Gerdayak Tahan Kendaraan Perusahaan, Nursalam : Masyarakat Kecewa

Gerdayak Tahan Kendaraan Perusahaan, Nursalam : Masyarakat Kecewa

BONTANG – Nursalam buka suara soal aksi penjegalan puluhan truk di Jalan Flores, Kelurahan Telihan, Kecamatan Bontang Barat, Senin (25/10/2021).

Dia minta setiap perusahaan yang beroperasi agar memperhatikan dan memberdayakan masyarakat sekitar.

“Aksi itu terjadi karena masyarakat kecewa. Sebab perusahaan tidak memperhatikan warga lokal. Mereka tidak diberdayakan, sementara setiap hari kendaraan perusahaan melintas di kawasan itu,” ujar anggota Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bontang itu.

Dia mengatakan perusahaan-perusahaan yang melakukan usaha di suatu daerah harus menunjukkan rasa peduli serta perhatian terhadap warga sekitar. Sehingga tidak lagi terjadi aksi serupa.

“Perusahaan harus memiliki kepedulian pada lingkungan sekitar,” ungkapnya.

Diketahui, aksi penjegalan puluhan truk itu dilakukan oleh Gerakan Pemuda Dayak (Gerdayak)

Kepala Bidang Ketenagakerjaan Gerdayak Bontang, Bernard mengatakan, aksi ini merupakan bentuk kekecewaan kepada perusahaan pengolahan minyak sawit itu. Yang tidak memberdayakan pemuda daerah.

“Kami sebagai pemuda lokal tidak berdayakan. Makanya kami tahan truk-truk disini sementara,” bebernya. (adv)

Wakil Ketua DPRD Dukung Kegiatan Positif Masyarakat BK

Wakil Ketua DPRD Dukung Kegiatan Positif Masyarakat BK

BONTANG – Masyarakat Bontang Kuala Bersatu (MBKB) menggelar lomba mancing di Sungai Bontang Kuala, Sabtu, (23/10/2021), dalam rangka memperingati hari ulang tahun Kota Bontang ke 22.

Wakil Ketua DPRD Bontang Junaidi turut memberi apresiasi atas terselenggaranya kegiatan itu. Bahkan, dirinya tidak menyangka animo masyarakat sangat besar dengan kegiatan seperti itu.

Untuk itu, putra Bontang Kuala ini berencana akan mengusulkan event mancing yang lebih besar lagi. Terlebih karena Bontang memiliki sumber daya laut yang cukup melimpah.

“Awalnya saya usulkan ke MBKB untuk gelar kegiatan itu di BK. Karena saya kira peminatnya tidak banyak, jadi lingkupnya kecil aja. Ternyata antusias masyarakat cukup besar. Kedepan harus ada event mancing yang besar di Kota Bontang,” terangnya saat di hubungi via WhatsApp, Sabtu sore.

Ditanya soal kegiatan lain, dirinya belum ada rencana. Namun, dia mengaku akan terus mendukung segala bentuk kegiatan yang positif.

“Untuk ruang lingkup Bontang Kuala belum ada, karena orientasi pemudanya lebih ke futsal maka pasti akan selalu saya support,” tandasnya. (adv)

Ratusan Warga Ikut Lomba Mancing, DPRD Apresiasi Penyelenggara

Ratusan Warga Ikut Lomba Mancing, DPRD Apresiasi Penyelenggara

BONTANG – Abdul Samad apresiasi lomba mancing yang digelar Masyarakat Bontang Kuala Bersatu (MBKB) di Sungai Bontang Kuala, Sabtu, (23/10/2021).

“Ini salah satu kegiatan positif ya, dimana banyak juga masyarakat yang hobi mancing,” sebut Aco, sapaan akrabnya.

MBKB sebagai penggerak kegiatan di pemukiman atas laut itu diharapkan menjadi warna baru bagi Kota Bontang. Lomba tersebut  juga dapat berpengaruh terhadap meningkatnya Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di tengah pandemi covid-19.

“Walaupun banyak yang sekedar meramaikan, tapi ini positif dan kalau bisa ditingkatkan lagi,” ungkapnya.

Lomba tersebut diikuti 100 pemancing dalam rangkaian peringatan hari jadi Kota Bontang ke-22. Hadiah yang disediakan juga bermacam-macam. Mulai dari peralatan mancing, voucher belanja alat pancing hingga uang jutaan rupiah.

Tujuan dari kegiatan tersebut yakni untuk memperkenalkan Bontang Kuala (BK) sebagai destinasi wisata milik Kota Bontang. Selain itu, dia juga berharap ini menjadi ajang dalam mempererat tali silahturahmi antar masyarakat Bontang.

“Kegiatan ini kami lakukan agar orang-orang luar tau tempat kami, sebagai salah satu tempat  pariwisata yang ada” tutup Sekertaris umum MBKB Muhammad Rijal Firmansyah. (adv)

Digadang-Gadang Jadi Ikon Wisata Religi, Masjid Apung Selambai Belum Ramah Lingkungan

Digadang-Gadang Jadi Ikon Wisata Religi, Masjid Apung Selambai Belum Ramah Lingkungan

BONTANG – Anggota DPRD Bontang, Faisal ingatkan Pemerintah Kota (Pemkot) agar memasang pagar pengaman luar untuk masjid terapung di Kampung Selambai, Kelurahan Loktuan.

Diketahui, pembangunan masjid ini masuk tahap akhir pengerjaan dan diperkirakan akan diresmikan di awal tahun 2022.

Namun, karena masjid yang digadang-gadang akan menjadi ikon wisata religi di Bontang itu berada sangat dekat dengan pelabuhan, sehingga dikhawatirkan terjadi insiden seperti 29 September lalu. Sebuah kapal kayu berukuran besar menyenggol masjid tersebut.

Dia mengatakan agar pemerintah mempersiapkan pembangunan gender. Agar saat digunakan, masyarakat merasa aman.

“Ini untuk keamanan masyarakat, agar kejadian serupa tak terulang. Bayangkan jika saat mereka beribadah dan terjadi hal seperti itu,” kata Faisal dalam Rapat Tanggapan Walikota terhadap pandangan Fraksi DPRD Bontang, Selasa (19/10/2021).

Untuk mengantisipasi hal tersebut, Kepala Dinas Pekerja Umum dan Penataan Tata Ruang Kota (PUPRK) Bontang Tavip Nugroho mengaku telah menyiapkan beberapa rencana.

“Kami telah bersurat ke Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas II Bontang agar memberi informasi ke kapal-kapal yang akan berlabuh di pelabuhan Loktuan untuk mengambil jarak aman dari masjid,” jelas Tavip Nugroho.

“Kita juga akan pasang rambu suar sebagai penanda radius aman untuk kapal dan tahun 2022 fender akan dibangun,” tambahnya. (adv)

Kerap ‘Bolos’ Paripurna, DPRD Minta Pemkot Bontang Tindaklanjuti Kepala OPD Nakal

Kerap ‘Bolos’ Paripurna, DPRD Minta Pemkot Bontang Tindaklanjuti Kepala OPD Nakal

BONTANG – Tidak pernah hadir di rapat paripurna, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Kota Bontang, Ibnu Gunawan dikecam dewan.

Anggota DPRD Bontang, Nursalam menilai ketidakhadiran Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasatpol-PP) di setiap paripurna, seperti ada perlakuan khusus.

“Apakah ada dispensasi khusus yang diberikan, karena belum pernah saya lihat hadir dalam rapat,” katanya melalui interupsi dalam rapat paripurna pandangan umum fraksi terhadap Raperda APBD tahun 2022 di ruang paripurna sekretariat DPRD Bontang pada Senin (19/10/2021).

Politisi partai Golkar itu juga menyayangkan sikap beberapa kepala OPD yang tidak menghadiri rapat paripurna tersebut. Dari 31 kepala OPD yang hadir dalam rapat tersebut tidak mencapai 20 orang.

“Kita liat sendiri hari ini yang ada hanya segelintir orang,” ucap Nursalam.

Untuk itu, anggota dewan 3 periode ini meminta kepada Sekretaris Daerah Aji Erlynawati sebagai atasan langsung para kepala OPD untuk menindaklanjuti hal itu.

Senada, Ketua DPRD Bontang, Andi Faizal Sofyan Hasdam turut menyayangkan sikap kepala OPD yang tidak hadir. Terlebih kepada Kasatpol PP.

Menurutnya, rapat tersebut terkait dengan pembahasan anggaran yang akan dikelola oleh OPD. Apalagi Satpol PP saat ini tengah mengajukan tambahan 20 personel yang turut membutuhkan persetujuan DPRD.

“Tolong Ibu Sekda ini di perhatikan,” tegas Andi Faiz. (adv)

Banyak Kepala Dinas Tidak Hadir, Nursalam : Paripurna Penting Diketahui Bersama

Banyak Kepala Dinas Tidak Hadir, Nursalam : Paripurna Penting Diketahui Bersama

BONTANG – Anggota DPRD Bontang Nursalam geram, sejumlah Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kota Bontang kembali berulah.

Dari 31 OPD yang ada, hanya 8 Kepala dinas yang hadir dalam rapat kerja DPRD Bontang dalam rangka penyampaian jawaban walikota terhadap pemandangan umum fraksi atas Raperda Kota Bontang tentang anggaran pendapatan daerah dan belanja daerah tahun anggaran 2022.

Sehari sebelumnya, Nursalam juga telah mengingatkan Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bontang Aji Erlynawati sebagai atasan langsung para kepala dinas agar menindak bawahannya yang sering mangkir dalam rapat kerja.

Namun tidak diindahkan. Bahkan, kepala dinas yang hadir dalam rapat yang digelar, Selasa (19/10/201) itu lebih sedikit.

“Dari 8 ini, sisahnya yang 23 kemana? Apakah ada izin keluar kota atau seperti apa? karena kemarin di ruangan ini sudah saya sampaikan. Tolong Ibu Sekda itu ditegur,” kata Nursalam.

Menurutnya, kehadiran kepala dinas dalam rapat paripurna sangat penting. Sebab, pelaksanaan anggaran yang akan disepakati nantinya berada di dalam setiap OPD di lingkungan pemerintah Kota Bontang.

“Tolong Bu Sekda untuk membuat absen khusus kepala dinas di setiap paripurna. Agar, kontrol kepala dinas tersebut bisa lebih mudah untuk dilakukan,” ungkapnya.

Sementara, Sekretaris Daerah Kota Bontang Aji Erlynawati menuturkan, beberapa kepala dinas yang tidak hadir karena sedang jalani tugas luar. Selain itu, juga ada yang sedang sakit dan beberapa kepala OPD dijabat oleh pelaksana tugas (Plt).

Dia katakan bahwa ketidakhadiran beberapa kepala dinas bukan karena unsur kesengajaan, tapi sedang dalam tugas di tempat lain.

“Mohon maaf, untuk hari ini saya tidak bisa menjelaskan satu persatu. Nanti lain kali akan saya bawah absensinya untuk mengabsen satu-satu sebelum kita memulai rapat seperti ini,” jelas Aji. (adv)

Gelar Rakorda, Nasdem Bontang Targetkan 5 Kursi di Pileg 2024

Gelar Rakorda, Nasdem Bontang Targetkan 5 Kursi di Pileg 2024

Bontang – DPD Partai Nasiona Demokrasi (Nasdem) Kota Bontang menggelar Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) di Hotel Equator, Minggu (17/10/2021). 

Rakorda yang melihatkan seluruh Dewan Pimpinan Cabang (DPC) tersebut secara resmi dibuka oleh Dewan Pimpinan Wilayah (DPW), Irsan Noor. 

Ketua DPC Partai Nasdem Kota Bontang, Joni Muslim mengungkapkan, pada Rakorda tersebut, membahas banyak poin penting, termasuk strategi pada Pileg 2024. 

Dikatakan Joni, pada Pileg mendatang, Nasdem kota Bontang menargetkan 5 kursi. 

“Itu adalah target utama. Insya Allah kita akan menargetkan 5 kursi,” ujarnya. 

Joni menambahkan, untuk kriteria kader, harus memiliki integritas dan juga mobilitas yang tinggi. 

“Yang jelas kader harus bekerja keras dan tidak tidak main-main untuk capai target ini. Kami akan upayakan dengan maksimal. Menang atau tidaknya yang kami prioritaskan adalah target tersebut,” tuturnya. 

Untuk penjaringan sendiri, lanjutnya, saat ini telah tampung di daerah Barat. Pun ia yakin juga bisa memenangkan suara penuh di wilayah tersebut. 

“Agenda penjaringan ini akan terus berlangsung hingga semua kuota pengurus sudah terpenuhi,” tandasnya. (*)

Sosialisasikan Perda Penyandang Disabilitas, Harun Al Rasyid: Tetap Berkarya, Jangan Menyerah

Sosialisasikan Perda Penyandang Disabilitas, Harun Al Rasyid: Tetap Berkarya, Jangan Menyerah

BONTANG – Perlindungan dan pemenuhan hak bagi penyandang disabilitas di Kaltim menjadi perhatian, hanya saja tak semua memahami benar permasalahan ini.

Anggota DPRD Kaltim dapil Bontang,Kutim dan Berau dari fraksi PKS H Harun Al Rasyid mengungkapkan, perhatian khusus terkait penyandang disabilitas telah memiliki payung hukum, yakni Perda nomor 1 Tahun 2018 tentang Perlindungan dan Pemenuhan Hak Penyandang Disabilitas.

Hal itu diungkapkan, saat legislator yang juga merupakan Hafidz ini saat melakukan Sosialisasi terkait perda tersebut di Bontang, Sabtu (26/09/2021).

Dia mengungkapkan, dengan Perda tersebut, penyandang disabilitas tidak perlu ragu untuk terus berkarya. Karena dimata hukum, semua sama.

“Tetap berkarya, jangan menyerah. Kekurangan yang ada pada diri kita tidak boleh menjadi alasan kemudian tidak berkreasi, Undang-undang memberi kesempatan mereka (penyandang disabilitas) untuk menunjukkan kreasinya kepada bangsa. Mereka juga wajib diperhatikan,” ujarnya.

Lebih jauh, ia berharap perda ini mendapatkan apresiasi pemerintah setempat. Agar Pemkot Bontang dan DPRD Bontang dapat membuat perda turunan. Dengan membuat perda baru yang bersinergi dengan payung hukum ini.

“Harapan saya agar para penyandang disabilitas mengetahui bahwa hak haknya dalam hal pendidikan dan pekerjaan dilindungi oleh peraturan. Kemudian yang kedua saya meminta para pihak yang terkait, yaitu pelaksana pendidikan dan perusahaan pemberi pekerjaan mengakomodir hak hak penyandang disabilitas. Seperti yang sudah saya katakan diatas atas tadi jadi mari kita rangkul mereka para penyandang disabilitas,” imbuhnya.

Untuk diketahui, sosialisasi yang digelar di Hotel Akbar tersebut, telah mematuhi ketentuan protokol kesehatan. (*)

Sosialisasi Perda Bantuan Hukum, Harun Al Rasyid Harap Dapat Menjamin Keadilan

Sosialisasi Perda Bantuan Hukum, Harun Al Rasyid Harap Dapat Menjamin Keadilan

Peraturan Daerah (Perda) Provinsi Kaltim nomor 5 Tahun 2019 terkait Penyelenggaraan Bantuan Hukum (LBH) memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk dapat melakukan konsultasi hukum, bahkan mendapatkan pendampingan hukum secara gratis.

Hal itu diungkapkan Harun Al Rasyid saat melalukan Sosialisasi Perda no 5 Tahun 2019, di Hotel Grand Victoria, Jl Letjend S.Parman No 11, Sidodadi, Sabtu (14/7/2021).

Politisi dari partai PKS ini mengatakan, masyarakat yang ingin mendapatkan bantuan hukum, wajib mengajukan permohonan bantuan hukum secara tertulis atau secara lisan dengan menyertakan data adminstrasi.

Kendati begitu, masih banyak masyarakat yang belum memahami prosedur hukum.

“Banyak masyarakat yang belum memahami dan memakai prosedur hukum, padahal negara ini kan menjamin, hak setiap warga negara. Setiap orang sama, tapi dalam penerapan berbeda, sehingga perlu pendampingan,” ujarnya.

Legislator yang juga dikenal sebagai Al Hafidz ini mengungkapkan, masyarakat yang memerlukan bantuan hukum, bisa menyampaikan permohonan kepada lembaga hukum yang ada, yang telah bekerjasama dengan pemerintah

“Sampaikan kesana, nanti mereka yang mengarahkan,” ucapnya.

Dia berharap, sosialisasi pertama ini bisa bermanfaat untuk masyarakat. Dan juga, masyarakat yang ingin mendapatkan bantuan hukum, tidak perlu khawatir.

“Semoga perda itu bermanfaat buat masyarakat dan dapat menjamin keadilan. Cuma kita sayangkan, perda ini belum di backup aturan pendukung. Kita berharap pemerintah provinsi segera dibuatkan Pergubnya,” pungkasnya. (*)

SMA YPK Kembali Juara Umum KSN Tingkat Bontang untuk ke-16 Kalinya

SMA YPK Kembali Juara Umum KSN Tingkat Bontang untuk ke-16 Kalinya

BONTANG – SMA Yayasan Pupuk Kaltim (YPK) kembali menyambat predikat juara umum pada Kompetisi Sains Nasional (KSN) tingkat Bontang untuk ke-16 kalinya.

Pada kompetisi tingkat provinsi yang akan dilaksanakan 2-7 Agustus mendatang, sebanyak 17 siswa YPK berhasil lolos pada ujian seleksi tingkat kab/kota (KSN-K) 2-4 Juni lalu.

Untuk KSN tingkat Nasional sendiri akan dilaksanakan pada 6-11 September 2021 mendatang.

“Alhamdulillah, bisa menghantarkan 17 peserta ke tingkat Provinsi,” ujar Kepala Sekolah SMA YPK Bontang, Drs. Rakim, M.Pd kepada LatestBontang, Sabtu (19/06/2021).

Daftar peserta KSN-K SMA YPK Bontang

Dia berharap, dengan kompetisi sains tersebut, dapat mengukir prestasi dan bisa mengharumkan kota Bontang.

“Semoga bisa mengukir sukses di KSN-K dan bisa menghantarkan ke KSN-N (Nasional) dan mendapatkan medali,” harapnya.

Drs. Rakim, M.Pd mengungkapkan rasa terima kasih kepada pihak-pihak yang ikut andil dalam kelulusan siswa SMA YPK.

“Terima kasih kami haturkan kepada guru-guru yang telah berjuang dengan keras untuk mensupport persiapan dan pelaksanaan KSN. Juga kepada PT Pupuk Kaltim yang telah mensuport layanan pendidikan di YPK dan kepada seluruh stake halder YPK yang telah mempercayakan pendidikan putra-putrinya di YPK,” pungkasnya. (*)

Copyright © 2026 LatestIDN