Bupati Kutim: DBON Langkah Strategis untuk Meningkatkan Prestasi Olahraga

Bupati Kutim: DBON Langkah Strategis untuk Meningkatkan Prestasi Olahraga

Bupati Kutai Timur (Kutim) Ardiansyah Sulaiman menegaskan bahwa Desain Besar Olahraga Nasional (DBON) merupakan langkah strategis untuk meningkatkan prestasi olahraga di Kutim.

Hal tersebut disampaikan Ardiansyah saat membuka acara sosialisasi DBON yang diselenggarakan oleh Dispora Kutim, di gedung Meranti Kantor Bupati Kutim, beberapa waktu lalu.

“Tujuan utama dari DBON adalah meraih prestasi emas untuk Indonesia pada tahun 2045. Poin menarik lainnya adalah fokus pada pembangunan prestasi olahraga sejak usia dini, yang akan menjadi representasi Indonesia di panggung internasional,” jelas Ardiansyah.

Ardiansyah mengatakan, Pemkab Kutim sangat mendukung program DBON. Ia pun telah menunjuk dirinya sendiri sebagai Ketua Umum DBON Kutim.

“Saya akan segera membentuk pengurus DBON Kutim agar dapat segera bekerja dan mempercepat proses penjaringan bibit atlet-atlet potensial,” ujarnya.

Ardiansyah menjelaskan, tahap awal DBON adalah menjaring bibit atlet-atlet potensial dengan merekrut anak-anak sejak usia sekolah dasar (SD) untuk menjalani pemusatan latihan pada sentra-sentra pelatihan yang telah ditetapkan.

“Saya berharap, dengan adanya DBON, Kutim dapat melahirkan lebih banyak atlet-atlet berprestasi yang dapat mengharumkan nama daerah di tingkat nasional maupun internasional,” pungkasnya. (*)

Lomba Ukir Buah Meriahkan HUT RI ke-78 di Kutim, Bupati Terkesan dengan Karya Peserta

Lomba Ukir Buah Meriahkan HUT RI ke-78 di Kutim, Bupati Terkesan dengan Karya Peserta

Poktan Pelangi Kutim Sejahtera menggelar lomba ukir buah untuk meriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-78 tahun Republik Indonesia (RI). Lomba yang pertama kali digelar itu cukup unik, sebab lomba ukir buah.

Salah satu anggota kelompok tani yang menjadi peserta lomba berhasil mengukir wajah Bupati Kutim di atas buah. Hasilnya pun tampak mengejutkan.

Bupati Kutai Timur (Kutim), Ardiansyah Sulaiman memberikan apresiasi kepada para peserta lomba. Ia bahkan membawa ukiran buah tersebut ke kantor bupati.

Kepada kelompok tani, Ardiansyah meminta agar kegiatan serupa digelar secara rutin setiap tahunya. Sebab, di tempat-tempat tertentu seperi hotel dan lain, menyajikan buah-buah yang dihias dengan menarik.

“Alhamdulillah para petani kita disini mampu untuk menghias dengan baik,” puji Ardiansyah, di lokasi Poktan Pelangi Kutim Sejahtera, di samping Graha Expo Kutim, Kawasan Bukit Pelangi Sangatta, Rabu (16/08/2023).

Ardiansyah juga mengizinkan petani memanfaatkan lahan Pemkab untuk pengembangan tanaman hortikultura, dengan catatan ketika akan digunakan, harus dikembalikan.

“Silahkan menggunakan lahan Pemkab Kutim ini dengan baik, untuk pengembangan tanaman hortikultura. Namun, apabila sewaktu-waktu diminta oleh Pemkab Kutim untuk keperluan pembangunan, ya mau tidak mau harus dikembalikan,” tutur Ardiansyah.

Ardiansyah juga bersyukur karena buah semangka yang dipanen itu rasanya sangat manis.

“Kutim tetap semangat untuk memenuhi kebutuhan pangan sendiri. Beberapa lokasi juga telah kita canangkan, misalnya di SP 5 Kaliorang untuk tanaman cabe, kemudian Sangatta Selatan bawang merah dan kalau semangka hampir ada di semua wilayah,” ungkapnya. (*)

Bupati Kutim Kagumi Lomba Ukir Buah Poktan Pelangi Kutim Sejahtera, Bawa Pulang Ukiran Wajahnya

Bupati Kutim Kagumi Lomba Ukir Buah Poktan Pelangi Kutim Sejahtera, Bawa Pulang Ukiran Wajahnya

Bupati Kutai Timur (Kutim), Ardiansyah Sulaiman memberikan apresiasi kepada Poktan Pelangi Kutim Sejahtera yang menggelar lomba ukir buah untuk meriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-78 tahun Republik Indonesia (RI).

Lomba yang pertama kali digelar itu cukup unik, sebab lomba ukir buah. Salah satu anggota kelompok tani yang menjadi peserta lomba berhasil mengukir wajah Bupati Kutim di atas buah. Hasilnya pun tampak mengejutkan.

Bupati Ardiansyah pun terkesan dengan kreativitas dan keterampilan para peserta lomba. Ia bahkan membawa ukiran buah tersebut ke kantor bupati.

Kepada kelompok tani, Ardiansyah meminta agar kegiatan serupa digelar secara rutin setiap tahunya. Sebab, di tempat-tempat tertentu seperi hotel dan lain, menyajikan buah-buah yang dihias dengan menarik.

“Alhamdulillah para petani kita disini mampu untuk menghias dengan baik,” puji Ardiansyah, di lokasi Poktan Pelangi Kutim Sejahtera, di samping Graha Expo Kutim, Kawasan Bukit Pelangi Sangatta, Rabu (16/08/2023).

Ardiansyah juga mengizinkan petani memanfaatkan lahan Pemkab untuk pengembangan tanaman hortikultura, dengan catatan ketika akan digunakan, harus dikembalikan.

“Silahkan menggunakan lahan Pemkab Kutim ini dengan baik, untuk pengembangan tanaman hortikultura. Namun, apabila sewaktu-waktu diminta oleh Pemkab Kutim untuk keperluan pembangunan, ya mau tidak mau harus dikembalikan,” tutur Ardiansyah.

Ardiansyah juga bersyukur karena buah semangka yang dipanen itu rasanya sangat manis.

“Kutim tetap semangat untuk memenuhi kebutuhan pangan sendiri. Beberapa lokasi juga telah kita canangkan, misalnya di SP 5 Kaliorang untuk tanaman cabe, kemudian Sangatta Selatan bawang merah dan kalau semangka hampir ada di semua wilayah,” tandasnya. (*)

40 Paskibraka Kutim Siap Mengibarkan Bendera Merah Putih, Ini Kata Bupati Ardiansyah

40 Paskibraka Kutim Siap Mengibarkan Bendera Merah Putih, Ini Kata Bupati Ardiansyah

Bupati Kutai Timur (Kutim), Ardiansyah Sulaiman mengukuhkan 40 anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Kutim di Ruang Meranti, Kantor Bupati Kutim, Kawasan perkantoran Bukit Pelangi, Kutim, Rabu (16/8/2023).

Ke-40 anggota Paskibraka tersebut telah terpilih dari 100 pendaftar dan berlatih selama 1 bulan untuk mengibarkan bendera Merah Putih pada peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-78 tahun Republik Indonesia (RI).

Dari jumlah tersebut, 4 anggota telah dipilih untuk mewakili Kutim dalam upacara di Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim), sementara 36 anggota lainnya akan bertugas di Kutim.

Kepala Bidang Pelayanan Pemuda Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kutim, Burhanuddin, mengatakan bahwa 36 anggota Paskibraka Kutim akan menjalankan tugasnya pada Kamis, 17 Agustus 2023.

“Selain petugas utama, kami juga telah menyiapkan 5 anggota Paskibraka cadangan sebagai pengganti jika diperlukan,” katanya.

Burhanuddin menjelaskan meskipun ada satu orang anggota dari Kecamatan Teluk Pandan yang harus mundur dari latihan karena alasan kesehatan, keberadaan anggota cadangan tetap memastikan kelancaran jalannya upacara.

Burhanuddin juga menyampaikan bahwa sebagai bentuk apresiasi atas usaha keras mereka selama satu bulan penuh dalam berlatih, Pemkab Kutim akan memberikan reward berupa studi tur ke Bandung pada bulan September.

Bupati Kutim, Ardiansyah Sulaiman, memberikan pesan kepada para anggota Paskibraka Kutim untuk tetap menjaga kesehatan dan fokus dalam menjalankan tugas mereka.

“Kesehatan harus dijaga dengan baik, tingkatkan konsentrasi, dan atur pola makan, karena faktor-faktor tersebut sangat krusial dalam menjalankan tugas ini,” pesan Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman kepada anggota paskibraka Kutim. (*)

Bupati Kutim Kukuhkan 40 Paskibraka, Beri Reward Studi Tur ke Bandung

Bupati Kutim Kukuhkan 40 Paskibraka, Beri Reward Studi Tur ke Bandung

Bupati Kutai Timur (Kutim), Ardiansyah Sulaiman mengukuhkan 40 anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Kutim di Ruang Meranti, Kantor Bupati Kutim, Kawasan perkantoran Bukit Pelangi, Kutim, Rabu (16/8/2023).

Ke-40 anggota Paskibraka tersebut telah melalui seleksi ketat dari 100 pendaftar dan latihan intensif selama 1 bulan untuk mengibarkan bendera Merah Putih pada peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-78 tahun Republik Indonesia (RI).

Dari jumlah tersebut, 4 anggota telah dipilih untuk mewakili Kutim dalam upacara di Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim), sementara 36 anggota lainnya akan bertugas di Kutim.

Kepala Bidang Pelayanan Pemuda Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kutim, Burhanuddin, mengatakan bahwa 36 anggota Paskibraka Kutim akan menjalankan tugasnya pada Kamis, 17 Agustus 2023.

“Selain petugas utama, kami juga telah menyiapkan 5 anggota Paskibraka cadangan sebagai pengganti jika diperlukan,” ujarnya.

Burhanuddin menambahkan meskipun ada satu orang anggota dari Kecamatan Teluk Pandan yang harus mundur dari latihan karena alasan kesehatan, keberadaan anggota cadangan tetap memastikan kelancaran jalannya upacara.

Burhanuddin juga menyampaikan bahwa sebagai bentuk apresiasi atas usaha keras mereka selama satu bulan penuh dalam berlatih, Pemkab Kutim akan memberikan reward berupa studi tur ke Bandung pada bulan September.

Bupati Kutim, Ardiansyah Sulaiman, memberikan pesan kepada para anggota Paskibraka Kutim untuk tetap menjaga kesehatan dan fokus dalam menjalankan tugas mereka.

“Kesehatan harus dijaga dengan baik, tingkatkan konsentrasi, dan atur pola makan, karena faktor-faktor tersebut sangat krusial dalam menjalankan tugas ini,” pesan Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman kepada anggota paskibraka Kutim.

Berita 2:

Judul: 40 Paskibraka Kutim Siap Mengibarkan Bendera Merah Putih, Dapat Reward dari Bupati

Isi: Bupati Kutai Timur (Kutim), Ardiansyah Sulaiman mengukuhkan 40 anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Kutim di Ruang Meranti, Kantor Bupati Kutim, Kawasan perkantoran Bukit Pelangi, Kutim, Rabu (16/8/2023).

Ke-40 anggota Paskibraka tersebut telah terpilih dari 100 pendaftar dan berlatih selama 1 bulan untuk mengibarkan bendera Merah Putih pada peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-78 tahun Republik Indonesia (RI).

Dari jumlah tersebut, 4 anggota telah dipilih untuk mewakili Kutim dalam upacara di Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim), sementara 36 anggota lainnya akan bertugas di Kutim.

Kepala Bidang Pelayanan Pemuda Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kutim, Burhanuddin, mengatakan bahwa 36 anggota Paskibraka Kutim akan menjalankan tugasnya pada Kamis, 17 Agustus 2023.

“Selain petugas utama, kami juga telah menyiapkan 5 anggota Paskibraka cadangan sebagai pengganti jika diperlukan,” katanya.

Burhanuddin menjelaskan meskipun ada satu orang anggota dari Kecamatan Teluk Pandan yang harus mundur dari latihan karena alasan kesehatan, keberadaan anggota cadangan tetap memastikan kelancaran jalannya upacara.

Burhanuddin juga menyampaikan bahwa sebagai bentuk apresiasi atas usaha keras mereka selama satu bulan penuh dalam berlatih, Pemkab Kutim akan memberikan reward berupa studi tur ke Bandung pada bulan September.

Bupati Kutim, Ardiansyah Sulaiman, memberikan pesan kepada para anggota Paskibraka Kutim untuk tetap menjaga kesehatan dan fokus dalam menjalankan tugas mereka.

“Kesehatan harus dijaga dengan baik, tingkatkan konsentrasi, dan atur pola makan, karena faktor-faktor tersebut sangat krusial dalam menjalankan tugas ini,” pesan Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman kepada anggota paskibraka Kutim.

Bupati Kutim Beri Penghargaan Satyalencana Karya Satya kepada 441 ASN

Bupati Kutim Beri Penghargaan Satyalencana Karya Satya kepada 441 ASN

Bupati Kutai Timur (Kutim), Ardiansyah Sulaiman menyematkan penghargaan Satyalencana Karya Satya (SKS) kepada 441 Aparatur Sipil Negara (ASN) dari Pemerintah RI di Kabupaten Kutim di Gedung Serba Guna (GSG) Bukit Pelangi, Rabu (16/8/2023).

Penghargaan ini diberikan berdasarkan Surat Keputusan Presiden Nomor 115/TK/2022. ASN yang menerima penghargaan SKS ini terdiri dari 21 pegawai dengan masa pengabdian 30 tahun, 67 pegawai dengan masa pengabdian 20 tahun dan 353 pegawai dengan pengabdian 10 tahun.

“Tanda kehormatan SKS ini merupakan penghargaan yang diberikan oleh Presiden RI kepada ASN yang telah bekerja dengan penuh kesetiaan kepada Pancasila dan UUD 1945 dengan penuh kejujuran, kecakapan dan disiplin paling singkat 10, 20 dan 30 tahun secara terus menerus,” ucap Bupati Ardiansyah Sulaiman.

Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman berharap ASN yang telah menerima penghargaan SKS ini dapat terus meningkatkan kapasitas dan kecakapannya di dalam menunaikan tanggungjawabnya.

“Atas nama Pemkab Kutim, saya menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya bagi seluruh ASN yang telah menerima tanda kehormatan ini. Tetap semangat dan setia dalam melaksanakan amanah yang diberikan oleh negara,” katanya.

Salah satu ASN yang menerima penghargaan SKS masa pengabdian 20 tahun adalah Sekretaris Dinas Pariwisata, Tira Satriani. Ia mengatakan bahwa penghargaan ini adalah motivasi bagi dirinya untuk bekerja lebih baik lagi untuk melayani masyarakat Kutim.

“Terima kasih kepada Pemerintah RI yang sudah memberikan tanda kehormatan ini. Sebenarnya saya sudah 24 tahun mengabdi dan baru pada kesempatan ini mendapatkannya. Ini adalah motivasi diri bagaimana meningkatkan kualitas diri dan kecakapan dalam menunaikan amanah, terutama dalam melayani masyarakat di Kutim,” katanya.

Ia juga berpesan kepada adik-adik (junior) yang belum mendapatkan penghargaan tersebut untuk tetap semangat dan bersungguh-sungguh dalam berkarya.

“Tunaikan tugas sebaik-baiknya, saya yakin kalian juga pasti bisa mendapatkannya,” tandasnya. (*)

Bupati Kutim Sematkan Satyalencana Karya Satya kepada 441 ASN, Beri Apresiasi dan Motivasi

Bupati Kutim Sematkan Satyalencana Karya Satya kepada 441 ASN, Beri Apresiasi dan Motivasi

Bupati Kutai Timur (Kutim), Ardiansyah Sulaiman memberikan penghargaan Satyalencana Karya Satya (SKS) kepada 441 Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kabupaten Kutim di Gedung Serba Guna (GSG) Bukit Pelangi, Rabu (16/8/2023).

Penghargaan ini diberikan berdasarkan Surat Keputusan Presiden Nomor 115/TK/2022. ASN yang menerima penghargaan SKS ini terdiri dari 21 pegawai dengan masa pengabdian 30 tahun, 67 pegawai dengan masa pengabdian 20 tahun dan 353 pegawai dengan pengabdian 10 tahun.

“Tanda kehormatan SKS ini merupakan penghargaan yang diberikan oleh Presiden RI kepada ASN yang telah bekerja dengan penuh kesetiaan kepada Pancasila dan UUD 1945 dengan penuh kejujuran, kecakapan dan disiplin paling singkat 10, 20 dan 30 tahun secara terus menerus,” kata Bupati Ardiansyah Sulaiman.

Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman mengapresiasi kinerja dan dedikasi ASN yang telah menerima penghargaan SKS ini. Ia juga memberikan motivasi kepada mereka untuk terus meningkatkan kapasitas dan kecakapannya di dalam menunaikan tanggungjawabnya.

“Atas nama Pemkab Kutim, saya menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya bagi seluruh ASN yang telah menerima tanda kehormatan ini. Tetap semangat dan setia dalam melaksanakan amanah yang diberikan oleh negara,” ujarnya.

Salah satu ASN yang menerima penghargaan SKS masa pengabdian 20 tahun adalah Sekretaris Dinas Pariwisata, Tira Satriani. Ia mengatakan bahwa penghargaan ini adalah motivasi bagi dirinya untuk bekerja lebih baik lagi untuk melayani masyarakat Kutim.

“Terima kasih kepada Pemerintah RI yang sudah memberikan tanda kehormatan ini. Sebenarnya saya sudah 24 tahun mengabdi dan baru pada kesempatan ini mendapatkannya. Ini adalah motivasi diri bagaimana meningkatkan kualitas diri dan kecakapan dalam menunaikan amanah, terutama dalam melayani masyarakat di Kutim,” ujarnya.

Ia juga berpesan kepada adik-adik (junior) yang belum mendapatkan penghargaan tersebut untuk tetap semangat dan bersungguh-sungguh dalam berkarya.

“Tunaikan tugas sebaik-baiknya, saya yakin kalian juga pasti bisa mendapatkannya,” pesannya. (*)

Bupati Ardiansyah Kukuhkan Paskibraka Kutim Tahun 2023

Bupati Ardiansyah Kukuhkan Paskibraka Kutim Tahun 2023

LATESBONTANG – Bupati Kutai Timur (Kutim), Ardiansyah Sulaiman mengukuhkan 40 Anggota Pasukan Bendera Pusaka (Paskibraka) kabupaten di ruang Meranti, Kantor Bupati Kutim, Bukit Pelangi, Rabu (16/8/2023).

Dalam arahannya, Ardiansyah meminta kepada seluruh anggota Paskibraka agar apa yang telah dipersiapkan selama latihan bisa diimplementasikan.

Begitu pula dengan kondisi kesehatan diharapkan dijaga dengan baik, agar saat upacara peringatan detik-detik Proklamasi besok, peserta dapat menjalankan tugas dan mengibarkan bendera dengan baik.

“Kesehatan harus dijaga dengan baik, tingkatkan konsentrasi, dan atur pola makan, karena faktor-faktor tersebut sangat krusial dalam menjalankan tugas ini,” pesan Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman kepada anggota paskibraka Kutim.

Sementara itu, Kepala Bidang Pelayanan Pemuda Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kutim, Burhanuddin, mengungkapkan bahwa ada 36 anggota Paskibraka Kutim akan menjalankan tugasnya pada Kamis, 17 Agustus 2023.

Selain petugas utama, kata dia, pihaknya juga telah menyiapkan 5 anggota Paskibraka cadangan sebagai pengganti jika diperlukan. Meskipun ada satu orang anggota dari Kecamatan Teluk Pandan yang harus mundur dari latihan karena alasan kesehatan. Kurangnya anggota cadangan ini tetap dipastikan kelancaran jalannya upacara.

“Pemilihan 36 anggota Paskibraka ini melalui tahap seleksi tingkat kabupaten, di mana awalnya terdapat 100 orang pendaftar yang berkompetisi,” jelasnya.

Dia mengungkapkan, anggota paskibraka usai melaksanakan tugasnya, Pemkab Kutim akan memberikan penghargaan sebagai bentuk apresiasi.

“Kami akan memberikan reward berupa studi tur ke Bandung pada bulan September sebagai penghargaan atas usaha keras mereka selama satu bulan penuh dalam berlatih,” tuturnya. (adv/Tal).

Sukses Turunkan Bendera Merah Putih, Paskibraka Kutim Dapat Restu dan Doa dari Bupati

Sukses Turunkan Bendera Merah Putih, Paskibraka Kutim Dapat Restu dan Doa dari Bupati

Upacara Penurunan Bendera Sang Merah Putih dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) ke 78 Republik Indonesia (RI) di Kabupaten Kutai Timur (Kutim) telah selesai dilaksanakan di Halaman Kantor Bupati Kutim, Kamis (17/8/2023).

Upacara berlangsung dengan khidmat, di mana Pasukan Pengibar Bendera (Paskibraka) yang terdiri dari putra-putri terbaik dari 18 Kecamatan yang ada di Kabupaten Kutim ini berhasil menurunkan bendera dengan sukses.

Pembawa baki Juniar Gracewita Dwi Subagya, lahir di Banjarmasin, 5 Juni 2006 dari SMA Negeri Sangatta Utara ini mengambil bendera untuk kemudian diserahkan kepada Kapolres Kutim AKBP Ronni Bonic sebagai Inspektur Upacara Penurunan Sang Merah Putih.

Lagu kebangsaan Indonesia Raya dikumandangkan, mengiringi diturunkannya sang Merah Putih secara perlahan.

Setelah upacara selesai, Komandan Upacara, Kapten Infantri Mardan yang saat ini menjabat Kasubag Bin Ops Polres Kutim ini melaporkan bahwa upacara Penurunan Bendera Merah Putih selesai, lalu dibubarkan.

Bupati Ardiansyah Sulaiman bersama Wakil Bupati Kasmidi Bulang, Forkopimda, Ketua DPRD Kutim Joni, Sekda Rizali Hadi dan pejabat esselon Pemkab Kutim memberikan restu, dukungan dan doa kepada semua Paskibraka Kabupaten Kutim dan menyaksikan selebrasi yang penuh semangat oleh Paskibraka Kutim, sebagai bentuk rasa sukacita atas sukses tugas mereka dalam mengibarkan dan menurunkan Sang Merah Putih pada HUT ke 78 RI, di Kabupaten Kutim. (*)

Bupati Ardiansyah Beri Selamat kepada Paskibraka

Bupati Ardiansyah Beri Selamat kepada Paskibraka

Upacara Penurunan Bendera Sang Merah Putih dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) ke 78 Republik Indonesia (RI) di Kabupaten Kutai Timur (Kutim) telah selesai dilaksanakan di Halaman Kantor Bupati Kutim, Kamis (17/8/2023).

Upacara berlangsung dengan khidmat, di mana Pasukan Pengibar Bendera (Paskibraka) yang terdiri dari putra-putri terbaik dari 18 Kecamatan yang ada di Kabupaten Kutim ini berhasil menurunkan bendera dengan sukses.

Pembawa baki Juniar Gracewita Dwi Subagya, lahir di Banjarmasin, 5 Juni 2006 dari SMA Negeri Sangatta Utara ini mengambil bendera untuk kemudian diserahkan kepada Kapolres Kutim AKBP Ronni Bonic sebagai Inspektur Upacara Penurunan Sang Merah Putih.

Lagu kebangsaan Indonesia Raya dikumandangkan, mengiringi diturunkannya sang Merah Putih secara perlahan.

Setelah upacara selesai, Kapolres Kutim AKBP Ronni Bonic beserta Bupati Ardiansyah Sulaiman, Wakil Bupati Kasmidi Bulang, Ketua DPRD Kutim Joni, Dandim 0909/Kutim Letkol Inf Adi Swastika, Danlanal Sangatta Letkol (P) Shodikin, Kepala Kejaksaan Negeri Kutim Romlan Robin dan Kepala Pengadilan Agama Sangatta Rofik Samsul Hidayat dan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Kutim Rizali Hadi, mengucapkan selamat kepada Komandan Upacara, Kapten Infantri Mardan yang saat ini menjabat Kasubag Bin Ops Polres Kutim ini.

Bupati Ardiansyah Sulaiman juga memberikan ucapan selamat kepada semua Paskibraka Kabupaten Kutim dan menyaksikan selebrasi yang penuh semangat oleh Paskibraka Kutim, sebagai bentuk rasa sukacita atas sukses tugas mereka dalam mengibarkan dan menurunkan Sang Merah Putih pada HUT ke 78 RI, di Kabupaten Kutim. (*)

Copyright © 2026 LatestIDN