timur” yang menjadi julukannya memberikan sepatah kata saat diwawancarai di luar pintu wisma banten. Beliau berkata bahwa ini adalah kesempatan yang sangat bagus yang diberikan oleh manajemen Transafe kepadanya. Beliau merasa banyak tantangan yang didapatnya selama mengikuti uuji kompetensi namun bersyukur bahwa ia bisa menyelesaikannya dengan baik.

Beliau berharap bahwa lebih banyak lagi praktisi K3 yang bisa mengikuti training asesor kompetensi dan mendapatkan sertifikasi asesor kompetensi bidang K3 di masa depan.

 

djemy wagiu training asesor kompetensi LSP Transafe

 

Dengan ditutupnya acara ini secara resmi pada jumat sore, LSP Transafe berharap bahwa para asesor baru ini dapat membantu sertifikasi kompetensi tenaga kerja di Indonesia. Secara umum, LSP Transafe berharap kegiatan ini dapat menunjukkan kesungguhan LSP Transafe kepada pemerintah, BNSP, masyarakat dan dunia industry dalam sertifikasi kompetensi tenaga kerja di Indonesia.

 

Baca Berita lain tentang LSP Transafe di sini

 

Meningkatkan Kompetensi Personil K3 Dengan Trainer Sertifikasi BNSP

Meningkatkan Kompetensi Personil K3 Dengan Trainer Sertifikasi BNSP

(Exclusive Latest Bontang)

PT. Tenaga Kerja Kompeten Indonesia  kembali  sukses melaksanakan sejumlah Pelatihan training for trainer sertifikasi BNSP. Tercatat selama sebulan terakhir, ada 5 Pelatihan dan uji kompetensi train the trainer sertifikasi BNSP. Pelatihan yang dilaksanakan bersifat Hybrid, yaitu melalui tatap muka dan daring. Peserta kebanyakan mengambil KKNI Tingkat 3 dan KKNI tingkat 4. Ada peningkatan jumlah peserta yang berlatar belakang dari bidang Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) atau Health Safety Environment (HSE).

Dua kegiatan pelatihan yang terakhir dilaksanakan pada tanggal 5-8 April 2022 dan 11-13 April 2022 di Gedung Wisma Pede, Jakarta Selatan. Komposisinya, Hampir setengah peserta adalah orang HSE / K3 yang mengikuti pelatihan instruktur. Kenyataan ini menunjukkan peningkatan pemahaman akan pentingnya Sertifikasi BNSP bagi instruktur HSE di Indonesia.

Pelatihan berbasis kompetensi ini berdasarkan pada standar “SKKNI Nomor 161 Tahun 2015 Tentang KATEGORI PENDIDIKAN BIDANG STANDARISASI, PELATIHAN, DAN SERTIFIKASI” dan pemaketan KKNI No 233 tahun 2016.

Kedua pelatihan tersebut dipimpin oleh Bapak Luki Tantra. Senior advisor dan Senior Trainer dari PT. Tenaga Kerja Kompeten Indonesia. Yang menjadi Asisten Pelatihan untuk program ini adalah Bapak Pratama Jaya dan Ibu Nurhasnah. Ibu Nurhasnah adalah Peserta Terbaik Pelatihan Training of trainer ALPK3I 2022.

Tercatat peserta yang datang dari HSE perusahaan pertambangan dan Migas seperti Petrosea, Hasta Panca Mandiri Utamaharmoni Panca Utama, IMECO, PSI Drilling Services, Oceaneering, Cirebon Powers, dan lain lain.

Baca Juga Artikel Terkait

PT. Tenaga Kerja Kompeten Indonesia  merasakan peningkatan peserta tipe ini mulai Maret 2022. Dimana hampir semua sesi Private Inhouse diisi dengan peserta berlatar belakang HSE. Pak Luki Tantra menyatakan bahwa ada dua hal yang meningkatkan jumlah peserta HSE di kelasnya.

Yang pertama mungkin karena kedekatan PT. Tenaga Kerja Kompeten Indonesia dengan Transafe Indonesia. Transafe Indonesia adalah Perusahaan Jasa Keselamatan dan Kesehatan Kerja (PJK3) terkemuka di Indonesia.

Alasan kedua peningkatan hadirnya Trainer dari kalangan HSE adalah pentingnya Pelatihan sertifikasi BNSP bagi mereka; Apalagi setelah dikeluarkannya beberapa Peraturan Pemerintah Indonesia terkait kompetensi.

PERATURAN PEMERINTAH TERKAIT PENTINGNYA SERTIFIKASI KOMPETENSI

Beberapa Perundangan atau peraturan pemerintah yang terkait pentingnya sertifikasi kompetensi bagi industri antara lain

1. Peraturan Pemerintah / PP No 10 Tahun 2018 Tentang Badan Nasional Sertifikasi Profesi : BNSP memiliki tugas untuk melakukan sertifikasi kompetensi kerja.

2. Peraturan Pemerintah / PP Nomor 31 Tahun 2006 tentang Sistem Pelatihan Kerja Nasional: Prinsip dasar pelatihan kerja adalah : Berbasis Pada Kompetensi Kerja;

3. Permen ESDM no. 5 tahun 2015 mengenai Pemberlakuan Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia di Bidang Kegiatan Usaha Minyak dan Gas Bumi secara Wajib dalam melaksanakan kegiatan usaha migas, badan usaha wajib memenuhi kompetensi,

4. Permen ESDM No. 42 Tahun 2016 Tentang Standardisasi Kompetensi Kerja di Bidang Pertambangan Mineral dan Batubara bahwa Setiap tenaga kerja yang bekerja di bidang pertambangan mineral dan batubara wajib memiliki kompetensi kerja

5. Permen ESDM No 26 Tahun 2018 Tentang Pelaksanaan Kaidah Pertambangan Yang Baik Dan Pengawasan Pertambangan Mineral dan Batubara bahwa Pemegang IUP wajib menerapkan standar kompetensi kerja nasional Indonesia, dan sebagainya.

Bahkan, informasi dari peserta, beberapa Contractor Safety Management System (CSMS) perusahaan Migas Besar mewajibkan instruktur K3 memiliki sertifikasi BNSP. Pertanyaan yang selalu muncul: Bagaimana Perusahaan Bisa Menjadikan Pekerjanya Kompeten Jika Pelatihnya Tidak Kompeten?

Sertifikasi Kompetensi Instruktur - TenagaKompeten.com

Unit kompetensi Train of Trainer Sertifikasi BNSP KKNI 4 yang dilalui para peserta adalah

  • Menerapkan Prinsip Kesehatan Kerja Untuk Mengendalikan Resiko K3
  • Mengaplikasikan Keterampilan Dasar Komunikasi
  • Melakukan Presentasi
  • Menyusun Program Pelatihan
  • Merencanakan Penyajian Materi Pelatihan
  • Melaksanakan Pelatihan Tatap Muka
  • Mengorganisasikan Asessmen
  • Mengases Kompetensi
  • Menyusun Modul Pelatihan Kerja
  • Mendesain Media Pembelajaran
  • Mendesain Pembelajaran Inovatif Untuk Suatu Program Pelatihan
  • Mengembangkan Perangkat Asessmen
  • Mengelola Bahan Pelatihan
  • Mengelola Peralatan Pelatihan

PT Tenaga Kerja Kompeten Indonesia berharap dapat berpartisipasi aktif dalam mendukung program untuk menciptakan tenaga kerja Indonesia yang “Berkompeten” di berbagai bidang profesi, khususnya di bidang pengajar/Instruktur untuk meningkatkan daya saing professional industri dalam bersaing di  ASEAN Free Trade Area (AFTA) dan ASEAN Economic Community dan era ekonomi dunia global.

###

Copyright © 2026 LatestIDN