Anggota DPRD Kaltim Encik Wardhani Gelar Dialog Rakyat dalam rangka Pengawasan Hasil Pembangunan

Anggota DPRD Kaltim Encik Wardhani Gelar Dialog Rakyat dalam rangka Pengawasan Hasil Pembangunan

LatestIDN, Berau – Anggota DPRD Kaltim, Encik Wardani, S.Hut dari Fraksi PKS mengadakan Dialog Rakyat dalam rangka pengawasan hasil pembangunan, di Jl. Garuda 2, Tanjung Redeb, Berau, Minggu (02/06/2024).

Encik Wardani menuturkan, pemerintah daerah saat ini terus melakukan pembangunan di Kaltim melalui APBD yang akan dialokasikan ke beberapa sektor untuk kepentingan masyarakat.

“Kaltim sebagai penyangga IKN harus mempersiapkan diri dengan menggencarkan pembangunan. Bukan hanya infrastruktur tapi juga sumber daya manusi,” ujarnya.

Dia menambahkan, acara dialog rakyat tersebut bertujuan untuk mengetahui pandangan masyarakat tentang perkembangan pembangunan daerah.

“Sekaligus menyerap aspirasi yang disampaikan masyarakat sebagai evaluasi dalam hal pembangunan supaya proses pembangunan lebih tepat sasaran,” ucapnya.

Pemerintah daerah Kaltim, lanjutnya, memiliki banyak program kepada masyarakat. Pada sektor pendidikan, ada Beasiswa Kaltim Tuntas untuk putra-putri kaltim. Baik itu tingkat Sekolah Dasar, SMP, SMA, bahkan sampai Kuliah baik itu di daerah, luar daerah bahkan luar negeri.

“Kami pemerintah daerah dan DPRD Kaltim terus mengupayakan pembangunan yang pesat dan tepat sasaran. Kami berharap masyarakat juga andil dalam proses pembangunan, mengkritisi atau memberikan masukan yang membangun untuk kepentingan kita bersama,” pungkasnya. (*)

Sosper Ketahanan Keluarga, Anggota DPRD Kaltim Hj. Fitri Maisyaroh, S.T Paparkan Pentingnya Keluarga bagi Ketahanan Nasional

Sosper Ketahanan Keluarga, Anggota DPRD Kaltim Hj. Fitri Maisyaroh, S.T Paparkan Pentingnya Keluarga bagi Ketahanan Nasional

LatestIDN, Balikpapan – Anggota Komisi IV DPRD Kalimantan Timur (Kaltim), Hj. Fitri Maisyaroh, S.T, paparkan pentingnya keluarga bagi ketahanan nasional dalam Sosialisasi Peraturan Daerah (Perda) Nomor 2 tahun 2022 tentang Penyelenggaraan Pembangunan Ketahanan Keluarga di Jalan Ars. Muhammad Kelurahan Klandasan Ulu Kec. Balikpapan Kota, Minggu (12/05/2024).

Fitri Maisyaroh memaparkan bahwa Perda ini dapat mengatasi tingginya angka perceraian di Kaltim. Dalam melakukan sosialisasi terhadap Perda tersebut, politisi dari partai PKS ini berpendapat bahwa perlu dibagi menjadi tiga kelas, yaitu kelas ibu, ayah, dan anak.

Fitri Maisyaroh juga menyampaikan bahwa keluarga memiliki peran penting dalam membangun ketahanan nasional.

“Kenapa Ketahanan keluarga itu sangat penting karena mencerminkan kecukupan dan kesinambungan akses suatu keluarga yang mampu memenuhi kebutuhan dasarnya seperti pangan, air bersih, kesehatan, hingga pendidikan,” tuturnya.

Karenanya, ada beberapa langkah untuk mencapai ketahanan keluarga. Pertama, belajar dan tumbuh bersama, karena tempat pendidikan pertama ada dilingkungan keluarga. Kedua, melakukan ibadah bersama karena dengan beribadah menjadi tangki jiwa selalu terisi.

Legislator dari partai PKS ini berharap acara yang dihadiri ratusan peserta ini dapat memberikan manfaat yang nyata bagi keluarga-keluarga di Balikpapan.

“Kami berharap acara ini dapat memberikan pemahaman yang lebih baik kepada masyarakat tentang pentingnya membangun keluarga yang kuat karena juga bagian penting dari ketahanan nasional,” harapnya.

Acara Sosper Ketahanan Keluarga ke-5 ini menjadi bukti nyata komitmen Hj. Fitri Maisyaroh, S.T dalam memajukan dan meningkatkan kualitas kehidupan keluarga di Kaltim.

Melalui kegiatan ini, Hj. Fitri Maisyaroh, S.T juga berharap masyarakat semakin sadar akan pentingnya memperkuat hubungan keluarga dan menjaga keharmonisan dalam menjalani kehidupan sehari-hari. (*)

Anggota DPRD Kaltim Harun Al Rasyid Ajak Masyarakat Bontang Pahami Perda Ketahanan Keluarga

Anggota DPRD Kaltim Harun Al Rasyid Ajak Masyarakat Bontang Pahami Perda Ketahanan Keluarga

Bontang – Anggota DPRD Kaltim, Harun Al Rasyid menggelar sosialisasi Peraturan Daerah (Perda) ke-5 tentang Penyelenggaraan Pembangunan Ketahanan Keluarga nomor 2 tahun 2022, Sabtu, (11/05/2023) pukul 10.00 WITA.

Sosialisasi tersebut dilaksanakan tepatnya di Kantor PKS Bontang, Jl. KS. Tubun RT 08, Bontang Kuala depan lapangan Lang Lang Bontang.

Pada pemaparannya, Harun Al Rasyid mengatakan bahwa tujuan sosialisasi ini adalah untuk memberikan pemahaman dan kesadaran kepada masyarakat Bontang tentang pentingnya membangun ketahanan keluarga sebagai fondasi pembangunan bangsa.

“Perda ini mengatur tentang hak dan kewajiban setiap anggota keluarga, serta peran pemerintah daerah dalam memberikan dukungan dan perlindungan kepada keluarga. Kami ingin bapak dan ibu bisa mengaplikasikan nilai-nilai ketahanan keluarga dalam kehidupan sehari-hari, seperti saling menghormati, berkomunikasi, berbagi, dan bersinergi,” ujarnya

Legislator dari partai PKS ini menambahkan, Perda tersebut juga mengatur tentang bagaimana pemberdayaan keluarga, baik dari bidang ekonomi, sosial, budaya, maupun agama.

“Perda ini juga mengatur tentang pemberdayaan keluarga, baik dalam bidang ekonomi, sosial, budaya, maupun agama,” ungkapnya.

Sosialisasi tersebut diikuti oleh ratusan peserta dari berbagai latar belakang. Mereka tampak antusias mengikuti sosialisasi ini dan menyampaikan berbagai pertanyaan, saran, dan masukan terkait dengan Perda Ketahanan Keluarga.

Harun Al Rasyid berharap masyarakat Bontang bisa aktif berpartisipasi dalam sosialisasi ini dan memberikan masukan yang konstruktif untuk penyempurnaan Perda tersebut.

Selain itu, Legislator yang juga merupakan seorang hafidz Qur’an ini berharap bahwa sosialisasi tersebut dapat menjadi awal dari gerakan pembangunan ketahanan keluarga di Bontang dan Kaltim. Ia juga mengajak semua pihak untuk bersama-sama mendukung dan menjaga keluarga sebagai pilar utama masyarakat.

“Keluarga adalah tempat pertama dan utama bagi kita untuk belajar dan berkembang. Jika keluarga kita kuat, maka bangsa kita juga akan kuat,” pungkasnya. (bid)

Yayasan Lembaga Pendampingan Perempuan dan Anak Bina Aisyah Kaltim Lakukan Penyuluhan Ke Lapas Narkotika Kelas IIA Samarinda

Yayasan Lembaga Pendampingan Perempuan dan Anak Bina Aisyah Kaltim Lakukan Penyuluhan Ke Lapas Narkotika Kelas IIA Samarinda

LatestIDN – Yayasan Lembaga Pendampingan Perempuan dan Anak Bina Aisyah Kaltim (YLPPA Bina Aisyah Kaltim) melakukan penyuluhan hukum yang bertemakan bantuan hukum dan peningkatan IMTAQ bagi warga binaan Lapas Narkotika Kelas IIA Samarinda.

Pada kegiatan ini merupakan kegiatan Dinas Kependudukan, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Provinsi Kalimantan Timur (DKP3A Prov Kaltim) yang dalam menjalankan program nya berkolaborasi bersama YLPPA Bina Aisyah Kaltim yang merupakan Lembaga Bantuan Hukum yang banyak terlibat dalam penanganan dan juga pencegahan terjadi nya kekerasan rumah tangga terhadap perempuan dan anak serta peningkatan IMTAQ.

Kegiatan ini dibuka melalui sambutan oleh Kepala Lapas Narkotika Kelas IIA Samarinda yang dalam hal ini diwakilkan oleh Kasi Binadik yaitu bapak J. Kasogi Surya Fattah, A.Md.IP., S.H menyampaikan jika penyuluhan seperti ini masih cukup jarang di Lapas Narkotika sehingga hadir nya YLPPA yang berkolaborasi dengan DKP3A sangat disambut dengan baik mengingat cukup memiliki banyak manfaat menambah wawasan bagi warga binaan untuk lebih memahami pentingnya hukum dan akses mendapatkannya serta kegiatan seperti ini dapat berkelanjutan dan membantu warga binaan yang ada pada Lapas Narkotika. Jumlah warga binaan yang dari tahun ke tahun semakin bertambah membuat tempat yang tersedia penuh meskipun terdapat penurunan namun tidak terlalu spesifik

Selanjutnya dalam paparan materinya dibawakan langsung oleh Sekretaris YLPPA yakni Putri Amalia, S.H dan Muhammad Iqbal, S.H selaku Advokat di Lembaga Bantuan Hukum tersebut yang kemudian dipimpin oleh moderator yakni Irmawati, S.H selaku Advokat magang yang dalam berjalannya pemaparan materi dan juga diskusi dengan warga binaan lapas narkotika tersebut.

Pada materi pertama yang disampaikan oleh Putri Amalia, S.H menjelaskan bahwa setiap orang berhak mendapatkan pengakuan jaminan, perlindungan, dan kepastian hukum yang adil serta perlakuan yang sama di hadapan hukum yang tertuang dalam Pasal 28D ayat (1) UUD 1945. Kemudian telah di atur secara Khusus dalam UU No 16 Tahun 2011 tentang Bantuan Hukum dan juga Peraturan Daerah Prov Kaltim Nomor 5 Tahun 2019 Tentang Penyelenggaraan bantua hukum, salah satu upaya Pemprov Kaltim dalam turut serta peduli dengan masyarakat yang tidak memiliki kemampuan yang cukup membayar jasa Advokat namun tetap mendapat pendampingan hukum oleh Advokat secara gratis dan cuma-cuma, hal tersebut juga cukup sejalan dengan visi dari YLPPA yakni Terciptanya Kehidupan Perempuan dan Anak serta Keluarga yang Memiliki Kualitas dalam Bermasyarakat, Berbangsa dan Bernegara yang Berlandaskan Ketuhanan yang Maha Esa.

Selanjutnya disampaikan pemaparan materi kedua oleh bapak Muhammad Iqbal, S.H yang merupakan Advokat dari Lembaga Bantuan Hukum LPPA Bina Aisyah Kaltim, yang dalam pemaparannya menyebutkan bahwa angka kekerasan tertinggi terhadap perempuan dan anak dalam data per 1 Juni 2023 dengan total kasus 406 kasus. Kota Samarinda dengan tingkat kasus tertinggi yakni 211 kasus menurut sumber simfoni PPA. Sehingga dalam rangka upaya pencegahan dapat dilakukan penyuluhan atau sosialisasi hukum di masyarakat serta menerima konsultasi hukum mengenai indikasi hadirnya kekerasan terhadap perempuan dan anak. Dalam upaya represif tentu harus adanya dukungan psikologi awal seperti perlindungan tempat aman dan memperluas dukungan dengan membentuk support community dan jangan melakukan intimidasi seperti menyalahkan, menjauhi serta tindakan diskriminasi lainnya yang menyebabkan trauma secara berlebih.

Peran YLPPA juga turut berperan aktif terhadap pencegahan dan penanganan isu mengenai kekerasan perempuan dan anak yang berkolaborasi bersama DKP3A Prov Kaltim.

YLPPA Bina Aisyah Kaltim dan DKP3A Prov Kaltim Gelar Penyuluhan Bantuan Hukum dan Pencegahan Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak di Lapas Perempuan Tenggarong

YLPPA Bina Aisyah Kaltim dan DKP3A Prov Kaltim Gelar Penyuluhan Bantuan Hukum dan Pencegahan Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak di Lapas Perempuan Tenggarong

LatestIDN, – Senin, 20 November 2023 Yayasan Lembaga Pendampingan Perempuan dan Anak Bina Aisyah Kaltim (YLPPA Bina Aisyah Kaltim) melakukan penyuluhan hukum yang bertemakan bantuan hukum dan pencegahan kekerasan terhadap perempuan dan anak.

Pada kegiatan ini merupakan kegiatan Dinas Kependudukan, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Provinsi Kalimantan Timur (DKP3A Prov Kaltim) yang dalam menjalankan program nya berkolaborasi bersama YLPPA Bina Aisyah Kaltim yang merupakan Lembaga Bantuan Hukum yang banyak terlibat dalam penanganan dan juga pencegahan terjadi nya kekerasan rumah tangga terhadap perempuan dan anak.

Kegiatan ini dibuka melalui sambutan oleh Kepala DKP3A yang dalam hal ini diwakilkan kepada Direktur YLPPA Bina Aisyah Kaltim yaitu Muqsith An Naafi, S.H menyampaikan jika penyuluhan ini tidak hanya dilakukan di Lapas Perempuan Tenggarong saja namun juga ke masyarakat atau mahasiswa di samarinda, balikpapan dan juga penajam paser utara sebagai bentuk keperduliaan terhadap isu kekerasan terhadap perempuan dan anak di Provinsi Kalimantan Timur, yang kemudian dilanjutkan oleh Ibu Kepala Lembaga Permasyarakatan Perempuan Kelas IIA Tenggarong (Triana Agustin, Amd.IP., S.H., M.H.), dalam sambutannya mengharapkan kepada Tahanan agar menyimak dengan baik penyuluhan yang disampaikan guna mendapatkan pendampingan hukum dalam menjalani proses hukum yang saat ini sedang berjalan supaya mendapatkan keadilan yang seadil-adilnya.

Selanjutnya dalam paparan materinya dibawakan langsung oleh Direktur YLPPA yakni Muqsith An Naafi, S.H dan Muhammad Iqbal, S.H selaku Advokat di Lembaga Bantuan Hukum tersebut yang kemudian dipimpin oleh moderator yakni Putri Amalia, S.H selaku Sekretaris YLPPA Bina Aisyah Kaltim dalam berjalannya pemaparan materi dan juga diskusi dengan warga binaan lapas perempuan tersebut.

Pada materi pertama menjelaskan bahwa setiap orang berhak mendapatkan pengakuan jaminan, perlindungan, dan kepastian hukum yang adil serta perlakuan yang sama di hadapan hukum yang tertuang dalam Pasal 28D ayat (1) UUD 1945. Kemudian telah di atur secara Khusus dalam UU No 16 Tahun 2011 tentang Bantuan Hukum dan juga Peraturan Daerah Prov Kaltim Nomor 5 Tahun 2019 Tentang Penyelenggaraan bantua hukum, salah satu upaya Pemprov Kaltim dalam turut serta peduli dengan masyarakat yang tidak memiliki kemampuan yang cukup membayar jasa Advokat namun tetap mendapat pendampingan hukum oleh Advokat secara gratis dan cuma-cuma, hal tersebut juga cukup sejalan dengan visi dari YLPPA yakni Terciptanya Kehidupan Perempuan dan Anak serta Keluarga yang Memiliki Kualitas dalam Bermasyarakat, Berbangsa dan Bernegara yang Berlandaskan Ketuhanan yang Maha Esa.

Selanjutnya disampaikan pemaparan materi kedua oleh bapak Muhammad Iqbal, S.H yang merupakan Advokat dari Lembaga Bantuan Hukum LPPA Bina Aisyah Kaltim, yang dalam pemaparannya menyebutkan bahwa angka kekerasan tertinggi terhadap perempuan dan anak dalam data per 1 Juni 2023 dengan total kasus 406 kasus. Kota Samarinda dengan tingkat kasus tertinggi yakni 211 kasus menurut sumber simfoni PPA. Sehingga dalam rangka upaya pencegahan dapat dilakukan penyuluhan atau sosialisasi hukum di masyarakat serta menerima konsultasi hukum mengenai indikasi hadirnya kekerasan terhadap perempuan dan anak. Dalam upaya represif tentu harus adanya dukungan psikologi awal seperti perlindungan tempat aman dan memperluas dukungan dengan membentuk support community dan jangan melakukan intimidasi seperti menyalahkan, menjauhi serta tindakan diskriminasi lainnya yang menyebabkan trauma secara berlebih.

Peran YLPPA juga turut berperan aktif terhadap pencegahan dan penanganan isu mengenai kekerasan perempuan dan anak yang berkolaborasi bersama DKP3A Prov Kaltim. (*)

Segudang Inspirasi Pendidikan dari 3 Tahun POP, Buah dari Merdeka Belajar

Segudang Inspirasi Pendidikan dari 3 Tahun POP, Buah dari Merdeka Belajar

LatestIDN, Jakarta – Terobosan Merdeka Belajar dalam bentuk Program Organisasi Penggerak (POP) Episode 4 sukses menyemangati dunia pendidikan di seluruh Indonesia. Inisiatif Kemendikbudristek melibatkan ormas yang memiliki kontribusi luar biasa di bidang pelatihan pendidik dan tenaga kependidikan membuka pintu untuk sebuah revolusi positif dalam pendidikan.

Simposium POP 2023 menjadi panggung bagi kesuksesan program ini. Nunuk Suryani, Direktur Pendidikan Profesi dan Pembinaan GTK, memberikan sorotan pada dampak luar biasa yang berhasil dicapai selama tiga tahun pelaksanaan. “Ada semangat baru dalam lingkungan belajar, hasil belajar yang membanggakan, dan karakter peserta didik yang semakin berkembang,” ujarnya di Novotel Mangga dua, Jakarta, Minggu (26/11/2023).

Rachmadi Widdiharto, Direktur Guru Pendidikan Dasar, menyoroti kolaborasi dengan ormas, mencapai 7.300 satuan pendidikan dan memberikan manfaat langsung kepada 50.000 guru dan kepala sekolah. “Fokus pada literasi, numerasi, dan penguatan karakter membawa dampak positif yang signifikan,” kata Rachmadi.

Berbicara tentang perubahan, Irawan dari Yayasan Nurhidayah Dayah berbagi cerita tentang sinergi di tingkat daerah. “POP membuka pintu untuk skema peningkatan kompetensi pembelajaran yang berfokus pada tujuan pembelajaran,” ungkapnya.

Dr. Jamal dari Yayasan Akselerasi Islami Siswa Indonesia menegaskan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, ormas, dan sekolah. “POP menjadi peluang untuk bergerak bersama dan merayakan semangat merdeka belajar,” katanya.

Fakhrul Roji, Ketua Forum Indonesia Menulis Kalimantan Barat, memberikan dimensi unik dari lapangan. “Peserta POP dengan tekun mendaki bukit, melewati hutan, dan menempuh perjalanan sulit menunjukkan komitmen mereka terhadap pendidikan di daerah terpencil,” ujarnya.

Lebih dari statistik, praktik baik POP membuktikan perubahan nyata dalam perilaku guru. Yusri dari Yayasan Indonesia Mengabdi menjelaskan, “Pelatihan ini berhasil mengubah paradigma guru, terlihat dari peningkatan disiplin positif siswa seperti berbicara sopan dan tanggung jawab pribadi.”

Apresiasi juga datang dari Yanti KerLiP, Ketua Perkumpulan Keluarga Peduli Pendidikan. “Semangat gotong royong untuk mencapai pendidikan berkualitas terus menguat,” katanya.

Keberhasilan POP tak hanya terlihat dalam angka, tapi juga dalam semangat bersama. Kesepakatan 88 dari 133 Ormas POP untuk membentuk asosiasi menandai komitmen mereka untuk memastikan pendidikan dan perlindungan anak di Indonesia terwujud secara merata dan berkeadilan. (*)

Sosbang Bersama KKMM, Anggota DPRD Kaltim Encik Wardani Ingatkan Pentingnya Memahami Wawasan Kebangsaan

Sosbang Bersama KKMM, Anggota DPRD Kaltim Encik Wardani Ingatkan Pentingnya Memahami Wawasan Kebangsaan

LatestIDN, Samarinda – Anggota DPRD Kalimantan Timur (Kaltim) Encik Wardani kembali menggelar Sosialisasi Wawasan Kebangsaan (Sosbang) di Sempaja Selatan, Samarinda Utara, Kota Samarinda, Kalimantan Timur, Senin (20/11/2023).

Pada sosialisasi tersebut, dihadiri oleh ratusan peserta dari Kerukunan Keluarga Masyarakat Madura (KKMM) di Kota Samarinda. Dikesempatan yang sama, Encik Wardani menyampaikan materi tentang pentingnya wawasan kebangsaan bagi masyarakat Indonesia.

“Wawasan kebangsaan penting untuk ditanamkan pada setiap warga negara Indonesia,” kata Encik Wardani, yang juga merupakan legislator dari Komisi II DPRD Kaltim.

Encik menambahkan, wawasan kebangsaan merupakan cara pandang dan sikap bangsa Indonesia dalam menyikapi berbagai masalah kehidupan dalam berbangsa dan bernegara.

“Kita juga perlu memahami pentingnya pilar kebangsaan karena merupakan fondasi yang kokoh untuk menjaga keutuhan bangsa kita,” tambahnya.

Diketahui, empat pilar kebangsaan tersebut yakni Pancasila, UUD NRI 1945, Bhinneka Tunggal Ika, dan NKRI.

Politisi dari PKS ini berharap, dengan memahami wawasan kebangsaan, dapat menambah kecintaan akan tanah air.

“Semoga dengan memahami wawasan kebangsaan, bisa menjadi sarana menambahkan kecintaan pada bangsa kita, dan juga memahami kebinekaan demi menjaga persatuan dan kesatuan bangsa,” harapnya.

Sebagai informasi, Kegiatan sosialisasi wasbang ini merupakan salah satu agenda DPRD Kaltim yang bertujuan untuk mendukung kerangka wawasan kebangsaan di Provinsi Kaltim. Kegiatan ini juga menjadi ajang silaturahmi bersama masyarakat di daerah pemilihan masing-masing anggota dewan.

Kegiatan sosialisasi wawasan kebangsaan ini juga merupakan upaya untuk meningkatkan pemahaman masyarakat tentang kebangsaan. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi sarana untuk mempererat persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia. (*)

Anggota DPRD Kaltim Encik Wardani Gelar Sosialisasi Wawasan Kebangsaan, Warga Sambut Baik

Anggota DPRD Kaltim Encik Wardani Gelar Sosialisasi Wawasan Kebangsaan, Warga Sambut Baik

LatestIDN, Samarinda – Anggota DPRD Kalimantan Timur (Kaltim) Encik Wardani menggelar sosialisasi wawasan kebangsaan di Jalan Cipto Mangunkusumo, Simpang Tiga, Loa Janan Ilir, Kota Samarinda, Sabtu (11/11/2023) pukul 10:00 Wita.

Dalam sosialisasi tersebut, Encik Wardani menyampaikan materi tentang pentingnya wawasan kebangsaan bagi masyarakat Indonesia.

Politisi dari partai PKS ini menjelaskan bahwa wawasan kebangsaan merupakan cara pandang dan sikap bangsa Indonesia dalam menyikapi berbagai masalah kehidupan berbangsa dan bernegara.

“Wawasan kebangsaan penting untuk ditanamkan pada setiap warga negara Indonesia,” kata Encik Wardani.

“Dengan wawasan kebangsaan, kita akan memiliki rasa cinta tanah air, kesadaran berbangsa dan bernegara, serta komitmen untuk menjaga persatuan dan kesatuan bangsa.”

Legislator Komisi II ini juga menyampaikan pemahaman akan Pancasila, UUD NRI 1945, Bhinneka Tunggal Ika, dan NKRI. Ia menjelaskan bahwa keempat pilar kebangsaan tersebut merupakan fondasi yang kokoh untuk menjaga keutuhan bangsa Indonesia.

Sosialisasi tersebut dihadiri oleh warga dari berbagai latar belakang yang berbeda. Tampak, para warga menyambut baik sosialisasi tersebut dan aktif mengikuti sesi tanya jawab yang digelar.

Encik berharap, sosialisasi tersebut dapat meningkatkan pemahaman masyarakat tentang wawasan kebangsaan. Ia juga berharap, masyarakat dapat mengamalkan nilai-nilai wawasan kebangsaan dalam kehidupan sehari-hari.

“Mari kita bersama-sama menjaga persatuan dan kesatuan bangsa. Kita harus saling menghormati dan menghargai perbedaan,” pungkasnya. (*)

Menaker Ida Fauziyah Sambangi Stand Pameran Transafe di Peresmian Gedung Vokasi

Menaker Ida Fauziyah Sambangi Stand Pameran Transafe di Peresmian Gedung Vokasi

Jakarta – Menteri Tenaga Kerja (Menaker) Ida Fauziyah sambangi stand pameran milik Lembaga Pelatihan Kerja Swasta (LPKS) Transafe Dharma Persada. Pameran dan expo ini diadakan dalam rangkaian acara peresmian Gedung Vokasi pada hari Minggu 15 Oktober 2023 di Jalan Gatot Subroto No. 44, Jakarta Selatan.

 

menaker ida fauziyah samangi stand pameran transafe

 

Menaker Ida Fauziah bersama rombongan terlihat hadir sekitar pukul 16.00 di Gedung Vokasi. Ibu Ida melanjutkan berjalan kaki mengunjungi booth expo dari LPKS yang hadir. Stand pemeran milik Transafe Dharma Persada adalah stand yang pertama kali dikunjungi oleh Ibu Ida Fauziah.

Dalam kunjungan ini Menteri menanyakan sejumlah pertanyaan tentang LPKS Transafe Dharma Persada terkait kemampuan menampilkan lulusan yang kompeten, jumlah lulusan per tahun dan ketersediaan peralatan dan perlengkapan pelatihan milik Transafe Dharma Persada.

Kehadiran Ibu Ida Fauziyah disambut oleh Nia Nurhayati dan Annisa Rachmawati, Manajer LPKS Transafe Dharma Persada.

Pameran ini adalah rangkaian dari sejumlah acara untuk mendukung peresmian Gedung Vokasi. Acara lainnya antara lain sholawat bersama, Expo LPKS, Job Fair, Rembuk Nasional LPKS, pengukuhan keanggotaan Lembaga Akreditasi Lembaga Pelatihan Kerja (LA-LPK) periode 2023-2028, dan sejumlah acara lain.

Turut hadir di stand pameran LPKS Transafe antara lain Qirana Dinda Tiara dan Luki Tantra dari PT. Tenaga Kerja Kompeten Indonesia.

Kunjungan Menaker di booth expo milik Transafe diakhiri dengan foto bersama. Menaker lalu melanjutkan mengunjungi sejumlah booth pameran milik LPKS di sisi barat dan booth milik Job Fair di sisi Timur Gedung Vokasi.

 

menaker ida fauziyah samangi stand pameran transafe

 

Menaker Ida Fauziyah di Peresmian Gedung Vokasi

Dalam acara peresmian gedung vokasi, Menteri Ida Fauziah menyatakan pembenahan dan renovasi gedung vokasi itu sebagai upaya peningkatan pelayanan kepada masyarakat dan stakeholders.

Dikutip JPNN, Menaker Ida Fauziah menegaskan revitalisasi pelatihan vokasi menjadi salah satu fokus terobosan pemerintah karena memiliki tiga keunggulan.

Pertama, memiliki durasi waktu lebih singkat dibandingkan pendidikan formal. Kedua, pelatihan vokasi berbasis demand driven (sesuai dengan kebutuhan industri). Ketiga inklusivitas pelatihan vokasi menjangkau semua kalangan dan mampu dikombinasikan dengan program jaring pengaman sosial lainnya.

Transafe Dharma Persada adalah Lembaga pelatihan, konsultasi dan sertifikasi terkemuka yang terdaftar secara resmi baik di Kementrian Tenaga Kerja (Kemnaker) maupun Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) untuk bidang Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3)

Syukuran Sekretariat AJKT, Diharap Jadi Tempat Wartawan Berkumpul-Berproses

Syukuran Sekretariat AJKT, Diharap Jadi Tempat Wartawan Berkumpul-Berproses

SANGATTA – Aliansi Jurnalis Kutai Timur (AJKT) menggelar syukuran peresmian sekretariat baru, di Jalan Karya Etam, Nomor 60, RT 14, Sangatta Utara, Kutai Timur (Kutim), Kamis (12/10/2023) sore.

Gelaran syukuran dilakukan bertepatan dengan hari ulang tahun (HUT) Kutim ke-24. Sekretariat AJKT diresmikan oleh Ketua Dewan Pembina AJKT, Wakil Bupati Kutim, Kasmidi Bulang, ditandai dengan pemotongan tumpeng.

Sebelum syukuran dimulai, Anggota DPR RI Dapil Kaltim, Irwan, didampingi Pandi Widiarto, turut menyempatkan diri hadir ke Sekretariat AJKT, sebelum dia melanjutkan agenda peninjauan pembangunan Jalan Poros Sangatta-Bontang.

Ketua AJKT Raymond Chouda mengatakan, Sekretariat AJKT yang diresmikan juga menjadi rumah wartawan, diharap dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya. Untuk tempat silaturahmi, berkumpul, berdiskusi, untuk menghidup-hidupkan organisasi. Bahkan sekaligus menjadi tempat narasumber dan masyarakat menyampaikan informasi dan atau klarifikasi.

“Tempat ini juga kami harap bisa untuk menjalankan program-program kegiatan bidang AJKT, seperti coaching clinic, podcast, hingga program-program lainnya seperti olahraga yang ringan,” harapnya.

Wakil Bupati Kasmidi Bulang dalam sambutannya mengharapkan, keberadaan Sekretariat AJKT ini bisa dijadikan tempat diskusi dan komunikasi. Pada saat jurnalis AJKT menulis berita dan perlu ada klarifikasi, maka sekretariat bisa jadi tempat klarifikasi.

“Pemerintah juga tidak anti kritik, kita siap dikritik. Bahkan Pemkab Kutim tahun depan memiliki APBD sekitar Rp8,9 triliun, dan media bisa jadi tempat untuk kontrol pembangunan di Kutim,” papar Kasmidi.

Dia menambahkan, saat ini Kutim perlu informasi-informasi yang aktual dan terpercaya, dan jangan sampai ada informasi hoaks menyebar. Hadirnya media diharap untuk memberikan kesejukan.

“Kami mewakili pemerintah mengucapkan terima kasih kepada media-media yang sudah ikut andil dalam memgawal pembangunan ini. Saya mengucapkan selamat kepada AJKT sore ini kita meresmikan sekretariat, harapannya AJKT bisa maksimal lagi memberikan informasi-informasi di masyarakat,” harap Kasmidi.

Adapun sejumlah tamu undangan yang hadir antara lain Anggota DPRD Kutim Hepnie Armansyah, Sekretaris Diskominfo Perstik Kutim Rasyid, Manager External Relation KPC Ronald Sihombing dan Media Relation Silvester, Asisten Manager Humas dan Protokol Perumdam Kutim Yusriani Piter L, Ketua FKDM Kutim Khoirul Arifin, Pembina AJKT Sukriadi, Jurnalis Senior PWI Kutim Imran Amir, Ketua PWRI Kutim Daniel P Sebayang, dan sejumlah jurnalis Kutim juga para anggota pengurus AJKT beserta tamu undangan lainnya. (*)

Penulis : AJKT

Copyright © 2026 LatestIDN