Buka Kegiatan Pos Siaga Hebat, Basri Tekankan Pentingnya Kearsipan karena Merupakan Bukti Autentik dan Terpercaya

Buka Kegiatan Pos Siaga Hebat, Basri Tekankan Pentingnya Kearsipan karena Merupakan Bukti Autentik dan Terpercaya

Bontang. Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Bontang menggelar kegiatan Pelayanan Informasi Kearsipan Terhadap Masyarakat (Arsip Keluarga) yang berlangsung pada Selasa (15/8/2023) siang. Acara ini dibuka oleh Wali Kota Bontang Basri Rase, yang didampingi oleh Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Retno Febriaryanti.

Kegiatan yang diberi nama “Pos Siaga Hebat” ini memiliki makna akronim dari Pelayanan Informasi Arsip Keluarga yang Handal, Efektif, Berkualitas, Autentik, dan Terpercaya. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pembinaan kearsipan kepada masyarakat dalam upaya meningkatkan kesadaran terhadap pentingnya arsip keluarga, ketersediaan arsip keluarga yang akurat, terpercaya, dan dapat digunakan, serta untuk melakukan penyelamatan arsip statistik sebagai memori kolektif keluarga.

Dalam sambutannya, Wali Kota Basri Rase menyampaikan apresiasi terhadap kegiatan yang telah diselenggarakan. Basri menekankan betapa pentingnya pemahaman tentang kearsipan dalam masyarakat, karena arsip merupakan bukti yang autentik dan terpercaya.

“Pemahaman dan pengelolaan arsip yang baik memiliki peran sentral dalam menjaga memori kolektif masyarakat dan keluarga. Informasi dan dokumen yang tersimpan dengan baik dapat digunakan untuk berbagai keperluan, termasuk dalam mendukung penelitian sejarah dan tindakan hukum,” ucapnya.

Kegiatan ini diikuti oleh 250 peserta yang berasal dari berbagai lapisan masyarakat, termasuk perwakilan kecamatan, kelurahan, ketua pemberdayaan masyarakat, ketua karang taruna, ketua forum RT, kader tim penggerak PKK, kader posyandu balita, kader posyandu lansia, kader pobindu, kader pembangunan pembina KB, dan perwakilan dasa wisma yang ada di Kota Bontang. Melalui kegiatan ini, diharapkan masyarakat dapat lebih memahami pentingnya kearsipan dalam menjaga memori kolektif keluarga dan masyarakat.

 

Perselisihan Antara PT CBN dan PT STU Dibahas dalam Rapat Komisi I DPRD Bontang

Perselisihan Antara PT CBN dan PT STU Dibahas dalam Rapat Komisi I DPRD Bontang

Bontang. Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bontang turut berperan sebagai fasilitator dalam mengatasi perselisihan yang terjadi antara dua perusahaan, yaitu PT Cipta Bangun Nusantara (CBN) dan PT Sriwijaya Teknik Utama (PT STU). Perselisihan tersebut muncul dalam konteks pembangunan tangki pabrik milik Pupuk Kaltim.

Rapat yang dihadiri oleh perwakilan dari PT CBN, PT STU, dan PT Pupuk Kaltim ini berlangsung pada Senin (7/8/2023). Dalam rapat tersebut, Corporate Legal PT STU, Caka Adi Pawoko, mengungkapkan bahwa PT STU belum menerima pembayaran yang sesuai dengan nilai kontrak, meskipun pekerjaan konstruksi telah selesai sekitar 77 persen dari total nilai kontrak Rp4,8 miliar.

Tak hanya masalah pembayaran, PT CBN juga diduga melakukan pelanggaran lain dengan mengambil alih proyek dalam waktu 4 hari, padahal seharusnya dilakukan dalam waktu 14 hari. Namun, pihak PT CBN membela langkah tersebut dengan alasan bahwa hasil pengerjaan konstruksi tangki dinilai kurang memuaskan.

Project Manager PT CBN, Suprapto, menyatakan bahwa pihaknya telah memberikan surat peringatan kepada PT STU beberapa kali terkait hasil pengerjaan yang tidak sesuai standar. Oleh karena itu, PT CBN memutuskan untuk mengambil alih proyek tersebut.

Anggota Komisi I DPRD Bontang, Maming, yang memimpin rapat, menyarankan agar kedua belah pihak kembali melakukan musyawarah untuk menyelesaikan permasalahan ini. Ia juga menekankan pentingnya peran PT Pupuk Kaltim sebagai pemilik proyek untuk tidak lepas tangan dalam mengatasi masalah ini, karena permasalahan ini dapat berdampak pada operasi PT Pupuk Kaltim.

“Kami berharap permasalahan ini dapat diselesaikan. Kami hanyalah fasilitator dan bukan pengambil keputusan. Oleh karena itu, silakan dibahas kembali. PT Pupuk Kaltim juga tidak boleh lepas tangan, karena mereka sebagai pemilik proyek,” ungkapnya.

Komisi I DPRD Bontang berkomitmen untuk terus memfasilitasi dalam menyelesaikan perselisihan ini dan berharap agar permasalahan tersebut dapat diatasi dengan baik demi kelancaran proyek dan operasi perusahaan terkait.

Basri Rase Terima Kunjungan Komisi V DPR RI untuk Tinjau Infrastruktur di Kota Bontang

Basri Rase Terima Kunjungan Komisi V DPR RI untuk Tinjau Infrastruktur di Kota Bontang

Bontang. Pemerintah Kota Bontang menerima kunjungan dari Komisi V Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Republik Indonesia (RI) pada Senin (7/8/2023) dalam rangka peninjauan infrastruktur di Kota Bontang. Rombongan Komisi V DPR RI yang dipimpin oleh Irwan Fecho melakukan kunjungan di beberapa titik penting didampingi oleh Wali Kota Bontang Basri Rase.

Pemberhentian pertama mereka adalah di Tugu Selamat Datang Kota Bontang, kemudian mereka melanjutkan ke tanjakan RSUD Bontang, wilayah Bontang Kuala, dan terakhir, pelabuhan Tanjung Laut. Kegiatan kunjungan berakhir dengan penyambutan dan acara ramah tamah di Pendopo Rumah Jabatan Wali Kota Bontang.

Wali Kota Bontang Basri Rase, mengungkapkan kebahagiannya atas kunjungan rombongan Komisi V DPR RI ke Kota Bontang. Dalam sambutannya, ia menyampaikan salam dan penghormatan yang tulus kepada anggota Komisi V yang berkenan hadir.

Basri menyoroti peran penting Komisi V DPR RI dalam penyusunan kebijakan di bidang infrastruktur, transportasi, perhubungan, dan pekerjaan umum. Kehadiran anggota Komisi V di Kota Bontang dianggap sebagai kesempatan berharga untuk membuka pintu dialog konstruktif antara pemerintah daerah dan lembaga legislatif.

“Oleh karena itu, kehadiran bapak/ibu ketua dan anggota Komisi V DPR RI di tengah-tengah kita hari ini, sangat berarti dalam mengatasi berbagai tantangan dan peluang yang ada di depan kita,” ujarnya.

Basri berharap bahwa kunjungan tersebut akan memperkuat hubungan antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah, serta mendorong kerja sama dalam upaya mewujudkan Kota Bontang yang lebih maju dan beradab. Kehadiran Komisi V DPR RI di Kota Bontang diharapkan dapat memberikan kontribusi positif dalam pembangunan infrastruktur dan peningkatan kualitas hidup masyarakat.

Agus Haris Minta Pemerintah Harus Sediakan Data Akurat Terkait Angka Pengangguran

Agus Haris Minta Pemerintah Harus Sediakan Data Akurat Terkait Angka Pengangguran

Bontang. Kepala Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Bontang, Abdu Safa Muha, baru-baru ini mengungkapkan keprihatinannya terhadap tingginya tingkat pengangguran di Bontang yang sebagian besar didominasi oleh lulusan SMP dan SD. Menyikapi hal ini, Wakil Ketua DPRD Bontang, Agus Haris, mengungkapkan perlunya data yang lebih akurat mengenai jumlah pengangguran di kota ini.

“Pemerintah atau dinas terkait seharusnya bisa memberikan data yang lebih akurat terkait jumlah pengangguran di Bontang,” ucapnya.

Ia menyoroti bahwa di Bontang, pendidikan dasar sampai menengah tidak dikenakan biaya alias gratis bagi semua anak-anak yang bersekolah di sekolah negeri. Bahkan, pemerintah telah menyediakan program beasiswa untuk siswa berprestasi. Dalam konteks ini, Agus Haris mengungkapkan bahwa jika memang terdapat anak-anak yang putus sekolah, jumlahnya seharusnya tidak signifikan. Jika data yang diungkapkan benar, maka bisa diartikan bahwa upaya pendidikan belum mencapai hasil yang diharapkan.

“Kalau memang ada beberapa anak yang putus sekolah, maka jumlahnya tidak begitu besar. Jika data tersebut akurat, itu berarti pemerintah kita belum berhasil sepenuhnya dalam meningkatkan kualitas pendidikan,” tegasnya.

Selain itu, Agus Haris juga mengusulkan agar dinas terkait mendata jumlah usia dari individu yang hanya memiliki ijazah SD dan SMP. Jika mereka masih dalam usia produktif, hal tersebut bisa mengindikasikan bahwa banyak masyarakat yang putus sekolah pada usia tersebut.

“Tentu akan berbeda jika orang yang berusia di atas 50 tahun memiliki ijazah SD atau SMP. Itu kemungkinan adalah orang-orang pendatang. Terutama di Bontang yang mayoritas penduduknya berasal dari luar, mereka yang memiliki ijazah rendah mungkin berasal dari golongan ini,” tambahnya.

Upaya untuk memahami dan mengatasi tingkat pengangguran di Bontang perlu didukung oleh data yang akurat serta penilaian mendalam mengenai sistem pendidikan dan pelatihan tenaga kerja di wilayah tersebut.

Fbr Harapkan Pemasangan CCTV Meminimalisir Tindakan Kejahatan dan Meningkatkan Keamanan

Fbr Harapkan Pemasangan CCTV Meminimalisir Tindakan Kejahatan dan Meningkatkan Keamanan

Bontang. Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bontang, melalui anggota Faisal Fbr, meminta Pemerintah Kota (Pemkot) untuk mengambil langkah tegas dalam menangani maraknya aksi kejahatan dengan memasang Closed Circuit Television (CCTV) di wilayah tertentu. Dalam upayanya meningkatkan keamanan masyarakat, Faisal Fbr berharap setiap jalan di Bontang dilengkapi dengan kamera pengawas, terutama di titik-titik yang rawan terjadi kejahatan.

“Pemasangan kamera CCTV dapat meminimalisir tindakan kejahatan yang meresahkan masyarakat di Bontang,” ungkapnya.

Menurutnya, tindakan kejahatan seringkali sulit diidentifikasi dan diusut pelakunya. Oleh karena itu, pemasangan CCTV di titik-titik strategis diharapkan dapat membantu memantau situasi dan mengidentifikasi pelaku kejahatan dengan lebih efektif.

Selain mengusulkan pemasangan CCTV baru, Faisal juga mengingatkan pentingnya perawatan terhadap CCTV yang sudah ada. Ia menyoroti kasus dimana aksi kejahatan tidak dapat terungkap karena CCTV yang seharusnya mendokumentasikan kejadian tersebut ternyata tidak berfungsi.

“Contohnya, kejadian kemarin dimana seorang ibu kehilangan dompetnya di motor. Meskipun ada CCTV milik Kelurahan Loktuan, namun karena tidak berfungsi, dokumentasi kejadian tidak dapat diambil. Hal ini tentu merugikan upaya penanganan kejahatan,” terangnya.

Pemasangan CCTV di wilayah yang rawan kejahatan diharapkan akan meningkatkan efektivitas penanganan kasus kriminal dan memberikan rasa aman yang lebih besar bagi masyarakat Bontang. Dengan dukungan teknologi, diharapkan pula bahwa kejahatan bisa ditekan dan situasi keamanan semakin terjaga.

Agus Haris Apresiasi Kontribusi CSR Perusahaan dalam Program Bantuan Rumah Layak Huni

Agus Haris Apresiasi Kontribusi CSR Perusahaan dalam Program Bantuan Rumah Layak Huni

Bontang. Wakil Ketua DPRD Bontang, Agus Haris, dengan tulus memberikan apresiasi terhadap Corporate Social Responsibility (CSR) perusahaan yang telah menyalurkan bantuan sebanyak 18 unit rumah layak huni senilai Rp2 miliar. Penyaluran bantuan ini dianggap sebagai langkah konkret dalam mendukung upaya pemenuhan kebutuhan perumahan yang lebih baik bagi masyarakat.

Agus Haris menyatakan harapannya agar di masa mendatang tidak akan ada lagi rumah yang tidak layak huni di wilayah Bontang. Wilayah buffer zone seperti Loktuan, Guntung, dan Kampung Sidrap khususnya menjadi perhatian, dan Agus mengapresiasi PT Pupuk Kaltim atas upaya konsisten mereka dalam mendampingi masyarakat di wilayah tersebut dan memberikan bantuan yang berarti.

“Saya pribadi sangat berterima kasih kepada PT Pupuk Kaltim yang selalu bersama dengan masyarakat di zona buffer, dan selalu mendukung masyarakat kecil. Saya berharap perusahaan-perusahaan lain dapat mengambil contoh dari hal ini,” ungkapnya.

Keberhasilan penyaluran bantuan 18 unit rumah layak huni ini mencerminkan kerjasama yang erat antara sektor swasta dan pemerintah dalam mendukung peningkatan kualitas hidup masyarakat serta mendorong pembangunan berkelanjutan di wilayah Bontang.

Bantuan tersebut memperlihatkan betapa pentingnya kolaborasi yang konstruktif antara sektor bisnis dan pemerintah untuk mengatasi tantangan sosial dan memajukan masyarakat. Dengan langkah-langkah nyata seperti ini, diharapkan masyarakat Bontang akan semakin mendapatkan manfaat positif dari perkembangan dan pertumbuhan wilayah mereka.

Pemkot Bontang Gelar Pelatihan Kelana untuk Meningkatkan Kewaspadaan Warga

Pemkot Bontang Gelar Pelatihan Kelana untuk Meningkatkan Kewaspadaan Warga

Bontang. Pemerintah Kota Bontang, melalui Kelurahan Bontang Kuala, mengadakan Pelatihan Kelurahan Tangguh Bencana (Kelana) pada Rabu (2/8/2023) pagi. Kegiatan ini diselenggarakan di Aula Kelurahan Bontang Kuala dan dihadiri oleh sejumlah pejabat penting, termasuk Wali Kota Bontang, Basri Rase, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), serta Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan, Amiluddin.

Acara ini dibuka langsung oleh Wali Kota Bontang Basri Rase, yang memberikan apresiasi atas kerjasama seluruh pihak dalam terselenggaranya kegiatan ini. Dalam sambutannya, Wali Kota menyatakan bahwa Kota Bontang adalah salah satu daerah yang diakui dalam penanggulangan bencana.

“Saya sering sampaikan di berbagai forum terkait tanggap bencana. Karena Bontang dianggap mampu dan bisa mengelola Kota Bontang dengan berbagai kondisi yang sangat resistan terhadap bencana, tapi mampu diatasi dengan baik,” ucapnya.

Basri Rase juga menekankan pentingnya meningkatkan peran serta serta kualitas dan kuantitas sumber daya manusia (SDM) dalam penanggulangan bencana. Oleh karena itu, pembentukan Kelurahan Tangguh Bencana menjadi salah satu langkah strategis untuk memperkuat kesiapsiagaan dan respons terhadap bencana di Kota Bontang. Dengan demikian, diharapkan masyarakat dapat lebih siap dan tanggap dalam menghadapi situasi darurat yang memerlukan tindakan cepat dan tepat.

Lurah Bontang Kuala Suiza Ixan Saputro, menjelaskan bahwa pelatihan ini merupakan upaya untuk meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan warga, mengingat Bontang Kuala adalah daerah yang rawan banjir. Pelatihan tersebut berfokus pada dua materi utama, yaitu kesiapsiagaan dalam kondisi darurat, termasuk banjir rob dan penanganan kebakaran, serta penanganan hewan liar.

“Kegiatan pelatihan ini akan berlangsung selama 2 (dua) hari dan diikuti oleh 85 peserta dari Kelurahan Bontang Kuala. Tujuan dari pelatihan ini adalah agar warga dapat memiliki keterampilan dan kewaspadaan dalam menghadapi berbagai potensi bencana yang mungkin terjadi di wilayah mereka,” terangnya.

 

Pemerintah Kota Bontang Luncurkan Sistem Pengawasan Kearsipan Internal untuk Meningkatkan Kinerja

Pemerintah Kota Bontang Luncurkan Sistem Pengawasan Kearsipan Internal untuk Meningkatkan Kinerja

Bontang. Pemerintah Kota Bontang, melalui Dinas Perpustakaan dan Kearsipan, menggelar peluncuran dan sosialisasi Sistem Pengawasan Kearsipan Internal (SIMAS PINTER). Kegiatan ini diadakan pada Selasa (1/7/2023) pagi di Pendopo Rumah Jabatan Wali Kota Bontang. Acara ini dibuka oleh Wali Kota Bontang, Basri Rase, sebagai langkah mendukung inovasi di lingkungan pemerintahan.

Turut hadir dalam acara ini Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Retno Febriaryanti, serta sejumlah pihak terkait. Ketua Tim Pelaksana Hapidah menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan inovasi yang dihadirkan untuk mengatasi tantangan zaman. Dalam era perkembangan teknologi informasi yang pesat saat ini, akses informasi bisa dengan cepat diakses melalui internet. Oleh karena itu, pemerintah, termasuk pemerintah kota, harus terus berinovasi dengan menciptakan aplikasi yang memudahkan pelaksanaan tugas pemerintahan agar dapat dilaksanakan dengan cepat, akurat, objektif, dan berkualitas.

Wali Kota Bontang Basri Rase, secara tegas mendukung setiap upaya inovasi yang dapat meningkatkan kinerja dan akuntabilitas Pemerintah Kota Bontang. Beliau menyatakan dukungannya terhadap program-program kearsipan sebagai bagian dari upaya untuk menyelamatkan memori kolektif bangsa, serta merekam jejak akuntabilitas roda pemerintahan dan pembangunan Kota Bontang. Arsip yang autentik dan terpercaya menjadi aset berharga bagi pemerintahan, karena mereka bukan hanya merekam jejak kegiatan dan keputusan, tetapi juga menjadi bukti nyata dari proses pengambilan keputusan yang sesuai dengan prinsip dan standar kearsipan.

“Melalui acara ini, diharapkan peserta dapat berbagi pengetahuan, terutama dalam hal pengawasan kearsipan internal. Saya berharap bahwa acara ini menjadi ajang produktif dan kolaboratif, di mana setiap peserta dapat saling belajar dan memperkaya pengalaman dalam upaya pengelolaan kearsipan yang lebih baik. Ini adalah langkah positif dalam mewujudkan pemerintahan yang lebih transparan, efisien, dan berkinerja tinggi di Kota Bontang,” pungkasnya.

Gubernur Kaltim Resmikan 18 Unit Rumah Layak Huni Bantuan dari Berbagai Sektor di Bontang

Gubernur Kaltim Resmikan 18 Unit Rumah Layak Huni Bantuan dari Berbagai Sektor di Bontang

Bontang. Gubernur Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) Isran Noor meresmikan pembangunan rumah layak huni sekaligus menyerahkan bantuan sosial kepada masyarakat Bontang pada Selasa (1/8/2023) siang. Acara ini diawali dengan tarian tradisional Jepen, yang memeriahkan kedatangan Gubernur Isran Noor di Kelurahan Guntung. Hadir dalam acara tersebut adalah Wakil Gubernur Hadi Mulyadi, Wali Kota Bontang Basri Rase, dan sejumlah pejabat dan tokoh masyarakat lainnya.

Bantuan ini berasal dari berbagai sektor, termasuk perbankan, pertambangan, BUMN, jasa konstruksi, perusahaan daerah provinsi, dan sektor perkebunan. Ketua Badan Pengelola Rumah Layak Huni Provinsi Kaltim, Muh. Taufik Fauzi, menyebutkan bahwa sebanyak 131 unit rumah layak huni telah dibangun pada tahun 2022.

“Untuk tahun 2023, direncanakan akan dibangun sebanyak 73 unit rumah layak huni tambahan,” terangnya.

Dari jumlah tersebut, 18 unit akan dibangun di Bontang. Kelurahan Guntung dan Loktuan akan menerima 2 unit rumah, sedangkan 13 kelurahan lainnya akan menerima masing-masing 1 unit. Dirut Keuangan dan Umum PKT, Qomaruzzaman, mengumumkan bahwa PT. Pupuk Kaltim berpartisipasi dengan menyumbangkan 18 unit rumah layak huni senilai 2 Milyar 70 Juta.

“Saya berharap bahwa bantuan ini akan memberikan manfaat yang signifikan bagi penerima dan memperkuat hubungan yang baik antara perusahaan dan komunitas setempat,” ucapnya.

Wali Kota Basri Rase mengucapkan terima kasih atas bantuan yang diberikan oleh PKT dan berharap kerjasama antara perusahaan dan pemerintah dapat terus berjalan dengan baik. Dia juga menyampaikan tantangan terkait pasokan air minum di Kota Bontang serta permintaan bantuan terkait penanganan banjir.

“kerjasama antara sektor swasta dan pemerintah merupakan salah satu kunci untuk mencapai kesejahteraan yang lebih baik bagi warga,” katanya.

Gubernur Isran Noor mengungkapkan rasa syukurnya atas kontribusi PT. Pupuk Kaltim dan perusahaan lainnya dalam penyediaan rumah layak huni. Dia menyatakan pentingnya rumah bagi kesejahteraan masyarakat dan berharap dapat membangun 3000 unit rumah layak huni dengan dukungan CSR dari perusahaan-perusahaan di Kaltim.

“Biaya pembangunan rumah layak huni adalah 115 juta rupiah per rumah. Rumah-rumah tersebut memiliki luas berbeda, dengan yang terbuat dari kayu memiliki luas 45 meter persegi dan tiga kamar, sementara rumah beton (semi permanen) memiliki luas 36 meter persegi,” terangnya.

Selain program rumah layak huni, Gubernur Isran Noor juga memiliki target untuk program perbaikan rumah atap, lantai, dan dinding (Aladin) sebanyak 2000 unit di seluruh Kaltim dengan biaya sekitar 25 juta rupiah per rumah. Meskipun Gubernur Isran Noor akan segera pensiun pada 30 September mendatang, dia berharap bahwa program-program ini akan terus berlanjut di bawah kepemimpinan penerusnya.

 

Basri Rase Ajak Masyarakat Memperingati Tahun Baru Islam dengan Semangat Qur’ani

Basri Rase Ajak Masyarakat Memperingati Tahun Baru Islam dengan Semangat Qur’ani

Bontang. Dalam rangka memperingati Tahun Baru Islam 1 Muharram 1445 H, Pemerintah Kota Bontang menggelar tabligh akbar dengan mengusung tema “Mencetak Generasi Qur’ani yang Hebat dan Beradab” pada Senin pagi (31/07/2023). Kegiatan berlangsung di Masjid Al-Hijrah Bontang dan dibuka oleh Wali Kota Bontang, Basri Rase. Turut hadir dalam kesempatan tersebut Wakil Wali Kota Bontang Najirah, Sekretaris Daerah Aji Erlynawati, Ketua Tim Penggerak PKK Hapidah Basri Rase, serta unsur Forkopimda Bontang.

Tabligh akbar yang mengundang dai kondang asal Riau, Ustadz Abdul Somad, berhasil menarik ribuan pasang mata. Dalam ceramahnya, Ustaz Abdul Somad menekankan pentingnya memahami Al-Qur’an secara mendalam dan menerapkan ajarannya dalam kehidupan sehari-hari. Dengan kearifan dan humor khas, ceramah beliau menyentuh hati para hadirin dan memberi inspirasi bagi seluruh peserta untuk semakin mencintai dan taat pada agama Islam.

Wali Kota Bontang Basri Rase, pada sambutannya menekankan peran penting masjid sebagai pusat kegiatan keagamaan dan pengembangan potensi masyarakat. Ia juga berpesan kepada generasi muda untuk menjadi motor penggerak perubahan menuju masyarakat yang beradab dan religius.

“Acara ini diharapkan menjadi tonggak awal untuk melahirkan generasi Qur’ani yang unggul dan berintegritas tinggi, yang akan menjadi pewaris dan penerus peradaban Islam di masa mendatang. Semangat dan semakin kuatnya ikatan antara jamaah dan pemangku kepentingan lokal diharapkan terus memajukan dakwah dan menghidupkan nilai-nilai luhur Islam di seluruh kota Bontang,” ucapnya.

Tabligh akbar yang berlangsung meriah dan khidmat ini akan menjadi kenangan berharga bagi seluruh hadirin. Semoga semangat kebersamaan dan semangat beragama yang tinggi akan terus menggelora di Kota Bontang, dan seluruh umat Islam di Indonesia dalam menyongsong tahun baru Islam yang penuh berkah.

Copyright © 2026 LatestIDN