Gelar Sosper di Bontang, Anggota DPRD Kaltim Harun Al Rasyid: Optimalkan Fungsi Keluarga, Menuju Keluarga Sejahtera

Gelar Sosper di Bontang, Anggota DPRD Kaltim Harun Al Rasyid: Optimalkan Fungsi Keluarga, Menuju Keluarga Sejahtera

LatestIDN, Bontang – Ratusan warga Bontang antusias mengikuti Sosialisasi Perda Nomor 2 Tahun 2022 tentang Penyelenggaraan Pembangunan Ketahanan Keluarga yang digelar oleh Anggota DPRD Kalimantan Timur (Kaltim), Harun Al Rasyid. Kegiatan ini berlangsung pada Minggu (18/02/2024) Pukul 10:00 WITA di Jalan Aip II Ks Tubun RT.08, Kelurahan Bontang Kuala, Kecamatan Bontang Utara.

Dalam pemaparannya, Legislator dari partai PKS ini menekankan pentingnya keluarga sebagai pondasi utama dalam membangun masyarakat yang sejahtera.

“Keluarga merupakan unit terkecil dalam masyarakat yang memiliki peran krusial dalam membentuk karakter dan generasi bangsa,” tuturnya.

Lebih lanjut, Harun memaparkan delapan fungsi keluarga yang perlu dioptimalkan, yaitu fungsi keagamaan, sosial budaya, kasih sayang, perlindungan, reproduksi, pendidikan, ekonomi, dan lingkungan.

“Delapan fungsi ini saling terkait dan harus dijalankan secara seimbang. Ketika keluarga mampu menjalankan fungsinya dengan baik, maka tercipta keluarga yang sejahtera dan tangguh,” paparnya.

Harun pun mengajak masyarakat Bontang untuk aktif dalam berbagai kegiatan yang mendukung ketahanan keluarga, seperti Posyandu, PKK, dan Bina Keluarga Remaja (BKR).

“Pemerintah daerah telah menyediakan berbagai program dan kegiatan untuk mendukung ketahanan keluarga. Saya harap masyarakat dapat memanfaatkannya dengan maksimal,” imbuhnya.

Antusiasme peserta terlihat dari pertanyaan yang diajukan pada sesi tanya jawab. Hal ini menunjukkan bahwa masyarakat Bontang memiliki kesadaran tinggi akan pentingnya ketahanan keluarga.

Legislator yang juga seorang hafidz Qur’an ini berharap sosialisasi ini dapat meningkatkan pemahaman masyarakat tentang Perda Ketahanan Keluarga dan mendorong mereka untuk aktif dalam mewujudkan keluarga yang sejahtera.

“Keluarga yang sejahtera adalah kunci untuk membangun masyarakat yang sejahtera dan tangguh,” pungkasnya. (*)

Membangun Keluarga Tangguh di Balikpapan,  Hj. Fitri Maisyaroh, ST Gelar Sosialisasi Perda No. 2 Tahun 2022

Membangun Keluarga Tangguh di Balikpapan, Hj. Fitri Maisyaroh, ST Gelar Sosialisasi Perda No. 2 Tahun 2022

LatetIDN, Balikpapan – Keluarga merupakan pilar fundamental dalam pembangunan bangsa. Keluarga yang tangguh akan melahirkan generasi penerus yang berkualitas dan berakhlak mulia. Hal inilah yang menjadi fokus dalam Sosialisasi Peraturan Daerah Nomor 2 Tahun 2022 tentang Penyelenggaraan Pembangunan Ketahanan Keluarga yang digelar oleh Hj. Fitri Maisyaroh, ST, Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Timur dari Fraksi PKS.

Acara yang berlangsung pada hari Minggu (18/02/2024) Pukul 10:00 WITA di Jalan Praja Bakti I, Kelurahan Sepinggan, ini dihadiri oleh antusiasme warga setempat yang ingin memahami peran penting keluarga dalam membangun masyarakat yang tangguh.

Hj. Fitri, dalam sambutannya, menekankan pentingnya Perda No. 2 Tahun 2022 sebagai landasan hukum dalam membangun ketahanan keluarga di Kaltim.

“Perda ini menjadi pedoman bagi pemerintah, masyarakat, dan dunia usaha dalam mewujudkan keluarga yang tangguh dan sejahtera,” tuturnya.

Lebih lanjut, Hj. Fitri menjelaskan bahwa ketahanan keluarga memiliki delapan fungsi utama, yaitu fungsi keagamaan, sosial budaya, pendidikan, ekonomi, kesehatan, reproduksi, perlindungan, dan pengasuhan.

“Keluarga yang tangguh adalah keluarga yang mampu menjalankan delapan fungsi ini dengan baik,” imbuhnya.

Anggota DPRD Kaltim Hj. Fitri Maisyaroh, ST, berharap sosialisasi ini dapat meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya membangun ketahanan keluarga.

“Kami juga berharap masyarakat dapat berperan aktif dalam mewujudkan keluarga yang tangguh dengan menerapkan delapan fungsi keluarga dalam kehidupan sehari-hari,” harapnya.

Memperkuat Semangat Kebangsaan di Era Globalisasi: Hj. Fitri Maisyaroh Gelar Sosbang di Balikpapan

Memperkuat Semangat Kebangsaan di Era Globalisasi: Hj. Fitri Maisyaroh Gelar Sosbang di Balikpapan

LatestIDN, Balikpapan – Anggota DPRD Kalimantan Timur, Hj. Fitri Maisyaroh, ST menggelar Sosialisasi Wawasan Kebangsaan (Sosbang) di Wilayah II Kota Balikpapan, tepatnya di Jalan Praja Bakti I, Kelurahan Sepinggan, pada hari Minggu (25/2/2024).

Kegiatan ini dihadiri oleh ratusan peserta dari berbagai latar belakang. Antusiasme peserta terlihat saat mendengar pemaparan dari

Hj. Fitri mengatakan, sosialisasi ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat tentang nilai-nilai kebangsaan dan empat pilar kebangsaan, yaitu Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika.

Politisi dari partai PKS ini menambahkan, bahwa sosialisasi ini sangat penting untuk dilakukan di tengah era globalisasi saat ini, di mana berbagai budaya dan informasi dari luar negeri masuk dengan mudah ke Indonesia.

“Di era globalisasi ini, penting bagi kita untuk memiliki pemahaman yang kuat tentang nilai-nilai kebangsaan agar tidak terpengaruh oleh budaya asing yang tidak sesuai dengan Pancasila,” ujarnya.

Lebih lanjut, Fitri berharap agar kegiatan ini dapat meningkatkan rasa cinta tanah air dan nasionalisme di kalangan masyarakat, serta mendorong mereka untuk lebih aktif dalam menjaga persatuan dan kesatuan bangsa.

“Saya berharap dengan adanya sosialisasi ini, semangat kebangsaan kita semakin kuat dan kita semua dapat bersatu padu untuk membangun bangsa Indonesia yang lebih maju dan sejahtera,” kata Anggota DPRD Kaltim, Hj. Fitri Maisyaroh, ST. (*)

Gelar Sosper Ketahanan Keluarga, Encik Warnadi: Solusi Membangun Keluarga Bahagia dan Harmonis

Gelar Sosper Ketahanan Keluarga, Encik Warnadi: Solusi Membangun Keluarga Bahagia dan Harmonis

  1. LatestIDN, Samarinda – Anggota DPRD Kalimantan Timur (Kaltim) Encik Wardani menggelar Sosialisasi Peraturan Daerah (Perda) Ke-II Nomor 2 Tahun 2022 tentang Penyelenggaraan Pembangunan Ketahanan Keluarga di Jalan Juanda 4, Kecamatan Samarinda Ulu, Minggu (10/3/2024) malam.

Sosialisasi yang digelar tepat pada pukul 20:00 WITA ini dihadiri oleh warga Samarinda dari berbagai latar belakang. Mereka tampak antusias mengikuti sosialisasi dan mendengarkan penjelasan dari Encik Wardani.

Encik Wardani mengungkapkan, saat ini angka perceraian di Samarinda terbilang tinggi. Setiap hari, selalu ada sidang perceraian yang terjadi di Pengadilan Agama Samarinda. Hal ini tentu sangat memprihatinkan, terutama bagi anak-anak yang menjadi korban.

“Perceraian ini kan dampaknya luar biasa. Yang paling merasakan dampaknya itu adalah anak-anak. Maka dengan itu, hadirnya perda ini diharapkan dapat menekan angka perceraian secara bijak,” ujarnya.

Menurut Encik, perda ini merupakan solusi untuk membangun keluarga yang tangguh dan harmonis. Perda ini memuat berbagai aspek, mulai dari ketahanan ekonomi, pendidikan, kesehatan, hingga sosial budaya.

“Perda ini juga memuat tentang bagaimana peran pemerintah dan masyarakat dalam membangun ketahanan keluarga. Jadi, tidak hanya pemerintah, tapi masyarakat juga harus berperan aktif,” terangnya.

Legislator dari partai PKS ini berharap, melalui sosialisasi ini, masyarakat dapat memahami isi dan tujuan dari Perda Ketahanan Keluarga. Sehingga, perda ini dapat diimplementasikan dengan baik dan mampu menekan angka perceraian di Samarinda.

“Saya berharap, dengan sosialisasi ini, masyarakat bisa memahami isi dan tujuan dari perda ini. Sehingga, perda ini dapat diimplementasikan dengan baik dan mampu menekan angka perceraian di Samarinda,” pungkasnya. (*)

Anggota DPRD Kaltim Encik Wardani Ajak Warga Samarinda Amalkan Empat Pilar Kebangsaan

Anggota DPRD Kaltim Encik Wardani Ajak Warga Samarinda Amalkan Empat Pilar Kebangsaan

LatestIDN, Samarinda– Anggota DPRD Kalimantan Timur (Kaltim) Encik Wardani mengajak warga Samarinda untuk selalu mengamalkan empat pilar kebangsaan dalam kehidupan sehari-hari. Hal tersebut disampaikannya saat Sosialisasi Wawasan Kebangsaan yang diadakan di Aula Kantor Kecamatan Sambutan pada hari Selasa (30/01/2023) malam pukul 20:00 WITA.

Empat pilar kebangsaan yang dimaksud adalah Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), dan Bhinneka Tunggal Ika. Encik Wardani mengatakan bahwa keempat pilar tersebut merupakan fondasi utama bagi bangsa Indonesia untuk tetap berdiri kokoh di tengah berbagai tantangan dan dinamika global.

“Empat pilar kebangsaan harus selalu kita pantik kembali untuk terus memupuk nasionalisme kita sebagai warga negara kesatuan republik Indonesia,” kata Encik Wardani. “Melalui hal ini kita sebagai warga negara harus mengamalkan penuh Pancasila dan Undang-undang Dasar 1945 dalam menjadlani kehidupan sebagai warga negara.”

Legislator dari partai PKS ini  juga menekankan pentingnya menjaga persatuan dan kesatuan bangsa di tengah keberagaman yang dimiliki Indonesia. Ia mengajak seluruh warga Sambutan untuk saling menghormati dan toleransi antar sesama, serta tidak mudah terprovokasi oleh berita bohong dan ujaran kebencian yang dapat memecah belah persatuan bangsa.

“Mari kita jaga persatuan dan kesatuan kita untuk terus menjaga keutuhan bangsa yang kita cintai ini,” ajak Encik Wardani.

Sosialisasi Wawasan Kebangsaan ini dihadiri oleh ratusan peserta dari berbagai latar belakang yang berbeda. Tampak mereka sangat antusias mengikuti kegiatan, ditandai dengan sesi tanya jawab.

Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan pemahaman dan kesadaran masyarakat tentang pentingnya wawasan kebangsaan dalam menjaga keutuhan NKRI.

“Mari kita jaga persatuan dan kesatuan kita untuk terus menjaga keutuhan.bangsa yang kita cintai ini,” pungkasnya. (*)

Merawat Bhinneka Tunggal Ika: Harun Al Rasyid Dorong Pemahaman Empat Pilar Kebangsaan di Bontang

Merawat Bhinneka Tunggal Ika: Harun Al Rasyid Dorong Pemahaman Empat Pilar Kebangsaan di Bontang

LatestIDN, Bontang – Anggota DPRD Kalimantan Timur (Kaltim) Harun Al Rasyid menggelar Sosialisasi Wawasan Kebangsaan (Sosbang) ke-1 di Hotel Andika, Berbas Tengah, Bontang Selatan, Bontang pada hari Selasa (30/01/2024) pukul 15:30 WITA.

Kegiatan ini dihadiri oleh ratusan peserta dari berbagai elemen masyarakat. Sosbang ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat tentang wawasan kebangsaan dan Empat Pilar Kebangsaan, yaitu Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika.

Dalam sambutannya, Harun Al Rasyid menekankan pentingnya menjaga persatuan dan kesatuan bangsa di tengah era globalisasi yang penuh dengan tantangan.

“Di era globalisasi ini, kita dihadapkan dengan berbagai macam ideologi dan budaya asing. Oleh karena itu, penting bagi kita untuk memiliki pemahaman yang kuat tentang wawasan kebangsaan dan Empat Pilar Kebangsaan,” ujar Harun.

Lebih lanjut, politisi dari partai PKS ini menjelaskan bahwa Empat Pilar Kebangsaan merupakan fondasi bagi bangsa Indonesia.

“Pancasila adalah ideologi negara, UUD 1945 adalah konstitusi negara, NKRI adalah bentuk negara, dan Bhinneka Tunggal Ika adalah semboyan negara. Keempat pilar ini harus kita jaga dan amalkan dalam kehidupan sehari-hari,” tegasnya.

Legislator yang juga merupakan hafidz quran ini berharap kegiatan Sosbang tersebut dapat memberikan manfaat bagi masyarakat dan meningkatkan rasa cinta tanah air.

“Saya berharap dengan kegiatan ini, masyarakat dapat memahami dan mengamalkan nilai-nilai luhur bangsa yang terkandung dalam Empat Pilar Kebangsaan. Sehingga, kita dapat bersama-sama menjaga persatuan dan kesatuan bangsa,” pungkasnya. (*)

Anggota DPRD Kaltim Hj. Fitri Maisyaroh ST Gelar Sosialisasi Wawasan Kebangsaan di Balikpapan

Anggota DPRD Kaltim Hj. Fitri Maisyaroh ST Gelar Sosialisasi Wawasan Kebangsaan di Balikpapan

LatestIDN, Balikpapan – Anggota DPRD Kalimantan Timur Hj. Fitri Maisyaroh ST menggelar Sosialisasi Wawasan Kebangsaan (Sosbang) yang pertama di tahun 2024 di Jalan ARS. Muhammad Kelurahan Klandasan Ulu, Kecamatan Balikpapan Kota, pada Rabu (31/01/2023).

Kegiatan ini diikuti oleh ratusan peserta dari berbagai kalangan masyarakat, mulai dari pemuda, karang taruna, hingga tokoh masyarakat.

Sosialisasi wawasan kebangsaan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan penghayatan masyarakat terhadap nilai-nilai kebangsaan, terutama 4 pilar kebangsaan yaitu Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika.

Hj. Fitri Maisyaroh dalam sambutannya mengatakan bahwa wawasan kebangsaan sangat penting untuk ditanamkan kepada masyarakat, terutama generasi muda, di tengah arus globalisasi dan berbagai tantangan yang dihadapi bangsa Indonesia saat ini.

“Di era globalisasi ini, banyak sekali ideologi dan budaya asing yang masuk ke Indonesia. Oleh karena itu, penting bagi kita untuk memiliki pemahaman yang kuat tentang wawasan kebangsaan agar tidak terpengaruh oleh ideologi dan budaya asing yang tidak sesuai dengan nilai-nilai Pancasila,” ujar Fitri.

Lebih lanjut, politisi dari partai PKS ini menjelaskan bahwa 4 pilar kebangsaan merupakan landasan fundamental bagi kehidupan berbangsa dan bernegara di Indonesia.

“Pancasila merupakan dasar negara, UUD 1945 merupakan konstitusi negara, NKRI merupakan bentuk negara, dan Bhinneka Tunggal Ika merupakan semboyan negara. Keempat pilar ini harus kita jaga dan lestarikan bersama,” tegas Fitri.

Pada kesempatan tersebut, Fitri juga mengajak kepada seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga keutuhan dan kemajuan bangsa Indonesia.

“Mari kita bersama-sama membangun karakter bangsa yang unggul dan berwawasan kebangsaan. Tanamkan nilai-nilai kebangsaan kepada anak-anak kita dan jadikanlah mereka sebagai generasi penerus bangsa yang cinta tanah air dan berwawasan kebangsaan,” pungkas Fitri.

Kegiatan sosialisasi wawasan kebangsaan ini juga disertai sesi tanya jawab. Antusiasme peserta terlihat dari banyaknya pertanyaan yang diajukan terkait dengan materi yang disampaikan.

Kegiatan sosialisasi wawasan kebangsaan ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran dan pemahaman masyarakat tentang nilai-nilai kebangsaan dan peran mereka dalam menjaga keutuhan dan kemajuan bangsa Indonesia. (*)

Harun Al Rasyid Sosialisasikan Perda Ketahanan Keluarga di Bontang

Harun Al Rasyid Sosialisasikan Perda Ketahanan Keluarga di Bontang

LatestIDN, Bontang – Anggota DPRD Kalimantan Timur (Kaltim) Harun Al Rasyid menggelar Sosialisasi Peraturan Daerah (Sosper) Nomor 2 Tahun 2022 tentang Penyelenggaraan Pembangunan Ketahanan Keluarga di Jalan Sulawesi, RT. 19 BTN KCY Bontang, Minggu (28/01/2024) Pukul 20:00 WITA.

Kegiatan ini dihadiri oleh ratusan peserta dari berbagai latar belakang. Antusiasme peserta terlihat jelas dari banyaknya pertanyaan dan diskusi yang berlangsung selama acara.

Politisi dari partai PKS ini menjelaskan bahwa tujuan utama perda ini adalah untuk membangun keluarga yang tangguh dan sejahtera.

“Keluarga adalah pondasi utama bangsa. Jika keluarga kuat, maka bangsa ini juga akan kuat,” ujarnya.

Lebih lanjut, legislator yang juga seorang hafidz Qur’an ini menjelaskan bahwa Perda Ketahanan Keluarga memuat berbagai aspek penting, seperti pendidikan, kesehatan, ekonomi, dan sosial budaya.

“Perda ini diharapkan dapat menjadi pedoman bagi semua pihak dalam membangun ketahanan keluarga,” kata Harun.

Ia berharap, dengan adanya Sosper ini, masyarakat Bontang dapat memahami dan mengimplementasikan Perda Ketahanan Keluarga dalam kehidupan sehari-hari.

“Saya berharap, Perda ini dapat menjadi solusi untuk berbagai permasalahan yang dihadapi oleh keluarga di Bontang,” ungkapnya.

Harun juga berharap, Sosper ini dapat meningkatkan peran aktif masyarakat dalam membangun ketahanan keluarga.

“Mari kita bersama-sama membangun keluarga yang tangguh dan sejahtera demi kemajuan Kota Bontang dan Kalimantan Timur,” tandasnya. (*)

Tekan Angka Perceraian, Anggota DPRD Kaltim Encik Wardani Sosialisasikan Perda Ketahanan Keluarga di Samarinda

Tekan Angka Perceraian, Anggota DPRD Kaltim Encik Wardani Sosialisasikan Perda Ketahanan Keluarga di Samarinda

LatestIDN, Samarinda – Anggota DPRD Kalimantan Timur (Kaltim) Encik Wardani menggelar Sosialisasi Peraturan Daerah (Perda) Nomor 2 Tahun 2022 tentang Penyelenggaraan Pembangunan Ketahanan Keluarga di Jalan Wahid Hasyim 2, Gang Unggul, Kecamatan Samarinda Utara, pada Jumat (27/01/2024) pukul 20:00WITA.

Sosialisasi ini dihadiri oleh ratusan warga yang antusias mendengarkan penjelasan Encik Wardani tentang Perda Ketahanan Keluarga.

Dalam pemaparannya, Legislator dari PKS ini mengungkapkan keprihatinannya terhadap tingginya angka perceraian di Kota Samarinda.

“Melalui peraturan ini, kita berharap bahwa angka perceraian di Kota Samarinda pada khususnya dan Provinsi Kalimatan Timur pada umumnya dapat ditekan,” kata Encik.

Dia menambahkan, perceraian tidak boleh dibiarkan, terlebih di Samarinda tiap hari ada kasus perceraian terjadi.

“Karena angka perceraian di Samarinda saja, setiap harinya ada sidang perceraian yang terjadi. Ini hal yang tidak boleh dibiarkan. Maka dari itu, melalui peraturan ini pemerintah hadir pada masalah yang dialami oleh masyarakat,” tuturnya.

Lebih jauh, Encik menjelaskan Perda Ketahanan Keluarga bertujuan untuk mewujudkan keluarga yang tangguh dan sejahtera. Keluarga yang tangguh dan sejahtera adalah keluarga yang mampu menghadapi berbagai permasalahan dan tantangan kehidupan.

“Perda ini memuat berbagai program dan kegiatan yang bertujuan untuk meningkatkan ketahanan keluarga,” ungkapnya.

“Seperti program pendidikan bagi orang tua, program pembinaan ketahanan keluarga, dan program pemberdayaan ekonomi keluarga,” tambahnya.

Encik Wardani berharap, dengan adanya Perda Ketahanan Keluarga ini, angka perceraian di Kaltim dapat menurun dan keluarga-keluarga di Kaltim dapat menjadi keluarga yang tangguh dan sejahtera.

“Semoga dengan ini, angka perceraian turun dan keluarga kita tetap utuh,” harap Anggota DPRD Kaltim, Encik Wardani. (*)

Hj. Fitri Maisyaroh ST Gelar Sosper Penyelenggaraan Bantuan Hukum, Perluas Akses Keadilan bagi Warga Balikpapan

Hj. Fitri Maisyaroh ST Gelar Sosper Penyelenggaraan Bantuan Hukum, Perluas Akses Keadilan bagi Warga Balikpapan

LatestIDN, Balikpapan – Anggota DPRD Kaltim, Hj. Fitri Maisyaroh ST, tak henti-hentinya memperjuangkan keadilan bagi masyarakat. Pada Jumat, 26 Januari 2024 pukul 16:00 WITA, beliau menggelar sosialisasi Perda Kaltim No 5 Tahun 2019 tentang Penyelenggaraan Bantuan Hukum di Balikpapan.

Sosialisasi yang diselenggarakan tepatnya di Jalan ARS. Muhammad Kelurahan Klandasan Ulu, Kecamatan Balikpapan Kota ini diikuti oleh ratusan masyarakat dari berbagai latar belakang yang berbeda. Tampak antusiasme yang tinggi dari para peserta.

Hj. Fitri Maisyaroh mengatakan bahwa akses keadilan bagi semua orang, terutama bagi mereka yang kurang mampu, sangatlah penting.

“Perda ini diciptakan untuk memastikan bahwa warga yang tidak mampu secara finansial tidak terkendala dalam mendapatkan pendampingan hukum ketika menghadapi masalah,” ujarnya.

Politisi dari PKS ini menambahkan bahwa Perda tersebut mengatur tentang hak dan kewajiban warga dalam mendapatkan bantuan hukum, serta tata cara penyelenggaraan bantuan hukum. Bantuan yang diberikan meliputi konsultasi hukum, pembuatan surat-surat hukum, pendampingan di luar pengadilan, hingga perwakilan di pengadilan.

Masyarakat yang menghadapi persoalan hukum, lanjutnya, dapat didampingi secara gratis, sehingga tidak perlu khawatir.

“Insya Allah bantuan hukum ini gratis, yang dibiayai oleh negara atau pemerintah,” ucapnya.

Lebih lanjut, beliau juga menuturkan bahwa jika ingin mendapatkan bantuan hukum, masyarakat dapat menyampaikan permohonannya kepada lembaga hukum yang telah bekerja sama dengan pemerintah.

Hj. Fitri Maisyaroh berharap sosialisasi ini menjadi jembatan penghubung agar masyarakat yang membutuhkan tidak ragu untuk meminta bantuan.

“Jangan takut dan merasa sendiri. Perda ini menjamin hak Anda untuk mendapatkan pendampingan hukum yang layak,” tegasnya. (*)

Copyright © 2026 LatestIDN