Yasser Arafat Dukung Usulan Pemindahan Kantor Kelurahan Berbas Pantai ke Lantai 2 Pujasera

Yasser Arafat Dukung Usulan Pemindahan Kantor Kelurahan Berbas Pantai ke Lantai 2 Pujasera

Bontang. Anggota Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bontang, Yasser Arafat, mengungkapkan dukungannya terhadap usulan pemindahan Kantor Kelurahan Berbas Pantai ke lantai 2 pusat jasa (pujasera). Menurutnya, memanfaatkan fasilitas yang telah ada akan menghindari pengeluaran anggaran untuk sewa tempat.

“Saya sangat mendukung usulan tersebut karena selain bisa menghemat anggaran, anggaran yang dialokasikan dapat dialihkan ke kebutuhan lain,” ucapnya.

Selain manfaat finansial, Yasser juga melihat pemindahan kantor kelurahan ke lantai 2 pujasera akan membawa dampak positif terhadap para pedagang dan lingkungan sekitar. Menurutnya, ini akan mendorong peningkatan kesadaran para pedagang dalam tata kelola usaha mereka serta menjaga kebersihan area tersebut.

“Secara tidak langsung, pemindahan ini juga bisa mendukung perekonomian masyarakat di sekitar pujasera. Fasilitas seperti air, toilet umum, dan listrik juga akan lebih terjaga,” tambahnya.

Lurah Berbas Pantai, Supriadi, memberikan respons terhadap usulan ini. Ia mengakui bahwa pihaknya akan meninjau ulang usulan tersebut. Namun, Supriadi menjelaskan bahwa pemindahan baru bisa dilakukan setelah masa sewa kantor berakhir, yang direncanakan di akhir tahun mendatang.

“Pada saat masa sewa kantor berakhir, kami akan mengajukan usulan pemindahan ini. Saat ini, proses sewa kantor yang digunakan masih berlangsung,” ungkapnya.

Diketahui bahwa pembangunan Kantor Kelurahan Berbas Pantai mengalami penundaan karena adanya gugatan lahan oleh seorang masyarakat ke Pengadilan Negeri Bontang. Sengketa ini berkaitan dengan klaim kepemilikan lahan seluas 1.045,5 meter persegi yang didasarkan pada surat akta jual beli tanah tahun 1982. Proses peradilan masih berlanjut dalam tahap pembuktian dokumen dari kedua belah pihak.

Wakil Bupati Kutim Apresiasi Peringatan HAN yang Fokus pada Perlindungan Anak

Wakil Bupati Kutim Apresiasi Peringatan HAN yang Fokus pada Perlindungan Anak

Wakil Bupati Kutai Timur (Kutim) Kasmidi Bulang mengapresiasi pelaksanaan Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) yang digelar oleh Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI) Kutim di Gedung Serba Guna (GSG) Kawasan Perkantoran Bukit Pelangi, Sangatta, Selasa (25/07/2023).

Kasmidi mengatakan bahwa peringatan HAN yang mengusung tema “Bersahabat Dengan Gadget” ini sangat relevan dengan kondisi saat ini. Menurutnya, pemanfaatan teknologi dapat berdampak positif dan negatif terhadap anak, sehingga penting untuk memberikan edukasi kepada anak-anak tentang penggunaan teknologi secara bijak.

“Saya mengapresiasi LPAI Kutim yang telah menggelar kegiatan ini. Hal ini menunjukkan bahwa LPAI Kutim sangat peduli terhadap perlindungan anak,” ujar Kasmidi.

Kasmidi juga menyampaikan bahwa pemerintah Kutim berkomitmen untuk melindungi hak-hak anak. Pemerintah telah mengeluarkan berbagai kebijakan untuk melindungi anak, seperti Peraturan Bupati Kutim Nomor 12 Tahun 2022 tentang Penyelenggaraan Perlindungan Anak.

“Kami akan terus berkomitmen untuk melindungi hak-hak anak,” tegas Kasmidi.

Dalam kesempatan tersebut, Kasmidi juga memberikan bantuan kepada anak-anak yang kurang mampu. Bantuan tersebut berupa uang tunai, perlengkapan sekolah, dan alat-alat olahraga.

Kasmidi berharap bantuan tersebut dapat membantu anak-anak untuk meraih cita-citanya. (*)

Wakil Bupati Kutim Lepas Kontingen Pramuka Menuju Ajang Jambore Dunia di Korsel

Wakil Bupati Kutim Lepas Kontingen Pramuka Menuju Ajang Jambore Dunia di Korsel

Kesempatan bersejarah untuk mengukir prestasi di tingkat internasional telah tiba. Wakil Bupati Kutai Timur, Kasmidi Bulang, memberi penghormatan dengan melepas kontingen Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kutim yang akan berpartisipasi dalam 25th World Scout Jamboree 2023 di Korea Selatan (Korsel). Upacara pelepasan penuh semangat berlangsung di halaman Kantor Bupati Kutim, Bukit Pelangi, pada Rabu, 26 Juli 2023.

Dalam momen yang membanggakan ini, Kasmidi Bulang memberikan penghargaan dan apresiasi kepada kontingen Kwarcab Gerakan Pramuka Kutim yang ikut ambil bagian dalam ajang Gerakan Pramuka Internasional di Korsel. Dengan bangga, ia menyatakan, “Pramuka Kutim memiliki kemampuan dan potensi yang luar biasa. Kini saatnya untuk memamerkan kehebatan kita kepada dunia.”

Kasmidi Bulang berpesan kepada peserta untuk menjalani kegiatan Jambore dengan baik dan menjaga citra baik diri serta daerah mereka. Ia mengajak mereka untuk menjadi duta yang membanggakan Kutai Timur, Kalimantan Timur, dan Indonesia dalam skala internasional.

Wakil Bupati juga menjelaskan bahwa Jambore Dunia ke-25 ini akan diikuti oleh pandu-pandu dari 83 negara. Kontingen Indonesia, yang terdiri dari 1.456 Pramuka Penggalang dan Pramuka Penegak, akan mewakili semangat dan keberagaman dari 18 kwartir daerah dan kwartir nasional.

Dengan doa yang tulus, Kasmidi Bulang mengucapkan selamat kepada peserta yang akan mewakili Kutai Timur dalam Jambore Dunia. Ia berharap agar perjalanan mereka dapat berjalan lancar dan mereka akan kembali dengan cerita sukses dan pengalaman berharga bagi daerah dan negara. (*)

Wakil Bupati Kutim Bangga Lepas Kontingen Pramuka ke Jambore Dunia di Korsel

Wakil Bupati Kutim Bangga Lepas Kontingen Pramuka ke Jambore Dunia di Korsel

Semangat dan semangat belajar mewarnai momen bersejarah di Kantor Bupati Kutai Timur (Kutim) ketika Wakil Bupati Kutai Timur, Kasmidi Bulang, dengan bangga melepas kontingen Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kutim yang akan mengikuti 25th World Scout Jamboree 2023 di Korea Selatan (Korsel). Acara pelepasan ini berlangsung di halaman Kantor Bupati Kutim, Bukit Pelangi, pada Rabu, (26/072023).

Dalam sambutannya, Kasmidi Bulang menyampaikan apresiasi dan rasa bangganya atas partisipasi Kontingen Kwarcab Gerakan Pramuka Kutim dalam ajang Gerakan Pramuka Internasional di Korea Selatan. Ia menjelaskan, “Saya sangat bangga dengan adik-adik pramuka yang memiliki bakat dan kemampuan multi-talenta. Ini adalah kesempatan untuk memperlihatkan kepada dunia kehebatan Pramuka Kutim.”

Wakil Bupati berharap peserta dapat menjalani kegiatan Jambore dengan sukses dan menjaga nama baik diri serta daerah mereka. Ia juga mengajak mereka untuk mengharumkan nama Kutim, Kalimantan Timur, dan Indonesia pada umumnya di ajang internasional ini. “Jadilah duta yang baik dan berikan kesan positif bagi daerah dan negara kita,” kata Kasmidi.

Kasmidi juga menjelaskan bahwa Jambore Dunia ke-25 ini akan diikuti oleh pandu-pandu dari 83 negara. Kontingen Indonesia terdiri dari 1.456 Pramuka Penggalang dan Pramuka Penegak, yang mewakili 18 kwartir daerah dan kwartir nasional.

Dengan doa dan harapan, Kasmidi mengucapkan selamat kepada peserta yang akan mengikuti Jambore Dunia. Ia berharap agar mereka dapat melakukan perjalanan dengan selamat sampai tujuan dan kembali dengan selamat pula ke Kutai Timur. (*)

Dukungan Pemerintah Kabupaten Kutai Timur pada Pengenalan Ibadah Haji Sejak Dini

Dukungan Pemerintah Kabupaten Kutai Timur pada Pengenalan Ibadah Haji Sejak Dini

Ruang Mesjid Al-Faruq di Pemerintahan Kabupaten Kutai Timur (Kutim) dipenuhi semangat ketika lebih dari 2.285 murid Taman Kanak-kanak (TK) dari Kecamatan Sangatta Utara dan Sangatta Selatan berkumpul dalam acara istimewa. Ikatan Guru Taman Kanak-Kanak Indonesia (IGTKI) Kabupaten Kutim menyelenggarakan simulasi Pengenalan Ibadah Haji yang didukung sepenuhnya oleh Pemerintah Kabupaten Kutai Timur pada Kamis, 27 Juli 2023.

Dengan tema “Mewujudkan Cinta Allah SWT dan Rasulnya,” acara ini memberikan kesempatan berharga bagi anak-anak untuk merasakan esensi dan makna dari salah satu rukun Islam yang penting. Penggunaan metode simulasi bertujuan untuk memudahkan pemahaman mereka terhadap langkah-langkah dan pentingnya ibadah haji.

Ardiansyah Sulaiman, Bupati Kutai Timur, memberikan dukungan penuh pada acara ini dengan hadir dalam pembukaan. “Mengenalkan agama dan budaya sejak usia dini merupakan investasi berharga dalam membentuk karakter dan moral generasi mendatang,” ujarnya. Kehadiran Bupati dan para pejabat terkait, termasuk Wakil Bupati Kutim Kasmidi Bulang dan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Mulyono, menunjukkan komitmen kuat dalam menyokong pendidikan agama.

Simulasi Pengenalan Ibadah Haji ini juga mendapat dukungan penuh dari Bunda PAUD Kabupaten Ny Siti Robiah. Ia menegaskan pentingnya pengenalan agama dan budaya dalam membentuk kepribadian anak-anak sejak dini.

Dengan kehadiran lebih dari 300 guru dan 470 pendamping serta komite, acara ini sukses menggambarkan kolaborasi antara pemerintah, lembaga pendidikan, dan komunitas dalam memberikan pendidikan agama yang mendalam dan bermakna bagi generasi muda. Melalui Pengenalan Ibadah Haji ini, diharapkan anak-anak Kutai Timur akan semakin memahami pentingnya ibadah dalam kehidupan mereka.

Bupati Kutai Timur Buka Simulasi Ibadah Haji untuk 2.285 Murid TK di Mesjid Al-Faruq

Bupati Kutai Timur Buka Simulasi Ibadah Haji untuk 2.285 Murid TK di Mesjid Al-Faruq

Pagi itu, cahaya matahari menyapa Mesjid Al-Faruq di Kabupaten Kutai Timur (Kutim) dengan hangat. Suasana khidmat memenuhi ruang mesjid saat lebih dari 2.285 siswa dan siswi Taman Kanak-kanak (TK) dari Kecamatan Sangatta Utara dan Sangatta Selatan berkumpul untuk mengikuti acara istimewa. Bupati Kutai Timur, Ardiansyah Sulaiman, memimpin acara Pengenalan Ibadah Haji yang diselenggarakan oleh Ikatan Guru Taman Kanak-Kanak Indonesia (IGTKI) Kabupaten Kutim pada Kamis, (27/07/2023).

Dalam momen yang penuh makna ini, anak-anak ini hadir untuk merasakan esensi ibadah haji melalui simulasi yang interaktif. Dengan tema “Mewujudkan Cinta Allah SWT dan Rasulnya,” acara ini bertujuan untuk mengenalkan salah satu rukun Islam yang penting kepada generasi muda sejak dini.

Metode simulasi dipilih untuk memastikan anak-anak dapat memahami dengan lebih baik tentang langkah-langkah dan makna dari ibadah haji. Sebanyak 42 TK turut serta dalam acara ini, dengan dukungan dari 307 guru serta 476 pendamping dan komite yang turut menjaga kelancaran kegiatan.

Ardiansyah Sulaiman, Bupati Kutai Timur, dalam sambutannya menggarisbawahi pentingnya pendidikan agama bagi anak-anak. Ia mengapresiasi upaya IGTKI dalam menyelenggarakan acara tersebut. “Mengenalkan nilai-nilai agama kepada anak-anak sejak dini merupakan investasi besar bagi masa depan mereka dan bangsa,” ujarnya.

Acara ini juga turut dihadiri oleh Wakil Bupati Kutim Kasmidi Bulang, Bunda PAUD Kabupaten Ny Siti Robiah, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Mulyono, serta sejumlah undangan penting lainnya. Keberadaan mereka dalam acara ini menunjukkan dukungan terhadap upaya memberikan pendidikan agama yang kokoh dan mendalam kepada generasi muda Kutai Timur.

Melalui simulasi Pengenalan Ibadah Haji di Mesjid Al-Faruq ini, diharapkan anak-anak dapat memperoleh pemahaman awal tentang ibadah haji secara menyeluruh. Dengan dukungan penuh dari pemerintah daerah dan lembaga pendidikan, generasi muda Kutai Timur semakin mendekatkan diri kepada pemahaman yang lebih mendalam mengenai nilai-nilai agama dan tradisi Islam. (*)

Peningkatan Efisiensi Keuangan Daerah: Bupati Kutai Timur Fokus pada Pembangunan Ekonomi Kerakyatan

Peningkatan Efisiensi Keuangan Daerah: Bupati Kutai Timur Fokus pada Pembangunan Ekonomi Kerakyatan

Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) di bawah kepemimpinan Bupati Ardiansyah Sulaiman mengambil langkah berarti dalam memperkuat pengelolaan keuangan daerah. Dalam pidatonya pada Rapat Paripurna pada Kamis, 27 Juli 2023, Bupati Ardiansyah menyampaikan pendapat akhirnya terkait Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2022.

Bupati Ardiansyah menegaskan bahwa Raperda ini mewakili tekad keras pemerintah daerah untuk memastikan efisiensi dalam pengelolaan keuangan. Ia menjelaskan bahwa penggunaan dana publik harus diarahkan dengan tepat sasaran untuk mendukung fungsi pemerintahan yang efektif, pembangunan yang berkelanjutan, dan pelayanan yang optimal bagi masyarakat.

“Raperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Kutim 2022 adalah refleksi dari komitmen kami untuk memaksimalkan hasil dari setiap rupiah yang dikelola oleh pemerintah daerah. Tujuan utama kami adalah mendorong pertumbuhan ekonomi kerakyatan melalui alokasi dana yang efektif dan efisien,” ungkap Bupati Ardiansyah.

Ia melanjutkan dengan menyoroti bahwa Raperda ini adalah hasil dari upaya kolaboratif, baik antara pihak eksekutif dan legislatif, maupun partisipasi dari masyarakat. Berbagai saran, pandangan, dan koreksi dari fraksi-fraksi DPRD dan masyarakat telah membantu mengarahkan langkah-langkah yang lebih baik dalam pengelolaan keuangan daerah.

Bupati Ardiansyah mengungkapkan rasa terima kasihnya atas sumbangsih berharga dari semua pihak yang terlibat dalam proses perdebatan Raperda ini. Menurutnya, ini adalah contoh nyata bahwa kerjasama yang erat dapat menciptakan hasil yang bermakna dan positif bagi kemajuan Kabupaten Kutai Timur.

Pada tahap selanjutnya, Raperda yang telah mendapatkan persetujuan dari Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kutai Timur akan dijadikan Peraturan Daerah (Perda). Bupati Ardiansyah menjelaskan bahwa Perda ini akan menjadi panduan penting dalam mengambil keputusan-keputusan strategis yang berkaitan dengan aspek ekonomi, sosial, dan politik di wilayah tersebut.

Dalam upaya mencapai visi pengelolaan keuangan yang lebih baik, Bupati Ardiansyah menekankan komitmen pemerintah untuk segera menindaklanjuti hasil pemeriksaan dari Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI). Langkah-langkah perbaikan akan dilakukan dengan penuh tanggung jawab dan disiplin, baik dalam sistem pengendalian internal maupun dalam kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan.

“Kami berharap Raperda ini akan menjadi pemacu untuk semua Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dalam melaksanakan pengelolaan keuangan dengan lebih baik, lebih disiplin, serta fokus pada efisiensi dan efektivitas. Tujuan akhirnya adalah menciptakan tatanan administrasi keuangan yang tertib dan berdaya guna bagi masyarakat,” papar Bupati Ardiansyah.

Dengan menekankan pada kepentingan ekonomi kerakyatan dan efisiensi pengelolaan keuangan daerah, Bupati Ardiansyah Sulaiman menjelaskan bahwa perubahan ini adalah bagian integral dari visi pemerintah daerah untuk mencapai kesejahteraan yang lebih luas bagi masyarakat Kutai Timur. (*)

Kerjasama Harmonis Eksekutif dan Legislatif: Raperda Pertanggungjawaban APBD Kutai Timur Disepakati

Kerjasama Harmonis Eksekutif dan Legislatif: Raperda Pertanggungjawaban APBD Kutai Timur Disepakati

Dalam suatu momentum yang mengesankan, kerjasama yang erat antara pihak eksekutif dan legislatif di Kabupaten Kutai Timur (Kutim) terwujud dalam kesepakatan penting. Pada hari Kamis, 27 Juli 2023, Bupati Kutai Timur, Ardiansyah Sulaiman, menyampaikan Pendapat Akhir Kepala Daerah terkait Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2022 dalam sebuah Rapat Paripurna.

Dalam pidatonya, Bupati Ardiansyah menggarisbawahi arti penting dari Raperda ini sebagai bukti konkret kerja sama yang harmonis antara eksekutif dan legislatif. Raperda ini menjadi hasil dari dialog, masukan, dan kolaborasi yang intensif antara kedua belah pihak selama proses perdebatan di DPRD Kutai Timur.

“Kami mengapresiasi sumbangsih yang sangat berharga dari fraksi-fraksi di DPRD selama perjalanan Raperda ini. Sudah terbukti bahwa kerjasama ini telah membuahkan hasil yang positif dan nyata,” kata Bupati Ardiansyah.

Raperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Kutai Timur Tahun Anggaran 2022 mendapatkan persetujuan bulat dari Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kutai Timur. Langkah ini menunjukkan tingkat pemahaman dan kesepahaman yang tinggi antara eksekutif dan legislatif dalam hal pertanggungjawaban keuangan daerah.

Lebih lanjut, Bupati Ardiansyah menjelaskan bahwa keputusan ini akan mengarah pada penyusunan Peraturan Daerah (Perda) yang akan mengesahkan Raperda tersebut. Perda ini nantinya akan menjadi panduan berharga bagi keputusan-keputusan berlandaskan ekonomi, sosial, dan politik di Kabupaten Kutai Timur.

Bupati juga menyoroti betapa pentingnya peran fraksi-fraksi DPRD dalam memberikan pandangan, saran, dan koreksi selama perdebatan Raperda. Semua pandangan ini mencerminkan aspirasi masyarakat dan akan menjadi pedoman berharga dalam menjalankan roda pemerintahan.

Dalam rangka menciptakan lingkungan yang lebih baik dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat, Bupati Ardiansyah menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk bekerja keras menjalankan kebijakan-kebijakan yang tertuang dalam Raperda. Peningkatan ekonomi kerakyatan dan tata kelola keuangan yang lebih baik akan menjadi fokus utama dalam implementasi Perda ini.

Kerjasama yang baik antara eksekutif dan legislatif tidak hanya berdampak pada pengesahan Raperda ini, tetapi juga menjadi modal penting dalam menjalankan pembangunan dan pembaharuan di Kutai Timur. “Kami berharap kolaborasi ini akan terus memperkuat hubungan yang harmonis, saling mendukung, dan produktif antara kedua lembaga dalam perjalanan pembangunan Kabupaten Kutai Timur,” tutup Bupati Ardiansyah. (*)

Bupati Kutai Timur Sampaikan Keterbukaan Keuangan Daerah dalam Raperda Pertanggungjawaban APBD

Bupati Kutai Timur Sampaikan Keterbukaan Keuangan Daerah dalam Raperda Pertanggungjawaban APBD

Pada Kamis (27/72023), Bupati Kutai Timur, Ardiansyah Sulaiman, mengemukakan Pendapat Akhir Kepala Daerah terkait Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2022. Ardiansyah menyampaikan pandangannya dalam Rapat Paripurna.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Ardiansyah menekankan bahwa Raperda ini adalah bentuk tanggung jawab pemerintah daerah dalam mengelola keuangan daerah, dengan tujuan mendukung fungsi-fungsi pemerintahan, pembangunan, dan pelayanan masyarakat. Ia juga menyoroti bahwa Raperda ini menandai akhir dari satu tahun siklus pengelolaan keuangan daerah.

Ardiansyah menjelaskan, “Setelah melalui serangkaian tahapan untuk mendapatkan masukan dan saran, Raperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Kutai Timur Tahun Anggaran 2022 telah mendapatkan persetujuan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kutai Timur. Langkah berikutnya adalah penyusunan Peraturan Daerah (Perda) yang akan mengesahkan Raperda ini. Perda ini diharapkan dapat menjadi panduan penting untuk membuat keputusan terkait aspek ekonomi, sosial, dan politik, sebagai cerminan tanggung jawab pengelolaan keuangan daerah.”

Bupati juga mengucapkan terima kasih atas sumbangsih fraksi-fraksi dalam DPRD yang telah memberikan pendapat, saran, dan koreksi selama proses perdebatan mengenai Raperda ini. Menurutnya, semua masukan tersebut akan dijadikan pegangan penting dalam menjalankan tugas pemerintahan. Ia menegaskan bahwa pandangan akhir fraksi yang mencerminkan saran dan koreksi akan menjadi panduan dalam menjalankan roda pemerintahan, dengan fokus pada peningkatan ekonomi masyarakat.

Ardiansyah menyatakan, “Upaya pengelolaan keuangan daerah Kutai Timur untuk tahun anggaran 2022 telah ditingkatkan guna memastikan bahwa laporan keuangan pemerintah daerah dapat dengan jelas dipertanggungjawabkan. Langkah ini dilakukan dengan harapan agar Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI) dapat mengkonfirmasi kelancaran dan kepatutan akun-akun yang disajikan dalam laporan tersebut.”

Bupati juga menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Kutai Timur untuk segera mengambil tindakan berdasarkan hasil pemeriksaan BPK RI. Tindakan ini akan mencakup baik sistem pengendalian internal maupun kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan, yang akan dilaksanakan sesuai dengan jadwal yang telah disepakati.

Ardiansyah menekankan, “Kami berharap setelah Raperda ini disahkan menjadi Perda, semua Organisasi Perangkat Daerah (OPD) akan dengan cepat melaksanakan pengelolaan keuangan daerah dengan penuh disiplin, efektivitas, dan efisiensi. Langkah ini penting untuk mencapai ketertiban administrasi pengelolaan keuangan daerah.”

Dalam penutupnya, Ardiansyah mengucapkan apresiasi kepada tujuh fraksi DPRD Kutai Timur atas kerja sama yang telah terjalin. Ia mengharapkan hubungan harmonis antara eksekutif dan legislatif akan terus memperkuat kualitas kerjasama dalam upaya melanjutkan pembangunan di Kutai Timur. (*)

940 Data Disabilitas Berhasil Disurvey Geospasial, Suratmi Apresiasi Kinerja Relawan Lapangan

940 Data Disabilitas Berhasil Disurvey Geospasial, Suratmi Apresiasi Kinerja Relawan Lapangan

LATESTBONTANG – Dinas Sosial (Dinsos) Kota Bontang melalui Bidang Perlindungan Jaminan Sosial, Suratmi memberi apresiasi besar kepada para relawan lapangan dalam membantu proses verifikasi data disabilitas yang ada di Kota Bontang.

Pekerja sosial ahli muda ini menuturkan, para surveyor lapangan tersebut berhasil disurvey geospasial sebanyak 940 orang, dan sebanyak 720 yang sudah dibuatkan kartu khusus, sisanya menyusul.

“Kami sangat mengapresiasi para surveyor lapangan. Karena tentu saja, proses untuk mendapatkan data tersebut butuh perjuangan, karena mereka bekerja secara door to door untuk mendapatkan data yang valid,” ujarnya, saat ditemui pada acara Badan perencanaan Penelitian dan Pengembangan (Bapelitbang) Kota Bontang yang mengggelar pelatihan survei pemetaan informasi geospasial tematik sosial bersama relawan Dinsos Kota Bontang, Jumat (28/07/2023).

Suratmi menuturkan, dalam proses olah data tersebut memiliki dasar yang kuat, sehingga data yang diperoleh benar-benar tepat sasaran.

“Tentu kami menginginkan calon penerima manfaat benar-benar tepat sasaran, karena mereka spesial dan punya hak untuk mendapatkan santunan sesuai undang-undang yang berlaku,” terangnya.

Proses olah data , lanjutnya, juga diberlakukan pada saat dilakukan survey calon penerima manfaat lainnya, yakni lansia, yatim, dan juga janda.

“Keberhasilan survey penyandang disabilitas ini tentu dari berkat militansi para surveyor dibawah koordinasi Pekerja Sosial (Peksos). Kami sangat berterima kasih kepada para relawan yang turun ke lapangan,” tuturnya.

Untuk diketahui, Kapal Si Geo mulai diperkenalkan pada Juni 2021. Di hari ke-7 saat diperkenalkan ke rana public, surveyor sudah mampu meng-input data sebanyak 311 dari target 622 penyandang disabilitas

“Alhamdulillah, perhari ini, data terinput sebanyak 940. Kami berharap, akan bisa menjangkau semua, sehingga hak-hak mereka dapat kami perjuangkan,” imbuhnya. (bid)

Copyright © 2026 LatestIDN