DKP3 Memeriahkan Peringatan Hari Nelayan 2023 di Kota Bontang dengan Lomba Mancing

DKP3 Memeriahkan Peringatan Hari Nelayan 2023 di Kota Bontang dengan Lomba Mancing

Bontang. Pada Selasa (5/9/2023) pagi, puluhan kapal pemancing memenuhi area Pelabuhan Selambai Loktuan, diisi oleh para nelayan yang berlomba untuk mendapatkan ikan sebanyak-banyaknya dalam Lomba Mancing yang digelar oleh Dinas Ketahanan Pangan, Perikanan, dan Pertanian (DKP3) Kota Bontang.

Kepala Bidang (Kabid) Perikanan Tangkap dan Budidaya DKP3 Bontang, Fadli, yang ikut mengawasi para peserta lomba, menjelaskan bahwa Lomba Mancing ini merupakan salah satu rangkaian kegiatan yang digelar oleh DKP3 Bontang untuk memeriahkan Peringatan Hari Nelayan 2023. Para peserta dalam lomba ini adalah nelayan atau keluarga mereka yang memiliki KTP Bontang serta Kartu Usaha Kelautan dan Perikanan (Kusuka) yang dikeluarkan oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan RI.

“Ikan yang ditangkap harus menggunakan pancingan hand line dan berjenis ikan-ikan yang dapat ditemukan di sekitar Pelabuhan Selambai Loktuan. Penggunaan peralatan tangkap ikan selain pancingan hand line tidak diperbolehkan, dan peserta yang terbukti berbuat curang akan langsung didiskualifikasi. Para peserta diberikan waktu 3 jam, dimulai dari pukul 09.00 WITA hingga 12.00 WITA, dan akan dipilih 4 peserta dengan tangkapan terberat sebagai pemenang,” terangnya.

Edy Foreswanto, Kepala DKP3 Bontang, menyampaikan bahwa Lomba Mancing ini adalah bentuk apresiasi kepada para nelayan yang telah berjuang untuk menjaga ketahanan pangan, khususnya pasokan protein. Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan untuk memperkuat hubungan dan solidaritas antara DKP3 dengan para nelayan.

“Dengan kegiatan ini DKP3 ingin memberikan pesan penting tentang menjaga kelestarian sumber daya laut dan pentingnya mancing dengan bijak serta peduli terhadap lingkungan laut,” ucapnya.

Lomba Mancing ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi tetapi juga momen yang mempererat persaudaraan antara nelayan di Kota Bontang, sambil tetap menjunjung prinsip menjaga keberlanjutan sumber daya laut.

 

Najirah Membuka Musyawarah Cabang Ke VIII HIPMI Bontang Secara Resmi

Najirah Membuka Musyawarah Cabang Ke VIII HIPMI Bontang Secara Resmi

Bontang. Musyawarah Cabang (Muscab) Ke VIII BPC Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Bontang resmi digelar pada Selasa (5/9/2023) bertempat di Pendopo Rumah Jabatan Wali Kota Bontang. Kegiatan tersebut dihadiri dan dibuka oleh Wakil Wali Kota Bontang Najirah serta dihadiri pula oleh perwakilan DPRD Bontang, Forkopimda, perwakilan dari beberapa bank di Kota Bontang, serta jajaran mantan Ketua Umum dan seluruh pengurus dan anggota BPC HIPMI Bontang Periode 2020-2023.

Dalam sambutannya, Najirah menggarisbawahi peran strategis HIPMI sebagai wadah bagi para pengusaha muda dalam mengembangkan ekosistem bisnis, terutama dalam era yang terus berubah dengan cepat. Ia menyatakan keyakinannya bahwa HIPMI Bontang adalah garda terdepan dalam mendorong inovasi, menciptakan peluang usaha, dan meraih kesuksesan di tengah berbagai tantangan.

“Saya memberikan apresiasi tinggi kepada seluruh pengurus dan anggota HIPMI Bontang serta semua pihak yang telah berperan aktif dalam memajukan HIPMI dan berkontribusi dalam pembangunan ekonomi dan bisnis di Kota Bontang,” ucapnya.

Ditambahkan Najirah, Pemerintah Kota Bontang berkomitmen untuk menciptakan lingkungan yang mendukung investasi, menyederhanakan regulasi, dan memberikan dukungan pelatihan serta pengembangan keterampilan bagi tenaga kerja lokal. Hal ini sebagai bentuk dukungan penuh kepada para pengusaha muda, termasuk anggota HIPMI Bontang, dalam menjalankan usaha dan memperluas jaringan bisnis.

“Saya berharap agar muscab ini dapat menghasilkan pemimpin HIPMI Bontang yang berkualitas dan agenda kerja yang progresif untuk masa mendatang. Saya mendorong semua pihak untuk bekerja keras, berinovasi, dan memanfaatkan peluang-peluang yang ada guna memajukan dunia usaha di Bontang. Semoga Muscab ini menghasilkan hasil yang positif dan memberikan manfaat bagi semua pihak yang terlibat dalam pengembangan ekonomi dan bisnis di Kota Bontang,” pungkasnya.

Wali Kota Bontang Melaunching Program Inovatif DKP3 “PETANI KUAT” pada Peringatan Hari Nelayan 2023

Wali Kota Bontang Melaunching Program Inovatif DKP3 “PETANI KUAT” pada Peringatan Hari Nelayan 2023

Bontang. Pada pembukaan Peringatan Hari Nelayan 2023, Wali Kota Bontang, Basri Rase, meresmikan program inovatif yang dinisiasi oleh Dinas Ketahanan Pangan, Perikanan, dan Pertanian (DKP3) Kota Bontang. Program ini diberi nama Peningkatan Kesejahteraan Petani, Peternak, dan Nelayan melalui Kemitraan Berkelanjutan (PETANI KUAT). Program PETANI KUAT melibatkan kolaborasi erat antara tim agile DKP3 dengan berbagai bidang, serta kerjasama dengan pihak internal dan eksternal Pemerintah Kota Bontang serta stakeholder eksternal lainnya.

Wali Kota Basri Rase menyampaikan harapannya bahwa program inovatif PETANI KUAT ini akan membantu memajukan petani, peternak, dan nelayan yang ada di Kota Bontang. Ia juga mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung dan terlibat dalam program ini, serta berharap sinergi yang telah terjalin dapat terus dipertahankan dan dikembangkan di masa yang akan datang.

“Saya berharap dengan diluncurkannya proyek perubahan inovasi program PETANI KUAT ini bisa menjadi motivasi bagi seluruh masyarakat Kota Bontang, terutama para petani, peternak, dan nelayan. Semoga program ini menjadi momentum untuk mengatasi segala keterbatasan yang menghambat peningkatan ketahanan pangan di Kota Bontang,” ucapnya.

Kepala DKP3 Bontang, Eddy Forestwanto, menjelaskan bahwa program inovasi PETANI KUAT mencakup berbagai aspek yang mendukung pertanian, peternakan, dan perikanan yang berkelanjutan. Program ini memiliki berbagai program unggulan, seperti Program Smart Center Farming (Pola Pertanian Kota atau Urban Farming), Gerakan Budidaya Jagung (Gerdagung), Program SIPAT BEKANTAN (Aksi Cepat Penanggulangan Bencana Pertanian Berkelanjutan), Program Sanggul Ibu (Sapi Unggulan Inseminasi Buatan), Ketapang Mengajar, Pelatihan B2SA (Beragam, Bergizi, Seimbang, dan Aman) Bidang Ketahanan Pangan, Gelar Pangan Murah, dan Program Budidaya Perikanan Air Tawar Sistem Bioflok.

“PETANI KUAT merupakan langkah konkret dalam mendukung pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat Kota Bontang melalui sektor pertanian, peternakan, dan perikanan. Ia berharap program inovatif ini akan memberikan manfaat besar bagi para petani, peternak, dan nelayan, serta berkontribusi positif dalam pengembangan ekonomi daerah,” terangnya.

 

 

Basri Rase Apresiasi Program Si JanDa MaNIS Buatan Bapenda Bontang Untuk Dorong Kemandirian Fiskal

Basri Rase Apresiasi Program Si JanDa MaNIS Buatan Bapenda Bontang Untuk Dorong Kemandirian Fiskal

Bontang. Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Bontang menggelar Soft Launching Connecting Strategy melalui Sistem Pajak Daerah menggunakan GIS (Si JanDa MaNIS) pada Senin (4/9/2023) di Pendopo Rumah Jabatan Wali Kota Bontang. Acara ini dihadiri oleh sejumlah pejabat, termasuk Wali Kota Bontang Basri Rase.

Kepala Bapenda Bontang Rafidah menjelaskan, Si JanDa MaNIS adalah inovasi yang bertujuan untuk optimalisasi pendapatan asli daerah. Dan untuk menyukseskan program tersebut, Bapenda bekerja sama dengan berbagai instansi, baik di dalam maupun di luar pemerintahan, untuk memperbarui database yang ada di Bapenda dengan menggunakan teknologi berbasis geospasial.

Dalam sambutannya, Wali Kota Bontang Basri Rase, menyoroti pentingnya pendapatan daerah sebagai pendorong utama pembangunan yang mencerminkan prioritas dan kepentingan masyarakat lokal. Ia juga mencatat adanya fenomena ketergantungan terhadap dana transfer di Kota Bontang, meskipun pertumbuhan penduduk dan ekonomi seharusnya diiringi dengan peningkatan pendapatan pajak daerah.

Namun, realitas menunjukkan sebaliknya. Oleh karena itu, Basri Rase menekankan pentingnya semangat untuk mendorong kemandirian fiskal. Ia menyatakan bahwa semangat ini harus menjadi keinginan politik bagi semua pihak, termasuk pemerintah, DPRD, dan masyarakat Kota Bontang.

“Saya memberikan instruksi kepada seluruh pihak, baik individu, lembaga, maupun badan, untuk bekerjasama dengan petugas pajak dan retribusi daerah di lapangan. Hal ini sebagai bagian dari komitmen bersama untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) di Kota Bontang,” ucapnya.

Upaya dalam optimalisasi pendapatan daerah ini diharapkan dapat membantu mewujudkan kemandirian fiskal yang kuat dan berkelanjutan, sehingga Kota Bontang dapat terus berkembang dan memberikan pelayanan yang lebih baik kepada masyarakatnya.

 

Dinkes Kenalkan Inovasi Wolbachia di Bontang untuk Pengendalian DBD

Dinkes Kenalkan Inovasi Wolbachia di Bontang untuk Pengendalian DBD

Bontang. Dinas Kesehatan Bontang telah menggelar konferensi pers di Gedung PSC Bontang pada Jumat (1/9/2023) pagi untuk mensosialisasikan peluncuran Bontang Berwolbachia Serentak (BAWIS) Bontang. Inovasi revolusioner ini bertujuan untuk mengendalikan penyebaran Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kota Bontang.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Bontang, Toetoek Pribadi Ekowati, mengumumkan bahwa peluncuran resmi BAWIS Bontang akan dilakukan oleh Kementerian Kesehatan pada tanggal 5 September 2023 di area parkir Bontang Kuala. Program ini akan diimplementasikan melalui dua tahap di seluruh kelurahan di Bontang, dengan tahap pertama mencakup 6 kelurahan dan tahap kedua melibatkan 9 kelurahan.

Kota Bontang menjadi titik awal proyek pilot inovasi Wolbachia untuk pengendalian DBD di wilayah Kalimantan Timur (Kaltim). Keputusan Menteri Kesehatan menetapkan 5 kota, termasuk Bontang, sebagai lokasi implementasi teknologi Wolbachia. Pemilihan Kota Bontang didasarkan pada tingginya kasus DBD, angka kematian akibat penyakit tersebut, dan komitmen Pemerintah Kota Bontang dalam memerangi DBD.

“Teknologi Wolbachia akan menghambat replikasi virus dengue dalam tubuh nyamuk Aedes aegypti, vektor penularan DBD. Dalam program ini, bakteri Wolbachia akan ditambahkan ke nyamuk Aedes aegypti melalui penambahan bakteri tersebut pada telur nyamuk,” terangnya.

Epidemiolog muda, Adi Permana, memberikan gambaran tentang cara kerja inovasi Wolbachia di Kota Bontang. Telur nyamuk Aedes aegypti diinjeksikan dengan bakteri Wolbachia di laboratorium dan dikirim ke Bontang. Nyamuk yang berkembang biak dari telur tersebut akan memiliki bakteri Wolbachia. Nyamuk betina yang mengandung bakteri Wolbachia akan menghasilkan telur dengan bakteri tersebut.

Sebelum peluncuran, sejumlah tahapan telah dilakukan, termasuk sosialisasi di tingkat kecamatan dan kelurahan, serta pelatihan koordinator lapangan (korlap) dan kader. Setelah peluncuran, program ini akan melibatkan pemetaan lokasi penitipan ember nyamuk Wolbachia dan rilis telur-telur nyamuk dengan bakteri Wolbachia. Proses ini akan memakan waktu sekitar 6 bulan untuk menyebarkan nyamuk dengan bakteri Wolbachia ke seluruh Bontang, dengan harapan bahwa dalam satu tahun populasi nyamuk ini mencapai 80% dari populasi nyamuk Aedes aegypti di kota ini.

“Inovasi Wolbachia telah berhasil diimplementasikan di beberapa daerah, termasuk Jogjakarta dan Kabupaten Bantul. Berkat teknologi ini, kasus DBD dapat ditekan hingga 77%, dan angka pasien yang dirawat dapat turun hingga 86%. Kementerian Kesehatan berkomitmen untuk memperluas implementasi inovasi Wolbachia ke lima kota di Indonesia, termasuk Bontang,” jelasnya.

Diharapkan dukungan dari berbagai pihak, termasuk pemerintah, lintas sektor, perusahaan, media massa, masyarakat, sekolah, kantor, dan tempat ibadah, dapat membantu kesuksesan program ini. Dengan partisipasi aktif dari berbagai sektor, diharapkan BAWIS Bontang dapat mencapai keberhasilan yang lebih besar dalam mengendalikan penyebaran DBD.

Top of Form

 

Pemkot Bontang Raih Penghargaan Merdeka Award 2023 untuk Program Inovatif Pendampingan UMKM

Pemkot Bontang Raih Penghargaan Merdeka Award 2023 untuk Program Inovatif Pendampingan UMKM

Bontang. Pemerintah Kota Bontang meraih penghargaan Merdeka Award tahun 2023. Penghargaan prestisius ini diterima langsung oleh Wali Kota Bontang, Basri Rase, dalam sebuah acara yang berlangsung pada Rabu (30/8/2023).

Acara penghargaan Merdeka Awards ini dihadiri oleh sejumlah pejabat tinggi negara, termasuk Menteri Koperasi dan UKM (MenkopUKM) Teten Masduki serta Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo. Nominator dari berbagai kabupaten/kota juga turut hadir dalam kesempatan tersebut.

Penghargaan Merdeka Awards merupakan salah satu bentuk apresiasi dan pengakuan atas kontribusi positif yang diberikan oleh individu atau lembaga yang telah berhasil berperan dalam kemajuan negeri dan kemanusiaan. Pada tahun 2023, ini adalah kali ketiga penyelenggaraan acara penghargaan tersebut oleh merdeka.com.

Dalam sambutannya, Wali Kota Basri Rase menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas penghargaan yang diberikan kepada Kota Bontang. Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi atas terobosan yang telah dilakukan dalam Program Inovatif Pendampingan UMKM di kota tersebut.

“Tentunya penghargaan ini akan menjadi pemacu semangat kami untuk terus meningkatkan dan mengembangkan sentra UMKM di Kota Bontang. Sekali lagi, terima kasih, dan semoga Bontang dapat menjadi Kota Sentra UMKM,” ujarnya.

Penghargaan Merdeka Award 2023 ini adalah bukti nyata dari komitmen Pemerintah Kota Bontang dalam mendukung dan memajukan sektor UMKM, yang merupakan salah satu pilar penting dalam perekonomian daerah Bontang.

Dinas Kesehatan Kota Bontang Menggelar Bimbingan Teknis Keamanan Pangan Bagi Pelaku Usaha Industri Rumah Tangga Pangan

Dinas Kesehatan Kota Bontang Menggelar Bimbingan Teknis Keamanan Pangan Bagi Pelaku Usaha Industri Rumah Tangga Pangan

Bontang. Dinas Kesehatan Kota Bontang telah sukses menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Keamanan Pangan bagi pelaku usaha Industri Rumah Tangga Pangan (IRTP) di Hotel Bintang Sintuk. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Dinas Kesehatan untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran pelaku usaha terkait keamanan pangan.

Bimtek ini diikuti oleh para pelaku usaha IRTP yang beroperasi di Kota Bontang. Tujuan utama dari kegiatan ini adalah untuk memberikan perlindungan kepada masyarakat dari potensi bahaya makanan yang tidak aman dan tidak memenuhi standar keamanan.

Dalam Bimtek tersebut, pelaku usaha IRTP mendapatkan pemahaman mendalam tentang pengolahan pangan yang baik, bermutu, dan sesuai standar keamanan. Mereka juga diberikan panduan tentang langkah-langkah konkret yang harus diambil untuk memastikan produk-produk pangan yang dihasilkan aman untuk dikonsumsi oleh masyarakat.

Dengan diselenggarakannya Bimtek Keamanan Pangan ini, Dinas Kesehatan Kota Bontang berharap dapat menciptakan lingkungan yang lebih aman dan sehat bagi masyarakat Kota Bontang. Langkah-langkah konkret dalam memastikan keamanan pangan diharapkan dapat mengurangi risiko terhadap kesehatan masyarakat dan meningkatkan kualitas produk pangan lokal.

Pengurus PWI Bontang Resmi Dilantik, Pemkot Berharap Sinergi Terus Terjalin

Pengurus PWI Bontang Resmi Dilantik, Pemkot Berharap Sinergi Terus Terjalin

Bontang. Wali Kota Bontang, yang diwakili oleh Staf Ahli Bidang Pemerintahan dan Hukum Deddy Haryanto, hadir dalam acara pelantikan pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Bontang masa bakti 2023-2026 dan pembukaan Uji Kompetensi Wartawan (UKW) PWI se-Kaltim. Kegiatan ini berlangsung pada malam hari di Pendopo Rumah Jabatan Wali Kota Bontang Jalan Awang Long pada Selasa (29/8/2023) malam.

Acara pelantikan pengurus PWI Kota Bontang diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, Mars Kota Bontang, dan Mars PWI. Selanjutnya, satu persatu pengurus dipanggil ke depan oleh Sekretaris PWI Kaltim, Wiwid Marhaendra, dan pelantikan dipimpin langsung oleh Ketua PWI Kaltim, Endro S. Effendi.

Selepas pelantikan, PWI Kaltim memberikan penghargaan Golden Award SIWO PWI Pusat kepada PT Pupuk Kaltim dan PT Badak NGL atas kontribusinya terhadap kemajuan olahraga di Indonesia, khususnya di Kaltim. Selain itu, PWI Kota Bontang juga memberikan plakat penghargaan kepada tamu undangan yang hadir.

Selanjutnya, dalam rangka memperkuat kerjasama, dilakukan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara PWI Kota Bontang dengan Bankaltimtara Cabang Bontang serta Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Populis Borneo.

Ketua PWI Kota Bontang, Suriadi Said, dalam sambutannya, mengucapkan terima kasih kepada semua tamu undangan atas kehadiran mereka dalam acara tersebut. Ia juga menjelaskan bahwa kegiatan pelantikan pengurus PWI Kota Bontang ini dirangkai dengan pembukaan UKW PWI se-Kaltim, yang akan berlangsung pada Rabu-Kamis (30-31/8/2023).

Dalam kesempatan tersebut, Ketua PWI Kaltim, Endro S. Effendi, mengapresiasi PWI Kota Bontang yang telah aktif menggelar kegiatan untuk meningkatkan kompetensi wartawan di daerah tersebut. Wali Kota Bontang, yang diwakili oleh Deddy Haryanto, juga menyampaikan apresiasi atas upaya dalam peningkatan kompetensi wartawan, yang bertujuan untuk menciptakan wartawan yang profesional dan berintegritas.

“Saya berharap agar PWI Kota Bontang dapat terus berkolaborasi dengan Pemerintah Kota Bontang dalam menyajikan informasi yang akurat, berimbang, dan memiliki dampak positif bagi kemajuan daerah,” ucapnya.

Bupati Kutim Dorong Petani Gunakan Benih Bawang Merah Bersertifikat

Bupati Kutim Dorong Petani Gunakan Benih Bawang Merah Bersertifikat

Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) melalui Dinas Tamanan Pangan, Hortikultura, dan Peternakan (DTPHP) tahun ini menyiapkan bibit bawang merah bersertifikat untuk para petani. Bibit berkualitas tersebut sudah dipesan dan diperkirakan akan datang pada bulan Oktober.

Bupati Kutim, Ardiansyah Sulaiman, saat kunjungan kerja ke Kecamatan Rantau Pulung, Sabtu (26/8/2023), mengingatkan petani agar menggunakan benih bersertifikat untuk meningkatkan produksi dan produktivitas serta mencapai hasil panen berkualitas.

Ardiansyah menilai benih merupakan fondasi awal bagi pertanian dan penentu kesuksesan atau kegagalan pertanian bermula dari benih. Dalam upaya mendukung ketahanan pangan terhadap ancaman perubahan iklim, benih memiliki peran sentral. Sehingga diperlukan benih bermutu dari varietas tahan kekeringan atau banjir, serta suhu ekstrim.

“Benih merupakan salah satu faktor penting dalam meningkatkan produktivitas pertanian. Dengan benih yang bermutu, petani dapat menghasilkan panen yang lebih banyak dan berkualitas,” ujar Ardiansyah.

Ia berharap Dinas Pertanian Kutim dapat menyediakan benih yang unggul, berkualitas, dan baik. Jika benih-benih hortikultura tersebut telah memiliki sertifikat, maka dijamin hasil panennya akan sesuai dengan harapan para petani.

“Saya minta Dinas Pertanian Kutim untuk mencari bibit yang kualitasnya lebih bagus,” ujar Ardiansyah.

Menanggapi itu, Kepala DTPHP Kutim, Dyah Ratnaningrum, menyebut, bibit bawang merah yang bersertifikasi sudah di pesan sebanyak 10 ton dari Probolinggo.

“Bibit akan datang pada bulan Oktober sehingga para petani bawang sudah menanam bibit bawang yang lebih bagus dan hasilnya lebih maksimal,” tandasnya. (*)

Kutim Body Contest Open Tournament 2023 Sukses, Wakil Bupati Ajak Gaungkan Semangat Berolahraga

Kutim Body Contest Open Tournament 2023 Sukses, Wakil Bupati Ajak Gaungkan Semangat Berolahraga

Kutim Body Contest Open Tournament 2023 yang digelar di gedung serba guna, Bukit Pelangi, Sabtu (26/8) sore, sukses digelar. Kegiatan yang diikuti sekitar 100-an peserta dan suporter tersebut berlangsung meriah.

Wakil Bupati Kutai Timur (Kutim), Kasmidi Bulang, yang membuka kegiatan tersebut, mengajak hadirin dan Pengurus Kabupaten Persatuan Binaraga Fitnes Indonesia (PBFI) Kutim untuk menggaungkan semangat berolahraga hingga ke pelosok kecamatan.

“Harapan saya PBFI ini juga ada di tiap kecamatan, kita akan buka Contes di kecamatan agar masyarakat di kecamatan juga termotivasi. Gaungkan terus agar olahraga di Kutim ini maju,” ujar Kasmidi.

Kasmidi juga mengucapkan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada semua pihak yang telah terlibat dalam penyelenggaraan Kutim Body Contest Open Tournament 2023. Ucapan yang sama juga disampaikan kepada semua pengurus cabang olahraga atau cabor karena tahun ini semuanya mempunyai event kejuaraan.

Kepada para atlet, Kasmidi mengingatkan, bahwa menjadi juara dalam perlombaan tidak didapat diraih secara mudah atau hanya lewat keberuntungan semata. Untuk menjadi yang terbaik, kata dia, atlet harus menempuh proses panjang yang melelahkan dan tahap tahap pembinaan, hingga mumpuni dan memiliki jam terbang.

“Kepada yang belum juara agar lebih berlatih dengan persiapan yang matang, dan kepada yang mendapat juara agar terus berlatih dan mempertahankan juaranya,” tuturnya.

Terkahir, Kasmidi menyampaikan komitmennya sebagai pemerintah daerah untuk terus mendukung pengembangan atlet cabang-cabang olahraga di Kutim.

“Pemerintah Kabupaten Kutim mensupport full semua cabang olahraga, ini adalah bagian dari program yang kita perjuangkan,” pungkasnya.

Copyright © 2026 LatestIDN