Ketua JMSI Kaltim Serahkan SK Kepengurusan Kepada Ketua JMSI Cabang Kota Bontang

Ketua JMSI Kaltim Serahkan SK Kepengurusan Kepada Ketua JMSI Cabang Kota Bontang

BONTANG – Ketua Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Provinsi Kalimantan Timur, Mohammad Sukri menyerahkan SK Kepengurusan kepada Ketua JMSI Cabang Kota Bontang, Andi Muhammad Nasir di Kantor infosatu.co, Jalan Sungai Barito, Gunung Elai, Kota Bontang pada Senin (22/02/2021)

Andi Nasir mendapat surat mandat sebagai ketua JMSI cabang Kota Bontang per 17 Januari lalu. Ia dipercaya oleh Sukri untuk membentuk kepengurusan JMSI cabang Bontang selama satu bulan.

“Alhamdulillah hari ini kami menyerahkan SK Kepengurusan untuk JMSI Cabang Bontang,” kata Sukri pemilik infosatu.co

SK kepengurusan PC Kota Bonatang bernomor 018/SK-PC/JMSI/KT/II/2021 tentang Pengangkatan Pengurus Cabang JMSI Kota Bontang Provinsi Kaltim Periode 2021 sampai 2026.

Hingga saat ini sudah ada 13 media yang bergabung di JMSI Cabang Kota Bontang diantaranya Newsbontang.com, Infosatu.co, Insitekaltim.com, Linimasa.co, Bekesah.co, JournalToday.id, Beri.id, Natmed.id, Panritanews.com, Gonews.id, Dejournalindonesia.co, Latestbontang.com, dan Inspirasa.co

“Harapan saya di JMSI daerah dapat melengkapi administrasi media masing-masing,” ungkap Sukri menaruh harapan kepada JMSI Bontang yang dijajabat Andi Nasir Owner Bontangnews.com.

Tujuannya untuk mempersiapkan media yang tergabung di JMSI agar mendaftarkan medianya ke Dewan Pers. Dengan begitu, media yang tergabung semuanya bisa terferikasi Dewan Pers dan ini harus mulai sekarang untuk menertibkan administrasinya.

“Target mendatang kami akan memberikan SK kepada JMSI Cabang Kutai Timur,” tambahnya.

Ketua JMSI Cabang Kota Bontang Andi Nasir mengatakan dengan diterimanya Surat Keputusan(SK) Definitif dari JMSI Provinsi Kaltim hari ini, adalah sebuah penghargaan yang harus kita jalankan sebagaimana harapan ketua provinsi tadi.

“Artinya setelah SK diterima langsung bergerak untuk menjalankan roda organisasi, seperti pembenahan administarsi pada anggota, menyusun program kerja dan melakukan silaturahmi kepada para dewan penasehat, dewan pembina dan dewan pakar,”pesannya.

Ia menambahkan pada prinsipnya, kami siap bersinergi dengan siapapun, baik itu Pemerintah Kota Bontang, legislatif maupun yudikatif. (rilis)

DPRD Bontang Desak Pemerintah Tuntaskan Infrastruktur Pasar Baru Loktuan

DPRD Bontang Desak Pemerintah Tuntaskan Infrastruktur Pasar Baru Loktuan

LATEST BONTANG – DPRD Bontang desak pemerintah kota Bontang untuk segera tuntaskan infrastruktur Pasar Baru Loktuan.

Anggota Komisi III DPRD Bontang, Agus Suhadi mengatakan, meski pasar tersebut telah diresmikan pada 10 Januari 2021, akan tetapi belum 100% tuntas.

“Harus cepat diselesaikan,” ujarnya kepada awak media, seusai meninjau lokasi kebakaran Pasar Citra Mas Loktuan, Selasa (17/02/2021).

Dia menambahkan, beberapa titik infrasturktur yang perlu diperbaiki antara lain, Jalan keluar pasar, pagar, gapura dan IPAL yang terhubung ke parit besar.

“Ada 596 pedagang Pasar Citra Mas Loktuan yang menunda kepindahannya ke pasar baru di Jalan Slamet Riyadi Kelurahan Loktuan. Tentu ini perlu menjadi perhatian serius dari Pemkot,” ungkapnya.

Untuk kondisi sekarang, lanjutnya, secara simultan bisa digunakan, hanya saja perlu kesiapan dari PDAM, IPAL di belakang dan drainase di belakang yang butuh dikomunikasikan dengan warga.

“Semoga pemkot Bontang segera mengurusnya, jika perlu sebelum sebelum target 5 bulan penempatan,” harapnya. (*)

Galang Dana untuk Korban Kebakaran Loktuan, Hari Pertama Terkumpul Rp 7.134.750

Galang Dana untuk Korban Kebakaran Loktuan, Hari Pertama Terkumpul Rp 7.134.750

LATEST BONTANG – Galang dana oleh Organisasi Bontang Peduli (OBB) bersama 15 organisasi lainnya untuk korban kebakaran di Pasar Citra Mas Loktuan, Bontang Utara, hari pertama terkumpul Rp 7.134.750.

Ketua OBB, Fatimah menuturkan, kegiatan galang dana dijalan tersebut diadakan selama tiga hari berturut-turut mulai tanggal 10 s/d 12 Februari 2021.

Jazakumullah khairan katsiran kepada masyarakat kota Bontang pengguna jalan atas sedekah dan infak terbaiknya yang sudah diberikan untuk saudara kita di Loktuan. Semoga Allah membalas semua kebaikan yang sudah dilakukan, aamiin ya rabbal alamin,” ujarnya, Rabu (10/02/2021).

Adapun titik kumpul galang dana, diantaranya di titik Amalia, titik Ramayana, titik Pisangan, titik Masjid Al hijrah, dan titik Loktuan.

Jika ada yang berkenan berdonasi, lanjutnya, bisa dititip ke Sekretariat OBB di depan kodim atau samping RM Fajar. Bisa juga melalui transfer ke Bank Syariah Mandiri (BSM) dengan nomor rekening 7116593542 atas nama OBB (Organisasi Bontang Berbagi).

“Setelah transfer, mohon konfirmasi ke nomor bunda ini ya 081344960339,” imbuhnya. (bid)

Penerapan Kaltim Silent, Warga Diminta Kurangi Aktivitas Pada 6-7 Februari

Penerapan Kaltim Silent, Warga Diminta Kurangi Aktivitas Pada 6-7 Februari

LATEST BONTANG – Dalam rangka penerapan Kaltim Silent sesuai dengan instruksi Gubernur Kaltim Isran Noor, setiap warga diminta mengurangi aktivitas pada 6-7 Februari 2021.

Penerapan tersebut disinyalir dengan angka paparan Covid-19 yang kian massif. Maka, seluruh kabupaten/kota di Kaltim termasuk Bontang akan serempak dipastikan bakal menjalankan Kaltim Silent akhir pekan ini.

“Kita lakukan penyemprotan fasilitas publik, pasar dan lainnya. Jadi masyarakat tidak boleh keluar rumah 2 hari. Biar di rumah saja dulu,” ungkapnya saat menggelar rapat bersama Forkopinda di Samarinda, Kamis (04/02/2021).

Sementara itu, Walikota Bontang Neni Moerniaeni mengungkapkan, jika tidak ada aktivitas yang mendesak maka dirumah saja dan ikut saran dari Pemerintah.

“Setiap aturan yang dikeluarkan terkait pencegahan Covid-19 itu bukan untuk kepentingan pemerintah. Tapi kepentingan masyarakat,” kata Neni kepada awak media, Jumat (05/02/2021).

Komandan Kodim 0908 Bontang Letkol Arh Choirul Huda menerangkan, penjagaan akan dilakukan dibeberapa titik, dan berkoordinasi Polres Bontang. Beberapa lalulintas pun akan dialihkan.

Ditambahkannya, pada penjagaan tersebut tidak ada sanksi khusus.

“Jika kedapatan ada yang melanggar, kita arahkan untuk kembali,” pungkasnya. (bid)

Sukses Dikukuhkan, Pengda JMSI Sumbar Dipimpin Yal Azis

Sukses Dikukuhkan, Pengda JMSI Sumbar Dipimpin Yal Azis

PADANG – Pemilihan kepala daerah serentak 2020 di Sumatera Barat, berhasil mengantarkan anak muda milenial sebagai pemimpin daerah. Sebelumnya, pada Pemilu 2019, kaum milenial ini juga banyak yang berhasil mengisi kursi parlemen.

Kaum milenial yang mengisi panggung publik ini, dihadang persoalan yang tak pernah terprediksi sebelumnya. Yakni, Pandemi Covid19 yang mulai masuk Indonesia sejak Maret 2020. Pandemi ini secara langsung akan berdampak pada bonus demografi yang puncaknya akan terjadi di Indonesia pada 2030 mendatang.

“Pengalaman saya saat jadi Plt Bupati Solsel, kerjasama dengan ketua DPRD, Zigo Rolanda yang termasuk anak milenjal, membuahkan prestasi amat baik. Solsel jadi daerah pertama di Sumatera Barat yang mengesahkan APBD 2021,” ungkap Kepala Dinas Kominfo Sumbar, Jasman Rizal yang mewaikili gubernur Sumbar saat membuka webinar sekaligus pelantikan JMSI Sumbar, Rabu (27/1/2021).

Bekerjasama dengan anak muda, terang Jasman, maunya itu serba ringkas dan efektif. Mereka terbiasa fokus pada tujuan.

“Saya melihat, penghargaan yang diberikan JMSI Sumbar pada anak-anak muda sangat bernilai startegis dalam menghadapi tantangan Pandemi Covid19 dan Bonus Demografi yang mungkin akan terjadi di masa depan,” ungkap Jasman.

Sebelumnya, Tim Penilai Tokoh Milenial Inspiratif 2020 JMSI Sumbar, Yofialdi mengungkapkan, 7 tokoh yang diberikan penghargaan, berlatar belakang politisi, kepala daerah, akademisi dan pengusaha.

JMSI melihat, terangnya, pers sebagai pilar keempat demokrasi, berkewajiban untuk ikut berkontribusi aktif mengatasi persoalan yang tengah dihadapi masyarakat.

“Ketujuh tokoh penerima penghargaan yang mewakili sejumlah profesi itu, kami jadikan simbol ke publik, bahwa mengatasi tantangan kedepan itu mesti berkolaborasi. Yakni kolaborasi dunia pendidikan, pengusaha, politisi dan kepala daerah,” ungkap Yofialdi.

Penerima Tokoh Milenial Inspirasi 2020 JMSI Sumbar dari unsur akademisi yakni Sepris Yonaldi (Rektor Universitas Tamansiswa Padang), Iqra Chissa (unsur pengusaha/Ketua BPD HIPMI Sumbar), Zigo Rolanda (unsur politisi/ketua DPRD Solsel).

Selanjutnya, unsur kepala daerah, Audy Joinaldy (Wagub Sumbar terpilih Pilkada 2020), Benny Dwifa Yuswir (bupati Sijunjung terpilih Pilkada 2020), St Riska Tuanku Kerajaan (bupati Dharmasraya terpilih Pilkada 2020) dan Erman Safar (wali kota Bukittinggi terpilih Pilkada 2020).

“Penerima penghargaan ini, semuanya berusia paling tinggi 38 tahun. Di antaranya, bahkan ada yang sudah jadi bupati sejak berusia 26 tahun (St Riska-red),” ungkap Yofialdi.

“Semoga, kehadiran tokoh milenial inspiratif ini dipanggung publik Sumatera Barat, jadi inspirasi bagi generasi bonus demografi dalam menapak tantangan di masa depan,” tambahnya.

JMSI Sumbar Dikukuhkan

Pengukuhan JMSI Sumatera Barat ini dilakukan Sekjen JMSI, Mahmud Marhaba. Sedangkan Pengurus Daerah dipimpin Ketua Syahrial Azis, Aguswanto (Sekum), Al Imran (Bendahara) dengan sejumlah wakil ketua, wakil sekretaris, wakil bendahara dan bidang-bidang, dibacakan Ketua Bidang Hukum dan Advokasi JMSI, Novermal Yuska.

Sedangkan Ketum JMSI, Teguh Santosa hadir secara virtual melalui aplikasi zoom meeting.

Selain itu, acara ini juga dihadiri Kadis Perhubungan Sumbar, Heri Nofiarsi, Kadis Kominfo se-Sumbar, Forkopimda dan undangn lainnya.

Pelantikan ini juga disertai webinar nasional dengan tema “Tantangan Ekonomi pada Pandemi Covid19.”

Menghadirkan tiga narasumber, Rektor UNP yang juga Ketua PWNU Sumbar, Prof Ganefri, Sepris Yonaldi (Rektor Unitas Padang) dan Nevi Zuairina (anggota Komisi VI DPR RI) dengan moderator akademisi UIN Imam Bonjol Padang, Muhammad Taufik. (Relis)Pengurus Daerah (Pengda) Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Sumatera Barat dikukuhkan oleh Pengurus Pusat (PP) JMSI, Rabu (27/01/2020) bertempat di Auditorium Gubernuran Sumatera Barat.

JMSI Sumbar merupakan Pengda ke 6 yang dikukuhkan kepengurusannya oleh PP JMSI yang sebelumnya telah mengukuhkan Pengda Riau, Pengda Sulsel, Pengda Kepri, Pengda Sumut dan Pengda NTB.

Dalam sambutannya Yal Azis demikian Ketua JMSI Sumbar disapa menyinggung keberadaan terbentuknya JMSI pertama kali di Banjarmasin Kalimantan Selatan, 8 Pebruari 2020, sehari sebelum dilaksanakan Hari Pers Nasional 2020.

JMSI sendiri sudah berada di 29 dengan ratusan perusahan pers di tanah air yang tergabung didalamnya. [rilis]

Update Covid-19 Kota Bontang per 22 Januari: 47 Kasus Baru

Update Covid-19 Kota Bontang per 22 Januari: 47 Kasus Baru

Infografis: Diskominfo Bontang

LATEST BONTANG – Update Covid-19 Kota Bontang per 22 Januari 2021, terdapat penambahan kasus baru sebanyak 47 kasus dan ada penambahan satu kasus meninggal dunia.

Berdasarkan infografis yang dirilis Dinas Komunikasi dan Informasi (Diskominfo) Kota Bontang, dari 47 kasus tersebut, saat ini jumlah kasus aktif sebanyak 718.

Sementara, penambahan sembuh sebanyak 18 kasus dengan persentase angka kesembuhan 71.9%. (*)

Pertamina Batal Bangun Proyek Kilang, HIPMI Bontang Soroti Keseriusan Pemerintah Pusat

Pertamina Batal Bangun Proyek Kilang, HIPMI Bontang Soroti Keseriusan Pemerintah Pusat

LATEST BONTANG – Pertamina batal bangun proyek Kilang di Bontang, Himpunan Pengusaha Muda (HIPMI) Bontang Soroti keseriusan pemerintah pusat dalam menangani proyek tersebut.

Ketua BPC HIPMI Bontang Amriadi mengungkapkan, Pemerintah pusat perlu mengembalikan proyek strategis nasional tersebut agar on the track mencapai progres pembangunan yang diinginkan.

“Sangat disayangkan karena proyek tersebut bakal menjadi nafas baru bagi perekonomian di Kota Bontang,” ujarnya kepada media Latest Bontang, Jumat (22/01/2021).

Dia menambahkan, rencana pembangunan tersebut beberapa tahun yang lalu tentu sudah melewati tahap pertimbangan dan evaluasi yang matang, sehingga menjadi tanda tanya BPC HIPMI Bontang.

“Jika lahan menjadi kendala, saya kira ini patut dipertanyakan juga, karena Pemkot sudah siapkan lahan dan proyek ini masuk dalam daftar proyek strategis nasional,” ungkapnya.

Amriadi juga menyoroti statement Joko Widodo pada penyerahan 1.183 sertifikat tanah program strategis 2016 di Balikpapan, Senin (05/12/2016).

Saat itu, Jokowi menegaskan bahwa pembangunan Kilan 350 barel per hari tidak dipindah ke provinsi lain dan tetap di Bontang. Bahkan, ia mengklaim persoalan lahan telah diselesaikan saat itu.

“Jokowi juga pernah berjanji pada kampanyenya 23 Maret 2019 di DOM Balikpapan, bahwa pembangunan Kilang di Bontang akan segera dibangun. Nyatanya tidak ada progres bahkan dihentikan,” tegas Amriadi.

Kebutuhan akan proyek ini, lanjutnya, tentu menjadi sangat penting bagi masyarakat Bontang, sebagai daerah industri yang masih bergantung dominan pada industri khususnya minyak dan gas bumi. Hal ini dikarenakan Pendapatan Asli Daerah (PAD) kota Bontang masih bergantung pada sektor migas.

“Menuju Bontang pasca migas sebuah upaya baik tapi untuk jangka pendek kita belum mandiri. Maka, untuk mencapai kemandirian ekonomi khusus di bidang pariwisata dan perdagangan, perlu upaya sistematis yang serius dilakukan dan direkayasa,” kata Amriadi.

Amri berharap pemerintah pusat dan semua stakeholder terkait dapat mengupayakan proyek Kilang dapat terealisasi pada tahun 2021.

“Semoga ini bisa terwujud, pemerintah bisa mengawalnya,” harapnya.

Untuk diketahui, Pertamina membatalkan proyek kilang baru di Bontang setelah mitra perusahaan, Overseas Oil and Gas LLC atau OOG, mundur dari proyek tersebut.

Direktur Utama Pertamina Nicke Widyawati menyatakan perusahaan bakal fokus mengerjakan lima proyek kilang, yaitu satu Grass Root Refinery (GRR) di Tuban dan empat Refinery Development Master Plan (RDMP) di Balikpapan, Cilacap, Balongan, dan Dumai. Selain itu, pembangunan proyek kilang di Bontang tidak sesuai kebutuhan perusahaan. (*)

Rayakan Hari Jadi ke-48, PDI Perjuangan Kota Bontang Gelar Penanaman Pohon

Rayakan Hari Jadi ke-48, PDI Perjuangan Kota Bontang Gelar Penanaman Pohon

Rayakan hari jadi ke-48, DPC PDI Perjuangan Kota Bontang gelar penanam pohon disekitar Rumah Adat Toraja, Kanaan, Bontang Barat, Sabtu (16/01/2021).

Ketua DPC PDI Perjuangan kota Bontang Maming menuturkan, kegiatan ini juga dalam rangka menyambut hari ulang tahun Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati pada 23 Januari 2021 yang ke-74.

“Hari ini kita menanam 74 pohon dan kegiatan ini akan berlanjut hingga akhir bulan,” ujarnya.

Diketahui, sebelumnya telah dilaksanakan penanaman pohon serentak pada 10 Januari 2021 lalu dengan 48 pohon masing-masing DPC.

Selain penanaman pohon, lanjut Maming, juga dilaksanakan kegiatan lain yaitu pembagian tumpeng kepada masyarakat dan juga para pengurus.

“Terima kasih kepada seluruh pengurus khususnya PAC Bontang Barat yang telah menginisiasi memilih lokasi fasilitas umum ini untuk menanam pohon. ini merupakan fasilitas umum, salah satu aset nasional dan menjadi potensi tempat wisata,” ucapnya.

Oleh karena itu, Maming meminta seluruh jajaran PDI Perjuangan agar membantu pemerintah untuk menjaga lingkungan di Rumah Adat Toraja tersebut.

“Terima kasih juga kepada Dispora karena telah memberi izin kegiatan ini,” ungkapnya.

Sementara itu, PAC Bontang Barat Obeth Mada berharap, dengan kegiatan ini, sekitaran Rumah Adat Toraja menjadi hijau dan bisa menarik para wisatawan untuk berkunjung.

“Dengan penanaman pohon ini, akan menambah suasana hijau di lingkungan rumah adat, dan tentu akan menjadi prioritas PDIP Perjuangan untuk menjaganya,” imbuhnya.

Sebagai informasi, kegiatan yang dilakukan PDI Perjuangan Kota Bontang yang juga dihadiri oleh perwakilan dari Kelurahan Kanaan ini,berlangsung meriah namun tetap memperhatikan protokol kesehatan. Usai menyerahan pohon secara simbolik, dilanjut menanam pohon masing-masing pengurus. (*)

sumber : timesindonesia.co.id

Polres Bontang Imbau Masyarakat Patuhi Aturan Malam Tahun Baru 2021

Polres Bontang Imbau Masyarakat Patuhi Aturan Malam Tahun Baru 2021

LatestBontang.com – Larangan keramaian tahun baru 2021, Polres Bontang imbau masyarakat agar patuhi aturan. Hal ini untuk mencegah penularan Covid-19. Larangan tersebut berdasarkan maklumat dari Kapolri NO. MAK/4XII/2020 dan juga surat edaran Gubernur Kaltim NO. 440/7874/0641-II/B.KESRA.

“Kita pedomanin juga peraturan Wali Kota, di dalam peraturan tersebut sudah ada sanksi. Namun, kami kedepannkan pencegahan, penegakkan hukum adalah langkah terakhir,” ujar Kapolres Bontang AKBP Hanifa Martunas Siringoringo disela-sela Konferensi Pers Akhir Tahun Polres Bontang, Rabu (30/11/2020).

AKBP Hanifa mengungkapkan, pada momentum tahun baru, akan ada patroli skala besar yang bersinergi dengan Dandim 0908 dan Satpol PP.

“Untuk itu, mohon hindari perayaan natal dan kegiatan keagamaan di luar tempat ibadah dengan arak-arakan, pawai dan karnaval juga pesta penyalaan kembang api,” terangnya.

Sementara itu, lanjutnya, pada surat edaran yang diterbitkan Gubernur Kaltim Isran Noor berisi 4 poin. Yakni; pertama kegiatan keagamaan yang bersifat pengumpulan massa dan menjadi tempat berkerumunnya orang banyak, adalah hal yang dilarang, kedua adalah meminta pelaksanaan Pilkada serentak dengan tetap mematuhi protokol kesehatan Covid-19 yang ketat.

Ketiga yaitu Pemerintah pusat, Pemda, bersama tokoh masyarakat, tokoh agama, dan tokoh adat untuk bersama-sama meyakinkan, bahwa ibadah Natal, sebaiknya tidak dalam jumlah yang banyak,” ungkapnya.”Poin terakhir adalah, melarang perayaan pergantian tahun baru 2021 dalam rangka memutus mata rantai penyebaran Covid-19,” imbau Kepala Polres Bontang. (*)

Sumber : timesindonesia.com

Copyright © 2026 LatestIDN