Wakil Wali Kota Bontang Sampaikan Tanggapan dan Jawaban Wali Kota Terhadap Pandangan Umum Fraksi-Fraksi DPRD atas Raperda APBD 2024

Wakil Wali Kota Bontang Sampaikan Tanggapan dan Jawaban Wali Kota Terhadap Pandangan Umum Fraksi-Fraksi DPRD atas Raperda APBD 2024

LATESTBONTANG -Wakil Wali Kota Bontang Najirah, menghadiri Rapat Kerja Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD),Selasa (19/09/2023).

Kegiatan yang diselenggarakan di Ruang Rapat Paripurna DPRD Bontang itu, digelar dalam rangka Penyampaian Tanggapan dan Jawaban Wali Kota Terhadap Pandangan Umum Fraksi-fraksi DPRD atas Raperda Kota Bontang Tentang APBD Tahun Anggaran 2024.

Dengan dibuka langsung oleh Ketua DPRD Bontang Andi Faizal Sofyan Hasdam, rapat kerja ini dihadiri oleh sejumlah Kepala Organisasi Perangkat Daerah Kota Taman.

Selanjutnya, Najirah menyampaikan jawaban Wali Kota Terhadap Pandangan Umum Fraksi-fraksi DPRD atas Raperda Kota Bontang Tentang APBD Tahun Anggaran 2024.

Dimulai dari Fraksi Golkar dan Nadem. Salah satu jawaban yang diberikan diantaranya, terhadap saran penyusunan RAPBD Tahun Anggaran 2024 yang harus sejalan dengan Upaya percepatan pembangunan infrastruktur sesuai dengan tujuan dan visi peningkatan kesejahteraan masyarkat Bontang.

“Disampaikan bahwa prioritas Pembangunan yang telah dituangkan dalam RAPBD Tahun Anggaran 2024 telah memuat prioritas Pembangunan infrastruktur dan program-program dalam rangka mendorong percepatan peningkatan kesejahteraan Masyarakat sebagaimana dituangkan RPJMD Tahun 2021-2026 dan RKPD Tahun 2024,” ungkapnya.

Selanjutnya jawaban terhadap pandangan umum Fraksi PKB Bersama PDI Perjuangan. Salah satu jawaban yang diberikan diantaranya, terkait saran agar Pemerintah Kota untuk memaksimalkan potensi pasar (perbelanjaan), wisata, perhotelan, restoran (rumah makan), parkiran dan transportasi darat dan laut serta peningkatan produk industry local di tiap-tiap kelurahan.

“Dapat disampaikan bahwa pemerintah daerah terus mengembangkan sektor pariwisata, ekonomi kreatif, dan UMKM sebagai salah satu sektor prioritas Pembangunan dalam mempersiapkan Bontang pasca Migas,” lanjutnya.

Kemudian dilanjutkan dengan jawaban terhadap pandangan umum Fraksi Gerindra Bersama Berkarya. Salah satunya merupakan jawaban atas pertanyaan mengenai program prioritas pemerintah untuk menanggulangi dan mengurangi angka pengangguran dan kemiskinan di Kota Bontang.

“Disampaikan bahwa dalam rangka percepatan penurunan angka pengangguran dilakukan melalui program UMKM, urban farming dan job fair. Sedangkan untuk menekan angka kemiskinan dilakukan melalui penyediaan kebutuhan pokok, pemberian jaminan sosial dan pengembangan budaya usaha,” terang Najirah.

Berlanjut pada jawaban terhadap pandangan umum Fraksi Partai Keadilan Sejahtera, yang salah satunya terkait dengan prioritas Pembangunan polder Tanjung Laut dan Pembangunan Gedung Uji KIR.

“Dapat disampaikan bahwa pada tahun 2024 pemerintah daerah memprioritaskan Pembangunan Polder di Kelurahan Telihan dan kolam depresi di Kelurahan Kanaan dalam rangka penanggulangan banjir di Kota Bontang. Atas permintaan agar pemerintah memprioritaskan Pembangunan Gedung Uji KIR dan pemanfatannya di Tahun 2023. Dapat disampaikan bahwa tahun 2023 akan dilakukan pemindahan peralatan uji KIR ke Gedung uji KIR Bontang Lestari, sehingga diharapkan pada Tahun 2024 pelayanan uji KIR di Bontang Lestari dapat direalisasikan.” (Bid/humas)

Dinas Kesehatan Kota Bontang Gelar Bimbingan Teknis Terkait Kejadian Luar Biasa Keracunan Pangan

Dinas Kesehatan Kota Bontang Gelar Bimbingan Teknis Terkait Kejadian Luar Biasa Keracunan Pangan

Bontang. Dalam upaya meningkatkan pemahaman dan kesiapan dalam menghadapi kejadian luar biasa (KLB) keracunan pangan, Dinas Kesehatan Kota Bontang telah menggelar sebuah acara Bimbingan Teknis (Bimtek) yang berfokus pada masalah ini. Acara ini dilaksanakan di Hotel Bintang Sintuk, Kota Bontang.

Bimtek ini dihadiri oleh sejumlah peserta, termasuk tenaga kesehatan, petugas keamanan pangan, dan berbagai pihak yang terlibat dalam penanganan kejadian luar biasa keracunan pangan. Tujuan utama acara ini adalah untuk memberikan pemahaman yang lebih baik tentang cara mengidentifikasi, mengatasi, dan mengkoordinasikan respons terhadap KLB keracunan pangan.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Bontang, Toetoek Pribadi Ekowati pada kesempatan tersebut menyampaikan pentingnya kesiapan dan koordinasi dalam menghadapi situasi darurat terkait keracunan pangan. Beliau juga menekankan peran penting semua pihak dalam menjaga keamanan pangan dan melindungi masyarakat dari bahaya yang dapat timbul akibat konsumsi makanan yang tidak aman.

“Kami ingin memastikan bahwa semua pihak yang terlibat memiliki pemahaman yang baik tentang langkah-langkah yang harus diambil saat menghadapi KLB keracunan pangan. Hal ini penting untuk melindungi kesehatan dan keselamatan masyarakat,” ujarnya.

Dalam acara tersebut, para peserta diajarkan tentang berbagai aspek terkait dengan keracunan pangan, termasuk cara mendeteksi penyebabnya, langkah-langkah awal dalam menangani kasus keracunan, serta koordinasi dengan berbagai instansi terkait.

Najirah Ajak Perempuan Bontang Aktif Berpartisipasi dalam Pemilu dan Pilkada 2024

Najirah Ajak Perempuan Bontang Aktif Berpartisipasi dalam Pemilu dan Pilkada 2024

LATESTBONTANG – Wakil Wali Kota Bontang Najirah mengajak perempuan-perempuan di Kota Bontang untuk aktif berpartisipasi dalam proses demokrasi, khususnya dalam pemilu dan pilkada serentak tahun 2024. Hal ini disampaikannya dalam acara ‘Sosialisasi Peningkatan Partisipasi Pemilih Perempuan Pada Pemilu dan Pilkada Serentak Tahun 2024’, yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kota Bontang, pada Senin (18/09/2023) pagi.

Acara yang digelar di Pendopo Rumah Jabatan Wali Kota Bontang ini, menghadirkan Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawasan Pemilu (Bawaslu) Bontang sebagai narasumber. Acara ini juga diikuti oleh berbagai organisasi wanita di Kota Taman.

Dalam pembukaan acara, Najirah mengucapkan terima kasih kepada organisasi perempuan yang hadir dan mengapresiasi komitmen mereka terhadap demokrasi dan kesejahteraan Kota Bontang.

“Atas nama pemerintah Kota Bontang, saya ingin mengucapkan terima kasih kepada semua organisasi perempuan yang hadir hari ini. Kehadiran saudara-saudari sekalian di sini adalah bukti nyata komitmen terhadap perkembangan demokrasi dan kesejahteraan Kota Bontang,” ujar Najirah.

Ia juga menegaskan peran penting perempuan dalam pembangunan dan stabilitas negara dan kota.

“Perempuan memiliki peran yang tak ternilai dalam pembangunan dan stabilitas negara kita. Oleh karena itu, memastikan bahwa suara perempuan didengar dan hak-hak perempuan dilindungi adalah kewajiban kita bersama,” tuturnya.

Ia berharap, melalui sosialisasi ini, perempuan-perempuan Kota Bontang dapat lebih memahami hak suara mereka dan berpartisipasi aktif dalam pemilu dan pilkada 2024.

Acara ini mengusung tema ‘Peran Perempuan Dalam Menyongsong Pemilu Damai di Kota Bontang’ dan bertujuan untuk memberdayakan perempuan dalam berdemokrasi di Kota Bontang. Beberapa organisasi wanita yang hadir dalam acara ini antara lain Himpunan Perempuan Dayak Bontang (HPDB), Ikatan Wanita Pusat Hubungan Masyarakat (PHM), Organisasi Bontang Berbagi (OBB), Forum Komunikasi Wanita Nusantara (FKWN), Ikatan Wanita Sulawesi Selatan (IWSS), Persatuan Wanita Luwuk Raya (PWL RAYA), Muslimat Hidayatullah Bontang, Alhidayah, DPC Asosiasi Ahli Rias Pengantin Modifikasi Dan Modern Indonesia (KATALIA), Sempekat Keroan Bini Kutai (SERANTAI), Persatuan Bibinian Bubuhan Banjar Kalimantan Timur (PB3KT), Ikatan Wanita Pinrang (IWP) dan lainnya. (*)

Pemkot Bontang Gelar Sosialisasi Jelang Pemilu dan Pilkada 2024

Pemkot Bontang Gelar Sosialisasi Jelang Pemilu dan Pilkada 2024

LATESTBONTANG – Pemerintah Kota Bontang menggelar sosialisasi peningkatan partisipasi pemilih perempuan pada Pemilu dan Pilkada Serentak 2024. Kegiatan yang berlangsung di Pendopo Rumah Jabatan Wali Kota Bontang pada Senin (18/09/2023) ini, bertujuan untuk meningkatkan kesadaran perempuan tentang pentingnya peran dan suara mereka dalam proses demokrasi.

Dalam sambutannya, Wakil Wali Kota Bontang Najirah menyampaikan apresiasinya kepada para organisasi perempuan yang hadir. Ia menilai kehadiran mereka sebagai bukti nyata komitmen terhadap perkembangan demokrasi dan kesejahteraan Kota Bontang.

Najirah juga menekankan akan pentingnya peran perempuan dalam pembangunan dan stabilitas negara. Oleh karena itu, ia berharap perempuan-perempuan Kota Bontang dapat berpartisipasi aktif dalam Pemilu dan Pilkada 2024.

“Perempuan memiliki peran yang tak ternilai dalam pembangunan dan stabilitas negara kita. Oleh karena itu, memastikan bahwa suara perempuan didengar dan hak-hak perempuan dilindungi adalah kewajiban kita bersama,” ujarnya.

Kegiatan ini menghadirkan narasumber dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawasan Pemilu (Bawaslu) Bontang. Mereka memberikan materi tentang informasi umum pemilu, hak dan kewajiban pemilih, serta mekanisme pemungutan suara.

Kegiatan ini diikuti oleh perwakilan dari berbagai organisasi perempuan di Kota Bontang, di antaranya Himpunan Perempuan Dayak Bontang (HPDB), Ikatan Wanita Pusat Hubungan Masyarakat (PHM), Organisasi Bontang Berbagi (OBB), Forum Komunikasi Wanita Nusantara (FKWN), Ikatan Wanita Sulawesi Selatan (IWSS), Persatuan Wanita Luwuk Raya (PWL RAYA), Muslimat Hidayatullah Bontang, Alhidayah, DPC Asosiasi Ahli Rias Pengantin Modifikasi Dan Modern Indonesia (KATALIA), Sempekat Keroan Bini Kutai (SERANTAI), Persatuan Bibinian Bubuhan Banjar Kalimantan Timur (PB3KT), Ikatan Wanita Pinrang (IWP), dan lainnya.

Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan perempuan-perempuan Kota Bontang dapat memahami pentingnya hak suara mereka dan berpartisipasi aktif dalam Pemilu dan Pilkada 2024.

Najirah Berikan Semangat Kepada Ratusan Mahasiswa Baru UT Sambut Orientasi Studi Tahun 2023 di Bontang

Najirah Berikan Semangat Kepada Ratusan Mahasiswa Baru UT Sambut Orientasi Studi Tahun 2023 di Bontang

Bontang. Auditorium Taman 3 Dimensi menjadi saksi dari acara Orientasi Studi Mahasiswa Baru Universitas Terbuka (UT) Tahun 2023 yang dihadiri oleh ratusan mahasiswa baru. Acara tersebut secara resmi dibuka oleh Wakil Wali Kota Bontang Najirah.

Dalam sambutannya, Najirah menyambut baik kegiatan orientasi ini dan menyatakan bahwa ini merupakan langkah awal yang penting dalam perjalanan pendidikan para mahasiswa baru Universitas Terbuka Kelompok Belajar (Pokjar) Bontang. Orientasi ini dimaksudkan untuk memberikan dasar pengetahuan kepada mahasiswa agar mereka dapat mencapai prestasi maksimal selama menempuh pendidikan tinggi.

Najirah menjelaskan bahwa kegiatan ini juga bertujuan memberikan orientasi belajar baru bagi mahasiswa baru yang akan menghadapi model pendidikan dan pengajaran yang berbeda dari saat mereka masih berada di SMA. Penerimaan mahasiswa baru dianggap sebagai momen istimewa dalam kehidupan akademik karena ini adalah awal dari perjalanan yang akan membentuk masa depan mereka.

“Saya mengucapkan selamat datang kepada semua mahasiswa baru yang telah berhasil meraih tempat di UT Pokjar Bontang. Ini adalah langkah pertama saudara-saudari menuju kesuksesan masa depan. Tapi perlu diingat bahwa perjalanan ini tidak akan mudah dan akan penuh tantangan. Mahasiswa diharapkan untuk belajar dari kegagalan dan tumbuh menjadi individu yang lebih baik,” ucapnya.

Najirah juga memberikan pesan kepada seluruh civitas akademik dan panitia untuk menjalankan tugas mereka dengan baik. Ia berharap agar semua mahasiswa baru dapat meraih kesuksesan dalam studi mereka, memperoleh ilmu pengetahuan yang berharga, dan menjadi agen perubahan positif bagi masyarakat dan bangsa. Ia menginginkan agar mahasiswa baru menjadi individu yang berdedikasi, bijaksana, dan berintegritas.

Orientasi Studi Mahasiswa Baru UT Tahun 2023 diharapkan akan membantu para mahasiswa baru untuk memulai perjalanan akademik mereka dengan langkah yang kuat dan menjadi pemimpin masa depan yang berkomitmen untuk meningkatkan pengetahuan dan memberikan dampak positif bagi komunitas dan negara.

Pemkot Bontang Akan Naikkan Insentif RT Sebesar Rp 100 Ribu Mulai Oktober 2023

Pemkot Bontang Akan Naikkan Insentif RT Sebesar Rp 100 Ribu Mulai Oktober 2023

Bontang. Wali Kota Bontang, Basri Rase, mengatakan akan ada peningkatan insentif bagi perangkat RT di Kota Bontang mulai Oktober 2023. Keputusan ini diambil setelah hasil perhitungan dari Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) dan persetujuan dari DPRD Kota Bontang. Insentif ini merupakan bagian dari anggaran APBD Perubahan 2023 sebesar Rp 2,5 triliun yang baru-baru ini disetujui.

Kenaikan insentif sebesar Rp 100 ribu akan diberikan kepada setiap perangkat RT, yang terdiri dari Ketua RT, Sekretaris RT, dan Bendahara RT. Kota Bontang memiliki sebanyak 499 RT, sehingga totalnya akan ada 1.497 perangkat RT yang akan menerima peningkatan insentif ini.

Menurut perincian yang diberikan, Gaji Ketua RT saat ini adalah sebesar Rp 1,1 juta per bulan, Sekretaris RT mendapatkan Rp 450 ribu, dan Bendahara RT menerima Rp 350 ribu per bulan. Dengan peningkatan insentif sebesar Rp 100 ribu per bulan, akumulasi total tambahan insentif bagi perangkat RT mencapai Rp 149.700.000.

“Saya berharap bahwa insentif ini akan memberikan manfaat yang signifikan bagi para perangkat RT di Kota Bontang,” ucapnya.

Peningkatan insentif ini akan efektif mulai Oktober 2023, dan hal ini diharapkan akan memberikan dukungan yang lebih baik bagi para perangkat RT dalam menjalankan tugas mereka dalam melayani masyarakat di Kota Bontang.

Antusias Warga dan Komunitas Ikut Aksi World Clean Up Day, Walikota Basrie Beri Apresiasi

Antusias Warga dan Komunitas Ikut Aksi World Clean Up Day, Walikota Basrie Beri Apresiasi

LATESTBONTANG – Aksi World Clean Up Day yang digelar oleh Pemkot Bontang melalui Dinas Lingkungan Hidup, bekerjasama dengan berbagai perusahaan di Kota Bontang, mendapat sambutan positif dari warga dan komunitas. Aksi tersebut berlangsung di wilayah RT. 16 dan RT.17 Kelurahan Tanjung Laut Indah, Rawa Indah, pada Jumat (15/9) pagi.

Aksi bersih-bersih ini dihadiri oleh Wali Kota Bontang Basri Rase, Wawali Najirah, Sekda Aji Erlynawati, Camat Bontang Selatan, Lurah Tanjung Laut Indah, perwakilan perusahaan dan tamu undangan lainnya. Aksi ini juga diikuti oleh relawan dari berbagai komunitas, perusahaan, warga serta pegawai pemerintah.

“Saya sangat bahagia melihat antusias warga dan komunitas sangat bagus dan apresiasi kepada seluruh panitia dan perusahaan yang telah mendukung kegiatan ini,” ucap Kadis Lingkungan Hidup, Heru Triadmodjo, dalam laporannya.

Heru menambahkan bahwa aksi bersih-bersih kali ini dilakukan di lokasi dengan jumlah sampah yang terbanyak. Ia berharap, aksi ini dapat meningkatkan kesadaran warga untuk mengurangi dan memilah sampah dari rumah masing-masing.

Wali Kota Basri Rase juga mengapresiasi antusias seluruh peserta dan mengajak warga untuk menjaga lingkungan demi keberlangsungan bumi dan anak cucu kita kedepannya. Ia juga berharap, aksi ini dapat dilaksanakan sebulan sekali dengan nama Bontang Clean Up Day.

Basri Rase Ajak Warga Bontang Kurangi Sampah dari Ruma

Basri Rase Ajak Warga Bontang Kurangi Sampah dari Ruma

LATESTBONTANG – Wali Kota Bontang Basri Rase mengajak warga Bontang untuk mengurangi sampah dari rumah masing-masing, dalam rangka memperingati World Clean Up Day. Hal ini disampaikannya saat menghadiri aksi bersih-bersih yang digelar oleh Pemkot Bontang melalui Dinas Lingkungan Hidup, bekerjasama dengan berbagai perusahaan di Kota Bontang.

Aksi bersih-bersih tersebut dilakukan di wilayah RT. 16 dan RT.17 Kelurahan Tanjung Laut Indah, Rawa Indah, yang merupakan lokasi dengan jumlah sampah terbanyak. Aksi tersebut diikuti oleh relawan dari berbagai komunitas, perusahaan, warga serta pegawai pemerintah.

“Lingkungan kita ini harus kita jaga untuk keberlangsungan bumi dan anak cucu kita kedepannya,” ujar Basri pada Jumat (15/9) pagi.

Basri juga mengimbau agar warga dapat memilah sampah dengan bijak dari rumah masing-masing, sehingga dapat mengurangi beban pengelolaan sampah di Kota Bontang.

“Sampah di Kota Bontang mencapai 104 Ton. Jadi, ini PR bagi kita semua untuk mengelola sampah mulai dari rumah kita sendiri,” kata Kadis Lingkungan Hidup, Heru Triadmodjo, yang juga hadir dalam acara tersebut.

Basri berharap, aksi bersih-bersih ini dapat menjadi kebiasaan bagi warga Bontang dan dapat dilaksanakan sebulan sekali dengan nama Bontang Clean Up Day.

72 Rumah Warga di RT 38 Tanjung Laut Terancam Digusur, Pengadilan Negeri Lakukan Pemeriksaan Lahan Sengketa

72 Rumah Warga di RT 38 Tanjung Laut Terancam Digusur, Pengadilan Negeri Lakukan Pemeriksaan Lahan Sengketa

LATESTBONTANG  Jumat (15/09/2023), Pengadilan Negeri Bontang melakukan tinjauan lapangan terkait lahan sengketa di RT 38 Kelurahan Tanjung Laut, Kecamatan Bontang Selatan, Kota Bontang, Kalimantan Timur. Tinjauan tersebut dilakukan untuk memastikan batas-batas lahan yang menjadi objek sengketa.

Hakim Pengadilan Negeri Bontang Ngurah Manik Sidartha menuturkan, tinjauan lahan dilakukan sebagai langkah awal dalam proses persidangan. 

“Kami hanya memeriksa objek, artinya dalam dalil gugatan dijelaskan objeknya disini. Jadi kami dari majelis hakim melakukan pemeriksaan,” ujarnya.

Setelah pemeriksaan lahan, lanjutnya, tahapan selanjutnya adalah kesimpulan dari hasil musyawarah penggugat yakni warga setempat dengan tergugat satu PT Tirta Manggala tergugat satu, kedua Wasari dan ketiga Munifah.

“Selanjutnya kesimpulan dari para pihak. penggugat, tergugat memberikan kesimpulan masing-masing. Setelah itu bermusyawara untuk menjatuhkan hukuman,” ucapnya.

Sementara itu, Kuasa Hukum penggugat, Deny Boy mengungkapkan, warga berhak memiliki lahan tersebut karena sudah bermukim lama. Dasar hukumnya ada pada Undang-undang Pokok Agraria KUHP Perdata 1967.

“Jika sekelompok masyarakat sudah tinggal atau menguasai di suatu lahan selama 18 tahun atau lebih, maka itu bisa diklaim sebagai hak milik, karena tanah itu milik sosial, Kecuali pemilik lahan memilik alas hak seperti sertifikat,” ungkapnya.

Deny juga menyoroti sikap dari Munifah pahun 2021 silam, dimana pada saat itu Munifah menggugat perusahaan dan menang namun warga tidak tahu.

“Warga harusnya masuk sebagai tergugat, tapi warga tidak tahu dan kebingungan,” terangnya.

Dilain sisi, Kuasa hukum tergugat satu PT Tirta Manggala, Tumpak Sianipar mengungkapkan, pihaknya tidak pernah melakukan penjualan atau pelelangan tanah yang berada di RT 38.

“Kami memperjuangkan 72 hak disini. Kami tidak pernah mengusir warga, kami menjalin komunikasi secara kekeluargaan. Begitu cara kami menjaga aset kami,” ujarnya.

Tumpak Sianipar juga menambahkan, ada kejanggalan dalam berkas yang dimiliki tergugat tiga, dimana diantara surat mereka tertulis lahan terletak di RT 16, sedangkan dulunya RT 15. Tak hanya itu, dokumen lainnya diduga ada indikasi pemalsuan seperti stempel yang tidak sama dengan stempel pada surat yang dibuat pada tahun 1983.

“Dari segi lahan, mereka mengklaim 9.500 m² sedangkan lahan PT Tirta Manggala seluas 12.000 m², namun mereka menunjuk tapal batas yang sama,” ungkapnya.

Sementara itu, kuasa hukum dari Munifah, Kaisar mengatakan pihaknya akan tetap mengacuh pada keputusan awal, dimana kliennya telah dimenangkan di pengadilan.

“Merujuk keputusan di awal, klien kami sudah dimenangkan. tanah tersebut milik Munifah. Dilelang direkturnya, dibelilah klien kami, ada kuitansi, surat-surat yang berkaitan tahun 1981, dan pada tahun 1983 dihibahkan ke Munifah sampai dengan sekarang,” terangnya.

Kendati demikian, pihaknya tetap menghormati proses persidangan dan akan tetap melayani gugatan yang dilayangkan oleh warga.

“Tentu kita mencari jalur damainya, pas ada gugatan masuk, kami masih melayani, kita ngikuti jalurnya dulu,” tandasnya. (bid)

Wawali Kota Bontang Najirah Apresiasi Bimtek PAUD HI

Wawali Kota Bontang Najirah Apresiasi Bimtek PAUD HI

LATESTBONTANG – Wakil Wali Kota Bontang Najirah memberikan apresiasi kepada Dinas Pendidikan Kota Bontang yang menyelenggarakan bimbingan teknis penyelenggaraan pengembangan anak usia dini holistic integrative (PAUD HI). Najirah menghadiri kegiatan tersebut di BPU Kecamatan Bontang Barat, bersama dengan Kepala Dinas Pendidikan, Sekcam Bontang Barat, Fasilitator PAUD HI dan Peserta Pelatihan, Rabu (13/09/2023).

Najirah mengatakan bahwa kegiatan ini sangat penting untuk meningkatkan kualitas pendidik dan pengembangan anak usia dini di Kota Bontang. Ia berpesan agar peserta dapat mengikuti materi yang disampaikan dengan baik dan saling berbagi pengalaman dan best practice.

“Atas nama Pemerintah Kota Bontang, saya menyambut baik pelaksanaan kegiatan ini, karena kita semua sepaham bahwa anak adalah anugerah terindah yang diberikan oleh Allah Swt kepada kita, dan saya juga berharap agar peserta dapat mengikuti pelatihan dengan baik sampai selesai,” kata Najirah.

Najirah juga menjelaskan bahwa PAUD HI adalah pendekatan yang mencakup seluruh aspek perkembangan anak, mulai dari fisik, mental, emosional, hingga spiritual. Ia mengharapkan bahwa setiap anak di Kota Bontang dapat mendapatkan pendidikan yang berkualitas dan holistik.

“Anak adalah harapan dan masa depan bangsa, sehingga menjadi tugas dan tanggung jawab kita Bersama untuk memberikan perlindungan, Pendidikan, dan pembinaan yang terbaik bagi mereka,” ujarnya.

Najirah mengucapkan terima kasih kepada panitia, fasilitator dan narasumber yang telah bekerja keras dalam kegiatan ini. Ia juga mengajak semua pihak yang terlibat untuk bersinergi dan berkolaborasi dalam menciptakan lingkungan yang kondusif bagi tumbuh kembangnya anak-anak.

Copyright © 2026 LatestIDN