Training for Trainer Sertifikasi BNSP KKNI 4 Transafe

Training for Trainer Sertifikasi BNSP KKNI 4 Transafe

PT. Transafe Dharma Persada (Transafe Indonesia) pilih PT. Tenaga Kerja Kompeten Indonesia untuk laksanakan Training for trainer Sertifikasi BNSP KKNI 4.

Pelatihan ini diadakan tanggal 20-21 Juni 2023 di TKKI Learning Centre di Pengadegan Jakarta Selatan. Kelas ini diikuti oleh peserta dari Jakarta dan Batam. Instruktur kali ini adalah Bapak Luki Tantra, Salah satu senior trainer Tenaga Kerja Kompeten Indonesia

Pelatihan dan sertifikasi instruktur KKNI 4ini dilakukan secara blended, peserta Jakarta hadir secara tatap muka sedangkan peserta batam mengikuti secara daring. Dimulai dari tanggal 20-21 Juni pemberian materi oleh instruktur lalu jadwal uji kompetensi adalah 28 Juni. Namun karena ada libur aparatur sipil negara dengan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 16 Tahun 2023 Tentang Perubahan Kedua Atas Keputusan Presiden Nomor 24tahun 2022 Tentang Cuti Bersama Pegawai Aparatur Sipil Negara Tahun 2023, uji kompetensi dijadwalkan ulang ke tanggal 3 Juli 2023.

 

Berita Terkait

sertifikasi BNSP KKNI 4 - Tenaga Kerja KOmpeten Indoesia-Transafe-luki tantraa sertifikasi BNSP KKNI 4 - Tenaga Kerja KOmpeten Indoesia-Transafe-luki tantraa

Unit Kompetensi Training for Trainer Sertifikasi BNSP KKNI 4

Pelatihan ini berdasarkan unit kompetensi dari Keputusan Menaker Nomor 333 Tahun 2020 tentang Penetapan Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia Kategori Aktivitas Penyewaan dan Sewa Guna Usaha Tanpa Hak Opsi, Ketenagakerjaan, Agen Perjalanan dan Penunjang Usaha Lainnya Golongan Pokok Aktivitas Ketenagakerjaan Bidang Standarisasi, Pelatihan Kerja dan Sertifikasi.. Unit kompetensi Training for trainer Sertifikasi BNSP KKNI 4 yang dilalui para peserta adalah

  • Menyiapkan Pelaksanaan Pelatihan dan Asesment Berbasis Kompetensi
  • Melaksanakan Pelatihan Berbasis Kompetensi
  • Melakukan Asesment Berbasis Kompetensi
  • Menentukan Kebutuhan Pelatihan Individu
  • Menyusun Program Pelatihan Kerja
  • Merencanakan Evaluasi Hasil Pembelajaran
  • Merancang Strategi Pembelajaran
  • Mengelola Pemenuhan literasi, persyaratan Bahasa dan berhitung dalam proses pelatihan secara individu
  • Mengelola Bahan Pelatihan Kerja
  • Mengelola Peralatan Pelatihan Kerja
  • Menerapkan K3 di Lembaga Pelatihan Kerja
  • Merencanakan Penyajian Materi Pelatihan
  • Melaksanakan Pelatihan Tatap Muka (Face to Face)
  • Menilai Kemajuan Kompetensi Peserta Pelatihan Individu

 

Semoga sukses ya Teman Teman Trainer Transafe semoga sukses sebagai traner ke depannya !!

 

Kunjungan Dapil, Ketua DPRD Kutim Salurkan Bantuan Pupuk ke Poktan Cahaya Baru

Kunjungan Dapil, Ketua DPRD Kutim Salurkan Bantuan Pupuk ke Poktan Cahaya Baru

LATESTBONTANG – Ketua DPRD Kutai Timur (Kutim), Joni, S.Sos kembali menyambangi konstituennya, pada agenda kunjungan dapil. Kali ini, ia menyambangi warga Desa Sekerat, Kecamatan Bengalon, Sabtu (24/6/2023).

Dalam rangka serap aspirasi warga itu, legislator senior Partai Persatuan Pembangunan (PPP) tersebut mendistribusikan bantuan pupuk kepada petani yang tergabung di dalam Kelompok Tani (Poktan) Cahaya Baru.

Kunjungan itu bertujuan untuk menampung aspirasi dan mengeratkan tali silaturahmi dengan masyarakat. Ini, bagi Joni, adalah kewajiban sebagai wakil rakyat.

Usai memberikan bantuan, Joni menuturkan bahwa pupuk saat ini menjadi salah satu tantangan terbesar para petani, mulai lonjakan harga sampai kelangkaan di pasaran.

“Keresahan petani ada saat padi atau hasil bumi lainnya masuk proses pemupukan. Tapi, pupuk tidak ada, pasti memengaruhi kualitas hasil panen mereka,” ucap Joni.

Joni berharap, bantuan pupuk bagi Poktan tersebut membantu petani, sehingga hasil panen mereka semakin melimpah.

“Melalui aspirasi ini, bisa menambah hasil panen petani serta berimbas pada finansial yang akan didapat kemudian setelah panen,” harapnya.

Sementara itu, Ketua Kelompok Tani Cahaya Baru Muhammad Kasim menyampaikan rasa terima kasih dan berharap kedepannya Ketua DPRD Kutim maupun anggota DPRD Kutim yang lain memperjuangkan aspirasi masyarakat dalam bidang pertanian, khususnya Kelompok Tani Cahaya Baru.

“Kami sangat berterima kasih atas kunjungan sekaligus bantuan pupuk yang telah diberikan, semoga nantinya bisa meningkatkan hasil panen kami dan bantuan ini memang sudah lama kita harapkan,” ungkapnya.(adv).

Disdikbud Kutim Tegaskan Jangan Ada Pungli Penerimaan Siswa Baru

Disdikbud Kutim Tegaskan Jangan Ada Pungli Penerimaan Siswa Baru

LATESBONTANG – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kutai Timur (Kutim) menegaskan agar tidak ada pungutan liar dalam  penerimaan peserta didik baru (PPDB) yang tidak lama lagi bakal digelar.

“Diharapkan semua sekolah, baik kepada kepala sekolah, komite, ataupun tim penerimaan siswa baru agar tidak melakukan kegiatan-kegiatan yang berpotensi timbulnya pungli atau gratifikasi,” ucap Kepala Disdikbud Kutim, Mulyono belum lama ini.

Mulyono menjelaskan, PPDB 2023/2024 untuk siswa berbagai jenjang akan segera dimulai. Bagi calon murid baru SD sampai SMA, ada 4 jalur yang akan dibuka.

Peraturan mengenai hal ini telah tertuang melalui Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI Nomor 1 Tahun 2021 tentang PPDB pada TK, SD, SMP, SMA, dan SMK. Ketentuan di dalamnya memberikan kewenangan kepada pemerintah daerah dalam mengatur PPDB sesuai situasi daerah masing-masing.

Mulyono merinci 4 jalur PPDB 2023, antara lain jalur Zonasi, Afirmasi, jalur Perpindahan Tugas Orang Tua/Wali, dan jalur, serta Prestasi. Menurutnya, semua jalur yang memiliki ketentuan dan panduan sudah disampaikan kepada pihak panitia masing-masing sekolah.

“Semua sudah ada panduan dan sudah paham semua mereka, kita juga sudah membuatkan SK terkait dengan PPDB. Dan tidak ada pungutan, saya sampaikan untuk sekolah negeri tidak ada pungutan satu rupiah pun terkait pendaftaran siswa,” pungkasnya.

Perlu diketahui bahwa dalam Permendikbud RI Nomor 1/2021, keempat jalur ini dikecualikan untuk SMK, satuan pendidikan kerja sama, sekolah Indonesia di luar negeri, sekolah yang menyelenggarakan pendidikan khusus, sekolah yang menyelenggarakan pendidikan layanan khusus, sekolah berasrama, sekolah di daerah 3T, dan sekolah di daerah yang jumlah penduduk usia sekolahnya tidak bisa memenuhi ketentuan jumlah siswa dalam 1 rombongan belajar.

Adapun keempat jalur PPDB 2023 untuk siswa SD sampai SMA, sebagai berikut:

1. Zonasi

Domisili calon murid baru adalah berdasarkan alamat pada kartu keluarga yang diterbitkan minimal 1 tahun sebelum tanggal pendaftaran PPDB.

Jika tidak memiliki kartu keluarga karena keadaan tertentu, maka dapat diganti dengan surat keterangan domisili. Adapun keadaan tertentu yang dimaksud adalah bencana alam dan/atau bencana sosial.

Calon siswa baru hanya bisa memilih 1 jalur pendaftaran PPDB dalam 1 wilayah zonasi. Meski demikian, selain melakukan pendaftaran PPDB melalui jalur zonasi dalam wilayah zonasi yang telah ditetapkan, calon peserta didik juga bisa mendaftar melalui jalur afirmasi atau jalur prestasi di luar wilayah zonasi domisili, sepanjang memenuhi persyaratan.

2. Afirmasi

Jalur afirmasi diperuntukkan bagi calon peserta didik baru yang berasal dari keluarga ekonomi tidak mampu dan penyandang disabilitas.

Peserta berdomisili di dalam maupun di luar wilayah zonasi sekolah yang bersangkutan.

Jika peserta melampaui kuota yang ditetapkan oleh pemerintah daerah, maka penentuan peserta didik dilakukan dengan memprioritaskan jarak tempat tinggal yang terdekat dengan sekolah.

Peserta wajib menyertakan bukti keikutsertaan dalam program penanganan keluarga tidak mampu dari pemerintah pusat atau pemerintah daerah.

Peserta wajib menyerahkan surat pernyataan dari orang tua/wali yang menyatakan bersedia untuk diproses secara hukum jika terbukti memalsukan bukti keikutsertaan program penanganan keluarga tidak mampu.

3. Jalur Perpindahan Tugas Orang Tua/Wali

Perpindahan tugas orang tua/wali dibuktikan dengan surat penugasan dari instansi/lembaga/kantor/perusahaan yang mempekerjakan.

Jika terdapat sisa kuota jalur perpindahan tugas orang tua/wali, maka sisa kuota bisa dialokasikan untuk calon siswa baru di sekolah tempat orang tua/wali mengajar.

Penentuan calon murid baru dalam jalur perpindahan tugas orang tua/wali diprioritaskan pada jarak tempat tinggal yang terdekat dengan sekolah.

4. Prestasi

Jika ada sisa kuota dari 3 jalur di atas, pemda dapat membuka jalur prestasi. Berikut ketentuannya:

PPDB melalui jalur prestasi ditentukan berdasarkan rapor yang dilampirkan dengan surat keterangan peringkat nilai rapor peserta didik dari sekolah asal dan/atau prestasi di bidang akademik maupun nonakademik.

Nilai rapor yang diserahkan adalah 5 semester terakhir.

Bukti prestasi diterbitkan minimal 6 bulan dan maksimal 3 tahun sebelum tanggal pendaftaran PPDB.

Pemalsuan bukti prestasi akan berakibat sanksi sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Demikian beberapa jalur PPDB 2023/2024 untuk siswa SD sampai SMA.

(adv).

Tempuh Perjalanan Berjam-jam, Bernadus Wilson Lumi Hadiri Pelantikan PWRI Kutim

Tempuh Perjalanan Berjam-jam, Bernadus Wilson Lumi Hadiri Pelantikan PWRI Kutim

LATESBONTANG –Ada yang menarik dalam acara pelantikan Pengurus Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Persatuan Wartawan Republik Indonesia (PWRI) Kutai Timur (Kutim) yang digelar Kamis (22/06/2023) lalu.

Selain Bupati Kutai Timur, Ardiansyah Sulaiman dan juga Wakil Ketua II DPRD Kutai Timur, Arfan, dalam lingkar meja VIP tersebut Nampak pula Tokoh Pemuda Kutai Timur, Mahyunadi. Tak hanya itu, selain Sekretaris Jenderal DPP PWRI, D Supriyanto Jagad N, nampak pula Ketua Umum Forum Pemred Multimedia Indonesia (FPMI), Bernadus Wilson Lumi.

“Saya menemani sahabat saya, Pak Sekjen PWRI, karena penasaran, hampir setiap saat beliau cerita soal PWRI di Kutai Timur ini,” ucapnya. (22/06/2023).

Pria yang kini juga menjabat sebagai Ketua Bidang Organisasi dan Hukum Serikat Perusahaan Pers (SPS) Pusat ini, mengaku berangkat dari kediamannya sejak sekitar pukul dua dinihari Rabu lalu (21/06/2023).

“Saya dari rumah jam 2 pagi, menuju ke Bandara Soetta kurang lebih 5 jam perjalanan,” terangnya.

“Sampai di Balikpapan, harus menempuh perjalanan sekira 7 jam lagi untuk sampai ke lokasi acara,” lanjutnya.

Wilson mengaku, ada perasaan puas melihat pelantikan Pengurus DPC PWRI Kutai Timur. Dirinya mengatakan, hampir seluruh anggota DPC PWRI Kutai Timur, memiliki semangat berorganisasi yang luar biasa.

Menambahkan, Wilson juga sangat mengapresiasi Pemerintah Daerah Kutai Timur, khususnya Bupati Kutai Timur dan Wakil Ketua II DPRD Kutai Timur, yang telah memberikan support terbaiknya untuk PWRI Kutai Timur.

“Saya lihat luar biasa, support Bupati (Ardiansyah) dan Pak Arfan (Wakil Ketua II DPRD Kutim) dalam acara pelantikan ini, dan yang luar biasa, begitu banyak perwakilan Organisasi Kemahasiswaan yang juga turut hadir,” ungkap pria yang juga merupakan Ketua SPS Sulawesi Utara itu.

“Dan yang paling membanggakan, saya dengar ketika Bapak Bupati sambutan, Beliau menyatakan sudah mengenal dan mengakui, bahwa selama ini berita-berita yang disajikan sebagian besar anggota PWRI selalu konstruktif, itu Bupati loh yang sampaikan,” tegasnya melanjutkan.

Lebih jauh, Wilson menyampaikan, meski harus menempuh perjalanan jauh hingga menyeberang pulau, melihat semangat anggota-anggota PWRI Kutim, dirinya merasa lelahnya seketika hilang.

“Melihat semangat mereka, jadi ingat masa-masa saya masih muda dulu,” katanya diiringi tawa kecil.

“Sekali lagi, saya ucapkan untuk Anggota dan Pengurus DPC PWRI Kutai Timur yang baru saja dilantik, semoga, semangat ini terus ada, dan bisa tertuangkan dalam hal-hal positif,” pungkasnya. (/bl)

Transafe Indonesia Dharma Persada Sukses Laksanakan Program Pemantapan Mitra Transafe 2023

Transafe Indonesia Dharma Persada Sukses Laksanakan Program Pemantapan Mitra Transafe 2023

Sebagai pemimpin pasar dalam pelatihan dan sertifikasi Keselamatan dan kesehatan kerja (K3), Transafe Dharma Persada membuka kesempatan bekerjasama dengan perusahaan training provider terpilih. Transafe sukses melaksanakan program Pemantapan kemitraan Pertama di Tahun 2023. Tahun ini para sales dan marketing dari perusahaan mitra diberikan pendidikan, pelatihan dan pemantapan yang disebut “Program Pemantapan Mitra”.

Program ini dilaksanakan pada tanggal 20-22 Juni 2023,secara daring. Acara ini ditaja oleh PT. Transafe Indonesia Dharma Persada (TIDP) dari Grup Transafe yang bertindak khusus untuk menjalankan program kemitraan. Tahun Ini, Transafe kembali gandeng PT. Tenaga Kerja Kompeten Indonesia dalam pengisian materi kemitraan.

Acara ini dibuka Oleh T. Dony Budidharma, Direktur Transafe Dharma Persada Group. Turut hadir dalam pembukaan acara ini, Ibu Ryska Nababan, Ketua LSP Transafe Dharma Persada; Sri Astuti, Country Marketing Manager Transafe Indonesia dan Bapak Djemy Wagiu, Training & Operation Manager Transafe Indonesia.

Mitra yang ikut hadir dalam acara ini adalah PT. Davai Karya Pratama, PT. Ivy Internasional Group, PT. Mitra K3 dan PT. Trans Technology Informasi. Hadir juga peserta dari PT. Tenaga Kerja Kompeten Indonesia (TenagaKompeten.com/TKKI).

Program Pemantapan Mitra ini dimulai dengan pemahaman peserta tentang diri sendiri hingga teknis administrasi dan marketing serta bagaimana mencari dan mengembangkan  pasar. Materi yang diberikan para fasilitator dan mentor antara lain

  • Pengenalan Tentang LSP, BNSP Dan TUK
  • Pengenalan Pelatihan Sertifikasi Kompetensi
  • Keuntungan Peserta Pelatihan Yang Mengikuti Sertifikasi Kompetensi
  • PJK3, Jenis Dan Bidang
  • Pengenalan Pelatihan Dan Sertifikasi Dari Kemnaker
  • Pengenalan Skema K3 BNSP
  • Effective Communication Skill
  • Marketing & Salesmanship
  • Pengenalan Diri Sendiri Berdasarkan 4 Tempraments Dan DISC
  • Dan Sebagainya.

Program Pemantapan Mitra -Transafe Indonesia Dharma Persada-Tenaga Kerja Kompeten Indonesia

Dalam penutupan, Dony berkata bahwa sales marketing adalah pekerjaan yang sangat menarik. Dimana marketing itu adalah orang serba bisa yang dapat menentukan berapa besar pendapatannya sendiri (dari komisi dan target) atau dapat travelling kemana saja (dengan bertemu client). Ia juga berpesan agar Marketing jangan gampang berputus asa hanya dengan penolakan-penolakan dari Clients.

Bentuk pemantapan mitra dengan konsep online ini membuat mitra yang berasal dari luar Jakarta untuk bisa ikut berpartisipasi. Ibu Sri Astuti berharap, para peserta setelah pelatihan ini dapat segera memberikan kontribusi bagi perusahaan mitra yang mengirimnya.

Sebelum penutupan, disampaikan para peserta terbaik dan teraktif dalam acara ini yaitu Nuki Liza dan Qirana Dinda dari TKKI serta Bapak Eri Kris dari Ivy International Group. Berikut testimoni dari mereka tentang acara ini

 

Acara ditutup tanggal 22 Juni 2023 sekitar pukul 5 sore. Hadir dalam aplikasi pertemuan daring, para pemimpin perusahan mitra antara ain Bapak Achmad Rivai, Bapak Ahmad Firdaus dan Ibu Yuke. Ke depannya, Ibu Sri berharap para mitra dapat meningkatkan taraf keselamatan dan kesehatan kerja di Indonesia sehingga membantu sebanyak mungkin pekerja di Indonesia lebih aman dan selamat dalam bekerja.

###

 

Pelantikan Pengurus PWRI Kutim Periode 2023-2026 Dihadiri Bupati

Pelantikan Pengurus PWRI Kutim Periode 2023-2026 Dihadiri Bupati

LATESBONTANG – Dewan Pimpinan Cabang Persatuan Wartawan Republik Indonesia (DPC PWRI) Kabupaten Kutai Timur (Kutim) Priode 2023-2026, secara resmi dilantik oleh Sekretaris Jenderal DPP PWRI D. Supriyanto Jagad N, di Hotel Royal Victoria, Sangatta, Kamis (22/6/2023).

Pelantikan tersebut dihadiri Bupati Kutai Timur Drs.H. Ardiansyah Sulaiman, M.Si, tokoh masyarakat yang juga mantan Ketua DPRD Kutai Timur H. Mahyunadi, SE, M.Si, Kepala Dinas PUPR Kutai Timur Muhammad Muhir, ST, Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Kadis Perkim) Kutim H. Ahmad Iif Makruf, ST, MT.

Selanjutnya, hadir Ketua Umum Forum Pemred Siber Indonesia (FPSIN) Bernadus Wilson Lumi, perwakilan Forkopimda, perwakilan organisasi profesi wartawan dan undangan lainnya, hingga Wakil Ketua II DPRD Kutai Timur H. Arfan, SE, M.Si.

Ketua DPC PWRI Kabupaten Kutai Timur, Daniel P Sebayang dalam sambutannya menyampaikan, dengan terbentuknya PWRI di Kabupaten Kutai Timur, diharapkan bisa turut berperan dalam menunjang kemajuan pembangunan di Kabupaten Kutim.

”Program kerja ke depan, PWRI berkomitmen menjalin kemitraan dan sinergitas dengan pemkab dan semua stakeholder di wilayah Kabupaten Kutai Timur. PWRI juga akan terus berbenah untuk meningkatkan kualitas dan profesionalisme wartawan,” kata Daniel.

Dalam amanatnya Sekretaris Jenderal DPP PWRI D. Supriyanto JN mengajak seluruh pengurus dan jurnalis yang tergabung dalam PWRI untuk terus berbenah, meningkatkan profesionalisme dan memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah untuk menyuarakan pesan-pesan pembangunan di Kabupaten Kutai Timur.

“ Mari kita terus berbenah, profesional untuk  menghasilkan dan meningkatkan kualitas insan pers, serta memperbaiki kualitas jurnalisme.  Mari SDM pers harus lebih ditingkatkan lagi, karena pers senantiasa mengalami tantangan dari waktu ke waktu yang besar, dengan disrupsi dan kemajuan teknologi. Insan pers harus membekali diri dengan pengetahuan yang cukup agar mampu menganalisa setiap persoalan secara jernih,” kata Jagad.

Sebagai bagian dari suatu bangsa yang besar, Jagad berharap, insan pers harus memiliki jiwa nasionalisme dan idealisme, mengingat media adalah akselerator perubahan dan juga pilar demokrasi.

“ Pers ini memiliki peran strategis untuk membawa Indonesia ke arah yang lebih baik. Peran pers yang strategis ini harus kita jaga bersama. Pers Indonesia harus menjadi garda terdepan untuk menyuarakan pesan-pesan pembangunan, khususnya di Kutai Timur. Pers harus selalu menyampaikan informasi yang obyektif dan membangun serta mengedukasi masyarakat,” tuturnya.

PWRI, tambah Jagad, juga terus mendorong program pemulihan perekonomian nasional, melalui pengembangan UMKM.

“ Nantinya, kita akan berikan edukasi kepada para pelaku UMKM untuk mengembangkan bisnisnya, baik dari sisi mutu hasil produksi, packaging, strategi manajemen hingga pemasarannya,” ujarnya.

“ Banyak peluang-peluang usaha yang bisa kita gali. PWRI harus mampu tampil di depan. Nanti kita bisa berikan pelatihan-pelatihan atau whorkshop UMKM, bagaimana mengelola bisnis UMKM, sehingga UMKM kita bisa naik kelas dan diterima pasar. Nanti kita gandeng mentor-mentor yang sudah berpengalaman. Ini salah satu bentuk pengabdian PWRI melalui program yang bersentuhan langsung dengan masyarakat,” ujarnya.

Dalam kesempatan yang sama, Bupati Kutai Timur Drs.H. Ardiansyah Sulaiman, M.Si, menyambut baik berdirinya DPC PWRI Kabupaten Kutai Timur.

Bupati berharap, PWRI akan semakin maju, sebagai sosial kontrol dan mitra harus bersinergi dengan pemerintah dalam menjalankan roda pembangunan. Karena, media (wartawan) merupakan patner kerja pemerintah. Tanpa media, keberhasilan pembangunan suatu daerah akan sulit tercapai. (adv).

Mediasi Sengeketa Lahan PT IM – Poktan KB Belum Ada Hasil, DPRD Kutim Akan Tinjau Lokasi

Mediasi Sengeketa Lahan PT IM – Poktan KB Belum Ada Hasil, DPRD Kutim Akan Tinjau Lokasi

LATESBONTANG – Panitia khusus (Pansus) DPRD Kutai Timur (Kutim) terpaksa harus menunda rapat dengar pendapat (RDP) memediasi kasus sengketa lahan yang melibatkan PT Indominco Mandiri (IM) dengan Kelompok Tani (Poktan) Karya Bersama (KB), Rabu (21/6/2022). Sebab, sejumlah pejabat dari instansi terkait serta owner perusahaan tak kunjung hadir.

Agenda rapat yang tertunda ini sejatinya tindak lanjut dari RDP yang sebelumnya telah dibahas di ruang yang sama, yakni Ruang Hearing DPRD Kutim, Bukit Pelangi.

Peserta rapat seperti Anggota DPRD Kutim Piter Palinggi, Dinas Pertanian Kutim, Dinas Perkebunan, Kelompok Tani Karya bersama, PT Indominco Mandiri, Perwakilan Polres dan Perwakilan Kodim 0909/KTM, yang sudah hadir sempat menunggu cukup lama. Namun karena sejumlah pejabat lainnya dan bos PT Indominco sebagai owner atau delegasi yang bisa mengambil keputusan di perushaan itu tak kunjung hadir, maka Ketua Pansus DPRD Kutim, Basti Sangga Langi memutuskan untuk menunda rapat.

“Kita akan menjadwalkan ulang pertemuan ini, karena dari Dinas Kehutanan Kutim tidak hadir, dari BPKH wilayah IV Samarinda tidak hadir, KPHP Santan juga tidak hadir, dan Pimpinan Perusahaan PT Indominco Mandiri yang bisa mengambil keputusan juga tidak hadir,” ucap Basti Sangga Langi.

Basti juga mengungkapkan dalam pertemuan selanjutnya, tidak lagi dengan rapat, namun terjun langsung ke lapangan.

“Sesuai pembicaraan rapat sebelumnya, BPKH akan membawa alat yang bisa mengetahui tanam tumbuh di lahan kelompok tani, supaya tidak mengada-ada bahwa alat itu bisa memonitor tanam tumbuh yang sekarang ini sudah menjadi lubang tambang,” ungkapnya.

Basti juga akan menyampaikan reschedule tersebut kepada pihak PT Indominco Mandiri setelah perayaan Hari Raya Idul Adha.

“Nanti akan kita sampaikan jadwal ulang kepada pihak Indominco bahwa nantinya kita akan turun langsung ke lokasi sengketa lahan tersebut,” pungkasnya.(adv).

Ada Makna Filosofi Dibalik Kain Tenun Rakat Khas Kutim yang Kini Miliki Sertifikat KIK

Ada Makna Filosofi Dibalik Kain Tenun Rakat Khas Kutim yang Kini Miliki Sertifikat KIK

LATESBONTANG – Namanya Tenun Rakat. Kain tenun asal Kutai Timur (Kutim) ini telah mendapatkan Sertifikat Kekayaan Intelektual Komunal (KIK) dari Kantor Wilayah (Kanwil) Kemenkumham Kalimantan Timur (Kaltim).

Menariknya, kain Tenun Rakat ini diriwayatkan awalnya berasal dari Bupati Kutim pertama H. Awang Faroek Ishak, yang kemudian diserahkan kepada warga Desa Kaliorang dari Nusa Tenggara Timur yang bernama Rusmince.

Adalah Tirah Satriani yang tercatat sebagai pencipta kain Tenun Rakat khas Kutim ini yang mengisahkan hal tersebut, usai menerima langsung Sertifikat KIK itu dari Kepala Kanwil Kemenkumham Kaltim Sofyan dalam acara Edukasi Pencegahan Pelanggaran Kekayaan Intelektual dan Mobile Intellectual Property Cling, di Hotel Aston Samarinda, Selasa (20/6/2023). Ia mengatakan, Tenun Rakat itu bermula pada tahun 2013.

“Tenun Rakat ini sedikit berbeda dengan kain tenun pada biasanya, karena proses pembuatan tenun rakat dibuat dengan cara diikat secara langsung,” ujar Tirah.

Wanita yang juga menjabat sebagai Sekretaris Dinas Pariwisata (Dispar) Kutim itu mengungkapkan, setelah tersendat karena keterbatasan fasilitas dan informasi, di tahun 2020 dirinya melanjutkan desain motif abstrak tersebut ke desain motif yang lebih siap untuk dikembangkan menjadi produk ekonomi kreatif. Desain motif Tenun Rakat terus dikembangkan agar menjadi kain khas Kutim.

Bagi Tirah Satriani, selembar kain tak hanya menyajikan tentang keindahan semata. Selembar kain pun berbicara tentang falsafah atau filosofi, hikayat, kebudayaan serta seluk-beluk kehidupan.

“Kenapa diberikan nama Tenun Rakat, nama ini diambil dari bahasa Kutai yaitu Rakat yang memiliki arti bersatu. Kain tenun Rakat melambangkan persatuan, gotong royong dan kerjasama untuk mendapatkan hasil yang terbaik,” ungkapnya.

Tirah Satriani mengaku, sekarang motif kain tenun Rakat sudah berhasil dipromosikan di berbagai event dan dua tahun terakhir ini, tenun Rakat sudah diikutkan pada event Indonesia Fashion Week.

“Kami ingin tenun ini menjadi ciri khas Kutai Timur, makanya kami (Dispar Kutim) berinisiatif daftarkan tenun ini agar memiliki sertifikat KIK dan alhamdullilah Tenun Rakat sudah menjadi khas Kutim dan ini berlaku selama 70 tahun,” ujarnya.

Untuk diketahui, selain kain Tenun Rakat, Tari Hudoq juga memperoleh Sertifikat KIK dari Kanwil Kemenkumham Kaltim. (adv).

DPRD Kutim Minta Pemkab Tak Terlena dengan WTP

DPRD Kutim Minta Pemkab Tak Terlena dengan WTP

LATESBONTANG – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kutai Timur (Kutim) mengapresiasi torehan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) yang diraih Pemkab Kutim. Terutama setelah sebelumnya, pada 2021 dan 2022, laporan keuangan pemkab hanya berhasil meraih Wajar Dengan Pengecualian (WDP).

Meski beri apresiasi, DPRD juga meminta agar Pemkab tak terlena dengan capaian tersebut. Ini disampaikan Ketua DPRD Kutim Joni saat rapat paripurna Penyampaian Nota Pengantar Raperda Tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD 2022, Rabu (14/6/2023).

Joni mengatakan, atas raihan WTP patut diapresiasi. Namun demikian, Jagan karena raihan itu membuat semua terlena dan berpuas diri.

“Dengan predikat WTP ini, jangan membuat kita terlena dan puas karena tantangan pengelolaan keuangan daerah terus bertambah,” ujarnya.

Joni juga mengingatkan agar Pemkab Kutim senantiasa menjaga kualitas dan tata pengelolaan keuangan dengan baik.

“Prestasi yang ada tentu harus terus dipertahankan sekaligus ditingkatkan secara kualitas kuantitas dan validasinya,” jelas Joni.

Diketahui, Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Pemkab Kutim diumumkan BPK Kaltim di Ruang Auditorium Kantor BPK Samarinda, Rabu (10/5/2023).

Penyerahan opini WTP ini menjadi bagian penting dalam rangkaian agenda rutin tahunan BPK di seluruh Indonesia. Ini menjadi bukti akuntabilitas dan transparansi pemerintah daerah dalam pengelolaan keuangan publik, serta menjadi acuan dalam peningkatan pengelolaan keuangan daerah ke depan. (adv).

Bupati Kutim Terima Curhat Petani Soal Banjir dan Pupuk Bersubsidi

Bupati Kutim Terima Curhat Petani Soal Banjir dan Pupuk Bersubsidi

LATESBONTANG – Bupati Kutai Timur (Kutim), Ardiansyah Sulaiman hadiri dan berdialog dengan para petani di kawasan Jalan Simono, Kecamatan Sangatta Utara, Selasa (13/6/2023).

Didampingi sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD), Bupati Ardiansyah menerima curhat petani yang tergabung dalam kelompok tani. Mereka menyampaikan berbagai tantangan yang dihadapi, mulai dari masalah banjir hingga pukuk bersubsidi.

Ardan kholis, selaku ketua Kelompok Tani yang sempat berdialog dengan Bupati menyatakan, petani di Jalan Simono terkendala maslah banjir. Saat banjir besar, lahan kelompok tani tenggelam.

“Langsung saja saya sampaikan kepada Bapak Kepala PU di sini, ada kendala yang sangat krusial terkait apabila banjir besar, beberapa lahan anggota kami tenggelam,” ujarnya.

Ardan Kholis menilai penyebab banjir juga disebakan oleh drainase yang tak optimal sesuai fungsi. Pasalnya, sebagian dari warga menggunakan saluran utama drainase sebagai tempat budi daya ikan.

“Kurang tepat pemanfaatannya karena parit-nya dibendung. Karena hal itu, air di saluran parit, drainase utama mengalirnya tidak maksimal. Sehingga ada kurang lebih setengah hektar tanaman kol, brokoli yang gagal panen pada saat puasa kemarin dan menyebabkan kerugian yang cukup besar. Hingga jutaan rupiah,” bebernya.

Di lain sisi, Ardan Kholis mengeluhkan
masalah ketersediaan pupuk bersubsidi pagi petani. Ia mengaku persolan tersebut sudah sering kali dikomunikasikan dengan petugas PPL. Bahkan telah mengudang salah satu kios penyedia pupuk, namun tidak hadir pada saat ini

“Pupuk subsidi sudah kaya ‘setan’. Pagi datang, sorenya sudah tidak ada. Kalau ada pun dipersulit untuk memperolehnya,” keluhnya.

Selain itu, Ardan Kholis juga mengeluhkan maslah penggunaan KTP yang seharusnya menjadi syarat pengambilan pupuk subsidi lantaran dinilai tidak dapat digunakan sesuai yang seharusnya.

Menjawab penggunaan drainase jadi kolam ikan, Bupati Ardiansyah Sulaiman langsung memerintahkan Dinas Pertanian untuk meninjau langsung ke lapangan.

“Saya perintahkan kepada dinas pertanian untuk survei kelapangan, apakah betul itu menjadi salah satu penyebab air itu tidak bisa mengalir, karena itu harus dipastikan dulu, sebelum memvonis,” ucapnya.

Terkait keluhan pupuk subsidi, dijawab oleh kepala Dinas Tanaman Pangan Holtikultura dan Peternakan (DTPHP). Dyah Ratna Ningrum. “Untuk terkait  pupuk subsidi ini kios-nya tidak datang, nanti kami akan evaluasi ke kios-nya,” tegasnya.

Dyah menambahakan, prosedur yang boleh menerima pupuk subsidi, hanya tanaman hortikultura. Selain itu, sayuran. Yang lainnya tidak dapat akses. Dia menyebut hanya ada 3 tanaman hortic saja, seperti cabe, bawang bawang merah, dan bawang putih.

“Untuk itu data akan dimasukan dalam   ERD (Entity-Relationship Diagram) KK dan akan diinput, untuk kelompok tani yang sudah terdaftar di dalam simluhtan. Diinput berdasarkan nik sehingga tidak ada yang dapat doubel,” pungkasnya. (adv).

Copyright © 2026 LatestIDN