Resolusi Tahun Baru Islam 1 Muharram 1445 H, Joni Ingin Tingkatkan Kesejahteraan dan Keharmonisan Masyarakat

Resolusi Tahun Baru Islam 1 Muharram 1445 H, Joni Ingin Tingkatkan Kesejahteraan dan Keharmonisan Masyarakat

Sangatta. Dalam menyambut tahun baru Islam 1 Muharram 1445 H, Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kutai Timur Joni, dengan penuh semangat menyatakan resolusi untuk meningkatkan kesejahteraan dan keharmonisan masyarakat di wilayah Kabupaten Kutai Timur. Dirinya ingin DPRD Kutai Timur terus berkomitmen untuk terus berperan aktif dalam mendorong pembangunan yang berkesinambungan dan inklusif, dengan tujuan utama meningkatkan taraf hidup dan kebahagiaan masyarakat di seluruh wilayah Kutai Timur. Continue reading →

DKP3 dan TP PKK Gelar Festival Pangan Lokal/B2SA Kota Bontang 2023

DKP3 dan TP PKK Gelar Festival Pangan Lokal/B2SA Kota Bontang 2023

Bontang. Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan (DKP3) Kota Bontang bekerjasama dengan Tim Penggerak PKK (TP PKK) Kota Bontang telah sukses menyelenggarakan Festival Pangan Lokal/Cipta Menu Beragam, Bergizi, Seimbang, dan Aman (B2SA) tingkat Kota Bontang tahun 2023. Festival ini diadakan di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Tanjung Limau pada Selasa (18/7/2023) dengan tujuan utama untuk meningkatkan kualitas konsumsi pangan masyarakat dan berkontribusi dalam upaya penurunan angka stunting di Kota Bontang.

Sekretaris Daerah Kota Bontang, Aji Erlynawati, dalam sambutannya menegaskan bahwa pangan merupakan kebutuhan dasar manusia yang paling utama dan pemenuhannya adalah bagian dari hak asasi manusia yang dijamin dalam UUD 1945. Dalam rangka mewujudkan visi “Kota Bontang yang berdaya saing, sejahtera, melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia,” pemerintah Kota Bontang berupaya untuk menciptakan sumber daya manusia yang berkualitas.

“Sumber Daya Manusia yang berkualitas sangat dipengaruhi oleh status gizi yang baik, yang dapat diukur melalui indikator skor pola pangan harapan. Pada tahun 2021, SKOR PPH Kota Bontang mencapai 88,6 dari maksimal 100, menandakan konsumsi pangan masyarakat semakin beragam, bergizi, seimbang, dan aman,” ujar Aji Erlynawati.

Ia menambahkan bahwa Festival Pangan Lokal/Cipta Menu B2SA tingkat Kota Bontang tahun 2023 adalah salah satu upaya pemerintah dalam percepatan peningkatan pola konsumsi pangan B2SA yang berbasis pangan lokal serta meningkatkan kualitas konsumsi masyarakat Kota Bontang. Untuk mencapai tujuan tersebut, penting untuk terus mengembangkan kreasi resep pangan B2SA berbasis pangan lokal yang dapat diterapkan di tingkat rumah tangga.

“Pemerintah Kota Bontang berharap semua pihak terkait dapat berperan aktif dalam mewujudkan penganekaragaman konsumsi pangan dengan meningkatkan pemberdayaan dan kemandirian masyarakat sesuai dengan kearifan lokal,” tambahnya.

Melalui kerjasama antara DKP3 dan TP PKK Kota Bontang dalam Festival Pangan Lokal/Cipta Menu B2SA, diharapkan kesadaran dan pemahaman mengenai pentingnya pola konsumsi pangan yang beragam, bergizi, seimbang, dan aman dapat semakin meningkat di kalangan masyarakat. Dengan demikian, Kota Bontang dapat mencapai tujuan menjadi kota yang berdaya saing dan sejahtera melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia serta memperkuat fondasi kesehatan dan kesejahteraan masyarakatnya.

 

 

Joni Tinjau Lokasi Musholla Al Ikhlas Blok B yang akan Dibangun Ulang

Joni Tinjau Lokasi Musholla Al Ikhlas Blok B yang akan Dibangun Ulang

Sangatta. Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kutai Timur Joni, mengunjungi Musholla Al Ikhlas Blok B di Desa Masalaf Raya pada Sabtu (15/7/2023) untuk meninjau lokasi yang akan dibangun. Musholla Al Ikhlas yang berlokasi di pinggir jalan masuk ke Kecamatan Rantau Pulung telah menyampaikan permintaan kepada pihak DPRD Kutai Timur untuk membangun kembali Musholla Al Ikhlas agar bisa menjadi lebih baik untuk keperluan ibadah warga. Continue reading →

Peringati Pajak Nasional 2023, Joni Ajak Masyarakat Mendukung Pembangunan Daerah Dengan Membayar Pajak Tepat Waktu

Peringati Pajak Nasional 2023, Joni Ajak Masyarakat Mendukung Pembangunan Daerah Dengan Membayar Pajak Tepat Waktu

Sangatta. Dalam rangka memperingati Hari Pajak tahun 2023 yang mengusung tema “Rawat Kebersamaan dan Kuatkan Tekad Wujudkan Perubahan”, Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kutai Timur Joni mengingatkan kepada masyarakat tentang pentingnya membayar pajak tepat waktu untuk mendukung pembangunan daerah. Joni mengatakan, Hari Pajak Nasional yang diperingati pada tanggal 14 Juli setiap tahunnya ini merupakan momentum untuk mengingatkan masyarakat akan pentingnya pajak sebagai kontribusi positif oleh masyarakat untuk pelaksanaan pembangunan. Continue reading →

Bahas Rancangan KUA dan PPAS Tahun Anggaran 2024, DPRD Kutim Akan Gelar Rapat Paripurna ke-18

Bahas Rancangan KUA dan PPAS Tahun Anggaran 2024, DPRD Kutim Akan Gelar Rapat Paripurna ke-18

Sangatta. Untuk mendengar penyampaian pandangan umum anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kutai Timur dan fraksi-fraksi terhadap Nota Penjelasan Pemerintah mengenai Rancangan Rancangan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Rancangan Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Tahun Anggaran 2024. DPRD Kabupaten Kutai Timur akan menggelar Rapat Paripurna ke-18. Continue reading →

Dinkes Bontang Gelar Lomba Balita Sehat, Bayi Sehat Wujudkan Bontang Bebas Stunting

Dinkes Bontang Gelar Lomba Balita Sehat, Bayi Sehat Wujudkan Bontang Bebas Stunting

Bontang. Dalam upaya strategis untuk meningkatkan kualitas manusia dan masyarakat Indonesia, Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang terus berfokus pada perbaikan kualitas anak sejak bayi dan balita. Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bontang, Aji Erlynawati, mengungkapkan pentingnya peran bayi dan balita sebagai unit sosial terkecil dalam masyarakat yang memiliki dampak strategis terhadap peningkatan derajat kesehatan masyarakat.

Pernyataan ini disampaikan saat membuka Lomba Balita Sehat yang diselenggarakan oleh Dinas Kesehatan (Dinkes) Bontang di Auditorium 3D pada Kamis (13/7/2023). Lomba tersebut mengangkat tema “Bayi Sehat Wujudkan Bontang Bebas Stunting” dan merupakan wujud kepedulian Pemkot Bontang terhadap generasi penerus bangsa, karena masa lima tahun pertama kehidupan sangat kritis dalam pembentukan kualitas manusia dan tidak dapat diulang.

Sekda Aji Erlynawati menegaskan bahwa masa balita, yang sering disebut sebagai “Golden Periode” atau masa emas, menjadi fase penting dalam perkembangan kualitas manusia. Anak-anak yang sedang berkembang membutuhkan asupan gizi yang baik, stimulasi yang sesuai dengan tahap perkembangan mereka, serta akses kepada layanan kesehatan berkualitas agar pertumbuhan dan perkembangan mereka dapat terdeteksi secara dini.

“Dalam rangka mencapai target penurunan stunting, Pemkot Bontang telah bekerja keras dan melaksanakan upaya strategis yang melibatkan berbagai pihak, termasuk pemerintah, organisasi, dan masyarakat. Lomba Balita Sehat menjadi salah satu upaya promosi kesehatan untuk mempercepat penurunan stunting. Tujuan lomba ini adalah untuk meningkatkan kesadaran dan kepedulian keluarga serta masyarakat dalam memberikan perhatian yang lebih besar kepada bayi dan balita, dengan fokus pada peningkatan kualitas hidup, pertumbuhan, dan perkembangan mereka,” ungkapnya.

Diharapkan Lomba Balita Sehat dapat menjadi ajang tahunan yang memotivasi semua pihak, baik pemerintah maupun orang tua, untuk memberikan perhatian yang cukup terhadap anak-anak di Kota Bontang agar mereka dapat tumbuh sehat secara optimal. Sekda Aji Erlynawati memberikan selamat kepada para pemenang lomba dan mengucapkan terima kasih kepada semua peserta yang telah merawat, mendidik, dan membimbing balita mereka dengan baik. Upaya ini diharapkan akan memberikan kontribusi dalam menciptakan generasi penerus bangsa yang berkualitas dan mengurangi angka stunting di Kota Bontang.

 

 

Dinas DSPM Bontang Berikan Bimbingan PPKS Kepada Pengemis dan Gelandangan yang Terjaring Satpol PP

Dinas DSPM Bontang Berikan Bimbingan PPKS Kepada Pengemis dan Gelandangan yang Terjaring Satpol PP

Bontang. Maraknya kehadiran pengemis dan gelandangan di jalanan Kota Bontang telah menimbulkan kekhawatiran dan ketidaknyamanan di kalangan masyarakat. Fenomena ini semakin memprihatinkan ketika beberapa di antara mereka terlibat dalam tindakan mengamuk jika tidak mendapatkan uang.

Pengemis dan gelandangan seringkali dianggap sebagai gejala sosial yang memanfaatkan aktivitas meminta-minta sebagai sumber pendapatan utama mereka. Mereka berkeliaran di berbagai lokasi di kota dan meminta belas kasihan dari orang-orang yang lewat.

Selain itu, muncul juga fenomena yang mencolok, yaitu maraknya pengemis yang mengenakan kostum badut. Para pengemis badut ini kerap berada di persimpangan jalan, lampu merah, dan pom bensin, sementara hanya meminta uang tanpa memberikan layanan atau pertunjukan seperti badut pada umumnya.

Dalam rangka mengatasi masalah ini, Pemerintah Kota Bontang telah bergerak cepat dengan mengacu pada Peraturan Daerah Kota Bontang Nomor 3 Tahun 2020 tentang Penyelenggaraan Ketertiban Umum dan Ketentraman Masyarakat serta Perlindungan Masyarakat Bidang Rehabilitasi Sosial. Dalam kerjasama antara Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat (DSPM) Kota Bontang dan Satpol PP Kota Bontang, langkah-langkah konkrit telah diambil untuk mengatasi masalah ini.

Salah satu upaya yang dilakukan adalah melalui kegiatan bimbingan sosial kepada gelandangan, pengemis, dan anak jalanan. Tujuannya adalah memberikan bantuan dan bimbingan kepada mereka agar dapat mengubah kondisi hidup mereka, meninggalkan aktivitas gelandangan dan pengemis, serta mengarahkan mereka menuju kehidupan yang lebih produktif.

Dalam kerjasama ini, Satpol PP bertugas untuk menjaga ketertiban umum dan menegakkan peraturan, sedangkan Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat Kota Bontang memberikan pendekatan rehabilitasi sosial kepada individu yang terlibat dalam praktik gelandangan dan pengemis.

Melalui kerjasama ini, Pemerintah Kota Bontang berupaya untuk menciptakan kota yang tertib, mandiri, aman, dan nyaman bagi seluruh warganya. Diharapkan bahwa dengan pendekatan yang holistik dan berkelanjutan, fenomena maraknya pengemis dan gelandangan dapat diatasi, dan mereka dapat mendapatkan kesempatan untuk mengubah hidup mereka menuju yang lebih baik.

 

Lakukan Penilaian BBGRM Kota Bontang, DSPM Dorong Semangat Gotong Royong di Masyarakat

Lakukan Penilaian BBGRM Kota Bontang, DSPM Dorong Semangat Gotong Royong di Masyarakat

Bontang. Bidang Pemberdayaan Masyarakat Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat (DSPM) Kota Bontang menyelenggarakan Penilaian Bulan Bakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) tingkat Kota Bontang. Lomba BBGRM ini berlangsung selama tiga hari, dimulai dari tanggal 11 hingga 13 Juli 2023, dengan setiap kecamatan diwakili oleh dua kelurahan.

Tujuan utama dari penyelenggaraan lomba BBGRM adalah untuk mengukur tingkat partisipasi masyarakat dalam kegiatan gotong royong di wilayah setempat. Lomba ini melibatkan masyarakat dalam berbagai bidang, termasuk kemasyarakatan, sosial budaya, ekonomi, dan lingkungan.

Peserta lomba, yang diwakili oleh kelurahan-kelurahan di setiap kecamatan, berkompetisi untuk menunjukkan tingkat partisipasi dan prestasi tertinggi dalam berbagai aspek kehidupan masyarakat. Mereka diuji dalam kemampuan berkolaborasi, berkontribusi pada kebaikan bersama, dan berinovasi dalam upaya memajukan wilayah mereka.

Lomba BBGRM bukan hanya ajang kompetisi semata, tetapi juga merupakan wadah untuk memperkuat ikatan sosial antarwarga dan membangun rasa kebersamaan dalam masyarakat. Lomba ini memungkinkan peserta untuk berbagi pengalaman, ide, dan praktik terbaik dalam kegiatan gotong royong.

Pemenang dari Lomba BBGRM akan menjadi perwakilan Kota Bontang dalam lomba serupa di tingkat Provinsi. Mereka juga akan mendapat kehormatan menjadi tuan rumah dalam pencanangan Bulan Bakti Gotong Royong Masyarakat berikutnya, yang akan menjadi momen berharga untuk memperkuat semangat gotong royong dan kebersamaan di tingkat komunitas.

Lomba BBGRM menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kota Bontang untuk mendorong partisipasi masyarakat dalam proses pembangunan dan memperkuat hubungan sosial antarwarga. Diharapkan bahwa lomba ini akan terus menjadi sarana untuk memupuk dan menjaga semangat gotong royong serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat di Kota Bontang.

Copyright © 2026 LatestIDN