Sangatta. Untuk mendengar penyampaian pandangan umum anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kutai Timur dan fraksi-fraksi terhadap Nota Penjelasan Pemerintah mengenai Rancangan Rancangan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Rancangan Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Tahun Anggaran 2024. DPRD Kabupaten Kutai Timur akan menggelar Rapat Paripurna ke-18. Continue reading →
Advertorial
Dinkes Bontang Gelar Lomba Balita Sehat, Bayi Sehat Wujudkan Bontang Bebas Stunting
Bontang. Dalam upaya strategis untuk meningkatkan kualitas manusia dan masyarakat Indonesia, Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang terus berfokus pada perbaikan kualitas anak sejak bayi dan balita. Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bontang, Aji Erlynawati, mengungkapkan pentingnya peran bayi dan balita sebagai unit sosial terkecil dalam masyarakat yang memiliki dampak strategis terhadap peningkatan derajat kesehatan masyarakat.
Pernyataan ini disampaikan saat membuka Lomba Balita Sehat yang diselenggarakan oleh Dinas Kesehatan (Dinkes) Bontang di Auditorium 3D pada Kamis (13/7/2023). Lomba tersebut mengangkat tema “Bayi Sehat Wujudkan Bontang Bebas Stunting” dan merupakan wujud kepedulian Pemkot Bontang terhadap generasi penerus bangsa, karena masa lima tahun pertama kehidupan sangat kritis dalam pembentukan kualitas manusia dan tidak dapat diulang.
Sekda Aji Erlynawati menegaskan bahwa masa balita, yang sering disebut sebagai “Golden Periode” atau masa emas, menjadi fase penting dalam perkembangan kualitas manusia. Anak-anak yang sedang berkembang membutuhkan asupan gizi yang baik, stimulasi yang sesuai dengan tahap perkembangan mereka, serta akses kepada layanan kesehatan berkualitas agar pertumbuhan dan perkembangan mereka dapat terdeteksi secara dini.
“Dalam rangka mencapai target penurunan stunting, Pemkot Bontang telah bekerja keras dan melaksanakan upaya strategis yang melibatkan berbagai pihak, termasuk pemerintah, organisasi, dan masyarakat. Lomba Balita Sehat menjadi salah satu upaya promosi kesehatan untuk mempercepat penurunan stunting. Tujuan lomba ini adalah untuk meningkatkan kesadaran dan kepedulian keluarga serta masyarakat dalam memberikan perhatian yang lebih besar kepada bayi dan balita, dengan fokus pada peningkatan kualitas hidup, pertumbuhan, dan perkembangan mereka,” ungkapnya.
Diharapkan Lomba Balita Sehat dapat menjadi ajang tahunan yang memotivasi semua pihak, baik pemerintah maupun orang tua, untuk memberikan perhatian yang cukup terhadap anak-anak di Kota Bontang agar mereka dapat tumbuh sehat secara optimal. Sekda Aji Erlynawati memberikan selamat kepada para pemenang lomba dan mengucapkan terima kasih kepada semua peserta yang telah merawat, mendidik, dan membimbing balita mereka dengan baik. Upaya ini diharapkan akan memberikan kontribusi dalam menciptakan generasi penerus bangsa yang berkualitas dan mengurangi angka stunting di Kota Bontang.
DPRD Kutim Gelar Pertandingan Mini Soccer Sebagai Ajang Motivasi Bagi Anak Muda Untuk Berolahraga
Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kutai Timur (Kutim) tidak hanya sibuk dengan urusan politik dan pemerintahan, tetapi juga peduli dengan kesehatan dan olahraga. Hal ini terlihat dari pertandingan mini soccer yang digelar oleh DPRD Kutim bersama Aliansi Jurnalis Kutai Timur (AJKT) di Halaman Sekretariat DPRD Kutim, Rabu (12/07/2023).
Pertandingan yang berlangsung seru dan sengit itu diikuti oleh Sekretaris Dewan (Sekwan) Juliansyah, Ketua DPRD Kutim Joni, dan beberapa anggota dewan lainnya, seperti dr Novel Tyty Paembonan, Ramadhani, Yan, dan Yosep Udau. Mereka bermain bersama staf sekretariat DPRD Kutim melawan tim AJKT yang terdiri dari sejumlah wartawan.
Ketua DPRD Kutim Joni mengatakan bahwa pertandingan mini soccer tersebut bukan hanya sebagai ajang silaturahmi antara DPRD Kutim dan AJKT, tetapi juga sebagai ajang motivasi bagi anak muda untuk berolahraga.
“Kami ingin memberikan contoh kepada anak muda bahwa olahraga itu penting untuk menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh. Apalagi di masa pandemi seperti ini, kita harus tetap menjaga imunitas tubuh dengan berolahraga secara rutin,” ujar Joni.
Ia menambahkan bahwa olahraga juga bermanfaat untuk meningkatkan kinerja dan produktivitas dalam bekerja. Ia berharap pertandingan mini soccer ini bisa menjadi inspirasi bagi masyarakat, khususnya anak muda, untuk lebih giat berolahraga.
“Olahraga itu tidak harus mahal atau susah. Cukup dengan bermain bola di lapangan rumput seperti ini, kita sudah bisa merasakan manfaatnya. Kami mengajak anak muda untuk tidak malas berolahraga dan tidak hanya asyik dengan gadget atau media sosial,” tutur Joni.
Sementara itu, Sekretaris AJKT Asdar H. Odding mengapresiasi inisiatif DPRD Kutim yang menggelar pertandingan mini soccer sebagai ajang motivasi bagi anak muda untuk berolahraga.
“Kami sangat mendukung kegiatan ini karena selain mempererat hubungan antara DPRD Kutim dan AJKT, juga memberikan semangat kepada anak muda untuk lebih peduli dengan kesehatan dan olahraga. Kami yakin olahraga bisa membentuk karakter yang positif dan disiplin bagi anak muda,” kata Asdar.
Asdar juga mengucapkan terima kasih kepada DPRD Kutim yang telah menyediakan fasilitas lapangan untuk digunakan oleh masyarakat yang ingin berolahraga.
“Kami berterima kasih kepada DPRD Kutim yang telah membuka lapangan ini untuk umum. Kami berharap fasilitas ini bisa dimanfaatkan dengan baik oleh masyarakat, khususnya anak muda, untuk berolahraga secara rutin dan bertanggung jawab,” pungkas Asdar. (ADV/bid)
Melalui Tanding Mini Soccer, DPRD Kutim Jalin Silaturahmi Bersama AJKT
Dalam rangka mempererat silaturahmi, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kutai Timur (Kutim) mengajak Aliansi Jurnalis Kutai Timur (AJKT) untuk bermain mini soccer di Halaman Sekretariat DPRD Kutim, Rabu (12/07/2023).
Pertandingan yang berlangsung seru dan sengit itu disaksikan oleh Ketua DPRD Kutim Joni dan beberapa anggota dewan yang turut bermain, seperti dr Novel Tyty Paembonan, Ramadhani, Yan, Yosep Udau dan Sekretaris Dewan (Sekwan) Juliansyah.
Ketua DPRD Kutim Joni mengapresiasi pertandingan persahabatan antara wartawan AJKT dan DPRD Kutim yang berakhir dengan skor imbang 0-0.
“Pertandingan pada sore hari ini antara AJKT versus DPRD Kutim luar biasa sangat seru, dengan kedudukan imbang 0-0 artinya bisa berlanjut lagi di Minggu yang akan datang,” ucap Joni.
Ia berharap pertandingan selanjutnya bisa lebih meriah dengan kehadiran wartawan AJKT yang belum bisa ikut serta kali ini.
“Diharapkan rekan-rekan AJKT yang belum bisa hadir, nantinya bisa hadir untuk menambah keseruan pertandingan selanjutnya. Mudah-mudahan minggu depan rekan-rekan AJKT lebih kuat lagi dan bisa memenangkan pertandingan,” harapnya.
Joni juga mengatakan bahwa kegiatan silaturahmi seperti mini soccer ini bermanfaat untuk menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh.
“Selain dari anggota wartawan, mungkin komunitas lain mau ajang silaturahmi bisa menggunakan fasilitas lapangan DPRD Kutim, artinya tiap sore kalau mau main mini soccer silahkan,” ungkapnya.
Sekretaris AJKT Asdar H. Odding menyambut baik liga persahabatan mini soccer antara AJKT dengan DPRD Kutim.
“Tadi pertandingannya sangat luar biasa, baik dari AJKT dan DPRD Kutim saling adu serangan. Kami yakin pertandingan selanjutnya pasti akan kami menangkan,” ujar dengan penuh optimis. (ADV/bid)
Dampingi Bupati Kutim Tinjau Kegiatan MPLS, Ini Kata Kadisdikbud
LATESBONTANG – Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kutai Timur (Kutim), Mulyono telah melakukan monitoring pelaksanaan masa pengenalan lingkungan sekolah (MPLS) dengan mengunjungi sejumlah sekolah jenjang jenjang TK, SD dan SMP. Ini berkenaan dengan penerimaan siswa-siswi baru tahun ajaran 2023/2024.
Dalam monitoring hari pertama, Senin (10/7/2023), Mulyono mengaku tengah mendampingi Bupati dan Buda PAUD Kutim.
“Jadi dihari pertama pelaksanaan MPLS, saya mendampingi bapak Bupati dan Bunda PAUD melakukan kunjungan ke beberapa sekolah baik jenjang TK, SD dan SMP. Alhamdulillah berjalan sesuai dengan yang kita rencanakan, ” ucap Mulyono saat ditemui awak media, Rabu (12/07/2023).
Mulyono mengungkapkan waktu pelaksanaan MPLS di tiap sekolah, disesuaikan dengan jenjang pendidikannya, contohnya, untuk siswa yang baru masuk di kelas 1 SD kegiatan MPLS berlangsung selama dua minggu.
“Untuk kelas dua selama seminggu dan untuk kelas 3 keatas MPLS berlangsung selama tiga hari,” ungkapnya.
Hal ini sesuai dengan arahan dari Kementrian Pendidikan Kebudayaan Riset dan Tekhnologi (Kemendikbud Ristek) yang meminta setiap daerah untuk menerapkan proses belajar yang menyenangkan terutama di jenjang transisi PAUD ke SD.
“Nah, dalam prakteknya setiap guru harus bisa membuat suasana belajar yang menyenangkan termasuk sistem belajarnya juga ada sedikit perubahan dan yang terpenting tidak ada lagi kewajiban harus bisa baca tulis dan berhitung (calistung) terutama untuk anak didik baru,” ujarnya.
Pengenalan calistung khususnya untuk anak didik baru, setiap sekolah bisa di lakukan dengan suasana pembelajaran yang menyenangkan dan berkesan, akan menarik minat peserta didik untuk terlibat secara aktif, sehingga tujuan pembelajaran dapat dicapai maksimal.
“Ini tidak boleh di paksa untuk sudah bisa calistung, termasuk misalnya di kelas dua belum bisa, kita masih berikan toleransi,” pungkasnya.(adv).
Hadiri Pembukaan TMMD ke-117, Ketua DPRD Minta Perusahaan Berpartisipasi
LATESBONTANG – Ketua DPRD Kutai Timur (Kutim), Joni menghadiri upacara pembukaan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-117 Kodim 0909/KTM, di lapangan upacara, Jalan Kelapa Gading, Desa Sukamaju Kecamatan Kongbeng, Kutim, Rabu (12/7/2023).
Kepada awak media, Joni menyampaikan apresiasi atas program TMMD tersebut dan berharap kegiatan dalat terlaksana dengan lancar dan sukses sampai selesai.
”Kami atas nama Pimpinan DPRD dan Anggota DPRD Kutai Timur mengucapkan selamat atas terselenggaranya TMMD di Kecamatan Kongbeng, semoga kegiatan ini sukses dan lancar hingga selesai sehingga bisa membangun perekonomian desa,” ujarnya.
Joni menilai program TMMD yang salah satunya pembangunan jalan penghubung, sangat membantu pemerintah daerah. Sebab kepiawaian TNI yang menemukan jalan pintas dengan jarak 2,7 kilometer.
Hal ini dimaksudkan, jalan pintas yang akan dibangun tersebut lebih dekat jika dibandingkan dengan jalan yang tengah digunakan oleh masyarakat saat ini, yakni berkisar 5 kilometer.
Dengan begitu, menurut Joni, pembanguan jalan lewat program TMMD tersebut mengurangi pembiayaan.
“Artinya ini mengurangi biaya untuk pembangunan, Alhamdullilah pemerintah juga mengsuport kurang lebih 2 miliar. Mudah-mudahan ini bisa dilaksanakan dengan baik oleh TNI AD sesuai dengan apa yang diharapkan TNI AD dan masyarakat setempat,” tuturnya.
Joni menyebut TMMD sebagai program gotong royong. Untuk itu, pihak ketiga atau perusahaan harus ikut mengsuport kegiatan, sebagaimana dipesankan oleh Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman.
“Ya namanya kerja gotong royong pihak ketiga harus ikut ambil bagian, paling tidak perusahaan yang beroperasi di kecamatan ini,” jelas Joni. (adv).
BKPSDM Kutim Laksanakan Pembekalan Ujian Dinas Pegawai
LATESBONTANG – Rabu (12/7/2023), Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kutim bersama BKN Regional VIl Banjarmasin mengadakan pembukaan dan pembekalan bagi 159 pegawai di lingkungan Pemkab Kutim yang akan mengikuti Ujian Dinas. Pelaksanaan Ujian Dinas merupakan salah satu syarat kenaikan pangkat regular golongan ASN.
Pembekalan ujian dinas ini digelar dua hari, hingga 13 Juli 2023 dan dibuka di Ruang Meranti, Kantor Bupati Kutim, Bukit Pelangi, Rabu (12/7).
Dalam paparannya, Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik Setkab Kutim Tejo Yuwono menyatakan, dalam Peraturan Pemerintah (PP) nomor 12 tahun 2022 menyatakan bahwa kenaikan pangkat bagi Pegawai Negeri Sipil (PNS) merupakan salah satu cara untuk meningkatkan prestasi kerja dan pengabdian PNS kepada negara, maka kenaikan seyogyanya diberikan secara adil dengan mekanisme yang berdasarkan asas kompetensi.
“Kita semua berharap agara berbagai upaya dan langkah yang telah dijalankan oleh Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Kabupaten Kutai Timur (Kutim) yang bekerjasama dengan Kantor Regional VII BKN Banjarmasin bisa bermanfaat untuk mendorong pengembangan karier saudara sekalian,” ucap Tejo Yuwono di Ruang Meranti, Kantor Bupati Kutim, Bukit Pelangi, Rabu (12/7).
Tejo Yuwono menjelaskan bahwa peserta ujian akan dibekali dengan berbagai materi yang nantinya akan diujikan dan dilanjutkan dengan pelaksanaan Uji Kompetensi menggunakan Computer Assisted Test (CAT).
“Saya harap para peserta ujian agar benar-benar mengikuti pelaksanaan pembekalan dan ujian ini dengan sebaik-baiknya,” harapnya.
Tejo Yuwono menyampaikan terima kasih kepada Kantor Regional VII BKN Banjarmasin yang telah membantu terselenggaranya kegiatan tersebut.
“Semoga dengan adanya ujian ini, akan terwujud SDM Aparatur yang lebih berkompeten dan professional dalam tugas-tugas pelayanan publik yang prima,” ujarnya.
Lewat siaran daring aplikasi zoom, Kepala Kantor Regional VII BKN Banjarmasin A. Darmuji mengatakan, ujian dinas digelar dalam rangka meningkatkan pelaksanaan pembinaan PNS yang berdasarkan sistem prestasi dan sistem karier.
“Kita ketahui bahwa, pangkat ini menunjukkan kedudukan, yang menunjukkan tingkat. Dimana seorang PNS berdasarkan catatannya, dalam rangkaian susunan kepegawaian dan ini digunakan sebagai dasar dalam penggajian,” jelasnya.
Ia menambahkan, bahwa kenaikan pangkat adalah penghargaan yang diberikana atas dasar prestasi dan pengabdian PNS terhadap negara. Adapun materi-materi yang disusun dalam SE BKN, untuk ujian dinas tingat I, jenis tes terdiri dari tes wawasan kebangsaan, tes wawasan umum dan substansi-substansi.
“Untuk dinas yang tingkat II, itu ditambahkan adanya tes kompetensi manajerial, sehingga dia sebagai calon pembina mampu dan memiliki kompetensi manajerial yang baik,” terangnya.
Sementara itu, Plh Kepala BKPSDM Kutim Akhmad Tarmiji dalam sambutannya menyampaikan dasar hukum dari penyelenggaraan ujian dinas tersebut yakni Undang-undang Nomor 5 Tahun 2014 Tentang ASN, Peraturan Pemerintah Nomor 12 Tahun 2002 Tentang Perubahan atas Peraturan Pemerintah Nomor 9 Tahun 2000 Tentang Kenaikan Pangkat PNS.
“Peraturan Pemerintah Nomor 11 Tahun 2017 Tentang Manajemen PNS dan Surat Keputusan Bupati Tentang Pedoman Ujian Dinas dan Kenaikan Pangkat,” paparnya.
Akhmad Tarmiji juga menyampaikan selamat datang dan terima kasih kepada Tim BKN Regional VIII Banjarmasin yang sudah memfasilitasi ujian dinas tersebut.
“Jumlah peserta yang ikut ujian hari ini ada 159 orang PNS Kabupaten Kutim dan 1 orang PNS dari Kota Bontang. Jadi totalnya ada 160 yang mengikuti kegiatan pembekalan dan ujian dinas ini,” pungkasnya. (adv/I).
DPRD Kutim Ulas Kilas Balik Perjalanan Perda Perlindungan Perempuan
LATESBONTANG – Anggota DPRD Kutai Timur (Kutim), Hasbullah Yusuf mengulas kilas balik tahapan dan proses pembahasan Raperda Perlindungan Perempuan jadi Perda. Ini saat rapat Paripurna, Selasa (11/7/2023).
Rapat paripurna tersebut tentang persetujuan Persetujuan bersama antara Bupati dan DPRD Kutim terhadap Raperda Inisiatif DPRD Kutim tentang Perlindungan Perempuan.
“Perlindungan perempuan adalah segala upaya yang ditujukan untuk melindungi perempuan rasa aman dalam pemenuhan hak-haknya memberikan perhatian yang konsisten. Simpati yang ditunjukkan untuk mencapai kesetaraan gender salah satu upaya untuk menguatkan perlindungan perempuan adalah dengan membantu pembuatan kebijakan publik soal perempuan salah satu bentuknya adalah dengan menerbitkan Peraturan daerah tentang perlindungan perempuan,” papar Hasbullah selaku Wakil Ketua Pansus.
Ia mengatakan, tujuan perlindungan perempuan, selain mencegah segala bentuk kekerasan terhadap perempuan, juga memberikan rasa aman bagi perempuan dalam menjalankan aktivitas kesehariannya. Dikatakan, dalam konstitusi hak-hak atas Rasa aman terhadap dijamin pada pasal 28j ayat 1 undang-undang Dasar 1945 perempuan ini mengamanatkan pada negara untuk menjamin kenikmatan hak perbedaan gender
“Raperda tentang perlindungan perempuan ini merupakan inisiatif DPRD Kabupaten Kutai Timur alasannya dilakukan oleh panitia khusus yang dibentuk melalui surat keputusan Nomor 10 Tahun 2022,” terang Hasbullah.
Pansus, kata dia, dibentuk segera melaksanakan tugasnya dengan melakukan pertemuan internal publik, hearing, studi banding, rapat pleno dengan rincian sebagai berikut; rapat internal kasus dilaksanakan pada tanggal 4 Juli Tahun 2022 dengan bagian hukum Pemkab dan Dinas Pemberdayaan perempuan dan anak dilaksanakan pada tanggal 8 Juli Tahun 2022 dengan organisasi wanita yang ada di Kutai Timur pada tanggal 21 Juli 2022. Selanjutnya studi banding ke Kabupaten Bandung pada tanggal 18 sampai tanggal 22 Agustus Tahun 2022.
“Pembahasan lanjutan Pansus pada tanggal 12 Desember Tahun 2022 dengan bagian hukum dan dinas terkait pada tanggal 20 Desember 2022 pleno,” beber Hasbullah.
Ia menambahkan, pada tanggal 21 Desember Tahun 2022, seluruh pansus sepakat menyatakan jika isi laporan telah sempurna untuk dapat dilanjutkan pada tahap selanjutnya. Sehingga panitia khusus segera mengirimkan berkas pembagian hukum Pemkab Kutai Timur untuk ditindaklanjuti tetap harmonisasi dan fasilitas fasilitas
“Pada dasarnya tidak ada perubahan signifikan pada raperda tentang perlindungan perempuan dari sikap awal yang diberikan kepada Pansus untuk dibahas tambahan hanya terdapat pada bagian konsideran dengan menambahkan beberapa aturan hukum terkait dalam pasal mengenai hak-hak perempuan penambahan pasal tentang pencegahan dan penambahan pasal terkait ketentuan sanksi sanksi terdiri dari 12 Bab dan 29 pasal yang keseluruhannya telah dicocokkan dengan aturan hukum yang berada di atasnya dan juga mengacu pada naskah akademik sehingga perda dapat disahkan menjadi Perda tentang perlindungan perempuan,” ulas Hasbullah. (adv).
Kutim Akhirnya Miliki Perda Perlindungan Perempuan
LATESBONTANG – Setelah melalui pembahasan dan tahapan lainnya, akhirnya DPRD dan Pemkab Kutai Timur (Kutim) mengesahkan rancangan peraturan daerah (Raperda) tentang Perlindungan Perempuan menjadi peraturan daerah (Perda) dalam rapat paripurna di Sekretariat DPRD Kutim, Bukit Pelangi, Selasa (11/7/2023).
Pengesahan Perda inisiatif dewan itu dilakukan Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman yang bertindak untuk dan atas nama Pemkab Kutim, Ketua DPRD Kutim Joni, Wakil Ketua 1 DPRD Asti Mazar, Wakil Ketua II DPRD 2 Arfan dalam hal ini bertindak atas nama DPRD Kutim
“Pemerintah daerah secara umum menyambut baik perda ini. Terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh anggota dewan atas segala peran-sertanya sehingga Raperda ini dapat terselesaikan sesuai jadwal yang sudah diagendakan menjadi perda,” ucap Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman.
Sementara itu, Anggota DPRD Kutim Hasbullah Yusuf selaku Sekertaris Pansus Perda menyatakan, perlindungan perempuan adalah segala upaya yang ditujukan untuk melindungi perempuan. Rasa aman dalam pemenuhan hak-haknya memberikan perhatian yang konsisten simpati yang ditunjukkan untuk mencapai kesetaraan gender. Salah satu upaya untuk menguatkan perlindungan perempuan adalah dengan membantu pembuatan kebijakan publik soal perempuan salah satu bentuknya adalah dengan menerbitkan Peraturan daerah tentang perlindungan perempuan
Ia mengatakan, tujuan perlindungan perempuan, selain mencegah segala bentuk kekerasan terhadap perempuan juga memberikan rasa aman bagi perempuan dalam menjalankan aktivitas kesehariannya dalam konstitusi hak-hak atas Rasa aman terhadap dijamin pada pasal 28j ayat 1 undang-undang Dasar 1945 perempuan ini mengamanatkan pada negara untuk menjamin kenikmatan hak Perbedaan gender
“Raperda tentang perlindungan perempuan ini merupakan inisiatif DPRD Kabupaten Kutai Timur alasannya dilakukan oleh panitia khusus yang dibentuk melalui surat keputusan Nomor 10 Tahun 2022, 2022 tertanggal 15 Juli 2022,” beber Hasbullah. (adv).
Buka TMMD ke-117, Ini Kata Bupati Kutim
LATESBONTANG – Bupati Kutai Timur (Kutim), Ardiansyah Sulaiman membuka kegiatan Tentara Manunggal Membangun Desa atau TMMD ke-117 Kodim 0909/KTM di Kecamatan Kongbeng.
Pembukaan digelar dalam suatu upacara di lapangan Jalan Kelapa Gading No. 1, Desa Suka Maju, Kecamatan Kongbeng, Rabu (12/7/2023).
Pembukaan TMMD ke-117 ini ditandai penandatangan berita acara antara Dandim 0909/Kutim, Letkol Inf Adi Swastika dengan Bupati Ardiansyah Sulaiman.
Selanjutnya, Bupati Ardiansyah menyerahkan alat kerja secara simbolis kepada personel Satgas TMMD yang terdiri atas prajurit TNI, Polri, dan masyarakat.
TMMD kali ini mengambil tema “Sinergi Lintas Sektoral Mewujudkan Kemanunggalan TNI – Rakyat Semakin Kuat”. Sasaran dari kegiatan tersebut adalah peningkatan jalan sekitar 1 kilometer lebih yang melintasi Desa Makmur Jaya – Desa Suka Makmur, Kecamatan Kongbeng. Jalan ini sebagai akses alternatif dua desa tersebut dalam menghemat jarak tempuh.
Ardiansyah dalam sambutannya saat membuka kegiatan ini mengatakan, TNI Manunggal Membangun Desa adalah program lintas sektoral yang melibatkan TNI, pemerintah daerah, dan segenap lapisan masyarakat. Menurutnya, hal tersebut sebagai salah satu langkah nyata guna mengatasi berbagai permasalahan yang kita hadapi.
“TMMD merupakan bentuk dukungan nyata TNI bagi pemerintah daerah dalam meningkatkan akselerasi pembangunan dan kesejahteraan masyarakat. Kegiatan strategis ini harus tercermin dan dikomunikasikan kepada masyarakat secara jelas sehingga masyarakat ikut serta dalam melaksanakan pembangunan,” ungkapnya.
Dikatakan Ardiansyah, tujuan dan sasarannya harus dipahami, serta manfaatnya harus dirasakan oleh masyarakat sehingga dapat memperkuat dalam mengembangkan potensi masyarakat. Dengan tema Sinergi Lintas Sektoral Mewujudkan Kemanunggalan TNI – Rakyat Semakin Kuat, diharapkan dapat mengajak kepada seluruh elemen masyarakat untuk terus bersinergi dan bekerja sama dengan semangat gotong-royong untuk membangun daerah sekaligus mengatasi berbagai masalah, serta tantangan yang ada dihadapi dengan wujud semangat yang sejalan dengan visi pemerintah yaitu Menata Kutai Timur Sejahtera Untuk Semua.
“Mari bersama kita pelihara semangat kebersamaan dan kemanunggalan antara TNI dan rakyat, dengan membantu dan mendampingi dan berpartisipasi aktif dalam pelaksanaan kegiatan selama TMMD, baik fisik maupun non fisik,” terangnya.
Selanjutnya, kata Bupati, jalin komunikasi dan interaksi yang baik dengan parabprajurit yang melaksanakan kegiatan TMMD di daerah. “Saya atas nama pribadi, pemerintah daerah dan masyarakat Kabupaten Kutai Timur
mengucapkan terima kasih kepada TNI dan semua pihak yang terlibat dalam pelaksanaan TMMD ke – 117 tahun 2023,” ucap Ardiansyah.
Ardiansyah menyebutkan, kegiatan TMMD merupakan keterpaduan antara TNI bersama pemerintah daerah sebagai upaya percepatan terobosan pembangunan di daerah pedesaan serta sebagai langkah peningkatan infrastruktur dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Melalui kegiatan ini, pekerjaan yang kelihatannya berat bisa menjadi ringan karena dilaksanakan secara bersama-sama.
“Pada akhirnya melalui TMMD ini, kita bisa mengoptimalkan berbagai program kegiatan lintas sektoral. Dengan mengucapkan
Bismillahirrahmanirrahim TNI Manunggal Membangun Desa ke – 117 tahun 2023 di Kabupaten Kutai Timur, secara resmi dibuka dan dimulai. Semoga, segala upaya kita bersamaan dengan ridho-nya dan dimudahkan segala urusan dalam melanjutkan pengabdian kepada masyarakat, bangsa dan negara serta agama. Aamiin,” ujarnya.
Hadir dalam acara pembukaan TMMD ke 117, Wakil Bupati Kutim Kasmidi Bulang, Danlanal Sangatta Letkol (P) Shodikin, Kapolres Kutim AKBP Ronni Bonic, Kajari Kutim Robin, Ketua DPRD Kutim Joni, Kepala Bappeda Kutim Sugiyono, para perwira Kodim 0909/Kutim, dan tamu undangan lainnya. (adv).









