Kutim Miliki 600-an Koperasi Sehat pada 2023

Kutim Miliki 600-an Koperasi Sehat pada 2023

LATESBONTANG – Dinas Koperasi (Diskop) dan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) Kutai Timur (Kutim) mencatat, jumlah koperasi sehat di mencapai 600-an unit pada 2023. Jumlah tersebut meningkat tajam dibandingkan tahun sebelumnya yang hanya berkisar 100-an unit.

Kepala Diskop UMKM Kutim, Darsafani menyatakan, peningkatan jumlah koperasi sehat atau aktif terjadi seiring dengan pembinaan yang dilakukan Diskop UMKM Kutim. Jumlah koperasi sehat saat ini berada di angka 600-an unit.

“Berdasarkan data hasil evaluasi dan monitoring kami sekarang jumlah koperasi sehat berjumlah sekitar 600 unit,” ujar Darsafani saat pembukaan bazar promosi UMKM di halaman Heliped, Kantor Bupati Kutim, Bukit Pelangi, Jumat (7/7/2023) malam.

Darsafani menyebut jumlah koperasi sehat tahun ini meningkat dari tahun lalu yang hanya berkisar 100-300 unit. Menurutnya, salah satu ukuran dari koperasi sehat apabila setiap tahunnya menggelar rapat anggota tahunan (RAT).

“Yang tertib melakukan RAT kita kategorikan masuk koperasi yang sehat,” tuturnya.

Diketahui, jumlah koperasi di Kutim pada tahun 2022 lalu sebanyak 1.138 unit. Namun kala itu, hanya sekitar 100 unit koperasi yang dinyatakan aktif atau sehat. (adv).

Bupati Kutim Buka Bazar Promosi UMKM di Bukit Pelangi

Bupati Kutim Buka Bazar Promosi UMKM di Bukit Pelangi

LATESBONTANG – Pemkab Kutai Timur (Kutim) melalui Dinas Koperasi (Diskop) dan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM), menyemarakkan gebyar peringatan ke-76 tahun Hari Koperasi Nasional (Harkopnas) 2023 dengan kegiatan bazar promosi UMKM.

Dibuka secara resmi Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman pada, Jumat (7/7) malam, kegiatan diikuti 60 pelaku UMKM dan dipusatkan di halaman Heliped, Kantor Bupati Kutim, Bukit Pelangi.

Dalam arahannya, Ardiansyah menyampaikan program pemerintah daerah yang berkaitan dengan pemberdayaan masyarakat, seperti program Rp50 juta/RT yang dinilai telah terlaksana dengan baik.

Ardiansyah menyebut program Rp50 juta/RT, salah satunya mendorong setiap ketua RT untuk membuat pelatihan dan peningkatan SDM bagi pelaku UMKM di wilayahnya masing-masing. “Alhamdulillah program 50 juta/RT di antara masyarakat yang telah mengikuti pelatihan, mereka ternyata sudah ada yang mampu untuk hidup mandiri dan membuat UMKM sendiri. Ini salah satu upaya yang akan terus kita dorong,” ucapnya.

Ardiansyah mengucap syukur karena kegiatan bazar promosi UMKM yang dilaksanakan, kali ini dimeriahkan oleh pelaku UMKM lokal dari berbagai kecamatan di Kutim. Tak jauh berbeda dengan kegiatan serupa yang digelar sebelumnya.

Meski begitu, Ardiansyah tetap meminta Diskop UMKM Kutim untuk lebih giat lagi melakukan pembinaan dan pemberdayaan dengan mendorong peningkatan kualitas produk atau hasil kerajinan dari para pelaku koperasi, UMKM, dan ekonomi kreatif. “Tidak hanya kualitas produksi, mungkin juga kuantitas produksi mana kala mereka bisa masuk pasar global,” ucapnya.

Produk lokal masuk pasar global, Ardiansyah mencontoh pisang gepok yang diminati oleh sejumlah negara. Di lain sisi, pisang gepok juga dipasok ke sejumlah daerah di luar Kaltim. “Kemarin di acara KTNA (Kontak Tani Nelayan Andalan) Provinsi Lampung dan Sumatra Utara siap mengambil pinang gepok kita. Ini salah satu cara kita juga untuk meningkatkan pasar, baik lokal maupun global,” jelasnya.

Terkahir, Ardiansyah mengajak semua lapisan masyarakat untuk meramaikan kegiatan bazar promosi UMKM tersebut.

Sebelumnya, Kepala Diskop UMKM Kutim Darsafani menjelaskan bahwa kegiatan bazar promosi UMKM yang kali ini digelar dalam momentum peringatan Harkopnas 2023, merupakan program rutin Diskop UMKM Kutim. Kegiatan serupa telah sukses dilaksanakan di berbagai titik di wilayah kecamatan.

“Gebyar Harkopnas ini memang sengaja kita rangkai dengan bazar promosi UMKM. Kegiatan promosi UMKM ini adalah rangkaian dari kegiatan roadshow terdahulu yang sudah kita laksanakan di beberapa titik di kecamatan,” sebutnya.

Darsafani menyatakan bazar promosi UMKM bertujuan untuk membangkitkan ekonomi masyarakat. Sejauh ini, kata dia, kegiatan dan program Diskop UMKM Kutim mendapat dukungan dari kepala daerah. Ia menyebut program pembinaan dan peningkatan SDM pelaku koperasi telah digelar rutin tahun ini.

“Kita tahun ini Alhamdullilah mendapat porsi peningkatan SDM pelaku koperasi dan pelaku UMKM, kita ada 34 pelatihan dengan satu angkatan diikuti 30 orang peserta. Jadi 20 angkatan dari koperasi dan 14 angkatan dari UMKM,” bebernya.

Kegiatan Bazar promosi UMKM bertema “Memajukan Koperasi Kunci Kesejahteraan Masyarakat” dalam Harkopnas 2023 Gebyar itu berlangsung dari 7-16 Juli. Ini atas kerjasama dengan Global Entrepreuner Profesional (Genpro) Kalimantan Timur (Kaltim). Turut hadir dalam acara pembukaan Wakil Bupati Kutim Kasmidi Bulang beserta sejumlah pejabat Pemkab Kutim, FKPD, dan tamu undangan lainnya. (adv/IM).

Wabup Kasmidi Buka IPSI Kutim Cup 2023

Wabup Kasmidi Buka IPSI Kutim Cup 2023

LATESBONTANG – Wakil Bupati Kutai Timur (Kutim), Kasmidi Bulang membuka pertandingan Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Cup Tingkat Pra Junior dan Junior Antar Perguruan se- Kutim Tahun 2023, di Gedung Olahraga (GOR) Kudungga Sangatta, Jumat (7/7/2023).

Dalam arahannya, Kasmidi menyatakan, pencak silat salah satu cabang olahraga andalan Indonesia di ajang Internasional. Di Kutim khususnya, pembinaan terhadap olahraga itu jalan terus, mulai tingkat junior maupun senior

“Kegiatan ini adalah bagian dari pada penjaringan bibit bibit muda yang nantinya untuk bisa berkompetisi di event-event. Baik itu daerah, Nasional dan kedepannya bisa Internasional, karena kita tahu bersama bahwa ada event nasional yang selalu bergulir yaitu Pekan Olahraga Nasional. Terus ada juga event daerah yang selalu bergulir yaitu Porda atau Porprov
Pekan Olahraga Provinsi,” beber Kasmidi.

Untuk itu, kata dia, event-event lokal seperti IPSI Cup yang saat ini laksanakan sangat penting sebagai upaya menyiapkan atlit atlit yang unggul sejak dini, agar nantinya bisa bersaing dengan atlit atlit lain di luar Kutim. Sebab, tanpa adanya pembinaan tidak mungkin bisa melahirkan atlit lokal yang handal.

“Atas nama pemerintahan daerah saya ucapkan terima kasih kepada jajaran pengurus IPSI Kutim beserta KONI Kutim yang mensupport atau memberikan motivasi kepada adik-adiknya untuk selalu ada jam terbang. Hari ini mungkin kita lokal tapi tidak menutup kemungkinan adik-adik anak-anak semua, para atlet nanti next ke depan bersaing di Internasional,” ujar Kasmidi.

Kasmidi menegaskan, kegiatan hari ini merupakan bagian dari motivasi kepada atlit muda daerah. Karenanya jangan ragu berolahraga. Selain memberi dan membentuk badan jadi sehat atau memberikan kebugaran bagi badan, olahraga juga memberikan prestasi ketika orang benar-benar serius menggelutinya.

Kasmidi menyebut pemerintah daerah sudah memberikan anggaran yang cukup besar untuk mensuport semua kegiatan olahraga yang ada di Kutim. Harapannya supaya semua cabang olahraga yang ada bisa bersaing dan mampu membawa nama baik khususnya Kabupaten Kutim.

Terkahir, Kasmidi menyampaikan selamat bertanding, dan berpesan agar semua pihak tetap menjunjung sportivitas dalam berkompetisi. Sehingga kegiatan dapat berjalan dengan baik dan lancar. Pesan serupa juga disampaikan kepada wasit agar melakukan tugas secara jujur, adik dan profesional. Jangan sampai ada perlakuan yang merugikan satu pihak.

“Dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim, Penggalangan Atlit Pencak Silat IPSI Kutim Cup Tingkat Pra Junior Dan Junior Antar Perguruan se-Kutim Tahun 2023 secara resmi saya nyatakan dibuka, semoga acara ini berjalan dengan aman dan lancar,” tutupnya.

Hadir dalam acara pembukaan tersebut, Ketua Koni Kutim H. Rudi Hartono, Lanal Sangatta diwakili oleh Letda Laut Arif, Polres Kutim diwakili oleh AKP Fuji, Sekertaris Dispora Kutim Aridiyah Rustam, Ketua Umum IPSI Kutim Faizal Rahman, Sekertaris Umum IPSI Kutim H Imam Sujono, Ketua panitia Khoirul Arifin, dan atlit official dan tamu undangan yang berkisar 250 orang. (adv).

PPDB SMA 2023, DPRD Kutim Sebut Jumlah Calon Peserta Didik Lebih Banyak dari Kuota Sekolah

PPDB SMA 2023, DPRD Kutim Sebut Jumlah Calon Peserta Didik Lebih Banyak dari Kuota Sekolah

LATESBONTANG – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kutai Timur (Kutim) meminta UPT 2 Disdik Provinsi untuk berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan Kaltim khususnya dalam Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) 2023. Sebab jumlah calon peserta didik baru jenjang SMA/SMK melebih kuota sekolah.

Anggota DPRD Kutim Piter Palinggi menyebutkan, tahun ini siswa SMP sederajat di Kutim yang lulus sekolah, berkisar 5000 lebih. Sedangkan kuota sekolah sekolah SMA sederajat di Kutim hanya bisa menampung sekitar 3000 siswa lebih saja.

“Terus mau dikemanakan siswa sisanya. Saya minta kepada kepala UPT 2 Disdik Provinsi yang membawahi Kutim dan Bontang segera berkoordinasi kepada Kadis Pendidikan Provinsi, bagaimana jalan keluarnya kerena mereka harus bersekolah,” ujarnya saat RDP di ruang hearing dewan, Rabu (5/7/2023).

Ia menyebut SMA/SMK sederajat kewenangan Pemprov, termasuk dalam pembangunan gedung sekolah dan lainnya.

“Karena kita ketahui SMA sederajat yang mengatur dari dinas Provinsi, baik itu dari segi pembangunan gedung sekolahnya dan lainnya,” jelas Piter Palinggi.

Legislator Partai Nasdem ini menilai situasi ini butuh perhatian serius agar siswa dapat bersekolah. Meskipun harus mendirikan tenda sebagai pengganti ruang kelas.

“Kalo memang harus didirikan tenda untuk tambahan ruang kelas kami siap bantu koordinasi ke BPBD untuk mendirikan tenda, karena memang begini kondisi di Kutim sangat terbatas ruang kelasnya. Tidak mungkin kita membiarkan anak anak kita tidak sekolah,” pinta Piter Palinggi. (adv).

TMMD di Kutim 2023: TNI Bakal Rintis Jalan 1 Km, Pemkab Siapkan Rp2 Miliar

TMMD di Kutim 2023: TNI Bakal Rintis Jalan 1 Km, Pemkab Siapkan Rp2 Miliar

LATESBONTANG – Jalan alternatif sepanjang 1 kilometer menjadi salah satu sasaran TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) yang akan kembali digelar di Kutai Timur (Kutim). TMMD tahun 2023 ini akan dipusatkan di Kecamatan Kongbeng.

Dandim0909/Kutim, Letkol (Inf) Adi Swastika menyatakan, TMMD kali ini mencakup dua desa antara lain Desa Makmur Jaya dan Desa Suka Makmur. Kegiatan ini dijadwalkan 12 Juli sampai 10 Agustus 2023.

Ia mengatakan, ada beberapa sasaran fisik yang akan dikerjakan, di antaranya peningkatan jalan di Desa Makmur Jaya dan Desa Suka Makmur. Menurutnya, pekerjaan ini sebagai rehab total, karena hampir semua mencakup perbaikan yang ada di desa tersebut.

“Untuk sementara jalannya hanya dilakukan pengerasan mungkin selanjutnya setelah mengikuti stimulasi Pemda ke depan mungkin disediakan untuk pengaspalan,” ujar Dandim, Selasa (4/7/2023).

Adi Swastika menambahkan, untuk anggaran dari Pemda yang nantinya akan digunakan untuk beberapa program fisik dan non fisik. Non fisiknya berupa penyuluhan pertanian, penyuluhan BKKBN terkait stunting, posyandu dan sebagainya, serta penyuluhan Kamtibmas dari Polres Kutim.

“Personil yang akan kita libatkan nanti ada dari Kodim, Polres dan Lanal, kita akan bekerja sama selama 30 hari mulai dari 12 Juli sampai 10 Agustus 2023,” tuturnya.

Wakil Bupati Kutim, Kasmidi Bulang mengatakan, program TMMD bertujuan untuk membuka isolasi daerah-daerah. Membangun jembatan, jalan dan sebagainya. Sasaran dari kegiatan tersebut kali ini adalah Desa Sukamaju, Kecamatan Kongbeng.

Ia mengungkapkan, di lokasi TMMD rencananya akan dibangun jalan sekitar 1 kilometer lebih yang akan menjadi jalan alternatif sehingga menghemat jarak tempuh.

“Awalnya itu, masyarakat harus menempuh sekitar 5 kilometer, nah dengan program ini bisa menghemat jarak tempuh sekitar 2 kilometer lebih,” beber Kasmidi.

Kasmidi menilai dukungan anggaran dari Pemkab Kutim sangat diperlukan untuk menunjang program kegiatan fisik dan non fisik yang akan dilakukan di lokasi TMMD.

“Untuk dukungan APBD besarannya 2 miliar. Jadi nanti outputnya jadi jalan mendekat ada satu mushola ada gorong-gorong dan satu jembatan,” ungkapnya.(adv).

Bahas PPDB Jenjang SMA/SMK, Kadisdikbud Kutim dan UPT 2 Disdik Kaltim Hadiri RDP

Bahas PPDB Jenjang SMA/SMK, Kadisdikbud Kutim dan UPT 2 Disdik Kaltim Hadiri RDP

LATESBONTANG – Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kutai Timur (Kutim), Mulyono bersama dengan UPT 2 Disdik Kalimantan Timur (Kaltim) menghadiri undangan rapat dengar pendapat (RDP) DPRD Kutim di ruang hearing dewan, Rabu (5/7/2023).

Agenda itu membahas mengenai Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) jenjang SMA dan SMK tahun 2023/2024 yang dikeluhkan sejumlah orang tua siswa.

Dalama rapat itu, Mulyono menerangkan bahwa PPDB adalah sebuah singkatan yang berarti Penerimaan Peserta Didik Baru. Sistem ini dirancang oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) dan aturannya telah tercantum dalam Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Permendikbud) Nomor 51/2018.

“Peraturan ini kemudian telah disempurnakan melalui Permendikbud Nomor 44/2019. PPDB merupakan sistem seleksi calon siswa baru yang diterapkan pada setiap jenjang pendidikan, mulai dari TK, SD, SMP, hingga SMA/SMK,’ terang Kadisdikbud.

Mulyono menjelaskan, PPDB merupakan suatu sistem nasional. Artinya, sistem penerimaan ini berlaku di seluruh daerah di Indonesia pada tingkat kabupaten/kota. Perlu diingat, kata dia, tiap provinsi bisa menyelenggarakan jadwal penerimaan yang berbeda satu sama lain, mengikuti alur di tiap daerah. Meski jadwal penyelenggaraan berbeda, proses pendaftaran melalui PPDB di seluruh Indonesia tidak dipungut biaya sama sekali.

“PPDB merupakan proses seleksi yang menggunakan satu server informasi untuk meminimalisir tindak kecurangan,” paparnya.

Sementara itu, Kepala UPT 2 Kaltim Wagiman menjelaskan bahwa sistem seleksi PPDB dilakukan secara online mulai tahun 2020 lalu. Menurutnya, PPDB online menggunakan sistem satu pintu. Seluruh data calon peserta didik yang mendaftar akan dikumpulkan dalam satu database.

Kemudian, lanjut dia, server akan melakukan proses seleksi secara otomatis. Proses seleksi PPDB online dilakukan dalam tiga tahap. Antara lain calon peserta didik atau orang tua/wali melakukan pendaftaran. Operator yang menjalankan server akan melakukan verifikasi berkas. Pada tanggal yang telah ditentukan, sistem akan mengumumkan daftar calon peserta didik yang diterima. Untuk itu, Calon peserta didik bisa langsung mengecek lewat internet.

“Berdasarkan uraian di atas, bisa disimpulkan bahwa PPDB merupakan sebuah sistem seleksi penerimaan calon peserta didik baru yang dilakukan melalui sebuah server tunggal. Sistem ini berlaku untuk setiap jenjang pendidikan, mulai dari TK, SD, SMP, hingga SMA/SMK. Anda perlu mengingat, proses seleksi PPDB ini tidak dipungut biaya sama sekali,” tutur Wagiman.

Rapat dengar pendapat ini dipimpin anggota DPRD Kutim Sayid Anjas. Turut hadir Anggota DPRD Kutim David Rante, Anggota DPRD Kutim Piter Palinggi, Anggota DPRD Kutim Basti Sangga Langi, Anggota DPRD Kutim Jimmi, Anggota DPRD Kutim Yan.

Selanjutnya, hadir Ardianti Rukmana.mewakili SMAN 1 Sangatta Selatan, Kepala Sekolah SMAN 1 Sangatta Utara Tatik Widayani, Kepala Sekolah SMKN 1 Sangatta Utara Abu Bakar, Kepala Sekolah SMKN 2 Sangatta Utara Phinel Kurung, dan undangan lainnya. (adv/i).

Pelatihan Operator Portal Satu Data Statistik Sektoral, Ini Kata Asisten Pemkesra Sekkab Kutim

Pelatihan Operator Portal Satu Data Statistik Sektoral, Ini Kata Asisten Pemkesra Sekkab Kutim

LATESBONTANG – Dinas Komunikasi Informasi Persandian dan Statistik (Diskominfo-Perstik) Kutai Timur (Kutim) menggelar Pelatihan Operator Portal Satu Data Statistik Sektoral Tahun Anggaran 2023 di Hotel Royal Victoria, Selasa (04/07/2023).

Kegiatan ini dibuka Asisten Pemerintahan Umum dan Kesejahteraan Rakyat Sekkab Kutim Poniso Soryo Renggono yang ditandai dengan pengalungan tanda peserta kepada perwakilan peserta.

Dalam wawancara, Poniso mengatakan dalam satu data ini masyarakat bisa mengakses melalui website yang dibuat oleh Pemerintah Kabupaten Kutai Timur.

“Oleh karena itu, kami meminta kepada semua SKPD untuk memberikan data terkait dengan kegiatan di SKPD-nya itu secara valid dan secara akurat agar bisa dipertanggungjawabkan,” ucap Poniso.

Poniso menegaskan, masyarakat harus tahu rencana maupun realisasi pembangunan yang dilakukan di Kabupaten Kutim.

“Informasi ini adalah keterbukaan publik bahwasanya yang dilakukan di pemerintah itu dapat diakses di berbagai situs-situs atau website yang telah dibuat oleh Pemerintah Kabupaten Kutim,” tuturnya.

Tiap tahunnya, kata dia, terdapat kegiatan yang dilakukan pemerintah serta akan disampaikan kepada publik melalui portal web resmi. Poniso melanjutkan, pihak manapun yang meminta data harus berkoordinasi dengan Diskominfo serta mendapat izin.

Kemudian, portal tersebut juga mampu menampung keluhan atau saran dari masyarakat baik melalui laporan maupun fitur lainnya. Laporan tersebut kemudian akan ditindaklanjuti sesuai dengan fungsi dan tupoksi OPD atau badan yang berkaitan.

“Ini sudah sangat bagus portalnya. Jika ini dipadukan tidak ada kritik-kritik yang ditujukan pemerintah, dan sudah bisa dijawab di data Kominfo dengan portal,” ujarnya. (Adv).

Anggota DPRD Kaltim Harun Al Rasyid Gelar Sosper di Bontang, Ajak Pemuda Milenial Pahami Perda Ketahanan Keluarga

Anggota DPRD Kaltim Harun Al Rasyid Gelar Sosper di Bontang, Ajak Pemuda Milenial Pahami Perda Ketahanan Keluarga

LATESTBONTANG – Dalam upaya memberikan kesadaran kepada generasi muda mengenai pentingnya membangun ketahanan keluarga sebagai pondasi pembangunan bangsa, Anggota DPRD Kaltim, Harun Al Rasyid, mengadakan sosialisasi mengenai Peraturan Daerah (Perda) Penyelenggaraan Pembangunan Ketahanan Keluarga nomor 2 tahun 2022, Minggu, (02/07/2023) pukul 16.00 WITA. di Cafe Batavia Bontang.

Dalam sosialisasi tersebut, Harun Al Rasyid mengungkapkan bahwa tujuan utama dari sosialisasi ini adalah untuk memberikan pemahaman kepada pemuda milenial tentang hak dan kewajiban setiap anggota keluarga, serta peran penting pemerintah daerah dalam memberikan dukungan dan perlindungan bagi keluarga.

“Melalui Perda ini, diharapkan nilai-nilai penting seperti saling menghormati, berkomunikasi, berbagi, dan bersinergi akan diterapkan oleh generasi muda dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.

Tak hanya itu, legislator dari partai PKS ini juga menyampaikan bahwa Perda ini mengatur tentang pemberdayaan keluarga dalam berbagai aspek, seperti ekonomi, sosial, budaya, dan agama. Harun berharap pemuda milenial dapat menjadi agen perubahan positif bagi keluarga dan masyarakat sekitar dengan mengimplementasikan nilai-nilai dari Perda ini.

Sosialisasi ini pun diikuti oleh pemuda milenial dari berbagai latar belakang, yang penuh antusiasme menyampaikan berbagai pertanyaan, saran, dan masukan terkait Perda Ketahanan Keluarga. Harun Al Rasyid mengharapkan partisipasi aktif dari pemuda milenial dalam sosialisasi ini, sehingga masukan yang konstruktif dapat diberikan untuk penyempurnaan Perda tersebut.

Selain menjadi ajang sosialisasi, Harun Al Rasyid juga berharap acara ini menjadi tonggak awal bagi gerakan pembangunan ketahanan keluarga di Bontang dan Kaltim secara keseluruhan. Dia juga mengajak semua pihak untuk bersama-sama mendukung dan menjaga keluarga sebagai pilar utama dalam masyarakat.

“Mari kita ingat bahwa keluarga adalah fondasi pertama dan utama dalam proses pembelajaran dan pertumbuhan kita. Dengan keluarga yang kuat, bangsa kita pun akan menjadi kuat,” harapnya. (bid)

Bupati Kutim Singgung Pelabuhan Keyamukan – Maloy saat RAPIM Wilayah KAMMI Kaltimtara

Bupati Kutim Singgung Pelabuhan Keyamukan – Maloy saat RAPIM Wilayah KAMMI Kaltimtara

LATESBONTANG – Bupati Kutai Timur (Kutim), Ardiansyah Sulaiman membuka Rapat Pimpinan (RAPIM) wilayah Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) Kalimatan Timur/Utara (Kaltimtara) Tahun 2023 yang dihadiri sejumlah daerah.

Dalam rapat itu, Ardiansyah menyinggung dua proyek strategis yaitu Pelabuhan Keyamukan dan Pelabuhan Maloy.

“Tidak kalah penting adalah kita punya dua infrastruktur yang sangat megah belum beroperasi yaitu pelabuhan Keyamukan dan Pelabuhan Maloy, Insya Allah tahun depan untuk Pelabuhan Maloy kawasan industri sudah ada 1 perusahaan yang masuk dan siap untuk beroperasi, aturannya masih terus dilakukan,” ujar Ardiansyah.

Untuk Pelabuhan Kenyamukan, Ardiansyah menyebut infrastruktur jalan sedang dikerjakan, mudah-mudahan tahun depan sudah selesai. Ia berharap pembangunan dua pelabuhan tersebut dapat beroperasi sebelum masa jabatannya sebagai kepala daerah berakhir.

“Harus selesai 2024 karena ini adalah salah satu daya dukung peningkatan ekonomi kerakyatan masyarakat, Kabupaten Kutai Timur, jadi menata sistem kepegawaian, mengatasi tim keuangan, menata pembangunan infrastruktur dan lain-lain,” ucapnya.

Menyelesaikan persoalan ini, menurut dia, menjadi makna sederhana dari wujud visi menata Kutai Timur sejahtera untuk semua. Belum lagi kalau berbicara tentang ekonomi kerakyatan melalui program-program yang ada.

“Saudara sekalian selamat mengadakan RAPIM, kolaborasi itu yang saya garis bawahi semua pihak kami PMI dan lain-lain yang tidak ada kata yang terbaik bagi pemuda sebagaimana Sumpah Pemuda yang dulu dikumandangkan sebagai motor penggerak bangsa Indonesia untuk bersatu,” papar Ardiansyah.

Diketahui, kegiatan RAPIM KAMMI Kaltimtara Tahun 2023 ini diikuti sejumlah daerah dari Kaltim dan Kaltara, antara lain:
– Pengurus Daerah KAMMI Samarinda
– Pengurus Daerah KAMMI Bontang
– Pengurus Daerah KAMMI Berau
– Pengurus Daerah KAMMI Balikpapan
– Pengurus Daerah KAMMI Tarakan
– Pengurus Cabang GMNI Kutim
– Pengurus Cabang HMI Kutim
– Pengurus Cabang KOHATI Kutim
– Pengurus Cabang PMII Kutim
– BEM STIE Sangatta
– HIRMA-KT Pusat.

(adv)

Copyright © 2026 LatestIDN