Dinas Kesehatan Kota Bontang, IDI Kota Bontang, PPTI Kota Bontang, dan Puskesmas Bontang Selatan 1 Melakukan Sosialisasi dan Skrining TBC di Wilayah Pulau Malahing

Dinas Kesehatan Kota Bontang, IDI Kota Bontang, PPTI Kota Bontang, dan Puskesmas Bontang Selatan 1 Melakukan Sosialisasi dan Skrining TBC di Wilayah Pulau Malahing

Bontang. Dalam upaya meningkatkan pelayanan kesehatan masyarakat, Dinas Kesehatan Kota Bontang bekerjasama dengan IDI Kota Bontang, PPTI Kota Bontang, dan Puskesmas Bontang Selatan 1 telah menggelar sosialisasi dan skrining TBC di wilayah pesisir, khususnya Pulau Malahing.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Bontang, Toetoek Pribadi Ekowati, mejelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk mendeteksi dini kasus tuberkulosis (TBC) di masyarakat, terutama di wilayah yang sulit dijangkau. Sosialisasi ini memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang TBC, gejalanya, cara penularannya, serta pentingnya pemeriksaan dan pengobatan yang tepat.

Pulau Malahing yang merupakan bagian dari wilayah pesisir Kota Bontang menjadi fokus kegiatan ini karena potensi risiko penularan TBC yang lebih tinggi di daerah tersebut. Dengan kerjasama dari IDI Kota Bontang, PPTI Kota Bontang, dan Puskesmas Bontang Selatan 1, upaya pencegahan dan deteksi TBC diharapkan dapat lebih efektif.

“Kami sangat peduli terhadap kesehatan masyarakat di seluruh wilayah Kota Bontang, termasuk daerah pesisir seperti Pulau Malahing. TBC adalah penyakit serius yang dapat memengaruhi kualitas hidup seseorang. Melalui sosialisasi dan skrining ini, kami berharap dapat memberikan akses pemeriksaan dan perawatan yang tepat kepada masyarakat yang membutuhkan,” ungkapnya.

Selain sosialisasi, kegiatan ini juga mencakup skrining TBC, di mana masyarakat yang berisiko atau mengalami gejala TBC dapat menjalani pemeriksaan kesehatan secara gratis. Hasil dari skrining ini akan menjadi dasar untuk tindak lanjut pengobatan dan perawatan yang diperlukan.

Dengan kerjasama lintas sektor dan dukungan dari berbagai pihak, diharapkan program sosialisasi dan skrining TBC ini dapat memberikan manfaat signifikan dalam upaya pencegahan dan pengendalian TBC di Kota Bontang, khususnya di wilayah pesisir seperti Pulau Malahing.

PPDB SMA 2023, DPRD Kutim Sebut Jumlah Calon Peserta Didik Lebih Banyak dari Kuota Sekolah

PPDB SMA 2023, DPRD Kutim Sebut Jumlah Calon Peserta Didik Lebih Banyak dari Kuota Sekolah

LATESBONTANG – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kutai Timur (Kutim) meminta UPT 2 Disdik Provinsi untuk berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan Kaltim khususnya dalam Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) 2023. Sebab jumlah calon peserta didik baru jenjang SMA/SMK melebih kuota sekolah.

Anggota DPRD Kutim Piter Palinggi menyebutkan, tahun ini siswa SMP sederajat di Kutim yang lulus sekolah, berkisar 5000 lebih. Sedangkan kuota sekolah sekolah SMA sederajat di Kutim hanya bisa menampung sekitar 3000 siswa lebih saja.

“Terus mau dikemanakan siswa sisanya. Saya minta kepada kepala UPT 2 Disdik Provinsi yang membawahi Kutim dan Bontang segera berkoordinasi kepada Kadis Pendidikan Provinsi, bagaimana jalan keluarnya kerena mereka harus bersekolah,” ujarnya saat RDP di ruang hearing dewan, Rabu (5/7/2023).

Ia menyebut SMA/SMK sederajat kewenangan Pemprov, termasuk dalam pembangunan gedung sekolah dan lainnya.

“Karena kita ketahui SMA sederajat yang mengatur dari dinas Provinsi, baik itu dari segi pembangunan gedung sekolahnya dan lainnya,” jelas Piter Palinggi.

Legislator Partai Nasdem ini menilai situasi ini butuh perhatian serius agar siswa dapat bersekolah. Meskipun harus mendirikan tenda sebagai pengganti ruang kelas.

“Kalo memang harus didirikan tenda untuk tambahan ruang kelas kami siap bantu koordinasi ke BPBD untuk mendirikan tenda, karena memang begini kondisi di Kutim sangat terbatas ruang kelasnya. Tidak mungkin kita membiarkan anak anak kita tidak sekolah,” pinta Piter Palinggi. (adv).

TMMD di Kutim 2023: TNI Bakal Rintis Jalan 1 Km, Pemkab Siapkan Rp2 Miliar

TMMD di Kutim 2023: TNI Bakal Rintis Jalan 1 Km, Pemkab Siapkan Rp2 Miliar

LATESBONTANG – Jalan alternatif sepanjang 1 kilometer menjadi salah satu sasaran TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) yang akan kembali digelar di Kutai Timur (Kutim). TMMD tahun 2023 ini akan dipusatkan di Kecamatan Kongbeng.

Dandim0909/Kutim, Letkol (Inf) Adi Swastika menyatakan, TMMD kali ini mencakup dua desa antara lain Desa Makmur Jaya dan Desa Suka Makmur. Kegiatan ini dijadwalkan 12 Juli sampai 10 Agustus 2023.

Ia mengatakan, ada beberapa sasaran fisik yang akan dikerjakan, di antaranya peningkatan jalan di Desa Makmur Jaya dan Desa Suka Makmur. Menurutnya, pekerjaan ini sebagai rehab total, karena hampir semua mencakup perbaikan yang ada di desa tersebut.

“Untuk sementara jalannya hanya dilakukan pengerasan mungkin selanjutnya setelah mengikuti stimulasi Pemda ke depan mungkin disediakan untuk pengaspalan,” ujar Dandim, Selasa (4/7/2023).

Adi Swastika menambahkan, untuk anggaran dari Pemda yang nantinya akan digunakan untuk beberapa program fisik dan non fisik. Non fisiknya berupa penyuluhan pertanian, penyuluhan BKKBN terkait stunting, posyandu dan sebagainya, serta penyuluhan Kamtibmas dari Polres Kutim.

“Personil yang akan kita libatkan nanti ada dari Kodim, Polres dan Lanal, kita akan bekerja sama selama 30 hari mulai dari 12 Juli sampai 10 Agustus 2023,” tuturnya.

Wakil Bupati Kutim, Kasmidi Bulang mengatakan, program TMMD bertujuan untuk membuka isolasi daerah-daerah. Membangun jembatan, jalan dan sebagainya. Sasaran dari kegiatan tersebut kali ini adalah Desa Sukamaju, Kecamatan Kongbeng.

Ia mengungkapkan, di lokasi TMMD rencananya akan dibangun jalan sekitar 1 kilometer lebih yang akan menjadi jalan alternatif sehingga menghemat jarak tempuh.

“Awalnya itu, masyarakat harus menempuh sekitar 5 kilometer, nah dengan program ini bisa menghemat jarak tempuh sekitar 2 kilometer lebih,” beber Kasmidi.

Kasmidi menilai dukungan anggaran dari Pemkab Kutim sangat diperlukan untuk menunjang program kegiatan fisik dan non fisik yang akan dilakukan di lokasi TMMD.

“Untuk dukungan APBD besarannya 2 miliar. Jadi nanti outputnya jadi jalan mendekat ada satu mushola ada gorong-gorong dan satu jembatan,” ungkapnya.(adv).

Bahas PPDB Jenjang SMA/SMK, Kadisdikbud Kutim dan UPT 2 Disdik Kaltim Hadiri RDP

Bahas PPDB Jenjang SMA/SMK, Kadisdikbud Kutim dan UPT 2 Disdik Kaltim Hadiri RDP

LATESBONTANG – Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kutai Timur (Kutim), Mulyono bersama dengan UPT 2 Disdik Kalimantan Timur (Kaltim) menghadiri undangan rapat dengar pendapat (RDP) DPRD Kutim di ruang hearing dewan, Rabu (5/7/2023).

Agenda itu membahas mengenai Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) jenjang SMA dan SMK tahun 2023/2024 yang dikeluhkan sejumlah orang tua siswa.

Dalama rapat itu, Mulyono menerangkan bahwa PPDB adalah sebuah singkatan yang berarti Penerimaan Peserta Didik Baru. Sistem ini dirancang oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) dan aturannya telah tercantum dalam Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Permendikbud) Nomor 51/2018.

“Peraturan ini kemudian telah disempurnakan melalui Permendikbud Nomor 44/2019. PPDB merupakan sistem seleksi calon siswa baru yang diterapkan pada setiap jenjang pendidikan, mulai dari TK, SD, SMP, hingga SMA/SMK,’ terang Kadisdikbud.

Mulyono menjelaskan, PPDB merupakan suatu sistem nasional. Artinya, sistem penerimaan ini berlaku di seluruh daerah di Indonesia pada tingkat kabupaten/kota. Perlu diingat, kata dia, tiap provinsi bisa menyelenggarakan jadwal penerimaan yang berbeda satu sama lain, mengikuti alur di tiap daerah. Meski jadwal penyelenggaraan berbeda, proses pendaftaran melalui PPDB di seluruh Indonesia tidak dipungut biaya sama sekali.

“PPDB merupakan proses seleksi yang menggunakan satu server informasi untuk meminimalisir tindak kecurangan,” paparnya.

Sementara itu, Kepala UPT 2 Kaltim Wagiman menjelaskan bahwa sistem seleksi PPDB dilakukan secara online mulai tahun 2020 lalu. Menurutnya, PPDB online menggunakan sistem satu pintu. Seluruh data calon peserta didik yang mendaftar akan dikumpulkan dalam satu database.

Kemudian, lanjut dia, server akan melakukan proses seleksi secara otomatis. Proses seleksi PPDB online dilakukan dalam tiga tahap. Antara lain calon peserta didik atau orang tua/wali melakukan pendaftaran. Operator yang menjalankan server akan melakukan verifikasi berkas. Pada tanggal yang telah ditentukan, sistem akan mengumumkan daftar calon peserta didik yang diterima. Untuk itu, Calon peserta didik bisa langsung mengecek lewat internet.

“Berdasarkan uraian di atas, bisa disimpulkan bahwa PPDB merupakan sebuah sistem seleksi penerimaan calon peserta didik baru yang dilakukan melalui sebuah server tunggal. Sistem ini berlaku untuk setiap jenjang pendidikan, mulai dari TK, SD, SMP, hingga SMA/SMK. Anda perlu mengingat, proses seleksi PPDB ini tidak dipungut biaya sama sekali,” tutur Wagiman.

Rapat dengar pendapat ini dipimpin anggota DPRD Kutim Sayid Anjas. Turut hadir Anggota DPRD Kutim David Rante, Anggota DPRD Kutim Piter Palinggi, Anggota DPRD Kutim Basti Sangga Langi, Anggota DPRD Kutim Jimmi, Anggota DPRD Kutim Yan.

Selanjutnya, hadir Ardianti Rukmana.mewakili SMAN 1 Sangatta Selatan, Kepala Sekolah SMAN 1 Sangatta Utara Tatik Widayani, Kepala Sekolah SMKN 1 Sangatta Utara Abu Bakar, Kepala Sekolah SMKN 2 Sangatta Utara Phinel Kurung, dan undangan lainnya. (adv/i).

Pelatihan Operator Portal Satu Data Statistik Sektoral, Ini Kata Asisten Pemkesra Sekkab Kutim

Pelatihan Operator Portal Satu Data Statistik Sektoral, Ini Kata Asisten Pemkesra Sekkab Kutim

LATESBONTANG – Dinas Komunikasi Informasi Persandian dan Statistik (Diskominfo-Perstik) Kutai Timur (Kutim) menggelar Pelatihan Operator Portal Satu Data Statistik Sektoral Tahun Anggaran 2023 di Hotel Royal Victoria, Selasa (04/07/2023).

Kegiatan ini dibuka Asisten Pemerintahan Umum dan Kesejahteraan Rakyat Sekkab Kutim Poniso Soryo Renggono yang ditandai dengan pengalungan tanda peserta kepada perwakilan peserta.

Dalam wawancara, Poniso mengatakan dalam satu data ini masyarakat bisa mengakses melalui website yang dibuat oleh Pemerintah Kabupaten Kutai Timur.

“Oleh karena itu, kami meminta kepada semua SKPD untuk memberikan data terkait dengan kegiatan di SKPD-nya itu secara valid dan secara akurat agar bisa dipertanggungjawabkan,” ucap Poniso.

Poniso menegaskan, masyarakat harus tahu rencana maupun realisasi pembangunan yang dilakukan di Kabupaten Kutim.

“Informasi ini adalah keterbukaan publik bahwasanya yang dilakukan di pemerintah itu dapat diakses di berbagai situs-situs atau website yang telah dibuat oleh Pemerintah Kabupaten Kutim,” tuturnya.

Tiap tahunnya, kata dia, terdapat kegiatan yang dilakukan pemerintah serta akan disampaikan kepada publik melalui portal web resmi. Poniso melanjutkan, pihak manapun yang meminta data harus berkoordinasi dengan Diskominfo serta mendapat izin.

Kemudian, portal tersebut juga mampu menampung keluhan atau saran dari masyarakat baik melalui laporan maupun fitur lainnya. Laporan tersebut kemudian akan ditindaklanjuti sesuai dengan fungsi dan tupoksi OPD atau badan yang berkaitan.

“Ini sudah sangat bagus portalnya. Jika ini dipadukan tidak ada kritik-kritik yang ditujukan pemerintah, dan sudah bisa dijawab di data Kominfo dengan portal,” ujarnya. (Adv).

Soal Nasib TK2D, Ini Kata Anggota DPRD Kutim Agusriansyah Ridwan

Soal Nasib TK2D, Ini Kata Anggota DPRD Kutim Agusriansyah Ridwan

LATESBONTANG – Anggota DPRD Kutai Timur (Kutim), Agusriansyah Ridwan memastikan siap memperjuangkan nasib para tenaga kerja kontrak daerah (TK2D) yang akan diberhentikan pada November 2023 mendatang sesuai keputusan dari kementerian.

Dikatakan politisi PKS ini, saat ini jumlah TK2D Kutim cukup banyak. Artinya, peran mereka masih sangat menentukan jalannya birokrasi, terutama di Kutim.

“TK2D di Kutim memiliki peran penting dan masih sangat dibutuhkan saat ini,” ujar Agusriansyah kepada kembaratimur.com, Senin (3/7/2023).

Agusriansyah menyatakan, rencana pemerintah pusat menghapus tenaga honorer tanpa ada solusi lain akan menimbulkan masalah baru di tengah masyarakat. Khususnya TK2D Kutim karena akan akan ada ribuan penangguran.

“Kita jelas tidak setuju jika dihapuskan,” pintanya.

Agusriansyah mendukung langkah pemerintah daerah untuk memperjuangkan TK2D agar dipertahankan. Ia berharap Pemkab Kutim terus mengusulkan CPNS dan PPPK agar bisa mengakomodir honorer.

“Harus ada solusi jika TK2D kita benar-benar mau dihapuskan agar tidak mengakibatkan banyak pengangguran,” pungkasnya.(adv).

Anggota DPRD Kaltim Harun Al Rasyid Gelar Sosper di Bontang, Ajak Pemuda Milenial Pahami Perda Ketahanan Keluarga

Anggota DPRD Kaltim Harun Al Rasyid Gelar Sosper di Bontang, Ajak Pemuda Milenial Pahami Perda Ketahanan Keluarga

LATESTBONTANG – Dalam upaya memberikan kesadaran kepada generasi muda mengenai pentingnya membangun ketahanan keluarga sebagai pondasi pembangunan bangsa, Anggota DPRD Kaltim, Harun Al Rasyid, mengadakan sosialisasi mengenai Peraturan Daerah (Perda) Penyelenggaraan Pembangunan Ketahanan Keluarga nomor 2 tahun 2022, Minggu, (02/07/2023) pukul 16.00 WITA. di Cafe Batavia Bontang.

Dalam sosialisasi tersebut, Harun Al Rasyid mengungkapkan bahwa tujuan utama dari sosialisasi ini adalah untuk memberikan pemahaman kepada pemuda milenial tentang hak dan kewajiban setiap anggota keluarga, serta peran penting pemerintah daerah dalam memberikan dukungan dan perlindungan bagi keluarga.

“Melalui Perda ini, diharapkan nilai-nilai penting seperti saling menghormati, berkomunikasi, berbagi, dan bersinergi akan diterapkan oleh generasi muda dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.

Tak hanya itu, legislator dari partai PKS ini juga menyampaikan bahwa Perda ini mengatur tentang pemberdayaan keluarga dalam berbagai aspek, seperti ekonomi, sosial, budaya, dan agama. Harun berharap pemuda milenial dapat menjadi agen perubahan positif bagi keluarga dan masyarakat sekitar dengan mengimplementasikan nilai-nilai dari Perda ini.

Sosialisasi ini pun diikuti oleh pemuda milenial dari berbagai latar belakang, yang penuh antusiasme menyampaikan berbagai pertanyaan, saran, dan masukan terkait Perda Ketahanan Keluarga. Harun Al Rasyid mengharapkan partisipasi aktif dari pemuda milenial dalam sosialisasi ini, sehingga masukan yang konstruktif dapat diberikan untuk penyempurnaan Perda tersebut.

Selain menjadi ajang sosialisasi, Harun Al Rasyid juga berharap acara ini menjadi tonggak awal bagi gerakan pembangunan ketahanan keluarga di Bontang dan Kaltim secara keseluruhan. Dia juga mengajak semua pihak untuk bersama-sama mendukung dan menjaga keluarga sebagai pilar utama dalam masyarakat.

“Mari kita ingat bahwa keluarga adalah fondasi pertama dan utama dalam proses pembelajaran dan pertumbuhan kita. Dengan keluarga yang kuat, bangsa kita pun akan menjadi kuat,” harapnya. (bid)

Bupati Kutim Berikan Motivasi Kepada Atlet Panjat Tebing Jelang Kejurprov

Bupati Kutim Berikan Motivasi Kepada Atlet Panjat Tebing Jelang Kejurprov

Kutim, 3 Juli 2023 – Bupati Kutai Timur (Kutim) Ardiansyah Sulaiman memberikan motivasi kepada 20 atlet panjat tebing yang akan mengikuti Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Kaltim kategori junior. Kejurprov tersebut akan digelar di Balikpapan pada 5-9 Juli 2023.

Dalam kesempatan itu, Ardiansyah berpesan kepada para atlet agar tidak minder dan menunjukkan yang terbaik. Ia juga meminta para atlet untuk mencontoh semangat juang para seniornya yang berhasil meraih prestasi tertinggi di Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kaltim tahun lalu.

“Jadikan motivasi, kalau mereka (senior) bisa, dan saya yakin anak-anaku ini juga pasti mampu membawa nama harum daerah kita,” kata Ardiansyah.

Ardiansyah juga berharap agar para atlet menjaga kondisi fisik agar saat bertanding mampu memberikan hasil maksimal. Ia juga berharap para atlet bisa meraih prestasi yang bisa membanggakan Kabupaten Kutim.

“Kalau sudah selesai kejuaraan, pengurus segera laporkan ke saya, jadi nanti bisa tau apresiasi apa yang bisa kita berikan kepada mereka,” pungkasnya.

Ketua FPTI Kutim Basuki Isnawan menargetkan atletnya bisa masuk dalam jajaran tiga besar dalam ajang Kejurprov kali ini. Optimisme tersebut bukan tanpa alasan, sebab berkaca pada pengalaman para atlet seniornya mampu menjadi juara umum di ajang Porprov tahun lalu.

“Potensi medali ada di kategori putra, baik itu lead maupu speed WR. Dari 26 medali yang di perebutkan kami optimis bisa bawa pulang sebanyak mungkin, mohon doanya agar kami bisa meraih prestasi dan membawa nama harum Kutim,” ucap Basuki.

Ardiansyah berharap agar para atlet bisa meraih prestasi yang membanggakan Kabupaten Kutim.  (*)

Bupati Kutim Singgung Pelabuhan Keyamukan – Maloy saat RAPIM Wilayah KAMMI Kaltimtara

Bupati Kutim Singgung Pelabuhan Keyamukan – Maloy saat RAPIM Wilayah KAMMI Kaltimtara

LATESBONTANG – Bupati Kutai Timur (Kutim), Ardiansyah Sulaiman membuka Rapat Pimpinan (RAPIM) wilayah Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) Kalimatan Timur/Utara (Kaltimtara) Tahun 2023 yang dihadiri sejumlah daerah.

Dalam rapat itu, Ardiansyah menyinggung dua proyek strategis yaitu Pelabuhan Keyamukan dan Pelabuhan Maloy.

“Tidak kalah penting adalah kita punya dua infrastruktur yang sangat megah belum beroperasi yaitu pelabuhan Keyamukan dan Pelabuhan Maloy, Insya Allah tahun depan untuk Pelabuhan Maloy kawasan industri sudah ada 1 perusahaan yang masuk dan siap untuk beroperasi, aturannya masih terus dilakukan,” ujar Ardiansyah.

Untuk Pelabuhan Kenyamukan, Ardiansyah menyebut infrastruktur jalan sedang dikerjakan, mudah-mudahan tahun depan sudah selesai. Ia berharap pembangunan dua pelabuhan tersebut dapat beroperasi sebelum masa jabatannya sebagai kepala daerah berakhir.

“Harus selesai 2024 karena ini adalah salah satu daya dukung peningkatan ekonomi kerakyatan masyarakat, Kabupaten Kutai Timur, jadi menata sistem kepegawaian, mengatasi tim keuangan, menata pembangunan infrastruktur dan lain-lain,” ucapnya.

Menyelesaikan persoalan ini, menurut dia, menjadi makna sederhana dari wujud visi menata Kutai Timur sejahtera untuk semua. Belum lagi kalau berbicara tentang ekonomi kerakyatan melalui program-program yang ada.

“Saudara sekalian selamat mengadakan RAPIM, kolaborasi itu yang saya garis bawahi semua pihak kami PMI dan lain-lain yang tidak ada kata yang terbaik bagi pemuda sebagaimana Sumpah Pemuda yang dulu dikumandangkan sebagai motor penggerak bangsa Indonesia untuk bersatu,” papar Ardiansyah.

Diketahui, kegiatan RAPIM KAMMI Kaltimtara Tahun 2023 ini diikuti sejumlah daerah dari Kaltim dan Kaltara, antara lain:
– Pengurus Daerah KAMMI Samarinda
– Pengurus Daerah KAMMI Bontang
– Pengurus Daerah KAMMI Berau
– Pengurus Daerah KAMMI Balikpapan
– Pengurus Daerah KAMMI Tarakan
– Pengurus Cabang GMNI Kutim
– Pengurus Cabang HMI Kutim
– Pengurus Cabang KOHATI Kutim
– Pengurus Cabang PMII Kutim
– BEM STIE Sangatta
– HIRMA-KT Pusat.

(adv)

Copyright © 2026 LatestIDN