Mendaftar di KPU, Partai Gelora Kutim Optimis Raih 5 Kursi DPRD

Mendaftar di KPU, Partai Gelora Kutim Optimis Raih 5 Kursi DPRD

LATESBONTANG – Pendaftaran bakal calon legislatif (bacaleg) oleh partai politik ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kutai Timur (Kutim) berlangsung semarak. Sabtu (13/5/2023, KPU Kutim salah satunya menerima berkas pendaftaran dari Partai Gelora Indonesia (Gelombang Rakyat Indonesia).

Ketua Partai Gelora Kutim, Achmad Supriyadi menyatakan, dengan telah dilakukannya pendaftaran ke KPU, maka para bakal caleg sudah bisa mensosialisasikan diri.

Terkait target di Pemilu 2024, Achmad Supriyadi mengatakan Partai Gelora Indonesia menargetkan 5 kursi di DPRD Kutim.

“Kita menargetkan lima kursi DPRD, mudah-mudahan tercapai,” ujarnya,

Kepada bacaleg, kader, dan simpatisan, Achmad Supriyadi menekankan soliditas.

“Kita menghimbau kepada seluruh bacaleg, kader dan simpatisan untuk solid bergerak, tidak boleh saling menjelekkan antar satu dan yang lainnya,” tuturnya.

Sementara itu, Wakil Ketua Partai Gelora Kutim Mansur mengungkapkan optimisme untuk meraih target 5 kursi di DPRD Kutim. Menurutnya, target tersebut tidak berlebihan karena bacaleg yang akan berkompetisi di 2024 nanti dapat bersaing dengan partai lainnya.

Mansur menambahkan, dengan semangat kolaborasi antara caleg DPR RI, Provinsi dan Kabupaten target tersebut akan bisa diraih.

“Insyallah, kita optimis bisa meraih target 5 kuris ini,” tutup mantan Anggota DPRD Kutim itu. (/I).

10 Lagu Coldplay yang Wajib Kamu Dengar, Bikin Hidup Lebih Berwarna!

10 Lagu Coldplay yang Wajib Kamu Dengar, Bikin Hidup Lebih Berwarna!

Coldplay adalah band asal Inggris yang dibentuk pada tahun 1996. Band ini terdiri dari Chris Martin sebagai vokalis utama, Jonny Buckland sebagai gitaris utama, Guy Berryman sebagai basis, dan Will Champion sebagai drummer. Coldplay telah merilis delapan album studio dan memenangkan tujuh Grammy Awards dari 39 nominasi. Lagu-lagu Coldplay dikenal memiliki lirik yang mendalam, melodi yang indah, dan pesan yang positif.

Berikut adalah 10 lagu Coldplay yang wajib kamu dengar, bikin hidup lebih berwarna!

  1. Viva la Vida. Lagu ini dirilis pada tahun 2008 dan menjadi lagu pertama Coldplay yang mencapai nomor satu di Amerika Serikat dan Inggris Raya. Lagu ini bercerita tentang seorang raja yang kehilangan kekuasaannya dan merenungkan masa lalunya. Lagu ini memiliki nuansa orkestra dan paduan suara yang megah.
  2. Yellow. Lagu ini dirilis pada tahun 2000 dan menjadi salah satu lagu andalan Coldplay. Lagu ini merupakan ungkapan cinta Chris Martin kepada kekasihnya saat itu, Gwyneth Paltrow. Lagu ini memiliki lirik yang sederhana tapi romantis, seperti “Look at the stars, look how they shine for you”.
  3. The Scientist. Lagu ini dirilis pada tahun 2002 dan menjadi salah satu lagu paling populer Coldplay. Lagu ini menceritakan tentang seorang pria yang menyesal telah menyakiti hati wanita yang dicintainya dan ingin memperbaiki hubungannya. Lagu ini memiliki piano ballad yang menyentuh dan video klip yang unik.
  4. Something Just Like This. Lagu ini dirilis pada tahun 2017 dan merupakan hasil kolaborasi dengan The Chainsmokers. Lagu ini berhasil mencapai 2,2 miliar streaming di Spotify. Lagu ini bercerita tentang seorang pria yang tidak ingin menjadi pahlawan super tapi hanya ingin mencintai wanita biasa.
  5. Fix You. Lagu ini dirilis pada tahun 2005 dan menjadi salah satu lagu favorit penggemar Coldplay. Lagu ini ditulis oleh Chris Martin untuk menghibur Gwyneth Paltrow yang sedang berduka atas kematian ayahnya. Lagu ini memiliki lirik yang menguatkan dan melodi yang membangkitkan semangat.
  6. Paradise. Lagu ini dirilis pada tahun 2011 dan menjadi salah satu lagu terlaris Coldplay. Lagu ini bercerita tentang seorang gadis yang bermimpi hidup di surga tapi harus menghadapi kenyataan yang pahit. Lagu ini memiliki beat yang catchy dan string section yang dramatis.
  7. Clocks. Lagu ini dirilis pada tahun 2002 dan menjadi salah satu lagu ikonik Coldplay. Lagu ini memiliki riff piano yang khas dan lirik yang filosofis tentang waktu dan kehidupan. Lagu ini juga sering digunakan sebagai soundtrack film atau acara televisi.
  8. A Sky Full of Stars. Lagu ini dirilis pada tahun 2014 dan merupakan salah satu lagu dance Coldplay. Lagu ini diproduseri oleh Avicii dan memiliki beat yang upbeat dan synthesizer yang menggugah. Lagu ini bercerita tentang seorang pria yang menyatakan cintanya kepada wanita yang membuat hidupnya penuh bintang.
  9. Hymn for the Weekend. Lagu ini dirilis pada tahun 2015 dan merupakan hasil kolaborasi dengan Beyoncé. Lagu ini memiliki nuansa India dengan adanya sitar, tabla, dan vokal Bollywood. Lagu ini bercerita tentang perasaan bahagia saat bersama orang yang dicintai di akhir pekan.
  10. Adventure of a Lifetime. Lagu ini dirilis pada tahun 2015 dan menjadi salah satu lagu funk Coldplay. Lagu ini dipengaruhi oleh musik disco dan pop dari era 70-an dan 80-an. Lagu ini bercerita tentang seorang pria yang merasa hidupnya berubah menjadi petualangan saat bertemu dengan wanita istimewa.

Itulah 10 lagu Coldplay yang wajib kamu dengar, bikin hidup lebih berwarna! Mana lagu favoritmu?

Cara Mendapatkan Tiket Konser Coldplay di Jakarta 2023

Cara Mendapatkan Tiket Konser Coldplay di Jakarta 2023

Coldplay, salah satu band papan atas dunia asal Inggris, akan menggelar konser pertamanya di Indonesia pada 15 November 2023. Konser ini merupakan bagian dari tur dunia mereka yang bertajuk “Music of the Spheres”. Bagi Anda yang ingin menyaksikan penampilan spektakuler Coldplay di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta, berikut adalah cara mendapatkan tiketnya.

Tiket Presale untuk Nasabah BCA

PK Entertainment dan TEM Presents selaku promotor konser Coldplay di Indonesia memberikan kesempatan khusus bagi nasabah BCA untuk mendapatkan tiket lebih awal. Tiket presale akan dibuka pada 17-18 Mei 2023 pukul 10.00 WIB melalui situs resmi coldplayinjakarta.com.

Tiket presale hanya dapat dibeli dengan menggunakan Virtual Account BCA, Debit BCA Mastercard, atau Kartu Kredit BCA (Visa, Mastercard, Amex, JCB). Berikut adalah langkah-langkah pembelian tiket presale:

  • Masuk ke laman coldplayinjakarta.com dan pilih menu “Ticket”
  • Klik “Buy Ticket” dan pilih kategori tiket yang diinginkan
  • Salin nomor Virtual Account jika menggunakan metode pembayaran ini
  • Buka aplikasi myBCA dan pilih “m-Transfer”, lalu “Virtual Account”
  • Masukkan nomor Virtual Account dan lanjutkan hingga pembayaran berhasil
  • Masukkan nomor Kartu Debit BCA Mastercard atau Kartu Kredit BCA jika menggunakan metode pembayaran ini
  • Masukkan kode OTP untuk verifikasi dan pastikan pembayaran berhasil

Bagi pengguna Kartu Kredit BCA, tersedia cicilan 0 persen dengan tenor tiga bulan. Pastikan Anda memiliki pulsa reguler pada nomor HP yang terdaftar pada BCA mobile untuk menerima kode OTP.

Tiket Umum untuk Publik

Jika Anda bukan nasabah BCA atau tidak mendapatkan tiket presale, jangan khawatir. Anda masih bisa membeli tiket umum yang akan dibuka pada 19 Mei 2023 pukul 10.00 WIB melalui situs yang sama, yaitu coldplayinjakarta.com.

Tiket umum dapat dibeli dengan menggunakan berbagai metode pembayaran yang tersedia di situs tersebut. Berikut adalah langkah-langkah pembelian tiket umum:

  • Masuk ke laman coldplayinjakarta.com dan pilih menu “Ticket”
  • Klik “Buy Ticket” dan pilih kategori tiket yang diinginkan
  • Pilih metode pembayaran yang sesuai dengan preferensi Anda
  • Ikuti instruksi yang diberikan oleh situs hingga pembayaran berhasil

Harga dan Kategori Tiket

Tiket konser Coldplay di Indonesia dibagi menjadi sembilan kategori, yaitu:

Kategori Harga
Ultimate Experience (Cat 1) Rp 11.000.000
My Universe (Festival) Rp 5.700.000
Cat 1 (numbered seating) Rp 5.000.000
Festival (free standing) Rp 3.500.000
Cat 2 (numbered seating) Rp 4.000.000
Cat 3 (numbered seating) Rp 3.250.000
Cat 4 (numbered seating) Rp 2.500.000
Cat 5 (numbered seating) Rp 1.750.000
Cat 6 (numbered seating) Rp 1.250.000
Cat 7 (numbered seating) Rp 1.250.000
Cat 8 (numbered seating) Rp 800.000

Festival adalah satu-satunya kategori yang membebaskan penonton berdiri, sedangkan kategori lainnya adalah duduk dengan nomor yang sudah ditentukan.KesimpulanKonser Coldplay di Jakarta 2023 adalah kesempatan langka bagi para penggemar musik di Indonesia untuk menyaksikan band legendaris ini secara langsung.

Tiket konser dapat dibeli melalui situs resmi coldplayinjakarta.com dengan berbagai metode pembayaran yang tersedia.Bagi nasabah BCA, ada kesempatan khusus untuk mendapatkan tiket lebih awal melalui presale yang akan dibuka pada 17-18 Mei 2023.

Bagi publik, tiket umum akan dibuka pada 19 Mei 2023.Jangan sampai kehabisan tiket dan siapkan diri Anda untuk menikmati musik-musik hits dari Coldplay seperti Yellow, Fix You, Viva la Vida, Paradise, A Sky Full of Stars, Hymn for the Weekend, Adventure of a Lifetime, dan masih banyak lagi.

Pemkab Kutim Raih WTP Atas LKPD 2022, Bupati Ardiansyah: Alhamdullilah

Pemkab Kutim Raih WTP Atas LKPD 2022, Bupati Ardiansyah: Alhamdullilah

LATESBONTANG – Pemkab Kutai Timur (Kutim) meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun 2022. Opini WTP yang diraih ini menandai pencapaian Pemkab Kutim dalam opini audit yang diberikan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

Bupati Kutim, Ardiansyah Sulaiman menyampaikan ucapan syukur atas capaian tersebut.

“Alhamdulillah Laporan Hasil Pemeriksaan Keuangan Daerah Kabupaten Kutai Timur mendapatkan Wajar Tanpa Pengecualian (WTP),” ungakp Ardiansyah dalam keterangan resminya, Kamis (11/5/2023) kemarin.

Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Pemkab Kutim diumumkan BPK Kaltim di Ruang Auditorium Kantor BPK Samarinda, Rabu (10/5/2023).

Penyerahan opini WTP ini menjadi bagian penting dalam rangkaian agenda rutin tahunan BPK di seluruh Indonesia. Ini menjadi bukti akuntabilitas dan transparansi pemerintah daerah dalam pengelolaan keuangan publik, serta menjadi acuan dalam peningkatan pengelolaan keuangan daerah ke depan.

Selain Bupati, hadir juga pada kesempatan itu Ketua DPRD Kutim, H. Joni, serta disaksikan oleh Bupati, Walikota, Ketua DPRD, Wakil Bupati dan Sekertaris Daerah Se Kaltim. Tampak pula hadir Wakil Bupati Kutim, H. Kasmidi Bulang, Sekretaris Daerah Rizali Hadi, Kepala Inspektur Wilayah H. Muhammad Hamdan, Kepala BPKAD, Teddy Febriansyah, dan Kepala Diskominfo Staper Ery Mulyadi.

Kepada awak media, Ardiansyah menyatakan, capai yang diraih menjadi bukti kerja keras seluruh aparatur pemerintahan.

“Ini menunjukkan bahwa sistem pengendalian internal kita memadai dan tidak ada salah saji material atas pos-pos laporan keuangan,” ujar Ardiansyah.

Dikatakan Ardiansyah, pencapaian ini menjadi indikator dari kinerja tata kelola anggaran di Pemkab Kutim dalam melaksanakan pembangunan daerah. Opini WTP ditetapkan dalam Undang-Undang Nomor 15 Tahun 2004 mengenai Pemeriksaan, Pengelolaan dan Tanggung Jawab Keuangan Negara. Beberapa kriteria utamanya adalah sistem pengendalian internal yang memadai dan tidak adanya salah saji material atas pos-pos laporan keuangan.

“Pemeriksaan atas laporan keuangan ini bertujuan untuk memberikan pendapat atau opini atas kewajaran informasi keuangan yang disajikan dalam laporan keuangan. Secara keseluruhan, laporan keuangan kami telah menyajikan secara wajar sesuai dengan Standar Akuntansi Pemerintah,” pinta Ardiansyah.(adv).

Realisasi APBD 2022 Rendah, DPRD Kutim Minta OPD Tahun Ini Bekerja Maksimal

Realisasi APBD 2022 Rendah, DPRD Kutim Minta OPD Tahun Ini Bekerja Maksimal

LATESBONTANG – Realisasi APBD Kutai Timur (Kutim) pada tahun 2022 menjadi sorotan dewan. Pasalnya, dalam Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Kutim Tahun Anggaran 2022 realisasi keuangan APBD Kutim masih cukup rendah.

Anggota DPRD Kutim, Basti Sangga Langi sebagai anggota Pansus LKPJ Bupati Kutim 2022, meminta Pemkab Kutim melalui Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) terus menggenjot kinerja Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dalam penyerapan anggaran.

“Tadi kita sudah sampaikan beberapa hal yang kita dapatkan dari OPD yang selama ini serapan anggarannya belum bisa terealisasi dan hal-hal lain yang perlu kita evaluasi. Sehingga anggaran di tahun 2023 nanti, jangan sampai seperti ini lagi,” ucap Basti, Kamis (11/5/2023).

Dirinya mengungkapkan bahwa anggota pansus memberikan masukan kepada Bappeda sebagai leading sektor dalam penyusunan pembangunan di Kutim.

“Program-program dari OPD itu perlu dilihat dan dievaluasi, sehingga nantinya tidak ada lagi alasan para OPD tidak menyerap semua anggaran yang diberikan,” pungkasnya.

Diketahui, Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kutai Timur (Kutim) yang tergabung dalam Panitia Khusus (Pansus) mengelar rapat pembahasan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Kutim Tahun Anggaran 2022 di Ruang Hearing DPRD Kutim, Bukit Pelangi, Kamis (11/05/2023).

Pembahasan tersebut dihadiri oleh Ketua Pansus David Rante, beberapa anggota DPRD Kutim Basti Sangga Langi, Piter Palinggi, Abdi Firdaus, Adi Sutianto dan perwakilan organisasi perangkat daerah (OPD).(adv).

Basti Lirik Regulasi Pengaturan Jarak Ritel Modern di Kutim

Basti Lirik Regulasi Pengaturan Jarak Ritel Modern di Kutim

LATESBONTANG – Kehadiran ritel modern yang berderet di hamper setiap jalan utama kota besar, maupun kota kabupaten sudah menjadi pemandangan yang tidak asing lagi. Masyarakat setempat maupun yang sedang dalam perjalanan sangat terbantu dengan kehadiran ritel tersebut. Ketersediaan barang yang memadai, kualitas barang yang terjaga, harga bersaing, dan kenyamanan tempat akan menjadi pilihan pengujung.

Di lain pihak, para pedagang kecil di pasar, maupun pemilik toko domestic (kelontong) merasa terancam ekonominya dengan tumbuh pesatnya pasar ritel modern tersebut. Tak terkecuali di Kutai Timur (Kutim).

Sukma, salah satu pedangan kecil mengatakan, adanya ritel modern yang masuk ke kota Sangatta berdampak pada eksistensi pedagang pasar tradisional karena pelayanan sudah beda, tempatnya bersih di ritel modern, harga sudah beda karena pasti selalu ada promo dan member yang diberikan diskon menarik. Menurutnya, jika itu dibiarkan terus menerus maka lama kelamaan pedagang tradisional, kios dan toko yang tidak bisa berinovasi akan semakin terkikis.

“Saya harap pemerintah juga bisa memproteksi kehadiran ritel modern jangan semakin banyak supaya kami juga bisa bertahan,”ujarnya, Kamis (11/5/2023).

Anggota DPRD Kutim, Basti Sangga Langi angkat bicara menanggapi hal tersebut. Dia menyatakan, belum ada regulasi yang mengatur tentang jarak antar ritel sehingga menjadi salah satu penyebab berdirinya ritel yang saling berdekatan.

Basti mengatakan, dirinya tidak anti dengan Indomaret, namun perlu adanya pengaturan soal jarak antara Indomaret yang satu dengan yang lain. Ia mengaku, sudah banyak menerima laporan masyarakat soal itu.

“Ini jaraknya ada yang sampai 200 meter saja ada lagi Indomaret. Kasihan usaha-usaha kecil, mereka tidak bisa mendapatkan rejeki karena adanya Indomaret di sampingnya,” ucap Politisi Partai Amanat Nasional tersebut.

Basti mengaku sebagai anggota dewan sulit juga mengambil tindakan soal perijinan Indomaret, disebabkan saat ini Ijin usaha bisa melalui online.

“Hanya saja, kita Anggota DPRD itu perlu kontrol pengawasan, agar Indomaret ini tidak betul-betul menjamur di Kutai Timur,” ungkapnya.

Dirinya mengungkapkan, belum adanya koordinasi antar anggota DPRD Kutim terkait langkah apa yang akan diambil selanjutnya.

“Kita belum koordinasi dengan kawan-kawan anggota dewan, apakah nanti kita bentuk sebuah peraturan daerah (Perda) atau Peraturan Bupati (Perbup) sehingga ada batasan-batasan tentang titik-titik Indomaret itu berada,” tandasnya. (adv).

Komisi C DPRD Kutim Dukung Pembangunan Bandara PT Indexim dengan Catatan

Komisi C DPRD Kutim Dukung Pembangunan Bandara PT Indexim dengan Catatan

LATESBONTANG – Anggota Komisi C DPRD Kutai Timur (Kutim), Masdari Kidang mendukung keinginan Indexim Coalindo untuk membangun bandara sendiri sebagai pendukung operasional. Asalkan, perusahaan pertambangan dan pemasaran batubara itu mengakomodir kepentingan masyarakat dengan pembagian 70/30 persen.

Persentase pembagian dimaksud, yaitu 70 persen penggunaan pesawat di bandara itu nanti untuk manajemen perusahaan dan 30 persen sisanya buat masyarakat.

“Soal bandara itu kita tidak menghalang-halangi, kita optimis saja. Hanya saja kalau bisa Indexim membuat perjanjian daerah, saya mintanya 70/30 karena nga mungkin juga manajer perusahaan itu 5-6 orang sekali jalan,” ujar Masdari Kidang, Rabu (10/5/2023).

Masdari Kidang menilai persentasi 70/30 persen yang disodorkan pihaknya sifatnya realistis. Mengingat masyarakat maupun eksekutif dan legislatif juga menginginkan manfaat yang jangka panjang atas kehadiran bandara itu kelak.

“Kita anggota dewan mendukung, tapi jangan juga bandara itu dibuat khusus. Khusus itu berarti kepentingan pribadi,” ucap Masdari Kidang.

Masdari Kidang mengakui penggunaan bandara itu nantinya prioritas untuk perusahaan.

“ita juga memahami kepentingan perusahaan itu prioritas, makanya saya sebagai perwakilan dari masyarakat meminta 70/30 persen,” tutup politisi Partai Berkarya itu. (adv/komisi c)

Bupati Kutim Lantik Pengurus FKDM Sebagai Wadah Menampung Aspirasi Masyarakat

Bupati Kutim Lantik Pengurus FKDM Sebagai Wadah Menampung Aspirasi Masyarakat

LATESBONTANG – Pengukuhan dan Pelantikan Pengurus Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) Kabupaten Kutai Timur (Kutim) periode 2023-2028 digelar di Ruang Meranti, Kantor Bupati Kutim, Bukit Pelangi, Senin (08/05/2023) siang.

Pelantikan dilakukan secara langsung Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman, dan dihadiri unsur Forkopimda, Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Mulyono, Kepala Kesbangpol Kutim M. Basuni, Kadis DPMPTSP Kutim Teguh Budi Santoso, Kepala Dishub Kutim Joko Suripto dan tamu undangan.

Dalam sambutannya, Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman mengatakan pengurus FKDM Kutim mempunyai tugas yang cukup besar dengan geografis Kutim yang luas, terluas kedua setelah Kabupaten Berau. Kemudian penduduknya terbesar setelah Samarinda, Kukar dan Balikpapan.

“Kita memiliki semuanya, lautan kita punya, pantainya kita punya, dasar lautnya kita punya, biota laut dan sebagainya kita punya. Ini yang harus kita rawat dengan baik,” ucap Ardiansyah Sulaiman.

Orang nomor satu di Kutim tersebut mengungkapkan pemerintah sangat berharap penuh pada forum ini (FKDM) untuk memberikan info betul-betul mampu menangkap permasalahan yang ada.

“Saya berterima kasih, hampir setiap saat saya mendapatkan informasi itu dari FKDM dari kegiatan-kegiatan masyarakat. Personal-persoalan masyarakat saya selalu mendapatkan dan ini menjadi bahan pertimbangan sebagai pemerintah untuk mengambil kebijakan mana kala harus di akomodir,” ungkapnya.

Diakhir sambutannya, Ardiansyah Sulaiman menyampaikan ucapan selamat kepada pengurus FKDM yang telah di lantik.

“Selamat FKDM yang tadi sama-sama kita saksikan pelantikannya mudah-mudahan bisa melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya dan terus melakukan kolaborasi dengan semua pihak,” terangnya.

Sementara itu, Ketua FKDM Periode 2023-2028 Khoirul Arifin dalam sambutannya mengatakan usai dilantik FKDM akan selalu turut serta membantu Pemerintah dalam upaya melakukan deteksi dini terhadap potensi ancaman, tantangan, hambatan, dan gangguan.

“Dalam waktu dekat ini kita akan menyelenggarakan Pesta Demokrasi Pemilu serentak Tahun 2024. FKDM Kutim diharapkan bisa melakukan berbagai upaya pencegahan terhadap segala bentuk potensi ancaman, tantangan,hambatan dan gangguan, sehingga Kutim selalu dalam kondisi aman, damai dan tentram.” ujarnya. (adv)

DPRD Kutim Tawarkan Solusi, Sikapi Masalah Sengketa Lahan dan Inventarisasi Aset Penyebab Pembanguan Terhambat

DPRD Kutim Tawarkan Solusi, Sikapi Masalah Sengketa Lahan dan Inventarisasi Aset Penyebab Pembanguan Terhambat

Jimmi, ST, MT, Sekretaris Komisi C DPRD Kutim

LATESBONTANG – Masalah sengketa lahan antar masyarakat dan inventarisasi aset milik Pemkab Kutai Timur (Kutim) yang belum tuntas dinilai sebagai penyebab-kendala dalam proses pembebasan lahan. Akibatnya, pembangunan disebut terhambat lantaran sejumlah proyek yang akan dikerjakan masih berada di atas tanah yang belum berstatus milik pemerintah daerah.

Sekretaris Komisi C DPRD DPRD Kutim, Jimmi, ST, MT mengungkapkan, masalah sengketa lahan antar kelompok tani menjadi salah satu dari dua penyebab utama kendala dalam proses pembebasan lahan dan pembangunan.

Menyikapi masalah tersebut, Jimmi mendorong pemerintah daerah mengambil langkah, menitipkan uang pembebasan lahan ke penyelenggara hukum. Ini dinilai dapat menjadi solusi. Hal tersebut dimaksudkan agar pembangunan tetap bisa berjalan dan bagi masyarakat atau kelompok tani yang menang usai berperkara di pengadilan bisa langsung mengambilnya.

“Kalau di pendidikan (eks jalan Wa Syahranie) itu masalah sengketa lahan, belum selesai antara kelompok tani. Jadi kita minta bagaimana pemerintah itu bisa menitipkan ke pengadilan duitnya,” ungkap Jimmi di Gedung DPRD Kutim, Bukit Pelangi, Kamis (4/5/2023) kemarin.

Di lain sisi, Jimmi mengakui jika masalah yang terjadi masih dalam proses penataan yang terus diupayakan pemerintah saat ini, mengurai masalah masalah dari sisa-sisa pemerintahan masa lalu.

Penyebab kedua, masalah inventarisasi aset daerah yang disebut belum tuntas. Jimmi menyoroti lemahnya hal tersebut. Mencuatnya penundaan pembebasan lahan yang juga disebakan oleh persoalan inventarisasi aset daerah yang belum tuntas menjadi catatan.

Legislator PKS Dapil I Kutim itu mencontoh proyek pembanguan di jalan tembus yang akan menjadi jalur alternatif mengurai kemacetan Kota Sangatta. Yakni, Jalan Wa Syahranie (eks jalan Pendidikan) – Kenyamukan – APT Pranoto, dan Wa Syahranie – Sukarno Hatta.

“Itu pembangunan jalan di pendidikan masalah pembayaran lahan aja lagi yang belum dibayar. Kita ini kan masalah pada inventarisasi aset, rekomendasi BPK jangan dulu bayar-bayar lahan sebelum klir, belum tertata dengan baik. Masih banyak aset kita yang belum tertata,” tuturnya.

Sebagai sebuah catatan penting, Jimmi mengingatkan Pemkab Kutim agar segera menertibkan aset daerah yang menjadi hambatan dalam proses pembebasan lahan, sehingga berdampak pada pembanguan.

“Ya, kita dorong supaya pemerintah cepat-cepat mengurus, semua ditata asetnya,” pungkasnya. (adv/i)

Turap hingga Semenisasi Jalan Poros Antar Desa Jadi Usulan Prioritas Masyarakat di Dapil III Kutim

Turap hingga Semenisasi Jalan Poros Antar Desa Jadi Usulan Prioritas Masyarakat di Dapil III Kutim

LATESBONTANG – Pembuatan turap hingga semenisasi jalan poros antar desa menjadi usulan prioritas masyarakat dalam reses anggota DPRD Kutai Timur (Kutim) di daerah pemilihan (Dapil) III.

Hal itu mengemuka pada Rapat Paripurna penyampaian hasil reses masa sidang II Tahun 2022/2023 di Sekretariat DPRD Kutim, Bukit Pelangi, Rabu (2/5/2023).

Rapat paripurna masa sidang II Tahun 2022/2023 dipimpin Ketua DPRD Kutim Joni, S.Sos.

Dalam paripurna tersebut, satu persatu juru bicara perwakilan Dapil membacakan dan menyerahkan hasil reses kepada pimpinan dewan.

Seperti pada laporan hasil reses dapil III Kutim yang diserahkan juru bicaranya, Drs H Sobirin Bagus MM. Dalam laporan itu terungkap 6 poin aspirasi masyarakat di Dapil yang meliputi meliputi 8 kecamatan.

Dapil III meliputi Kecamatan Muara Wahau, Kongbeng, Muara Ancalong, Muara Bengkal, Telen, Batu Ampar, Long Mesangat, dan Busang.

Legislator Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu mengungkapkan bahwa reses di daerah pemilihan III merupakan aktivitas kerja DPRD yang dilakukan anggota DPRD secara perorangan ataupun kelompok dalam rangka melaksanakan pemantauan dan menampung aspirasi dalam bidang pemerintahan, pembangunan, pembinaan, dan ketertiban masyarakat.

“Aspirasi masyarakat dijadikan bahan dan data guna dikelola di masa yang akan datang. Melaksanakan pemantauan dan menampung aspirasi masyarakat dalam upaya membangun daerah yang baik untuk memperoleh data, jawaban dalam memperbaiki darah pemilihan tersebut,” papar Sobirin Bagus.

Adapun 6 aspirasi dan aduan masyarakat Dapil III, antar lain pembuatan turap dan normalisasi sungai, peningkatan tempat wisata, rehab masjid dan mushola, peningkatan badan jalan, pembangunan gedung olahraga, dan semenisasi jalan poros antar desa.

“Demikian laporan Reses masa persidangan ke II tahun 2022/2023 untuk menjaring aspirasi masyarakat secara berkala pada daerah pemilihan masing-masing guna peningkatan kualitas, produktifitas, dan kinerja DPRD Kabupaten Kutai Timur,” tutup Sobirin Bagus.(adv).

Copyright © 2026 LatestIDN