Basri Rase Hadiri Pesta Rakyat Simpedes Periode II/2022 Bank BRI Bontang

Basri Rase Hadiri Pesta Rakyat Simpedes Periode II/2022 Bank BRI Bontang

Bontang. Wali Kota Bontang, Basri Rase, menghadiri Pesta Rakyat Simpedes Periode II/2022 yang diselenggarakan oleh PT Bank Rakyat Indonesia (BRI). Acara ini berlangsung pada Sabtu (26/8/2023) di Pujasera Kopkar PKT dan merupakan sebuah momen penting dalam mengapresiasi dukungan dan kemitraan yang telah terjalin antara BRI dan masyarakat Kota Bontang, terutama para nasabah setia tabungan Simpedes.

Dalam sambutannya, Wali Kota Bontang menyambut dengan gembira penyelenggaraan acara ini oleh BRI Kota Bontang. Ia meyakini bahwa kegiatan ini adalah sebuah wujud apresiasi dan terima kasih dari Bank BRI kepada masyarakat setia Kota Bontang yang telah menjadi nasabah Simpedes.

Selanjutnya, Basri Rase memberikan apresiasi khusus kepada BRI atas peran pentingnya dalam pembangunan ekonomi dan peningkatan kesejahteraan masyarakat di Kota Bontang. Ia mengakui bahwa Bank BRI telah menjadi mitra yang sangat berharga, terutama dalam mendukung pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

Wali Kota Bontang juga menekankan bahwa saat ini pemerintah sedang gencar mempersiapkan Kawasan Ekonomi Khusus (IKN) dan menghadapi perubahan industri di Kota Bontang. Salah satu fokusnya adalah menjadikan Bontang sebagai pusat UMKM dan destinasi wisata di Kalimantan Timur.

“Perkembangan UMKM yang dinamis tidak bisa tercapai tanpa dukungan modal. Bank BRI, sebagai lembaga keuangan yang berpengalaman, telah berperan penting dalam menyediakan solusi permodalan bagi pelaku UMKM di Kota Bontang,” ucapnya.

Basri menyatakan bahwa Pemkot Bontang sangat menghargai peran Bank BRI dalam memberikan dukungan perbankan yang inklusif dan berfokus pada kepentingan rakyat. Bank BRI telah membantu masyarakat dalam mengelola keuangan mereka dengan lebih baik.

“Saya berharap semangat kolaborasi ini akan terus berlanjut, sehingga bersama-sama mereka dapat mencapai tujuan-tujuan ekonomi dan sosial yang lebih baik di masa depan. Dalam suasana kebersamaan ini, mereka berharap dapat memajukan perekonomian dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Kota Bontang,” pungkasnya.

Dinas Kesehatan Kota Bontang Memulai Survei Lokasi Persiapan Peluncuran Program BAWIS

Dinas Kesehatan Kota Bontang Memulai Survei Lokasi Persiapan Peluncuran Program BAWIS

Bontang. Dinas Kesehatan Kota Bontang telah memulai survei lokasi persiapan untuk peluncuran Program Bontang Berwolbachia Serentak (BAWIS), yang akan dilakukan bersama dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait di Kelurahan Bontang Kuala. Survei ini bertujuan untuk memastikan kesiapan dan kesuksesan pelaksanaan program yang dijadwalkan akan diluncurkan dalam waktu dekat.

Program BAWIS telah menjadi fokus utama Dinas Kesehatan Kota Bontang dalam upaya pengendalian penyakit yang disebabkan oleh nyamuk Aedes aegypti, seperti demam berdarah. Wolbachia adalah jenis bakteri yang dapat menginfeksi nyamuk Aedes aegypti dan membantu mengurangi kemampuan nyamuk untuk menyebarkan virus seperti dengue.

Dalam rangka peluncuran program ini, Dinas Kesehatan Kota Bontang bekerja sama dengan berbagai OPD terkait untuk melakukan survei lokasi persiapan di Kelurahan Bontang Kuala. Survei ini mencakup penilaian terhadap titik-titik yang akan digunakan untuk melepaskan nyamuk ber-Wolbachia, serta evaluasi terhadap infrastruktur dan sarana yang diperlukan.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Bontang, Toetoek Pribadi Ekowati, menyatakan bahwa survei ini merupakan tahap awal yang penting dalam persiapan peluncuran program. Dirinya ingin memastikan bahwa semua persiapan teknis dan logistik telah dilakukan dengan baik sehingga program Wolbachia dapat berjalan lancar dan efektif. Selain itu, Toetoek Pribadi Ekowati juga menambahkan bahwa Dinas Kesehatan Kota Bontang telah berkoordinasi dengan pihak terkait, seperti OPD lingkungan dan kebersihan, dalam upaya menjaga kebersihan dan kelancaran pelaksanaan program ini.

“Kami berharap program Wolbachia akan menjadi langkah positif dalam pengendalian penyakit demam berdarah di Kota Bontang,” ucapnya.

Peluncuran Program Wolbachia di Kota Bontang diharapkan dapat memberikan manfaat besar dalam pengendalian nyamuk Aedes aegypti, yang merupakan vektor penyakit demam berdarah. Program ini telah dianggap sebagai salah satu inovasi yang berpotensi mengurangi kasus demam berdarah dan meningkatkan kesehatan masyarakat di Kota Bontang.

Najirah Dorong Peningkatan Mutu Puskesmas Bontang Selatan II Melalui Proses Akreditasi

Najirah Dorong Peningkatan Mutu Puskesmas Bontang Selatan II Melalui Proses Akreditasi

Bontang. Pada Senin (28/8/2023) dilakukan pembukaan Opening Meeting Akreditasi Puskesmas Bontang Selatan II Tahun 2023. Acara pembukaan tersebut dihadiri oleh Wakil Wali Kota Bontang Najirah dan tim Puskesmas Bontang Selatan serta tim survei dari badan akreditasi.

Pelaksanaan akreditasi puskesmas di Kota Bontang memiliki tujuan utama, yaitu untuk mendapatkan pengakuan formal dari badan akreditasi terhadap kompetensi sebuah lembaga atau organisasi dalam melakukan penilaian kesesuaian tertentu. Selain itu, proses akreditasi juga bertujuan untuk mengukur mutu pelayanan yang diberikan oleh pelayanan kesehatan dasar.

Dalam sambutannya, Najirah menyampaikan harapannya agar proses akreditasi ini dapat menjadi langkah penting dalam meningkatkan mutu dan kinerja Puskesmas Bontang Selatan II. Ia berharap bahwa kegiatan ini akan mendorong perbaikan berkelanjutan dalam sistem manajemen mutu, sistem manajemen penyelenggaraan upaya kesehatan masyarakat, dan pelayanan klinis. Selain itu, manajemen resiko juga menjadi fokus penting dalam proses akreditasi ini.

“Saya berharap bahwa hasil dari proses akreditasi ini akan sesuai dengan harapan bersama dan dapat menjadi landasan untuk terus meningkatkan mutu layanan kesehatan di Kota Bontang,” ucapnya.

Proses akreditasi Puskesmas adalah langkah penting dalam memastikan bahwa pelayanan kesehatan dasar yang diberikan kepada masyarakat memiliki standar yang tinggi dan sesuai dengan kebutuhan. Semoga akreditasi ini menjadi langkah awal untuk peningkatan yang berkelanjutan dalam sistem kesehatan di Kota Bontang.

 

Najirah Membuka BIGfest untuk Meningkatkan Pemahaman Masyarakat tentang Data Geospasial

Najirah Membuka BIGfest untuk Meningkatkan Pemahaman Masyarakat tentang Data Geospasial

Bontang. Bontang Innovation Geospasial Festival (BIGFest) yang merupakan salah satu dari 77 event pariwisata yang diselenggarakan untuk meningkatkan kunjungan wisatawan ke Kota Bontang, resmi dibuka oleh Wakil Wali Kota Bontang Najirah. Pembukaan kegiatan tersebut berlangsung pada Senin (28/8/2023) di Pendopo Rujab Wali Kota Bontang.

BIGFest memiliki tujuan untuk memperkenalkan inovasi dan data geospasial kepada masyarakat. Dengan menghadirkan kegiatan ini, diharapkan pengetahuan masyarakat tentang data geospasial dapat ditingkatkan, dan komitmen pemerintah dalam penyelenggaraan data dapat lebih dipahami.

Pelaksanaan BIGFest juga berlangsung seiring dengan berbagai rangkaian kegiatan lainnya, termasuk Rapat Koordinasi Jaringan Informasi Geospasial Daerah, Rapat Kerja Kelitbangan Tingkat Provinsi, serta Rapat Forum Satu Data Indonesia Kota Bontang.

BIGFest dihadiri oleh 300 peserta yang berasal dari berbagai instansi, seperti Bappeda Provinsi Kaltim, Balitbangda Provinsi Kaltim, Bappeda Kabupaten/Kota se-Kaltim, Diskominfo Kabupaten/Kota se-Kaltim, OPD se-Kota Bontang, dan Perguruan Tinggi se-Kaltim.

Dalam sambutannya, Wakil Wali Kota Bontang Najirah mengapresiasi pelaksanaan kegiatan tersebut dan berharap agar seluruh rangkaian acara BIGFest dapat berjalan dengan baik. Ia juga mengajak seluruh stakeholder untuk terus berinovasi dan memperkuat komitmen mereka dalam penyelenggaraan data, khususnya data geospasial.

“Semoga BIGFest menjadi sarana yang efektif dalam meningkatkan pemahaman masyarakat tentang data geospasial dan memberikan dampak positif bagi pengembangan Kota Bontang ke depannya,” pungkasnya.

Wabup Kasmidi: Masyarakat Muara Wahau dan Kongbeng Sambut Hangat Kunjungan Kerja Gubernur

Wabup Kasmidi: Masyarakat Muara Wahau dan Kongbeng Sambut Hangat Kunjungan Kerja Gubernur

Wakil Bupati Kutai Timur Kasmidi Bulang mengungkapkan rasa terima kasihnya atas sambutan hangat masyarakat Muara Wahau dan Kongbeng terhadap kunjungan kerja Gubernur Kalimantan Timur Isran Noor, Senin (27/8).

“Luar biasa sambutan masyarakat setempat menyambut kedatangan kami, disambut dengan tradisi adat dayak dan hudoq khas Kalimantan Timur, sampai kami juga ikut menari bersama-sama dengan masyarakat setempat,” kata Kasmidi.

Ia mengatakan, sambutan masyarakat tersebut menunjukkan antusiasme yang tinggi terhadap pembangunan di daerahnya.

“Sampai kami melanjutkan perjalanan pun, masih di iringi oleh adek-adek yang sangat luar biasa antusiasnya,” ujar Kasmidi.

“Karna kami masih harus melanjutkan perjalanan, jadi saya hanya sempat berswafoto dari dalam mobil, maaf yaa adek-adek,” tambahnya sambil tertawa.

Kasmidi berharap, kunjungan kerja tersebut dapat meningkatkan sinergitas antara pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten dalam pembangunan di Kutai Timur.

“Terima kasih energynya untuk seluruh masyarakat Kecamatan Muara Wahau dan Kongbeng!” tutupnya.

Kunjungan kerja Gubernur Isran Noor ke Muara Wahau dan Kongbeng bertujuan untuk meninjau sejumlah proyek pembangunan, di antaranya pembangunan jalan akses ke kawasan industri, pembangunan rumah sakit, dan pembangunan sekolah. (*)

DSPM Bontang Studi Tiru ke UPT Penanggulangan Kemiskinan  Sragen

DSPM Bontang Studi Tiru ke UPT Penanggulangan Kemiskinan Sragen

LATEST BONTANG – Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat (DSPM)  melakukan studi tiru ke Unit Pelaksana Teknis Penanggulangan Kemiskinan Kabupaten Sragen.

Dalam studi tiru Kepala DSPM Bahtiar Mabe, S.Sos M.Kes  menugaskan Pekerja Sosial Ahli Muda Suratmi, S.Sos MPSSp  dan Rahmi Ramdaswati, S.Sos serta Rudianto (21-23 Agustus 2023).

Studi tiru dilakukan untuk memperoleh gambaran nyata sebagai best praktise oleh UPT PK Kabupaten Sragen yang merupakan cikal bakal Sistem Layanan Rujukan Terpadu (SLRT) dan Pusat Kesejahteraan Sosial (Puskesos).

Dalam pertemuan di ruang kepala UPTPK Sragen dihadiri narasumber  Wasis, Wahyu dan Edi dari unsur Bagian Sosial Ekonomi Setda Sragen

 

UPTPK Kabupaten Sragen sudah dibentuk  sejak tahun 2013 – 2014. Oleh Bapenas lalu dilakukan penelitian pada tahun  2015 di UPTPK sehingga lahir Sistem Layanan Rujukan Terpadu (SLRT) dan Pusat Kesejahteraan Sosial (PUSKESOS) mengadopsi dari Aceh melalui Kementrian Sosial sehingga identik dengan Kemsos

Sragen sendiri 2016 menjadi salah satu lokasi pilot project SLRT dan 2 Puskesos  dengan memakai istilah Manajer, Supervisor, Fasilitator.  Namun karena UPTPK Sragen menjadi cikal bakal SLRT maka tetap memakai nama UPTPK untuk tingkat kabupaten,

Tingkat kecamatan sesuai Permendagri memakai nama Pelayanan Administrasi  Masyarakat (PATMA) apalagi sekarang sudah ada pelimpahan kewenangan di kecamatan melalui OSS. Dan tingkat kelurahan memakai nama Pelayanan Atministrasi Kesejahteraan  (PATEN).

Regulasi UPTPK adalah Peraturan Bupati bahwa UPTPK adalah tugas tambahan.   Dengan Pejabat setara esselon 3, dan sekarang  Esselon 2. ”Untuk Kepala  ada  yang:  Kabag RSUD, Kabid Dinkes, Kepala Dinsos atau siapa saja yg ditunjuk  Bupati, dengan tetap mengemban tusi definitif  OPD dan Kepala UPTPK  merupakan tusi tambahan,” terang Wasis.

Dalam ruangan layanan semula ada front office sekarang langsung di layani di  Loket data dan pelaporan, Loket Pelayanan Kesehatan, Loket Pelayanan Pendidikan,  Loket Pelayanan Sosial dan Ekonomi

 

Dan best praktise dari UPTPK Sragen yakni Pelayanan Pengaduan, Beasiswa  Sintawati  untuk pemberian beasiswa anak keluarga miskin, Pelayanan Saraswati pemberian kartu sehat kepada masyarakat miskin yang sedang sakit emergency sebelum proses di usulan ke BPJS Kesehatan pusat, Pelayanan Rumah Tidak Layak Huni Mitra Kesejahteraan Rakyat Aparatur Sipil Negara (MATRA ASN)

 

Dalam perkembangan saat ini SLRT tidak lagi dipakai oleh Kemsos namun langsung memakai Pusat Kesejahteraan Sosial (PUSKESOS). Seperti di Sleman demikian juga di Kabupaten Batang hanya memakai PUSKESOS

 

SLRT sendiri sangat strategis dibutuhkan keberadaannya sebagai upaya penanggulangan kemiskinan, merupakan system yang membantu mengidentifikasi kebutuhan masyarakat miskin dan rentan miskin, kemudian menghubungkan mereka dengan program dan layanan yang dikelola oleh pemerintah baik Pusat, Provinsi dan Kabupaten dan non pemerintah sesuai dengan kebutuhan mereka.

 

SLRT juga membantu mengidentifikasi keluhan masyarakat miskin dan rentan miskin, melakukan rujukan, dan memantau penanganan keluhan untuk memastikan bahwa keluhan – kelurahan terseut ditangani secara baik.   (Rat)

Basri Rase Buka BBGRM ke-20 dan Peringatan HKG PKK ke-51

Basri Rase Buka BBGRM ke-20 dan Peringatan HKG PKK ke-51

Bontang. Wali Kota Bontang Basri Rase menghadiri dan membuka secara resmi kegiatan Pencanangan Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) ke-20 sekaligus peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-51 pada Minggu (27/8/2023). Acara berlangsung di Rumah Adat Kutai, Kelurahan Guntung. Kegiatan ini dihadiri oleh sejumlah pejabat tinggi lainnya, termasuk Wakil Wali Kota Bontang Najirah, Ketua PKK Bontang Hapidah dan Kepala Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat (DSPM) Kota Bontang Bahtiar Mabe selaku Ketua Panitia dan Forkopimda Kota Bontang.

Dalam sambutan pembukaan, Ketua Panitia BBGRM dan HKG PKK Bontang Bahtiar Mabe, menekankan pentingnya Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat sebagai momentum istimewa untuk meningkatkan semangat kegotong-royongan dalam masyarakat. Bahtiar menjelaskan bahwa BBGRM adalah kesempatan bagi semua warga untuk bersatu dalam semangat gotong royong, bekerja bersama dalam memajukan lingkungan.

“Manfaat dari BBGRM sangat beragam dan signifikan, termasuk peningkatan rasa persatuan dan solidaritas, efisiensi dan produktivitas dalam gotong royong, serta membangun komunitas yang lebih baik. Semangat gotong royong ini membuat kota kita semakin hebat dan beradab,” ucapnya.

Wali Kota Basri Rase juga memberikan ucapan selamat kepada para pemenang lomba BBGRM tingkat Kota Bontang tahun 2023. Ia berharap prestasi yang telah diraih dapat dipertahankan dan ditingkatkan di masa yang akan datang. Basri menambahkan bahwa HKG PKK menjadi ajang penting untuk memperkokoh persatuan dan kesatuan.

“Saya mengajak seluruh peserta yang hadir untuk terus membumikan semangat gotong royong, menjaga kebersamaan, dan mempererat tali silaturahmi dalam membangun Kota Bontang yang lebih baik,” pungkasnya.

Tema HKG tahun ini, “Bergerak Bersama Menuju Keluarga Sejahtera dan Tangguh, Wujudkan Indonesia Tumbuh,” memiliki makna mendalam dalam memperkuat kerja sama dan keterpaduan untuk peningkatan kesejahteraan keluarga dan masyarakat secara menyeluruh.

Basri Rase Hadiri Pengukuhan Pengurus MUI Kecamatan Kota Bontang

Basri Rase Hadiri Pengukuhan Pengurus MUI Kecamatan Kota Bontang

Bontang. Pada kegiatan Pengukuhan Pengurus Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kecamatan se-Kota Bontang Periode 2023-2027, Wali Kota Bontang Basri Rase menyampaikan pentingnya terbentuknya MUI tingkat kecamatan sebagai mitra pemerintah dalam menjaga ketertiban dan harmoni dalam hal keyakinan di masyarakat. Acara ini berlangsung di Pendopo Rujab Wali Kota Bontang pada Sabtu (26/8/2023).

Pada kesempatan tersebut Basri mengatakan, dengan kehadiran MUI tingkat kecamatan, diharapkan dapat meringankan beban pemerintah dalam menghadapi berbagai tantangan yang muncul terkait masalah keyakinan, dimana salah satu tantangan yang dihadapi saat ini adalah transformasi digital, di mana berbagai praktik seperti prostitusi dan perjudian telah beralih ke dunia online. Hal ini perlu dideteksi dan diantisipasi dengan baik.

Basri juga mengingatkan bahwa saat ini banyak ustaz di platform YouTube yang memengaruhi pemahaman agama. Oleh karena itu, anggota MUI perlu memiliki pemahaman dan keterampilan dalam menghadapi tantangan ini.

Selain itu, Basri Rase juga meminta MUI untuk membantu menyelesaikan beberapa permasalahan sosial seperti Kasus Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT). Ia menambahkan, saat ini pemerintah juga berencana untuk menaikkan insentif bagi pegiat agama dalam APBD Perubahan tahun 2023.

“Saya ucapkan selamat kepada Ketua MUI Kecamatan yang baru dikukuhkan dan saya berharap pengurus yang dilantik juga dapat bekerja sama dengan pemerintah dalam menjaga ketertiban dan harmoni dalam masyarakat,” pungkasnya.

Wali Kota Bontang dan Wakil Hadiri Pelantikan Pengurus IKB-NTT Periode 2022-2027

Wali Kota Bontang dan Wakil Hadiri Pelantikan Pengurus IKB-NTT Periode 2022-2027

Bontang. Pada Sabtu (26/8/2023), Ikatan Keluarga Besar Nusa Tenggara Timur (IKB-NTT) menggelar pelantikan pengurus periode 2022-2027. Kegiatan yang dilaksnakan di BPU Kantor Camat Bontang Barat ini dihadiri langsung oleh Wali Kota Bontang Basri Rase dan Wakil Wali Kota Bontang Najirah.

Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Basri Rase menyampaikan selamat kepada seluruh jajaran pengurus IKB-NTT Kota Bontang yang baru dilantik. Ia mengucapkan selamat kepada Bapak Yohanes Bay yang baru saja dilantik sebagai ketua organisasi ini.

Basri juga berharap agar pengurus IKB-NTT Kota Bontang yang baru dapat bekerja dengan optimal, keras, cerdas, dan ikhlas. Mereka diharapkan dapat bekerja secara sinergis untuk membantu menyukseskan program pembangunan Kota Bontang yang lebih maju dan beradab.

“Selamat kepada Yohanes Bay sebagai ketua yang baru dan mulai mengemban amanah untuk menjalankan roda organisasi. Semoga pengurus IKB-NTT Kota Bontang dapat berkontribusi positif dalam pembangunan kota ini,” ujarnya.

Dengan adanya dukungan dan kerjasama dari berbagai organisasi dan kelompok masyarakat seperti IKB-NTT, diharapkan Kota Bontang dapat terus berkembang dan memberikan manfaat yang lebih besar bagi warganya.

Kadis DSPM Apresiasi Kegiataan PAMMI Santuni 3 Disabilitas Stroke

Kadis DSPM Apresiasi Kegiataan PAMMI Santuni 3 Disabilitas Stroke

LATESTBONTANG – Kepala Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat (DSPM) Kota Bontang Bahtiar Mabe menyampaikan apresiasi kepada DPC PAMMI Kota Bontang dalam aksi kemanusiaan dengan penggalangan dana untuk warga Bontang yang sedang sakit dan membutuhkan uluran tangan.

“Terima kasih partisipasinya” demikian diucapkan Bahtiar Mabe, S.Sos M.Kes saat dimintai tanggapan atas open donasi yang dilakukan DPC Persatuan Artis Musik Melayu Dangdut Indonesia (PAMMI) Kota Bontang, Jumat (26/08/2023)

Kolaborasi DSPM dan PAMMI dalam aksi penggalangan dana di awali saat koordinator lapangan PAMMI  Abem menanyakan apa ada warga masyarakat yang membutuhkan bantuan kepada Pekerja Sosial Ahli Muda Suratmi, S.Sos MPSSp.

Lantas di berikan dokumen terkait 3 klien Purtiah, Sambo Pranoto Hadi, Mulyoto yang sedang sakit stroke yang membutuhkan popok, matras atau kasur berangin, biaya terafi stroke serta pelunasan tunggakan BPJS Kesehatan khususnya atas nama Mulyoto.

Sementara itu khusus klein Mulyoto warga kelahiran Kediri mengalami serangan stroke berulang sebanyak 3 kali.  Klien alami kendala nunggak iuran BPJS Kesehatan total mencapai Rp.13.720.000.  Dan kendala lain dua anaknya juga sedang di lapas di Samarinda.  Jika dulu  usaha bisa bayar iuran BPJS dan sejak 2021 alami stroke akhirnya nunggak bayar iuran BPJS.

Sofian juga menambahkan selain penggalangan dana untuk masyarakat lokal Bontang, PAMMI juga melakukan penggalangan dana untuk masyarakat luar Kaltim.

“PAMMI bisa bekerja sama dalam penggalangan dana baik bagi warga Bontang maupun luar Bontang.  Untuk warga Bontang contohnya penggalangan dana bagi korban kebakaran Bontang Kuala dan korban gempa di Mamuju,” terang Sofian yang menyebutkan PAMMI bersekretariat di Jl DI Panjaitan RT 3 Nomor 46 Cp.08115801498.

Ketua PAMMI Sofian menuturkan bahwa PAMMI berdiri di Kota Bontang sejak tahun 2012. “Saya semula bendahara 2012-2017 dan sejak 2018 sampai dengan sekarang menduduki jabatan sebagai Ketua. Dia sampaikan DPD PAMMI juga berkedudukan di Provinsi Kaltim dan DPP PAMMI tingkat pusat diketuai Roma Irama.  (Rat)

 

Copyright © 2026 LatestIDN