Indonesia Emas 2045 Ditargetkan Oleh Generasi Muda, Bupati Kutim Beri Pesan Ini

Indonesia Emas 2045 Ditargetkan Oleh Generasi Muda, Bupati Kutim Beri Pesan Ini

Bupati Kutai Timur (Kutim), Ardiansyah Sulaiman memberikan pesan penting kepada mahasiswa dalam acara peresmian gedung baru Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Nusantara Sangatta. Pesan tersebut terkait dengan Indonesia Emas 2045, yaitu saat Indonesia merayakan satu abad kemerdekaannya dan menjadi negara maju dan adidaya.

Bupati Ardiansyah mengatakan, mahasiswa saat ini adalah generasi yang akan mewujudkan Indonesia Emas 2045. Saat itu, usia mereka masih sekitar 40 tahun ke atas, yang merupakan usia optimal bagi para profesional.

“Mereka (mahasiswa) nanti yang akan menjadi pemimpin-pemimpin bangsa,” kata Ardiansyah, Selasa (22/8/2023).

Untuk itu, ia mengajak mahasiswa untuk mempersiapkan diri dengan meningkatkan kualitas dan karakter mereka. Ia juga menyebutkan bahwa Pemerintah Provinsi Kaltim memiliki komitmen yang kuat terhadap pendidikan, salah satunya dengan menyediakan fasilitas dan beasiswa.

“Tahun 2023 ini Pemerintah Kaltim memberikan besasiswa mencapai Rp 500 Miliar untuk beasiswa Kaltim Tuntas (BKT). Mahasiswa STIE Nusantara juga berpeluang untuk mendapatkan beasiswa tersebut,” ujar Ardiansyah.

Ia juga menekankan kesiapan SDM berkualitas menyongsong IKN Nusantara. Ia mengatakan, Presiden akan siap berkantor di IKN, begitu pula dengan kementerian-kementerian RI. “Karenanya kita harus berbangga dengan hal tersebut,” ujarnya.

Ia berharap, melalui pengembangan SDM unggul, tangguh, dan berkualitas, baik secara fisik maupun mental, Kutim sebagai salah satu wilayah penyangga IKN Nusantara dapat berdampak positif terhadap pembangunan nasional.

“SDM yang akan terus kita siapkan melalui beberapa perguruan perguruan tinggi,” tandasnya. (*)

Bupati Kutim Ajak Mahasiswa Siapkan Diri untuk Indonesia Emas 2045

Bupati Kutim Ajak Mahasiswa Siapkan Diri untuk Indonesia Emas 2045

Bupati Kutai Timur (Kutim), Ardiansyah Sulaiman memberikan pesan penting kepada mahasiswa dalam acara peresmian gedung baru Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Nusantara Sangatta. Pesan tersebut terkait dengan Indonesia Emas 2045, yaitu saat Indonesia berusia 100 tahun dan menjadi negara maju dan adidaya.

Bupati Ardiansyah mengatakan, mahasiswa saat ini adalah generasi yang akan mewujudkan Indonesia Emas 2045. Saat itu, usia mereka masih sekitar 40 tahun ke atas, yang merupakan usia produktif dan profesional.

“Mereka (mahasiswa) nanti yang akan menjadi pemimpin-pemimpin bangsa,” kata Ardiansyah, Selasa (22/8/2023).

Untuk itu, ia mengajak mahasiswa untuk mempersiapkan diri dengan meningkatkan kualitas dan karakter mereka. Ia juga menyebutkan bahwa Pemerintah Provinsi Kaltim memiliki komitmen yang kuat terhadap pendidikan, salah satunya dengan menyediakan fasilitas dan beasiswa.

“Tahun 2023 ini Pemerintah Kaltim memberikan besasiswa mencapai Rp 500 Miliar untuk beasiswa Kaltim Tuntas (BKT). Mahasiswa STIE Nusantara juga berpeluang untuk mendapatkan beasiswa tersebut,” ujar Ardiansyah.

Ia juga menekankan kesiapan SDM berkualitas menyongsong IKN Nusantara. Ia mengatakan, Presiden akan siap berkantor di IKN, begitu pula dengan kementerian-kementerian RI. “Karenanya kita harus berbangga dengan hal tersebut,” ujarnya.

Ia berharap, melalui pengembangan SDM unggul, tangguh, dan berkualitas, baik secara fisik maupun mental, Kutim sebagai salah satu wilayah penyangga IKN Nusantara dapat berdampak positif terhadap pembangunan nasional.

“SDM yang akan terus kita siapkan melalui beberapa perguruan perguruan tinggi,” ucap Ardiansyah. (*)

Bupati Kutim Dampingi Gubernur Kaltim Resmikan Gedung Baru STIE Nusantara, Beri Harapan untuk Mahasiswa

Bupati Kutim Dampingi Gubernur Kaltim Resmikan Gedung Baru STIE Nusantara, Beri Harapan untuk Mahasiswa

Gedung baru Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Nusantara Sangatta telah diresmikan oleh Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim), Isran Noor didampingi Bupati Kutai Timur (Kutim) Ardiansyah Sulaiman. Peresmian gedung yang terletak di Jalan Margo Santoso Sangatta Utara ini dilakukan saat Gubernur Kaltim berkunjung kerja ke Kabupaten Kutai Timur (Kutim) Selasa (22/8/2023).

Peresmian gedung ini juga dihadiri oleh Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman, Wakil Bupati Kasmidi Bulang, jajaran Forkopimda Kutim, dan tamu undangan lainnya. Selain itu, Ketua STIE Nusantara Amransyah, para dosen, dan mahasiswa STIE Nusantara juga turut hadir.

Gubernur Kaltim mengatakan bahwa pihaknya memiliki komitmen yang kuat terhadap pendidikan. Salah satu bentuk komitmen tersebut adalah menyediakan fasilitas dan beasiswa untuk pengembangan Sumber Daya Manusia di bidang pendidikan. Salah satu beasiswa yang disediakan adalah Beasiswa Kaltim Tuntas.

“Tahun 2023 ini Pemerintah Kaltim memberikan besasiswa mencapai Rp 500 Miliar untuk beasiswa Kaltim Tuntas (BKT). Mahasiswa STIE Nusantara juga berpeluang untuk mendapatkan beasiswa tersebut,” ujar Isran.

Ia juga menyebutkan bahwa Pemerintah Provinsi Kaltim telah mempersiapkan sumber daya manusia (SDM) dengan alokasi pendidikan skala perioritas. Hal ini dilakukan sebelum Provinsi Kaltim ditunjuk sebagai Ibukota Negara (IKN).

“Peningkatan sarana dan prasarana untuk pengembangan SDM baik pendidikan formal maupun non formal,” kata Isran Noor.

Tim Keamanan Pangan DKP3 Kota Bontang Ambil Sampel Pangan Segar untuk Uji Laboratorium

Tim Keamanan Pangan DKP3 Kota Bontang Ambil Sampel Pangan Segar untuk Uji Laboratorium

Bontang. Dalam rangka menjaga keamanan mutu pangan segar asal tumbuhan (PSAT) yang beredar di Kota Bontang, Tim Keamanan Pangan Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKP3) Kota Bontang melaksanakan kegiatan pengambilan sampel pangan segar. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pengawasan pangan segar di tingkat retail tradisional dan modern untuk menjalani uji laboratorium guna memastikan keamanan mutu pangan.

Pengambilan sampel dilaksanakan pada Rabu (23/8/2023) di lokasi kegiatan berada di Pasar Taman Rawa Indah. Tim Keamanan Pangan berkomitmen untuk melakukan penilaian yang cermat terhadap pangan segar asal tumbuhan yang beredar di pasar tersebut. Sampel-sampel pangan ini akan menjalani uji laboratorium untuk memastikan keamanan dan mutunya sesuai standar yang telah ditetapkan.

Kegiatan ini bertujuan untuk melindungi kesehatan masyarakat dan memastikan bahwa pangan segar yang mereka konsumsi adalah berkualitas dan aman. Dengan uji laboratorium, Tim Keamanan Pangan dapat mengidentifikasi apakah terdapat zat berbahaya atau kontaminan lain yang dapat membahayakan kesehatan konsumen.

Pengambilan sampel pangan segar asal tumbuhan merupakan bagian dari upaya berkelanjutan Tim Keamanan Pangan Kota Bontang dalam menjaga keamanan mutu pangan. Masyarakat diharapkan dapat merasa lebih percaya dan aman dalam mengonsumsi pangan segar yang dibeli di berbagai pasar, baik tradisional maupun modern, di Kota Bontang.

Tim Keamanan Pangan Kota Bontang terus berupaya untuk menjaga keamanan dan mutu pangan demi kesejahteraan masyarakat. Mereka bekerja keras untuk memastikan bahwa pangan segar di Kota Bontang memenuhi standar keamanan dan mutu yang telah ditetapkan.

Andi Baso Mangkunari, Pelajar Sandaran Tembus Paskibraka Kutim

Andi Baso Mangkunari, Pelajar Sandaran Tembus Paskibraka Kutim

Andi Baso Mangkunari, pelajar SMA Negeri 1 Sandaran, Kabupaten Kutai Timur, berhasil lolos seleksi Paskibraka tingkat Kabupaten Kutim tahun 2023. Pencapaian ini tentu menjadi kebanggaan tersendiri bagi Andi Baso Mangkunari, mengingat dari ratusan peserta seleksi, hanya 60 orang yang lolos.

Andi Baso Mangkunari mengaku sangat senang dan bangga bisa terpilih menjadi anggota Paskibraka tingkat Kabupaten Kutim. Ia pun berterima kasih kepada orang tua dan guru-gurunya yang telah mendukungnya selama ini.

“Alhamdulillah saya sangat senang dan bangga bisa terpilih menjadi anggota Paskibraka tingkat Kabupaten Kutim. Saya berterima kasih kepada orang tua dan guru-guru saya yang telah mendukung saya selama ini,” kata Andi Baso Mangkunari, Senin (22/8/2023).

Andi Baso Mangkunari mengatakan, menjadi anggota Paskibraka merupakan salah satu impiannya sejak kecil. Ia pun bertekad untuk menjalankan tugasnya dengan sebaik-baiknya.

“Menjadi anggota Paskibraka merupakan salah satu impian saya sejak kecil. Saya akan menjalankan tugas saya dengan sebaik-baiknya,” ucapnya.

Andi Baso Mangkunari pun berharap, pencapaiannya ini dapat menjadi inspirasi bagi pelajar lainnya di Kutim. Ia berpesan agar pelajar lainnya tidak takut untuk bermimpi dan berusaha untuk meraihnya.

“Saya berharap, pencapaian saya ini dapat menjadi inspirasi bagi pelajar lainnya di Kutim. Saya berpesan agar pelajar lainnya tidak takut untuk bermimpi dan berusaha untuk meraihnya,” pungkasnya.

Kreasi Unik Olahan Udang Muara Wahau Juara Umum Lomba Masak Ikan, Sajikan Berbagai Menu Menarik

Kreasi Unik Olahan Udang Muara Wahau Juara Umum Lomba Masak Ikan, Sajikan Berbagai Menu Menarik

Kreasi unik olahan udang asal Kecamatan Muara Wahau berhasil meraih juara umum pada lomba masak serba ikan tingkat Kabupaten Kutai Timur (Kutim). Tim TP PKK Kecamatan Muara Wahau berhasil memikat hati juri dengan berbagai macam olahan udang yang inovatif dan menggugah selera.

Untuk menu balita, tim TP PKK Muara Wahau menyajikan bubur jagung yang dicampur dengan beras dan daun kelor. Agar-agar berbentuk mangkuk yang disajikan bersama bubur jagung tersebut juga terbuat dari udang, sehingga menjadi sumber protein yang baik untuk balita.

Diketahui, acara yang rutin digelar tiap tahunnya ini melibatkan 17 kecamatan se Kutim dan kali ini dipusatkan di Ruang Akasia, Gedung Serba Guna (GSG) Bukit Pelangi, Kompleks Perkantoran Bukit Pelangi, Sangatta Utara, Senin (21/08/2023).

Untuk menu keluarga, tim TP PKK Muara Wahau menyajikan nasi dicampur dengan abon yang terbuat dari kepala udang. Abon kepala udang ini merupakan inovasi baru yang bertujuan untuk mengurangi limbah makanan.

Sedangkan untuk menu kudapan, tim TP PKK Muara Wahau menyajikan olahan dari talas dan ebi. Untuk minumannya sendiri tergolong unik karena terbuat dari kayu sepang sehingga menghasilkan minuman yang berwarna merah bak sirup.

Ketua TP PKK Kecamatan Muara Wahau, Jaliah Ping Marlianto, mengatakan bahwa pihaknya sengaja memilih udang sebagai bahan dasar olahan karena kandungan gizinya yang tinggi dan manfaatnya yang beragam, termasuk untuk perkembangan otak.

“Selain itu, udang juga melimpah dan mudah didapatkan di Muara Wahau,” kata Jaliah.

Jaliah mengaku puas dengan hasil lomba yang diraih timnya. Ia pun berharap dapat mempertahankan prestasi tersebut di tingkat provinsi.

“Kami akan mempersiapkan inovasi-inovasi baru untuk menu yang akan diperlombakan di tingkat provinsi,” pungkasnya. (*)

Petugas Registrasi Adminduk Ikuti Bimtek Pelayanan Online, Bupati Kutim: Ini Langkah Awal Menuju IKN Nusantara

Petugas Registrasi Adminduk Ikuti Bimtek Pelayanan Online, Bupati Kutim: Ini Langkah Awal Menuju IKN Nusantara

Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Kutai Timur (Kutim) menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) registrasi pelayanan online administrasi kependudukan (Adminduk). Bimtek ini diikuti oleh petugas registrasi Adminduk di kecamatan, desa, dan kelurahan di seluruh wilayah Kutim. Bimtek ini berlangsung selama 3 hari, yaitu dari Senin 21 Agustus hingga 23 Agustus 2023.

Bimtek ini dibuka secara langsung oleh Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman, yang juga dihadiri oleh Kadisdukcapil Kutim Jumeah dan seluruh peserta Bimtek. Bimtek ini bertempat di Hotel Royal Viktoria, Ruang D’lounge, Sangatta Utara, Senin (21/08/2023) sore.

Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman mengatakan, bimtek ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan petugas registrasi Adminduk dalam memfasilitasi pelayanan Adminduk secara online melalui aplikasi layanan online Disdukcapil Kutim. Pelayanan online ini meliputi pencetakan KTP-EL, Kartu Keluarga (KK), surat pindah, akte kelahiran, dan akte kematian.

“Kegiatan Bimtek ini menjadi langkah awal dalam persiapan pelayanan administrasi kependudukan untuk memberikan pelayanan yang mudah, cepat dan terjangkau bagi masyarakat serta lebih dekat dengan masyarakat,” kata Bupati Ardiansyah Sulaiman.

Ia menambahkan, bimtek ini juga merupakan bagian dari usaha untuk memberikan pelayanan yang efisien dan inklusif bagi masyarakat, khususnya dalam menyongsong Ibukota Negara (IKN) Nusantara yang akan segera dibangun di Kalimantan Timur (Kaltim).

“Kita bangga, bahwa Kaltim sekarang sudah menjadi rujukan orang sebagai pusat pemerintahan Republik Indonesia. Oleh karenanya, masyarakatnya harus segera (berbenah) dari semua sisi termasuk juga olahraga,” ujarnya.

Sementara itu, Kadisdukcapil Kutim Jumeah menyampaikan bahwa pihaknya telah meratakan pelayanan pencetakan KTP-EL dan Kartu Identitas Anak (KIA) di seluruh kecamatan di Kutim, kecuali Kecamatan Sandaran yang masih mengalami kendala jaringan internet. Ia juga menjelaskan bahwa masih ada beberapa masalah dalam pelaksanaan pelayanan online, karena tidak semua warga mampu memahami atau mengakses layanan online akibat terbatasnya pemahaman teknologi informasi dan jaringan internet di wilayah Kutim.

“Kita mengadakan Bimtek ini guna memberikan edukasi dan pengetahuan kepada peserta, agar kedepannya dapat membantu masyarakat lainnya yang masih kurang paham,” tandassnya. (*)

Bimtek Registrasi Pelayanan Online Adminduk, Bupati Kutim: Ini Upaya Memberikan Pelayanan yang Mudah, Cepat, dan Terjangkau

Bimtek Registrasi Pelayanan Online Adminduk, Bupati Kutim: Ini Upaya Memberikan Pelayanan yang Mudah, Cepat, dan Terjangkau

Bimbingan Teknis (Bimtek) registrasi pelayanan online administrasi kependudukan (Adminduk) telah digelar oleh Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Kutai Timur (Kutim). Bimtek ini diikuti oleh petugas registrasi Adminduk di kecamatan, desa, dan kelurahan di seluruh wilayah Kutim. Bimtek ini berlangsung selama 3 hari, yaitu dari Senin 21 Agustus hingga 23 Agustus 2023.

Bimtek ini dibuka secara langsung oleh Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman, yang juga dihadiri oleh Kadisdukcapil Kutim Jumeah dan seluruh peserta Bimtek. Bimtek ini bertempat di Hotel Royal Viktoria, Ruang D’lounge, Sangatta Utara, Senin (21/08/2023) sore.

Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman mengatakan, bimtek ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan petugas registrasi Adminduk dalam memfasilitasi pelayanan Adminduk secara online melalui aplikasi layanan online Disdukcapil Kutim. Pelayanan online ini meliputi pencetakan KTP-EL, Kartu Keluarga (KK), surat pindah, akte kelahiran, dan akte kematian.

“Kegiatan Bimtek ini menjadi tonggak awal dalam persiapan pelayanan administrasi kependudukan untuk memberikan pelayanan yang mudah, cepat dan terjangkau bagi masyarakat serta lebih dekat dengan masyarakat,” ucap Bupati Ardiansyah Sulaiman.

Ia menambahkan, bimtek ini juga merupakan bagian dari usaha untuk memberikan pelayanan yang efisien dan inklusif bagi masyarakat, khususnya dalam menyongsong Ibukota Negara (IKN) Nusantara yang akan segera dibangun di Kalimantan Timur (Kaltim).

“Kita bangga, bahwa Kaltim sekarang sudah menjadi rujukan orang sebagai pusat pemerintahan Republik Indonesia. Oleh karenanya, masyarakatnya harus segera (berbenah) dari semua sisi termasuk juga olahraga,” ujarnya.

Sementara itu, Kadisdukcapil Kutim Jumeah menyampaikan bahwa pihaknya telah meratakan pelayanan pencetakan KTP-EL dan Kartu Identitas Anak (KIA) di seluruh kecamatan di Kutim, kecuali Kecamatan Sandaran yang masih mengalami kendala jaringan internet. Ia juga menjelaskan bahwa masih ada beberapa masalah dalam pelaksanaan pelayanan online, karena tidak semua warga mampu memahami atau mengakses layanan online akibat terbatasnya pemahaman teknologi informasi dan jaringan internet di wilayah Kutim.

“Kita mengadakan Bimtek ini guna memberikan edukasi dan pengetahuan kepada peserta, agar kedepannya dapat membantu masyarakat lainnya yang masih kurang paham,” jelasnya. (*)

Bupati Kutim Buka Turnamen Mini Soccer DPRD Cup 2023, Harap Jadi Wadah Cari Bakat Baru

Bupati Kutim Buka Turnamen Mini Soccer DPRD Cup 2023, Harap Jadi Wadah Cari Bakat Baru

Turnamen Mini Soccer DPRD Cup 2023 yang diikuti oleh seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD), instansi vertikal, dan Sekretariat Kabupaten (Sekkab) Kutim telah dibuka secara resmi oleh Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman. Turnamen ini merupakan salah satu rangkaian acara untuk memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia(RI) ke-78.

Acara pembukaan turnamen ini digelar di Lapangan Kantor DPRD Kutim, Kompleks Perkantoran Bukit Pelangi, Sangatta Utara, Senin(21/08/2023) sore. Turut hadir dalam acara tersebut Wakil Bupati Kutim Kasmidi Bulang dan jajaran Forkopimda Kutim.

Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman mengatakan, turnamen ini dapat menjadi wadah untuk mencari bakat-bakat baru di lingkungan Pemkab Kutim, khususnya di bidang olahraga.

“Meskipun ini permainan antar OPD, tapi tetap menunjukan permainan yang semangat dan sportif. Karena kita ingin melihat pemain-pemain yang bakal dikirim (keluar), tergantung nanti sekretaris DPRD yang memimpin kegiatan ini,” kata Ardiansyah, dalam sambutan singkatnya.

Ia menambahkan, turnamen ini juga merupakan bagian dari menyongsong persiapan Kalimantan Timur (Kaltim) sebagai Ibu kota Nusantara mulai tahun depan.

“Kita bangga, bahwa Kaltim sekarang sudah menjadi rujukan orang sebagai pusat pemerintahan Republik Indonesia. Oleh karenanya, masyarakatnya harus segera (berbenah) dari semua sisi termasuk juga olahraga,” ujarnya.

Turnamen Mini Soccer DPRD Cup 2023 Resmi Dibuka, Bupati Kutim: Ini Bagian dari Merayakan HUT RI ke-78

Turnamen Mini Soccer DPRD Cup 2023 Resmi Dibuka, Bupati Kutim: Ini Bagian dari Merayakan HUT RI ke-78

Turnamen Mini Soccer DPRD Cup 2023 yang melibatkan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD), instansi vertikal, dan Sekretariat Kabupaten (Sekkab) Kutim telah resmi dibuka oleh Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman. Turnamen ini merupakan salah satu rangkaian acara untuk memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia(RI) ke-78.

Acara pembukaan turnamen ini berlangsung di Lapangan Kantor DPRD Kutim, Kompleks Perkantoran Bukit Pelangi, Sangatta Utara, Senin (21/08/2023) sore. Hadir pula dalam acara tersebut Wakil Bupati Kutim Kasmidi Bulang dan jajaran Forkopimda Kutim.

Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman mengatakan, turnamen ini dapat menjadi ajang untuk menumbuhkan potensi-potensi baru di lingkungan Pemkab Kutim, khususnya di bidang olahraga.

“Meskipun ini permainan antar OPD, tapi tetap menunjukan permainan yang semangat dan sportif. Karena kita ingin melihat pemain-pemain yang bakal dikirim (keluar), tergantung nanti sekretaris DPRD yang memimpin kegiatan ini,” ucap Ardiansyah, dalam sambutan singkatnya.

Ia menambahkan, turnamen ini juga merupakan bagian dari menyongsong persiapan Kalimantan Timur (Kaltim) sebagai Ibu kota Nusantara mulai tahun depan.

“Kita bangga, bahwa Kaltim sekarang sudah menjadi rujukan orang sebagai pusat pemerintahan Republik Indonesia. Oleh karenanya, masyarakatnya harus segera (berbenah) dari semua sisi termasuk juga olahraga,” pungasnya. (*)

Copyright © 2026 LatestIDN