Anggota DPRD Kaltim Harun Al Rasyid Ajak Masyarakat Bontang Pahami Perda Ketahanan Keluarga

Anggota DPRD Kaltim Harun Al Rasyid Ajak Masyarakat Bontang Pahami Perda Ketahanan Keluarga

Bontang – Anggota DPRD Kaltim, Harun Al Rasyid menggelar sosialisasi Peraturan Daerah (Perda) ke-5 tentang Penyelenggaraan Pembangunan Ketahanan Keluarga nomor 2 tahun 2022, Sabtu, (11/05/2023) pukul 10.00 WITA.

Sosialisasi tersebut dilaksanakan tepatnya di Kantor PKS Bontang, Jl. KS. Tubun RT 08, Bontang Kuala depan lapangan Lang Lang Bontang.

Pada pemaparannya, Harun Al Rasyid mengatakan bahwa tujuan sosialisasi ini adalah untuk memberikan pemahaman dan kesadaran kepada masyarakat Bontang tentang pentingnya membangun ketahanan keluarga sebagai fondasi pembangunan bangsa.

“Perda ini mengatur tentang hak dan kewajiban setiap anggota keluarga, serta peran pemerintah daerah dalam memberikan dukungan dan perlindungan kepada keluarga. Kami ingin bapak dan ibu bisa mengaplikasikan nilai-nilai ketahanan keluarga dalam kehidupan sehari-hari, seperti saling menghormati, berkomunikasi, berbagi, dan bersinergi,” ujarnya

Legislator dari partai PKS ini menambahkan, Perda tersebut juga mengatur tentang bagaimana pemberdayaan keluarga, baik dari bidang ekonomi, sosial, budaya, maupun agama.

“Perda ini juga mengatur tentang pemberdayaan keluarga, baik dalam bidang ekonomi, sosial, budaya, maupun agama,” ungkapnya.

Sosialisasi tersebut diikuti oleh ratusan peserta dari berbagai latar belakang. Mereka tampak antusias mengikuti sosialisasi ini dan menyampaikan berbagai pertanyaan, saran, dan masukan terkait dengan Perda Ketahanan Keluarga.

Harun Al Rasyid berharap masyarakat Bontang bisa aktif berpartisipasi dalam sosialisasi ini dan memberikan masukan yang konstruktif untuk penyempurnaan Perda tersebut.

Selain itu, Legislator yang juga merupakan seorang hafidz Qur’an ini berharap bahwa sosialisasi tersebut dapat menjadi awal dari gerakan pembangunan ketahanan keluarga di Bontang dan Kaltim. Ia juga mengajak semua pihak untuk bersama-sama mendukung dan menjaga keluarga sebagai pilar utama masyarakat.

“Keluarga adalah tempat pertama dan utama bagi kita untuk belajar dan berkembang. Jika keluarga kita kuat, maka bangsa kita juga akan kuat,” pungkasnya. (bid)

Pentingnya Pendidikan tentang Ketahanan Keluarga: Hj. Fitri Maisyaroh, ST Mengadakan Acara Sosialisasi Ke-4 di Balikpapan

Pentingnya Pendidikan tentang Ketahanan Keluarga: Hj. Fitri Maisyaroh, ST Mengadakan Acara Sosialisasi Ke-4 di Balikpapan

Balikpapan – Anggota DPRD Kalimantan Timur (Kaltim) Hj. Fitri Maisyaroh, ST menggelar Sosialisasi Peraturan Daerah (Sosper) Kaltim Nomor 2 Tahun 2022 ke-4 tentang Penyelenggaraan Pembangunan Ketahanan Keluarga, di Jalan Ars. Muhammad Kelurahan Klandasan Ulu Kec. Balikpapan Kota, pada hari Senin (22/04/2024).

Dalam penyampaiannya, Legislator dari partai PKS ini menyatakan bahwa kegiatan sosper tersebut bertujuan untuk mewujudkan dan meningkatkan kemampuan serta ketahanan keluarga.

“Melalui peraturan daerah ini, kita berharap ketahanan keluarga semakin kuat dan tangguh,” ujarnya.

Ia juga menekankan bahwa penting bagi peraturan daerah ini untuk terus disosialisasikan kepada masyarakat.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa penyelenggaraan pembangunan ketahanan keluarga merupakan upaya komprehensif, berkelanjutan, dan optimal secara berkesinambungan oleh pemerintah dan masyarakat.

“Sosialisasi ini bertujuan untuk menciptakan dan mengoptimalkan ketangguhan keluarga agar dapat berkembang harmonis dan meningkatkan kesejahteraan dalam rumah tangga,” tambahnya.

Anggota DPRD Kaltim Hj. Fitri Maisyaroh, ST berharap bahwa acara sosper ini dapat meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam membangun ketahanan keluarga sesuai dengan nilai-nilai agama, budaya, dan hukum yang berlaku.

Ia juga mengucapkan apresiasi atas antusiasme dan respons positif dari masyarakat yang hadir dalam sosper ini.

“Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada semua yang telah hadir dan mendukung kegiatan ini. Semoga bermanfaat bagi kita semua,” pungkasnya. (*)

Anggota DPRD Kaltim Encik Wardani Gelar Sosialisasi Perda Pembangunan Ketahanan Keluarga di Kukar

Anggota DPRD Kaltim Encik Wardani Gelar Sosialisasi Perda Pembangunan Ketahanan Keluarga di Kukar

LatestIDN, Kukar – Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Timur, Encik Wardani kembali menggelar agenda sosialisasi Peraturan Daerah (Perda) ke-4 Nomor 2 Tahun 2022 tentang Penyelenggaraan Pembangunan Ketahanan Keluarga di Kutai Kartanegara, tepatnya di Gang Karet, Jl. Manunggal, Desa Loa Janan Ulu, Kecamatan Loa Janan, Minggu (21/04/2024).

Sosialisasi yang dihadiri ratusan peserta ini, hadir untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang pentingnya pembangunan ketahanan keluarga sebagai salah satu upaya untuk meningkatkan kesejahteraan dan kualitas hidup masyarakat di Kaltim.

Politisi dari PKS ini mengungkapkan, Perda Pembangunan Ketahanan Keluarga merupakan peraturan daerah yang mengatur tentang penyelenggaraan pembangunan ketahanan keluarga di tingkat provinsi, kabupaten/kota, kecamatan, desa/kelurahan, dan keluarga.

“Pembangunan ketahanan keluarga adalah upaya terpadu dan berkelanjutan yang dilakukan oleh pemerintah daerah bersama dengan masyarakat dan keluarga untuk memenuhi kebutuhan dasar keluarga, melindungi hak-hak keluarga, mengembangkan potensi keluarga, dan memberdayakan keluarga dalam menghadapi berbagai tantangan dan perubahan,” ujarnya.

Encik menambahkan bahwa pembangunan ketahanan keluarga meliputi lima aspek, yaitu aspek ekonomi, sosial budaya, pendidikan, kesehatan, dan lingkungan.

“Setiap aspek ini memiliki indikator-indikator yang harus dipenuhi oleh keluarga agar dapat dikatakan memiliki ketahanan keluarga yang baik,” katanya.

Ia berharap bahwa sosialisasi ini dapat meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam mendukung pembangunan ketahanan keluarga di Kalimantan Timur.

“Mari bersama-sama membangun ketahanan keluarga sebagai fondasi pembangunan daerah yang berkelanjutan,” tandasnya. (*)

Sosialisasi Wawasan Kebangsaan ke-4 di Bontang, Harun Al Rasyid: Kebangsaan Itu Wajib Ada di Dalam Diri

Sosialisasi Wawasan Kebangsaan ke-4 di Bontang, Harun Al Rasyid: Kebangsaan Itu Wajib Ada di Dalam Diri

LatestIDN, Bontang – Anggota DPRD Kalimantan Timur, Harun Al Rasyid, menekankan pentingnya nilai-nilai kebangsaan yang harus ditanamkan dalam diri setiap individu. Hal ini disampaikannya dalam Sosialisasi Wawasan Kebangsaan ke-4 yang diadakan di Jalan KS Tubun, Bontang, pada hari Sabtu (06/04/2024) pukul 16.00 WITA.

“Kebangsaan itu bukan hanya tentang menghafal Pancasila atau menyanyikan lagu Indonesia Raya, tapi lebih dari itu, kebangsaan itu wajib ada di dalam diri kita,” tegas Harun.

Sosialisasi ini dihadiri oleh berbagai elemen masyarakat, dengan berbagai latar belakang yang berbeda. Harun menjelaskan bahwa wawasan kebangsaan merupakan landasan fundamental bagi bangsa Indonesia untuk tetap bersatu dan kokoh di tengah berbagai tantangan dan perbedaan.

“Empat pilar kebangsaan, yaitu Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan Bhinneka Tunggal Ika, harus menjadi pedoman hidup bagi kita semua,” ujarnya.

Lebih lanjut, Legislator dari partai PKS ini mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga dan memperkuat nilai-nilai kebangsaan dalam kehidupan sehari-hari. Hal ini dapat dilakukan dengan berbagai cara, seperti: Mengamalkan Pancasila dalam kehidupan sehari-hari, menghormati perbedaan dan keragaman budaya bangsa, meningkatkan rasa cinta tanah air dan nasionalisme, dan berpartisipasi aktif dalam menjaga keutuhan NKRI.

Legislator yang juga dikenal sebagai tahfidz Qur’an ini berharap dengan adanya sosialisasi ini, wawasan kebangsaan dapat semakin dipahami dan diimplementasikan oleh seluruh masyarakat Bontang.

“Mari kita bersama-sama menjaga dan memperkuat nilai-nilai kebangsaan demi keutuhan dan kemajuan bangsa Indonesia,” pungkasnya. (*)

Sosialisasi Wawasan Kebangsaan ke-4 Balikpapan, Encik Wardani Tekankan Pentingnya Bhinneka Tunggal Ika

Sosialisasi Wawasan Kebangsaan ke-4 Balikpapan, Encik Wardani Tekankan Pentingnya Bhinneka Tunggal Ika

LatestIDN, Balikpapan – Anggota DPRD Kalimantan Timur, Encik Wardani, dalam Sosialisasi Wawasan Kebangsaan ke-4 Balikpapan yang diadakan di Kelurahan Batu Ampar, Kecamatan Balikpapan Utara, menekankan pentingnya menjaga persatuan dan kesatuan nasional.

Legislator dari partai PKS ini mengingatkan hadirin bahwa semboyan Bhinneka Tunggal Ika adalah pegangan bangsa Indonesia untuk terus bersatu.

“Ribuan pulau yang membentang dan ratusan suku bangsa yang ada, justru menjadi kekuatan jika kita bisa saling merajut persatuan,” ujarnya, Kamis (04/04/2024) Pukul 16:00 WITA.

Menurut Encik, empat pilar kebangsaan, yaitu Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan Bhinneka Tunggal Ika, harus terus dipegang teguh.

“Kita harus terus mengamalkan nilai-nilai Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945. Ini adalah fondasi kita sebagai bangsa Indonesia,” tuturnya
.
Sebagai negara yang besar dan beragam, lanjutnya, persatuan adalah hal yang mutlak.

“Mari kita terus pupuk rasa nasionalisme dan jaga keutuhan NKRI dengan berpegang teguh pada Bhineka Tunggal Ika,” pungkasnya.

Sosialisasi Wawasan Kebangsaan ke-4 Balikpapan ini diikuti oleh masyarakat dari berbagai latar belakang yang berbeda. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya wawasan kebangsaan dan semangat persatuan Indonesia. (*)

Gelar Sosbang ke-III di Kukar, Encik Wardani Ingatkan Pentingnya Keragaman Suku Sebagai Kekayaan Bangsa

Gelar Sosbang ke-III di Kukar, Encik Wardani Ingatkan Pentingnya Keragaman Suku Sebagai Kekayaan Bangsa

LatestIDN, Kukar – Anggota DPRD Kalimantan Timur, Encik Wardani, mengadakan sosialisasi Wawasan Kebangsaan ke-III di Kecamatan Loa Janan, Kutai Kartanegara, Selasa (18/03/2024) pukul 15:00 WITA.

Dalam kegiatan yang dihadiri ratusan peserta tersebut, politisi dari partai PKS ini menekankan pentingnya menjaga persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia.

“Negara kita terdiri dari ribuan pulau yang terbentang dari Sabang sampai Merauke,” ujar Encik Wardani. “Dengan jarak dan letak yang dipisahkan oleh lautan, ini menjadi alasan para pendiri bangsa kita menyebut negara ini sebagai Negara Kesatuan Republik Indonesia.”

Ia juga menambahkan bahwa keragaman suku di Indonesia harus dijaga sebagai kekayaan bangsa. “Kita terdiri dari ratusan suku, dan seyognya kita terus merawat dan merajut persatuan dan kesatuan,” tutur Encik Wardani.

Empat pilar kebangsaan, yang meliputi Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika, harus selalu dipantik kembali untuk memupuk nasionalisme.

“Melalui hal ini, kita sebagai warga negara harus mengamalkan penuh Pancasila dan Undang-undang Dasar 1945 dalam menjalani kehidupan sebagai warga negara,” tegas Encik Wardani.

Acara tersebut diakhiri dengan seruan untuk menjaga persatuan dan kesatuan.

“Mari kita jaga persatuan dan kesatuan kita untuk terus menjaga keutuhan bangsa yang kita cintai ini,” ajak Encik Wardani.

Sosialisasi ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya nilai-nilai kebangsaan dalam kehidupan sehari-hari. (*)

Anggota DPRD Kaltim Harun Al Rasyid Gelar Sosbang di Berau, Jelaskan Pentingnya Wawasan Kebangsaan di Kehidupan Masyarakat

Anggota DPRD Kaltim Harun Al Rasyid Gelar Sosbang di Berau, Jelaskan Pentingnya Wawasan Kebangsaan di Kehidupan Masyarakat

LatestIDN, Berau – Anggota DPRD Kalimantan Timur (Kaltim) Harun Al Rasyid menggelar Sosialisasi Wawasan Kebangsaan (Sosbang) ke-3 di Kampung Tj Redeb, Berau, Minggu (17/3/2024). Kegiatan ini diikuti oleh ratusan masyarakat setempat dengan antusias.

Dalam pemaparannya, Harun Al Rasyid menyampaikan bahwa sosialisasi ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat tentang wawasan kebangsaan, khususnya di era globalisasi saat ini.

“Di era globalisasi, kita dihadapkan dengan berbagai tantangan dan peluang. Oleh karena itu, penting bagi kita untuk memiliki wawasan kebangsaan yang kuat agar dapat menjaga keutuhan NKRI,” kata Harun.

Lebih lanjut, Harun menjelaskan bahwa wawasan kebangsaan merupakan cara pandang bangsa Indonesia dalam memahami diri dan lingkungannya berdasarkan Pancasila dan UUD 1945.

“Wawasan kebangsaan juga mencakup empat pilar kebangsaan, yaitu Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika,” ujarnya.

Pada kesempatan tersebut, legislator dari partai PKS ini juga mengajak masyarakat untuk mengamalkan nilai-nilai kebangsaan dalam kehidupan sehari-hari.

“Mari kita amalkan nilai-nilai kebangsaan seperti gotong royong, toleransi, dan saling menghormati perbedaan,” ajaknya.

Harun Al Rasyid berharap agar sosialisasi ini dapat meningkatkan pemahaman masyarakat tentang wawasan kebangsaan dan empat pilar kebangsaan. Ia juga berharap agar masyarakat dapat mengamalkan nilai-nilai kebangsaan dalam kehidupan sehari-hari.

“Semoga dengan sosialisasi ini, masyarakat Berau memiliki wawasan kebangsaan yang kuat dan dapat menjaga keutuhan NKRI,” harap Harun.

Gelar Sosper, Anggota DPRD Kaltim Encik Wardani: Bantuan Hukum Akses Keadilan untuk Masyarakat

Gelar Sosper, Anggota DPRD Kaltim Encik Wardani: Bantuan Hukum Akses Keadilan untuk Masyarakat

LatestIDN, Samarinda – Anggota DPRD Kalimantan Timur (Kaltim) Encik Wardani kembali menggelar Sosialisasi Peraturan Daerah (Perda) Ke-III Nomor 05 Tahun 2019 tentang Penyelenggaraan Bantuan Hukum di Jalan Juanda 4, Kecamatan Samarinda Ulu, Minggu (10/03/2024) pukul 20.00 WITA.

Sosialisasi ini bertujuan untuk memberikan edukasi kepada masyarakat tentang hak mereka atas bantuan hukum, terutama bagi mereka yang kurang mampu secara finansial.

Encik Wardani, dalam pemaparannya, menekankan pentingnya Perda ini sebagai upaya pemerintah daerah untuk hadir membantu masyarakat yang membutuhkan bantuan hukum, karena merupakan akses bantuan hukum bagi masyarakat.

“Adanya perda ini sebagai upaya pemerintah daerah untuk hadir membantu masyarakat yang membutuhkan bantuan hukum namun terbatas biaya,” ujarnya.

Lebih lanjut, politisi dari PKS ini menjelaskan bahwa Perda tersebut mengatur tentang berbagai aspek terkait bantuan hukum, seperti jenis bantuan hukum yang tersedia, persyaratan untuk mendapatkan bantuan hukum, dan tata cara pengajuan permohonan bantuan hukum.

Sosialisasi ini dihadiri oleh ratusan yang antusias untuk mendapatkan informasi tentang Perda Bantuan Hukum. Kegiatan ini juga disertai sesi tanya jawab.

Pada sesi tanya jawab, banyak warga yang antusias menanyakan tentang persyaratan dan tata cara pengajuan permohonan bantuan hukum. Encik Wardhani dan narasumber lainnya dengan sabar menjawab pertanyaan-pertanyaan tersebut.

Sosialisasi Perda Bantuan Hukum ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat tentang hak mereka atas bantuan hukum dan mendorong mereka untuk memanfaatkan layanan bantuan hukum yang tersedia.

“Semoga dengan adanya perda ini, tidak ada lagi masyarakat yang terhambat dalam mendapatkan akses keadilan karena keterbatasan biaya,” pungkasnya. (*)

Gelar Sosper di Balikpapan, Hj. Fitri Maisyaroh, ST Ajak Masyarakat Tingkatkan Ketangguhan Keluarga

Gelar Sosper di Balikpapan, Hj. Fitri Maisyaroh, ST Ajak Masyarakat Tingkatkan Ketangguhan Keluarga

LatetIDN, Balikpapan – Keluarga yang tangguh akan melahirkan generasi penerus yang berkualitas dan berakhlak mulia. Hal tersebut menjadikan keluarga menjadi salah satu pilar penting dalam pembangunan bangsa.

Hal tersebut disampaikan Anggota DPRD Kaltim Hj. Maisyaroh, ST pada sosialisasi Peraturan Daerah (Perda) Nomor 2 Tahun 2022 tentang Penyelenggaraan Pembangunan Ketahanan Keluarga ke-3 di Jalan Ars. Muhammad Kelurahan Klandasan Ulu Kec. Balikpapan Kota, Sabtu (09/02/2024) Pukul 08:00 WITA.

Kegiatan Sosper tersebut dihadiri oleh antusiasme warga setempat yang ingin memahami peran penting keluarga dalam membangun masyarakat yang tangguh.

Hj. Fitri dalam pemaparannya, menekankan pentingnya Perda No. 2 Tahun 2022 sebagai landasan hukum dalam membangun ketahanan keluarga di Kaltim.

“Perda ini menjadi pedoman bagi pemerintah, masyarakat, dan dunia usaha dalam mewujudkan keluarga yang tangguh dan sejahtera,” tuturnya.

Lebih lanjut, Hj. Fitri pun mengajak masyarakat untuk meningkatkan ketahanan keuarga.

“Ketahanan keluarga memiliki delapan fungsi utama, yaitu fungsi keagamaan, sosial budaya, pendidikan, ekonomi, kesehatan, reproduksi, perlindungan, dan pengasuhan,” tambahnya.

Legislator ini pun menjelaskan bahwa keluarga yang tangguh adalah keluarga yang mampu menjalankan delapan fungsi ini dengan baik.

Anggota DPRD Kaltim Hj. Fitri Maisyaroh, ST, berharap sosialisasi ini dapat meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya membangun ketahanan keluarga.

“Kami juga berharap masyarakat dapat berperan aktif dalam mewujudkan keluarga yang tangguh dengan menerapkan delapan fungsi keluarga dalam kehidupan sehari-hari,” tandasnya. (*)

Copyright © 2026 LatestIDN