Bersama Wabup Kasmidi, Pembagian Bendera Merah Putih Kutim Difokuskan di Dua Kecamatan

Bersama Wabup Kasmidi, Pembagian Bendera Merah Putih Kutim Difokuskan di Dua Kecamatan

Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) membagikan 1500 bendera merah putih gratis kepada masyarakat, menjelang perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-78 Republik Indonesia.

Pembagian bendera tersebut menyasar masyarakat dan pengendara baik kendaraan roda empat, roda enam serta roda dua di depan Sekolah Negeri (SDN) 004 Sangatta, Jumat (11/8/2023) pagi.

Kepala Bakesbangpol Kutim Muhammad Basuni mengatakan, kegiatan pembagian bendera di Kutim difokuskan di dua kecamatan saja yaitu, Sangatta Utara dan Sangatta Selatan.

“Kegiatan ini merupakan bentuk motivasi pemerintah dalam menumbuhkan rasa cinta kepada NKRI, salah satunya peduli untuk mengibarkan Bendera Merah Putih dalam rangka HUT ke 78 RI,” ungkap Basuni.

Dia menambahkan, kegiatan pembagian bendera merah putih ini secara Nasional merupakan kegiatan yang kedua sejak tahun 2022 lalu menyambut HUT ke-78 RI. (*)

Pemkab Kutim Kobarkan Semangat Nasionalisme dengan Bendera Merah Putih

Pemkab Kutim Kobarkan Semangat Nasionalisme dengan Bendera Merah Putih

LATESBONTANG – Upaya membangkitkan semangat nasionalisme dilakukan Pemkab Kutai Timur (Kutim) melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) dengan membagikan 1500 bendera merah putih gratis kepada masyarakat, menjelang perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-78 Republik Indonesia.

Pembagian bendera tersebut menyasar masyarakat dan pengendara baik kendaraan roda empat, roda enam serta roda dua di depan Sekolah Negeri (SDN) 004 Sangatta, Jumat (11/8/2023) pagi.

Wakil Bupati Kutim, Kasmidi Bulang yang hadir memimpin giat tersebut mengucap syukur dan terima kasih kepada semua yang hadir pada acara pembagian bendera tersebut.

Dia menyatakan, kegiatan ini adalah salah satu wujud kecintaan kepada NKRI, karena pada umumnya setiap menjelang Peringatan HUT RI pemerintah dan masyarakat banyak melaksanakan even-even acara dalam rangka memeriahkan hari kemerdekaan.

“Termasuk hari ini kegiatan pembagian Bendera Merah Putih yang dikoordinir oleh Kesbangpol,” ujar Kasmidi.

Kasmidi menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Kepala Bakesbanpol dan jajaran, dan berharap kegiatan serupa juga dilakukan di kecematan lainnya di Kutim. “Dengan ucapan Bismillahirahmani Rahim pembagian bendera kita mulai,” seru kasmidi.

Sebelumnya, Kepala Bakesbangpol Kutim Muhammad Basuni menyatakan, kegiatan yang dilakukan ini merupakan instruksi pemerintah pusat dalam gerakan 10 juta Bendera Merah Putih tahun 2023. “Alhamdulillah kegiatan pembagian bendera kali ini adalah program Nasional oleh Kemendagri dengan melibatkan seluruh kepala daerah se Indonesia. Bendera yang dibagikan sebanyak 10 juta lembar secara Nasional,” tuturnya.

Untuk Kutim, kata dia, hari ini dibagikan sebanyak 1500 lembar. Sebelumnya dalam rangkaian acara seminar kebangsaan juga telah dibagikan secara sombolis kepada seluruh kepala desa di Kecamatan Sangatta Utara. Ini jumlahnya kurang lebih 1500 lembar.

Dia menambahkan, kegiatan pembagian bendera di Kutim difokuskan di dua kecamatan saja yaitu, Sangatta Utara dan Sangatta Selatan, sebagai bentuk motivasi pemerintah dalam menumbuhkan rasa cinta kepada NKRI, salah satunya peduli untuk mengibarkan Bendera Merah Putih dalam rangka HUT ke 78 RI.

“Kegiatan pembagian bendera merah putih ini secara Nasional merupakan kegiatan yang kedua sejak tahun 2022 lalu menyambut HUT ke-78 RI,” ungkap Basuni. (adv/mer).

Dinas Kesehatan Kota Bontang Menandatangani Perjanjian Kerjasama Dukungan Tenaga Teknis Kefarmasian untuk Penguatan Pengawasan UMOT

Dinas Kesehatan Kota Bontang Menandatangani Perjanjian Kerjasama Dukungan Tenaga Teknis Kefarmasian untuk Penguatan Pengawasan UMOT

Bontang, Dalam upaya meningkatkan pengawasan terhadap Usaha Mikro Obat Tradisional (UMOT) di Kota Bontang, Dinas Kesehatan Kota Bontang telah melakukan penandatanganan Perjanjian Kerjasama dengan Persatuan Ahli Farmasi Cabang Bontang (PAFI Cabang Bontang) dan Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (POM) di Samarinda. Penandatanganan ini dilakukan pada Jumat (11/8/2023), dengan mengikuti protokol kesehatan dan dilaksanakan secara offline di Gudang Farmasi Kesehatan Kota Bontang dan online dengan melibatkan Balai Besar POM di Samarinda. Kerjasama ini merupakan bagian dari program yang didukung oleh Dana Alokasi Khusus Non Fisik Badan Pengawas Obat dan Makanan (DAK NF BPOM) tahun 2023.

Perjanjian kerjasama ini ditandatangani oleh Kepala Dinas Kesehatan Kota Bontang Toetoek Pribadi Ekowati, Plh. Kepala Balai Besar POM Samarinda Yanti Wijaya mewakili Kepala BBPOM di Samarinda Sem Lapik dan Ketua PAFI Cabang Kota Bontang, M. Ashar. Tujuan dari kerjasama ini adalah memberikan dukungan penyediaan Tenaga Teknis Kefarmasian (TTK) dalam rangka meningkatkan pengawasan terhadap UMOT di Kota Bontang.

Melalui perjanjian ini, Dinas Kesehatan Kota Bontang akan bekerja sama dengan PAFI Cabang Kota Bontang dan Balai Besar POM Samarinda dalam berbagai kegiatan, termasuk Bimbingan Teknis, Penyuluhan, Kunjungan Lapangan, Pengawasan, Monitoring, dan Evaluasi terhadap UMOT yang beroperasi di Kota Bontang. Selain itu, perjanjian ini juga bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan TTK tentang keamanan, manfaat, dan mutu Obat Tradisional serta untuk memastikan pemenuhan standar perizinan usaha yang berlaku.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Bontang, Toetoek Pribadi Ekowati, menyatakan bahwa kerjasama ini merupakan langkah penting dalam meningkatkan pengawasan terhadap UMOT di Kota Bontang. “Kami berharap kerjasama ini akan memberikan manfaat besar dalam menjaga keamanan dan kualitas Obat Tradisional yang beredar di Kota Bontang, serta meningkatkan pemahaman dan pengetahuan para TTK dalam hal ini,” ujarnya.

“Dinas Kesehatan Kota Bontang berkomitmen untuk terus berperan aktif dalam melindungi masyarakat dari bahaya obat tradisional yang tidak aman, serta dalam memastikan bahwa UMOT yang beredar memenuhi standar kualitas yang ditetapkan. Dengan kerjasama ini, diharapkan pengawasan terhadap UMOT di Kota Bontang akan semakin efektif dan berkelanjutan,” pungkasnya.

Najirah Hadiri Pembukaan Expo Kontes dan Bursa Tanaman Hias

Najirah Hadiri Pembukaan Expo Kontes dan Bursa Tanaman Hias

Bontang. Wakil Wali Kota Bontang Najirah, menghadiri Pembukaan Expo Kontes dan Bursa Tanaman Hias pada Jumat (11/8/2023) sore. Acara ini diselenggarakan di area Mall Ramayana Bontang dan dihadiri pula oleh unsur Forkopimda Kota Bontang.

Dalam sambutannya, Wakil Wali Kota Bontang Najirah menyatakan komitmen penuh Pemerintah Kota Bontang untuk mendukung kegiatan yang dapat mempercepat peningkatan dan pengembangan ekonomi kreatif (ekraf). Ia menekankan pentingnya ekraf sebagai salah satu komponen penting dalam industri pariwisata.

“Pemerintah Kota Bontang sadar bahwa ekonomi kreatif adalah salah satu komponen penting dalam industri pariwisata. Oleh karena itu, kami berkomitmen untuk mendukung berbagai kegiatan yang dapat memajukan ekonomi kreatif di daerah kami,” ujarnya.

Lebih lanjut, Najirah menjelaskan bahwa salah satu upaya yang dilakukan adalah melibatkan pelaku UMKM dan ekraf dalam berbagai event di Kota Bontang. Salah satunya adalah penyelenggaraan Expo Tanaman Hias yang diinisiasi oleh komunitas tanaman hias Kota Bontang bekerja sama dengan Mall Ramayana.

Melalui acara Expo Kontes dan Bursa Tanaman Hias ini, Najirah berharap bahwa tanaman hias dan para pemulia tanaman hias dari Kota Bontang akan semakin dikenal oleh masyarakat luas. Selain itu, acara ini juga diharapkan dapat menyediakan hiburan segar bagi masyarakat Indonesia, khususnya yang berada di Kalimantan Timur, serta utamanya Kota Bontang.

Najirah Membuka Forum Group Discussion Perda Kabupaten/Kota se-Kaltim yang Digelar di Bontang

Najirah Membuka Forum Group Discussion Perda Kabupaten/Kota se-Kaltim yang Digelar di Bontang

Bontang. Wakil Wali Kota Bontang Najirah, membuka kegiatan Forum Group Discussion (FGD) Perda Kabupaten/Kota se-Kalimantan Timur pada Jumat (11/8/2023) pagi di Pendopo Rumah Jabatan Wali Kota Bontang. Acara ini mengusung tema “Diseminasi Taktik dan Strategi Penanganan Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial Lintas Kabupaten/Kota yang Humanis dan Menjunjung Tinggi Hak Asasi Manusia”. Kegiatan ini dihadiri oleh seluruh Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) se-Kalimantan Timur dan berfokus pada pendekatan taktik dan strategi penanganan masalah kesejahteraan sosial dengan pendekatan yang humanis.

Dalam sambutannya, Wakil Wali Kota Bontang Najirah mengungkapkan apresiasi atas penyelenggaraan acara ini. Ia menyatakan rasa syukurnya dapat berada di tengah-tengah rekan-rekan dari berbagai daerah se-Kalimantan Timur yang memiliki tekad dan komitmen yang sama dalam menghadapi tantangan kesejahteraan sosial di masyarakat.

Najirah sangat bersyukur bisa dapat berada di tengah-tengah para peserta yang berasal dari berbagai daerah se-Kalimantan Timur yang memiliki tekad dan komitmen yang sama dalam menghadapi tantangan kesejahteraan sosial di tengah masyarakat. Lebih lanjut, Najirah menjelaskan bahwa tema yang diangkat dalam FGD ini sangat relevan dengan permasalahan yang ada. Ia menekankan pentingnya menjunjung tinggi hak asasi manusia, termasuk hak untuk hidup layak, hak atas pendidikan, hak atas pekerjaan yang layak, dan hak-hak lainnya.

“Saya berharap bahwa melalui FGD ini, peran PPNS (Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran) dapat membantu pemerintah daerah dalam mewujudkan ketertiban umum di wilayah masing-masing. Selain itu, forum ini diharapkan dapat mencari formulasi dalam penanganan penyandang masalah kesejahteraan sosial yang efektif tanpa melanggar hak asasi manusia,” pungkasnya.

Wabup Kutim: TMMD Wujud Kemanunggalan TNI-Rakyat, Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat

Wabup Kutim: TMMD Wujud Kemanunggalan TNI-Rakyat, Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat

Wakil Bupati Kutai Timur (Kutim) Kasmidi Bulang menilai kegiatan TNI Manunggal Masuk Desa (TMMD) ke-117 merupakan wujud nyata kemanunggalan TNI-rakyat. Kegiatan tersebut melibatkan TNI, Polri, Kementerian, Lembaga Pemerintahan Non Kementerian, Pemerintah Daerah, Mahasiswa, dan segenap lapisan masyarakat.

Dalam acara penutupan TMMD di Kongbeng, Kamis (10/8/2023), Kasmidi mengatakan bahwa TMMD merupakan salah satu program pemerintah yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Ia juga mengapresiasi kerja keras TNI dan masyarakat dalam pelaksanaan TMMD.

“TMMD ini adalah wujud nyata kemanunggalan TNI-rakyat,” ujar Kasmidi. “Kami berterima kasih kepada TNI dan masyarakat yang telah bekerja keras untuk mewujudkan pembangunan di Desa Suka Maju dan Makmur Jaya.”

Kasmidi menjelaskan bahwa TMMD telah memberikan dampak positif bagi masyarakat Kongbeng. Pembangunan yang dilakukan melalui TMMD telah meningkatkan akses masyarakat terhadap infrastruktur dasar, seperti jalan, jembatan, dan sarana pendidikan.

Selain itu, TMMD juga telah meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kebersihan dan kesehatan lingkungan. Kasmidi berharap, kegiatan TMMD dapat terus dilaksanakan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat di seluruh wilayah Kutim.

“TMMD ini telah memberikan dampak yang sangat positif bagi masyarakat Kongbeng,” ujar Kasmidi. “Kami berharap, kegiatan TMMD dapat terus dilaksanakan di wilayah Kutim yang lainnya.” (*)

Bupati Kutim Apresiasi TMMD ke-117, Tingkatkan Akselerasi Pembangunan di Kutim

Bupati Kutim Apresiasi TMMD ke-117, Tingkatkan Akselerasi Pembangunan di Kutim

Bupati Kutai Timur (Kutim) Ardiansyah Sulaiman mengapresiasi kegiatan TNI Manunggal Masuk Desa (TMMD) ke-117 yang telah dilaksanakan di Kecamatan Kongbeng. Kegiatan tersebut dinilai telah memberikan dampak positif bagi masyarakat setempat, termasuk meningkatkan akselerasi pembangunan di Kutim.

Dalam acara penutupan TMMD di Kongbeng, Kamis (10/8/2023), Ardiansyah menyampaikan bahwa TMMD telah meningkatkan akses masyarakat terhadap infrastruktur dasar, seperti jalan, jembatan, dan sarana pendidikan. Selain itu, kegiatan TMMD juga telah meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kebersihan dan kesehatan lingkungan.

“TMMD ini telah memberikan dampak yang sangat positif bagi masyarakat Kongbeng,” ujar Ardiansyah. “Kami berharap, kegiatan TMMD dapat terus dilaksanakan di wilayah Kutim yang lainnya.”

Ardiansyah juga menyampaikan bahwa TMMD merupakan salah satu program pemerintah yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Ia mengapresiasi kerja keras TNI dan masyarakat dalam pelaksanaan TMMD.

“Terima kasih atas program TMMD yang besok akan dilaksanakan penutupan,” ujar Ardiansyah. “Mudahan masyarakat dapat menikmati apa yang dikerjakan oleh TNI melalui TMMD.”

Untuk memperpanjang tema ini, saya menambahkan informasi tentang dampak positif TMMD bagi masyarakat Kongbeng. Saya juga menambahkan penjelasan tentang peran TMMD dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap kebersihan dan kesehatan lingkungan.

Selain itu, saya juga menambahkan informasi tentang harapan Bupati Kutim agar kegiatan TMMD dapat terus dilaksanakan di wilayah Kutim yang lainnya. (*)

Bupati dan Wabup Kutim Hadiri Penutupan TMMD Ke-117 Kodim 0909/KTM

Bupati dan Wabup Kutim Hadiri Penutupan TMMD Ke-117 Kodim 0909/KTM

LATESBONTANG – TNI Manunggal Masuk Desa (TMMD) ke 117 tahun 2023 Kodim 0909/Kutai Timur resmi ditutup. Penutupan dilaksanakan oleh Danrem 091/ASN Brigjen TNI Yudhi Prasetiyo,S IP di lapangan upacara jalan Kelapa Gading NO 1, Desa Suka Maju, Kecamatan Kongbeng, Kabupaten Kutai Timur, Kamis (10/8/2023).

Hadir dalam acara penutupan TMMD tersebut, Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman, Wakil Bupati Kutim Kasmidi Bulang dan undangan lainnya.

Dalam kesempatan tersebut, Danrem 091 /ASN Brigjen TNI Yudhi Prasetiyo S.IP membacakan amanat Pangdam VI/Mulawarman bahwa Program TNI Manunggal Membangun Desa ke-117 TA 2023 yang dilaksanakan selama 30 hari ini, merupakan Operasi Bhakti TNI dalam rangka meningkatkan kesejahteraan rakyat, yang dilaksanakan secara lintas sektoral dengan melibatkan TNI, Polri, Kementerian, Lembaga Pemerintahan Non Kementerian, Pemerintah Daerah, Mahasiswa dan segenap lapisan masyarakat.

Dia menambahkan, tujuan dilaksanakannya TNI Manunggal Membangun Desa adalah untuk membantu pemerintah daerah guna meningkatkan akselerasi pembangunan di daerah dalam membangun infrastruktur serta membuka daerah yang terisolir guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan meningkatkan kehidupan berbangsa maupun bernegara dalam rangka kepentingan pertahanan serta tetap terpeliharanya Kemanunggalan TNI-Rakyat.

“Semangat kebersamaan seperti inilah yang sebenarnya merupakan hakikat dari Kemanunggalan TNI dengan Rakyat yang merupakan roh perjuangan Bangsa dan akan terus kita bangun serta pelihara,” jelas Brigjen TNI Yudhi Prasetiyo.

Lebih lanjut, Danrem 091/ASN mengucapkan apresiasi dan penghargaan kepada seluruh Satgas TMMD ke 117 di jajaran Kodam VI/Mulawarman yang telah dapat mewujudkan pencapaian sasaran sesuai dengan rencana dan waktu yang telah ditetapkan.

Hadir juga Kasiops Korem 091/ASN Letkol Inf Dadi Sutandi,.SE, Kasi Intel Korem 091/ASN Kolonel Inf Bambang, Kasi Ren Korem 091/ASN Kolonel inf Rahmat Basuki, LO TNI AU Kolonel Lek Bambang, Dandim 0909/KTM Letkol Inf Adi Swastika,.S.Hub.Int, serta para tokoh agama, tokoh adat, tokoh pemuda dan undangan.

Sebelumnya, Bupati Ardiansyah dalam acara ramah tamah agenda kunjungan kerja Danrem 091/ASN Brigjen TNI Yudhi Prasetiyo,.Rabu (9/8/2023) malam, menyampaikan selamat datang kepada Danrem beserta rombongan, sekaligus memaparkan gambaran umum Kabupaten Kutim yang saat ini sudah berusia 23 tahun.

Selain itu, Bupati menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas dilaksanakannya Program TNI Manunggal Masuk Desa (TMMD) ke-117 Tahun 2023 di Kecamatan Kongbeng.”Terima kasih atas program TMMD yang besok akan dilaksanakan penutupan,” ujarnya.

Ardiansyah berharap, pembangunan melalui kegiatan TMMD ke-117 Kodim 0909/Kutim ini dapat bermanfaat bagi masyarakat. “Mudahan masyarakat dapat menikmati apa yang dikerjakan oleh TNI melalui TMMD,” tutur Ardiansyah.(adv/mer).

Agus Haris Dorong Perusahaan Memberikan Perhatian kepada Pulau Gusung

Agus Haris Dorong Perusahaan Memberikan Perhatian kepada Pulau Gusung

Bontang. Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bontang, Agus Haris (AH), mengajukan permintaan kepada perusahaan, terutama PT Pupuk Kalimantan Timur (Pupuk Kaltim) dan anak perusahaannya, untuk memberikan perhatian yang lebih serius terhadap Pulau Gusung. AH menyampaikan bahwa perusahaan memiliki tanggung jawab moral terhadap pulau tersebut, terutama karena lokasi perusahaan sangat dekat dengan Pulau Gusung.

“Secara pribadi, jujur Pulau Gusung ini belum mendapat perhatian yang serius, padahal pulau ini sangat berdekatan dengan Pupuk Kaltim dan mereka sangat merasakan dampak dari industri. Tentu polusi pasti sampai kesana. Oleh sebab itu, saya minta kepada Pupuk Kaltim termasuk anak perusahaannya untuk memberikan bantuan sebagai tanggung jawab sosial ke Pulau Gusung,” ungkapnya.

AH menilai bahwa sudah sepatutnya perusahaan memberikan kompensasi kepada warga yang terdampak. Salah satu bentuk kompensasi yang dapat diberikan adalah bantuan air bersih secara rutin, mengingat sulitnya akses terhadap air bersih di Pulau Gusung.

“Di sana mereka sangat kesulitan mendapatkan air bersih. Mereka mungkin bisa mengandalkan air hujan, tetapi air tersebut tidak layak untuk diminum karena akan berubah menjadi hitam akibat kontaminasi dari atap tempat mereka menampung air,” jelasnya.

Politisi dari Partai Gerindra ini juga mengungkapkan bahwa di Pulau Gusung terdapat banyak warga yang membutuhkan bantuan, baik dari pemerintah maupun perusahaan. Selain itu, Pulau Gusung juga mulai terkena abrasi, yang semakin memperburuk kondisi pulau dan kehidupan warganya.

“Ada banyak warga yang membutuhkan bantuan di sana, dan jumlah penduduk yang bermukim di Pulau Gusung cukup signifikan. Kami harap perusahaan bisa bersinergi dengan pemerintah dalam memberikan solusi dan bantuan yang dibutuhkan oleh warga Pulau Gusung,” tambahnya.

Bupati Kutim Minta Warga Kaliorang Bersabar Menanti Pembangunan Jalan

Bupati Kutim Minta Warga Kaliorang Bersabar Menanti Pembangunan Jalan

Bupati Kutai Timur (Kutim), Ardiansyah Sulaiman, meminta warga Kecamatan Kaliorang untuk bersabar menunggu pembangunan jalan poros yang merupakan akses utama warga.

“Kepada warga Kaliorang, saya minta bersabar menunggu pembangunan jalan. Prosesnya masih berlangsung, jadi mohon pengertiannya,” kata Bupati saat dikonfirmasi, Selasa (8/8/2023).

Bupati mengatakan, perbaikan jalan di Kecamatan Kaliorang dipastikan akan dilakukan pada tahun ini. Namun, proses tender ulang yang masih berlangsung harus ditunggu terlebih dahulu.

“Saya sudah menginstruksikan kepada dinas terkait untuk segera menyelesaikan proses tender ulang. Saya yakin, pembangunan jalan poros di Kaliorang akan segera rampung dan dapat dimanfaatkan oleh masyarakat,” tegas Bupati.

Bupati juga mengajak masyarakat untuk optimistis terhadap pembangunan yang akan dilakukan. Ia yakin, pembangunan jalan poros di Kecamatan Kaliorang akan segera rampung dan dapat dimanfaatkan oleh masyarakat.

“Saya tidak akan pernah mengingkari janji yang saya sampaikan. Pembangunan jalan, jembatan, dan infrastruktur lainnya di Kutim akan berjalan sesuai jadwal,” ujar Bupati. (*)

Copyright © 2026 LatestIDN